Anda di halaman 1dari 4

Jelaskan Uji Hipotesis Satu Sisi dan Uji Hipotesis Dua Sisi

Uji hipotesis adalah metode statistic yang ingin membuktikan kebenaran atas sebuah
pendapat dengan mempergunakan dasar data empiris.
1. Uji Hipotesis Satu Sisi Kunci dalam menentukan pengujian one tailed (satu sisi) yaitu
dalam perumusan hipotesis disebutkan arah hipotesisnya (positif,negative,lebih besar,
lebih kecil). Uji satu arah bila memiliki satu daerah ‘penolakan’ pada salah satu sisi
kurva distribusi, yaitu sebelah kiri atau kanan kurva.
Contoh :
Andai kata kita hendak menguji sebuah hipotesis pada masalah tabung televisi di
mana diketahui μ= 1.200 jam dan α= 300 jam, secara klasik maka hal- hal yang
dilakukan adalah:

a. Menyusun Hipotesis secara Formal


Hipotesis nol : µ = 1.200
Hipotesis alternatif : µ < 1.200

b. Menyatakan Kriteria Penerimaan/Penolakan Hipotesis


Untuk hal ini kita menganggap bahwa, H0 adalah benar dan distribusi populasi
kita adalah normal. Bila distribusi populasi adalah normal maka distribusi sampel
yang diambil darinya juga normal. Cara yang lain adalah menganggap sampel
(cuplikan) kita adalah random dan tak gayut dan juga kita percaya bahwa Central
Limit Theorem berlaku. Dengan demikian distribusi sampel kita adalah normal
(mendekati). Langkah berikutnya adalah membekukan nilai rata -rata sampel kita
dengan rumus :

sehingga tabel kurva – kurva normal dapat kita manfaatkan.

Bila kita tetapkan derajat kepercayaan kita


sebesar 95% maka kita bisa menyatakan kriteria
penerimaan hipotesis nol.

Apabila z observasi terletak di daerah penolakan H0 , maka


H0 ditolak (dan Ha diterima) dan sebaliknya bila observasi
terletak di daerah penerimaan H0 maka H0 diterima (dan Ha
ditolak). Masalah berikutnya adalah menentukan batas kedua
daerah tersebut.
Karena derajat kepercayaan sudah kita tetapkan, yaitu 95%
maka dengan melihat tabel luas kurva normal baku diperoleh z
batas/kritis = 1,64. Dengan demikian kriteria
penerimaan/penolakan secara kuantitatif dapat dinyatakan
sebagai berikut:
H0 ditolak bila z observasi > 1,69 dan H0 diterima bila z
observasi ≤ 1,64

a. Menghitung Observasi

b. Mengambil Kesimpulan Uji


z observasi (2,167) lebih besar dari z kritis sehingga H0 ditolak (
Ha diterima)

c. Kesimpulan
Karena H0 ditolak maka dari uji statistik ini dapat
ditarik kesimpulan bahwa proses baru dalam pembuatan
tabung televisi menghasilkan rata-rata umur yang lebih
lama dibanding dengan cara lama, dengan derajat
kepercayaan 95%.
Cara lain dalam melakukan uji hipotesis ini adalah
dengan memakai nilai X (bukan z) Untuk hal ini yang
diubah adalah penentuan nilai X batas/kritis. Kita

tahu bahwa dengan derajat


kepercayaan 95% satu sisi
kita z = 1,64 sehingga

Kriteria penerimaan H0 akan berbunyi :


H0 ditolak bila observasi > 1249 dan Ho diterima bila
̅observasi ≤
1.249 Kesimpulannya : ̅ ̅ observasi
adalah 1265 > 1249, dengan demikian
kesimpulan kita tidak berbeda dari cara yang
pertama.

2. Uji Hipotesisis Dua Sisi

Kunci dalam menentukan penggunaan uji dua arah yaitu


dalam perumusan hipotesis tidak disebutkan arahnya. Uji
dua arah bila memiliki daerah ‘penolakan’ pada dua sisi
kurva distribusi, yaitu sebelah kiri dan kanan kurva.
Contoh soal :

Sebuah biro perjalanan menyatakan bahwa rata-rata


pendapatan penduduk di Kabupaten “AB” adalah
Rp15.000,00/bulan dan simpangan bakunya sebesar
Rp2.000,00/bulan. Sebuah pusat pertokoan baru hendak
didirikan di kabupaten tersebut. Untuk hal tersebut
dibutuhkan data rata-rata pendapatan penduduk di sekitar
lokasi. Setelah dilakukan penelitian dengan sampel
sebesar 15 orang didapat data bahwa rata-rata
pendapatannya sebesar Rp14.000,00. Ujilah kebenaran
pendapat Biro Penelitian tersebut dengan memakai alpha
= 5% Diketahui :

μ = 15. 000 n = 15 ̅̅ ̅ = σ = 2.000 α = 5%


14.000

Jawab :

a. Rumuskan hipotesa
Ho : μ =15.000 Ha : μ ≠ 15.000

b. Pilih tingkat signifikansi


Dengan α = 5% dan n = 15, maka nilai t kritis pada
tα/2,n-1
= 2,14 (lihat tabel t pada saat 1- α/2 = 1- 0,025 = 0,975 dan
pada derajat kebebasan (degree of freedom) n – 1 = 15 –
1 = 14. atau selengkapnya ditulis t0,025;4
= 2,14)
c. Rumuskan aturan keputusan
Ho diterima, jika -2,145 ≤ tobservasi ≤ 2,145
Ho ditolak, jika tobservasi < -2,145 atau tobservasi > 2,145

d. Hitung t observasi , dengan rumus :

e. Ambil Kesimpulan
Karena tobs berada didaerah penerimaan Ho, maka hipotesis
nol (Ho) diterima, atau Ha ditolak.

Sumber Jawaban: BMP ESPA4123 Statistik Ekonomi

Anda mungkin juga menyukai