Anda di halaman 1dari 2

Nama : AL GIFARI

NIM : 20062014088
Fakultas : PAI

TUGAS
asas-asas kewarganegaraan yang dianut oleh negara
Indonesia

asas kewarganegaraan adalah dasar hukum bagi kewarganegaraan untuk penduduk atau warga
sebuah negara orang yang sudah memiliki kewarganegaraan tidak jatuh pada kekuasaan atau
wewenang negara lain. negara lain tidak berhak memperlakukan kaidah-kaidah hukum kepada
orang yang bukan warga negaranya. setiap negara memiliki asas yang berbeda-beda. namun,
secara umum ada dua asas yang diterapkan oleh suatu negara yaitu Ius Sanguinis dan Ius Soli

A. Asas ius Sanguinis


asas Ius Sanguinis atau yang sering disebut asas keturunan merupakan suatu asas yang
menetapkan kewarganegaraan seseorang menurut keturunan atau pertalian darah. artinya
kewarganegaraan anak bergantung pada orang tuanya meskipun anak tersebut lahir di
negara lain bukan kewarganegaraan orang tuanya.
contohnya seorang anak dilahirkan di suatu negara yang menganut asas Ius Sanguinis,
sedangkan orang tuanya warga negara berbeda, maka anak tersebut tetap menjadi warga
negara yang dianut oleh orang tuanya.
contoh negara dengan sistem kewarganegaraan Ius Sanguinis yaitu itu Belanda, Belgia,
Bulgaria Korea Selatan, Kroasia, Inggris, Irlandia, Islandia, India, Italia, Jepang, Jerman,
Polandia, Portugal, Republik Ceko, Rusia, Spanyol kemah Serbia, dan lain sebagainya.
B. Asas Ius Soli
asas Ius Soli atau asas tempat kelahiran, yaitu asas yang menetapkan kewarganegaraan
seseorang menurut tempat kelahirannya, maksudnya kewarganegaraan anak akan
diberikan jika anak tersebut lahir di negara yang menganut asas Ius Soli. misalnya seorang
anak harus menjadi warga negara Dimana tempat ia dilahirkan Meskipun orang tuanya
warga negara lain.
contoh negara dengan sistem kewarganegaraan Ius Soli yaitu Argentina koma, Amerika
Serikat, Brazil, Bangladesh, kanada, Kamboja, Colombia, Kosta Rika, Panama, Peru,
Pakistan, Paraguay, Grenada, Guatemala, guyana, dan lain-lain sebagainya.

C. Asas Sanguinis ( Asas Law of The Blood )


asas ini ini ini menetapkan kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan nya. jika
salah satu orang tuanya mempunyai kewarganegaraan Indonesia menurut pernikahan yang
sah, maka orang tersebut kelak bisa mendapatkan kewarganegaraan Indonesia. asas ini
memberikan ruang terhadap semua pernikahan campuran antara dua negara, agar Anaknya
dapat menjadi warga negara Indonesia. nantinya cara mengajukan kewarganegaraan sesuai
syarat menjadi warga negara Indonesia yang berlaku.

D. Asas Tunggal
asas yang memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia tidak boleh mempunyai
dua kewarganegaraan. Jika seorang lahir di luar negeri dari pasangan Indonesia, maka dia
hanya boleh memilih satu kewarganegaraan. setelah dewasa, harus memilih warga negara
mana yang diinginkan. jadi dalam undang-undang tidak mengenal kewarganegaraan ganda
atau bipatride bagi Indonesia nasionalisme seseorang harus ditunjukkan dengan
kewarganegaraan yang dimiliki. perbedaan kewarganegaraan tunggal dan
kewarganegaraan ganda akan terlihat dari sisi nasionalisme warga negara.

E. Asas Kewarganegaraan Ganda Terbataas


asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak sesuai undang-undang
yang berlaku setelah dewasa maka anak akan menentukan kewarganegaraan yang
dipilihnya ini terkait dengan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara dan
nasionalisme.