Anda di halaman 1dari 19

MANAJEMEN STRATEGI

“PEMBUATAN STRATEGI”

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 4

MUH. RIJAL ASMUNIR - 1961201247

NURSINTA - 1961201100

HIKMA DEWI - 19661201137

NUR AZIZAH HAJJI - 1961201139

NURUL IZMI WARDANI - 1961201143

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUSLIM MAROS

2021
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha

Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang

telah melimpahkan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kami,

sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Manajemen Strategi ini.

Makalah ini kami susun dengan maksimal dengan harapan

dapat bermanfaat untuk para pembaca. Terlepas dari semua itu, kami

menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi

susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan

terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami

dapat memperbaiki makalah ini dan menjadi motivasi kami saat membuat

makalah kedepannya.

Maros, April 2021

KELOMPOK 4

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................... i

DAFTAR ISI ............................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN..............................................................................1

A. Latar Belakang ......................................................................................1

B. Rumusan Masalah .................................................................................3

C. Tujuan ...................................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN...............................................................................4

A. Pengertian Manajemen Strategi ............................................................4

B. Pentingnya Strategi Manajemen ............................................................6

C. Pembuatan Strategi ...............................................................................7

D. Dua Sisi PDB : Pendekatan Aliran Pengeluaran dan Pendapatan .........5

E. Perhitungan PNB ...................................................................................7

F. PDB Sebagai Ukuran Kesejahteraan Masyarakat .................................8

BAB III PENUTUP ...................................................................................11

A. Kesimpulan..........................................................................................11

B. Saran...................................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................12

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan

dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah

aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Didalam strategi yang baik

terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor

pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan

secara rasional, efisien dalam pendanaan , dan memiliki taktik untuk

mencapai tujuan secara efektif.

Manajemen Strategi adalah seni dan ilmu penyusunan ,

penerapan, dan pengevaluasian keputusan-keputusan lintas fugsional

yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapai sasarannya.

Manajemen strategi adalah proses penetapan tujuan organisasi,

pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran

tersebut , serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan

kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi.

Manajemen strategis mengkombinasikan aktivitas-aktivitas dari

berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan

organisasi.

1
Manajemen strategi merupakan aktivitas manajemen tertinggi

yang biasanya disuusn oleh dewan direksi dan dilaksanakan oleh CEO

serta tim eksekutif organisasi tersebut. Manajemen strategis

memberikan arahan menyeluruh untuk perusahaan dan terkait erat

dengan bidang perilaku organisasi.

Inti dari manajemen strategi adalah mengidentifikasi tujuan

organisasi, sumber dayanya, dan bagaimana sumber daya yang ada

terssebut dapat digunakan secara efektif untuk memenuhi tujuan

strategis. Manajemen strategi memberikan fondasi dasar untuk

pengambilan keputusan dalam organisasi.

Dalam dunia bisnis pasti terdapat berbagai permasalahan baik

permasalahan yang berasal dari dalam perusahaan maupun dari luar

perusahaan. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, manajer

dituntut untuk menciptakan suatu strategi yang tepat agar mampu

menyelesaikan permasalahan tersebut. Para manajer juga harus bisa

mengenali peluang pasar, mengambil tindakan yang diperlukan untuk

membenarkan kekurangan perusahaan, atau memformulasikan

strategi baru dan diharapkan mampu menjadi lebih efektif untuk

menjadi pesaing yang kuat. Dengan demikian perlu adanya kegiatan

dalam pengambilan keputusan yang disesuaikan antara kemampuan

yang dimiliki dan lingkungan yang ada disekitar kita sehingga perlu

adanya manajemen strategi

2
B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu Manajemen Strategi?

2. Seperti apa pentingnya Strategi Manajemen dalam sebuah

organisasi/perusahaan?

3. Bagaimana Proses Pembuatan Strategi?

C. TUJUAN

Untuk Mengetahui :

1. Pengertian dari Manajemen Strategi

2. Pentingnya Manajamen Strategi

3. Pembuatan Strategi

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN MANAJEMEN STRATEGI

Manajemen strategi merupakan proses atau rangkaian kegiatan

pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh,

disertai penetapan cara melaksanakannya, yang dibuat oleh pimpinan

dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organisasi,

untuk mencapai tujuan.

Menurut Pearch dan Robinson (1997) dikatakan bahwa

manajemen strategi adalah kumpulan dan tindakan yang menghasilkan

perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana-

rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi.

Sedangkan pengertian manajemen strategi menurut Nawawi (2007)

adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi)

yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi),

dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang

bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan organisasi

berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha menghasilkan

sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan barang dan/atau

jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan diarahkan pada

optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan strategi) dan berbagai

sasaran (tujuan operasional) organisasi. Manajemen strategi menurut

4
Nawawi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan

strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh

(disebut visi), dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi

(keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan

organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha

menghasilkan sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan

barang dan/atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan

diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan

strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi.

Manajemen strategi menurut David (2002:5) adalah Seni dan

pengetahuan untuk merumsukan, mengimplementasikan and

mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi

mampu mencapai obyektifnya.

Manajemen strategi menurut Hunger dan Wheelen (2003:4) adalah

Serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan

kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

Dengan demikian dari definisi di atas dapat diketahui fokus

manajemen strategi terletak dalam memadukan manajemen,

pemasaran, keuangan/akunting, produksi/operasi, penelitian dan

pengembangan, serta system informasi komputer untuk mencapai

keberhasilan organisasi. Manajemen strategis di katakan efektif apabila

memberi tahu seluruh karyawan mengenai sasaran bisnis, arah bisnis,

kemajuan kearah pencapaian sasaran dan pelanggan, pesaing dan

5
rencana produk kami. Komunikasi merupakan kunci keberhasilan

manajemen strategi.

Dari pengertian-pengertian yang cukup luas tersebut menunjukkan

bahwa manajemen strategi merupakan suatu sistem yang sebagai satu

kesatuan memiliki berbagai komponen yang saling berhubungan dan

saling mempengaruhi, dan bergerak secara serentak (bersama-sama)

kearah yang sama pula.

B. PENTINGNYA STRATEGI MANAJEMEN

Beberapa alasan utama tentang pentingnya peranan strategi

manajemen bagi perusahaan atau organisasi, yaitu:

1) Memberi arah jangka panjang yang akan dituju.

2) Membantu perusahaan atau organisasi beradaptasi pada

perubahan-perubahan yang terjadi.

3) Membuat suatu perusahaan atau organisasi menjadi lebih aktif.

4) Mengidentifikasi keunggulan komparatif suatu perusahaan atau

organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko.

5) Aktivitas yang tumpang tindih akan dikurangi.

6) Keengganan untuk berubah dari karyawan lama dapat dikurangi.

7) Keterlibatan karyawan dalam perubahan strategi akan lebih

memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya.

6
8) Kegiatan pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan

perusahaan atau organisasi tersebut untuk mencegah munculnya

masalah di masa mendatang.

Dengan manajemen strategi diharapkan strategi benar-benar dapat

dikelola sehingga strategi dapat diimplementasikan untuk mewarnai

dan mengintegrasikan semua keputusan dan tindakan dalam

organisasi rincian.

C. PEMBUATAN STRATEGI

Model proses manajemen strategi meliputi tiga tahap:

a. Tahap formulasi strategi, yaitu pembuatan pernyataan visi, misi,

dan tujuan

b. Tahap implementasi strategi, yaitu proses penterjemahan strategi

ke dalam tindakan-tindakan

c. Tahap evaluasi strategi, yaitu proses evaluasi apakah implementasi

strategi dapat mencapai tujuan

Pada Pembahasan ini, kami kelompok 4 akan menjelaskan sedikit

mengenai Tahap Formulasi Strategi atau biasa disebut Tahap

Pembuatan Strategi. Pada Tahap Pembuatan Strategi ini, yaitu

dengan pembuatan pernyataan visi, misi, dan tujuan.

Strategy-making process atau proses pembuatan strategi adalah

proses di mana manajemen memilih dan menerapkan serangkaian

strategi yang bertujuan untuk mencapai keunggulan kompetitif. Tidak

7
hanya mendefinisikan strategi, tetapi manajemen juga memastikan

bahwa strategi yang ditetapkan menjadi kenyataan, termasuk

menyesuaikan ketika peristiwa tidak terduga terjadi. Oleh karena itu,

proses pembuatan strategi jelas merupakan kunci keberhasilan bisnis.

Setiap organisasi mempunyai tujuan dan alasan yang unik untuk

keberadaannya. Keunikan ini harus dicerminkan dalam visi dan misi.

Pernyataan visi yang baik mengungkapkan pelanggan, produk atau

jassa, teknologi, pasar, pemikiran untuk bertahan hidup (pertumbuhan

dan keuntungan), pemikiran untuk karyawan, pemikiran untuk citra

publik/masyarakat, dan perusahaan. Dalam membuat strategi harus

ditentukan asumsi-asumsi dasar yang akan digunakan untuk dasar

pemilihan dan penerapan strategi. Pembuatan dan penentuan jumlah

asumsi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kemampuan

perusahaan.

Ada 4 Proses perumusan Visi yaitu :

1) Tentukan rentang waktu dan lingkup analisis secara tepat

2) Identifikasi trend sosial, ekonomi, politik, dan teknologi yang akan

mempengaruhi masa depan

3) Identifikasi kondisi persaingan

4) Evaluasi sumber daya dan kapabilitas internal.

Adapun Misi yang ingin dicapai oleh suatu Perusahaan / Organisasi

yakni ;

1) Publikatau pengguna jasa yang hendak dilayani

8
2) Jasa utama yang ditawarkan

3) Wilayah geografis yang dilayani

4) Komitmen organisasi terhadap pilihan teknologi

5) Komitmen organisasi terhadap alternative tujuan

6) Elemen kunci dalam filosofi organisasi

7) Konsep kedirian dan citra organisasi

D. TEKNIK – TEKNIK ANALISA PEMBUATAN STRATEGI

Ada lima teknik analisa yang dikembangkan untuk membantu para

perencana strategi dalam proses pembuatan strategi. Teknik pertama

adalah Analisa Kesenjangan, kedua adalah Matrik strategi umum,

teknik ketiga diperkenalkan oleh sebuah perusahaan konsultan yang

terkenal dengan nama Boston Consulting Group (BCG). Diambil dari

nama tersebut maka teknik analisa ketiga ini kemudian diberi nama

Matrik Group Konsultan Boston (BCG Matrix). Teknik ini dapat

digunakan dalam usaha menempatkan posisi SBU / Produk

dibandingkan dengan para pesaing. Teknik keempat adalah analisa

Daur Kehidupan Produk dan terakhir adalah dengan menggunakan

Matrik SWOT.

a) Analisa Kesenjangan (Gap Analysis)

Analisa kesenjangan memberikan suatu mekanisme untuk

menyatukan berbagai variasi produk dan bisnis dalam suatu

9
perusahaan yang memiliki lebih dari satu produk atau bisnis,

contohnya adalah Indofood. Langkah pertama adalam analisa ini

adalah menentukan hasil yang ingin dicapai dimasa datang dengan

asumsi tetap memakai strategi yang saat ini telah diadopsi. Jika

terjadi kesenjangan / perbedaan (gap) antara hasil yang telah

dicapai (titik C) dengan hasil yang diproyeksikan (titik B) maka

muncul yang dinamakan Kesenjangan Strategik (Strategic Gap).

Dengan munculnya kesenjangan tersebut, maka strategi yang

diaplikasikan oleh perusahaan tidak releven lagi digunakan untuk

mencapai tujuan semula. Ada beberapa kemungkinan langkah-

langkah yang dapat diambil untuk memperkecil kesenjangan ini

adalah :

1. Merubah strategi dari satu atau lebih SBU.

2. Merubah pengalokasian sumber-sumber daya diantara SBU.

3. Menambah bisnis baru untuk memperkuat bisnis yang ada.

4. Menghapuskan beberapa SBU yang ada.

5. Merubah tujuan dan/atau sasaran perusahaan .

b) Matrik Strategi Umum (Grand Strategy Matrix)

Matrik strategi umum menjadi alat analisa yang terkenal dalam

membuat strategi alternatif. Prinsipnya adalah memposisikan SBU-

SBU kedalam salah satu dari keempat kuardan yang dibentuk oleh

garis horizontal (melukiskan posisi persaingan) dan vertikal

(menggambarkan tingkat prtumbuhan pasar). Setelah posisi SBU

10
dapat diketahui maka pimpinan perusahaan dapat memilih

beberapa strategi alternatif yang cocok dengan posisi tersebut.

c) Grup Konsultan Boston (Boston Consulting Group)

Teknik BCG Matrik. Prinsip dasar dari teknik ini adalah dengan

membagi sebuah daerah dengan dua garis yaitu garis vertikal dan

horisontal menjadi empat daerah (kuardan). Keempat daerah

tersebut diberi nama yaitu Tanda tanya (Question Mark), Bintang

(Star), Sapi perah (Cash Cow) dan Anjing (Dog). Garis horizontal

menggambarkan posisi relatif dari pangsa pasar yang dikuasai

perusahaan sedangkan garis vertikal melukiskan tingkat

pertumbuhan pangsa pasar .

d) Analisa Daur Kehidupan Produk (Product Life Cycle)

Analisa Daur Kehidupan Produk yang biasanya digunakan

untuk membuat strategi pemasaran. Daur Kehidupan Produk, yang

diperkenalkan tahun 1950, mencoba menganalisa suatu produk

berdasarkan perubahan yang terjadi pada tingkat penjualannya.

Prinsipnya analisa ini mengatakan bahwa suatu produk akan

melalui suatu siklus kehidupan (Life Cycle) seperti halnya manusia

yaitu kelahiran, pertumbuhan, dewasa dan akhirnya masa tua

(meninggal). Kehidupan suatu produk dibagi menjadi empat tahap

yaitu Introduction (perkenalan), Growth (pertumbuhan), Mature

(dewasa) dan Decline (masa menurun).

11
1. Tahap Perkenalan (Introduction) Dalam masa perkenalan

sebuah produk, penjualan mulai dari nol dan meningkat secara

perlahan-lahan. Keuntungan pada tahap ini akan menunjukkan

jumlah yang negatif karena besarnya biaya yang dikeluarkan

untuk penilaian dan promosi dan tidak dapat diimbangi oleh

tingkat penjualan yang masuh rendah. Strategi generik yang

dapat dipilih adalah Fokus-diferensiasi.

2. Tahap Pertumbuhan (Growth) Selama tahap ini penjualan

meningkat secara cepat dan kemudian diikuti dengan

peningkatan yang rendah. Tahap ini merupakan suatu periode

selama suatu produk mempunyai tingkat penjualan yang tinggi

serta menghasilkan keuntungan yang paling maksimal.

Persaingan belum begitu ketat sehingga marjin yang dikenakan

pada produk masih tinggi. Strategi yang cocok adalah

Diferensiasi.

3. Tahap Dewasa (Maturity) Pada tahap ini penjualan mencapai

titik paling maksimal dan kemudian menurun sehingga

keuntungan yang diperoleh menjadi kecil. Hal ini akibat dari

munculnya banyak pesaing yang menjual produk serupa.

Periode ini akan berlangsung beberapa tahun, sehingga

perusahaan dapat menggunakan strategi Kepemimpinan biaya

menyeluruh atau Diferensiasi.

12
4. Tahap Menurun (Decline) Selama tahap ini baik penjualan

maupun keuntungan akan turun terus sampai akhirnya produk

tersebut ditarik dari pasar. Untuk tahap ini dapat digunakan

strategi Kepemimpinan biaya menyeluruh atau Fokus-

kepemimpinan biaya menyeluruh.

e) Matrik SWOT

Teknik Matrik SWOT adalah dengan menggabungkan SWOT

menjadi suatu matrik dan kemudian diidenfikasikan semua aspek

dalam SWOT. Dari kurden tempat bertemunya SWOT tersebut

kemudian dibuat strategi yang sesuai dengan aspek-aspek SWOT

tersebut.Pada pembuatan strategy denan teknik matrik SWOT ini

terlebih dahulu harus dapat dirumuskan dengan jelas hal-hal yang

menjadi isue strategik buat pencapaian visi dan misi

perusahaan.Pada penentuan faktor- faktor kritis dan penunjang

pada setiap analisis swot dibuat dengan melibatkan semua

stakeholder perusahaan baik melalui brainstorming maupun Focus

Group Discusion.

Setelah melakukan analisa dengan menggunakan beberapa teknik

analisa diatas dan membuat beberapa strategi yang dianggap cocok

maka semua strategi tersebut digabungkan dalam suatu laporan yang

sering disebut sebagai Rencana Bisnis (Business Plan). Saat ini

organisasi telah menpunyai suatu Rencana Bisnis yang terdiri dari

kumpulan-kumpulan dokumen yaitu: pernyataan misi, laporan analisa

13
lingkungan, tujuan dan sasaran perusahaan serta strategi-strategi

untuk mencapainya. Kemudian, rencana tersebut harus disetujui oleh

pimpinan puncak (Direksi). Hal ini pentung karena persetujuan tersebut

menunjukkan adanya minat dan dukungan dari atas agar rencana

bisnis dapat diterapkan dalam organisasi. Tanpa adanya dukungan dari

pimpinan, maka pelaksanaan rencana tersebut akan tidak efektif.

14
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Manajemen strategi diperlukan dalam mengatasi berbagai

permasalahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis. Semakin baik

strategi manajemen maka semakin baik kinerja dari manajer tersebut.

Manajer dituntut untuk mampu melakukan evaluasi dan inovasi

terhadap produknya sehingga dapat memuaskan pelanggan. Dengan

penerapan strategi yang baik dalam perencanaan, pengorganisasian

serta pengendalian akan membantu sebuah organisasi mencapai hasil

yang bernilai sesuai dengan perencanaan yang telah direncanakan

sebelumnya. Penggunaan manajemen strategi membantu memahami

kekuatan bersaing dan mengembangkan keunggulan kompetitif

berkelanjutan secara sistematis dan konsisten.

B. Saran

Semoga makalah yang telah kami susun ini dapat bermaanfaat

yang kemudian dapat diamalkan dalam kehidupan. Kami sangat

menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dengan

kesempurnaan dan begitu banyak kekurangan-kekurangan, untuk itu

besar harapan kami jika ada kritik dan saran yang membangun untuk

lebih menyempurnakan makalah-makalah kami di lain waktu.

15
DAFTAR PUSTAKA

https://senjayuliana23.wordpress.com/2017/05/04/makalah-manajemen-
strategi/

http://psytronaut.blogspot.com/2017/10/makalah-manajemen-
strategik.html

https://www.papermakalah.com/2017/09/makalah-manajemen-

strategi.html?m=1

https://www.hestanto.web.id/pentingnya-manajemen-

strategi/#:~:text=Beberapa%20alasan%20utama%20tentang%20pentingn

ya,jangka%20panjang%20yang%20akan%20dituju.&text=Kegiatan%20pe

mbuatan%20strategi%20akan%20mempertinggi,munculnya%20masalah

%20di%20masa%20mendatang.

https://cerdasco.com/proses-pembuatan-strategi/

https://karyatulisilmiah.com/makalah-proses-manajemen-strategi/

http://xcontohmakalah.blogspot.com/2013/04/pembuatan-strategi.html

16