Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

STRUKTUR DATA

NAMA : DHEA KRISTINA


NIM : 203010503008
KELAS :C
MODUL : I (ARRAY, STRUCT DAN POINTER)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2021
BAB I
PENDAHULUAN

A. TUJUAN
1. Mahasiswa mampu mengimplementasikan Array, Struct dan Pointer.

B. LANDASAN TEORI
1. Array
Array adalah suatu tipe data terstruktur yang berupa sejumlah data
sejenis (bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama
tertentu. Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
2. Struct
Struct adalah bentuk struktur data yang dapat menyimpan variabel-
variabel dalam 1 nama, namun memiliki tipe data yang berbeda ataupun
sama. Variable-variabel tersebut memiliki kaitan satu sama yang lain.
3. Pointer
Pointer adalah penunjuk suatu variabel. Karena menunjuk suatu
variabel, maka pointer wajib memiliki alamat dari variabel yang
ditunjuknya. Dengan mekanisme pointer, suatu variabel dalam suatu fungsi
dapat diakses oleh fungsi yang lain.
Sebagai analogi, sebuah nomor halaman dalam buku dapat dianggap
sebagai pointer ke halaman yang sesuai; dereferencing seperti pointer akan
dilakukan dengan membalik ke halaman dengan nomor halaman yang
diberikan. Ada dua operator pada pointer yaitu operator deference dan
reference.
a. Deference (&)
Deference dengan simbol & (ampersand) merupakan suatu operator
yang berfungsi untuk menanyakan alamat dari suatu variabel.
Memberikan simbol & pada awal variabel dan mencetak hasilnya pada
jendela CLI, maka yang akan tercetak adalah alamat dari variabel
tersebut bukan nilai yang ditampung oleh variabel tersebut.
b. Reference (*)
Reference dengan simbol * (asterisk) merupakan suatu operator
yang berfungsi menyatakan suatu variabel adalah variabel pointer.
Sama halnya dengan operator deference, peletakan simbol operator
reference diletakan diawal variabel. Operator reference ini akan
membuat suatu variabel pointer untuk menampung alamat.
Ada beberapa cara atau pengoperasian pointer yang dapat dilakukan,
diantaranya :
a. Pointer dan array
Pointer dapat digunakan sebagai penunjuk dari nilai index yang akan
digunakan pada sebuah array, bahkan pointer itu sendiri dapat di
berikan index sama seperti array.
b. Pointer dan Struct
c. Pointer sebagai paramater suatu fungsi
Pointer dapat juga digunakan sebagai parameter pada sebuah fungsi.
Parameter ini akan bersifat by reference yang artinya apa yang
dikirimkan sebagai parameter adalah alamat variabelnya, bukan
nilainya. Jadi perubahan nilai yang terjadi didalam fungsi akan
mengubah juga dari variabel alamat aslinya.
BAB II
PEMBAHASAN

1. Program biodata mahasiswa menggunakan Array Of Struct sebanyak N


inputan. Input program seperti gambar dibawah ini :

Gambar 2.1 (Input program)


Program diatas merupakan program untuk menampilkan biodata
mahasiswa. Bagian pertama diawali dengan file header, pada program ini
menggunakan header “iostream”, "iostream" merupakan file program yang
mengandung deklarasi kelas-kelas yang diperlukan misal oleh objek "cout".
Kemudian dilanjutkan dengan “using name std”, using name std menyatakan
bahwa program di atas akan menggunakan namespace yang bernama std,
sehingga kita tidak perlu untuk menyertakan identitas std:: pada anggota dari
namespace std salah satunya adalah cout. Kemudian pada program ini
menggunakan tiga variable yaitu nama, nim dan email dengan tipe data string.
Bagian selanjutnya adalah “int main’, Struktur main() pada dasarnya
merupakan sebuah fungsi (function).
Isi dari function ini diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal. Perintah
“int” sebelum main() menandakan nilai kembalian atau hasil akhir dari
function main(). Kode int merupakan singkatan dari integer, yakni tipe data
angka bulat. Lalu program biodata mahasiswa ini menggunakan struktur
percabangan “for” yaitu “for (int a=0; a<data_mhs; a++ )”. Untuk
menampilkan teks ke layer menggunakan “cout” . pada bagian akhir isi dari
program diakhiri dengan perintah bantu untuk mengontrol input / output
stream yaitu “endl”. Ketika program di compile dan berjalan, pengguna akan
diminta memasukan nama, nim dan email. Output program biodata mahasiswa
seperti gambar dibawah ini :

Gambar 2.2 (Output program)


2. Input program deret fibonanci seperti gambar dibawah ini :

Gambar 2.3 (Input program)

Program kedua merupakan program untuk menampilkan deret fibonanci.


Bagian pertama diawali dengan file header, pada program ini menggunakan header
“iostream”, "iostream" merupakan file program yang mengandung deklarasi kelas-
kelas yang diperlukan misal oleh objek "cout". Kemudian dilanjutkan dengan
“using name std”, using name std menyatakan bahwa program di atas akan
menggunakan namespace yang bernama std, sehingga kita tidak perlu untuk
menyertakan identitas std:. Ada beberapa variabel yang dideklarasikan yaitu n
(jumlah bilanga atau batasan deret bilangan fibonacci yang dibuat), f1 (nilai
pertama deret bilangan Fibonacci), f2 (bilangan kedua). Selanjutnya untuk
mencetak bilangan berikutnya dari kedua bilangan sebelumnya (f1 dan f2) yang
telah dijumlahkan. Ketika program di compile dan berjalan, pengguna akan diminta
memasukan jumlah bilangan sebagai batas deret bilangan fibonacci yang akan
dibuat.
Program akan lopping menggunakan struktur perulangan for sampai
memenuhi kondisi nilai i sama dengan nilai n yang dimasukan oleh pengguna.
Dalam perulangan, terdapat percabangan if, Statement if digunakan untuk
menangani pemilihan statement yang didasarkan atas : satu, dua, atau lebih dari
dua kondisi. jika nilai i adalah 1 dan 2 maka akan dicetak kedua nilai tersebut,
kemudian akan dilanjutkan dengan perintah continue, perintah continue adalah
perintah yanhg digunakan untuk melanjutkan perulangan ke proses selanjutnya.
Nilai pada variabel berikutnya akan dijumlahkan dari variabel f1 dan f2, lalu akan
diset nilai f2 pada variabel f1 dan nilai berikutnya menjadi nilai pada variabel f2.
Program akan berjalan dengan mencetak nilai dari variabel berikutnya hingga
kondisi bernilai false pada perulangan tersebut. Selanjutnya dituliskan perintah
“return 0”, return berfungsi untuk mengakhri eksekusi dari function tersebut,
memberikan nilai pada saat akhir dari function kepada pemanggil. Selanjutnya
output yang ditampilkan dilayar seperti gambar dibawah ini :

Gambar 2.4 (Output program)


BAB III
KESIMPULAN

Array adalah suatu tipe data terstruktur yang berupa sejumlah data sejenis,
Struct adalah bentuk struktur data yang dapat menyimpan variabel-variabel dalam
1 nama, namun memiliki tipe data yang berbeda ataupun sama, Pointer adalah
penunjuk suatu variabel sehingga pointer wajib memiliki alamat dari variabel yang
ditunjuknya.
DAFTAR PUSTAKA

Modul Struktur Data Universitas Palangkaraya Diakses pada Sabtu, 27 maret 2020
pukul 22.50 WIB.

MateriDosen, 19 Januari 2017, Struktur atau Bagian-Bagian Program C++


(Lengkap Penjelasan) http://www.materidosen.com/2017/01/struktur-dan-
bagian-bagian-program
c.html#:~:text=Struktur%20Program%20C%2B%2B,-
%23include%20%3Cfile%2D&text=Secara%20Teknis%20program%20C
%20maupun,Bagian%20definisi Diakses pada Minggu, 28 Maret 2021
pukul 19.54 WIB

Andre,19 Oktober 2020, tutorial Belajar C++ Part 5: Struktur Dasar Kode Program
C++ https://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-c-plus-plus-struktur-
dasar-kode-program-c-plus-plus/ Diakses pada Minggu, 28 Maret 2021
pukul 22.27 WIB
LAMPIRAN

Program Biodata Mahasiswa

Gambar 1 (Input Program)

Gambar 2 (Output program)


Program Deret Fibonanci

Gambar 3 (Input program)

Gambar 4 (Output program)

Anda mungkin juga menyukai