Anda di halaman 1dari 2

TUGAS 1

MANAJEMEN STRATEGIK (EKMA 4414)

Dibuat oleh:

Ayu Panduwinata - 030853575

UPBJJ JAKARTA

Jl. Jend. Ahmad Yani No.43, RT.5/RW.4, Utan Kayu Sel., Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13230
1. Jelaskan konsep manajemen strategis yang anda ketahui

Konsep mamajemen strategis adalah sebagai alat bantu utama pengambilan keputusan
manajerial. Ada kesan, bahwa manajemen strategik mampu mengurangi ketidakpastian dan
kompleksitas bisnis. Bahkan ada jaminan bahwa perusahaan akan memiliki kinerja yang bagus
ketika mempraktikkan manajemen strategik. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh sebagian
besar manajer puncak perusahaan. Sekalipun ketika itu sesungguhnya manajemen strategik baru
memberikan perhatian pada faktor internal perusahaan, khususnya manajemen keuangan.
Dimulai pada awal dasawarsa delapan puluhan, manajemen strategik mendapat perlakuan yang
berbeda dengan masa sebelumnya, bahkan bertolak belakang. Banyak pihak mulai meragukan
kontribusi riil yang disumbangkan oleh manajemen strategik. Mulai dikeluhkan tentang fungsi
dan efektivitas perencanaan manajerial jangka panjang. Di saat yang sama, juga mulai dirasakan
sulitnya melakukan eksekusi strategi seperti yang telah direncanakan.

1. Jelaskan apa yang membedakan antara manajemen strategis dan perencanaan strategis!

Manajemen strategi merupakan sebuah pengambilan keputusan oleh seorang manajer dan
bawahannya untuk meningkatkan kinerja dalam sebuah organisasi dengan tujuan mampu
mencapai apa yang dicita-citakan untuk masa depan. Manajer strategi mempunyai peran penting
dalam sebuah perusahaan karena dia dapat menghasilkan kinerja perusahaan yang lebih tinggi,
meningkatkan tingkat adaptasi sebuah perusahaan terhadap lingkungan yang ada baik internal
maupun eksternal, mambantu dalam memfokuskan gol setting, serta banyak berperan dalam
proses pengambilan keputusan

Sedangkan, merupakan strategis adalah kegiatan manajemen organisasi yang digunakan untuk
menetapkan prioritas, memfokuskan energi dan sumber daya, memperkuat kinerja operasional.
Perencanaan strategis juga memastikan bahwa karyawan dan pemangku kepentingan lainnya
bekerja menuju tujuan bersama dan menetapkan kesepakatan tentang hasil yang diinginkan, serta
menyesuaikan arah organisasi saat terjadi perubahan. Ini adalah suatu upaya kedisiplinan yang
menghasilkan keputusan dan tindakan mendasar untuk membentuk organisasi tersebut
mengetahui tentang siapa yang dilayani organisasi tersebut, apa yang dilakukan organisasi
tersebut, dan mengapa harus melakukan hal tersebut.

Referensi: BMP Manajemen Strategik-EKMA4414