Anda di halaman 1dari 1

Nama : Slamet Riyadi

Nim : 043280647
Matkul : Logika (ISIP4211.28)

Tugas.3

1. Jelaskan 3 jenis proposisi hipotetis.


2. Jelaskan yang dimaksud dengan proposisi disjungtif dan kegunaanya.
3. Jelaskan yang dimaksud dengan proposisi konjungtif.
4. Jelaskan kegunaan tabel nilai kebenaran. N2@ir0815

Selamat mengerjakan.

Jawaban :

1. Proposisi tunggal: merupakan proposisi yang terdiri atas satu subjek dan predikat. Contoh:
kucing adalah hewan peliharaan. (Subjek: kucing, Predikat: hewan peliharaan)
Proposisi majemuk: merupakan proposisi yang terdiri atas satu subjek dan dua predikat atau bisa juga
terdiri atas dua proposisi tunggal. Misalnya: kucing adalah hewan peliharaan sekaligus hewan omnivora.
(Subjek: kucing, predikat: hewan peliharaan dan hewan omnivora)
Proposisi kategorial atau kategories: merupakan proposisi yang berisi pernyataan yang membenarkan
atau menyalahkan secara mutlak. MIsalnya: semua makhluk hidup pasti akan mati.
2. Proposisi disyungtif adalah proposisi yang mengandung kemungkinan-kemungkinan atau
pilihan-pilihan. Proposisi disyungtif biasanya ditandai dengan atau, atau…atau.
Proposisi disyungtif dibedakan menjadi proposisi disyungtif dalam arti sempit dan proposisi disyungtif
dalam arti luas. Proposisi disyungtif dalam arti sempit hanya mengandung dua kemungkinan, tidak lebih
dan tidak kurang. Kedua kemungkinan itu tidak dapat sama-sama benar. Dan dua kemungkinan itu
hanya satu yang benar. Jika kemungkinan yang satu benar maka kemungkinan yang lain pasti salah.
3. Proposisi konjungtif adalah proposisi yang memiliki dua predikat, yang tidak mungkin sama-
sama memiliki kebenaran pada saat yang bersamaan. Proposisi ini biasanya ditandai dengan tidak
mungkin sekaligus … dan.

Kebenaran suatu proposisi konjungtif tergantung pada suatu oposisi eksklusif yang benar, yang berada
di antara bagian-bagiannya. Bagian-bagian dan suatu proposisi konjungtif disebut konjungsi. Proposisi-
proposisi semacam ini dapat dijabarkan menjadi dua proposisi hipotetis atau menjadi suatu kombinasi
yang terdiri dari proposisi hipotesis dan proposisi kategoris

4. Tabel kebenaran adalah tabel matematika yang digunakan dalam logika untuk menentukan nilai
kebenaran dari suatu ekspresi logika yang masing-masing nilai kombinasinya diambil dari variabel
logika. Tabel kebenaran dapat digunakan untuk mencari tahu apakah ekspresi proposisi tersebut bernilai
benar untuk semua nilai input yang valid secara logis. Satu atau lebih proposisi dapat dikombinasikan
untuk menghasilkan proposisi baru. Operator yang digunakan untuk mengkombinasikan proposisi
disebut operator logika. Proposisi baru yang diperoleh dari pengkombinasian tersebut dinamakan
proposisi majemuk. Proposisi yang bukan merupakan kombinasi proposisi lain disebut proposisi atomik.
Dengan kata lain, proposisi majemuk disusun dari proposisi-proposisi atomik.

Sumber referensi :

http://www.pustaka.ut.ac.id/reader/index.php?modul=ISIP4211

Anda mungkin juga menyukai