Anda di halaman 1dari 8

Soal :

Buatlah urutan yang harus dilakukan dalam melakukan pengujian hipotesis untuk
membandingkan dua kelompok

Petunjuk Jawaban Latihan

1. pada dasarnya setiap uji hipotesis selalu dilakukan dalam tahapan yang sama, mulai dari
merumuskan hipotesis hingga pengambilan kesimpulan
2. diskusikan jawaban saudara dengan rekan yang lain.
Penyelesaian:
Pengujian yang dapat dilakukan
untuk membandingkan dua
kelompok dapat dilakukan
dengan menggunakan Pengujian
Binomial untuk membandingkan
dua Proporsi, test untuk
dua sampel independen (data
berskala interval dan rasio) dan
test untuk dua sampel
berpasangan (diasumsikan sampel
berhubungan satu dengan yang
lainnya). Pada dasarnya
semua langkah-langkah pengujian
hipotesis adalah sama. Adapun
langkah
–
langkah urutan
yang ditempuh adalah sebagai
berikut :
1. Pengujian Binomial
Rumus yang digunakan


Penyelesaian:
Pengujian yang dapat dilakukan
untuk membandingkan dua
kelompok dapat dilakukan
dengan menggunakan Pengujian
Binomial untuk membandingkan
dua Proporsi, test untuk
dua sampel independen (data
berskala interval dan rasio) dan
test untuk dua sampel
berpasangan (diasumsikan sampel
berhubungan satu dengan yang
lainnya). Pada dasarnya
semua langkah-langkah pengujian
hipotesis adalah sama. Adapun
langkah
–
langkah urutan
yang ditempuh adalah sebagai
berikut :
1. Pengujian Binomial
Rumus yang digunakan

Penyelesaian:

Pengujian yang dapat dilakukan untuk membandingkan dua kelompok dapat dilakukan
dengan menggunakan Pengujian Binomial untuk membandingkan dua Proporsi, test
untuk dua sampel independen (data berskala interval dan rasio) dan test untuk dua sampel
berpasangan (diasumsi sampel berhubungan satu dengan yang lainnya). Pada dasarnya
semua langkah – langkah pengujian hipotesis adalah sama. Langkah – langkah urutan
yang ditempuh adalah sebagai berikut :

1. Pengujian Binomial

Rumus yang digunakan

a. Menentukan Hipotesis penelitian


Ho : 𝝆₁ = 𝝆₂
Ha : 𝝆₁ ≠ 𝝆₂
b. Menentukan daerah penolakan Ho (α). Nilai αharus dilihat dalam tabel Z untuk uji
dua arah (karena dua arah maka nilai αharus dibagi dua terlebih dahulu). Ho akan
diterima jika nilai Z > -nilai α dari Z tabel atau Z < dari nilai α Z tabel dan Ho akan
ditolak jika Z < -nilai α dari Z tabel atau Z > dari nilai α Z tabel.
c. Langkah berikutnya adalah melakukan perhitungan dengan rumus di atas, dimana
d. Langkah terakhir adalah mengambil kesimpulan, apakah Ho diterima atau ditolak
2. Test untuk dua sampel independen
Rumus yang digunakan

Dengan derajat bebas = n₁ + n₂ - 2


a. Melakukan hipotesis :
Ho : µ₁ = µ₂
Ho : µ₁ ≠ µ₂
b. Menentukan daerah penolakan Ho (α). Karena menggunakan rumus t maka nilai α
harus dilihat dalam tabel t. Ho akan diterima jika nilai t > -nilai α dari t tabel atau t <
dari nilai α t tabel dan Ho akan ditolak jika t < -nilai α dari t tabel atau t > dari nilai α
t tabel.
c. Berikutnya melakukan perhitungan dengan rumus t di atas.
d. Mengambil kesimpulan apakah Ho ditolak atau diterima.

3. Test untuk dua sampel berpasangan


Rumus yang digunakan

Dengan d.f. = n – 1
a. Melakukan hipotesis :
Ho : µͩ = 0 atau (µ₁ - µ₂ = 0)
Ha : µͩ ≠ 0 atau (µ₁ - µ₂ ≠ 0)
b. Menentukan daerah penolakan Ho (α). Karena menggunakan rumus t maka nilai α
harus dilihat dalam tabel t. Ho akan diterima jika nilai t > -nilai α dari t tabel atau t <
dari nilai α t tabel dan Ho akan ditolak jika nilai t < -nilai α dari t tabel atau t > dari
nilai α t tabel.
c. Berikutnya melakukan perhitungan dengan rumus t di atas.
d. Mengambil kesimpulan apakah Ho ditolak atau diterima.

Anda mungkin juga menyukai