Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI

WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN SEKOLAH MENENGAH


KEJURUAN TAHUN 2019

TAHAP I TGL 18 s.d. 20 NOVEMBER 2019

LAPORAN INI DISUSUN SEBAGAI SYARAT


UNTUK MEMPEROLEH ANGKA KREDIT PADA KOMPONEN
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

OLEH:

Dra. MUSITI

PENATA/III/b

NIP. 196801282007012017

PEMERINTAH KOTA BLITAR

DINAS PENDIDIKAN DAERAH

1
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN SEKOLAH MENENGAH


KEJURUAN TAHUN 2019 TAHAP I TGL 18 s.d. 20
NOVEMBER 2019

Sebagai syarat untuk memperoleh angka kredit


pada komponen Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan

Disahkan di : Blitar

Pada Tanggal : 21 November 2019

Koordinator PKB, Penyusun,

Drs. M. Solikhin Dra. MUSITI


NIP. NIP. 196801282007012017

Mengetahui,
Kepala SMK Islam Blitar

Drs. H.SOLIHIN,M.AP

2
IDENTITAS PENYUSUN

1) Nama Guru : Dra. MUSITI

2) NIP/Nomor KARPEG : 196801282007012017/ P 010542

3) Pangkat/Gol. Ruang : PENATA/III/b

4) Terhitung Mulai Tanggal : 01 Oktober 2011

5) NUPTK : 0460 7466 4830 0022

6) NRG : 11 331 193 8001

7) Nama Sekolah : SMK Islam BLITAR

8) Alamat Sekolah : Jalan Musi 6 Blitar

Blitar, 21 November 2019


Penyusun,

Dra. MUSITI
NIP. 196801282007012017

3
BAB I

1.1 Latar Belakang

Berdasarkan data Global Enterpreneurship Index (GEI) 2018.


Indonesia termasuk kedalam daftar 8 negara dengan penurunan skor
GEI terbesar disbanding tahun sebelumnya. Pemerintah telah
berupaya untuk meningkatkan mutu sumber daya yang lebih kreatif
dan produktif. Tujuan kurikulum 2013 akan lebih tercapai ketika
peserta didik memiliki jiwa dan ketrampilan kewirausahaan, mereka
akan menjadi warga Negara yang produktif, kreati dan inovatif yang
dilandasi nilai-nilai karakter bangsa dan mampu berkonstribusi pada
kehidupan bermasyarakat. Proses perkembangan kewirausahaan
dilaksanakan dengan berbasis provinsi wilYh dan memperkuat
kolaborasi ekosistem Asosiasi, Bisnia, Komunitas, Pemerintah dan
Media (ABCGM)

1.2 Tujuan
a) Meningkatkan daya inisiatif guru untuk mengembangkan program
kewirausahaan.
b) Memperkuat aspek kreatifitas dan lierasi dalam berwirausaha.
c) Mendorong guru untuk mengembangkan pribadi peserta didik yang
memiliki karakter wirausaha.
d) Mengoptimalkan pendayagunaan potensi sumberdaya sekolah,
keunggulan loka, dan masyarakat untuk meningkatkan mutu
pendidikan kewirausahaan.
e) Mengembangkan praktik-praktik terbaik penyelenggaraan program
kewirausahaan berbasis keunggulan local yang dapat dirujuk
sekolah lain

1.3 Penyelenggara

4
Workshop Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan
diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan Pendidikan SMK Dinas
Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

1.4 Tempat dan Waktu


Workshop Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan tahap ke-1
diselenggarakan di Hotel Victory Jl. Raya Junggo 107, Tulungrejo
Kota Batu.
Workshop Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan tahap ke-
1 diselenggarakan pada tanggal 18 sampai dengan 20 November 2019 .

1.5 Peserta
Peserta Workshop Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan
tahap ke-1 terdiri seluruh Guru Kewirausahaan SMK di Jawa Timur
sejumlah 152 orang atau 38 kabupaten/kota.

5
BAB II
POKOK LAPORAN

2.1 Ringkasan Materi


Workshop Kewirausahaan SMK tahap 1 menyajikan materi :
a. Sambutan Bapak Kepala Dinas Provinsi Jatim, anatara lain
dampak Vokasi disekolah, menelorkan Instruksi Presiden yang
berakibat pada Revitalisasi pada SMK dan memberikan
pemahaman pada siswa bahwa anak SMK setelah tamay harus
memilih BMW( Belajar Melanjutkan dan Wirausaha)
b. Propinsi Jatim sudah meenyedikana tempat untuk menjual
berupa bentuk badan hokum yang jelas dan oasar media, hal ini
ungkapan dari Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur.
c. Informasi dan izin pengembangan industry dan perdagangan
bagi SMK.
d. Contoh pembelajaran dan Praktek kewirausahaan di SMK

Workshop Kewirausahaan SMK sangat penting, hal ini disebabkan


hasilnya diharapkan :
a) Meningkatkan jiwa-jiwa entrepreneur pada guru.
b) Kreatifitas dan literasi dalam berwirausaha meningkat.
c) Daya inisiatif guru untuk mengembangkan program kewirausahaan
meningkat.
d) Pendayagunaan potensi sumberdaya sekolah, keunggulan local
dan masyarakat meningkat secara optimal.
e) Terbentuknya praktik-praktik terbia penyelenggaraan program
kewirausahaan berbasis keunggulan local yang dadat dirujuk
sekolah lain.

6
1.6 Tindak Lanjut
Workshop Kewirausahaan semoga dapat memberi manfaat baik
bagi peserta maupun bagi SMK itu. Bagi peserta dapat memberikan
kesempatan untuk terlibat langsung dengan kondisi dunia kerja guna
meningkatkan soft skill, terlibat langsung dalam kegiatan nyata di UKM
guna mengasah jiwa wirausaha, dan menumbuhkan jiwa bisnis
sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha didukung dengan
pengetahuan yang diberikan dan niat untuk memulai.
Bagi SMK dapat meningkatkan kemampuan SMK dalam
penmgembangan pendidikan kewirausahaan, serta memberikan
pemahaman kepada peserta didik bahwa setelah tamat SMK harus
mempunyai pilihan hidup Bekerja , Melanjutkan Atau Wirausaha.

7
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Workshop Kewirausahaan SMK Negeri/Swasta tahap-3 diikutu 150
guru SMK se Jawa Timur. Workshop ini diselenggarakan sampai tahap
ke-6 yang bertempat di 2 daerah sesuai dengan jadwalnya. Workshop ini
diselenggarakan untuk meningkatkan jiwa entrepreneur pada guru dan
terbentuknya praktikpraktik terbaik penyelenggaraan program
kewirausahaan berbasis keunggulan local.

3.2 Saran
Workshop ini akan lebih bermanfaat kalau ada binaan langsung
dari pusat untuk memulai usaha disekolah masing-masing peserta serta
ada pendampingan dari pemerintah terutama dalam penyediaan dana
wirausaha.