Anda di halaman 1dari 13

PEMERINTAH KOTA SAWAHLUNTO

DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN


KELUARGA BERENCANA
PUSKESMAS KAMPUNG TELENG
Jln. Stasiun Kereta Api Kelurahan Pasar Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto
Telp. (0754) 62116 E-Mail: puskesmaskampungteleng@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KAMPUNG TELENG


NOMOR : 188.47/ /PKM-KT/I/2021

TENTANG

PENETAPAN MANAJEMEN MUTU


PUSKESMAS KAMPUNG TELENG KOTA SAWAHLUNTO TAHUN 2021

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA PUSKESMAS KAMPUNG TELENG,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan mutu layanan


kesehatan di Puskesmas perlu dilaksanakan
Akreditasi Puskesmas;
b. bahwa agar Pelaksanaan Akreditasi Puskesmas
berjalan dengan efektif, efisien dan tepat sasaran
perlu dibentuk Tim Manajemen Mutu Puskesmas
secara terintegrasi yang ditetapkan dengan Keputusan
Kepala Puskesmas Kampung Teleng Kota Sawahlunto.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang


Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang
Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab
Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437),
sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008
tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4844);
5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah, sebagaimana telah diubah kedua kalinya
terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 21 Tahun 2007;
7. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5063);
8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun
Anggaran 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2013 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5462);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah,
Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
10. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72
Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional,
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012
Nomor 193;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan
Minimal;
12. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat;

13. Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 1 Tahun


2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja
Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD (Lembaran
Daerah Kota Sawahlunto Tahun 2008 Nomor 1);
14. Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 16 Tahun
2008 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan
Daerah (Lembaran Daerah Kota Sawahlunto Tahun
2008 Nomor 16);
15. Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 5 Tahun
2009 tentang Urusan Pemerintahan yang menjadi
Kewenangan Pemerintahan Daerah Kota Sawahlunto
(Lembaran Daerah Kota Sawahlunto Tahun 2009
Nomor 5);
16. Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 19 Tahun
2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja
Dinas Daerah (Lembaran Daerah Kota Sawahlunto
Tahun 2010 Nomor 19) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 5
Tahun 2011 (Lembaran Daerah Kota Sawahlunto
Tahun 2011 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah
Kota Sawahlunto Nomor 5);
17. Peraturan Daerah Kota Sawahlunto Nomor 15 Tahun
2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Tahun Anggaran 2014 (Berita Daerah Kota
Sawahlunto Tahun 2013 Nomor 15);
18. Peraturan Walikota Sawahlunto Nomor 31 Tahun
2013 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 (Berita Daerah
Kota Sawahlunto Tahun 2013 Nomor 31).
19. Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal,
Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota
Sawahlunto Nomor : 188.47/04/OPS/
DPMPTSPNAKER-SWL/ 2018 tentang Pemberian
Surat Izin Operasional Puskesmas Teleng Kota
Sawahlunto.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG


PENETAPAN MANAJEMEN MUTU PUSKESMAS
KAMPUNG TELENG KOTA SAWAHLUNTO TAHUN 2021
KESATU : Tim Manajemen Mutu Puskesmas sebagaimana
dimaksud pada Diktum KESATU melaksanakan tugas
menyiapkan semua kelengkapan elemen-elemen
akreditasi demi terwujudnya Akreditasi Puskesmas
Kampung Teleng.

KEDUA : Dengan terbitnya Surat Keputusan ini maka Keputusan


Kepala Puskesmas Kampung Teleng Nomor
188.47/04/PKM-KT/I/2020 tentang Struktur Organisasi
Teknis Kegiatan Puskesmas Kampung Teleng Tahun 2020
tidak berlaku.
KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapannya, maka akan diadakan pembetulan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Sawahlunto
Pada Tanggal : 4 Januari 2021

KEPALA PUSKESMAS KAMPUNG TELENG,

HERU FAJAR SYAPUTRA


LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS
KAMPUNG TELENG
NOMOR : 188.47/ /PKM-KT/I/2021
TANGGAL : 4 JANUARI 2021
TENTANG : PENETAPAN MANAJEMEN MUTU
PUSKESMAS KAMPUNG TELENG
KOTA SAWAHLUNTO TAHUN
2021

TIM MANAJEMEN MUTU

KEDUDUKA
N JABATAN DALAM
NAMA N DALAM
O DINAS
TIM
1 dr. Heru Fajar Syaputra Kepala Puskesmas Penanggung
Kampung Teleng Jawab
2 drg.Widiawati Dokter Gigi Ketua dan
Wakil
Manajemen
Mutu
3 Tria Ananda, SKM Bagian Umum dan Sekretaris
Kepegawaian Bagian Tata
Usaha

POKJA I : ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN (BAB I-III)


KOORDINATOR POKJA I : YUNITA OCTARIA, AMG
SEKRETARIS POKJA I: Audia Anatasya, Amd.Keb
BAB I
PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUSKESMAS (PPP)
1 Cici Ramadhani, Amd. Keb Koordinator Program Ketua
Indonesia Sehat Dengan
Pendekatan Keluarga
2 Nadia Wijaya Sukma, A.Md. Koordinator Pustu Anggota
Keb Sikabu

BAB II
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PUSKESMAS (KMP)
1 Yunita Octaria, AMG Kasubag Tata Usaha Ketua
2 Indriani Ekawati, A.Md Keb Bendahara Pengeluaran Anggota
Pembantu, Bendahara
JKN
3 Mala Sanusi, AMd.Keb Penanggungjawab Anggota
bangunan, sarana dan
peralatan
4 Audia Anatasya, Amd.Keb Pelaksana Urusan Umum Anggota
dan Kepegawaian Bagian
Tata Usaha

BAB III
PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS (PMP)
1 Yulia Handayani, A.Md. Keb Koordinator Pustu Luak Ketua
Badai
2 Tria Ananda, SKM Koordinator SP2TP Anggota

3 Mustika Agreta Kemala, Koordinator Pustu KBSA Anggota


Amd.Keb

POKJA II : PROGRAM /UKM (BAB IV-VII)


KOORDINATOR POKJA II : INDRIANI EKAWATI, Amd.Keb
SEKRETARIS POKJA II: NOVELA HUSTAMA PUTRI, A.Md. Gz

BAB IV
PROGRAM PUSKESMAS YANG BERORIENTASI SASARAN (PPBS)
1 Arlisna, AMK Koordinator Pelayanan Ketua
P2M
2 Gusniati, A.Md Keb Koordinator Pelayanan Anggota
Imunisasi
3 Nevi Edyse Putri, S.ST Koordinator Pelayanan Anggota
Kesehatan Lingkungan
dan Kesehatan Kerja
4 Ummaira Arfina, A.Md. Keb Koordinator Pelayanan Anggota
Kesehatan Anak
5 Riri Eka Wander, Amd.Kep Pelaksana Pelayanan Anggota
Promosi Kesehatan
6 Nina Apriani, AMd.Keb Koordinator Pelayanan Anggota
KB

BAB V
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN PROGRAM PUSKESMAS (KMPP)
1 Salsifitri, AMK Koordinator Pelayanan Ketua
Promosi Kesehatan
2 Yolanda Agnesia, A.Md Keb Pelaksana Program P2M Anggota
3 Anisa, A.Md. Keb Koordinator Program Anggota
UKS
4 Ns.Weliyani Santoso, S.Kep Koordinator Program Anggota
Perkesmas
5 Dian Frima Elysa, AMd.Keb Koordinator Pustu Air Anggota
Dingin
6 Ns.Silvia Anggraini, S.Kep Koordinator Pelayanan Anggota
Lansia

BAB VI
SASARAN KINERJA DAN MDG’S (SKM)
1 Hardayani, STr.Keb Koordinator Pelayanan Ketua
Kesehatan Ibu
2 Novela Hustama Putri, Koordinator Pelayanan Anggota
Amd.Gz Gizi

POKJA III : PELAYANAN/UKP (BAB VII-IX)


KOORDINATOR POKJA III : dr. DESTI WAHYUNI
SEKRETARIS POKJA III: EMILDA YAMAN, Amd. Far

BAB VII
LAYANAN KLINIS YANG BERORIENTASI PASIEN (LKBP)
1 dr. Fifi Desi Hariyanti Dokter Pj.Poli Umum Ketua
2 Fitri Yanti, Amd PK Koordinator Pelayanan Anggota
Rekam Medis
3 Dyah Utami Wanda Putri Koordinator Pendaftaran Anggota
4 Yustaria Defnita, AMd.Kep Koordinator Pelayanan Anggota
Pemeriksaan Umum
5 Yunita Rona Idrian, AMd.Keb Pelaksana Pelayanan Anggota
Pemeriksaan Umum
6 Enggryani Erwanto, Amd. Keb Koordinator Pelayanan Anggota
Kesehatan Keluarga
7 Nina Apriani, AMd.Keb Pelaksana Pelayanan Anggota
Kesehatan Keluarga
8 Riri Eka Wander, Amd.Kep Pelaksana Pemeriksaan Anggota
Umum
9 Rindia Camelia, AMd.Keb Koordinator Pelayanan Anggota
UGD
10 Olvi Sifa Urrahma, Amd.Kep Pelaksana Pelayanan Anggota
UGD
11 Emilda Yaman, Amd.Farm Koordinator Pelayanan Anggota
Kefarmasian
12 Mala Sanusi, AMd.Keb Pelaksana Pelayanan Anggota
Kesehatan Keluarga
13 Widya Helfianti, Amd.PK Pelaksana Pelayanan Anggota
Rekam Medis

BAB VIII
MANAJEMEN PENUNJANG LAYANAN KLINIS (MPLK)
1 dr. Fifi Desi Hariyanti Dokter Pelayanan dr. Fifi Desi
Pemeriksaan Umum Hariyanti
2 Cici Elya Nora, Am.AK Koordinator Pelayanan Anggota
Laboratorium
3 Emilda Yaman, Amd.Farm Koordinator Pelayanan Anggota
Kefarmasian
4 Rahma Deni Koordinator Pelayanan Anggota
Farmasi Makanan
Minuman
5 Fitri Yanti, Amd.PK Koordinator Pelayanan Anggota
Rekam Medis
6 Widya Helfianti, Amd.PK Penanggungjawab P-care Anggota
online, Bendahara
Penerima Pembantu
7 Nevi Edyse Putri, SST Koordinator Pelayanan Anggota
Kesehatan Lingkungan
8 Yunita Octaria, AMG Kasubag Tata Usaha Anggota
9 Tria Ananda, SKM Koordinator S2TP , Staf Anggota
Urusan Umum dan
Kepegawaian

BAB IX
PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP)
1 dr. Desti Wahyuni Dokter Pj.Poli KIA Ketua PMKP dan
Koordiantor
Keselamatan
Pasien
2 dr. Fifi Desi Hariyanti Dokter Pj.Poli Koordinator Mutu
Umum Klinis
3 Emilda Yaman, Amd.Farm Koordinator Apotik Sekretaris dan
Anggota
Keselamatan
Pasien Bidang
Penunjang
4 Olvi Sifa Urrahma,Amd.Kep Perawat UGD Anggota
Keselamatan
Pasien Bidang
Pelayanan
5 Fitri Yanti, Amd.PK Koordinator Rekam Anggota
Medis
6 Yustaria Defnita, AMd.Keb Koordinator Poli Anggota
Umum
7 Rindia Camelia, AMd.Keb Koordinator UGD Anggota
8 Cici Elya Nora, AM.AK Koordinator
Laboratorium
9 Enggriyani Erwanto, Amd.Keb Koordinator Poli Anggota
KIA
10 Saridiah Utami Koordinator Poli Anggota
Gigi
11 Dian Frima Elysa, Amd.Keb Koordinator Anggota
Poskeskel Air
Dingin

TIM AUDIT INTERNAL


1 Yunita Octaria, AMG Kasubag Tata Ketua
Usaha
2 Ns.Silvia Anggraini, S.Kep Pelaksana Program Sekretaris
Lansia
3 Widya Helfianti, Amd.PK Pelaksana P-care Anggota
online, Bendahara
Penerima
Pembantu
4 Ummaira Arfina, AMd.Keb Pelaksana Program Anggota
Anak
5 Yulia Handayani, AMd.Keb Bidan Poskesdes Anggota
Luak Badai

TIM PENGADUAN MASYARAKAT

1 Yunita Octaria, AMG Kasubag Tata Usaha Ketua


2 Retna Rahayu, Amd. Kep Pelaksana Program Sekretaris
Promkes
3 Dyah Utami Wanda Putri Anggota Informasi
4 Audia Anatasya, AMd.Keb Anggota Kotak Saran

KEPALA PUSKESMAS KAMPUNG TELENG,


HERU FAJAR SYAPUTRA

URAIAN TUGAS TIM MANAJEMEN MUTU

A. Penanggungjawab / Kepala Puskesmas


Bertugas:
1. Menetapkan sistem manajemen mutu Puskesmas.
2. Mengesahkan kebijakan yang berkaitan dengan manajemen mutu
Puskesmas.
3. Mengesahkan Pedoman mutu.
4. Mengesahkan SOP.
5. Mengesahkan kerangka acuan kegiatan.

B. Ketua Tim Mutu


Bertugas;
1. Menerapkan dan memelihara sistem manajemen mutu Puskesmas.
2. Memastikan bahwa persyaratan umum kebijakan mutu dalam
pelaksanaan sistem manajemen mutu Puskesmas di mengerti dan
dilaksanakan oleh seluruh staf Puskesmas.
3. Menerapkan dan memelihara SOP.
4. Memastikan efektifitas pengendalian sistem manajemen mutu
Puskesmas sesuai persyaratan akreditasi Puskesmas.
5. Mensosialisasikan kebijakan mutu dan sasaran mutu kinerja kepada
staf terkait.
6. Mengkoordinasikan kesiapan anggota tim dalam menyiapkan
persyaratan akreditasi Puskesmas dan bertanggungjawab terhadap
anggota lainnya.

C. Sekretaris
Bertugas:
1. Mengendalikan cacatan mutu untuk penyimpanan, perlindungan,
pengambilan masa simpan dan pemusnahan catatan mutu.
2. Menerapkan dan memelihara sistem manajemen mutu Puskesmas.
3. Pengendalian dokumen internal dan eksternal.

D. Koordinator Admin
Bertugas:
1. Menerapkan/melaksanakan kebijakan Kepala Puskesmas, pedoman
mutu, pedoman manajemen dan upaya pelayanan.
2. Menyusun dan mengendalikan SOP dan dokumen lain yang berkaitan
dengan aktifitas yang berada dibawah tanggungjawabnya.
3. Menyusun Rencana Lima Tahunan Puskesmas.
4. Menyusun PTP (Perencanaan Tingkat Puskesmas).
5. Menyususn kerangka acuan admin.
6. Menyusun pedoman kerja kegiatan admin.
7. Menyusun pedoman / manual mutu.
8. Bertanggungjawab melaksanakan dan memelihara sistem manajemen
mutu yang berada dibawah tanggungjawabnya.
9. Melakukan evaluasi kinerja Puskesmas.
10. Melakukan tindakan perbaikan, tindakan pencegahan serta melakukan
perbaikan secara terus menerus dalam rangka peningkatan kinerja
Puskesmas.
11. Memelihara cacatan mutu pelayanan admin.

E. Koordinator Program (UKM)


Bertugas:
1. Menyusun SOP dan sokumen lain yang berkaitan dengan UKM.
2. Menyusun pedoman kerja untuk masing-masing UKM Puskesmas.
3. Menyusun Kerangka Acuan untuk masing-masing UKM Puskemas.
4. Menyusun Rencana Kerja Tahunan, Tribulanan dan bulanan untuk
masing-masing UKM.
5. Mensosialisasikan kebijakan mutu dan sasaran mutu kinerja kepada
unit terkait baik lintas program maupun lintas sektor.
6. Bertanggungjawab dalam penerapan dan akuntabilitas kinerja UKM.
7. Mengadakan perbaikan secara terus menerus terhadap kinerja UKM.
8. Memelihara cacatan UKM dan memperhatikan hak dan kewajiban
sasaran UKM.

F. Koordinator Pelayanan Klinis (UKP)


Bertugas:
1. Menyusun kebijakan Kepala Puskesmas, Keputusan Kepala Puskesmas
tentang pelayanan klinis dan pedoman pelayanan klinis Puskesmas.
2. Menyusun dan mengendalikan SOP klinis.
3. Menyusun standar pelayanan klinis, kerangka acuan kegitan, alur
pelayanan klinis.
4. Mensosialisasikan kebijakan mutu pelayanan klinis kepada staf terkait.
5. Bertanggungjawab dalam penerapan dan pemeliharaan sistem
manajemen mutu klinis.
6. Mengadakaan perbaikan secara terus menerus terhadap kinerja UKP
dan meminimalisasi resiko.
7. Memelihara dan mengendalikan cacatan mutu UKP.

URAIAN TUGAS TIM PENINGKATAN MUTU KLINIS DAN KESELAMATAN


PASIEN DI PUSKESMAS KAMPUNG TELENG

A. Tugas dan tanggung jawab Tim Mutu Klinis dan keselamatan pasien
1. Membantu Kepala Puskesmas dalam hal menangani masalah-masalah
yang berkaitan dengan mutu klinis dan keselamatan pasien.
2. Memberikan pengarahan dan pelaksanaan tentang sasaran Keselamatan
pasien di Puskesmas Kampung Teleng.
3. Mengembangkan program peningkatan mutu klinis dan keselamatan
pasien di Puskesmas Kampung Teleng.
4. Menyusun kebijakan dan prosedur terkait dengan program peningkatan
mutu klinis dan keselamatan pasien di Puskesmas Kampung Teleng.
5. Menjalankan peran dan melakukan : motivator, edukator, konsultasi,
monitoring dan evaluasi implementasi program mutu klinis dan
keselamatan pasien di Puskesmas Kampung Teleng.
6. Melakukan pencatatan, pelaporan dan analisa masalah terkait dengan
kejadian tidak diharapkan (KTD), kejadian nyaris cedera (KNC) dan
kejadian potensial cidera (KPC).
7. Secara berkala membuat laporan kegiatan.

B. Ketua Tim mutu klinis dan keselamatan pasien.


Uraian Tugas
1. Memberi masukan pada Kepala Puskesmas dalam penyusunan Kebijakan
Keselamatan Pasien Puskesmas sesuai dengan standart akreditasi.
2. Menyusun program keselamatan pasien sesuai standart akreditasi.
3. Melaksanakan monitoring dan evaluasi program melalui pertemuan
berkala.
4. Membuat laporan tahunan / laporan pelaksanaan program.
5. Melaksanakan sasaran keselamatan pasien secara bertahap sesuai
dengan sumber daya Puskesmas.
6. Memimpin / mendelegasikan untuk melaksanakan rootcause analisis
untuk KTD , KNC dan KPC .
7. Melaksanakan koordinasi antar unit bila terjadi KTD dan Near Miss.
8. Meminta rapat anggota untuk menganalisis terhadap laporan berkala
KTD, KNC dan KPC.
9. Memberikan informasi hasil analisis KTD, KNC dan KPC.
10. Koordinasi dengan penanggungjawab upaya untuk kebijakan merancang
koordinasi dan transfer informasi di semua unit kerja.

C. Sekretaris tim mutu klinis dan keselamatan pasien


Uraian Tugas
1. Memberi masukan pada ketua tentang instrumen akreditasi dan tentang
isu-isu keselamatan pasien.
2. Menyusun konsep program mutu klinis dan keselamatan pasien.
3. Menyiapkan materi dan data, membuat time schedule pertemuan berkala
monitoring dan evaluasi.
4. Membuat konsep laporan pelaksanaan program.
5. Menyiapkan pelaksanaan root cause analisis untuk KTD, KNC dan KPC.
6. Menyediakan data.
7. Mendokumentasikan dokumen : Laporan bulanan monitoring indikator
keselamatan pasien.
8. Update data, laporan dan dokumen di sekretariat mutu.
9. Dokumentasi sekretariat.

D.Penanggung Jawab tim mutu klinis dan Keselamatan Pasien


Uraian Tugas:
1. Melakukan monitoring dan evaluasi pencapaian mutu klinis dan
keselamatan pasien.
2. Melakukan pemantauan terhadap rencana perbaikan mutu klinis dan
keselamatan dan keselamatan pasien.
3. Menindak lanjuti pelaporan KTD,KNC dan KPC.
4. Mengkoordinir pelaksanaan kebijakan dan SOP mutu klinis dan
keselamatan pasien.
5. Bersama Penanggung Jawab unit membuat, mengevaluasi dan merevisi
indikator mutu, indikator keselamatan pasien.

E. Anggota tim mutu klinis dan Keselamatan Pasien


Uraian Tugas
1. Membuat konsep SOP yang terkait dengan mutu klinis dan instrumen
keselamatan pasien.
2. Memonitor, mengevaluasi dan merevisi SOP sesuai dengan perkembangan
dan kebutuhan pelayanan.
3. Koordinasi dengan Penanggung jawab unit kerja untuk pengumpulan
data KTD, KNC dan KPC serta indikator keselamatan pasien.
4. Melakukan rencana perbaikan mutu klinis dan keselamatan pasien.
5. Melaksanakan sensus harian indikator mutu dan indikator keselamatan
pasien di unit kerja.
6. Membuat laporan bulanan, tahunan indikator mutu dan indikator
keselamatan pasien.
7. Membuat dokumentasi laporan KTD,KNC dan KPC di unit kerja.

URAIAN TUGAS TIM AUDIT INTERNAL


DI PUSKESMAS KAMPUNG TELENG

A. Ketua Tim Audit Internal


1. Bertanggung jawab kepada Kepala UPT Puskesmas
2. Membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) Audit Internal
3. Secara administratif dan fungsional bertanggung jawab seluruhnya
terhadap pelaksanaan Audit Internal di Puskesmas .

B. Tugas Pokok dan Integrasi Tim Audit Internal


Tugas Pokok
1. Melakukan audit internal kinerja administrasi manajemen, program dan
pelayanan Puskesmas Kampung Teleng
2. Kegiatan Audit dilakukan semesteran atau setiap ada kebutuhan untuk
diaudit.
3. Menyusun laporan audit internal sesuai format yang ada pada pedoman
audit internal.

Tugas Integrasi
Mengikuti Rapat Tinjauan Manajemen yang dipimpin oleh wakil
Manajemen Mutu.

URAIAN TUGAS TIM PENGADUAN MASYARAKAT


DI PUSKESMAS KAMPUNG TELENG

A. Ketua Tim Pengaduan Masyarakat


1. Merencanakan, mengkoordinir, dan memantau kegiatan pengaduan
masyarakat.
2. Menerima laporan pengaduan masyarakat melalui kotak saran, media
social, whatsapp, buku pengaduan, email, dll.
3. Menanggapi pengaduan masyarakat melalui kotak saran, media social,
whatsapp, buku pengaduan, email, dll.
4. Menyampaikan laporan berkala kepada Kepala Puskesmas.
5. Bertanggungjawab atas penanganan pengaduan masyarakat.

B. Sekretaris :
1. Menginventarisir dan mengelola hasil pelayanan penanganan
pengaduan di lingkungan Puskesmas,
2. Melakukan koordinasi dengan satuan/unit kerja terkait dalam rangka
penanganan pengaduan yang bersifat lintas satuan / unit kerja,
3. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan
pelayanan pengaduan di lingkungan Puskesmas,
4. Melaporkan hasil penyelenggaraan pelayanan penanganan pengaduan
di lingkungan Puskesmas kepada Kepala Puskesmas, baik secara
periodik maupun insidentil dengan tembusan Kepala Dinas Kesehatan,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto,
5. Menyiapkan bahan laporan Pelayanan pengaduaan di lingkungan
Puskesmas yang akan disampaikan kepada Kepala Puskesmas.

C. Anggota Tim Pengaduan Masyarakat


1. Melakukan identifikasi pengaduan masyarakat melalui kotak saran,
media social, whatsapp, buku pengaduan, email, dll.
2. Mencatat hasil identifikasi pengaduan masyarakat melalui kotak saran,
media social, whatsapp, buku pengaduan, email, dll.

3. Menyampaikan hasil identifikasi pengaduan masyarakat melalui kotak


saran, media social, whatsapp, buku pengaduan, email, dll dalam
pertemuan intern Puskesmas.
4. Membuat laporan berkala kepada ketua tim.

KEPALA PUSKESMAS KAMPUNG TELENG,

HERU FAJAR SYAPUTRA

Anda mungkin juga menyukai