Anda di halaman 1dari 5

KELOMPOK 2

KELAS 2 E (BAB 9)
Anggota :
1. Mas’udatur rizqiyyah (201812016)
2. Naila rifqi farhani (201812036)
3. Mohammad ariyanto (201812111)
4. Izzatul aulia nada (201812250)
5. Isna mulansari (201812252)
Studi Kasus 1
Mentega Dari Land O’lakes Menjadi Lebih Segar Dengan Perencanaan Permintaan
1. Mengapa manjemen persediaan dan perencanaan begitu penting bagi Land O’lakes?
Apakah dampak bisnis jika tidak dapat mengelola persediaan atau memprediksikan
permintaan bagi perusahaan ini?
Jawab:
Bagi Land O’lakes, produk-produknya tidak tahan lama serta volume penjualan dan
perubahan bauran produk sangat besar dari musim ke musim.
Dampak bisnis jika tidak dapat mengelola persediaan atau memprediksikan permintaan
bagi perusahaan ini adalah perusahaan akan rugi. Karena apabila permintaan lebih sedikit
dari produksinya, perusahaa akan lebih besar mengeluarkan biaya yang digunakan untuk
memelihara persediaan.
2. Apakah isu manajemen, organisasi, dan teknologi yang harus dipertimbangkan ketika
memilih Demantra Oracle sebagai suatu solusi bagi Land O’lakes?
Jawab:
 Isu manajemen: para karyawan tahu bagaimana mengelola sistem dan
memperbaikinya. Selain itu, juga memudahkan para pekerja untuk menyusun laporan
yang dibutuhkan.
 Isu organisasi: sistem membantu perusahaan dalam menyelesaikan masalah.
 Isu teknologi: perusahaan harus menyiapkan biaya yang cukup besar untuk
mengadopsi sistem ini untuk membeli dan memeliharanya.
3. Bagaimana implementasi Demantra dapat mengubah pengambilan keputusan manajemen
dan cara Land O’lakes dalam menjalankan bisnisnya?
Jawab:
 Demantra mengekstrak data mengenai riwayat pengiriman, membuka pesanan
pelanggan, dan data induk kunci mengenai pelanggan dan produk dari sistem
EnterpriseOne untuk menciptakan model bagi permintaan pada masa mendatang.
 Demantra menghasilkan laporan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan jangka
pendek yang membantu dalam proses perencanaan.
 Demantra telah membantu Land O’lakes dalam memangkas total persediaan produk
jadi mereka dengan 4 hari penuh, menghasilkan penghematan dalam jutaan dolar.
4. Gambarkan dua keputusan yang dapat ditingkatkan dengan mengimplementasikan
Demantra?
Jawab:
a. Membantu keputusan dalam proses perencanaan
b. Membantu keputusan dalam menentuka fasiltas fasiltas manakah yang akan ditugaskan
untuk menghasilkan dan mendistribusikan produk produk
Studi Kasus 2
Manjemen Hubungan Pelanggan Mengarah Menuju Cloud Computing

Studi Kasus 3
Summit Electric Semakin Bersinar Dengan Sistem ERP Baru
1. Manakah proses bisnis paling penting di Summit Electric Supply? Mengapa?
Jawab:
a. Supply Chain Management, karena rantai pasokan menghubungkan pemasok, pabrik,
pusat distribusi, toko eceran dan pelanggan untuk menyediakan barang dan jasa dari
sumber melalui konsumen.
b. ERP, karena fungsionalitasnya dalam penjualan dan distribusi pengelolaan bahan
material, dan keuangan, serta pengetahuan mengenai bisnis distribusinya.
c. Proses Manajemen Bacth,karena kawat dan kabel merupakan salah satu dari kategori
produk Summit yang sangat terkenal, untuk menangani gulungan kawat sebagai
kelompok dan bukannya sebagai produk tunggal agar setiap kali pelanggan membeli
kawat,maka panjang kawat tersebut akan dimasukkan ke dalam sistem untuk
menelusuri berapa banyak gulungan yang telah terjual.
2. Masalah-masalah apakah yang dihadapi oleh Summit dengan sistem lamanya? Apakah
dampak terhadap bisnis atau masalah-masalah tersebut?
Jawab:
Masalah-masalah yang dihadapi:
1) Sistem hanya dapat menangani jumlah lokasi yang tetap dan kisaran angka terbatas
yang digunakan dalam dokumen
2) Tidak dapat memproses persediaan setiap malam dan memperbarui keuangan dalam
waktu yang tersedia
3) Sistem lama Summit menggunakan sistem terpisah sehingga data tidak dapat
digabungkan dengan mudah untuk pelaporan intelijen bisnis dan analysis
4) Sistem lama Summit tidak dapat menangani volume dan kerumitan dari kesepakatan
tolak bayar perusahaan, dan kemampuan pelaporannya terbatas.
Dampak terhadap bisnis:
1) Dalam bisnis distribusi,diperlukan waktunya tunggu untuk memenuhi pesanan
pelanggan
2) Tidak dapat menangani beberapa proses dan prioritas dari industri distribusi
3. Bagaimana sistem ERP Summit dapat meningkatkan efisiensi operasional dan
pengambilan keputusan? Berikan beberapa contoh.
Jawab:
1) Dengan ERP yang termutakhir saat ini, kita dapat dengan mudah menentukan jadwal
supply secara baik dan menyederhanakan proses integrasi data perusahaan.
2) Sistem ERP berfungsi untuk memudahkan perusahaan dalam melakukan pengambilan
keputusan, hal ini karena sistem ini dirancang untuk menjadikan proses bisnis menjadi
lebih fleksibel dan efisien terhadap semua perubahan dalam dunia bisnis. Sistem ERP
dapat memberikan wawasan kepada si pengambil keputusan sehingga ia dapat
melalukan pengambilan keputusan yang akurat dan melakukan berbagai prediksi
untuk masa depan bisnis.
3) Sistem ERP membuat pelaporan lebih mudah dan dapat disesuaikan dengan
kebutuhan perusahaan. Sistem pelaporan yang selama ini tidak maksimal dapat
ditingkatkan dengan sistem ERP karena dapat menyederhanakan berbagai informasi
laporan menjadi laporan yang mudah untuk ditinjau.
4) Akses dari semua device dan di mana saja, karena dengan Sistem ERP semua data
dapat dimasukkan dan diakses dari laptop, handphone, atau tablet.
5) Sistem ERP dapat memperkirakan semua aspek yang tidak efisien dan
membutuhkan cost lebih untuk dikurangi sehingga bisnis kita menjadi lebih efisien.
Contoh:
 Segala macam fungsi seperti penjualan, keuangan, akunting, sumber daya
manusia, inventory management,supply chain, hingga customer relationship
management dapat dipantau langsung menggunakan sistem ERP.
 Semua data yang sudah diperbaharui juga dapat dilihat setiap saat tanpa harus
saling tunggu menunggu dari antar departemen.
 Kita dapat dengan mudah memprediksi dan menghitung stok yang paling
diinginkan konsumen dan berjaga-jaga agar barang tidak menumpuk.
 Kita dapat mengatur arus inflow dan outflow cashlebih mudah dengan sistem ERP
yang akan ikut menghemat biaya operasional serta biaya komunikasi apabila
perusahaan memiliki cabang dengan lokasi yang terpisah-pisah.
4. Gambarkan dua cara dimana pelanggan Summit mempertahankan manfaat dari sistem
ERP yang baru.
Jawab:
a. Untuk mengakomodasikan pelanggan besardengan lokasi pekerjaan dalam jangka
panjang, Summit mendirikan gedung sementara ditempat kerja untuk memasok
pelanggan tersebut dengan produk-produk listriknya.
b. Summit mengalokasikan bahan baku kedalam lokasi penyimpanan sementara dengan
memciptakan hubungan gudang induk-anak.
5. Buatlah diagram dari proses lama dan proses baru di Summit dalam menangani tolak
bayar.
Jawab:
Proses lama di Summit dalam menangani tolak bayar dibutuhkan sejumlah besar
pekerjaan secara manual, karyawan Summit harus membaca dengan teliti tagihan-tagihan
pelanggan kepada produsen tertentu untuk mengidentifikasi masalah tolak bayar yang
dapat diklaim oleh Summit. Kemudian mereka menginput data yang telah mereka
lakukan secara manual kedalam kertas kerja Microsoft Excel. Mengumpulkan dan
meninjau ulang tagihan-tagihan kadang kala memerlukan waktu satu bulan penuh. Proses
yang tidak praktis ini pasti melewatkan beberapa tolak bayar dimana Summit layak
mendapatkannya, dan mengakibatkan Summit kehilangan peluang pendapatan.
Proses baru di Summit dalam menangani tolak bayar dengan mengimplemetasikan
aplikasi Paybaco dan Chargeback. Proses tolak bayar dengan menggunakan sistem baru
jauh lebih cepat dan juga memungkinkan Summit untuk lebih sering mininjau ulang
mereka. Dimana vendor saling menukarkan data dengan Summit secara elektronik,
Summit dapat membuat klaim tolak bayar dan memperoleh persetujuan dari pemasok
pada hari yang sama. Dengan mengotomatiskan tolak bayar sepenuhnya, perusahaan telah
meningkatkan klaim tolak bayarnya menjadi 118% atas sistem lamanya, dengan demikian
meningkatkan pendapatan tolak bayar sebagai presentase dari penjualan.