Anda di halaman 1dari 3

MORNING REPORT

Kelompok: Irda Maulana Rindhana/ 25B

Tempat Praktek:

Hari/Tanggal:

A. Identitas Pasien:
a. Nama: Tn.W
b. Umur: 25 tahun
c. Jenis kelamin: Laki-Laki
d. No RM:
e. Agama:
f. Pekerjaan: Loundry RSUD panglima sebaya
B. Diagnosa Medis:
a. Riwayat Penyakit Sekarang: Pasien datang dengan keluhan nyeri di pinggang belakang ,
keluhan pasien nyeri timbul setiap hari. Saat bekerja. Pasien bekerja ada shif pagi dg 7
orang sore 3 orang. Selama seminggu belum tentu ada libur dalam sebulan libur hanya 2
atau 3 kali. Beban kerja pasien shif kerja pagi jam 8 pagi-2 sing. Shif sore 2 siang – 7
malam, pasien bekerja dengan 3 mesin besar dan 3 mesin kecil, dengan kurang lebih
cucian perhari 200kg. pasein memakai safty Riwayat Penyakit Dahulu: Tidak ada
C. Vital Sign:
a. TD: 130/100
b. HR: 88
c. RR: 22
d. Suhu:
D. Pemeriksaan Fisik:
a. Inspeksi: banyak bekerja berdiri, mengakut pakai kotor dengan troli yang paling cape
b. Palpasi: ada spasme otot erectore spine. Suhu local sama. Adanya nyeri
c. Pemeriksaan Gerak dasar
Aktif

Pasien mampu melakukan gerakan fleksi trunk, tanpa adanya nyeri

Pasien mampu melakukan gerakam ekstensi trunk, tanpa adanya nyeri


Pasien mampu melakukan gerakan side fleksi dextra, tanpa adanya nyeri

Pasien mampu melakukan gerakam side fleksi sinistra, tanpa adanya nyeri

E. Pemeriksaan Khusus
Nyeri gerak; 6
Tekan: 5

Group otot
Fleksor 3
ekstensor 4
Lateral fleksor dextra 4
Lateral fleksor sinistra 4

Indeks ODI: 0% - 20 %  Minimal disability : Pasien dapat melakukan aktivitas


sehari-hari tanpa terganggu oleh rasa nyeri

Normal 40 selisih posisi normal ke


fleksi dan ekstensi Fleksi
trunk
Fleksi 44 4 selisih
trunk
Ektensi 35 5 selisih
trunk
Posisi 40 40 (kiri) slide fleksi kanan =10
normal ( Kanan) selisih
Side 45 46 (kiri) slide fleksi kiri =11 cm
fleksi ( Kanan) selisih

F. Diagnosa Fisioterapi
a. Impairment: adanya nyeri gerka, spasme. Keterbatasan lgs
b. Funcional Limitation: pasien sulit akan bekerja, pasien sulit beribadah
c. Partipacion Restriction: Dalam aktifitas dirumah pasien tidak mengalami gangguan dan untuk
aktifitas sosial seperti bekerja pasien masih dapat mengikuti meskipun keluhan dirasakan.

G. Tujuan Fisioterapi
a. Tujuan Jangka Pendek: Menghilangkan nyeri
b. Tujuan Jangka Panjang: Melanjutkan dari tujuan jangka pendek dan edukasi
pekerjaan
H. Rencana Tindakan Fisioterapi:
d. Edukasi
I. Evaluasi: nyeri dan lgs

CE/Preceptor Mahasiswa