Anda di halaman 1dari 31

6#AKL2AR#T1K12.

Nomor Urut NIM Nama Keterangan

1 180503115 WAHYU KURNIAWAN

2 180503118 IRVAN ZUHRI

3 180503121 PETER TIOMAR

4 180503123 GERALD SIHALOHO

5 180503155 MUHAMMAD FARHAN

6 180503170 HANS FELIX


L4-1 Pertanyaan Pilihan Ganda tentang Proses Konsolidasi
Pilih jawaban yang tepat untuk setiap pertanyaan berikut.
1. Goodwill adalah:
a. Jarang dilaporkan karena sulit untuk mengukurnya.
b. Dilaporkan jika pembelian perusahaan lain dilakukan pada lebih dari nilai buku.
c. Dilaporkan jika nilai wajar daripembayaran yang dilakukan dalam pembelian lebih tinggi
dari nilai wajar aset bersih yang dapat diidentifikasi yang diakuisisi.
d. Umumnya kecil untuk perusahaan kecil dan meningkat jumlahnya seiring dengan
peningkatan ukuran perusahaan yang diakuisisi.
Jawab :
c. Dilaporkan jika nilai wajar dari pembayaran yang dilakukan dalam pembelian lebih tinggi
dari nilai wajar aset bersih yang dapat diidentifikasi yang diakuisisi.

2. [Diadaptasi dari AICPA] PT Widyacandra mengonsolidasi beberapa anak perusahaan dalam


laporan keuangan konsolidasinya.Pada neraca saldo tanggal 31 Desember 20X2, PT
Widyacandra mempunyai beberapa saldo antarperusahaan berikut sebelum eliminasi:
Debit Kredit
Piutang lancar dari PT Rp 32.000.000
Matraman
Piutang tidak lancar dari PT 114.000.000
Matraman
Pinjaman untuk PT Carita 6.000.000
Pinjaman dari PT Kuta Rp 15.000.000
Utang antarperusahaan 101.000.000
dengan PT Kuta

Dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 21 Desember 20X2,berapakah


yang harus dilaporkan PT Widyacandra sebagai piutang antarperusahaan?
a. Rp 152.000.000
b. Rp 146.000.000
c. Rp 36.000.000
d. Rp 0
Jawab :
d. Rp 0

3. PT Beni membeli 100% saham biasa beredar dari PT Cakra seharga Rp 430.000.000
tunai.Sesaat sebelum pembelian, laporan posisi keuangan untuk kedua perusahaan adalah
sebagai berikut.
PT Beni PT Cakra
Aset Rp 2.000.000.000 Rp 750.000.000
Liabilitas Rp 750.000.000 Rp 400.000.000
Saham Biasa 1.000.000.000 310.000.000
Saldo Laba 250.000.000 40.000.000
Liabilitas dan Ekuitas Rp 2.000.000.000 Rp 750.000.000
Pemegang Saham

Pada tanggal pembelian, nilai wajar dari aser PT Cakra lebih tinggi Rp 50.000.000 dari total
nilai tercatat. Dalam laporan posisi keuangan konsolidasi yang disusun sesaat setelah
pembelian tersebut jumlah ekuitas pemegang saham adalah:
a. Rp 1.680.000.000.
b. Rp 1.650.000.000.
c. Rp 1.600.000.000.
d. Rp 1.250.000.000.
Jawab :
d. Rp 1.250.000.000.
Pertanyaan No 4 dan 5 terkait dengan informasi berikut.
Laporan posisi keuangan PT Novaria pada tanggal 31 Desember 20X6 adalah sebagai berikut:
Aset Liabilitas dan Ekuitas Pemegang Saham
Kas Rp 100.000.000 Liabilitas Lancar Rp 300.000.000
Piutang Usaha 200.000.000 Utang Jangka 500.000.000
Panjang
Persediaan 500.000.000 Saham Biasa (nilai 100.000.000
nominal Rp 1.000
per lembar)
Aset Tetap (bersih) 900.000.000 Tambahan Modal 200.000.000
Disetor
Saldo Laba 600.000.000
Total Aset Rp 1.700.000.000 Total Liabilitas dan Rp 1.700.000.000
Ekuitas Pemegang
Saham

Pada tanggal 31 Desember 20X6, PT Ganda membeli semua saham biasa beredar PT Novaria
seharga Rp 1.500.000.000 tunai.Pada tangg tersebut, nilai wajar(nilai pasar) persediaan PT
Novaria adalah Rp 450.000.000 dan nilai wajar aset tetap PT Novaria adalah Rp 1.000.000.000.
Nilai wajar dari aset yang lain dan liabilitas PT Novaria mendekati dengan nilai bukunya.
4. Dari akuisisi PT Ganda atas PT Novaria, pada laporan posisi keuangan konsolidasian PT
Ganda dan PT Novaria akan terdapat goodwi sebesar :
a. Rp 500.000.000.
b. Rp 550.000.000.
c. Rp 600.000.000.
d. Rp 650.000.000.
Jawab :
b. Rp 550.000.000.

5. Asumsikan bahwa dalam laporan posisi keuangan PT Ganda (tidak dikonsolidasi) pada
tanggal 31 Desember 20X6 terdapat saldo laba sebesar Rp 2.000.000, berapa nilai saldo laba
yang akan muncul dalam laporan posisi keuangan konsolidasian PT Ganda dan anak
perusahaan baru PT Novarua pada tanggal 31 Desember 20X6?
a. Rp 2.000.000.000.
b. Rp 2.600.000.000.
c. Rp 2.800.000.000.
d. Rp 3.150.000.000.
Jawab :
a. Rp 2.000.000.000

L4-2 Pertanyaan Pilihan Ganda tentang Konsolidasi (Diadaptasi dari AICPA)


Pilih jawaban yang tepat untuk setiap pertanyaan berikut.
1. Pada tanggal 1 januari 20X1, PT Prima mengakuisisi semua saham beredar PT Sri secara
tunai seharga nilai buku saham tersebut. Nilai tercatat aset dan liabilitas PT Sri mendekati nilai
wajarnya, kecuali nilai tercatat bangunan yang lebih tinggi dan nilai wajarnya.Dalam
penyusunan laporan laba rugi konsolidasi PT Prima tahun 20X1, manakah dari penyesuain
berikut yang harus dibuat:
a. Menurunkan beban penyusutan dan mengakui amortisasi goodwill.
b. Meningkatkan beban penyusutan dan mengakui amortisasi goodwill.
c. Menurunkan beban penyusutan dan tidak mengakui amortisasi goodwill.
d. Meningkatkan beban penyusutan dan tidak mengakui amortisasi goodwill.
Jawab :
d. Meningkatkan beban penyusutan dan tidak mengakui amortisasi goodwill.

2. Pemeriksaan pertama atas laporan keuangan PT Rampai dilakukan untuk laporan keuangan
yang berakhir pada 31 Desember 20X8.Auditor menemukan bahwa PT Rampai membeli
perusahaan lain pada tanggal 1 Januari 20X8 dan mencatat goodwill sebesar Rp 100.000.000
sehubungan dengan pembelian tersebut.Estimasi masa ekonomis goodwill tersebut 5
tahun.Dalam laporan keuangan tahun 20X8, PT Rampai harus melaporkan :
Beban Amortisasi Goodwill
a. Rp 0 Rp 20.000.000
b. Rp 20.000.000 Rp 0
c. Rp 20.000.000 Rp 80.000.000
d. Rp 0 Rp 0
Jawab :
d. Beban Amortisasi Rp0, Goodwill Rp0
3. Laporan keuangan konsolidasian sedang disusun untuk induk perusahaan dan anak
perusahaan yang mempunyai pinjaman antarperusahaan sebesar Rp 100.000.000 dan laba
antarperusahaan sebesar Rp300.000.000.Berapakah jumlah pinjaman dan laba antarperusahaan
yang dieliminasi?
Antarperusahaan
Pinjaman Laba
a. Rp 0 Rp 0
b. Rp 0 Rp 300.000.000
c. Rp 100.000.000 Rp 0
d Rp 100.000.000 Rp 300.000.000
Jawab :
d. Pinjaman Rp100.000.000, Laba Rp300.000.000

4. Pada tanggal 1 April 20X8, PT Plasma membayar Rp 1.700.000.000 untuk semua saham
biasa PT Lontar yang dikeluarkan dan beredar. pada tanggal tersebut, biaya perolehan dan nilai
wajar dari aset dan liabilitas tercatat PT Lontar adalah sebagai berikut.
Biaya Perolehan Nilai Wajar
Kas Rp 160.000.000 Rp 160.000.000
Persediaan 480.000.000 460.000.000
Aset Tetap (bersih) 980.000.000 1.040.000.000
Liabilitas (360.000.000) (360.000.000)
Aset Bersih Rp 1.260.000.000 Rp 1.300.000.000

Pada laporan posisi keuangan konsolidasi PT Plasma tanggal 31 Maret 20X9, berapakah
jumlah goodwill dari penggabungan usaha yang harus dilaporkan?
a. Rp 360.000.000
b. Rp 396.000.000
c. Rp 400.000.000
d. Rp 440.000.000
Jawab :
c. Rp 400.000.000
L4-3 Ayat Jurnal Eliminasi Dasar
Pada tanggal 31 Desember 20X3, PT Bidadari melaporkan saham biasa beredar sebesar Rp
200.000.000 aggio saham biasa Rp 300.000.000, dan saldo laba Rp 100.000.000.Pada tanggal
1 Januari 20X4, Juanda memperoleh proses pengendalian di PT Bidadari melalui kombinasi
bisnis.
Diminta:
Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk penyusunan laporan posisi keuangan
konsolidaian sesaat setelah kombinasi bisnis jika PT Juanda membeli semua saham biasa
beredar seharga Rp 600.000.000.
Jawab :
Saham biasa Rp 200.000.000
Saldo laba Rp 100.000.000
Agio saham biasa Rp 300.000.000
Investasi saham pada PT Bidadari Rp 600.000.000

L4-4 Ayat Jurnal Eliminasi dengan Selisih


Pada 10 Juni 20X8, PT Tidore membeli 100% saham biasa PT Bulan. Ikhtisar data laporan
posisi keuangan untuk kedua perusahaan sesaat setelah pembelian saham tersebut adalah
sebagai berikut.

PT Bulan

Akun PT Tidore Nilai Buku Nilai Wajar

Kas Rp 15.000.000 Rp 5.000.000 Rp 5.000.000


Piutang Usaha 30.000.000 10.000.000 10.000.000
Persediaan 80.000.000 20.000.000 25.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 120.000.000 50.000.000 70.000.000
Investasi pada Saham PT Bulan 100.000.000 - -
Total Rp345.000.000 Rp85.000.000 Rp110.000.000

Utang Usaha Rp 25.000.000 Rp 3.000.000 Rp 3.000.000


Utang Obligasi 150.000.000 25.000.000 25.000.000
Saham Biasa 55.000.000 20.000.000
Saldo Laba 115.000.000 37.000.000 -
Total Rp345.000.000 Rp85.000.000 Rp 28.000.000

Diminta
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk penyusunan laporan posisi
keuangan konsolidasian sesaat setelah pembelian saham PT Bulan.
b. Jelaskan bagaimana ayat jurnal eliminasi berbeda dengan jenis ayat jurnal lain yang
dicatat dalam kegiatan normal perusahaan.

Jawab:
a. Saham Biasa Rp20.000.000
Saldo Laba Rp37.000.000
Selisih Rp43.000.000
Investasi saham pada PT Bulan Rp100.000.000

Persediaan Rp 5.000.000
Bangunan Rp20.000.000
Goodwill Rp18.000.000 (Rp100.000.000 - Rp82.000.000)
Selisih Rp 43.000.000

b. Jurnal eliminasi dicatat hanya pada kertas kerja konsolidasian untuk persiapan pembuatan
laporan keuangan konsolidasian.

L4-5 Konsolidasi Laporan Posisi Keuangan


PT Realita membeli 100% saham berhak suara PT Talita pada 31 Desember 20X4 sebesar Rp
395.000.000. Pada tanggal kombinasi bisnis, PT Talita melaporkan sebagai berikut.

Kas Rp 120.000.000 Liabilitas lancar Rp 80.000.000

Persediaan Rp 100.000.000 Liabilitas Jangka Panjang Rp 200.000.000

Bangunan (bersih) Rp 420.000.000 Saham Biasa Rp 120.000.000


Saldo Laba Rp 240.000.000

Total Rp 640.000.000 Total Rp 640.000.000

Pada tanggal 31 Desember 20X4, nilai buku aset dan liabilitas bersih PT Talita diperkirakan
sebesar nilai wajarnya, kecuali bangunan, yang memiliki nilai wajar Rp 20.000.000 lebih kecil
dari nilai buku dan persediaan yang memiliki nilai wajar Rp 36.000.000 lebih besar dibanding
nilai buku.

Diminta
PT Realita bermaksud membuat laporan posisi keuangan konsolidasian sesaat setelah
penggabungan usaha. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan laporan
posisi keuangan konsolidasian pada 31 Desember 20X4.

Jawab :
Saldo Laba 240.000.000
Modal saham biasa 120.000.000
Selisih 35.000.000
Investasi saham pada PT Talita 395.000.000

Persediaan 36.000.000
Goodwill 19.000.000
Bangunan 20.000.000
Selisih 35.000.000

Goodwill = Harga Konsiderasi - (Nilai Wajar Aset - Nilai Wajar Liabilitas)


= 395.000.000 - (656.000.000 - 280.000.000)
= 19.000.000

L4-6 Ayat Jurnal Eliminasi dengan Goodwill Negatif


PT Salju membeli semua saham berhak suara PT Condet pada tanggal 1 Januari 20X2, seharga
Rp 365.000.000. Pada tanggal tersebut, PT Condet melaporkan saham biasa seharga
Rp80.000.000 dan saldo laba Rp130.000.000. Nilai buku aset dan liabilitas PT Condet sama
nilai wajarnya, kecuali untuk tanah yang mempunyai nilai buku Rp80.000.000 dan nilai wajar
Rp100.000.000 dan bangunan yang mempunyai nilai buku Rp220.000.000 dan nilai wajar
Rp400.000.000. Hanya tanah dan bangunan yang dimiliki PT Condet sebagai aset tidak lancar.

Diminta:
a. Hitung jumlah goodwill negatif pada tanggal akuisisi.
b. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan laporan posisi keuangan
konsolidasian.

Jawab:
a. Goodwill = Rp365.000.000 - Rp410.000.000
= (Rp45.000.000) Goodwill negative

b. Saldo Laba Rp130.000.000


Modal Saham Biasa Rp 80.000.000
Selisih Rp155.000.000
Investasi saham pada PT Condet Rp365.000.000

Tanah Rp 20.000.000
Bangunan Rp180.000.000
Selisih Rp155.000.000
Goodwill/Keuntungan Pembelian Rp 45.000.000

L4-7 Kertas Kerja Laporan Posisi Keuangan


PT. Simon membeli 100% saham biasa PT. Farina pada tanggal 31 Desember 20X2, seharga
Rp 150.000.000. Data dari laporan posisi keuangan kedua perusahaan pada tanggal akuisisi
adalah sebagai berikut:
Akun PT. Simon PT. Farina
Kas Rp 65.000.000 Rp 18.000.000
Piutang Usaha 87.000.000 37.000.000
Persediaan 110.000.000 60.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 220.000.000 150.000.000
Investasi pada saham PT. Farina 150.000.000
Total Aset Rp632.000.000 Rp265.000.000

Utang Usaha Rp 92.000.000 Rp 35.000.000


Wesel Bayar 150.000.000 80.000.000
Saham Biasa 100.000.000 60.000.000
Saldo Laba 290.000.000 90.000.000
Total Liabilitas dan Ekuitas Pemegang Saham Rp632.000.000 Rp265.000.000

Pada tanggal kombinasi bisnis, nilai buku dari asset dan liabilitas PT. Farina mendekati nilai
wajarnya.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan laporan posisi keuangan
konsolidasian sesaat setelah kombinasi bisnis.
b. Buatlah kertas kerja laporan posisi keuangan konsolidasian.

Jawaban:
a. Saldo Laba Rp90.000.000
Saham Biasa Rp60.000.000
Investasi Saham pada PT. Farina Rp150.000.000

b.
Eliminasi
Akun PT Simon PT Farina Debit Kredit Konsolidasi

Kas 65.000.000 18.000.000 83.000.000


Piutang Usaha 87.000.000 37.000.000 124.000.000
Persediaan 110.000.000 60.000.000 170.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 220.000.000 150.000.000 370.000.000
Investasi pada Saham PT Farina 150.000.000 150.000.000
Total Debit 632.000.000 65.000.000 747.000.000
Utang Usaha 92.000.000 35.000.000 127.000.000
Wesel Bayar 150.000.000 80.000.000 230.000.000
Saham Biasa 100.000.000 60.000.000 60.000.000
100.000.000
Saldo Laba 290.000.000 90.000.000 90.000.000
290.000.000
Total Kredit 632.000.000 265.000.000 747.000.000

L4-8 Kertas Kerja Laporan Posisi Keuangan dengan Selisih


PT. Simon membeli 100% saham biasa PT. Farina pada tanggal 31 Desember 20X2, seharga
Rp189.000.000. Data dari laporan posisi keuangan kedua perusahaan pada tanggal akuisisi
adalah sebagai berikut:
Akun PT. Simon PT. Farina
Kas Rp 26.000.000 Rp 18.000.000
Piutang Usaha 87.000.000 37.000.000
Persediaan 110.000.000 60.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 220.000.000 150.000.000
Investasi pada saham PT. Farina 189.000.000
Total Aset Rp632.000.000 Rp265.000.000

Utang Usaha Rp 92.000.000 Rp 35.000.000


Wesel Bayar 150.000.000 80.000.000
Saham Biasa 100.000.000 60.000.000
Saldo Laba 290.000.000 90.000.000
Total Liabilitas dan Ekuitas Pemegang Saham Rp632.000.000 Rp265.000.000
Pada tanggal kombinasi bisnis, nilai buku dari asset dan liabilitas PT. Farina mendekati nilai
wajarnya, kecuali untuk persediaan yang mempunyai nilai wajar Rp84.000.000 serta bangunan
dan peralatan (bersih) yang mempunyai nilai wajar Rp165.000.000.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk penyusunan laporan posisi keuangan
konsolidasi sesaat setelah penggabungan usaha.
b. Buatlah kertas kerja laporan posisi keuangan konsolidasian.
Jawaban:
a. Saham Biasa Rp60.000.000
Saldo Laba Rp90.000.000
Selisih Rp39.000.000
Investasi Saham pada PT. Farina Rp189.000.000

Persediaan Rp24.000.000
Bangunan Rp15.000.000
Selisih Rp 39.000.000

b.
PT SIMON DAN ANAK PERUSAHAAN
Kertas Kerja Laporan Posisi Keungan Konsolidasian
31 Desember 20X5
Eliminasi
Akun PT Simon PT Farina Debit Kredit Konsolidasian
Kas Rp26.000.000 Rp18.000.000 Rp44.000.000
Piutang Usaha 87.000.000 37.000.000 124.000.000
Persediaan 110.000.000 60.000.000 24.000.000 194.000.000
Bangunan dan
Peralatan (bersih) 220.000.000 150.000.000 15.000.000 385.000.000
Investasi pada
Saham PT Farina 189.000.000 - 189.000.000
Rp632.000.000 Rp265.000.000 Rp747.000.000

Utang Usaha Rp92.000.000 Rp35.000.000 Rp127.000.000


Wesel Bayar 150.000.000 80.000.000 230.000.000
Saham Biasa 100.000.000 60.000.000 60.000.000 100.000.000
Saldo Laba 290.000.000 90.000.000 90.000.000 290.000.000
Rp632.000.000 Rp265.000.000 Rp189.000.000 Rp189.000.000 Rp747.000.000
L4-9 Kertas Kerja untuk Anak Perusahaan yang Dimiliki Seluruhnya
PT Emas membeli 100% saham biasa PT Premium pada tanggal 31 Desember 20X4. Data dari
laporan posisi keuangan PT Emas dan PT Premium pada tanggal akuisisi adalah sebagai
berikut.
Akun PT Emas PT Premium
Kas dan Piutang Usaha Rp 80.000.000 Rp 30.000.000
Persediaan 150.000.000 350.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 430.000.000 80.000.000
Investasi pada Saham PT Farina 167.000.000 -
Total Aset Rp 827.000.000 Rp 460.000.000

Utang Usaha Rp 100.000.000 Rp 110.000.000


Utang Jangka Panjang 400.000.000 200.000.000
Saham Biasa 200.000.000 140.000.000
Saldo Laba 127.000.000 10.000.000
Total Liabilitas dan Ekuitas Pemegang Saham Rp 827.000.000 Rp 460.000.000

Pada tanggal kombinasi bisnis, kas dan piutang PT Premium memiliki nilai wajar
Rp28.000.000, persediaan memiliki nilai wajar Rp357.000.000, bangunan dan peralatan
memiliki nilai wajar Rp92.000.000.

Diminta
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan laporan posisi keuangan
konsolidasian pada tanggal 1 Januari 20X5.
b. Buatlah kertas kerja laporan posisi keuangan konsolidasian.
c. Susunlah laporan posisi keuangan konsolidasian dalam bentuk yang benar.

Jawab:
a. Jurnal Eliminasi:
Dr. Cr.
Saham Biasa Rp140.000.0000
Saldo Laba 10.000.0000
Differential 17.000.0000
Investasi Saham pada PT Premium Rp167.000.0000
Persediaan Rp 7.000.0000
Bangunan dan Peralatan 12.000.0000
Differential Rp17. 000.000
Kas dan Piutang 2.000.000

b. Kertas Kerja Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


PT EMAS DAN ANAK PERUSAHAAN
Kertas Kerja Laporan Posisi Keungan Konsolidasian
1 Januari 20X5
Eliminasi
Akun PT Emas PT Premium Debit Kredit Konsolidasian
Kas dan Rp Rp 2.000.000 Rp108.000.000
Piutang 80.000.000 30.000.000 7.000.000 507.000.000
Persediaa 150.000.000 350.000.000
n 12.000.000 522.000.000
Banguna 430.000.000 80.000.000
n dan 167.000.000
Peralatan 167.000.000
(bersih) Rp827.000.0 - Rp1.137.000.0
Investasi 00 Rp460.000.0 00
pada 00
Saham Rp100.000.0 Rp210.000.000
PT 00 Rp110.000.0 140.000.000
Farina 00 600.000.000
400.000.000 10.000.000 200.000.000
200.000.000 200.000.000 Rp169.000.0 Rp169.000.00 127.000.000
Utang 127.000.000 140.000.000 00 0 Rp1.137.000.0
Usaha Rp827.000.0 00
Utang 00 10.000.000
Jangka Rp460.000.0
Panjang 00
Saham
Biasa
Saldo
Laba

c. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian


PT EMAS
Laporan Posisi Keungan Konsolidasian
1 Januari 20X5
Aset Liabilitas dan Ekuitas
Kas dan Piutang Usaha Rp 108.000.000 Utang Usaha Rp 210.000.000
Persediaan 507.000.000 Utang Jangka Panjang 600.000.000
Bangunan dan Saham Biasa 200.000.000
Peralatan (bersih) 522.000.000 Saldo Laba 127.000.000

Total Liabilitas dan


Total Aset Rp1.137.000.000 Ekuitas Pemegang Saham Rp1.137.000.000

L4-10 Penghitungan Saldo Konsolidasi


Laporan posisi keuangan PT Astor pada tanggal 1 Januari 20X7, adalah sebagai berikut:
Kas dan Piutang Rp 80.000.000 Utang Usaha Rp 40.000.000
Persediaan 120.000.000 Utang Pajak Penghasilan 60.000.000
Tanah 70.000.000 Utang Obligasi 200.000.000
Bangunan dan Peralatan Saham Biasa 250.000.000
(bersih) 480.000.000 Saldo Laba 200.000.000
Total Aset Rp750.000.000 Total Liabilitas dan Ekuitas Rp750.000.000

PT Pemalang yang baru saja mulai aktif melakukan program akuisisi, membeli 100% saham
biasa PT Astor pada tanggal 2 Januari 20X7, seharga Rp576.000.000. telah mendalam terhadap
nilai wajar aset dan libilitas PT Astor menunjukan data berikut.
Nilai Buku Nilai Wajar
Persediaan Rp 120.000.000 Rp140.000.000
Tanah 70.000.000 60.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) Rp480.000.000 Rp550.000.000

Diminta
Hitunglah jumlah yang akan muncul dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sesaat
setelah akuisisi untuk tiap akun berikut.
a. Persediaan
b. Tanah
c. Bangunan dan Peralatan (bersih)
d. Goodwill
e. Investasi pada PT Astor

Jawab:
a. Persediaan
Rp140.000.000 (Diperoleh dari Nilai Wajar Persediaan PT Astor, karena PT Pemalang
merupakan PT yang baru saja aktif)
b. Tanah
Rp60.000.000 (Nilai Wajar Tanah PT Astor)
c. Bangunan dan Peralatan (bersih)
Rp550.000.000 (Nilai Wajar Bangunan dan Peralatan PT Astor)
d. Goodwill
Harga pembelian saham PT Astor – Nilai wajar aset bersih PT Astor
= Rp576.000.000 – Rp530.000.000 = Rp46.000.000
e. Investasi pada PT Astor
Rp576.000.000 – Rp576.000.000 (eliminasi) = 0

L4-11 Pertanyaan Pilihan Ganda tentang Konsolidasi Laporan Posisi Keuangan


PT Top membeli 100% saham biasa PT Surya pada tanggal 31 Desember 20X2. Data laporan
keuangan untuk kedua perusahaan sesaat setelah akuisis adalah sebagai berikut.
Akun PT Top PT Surya
Kas Rp 49.000.000 Rp 30.000.000
Piutang Usaha 110.000.000 45.000.000
Persediaan 130.000.000 70.000.000
Tanah 80.000.000 25.000.0000
Bangunan dan Peralatan (bersih) 500.000.000 400.000.0000
Dikurangi: Akumulasi Penyusutan (233.000.000) (165.000.0000)
Investasi pada Saham PT Surya 198.000.000 -
Total Aset Rp 844.000.000 Rp 405.000.000

Utang Usaha Rp 61.500.000 Rp 28.000.000


Utang Pajak 95.000.0000 37.000.000
Utang Obligasi 280.000.000 200.000.000
Saham Biasa 150.000.000 50.000.000
Saldo Laba 257.500.000 90.000.000
Total Liabilitas dan Ekuitas Pemegang Saham Rp 844.000.000 Rp 405.000.000

Pada tanggal kombinasi bisnis, nilai buku dari aset bersih dan liabilitas PT Surya mendekati
nilai wajarnya, kecuali untuk persediaan yang mempunyai nilai wajar Rp85.000.000 dan tanah
yang mempunyai nilai wajar Rp45.000.000

Diminta
Untuk tiap pertanyaan berikut, berapakah nilai total yang akan muncul dalam laporan posisi
keuangan konsolidasi yang disusun sesaat setalah kombinasi bisnis.
1. Berapakah jumlah persediaan yang dilaporkan?
a. Rp70.000.000
b. Rp130.000.000
c. Rp200.000.000
d. Rp215.000.000
Jawab:
d. Rp215.000.000 (Rp130.000.000 + Rp85.000.000)
2. Berapakah jumlah goodwill yang dilaporkan?
a. Rp0
b. Rp23.000.000
c. Rp43.000.000
d. Rp58.000.000
Jawab:
b. Rp23.000.000 (Rp198.000.000 – Rp140.000.000)
3. Berapakah jumlah total aset yang dilaporkan?
a. Rp84.400.000
b. Rp1.051.000.000
c. Rp1.109.000.000
d. Rp1.249.000.000
Jawab:
c. Rp1.109.000.000 (Rp844.000.000 + Rp405.000.000 + Rp15.000.000 + Rp20.000.000 –
Rp198.000.000 + Rp23.000.000)
4. Berapakah jumlah total liabilitas yang dilaporkan?
a. Rp265.000.000
b. Rp436.500.000
c. Rp701.500.000
d. Rp1.249.000.000
Jawab:
c. Rp701.500.000 (Rp61.000.000 + Rp28.000.000 + Rp95.000.000 + Rp37.000.000 +
Rp280.000.000 + Rp200.000.000)
5. Berapakah jumlah saldo laba yang dilaporkan?
a. Rp547.500.000
b. Rp397.500.000
c. Rp347.500.000
d. Rp257.500.000
Jawab:
d. Rp257.500.000 (Rp257.500.000 + Rp90.000.000 – Rp90.000.000 [eliminasi saldo laba
PT Surya])
6. Berapakah jumlah ekuitas pemegang saham yang dilaporkan?
a. Rp407.500.000
b. Rp547.500.000
c. Rp844.000.000
d. Rp1.249.000.000
Jawab:
a. Rp407.500.000 (Rp150.000.000 + Rp257.500.000)
L4-12 Ayat Jurnal Konsolidasi untuk Anak Perusahaan yang Dimiliki Penuh
PT. Tomika membeli 100% saham biasa berhak suara PT. Roda pada tanggal 1 Januari 20X2
seharga Rp400.000.000. pada tanggal tersebut, PT. Roda melaporkan ikhtisar data laporan
posisi keuangan sebagai berikut:
Asset Rp700.000.000 Liabilitas Lancar Rp100.000.000
Utang Obligasi 200.000.000
Saham Biasa 120.000.000
Saldo Laba 280.000.000
Total Rp700.000.000 Total Rp700.000.000

PT. Roda melaporkan laba bersih sebesar Rp80.000.000 untuk tahun 20X2 dan membayar
dividen sebesar Rp25.000.000.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal yang dicatat PT. Tomika selama tahun 20X2 pada pembukuannya jika
PT. Tomika mencatat investasinya di PT. Roda menggunakan menggunakan metode ekuitas.
b. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X2 dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian.

Jawaban:
a. Investasi Saham pada PT. Roda Rp 80.000.000
Pendapatan di PT. Roda Rp 80.000.000

Kas Rp 25.000.000
Investasi Saham pada PT. Roda Rp 25.000.000

b. Saham Biasa Rp120.000.000


Saldo Laba Rp280.000.000
Investasi pada PT. Roda Rp400.000.000

Pendapatan dari PT. Roda Rp 80.000.000


Dividen Rp 25.000.000
Investasi pada PT. Roda Rp 55.000.000
L4-13 Ayat Jurnal Konsolidasi Dasar untuk Anak Perusahaan Dimiliki Penuh
PT. Ambara melaporkan ikhtisar data laporan posisi keuangan berikut pada tanggal 31
Desember 20X6:
Asset Rp600.000.000 Liabilitas Lancar Rp100.000.000
Saham Biasa 300.000.000
Saldo Laba 200.000.000
Total Rp600.000.000 Total Rp600.000.000

Pada tanggal 1 Januari 20X7, PT. Ungu membeli 100% saham biasa PT. Ambara seharga
Rp100.000.000. PT. Ambara melaporkan laba bersih sebesar Rp50.000.000 untuk tahun 20X7
dan membayar dividen sebesar Rp20.000.000.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal yang dicatat oleh PT. Ungu pada pembukuannya selama tahun 20X7
jika ia mencatat investasinya di PT. Ambara menggunakan metode ekuitas.
b. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X7 dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian.

Jawaban:
a. Investasi Saham pada PT. Ambara Rp 50.000.000
Pendapatan dari PT. Ambara Rp 50.000.000

Kas Rp 20.000.000
Investasi Saham pada PT. Ambara Rp 20.000.000

b. Saham Biasa Rp300.000.000


Saldo Laba Rp200.000.000
Differensial Rp400.000.000
Investasi Saham pada PT. Ambara Rp100.000.000

Pendapatan dari PT. Ambara Rp 50.000.000


Dividen Rp 20.000.000
Investasi pada PT. Ambara Rp 30.000.000

Differensial Rp400.000.000
Saldo Laba (keuntungan pembelian AB) Rp400.000.000

L4-14 Anak Perusahaan Dimiliki Penuh dengan Selisih


PT. Caraka adalah anak perusahaan dimiliki penuh dari PT. Wedari. PT. Wedari mengakuisisi
kepemilikan tersebut pada tanggal 1 Januari 20X3 seharga Rp28.000.000 di atas nilai asset
bersih yang dilaporkan PT. Caraka. Pada tanggal tersebut, PT. Caraka melaporkan saham biasa
beredar sebesar Rp60.000.000 dan saldo laba Rp90.000.000. Selisih pembelian dialokasikan
ke peralatan dengan umur ekonomis tujuh tahun sejak tanggal kombinasi bisnis. PT. Caraka
melaporkan laba bersih sebesar Rp30.000.000 dan membayar dividen sebesar Rp12.000.000
pada tahun 20X3.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal yang dicatat oleh PT. Wedari selama tahun 20X3 pada pembukuannya
jika ia mencatat investasinya di PT. Caraka menggunakan metode ekuitas.
b. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X3 untuk
penyusunan laporan keuangan konsolidasian.

Jawaban:
a. Investasi Saham pada PT. Cakara Rp178.000.000 (150.000.000 + 28.000.000)
Kas Rp178.000.000

Investasi Saham pada PT. Cakara Rp 30.000.000


Pendapatan dari PT. Cakara Rp 30.000.000

Kas Rp 12.000.000
Investasi Saham pada PT. Cakara Rp 12.000.000

Pendapatan dari PT. Cakara Rp 4.000.000 (28.000.000 / 7 tahun)


Investasi Saham pada PT. Cakara Rp 4.000.000
(Jurnal Amortisasi Selisih Terkait Peralatan)
b. Saham Biasa Rp 60.000.000
Saldo Laba Rp 90.000.000
Differensial Rp 28.00.000
Investasi Saham pada PT. Cakara Rp178.000.000

Peralatan Rp 28.000.000
Differensial Rp 28.000.000

Beban Penyusutan Rp 4.000.000


Akumulasi Penyusutan Rp 4.000.000

Pendapatan dari PT. Cakara Rp 26.000.000


Dividen Rp 12.000.000
Investasi Saham pada PT. Cakara Rp 14.000.000

L4-15 Kertas Kerja Konsolidasi Dasar


PT Bunaken mengakuisisi 100% saham berhak suara PT Sabang pada tanggal 1 Januari 20X3
sebesar nilai bukunya. PT Bunaken menggunakan metode ekuitas untuk akuntansi investasi
pada PT Sabang. Neraca saldo disesuaikan untuk PT Bunaken dan PT Sabang pada tanggal 31
Desember 20X3 adalah sebagai berikut:
PT Bunaken PT Sabang
Akun Debit Kredit Debit Kredit
Aset Lancar Rp145.000.000 Rp105.000.000
Aset yang Disusutkan (bersih) 325.000.000 225.000.000
Investasi pada saham PT 170.000.000
Sabang
Beban Penyusutan 25.000.000 15.000.000
Beban Lain 105.000.000 75.000.000
Dividen yang Diumumkan 40.000.000 10.000.000
Liabilitas Lancar Rp 50.000.000 Rp 40.000.000
Utang Jangka Panjang 100.000.000 120.000.000
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000
Saldo Laba 230.000.000 50.000.000
Penjualan 200.000.000 120.000.000
Pendapatan dari Anak 30.000.000
Perusahaan
Rp810.000.000 Rp810.000.000 Rp430.000.000 Rp430.000.000

Diminta
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X3 dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian.
b. Buatlah kertas kerja konsolidasi tiga bagian per 31 Desember 20X3.

Jawaban:
a. Ayat jurnal eliminasi:
Saldo laba, 1 Jan 50.000.000
Saham biasa-PT Sabang 100.000.000
Investasi pada saham PT Sabang 150.000.000

Pendapatan dari PT Sabang 30.000.000


Dividen yang diumumkan 10.000.000
Investasi pada saham PT Sabang 20.000.000

b. Kertas Kerja:
Eliminasi
PT Bunaken PT Sabang Debit Kredit Konsolidasi
Penjualan 200.000.000 120.000.000 320.000.000
Pendapatan dari 30.000.000 30.000.000
PT Sabang
Kredit 230.000.000 120.000.000 30.000.000 320.000.000
Beban 25.000.000 15.000.000 40.000.000
Penyusutan
Beban Lain 105.000.000 75.000.000 180.000.000
Debit (130.000.000) (90.000.000) (220.000.000)
Laba Bersih 100.000.000 30.000.000 30.000.000 100.000.000
Saldo Laba, 1 230.000.000 50.000.000 50.000.000 230.000.000
Jan
Laba Bersih, 100.000.000 30.000.000 30.000.000 100.000.000
dari atas
Dividen yang (40.000.000) (10.000.000) 10.000.000 (40.000.000)
diumumkan
Saldo Laba, 31 290.000.000 70.000.000 80.000.000 10.000.000 290.000.000
Des

Aset Lancar 145.000.000 105.000.000 250.000.000


Aset yang 325.000.000 225.000.000 550.000.000
Disusutkan (net)
Investasi pada 170.000.000 150.000.000
saham PT
Sabang
20.000.000
Debit 640.000.000 330.000.000 800.000.000

Liabilitas 50.000.000 40.000.000 90.000.000


Lancar
Utang Jangka 100.000.000 120.000.000 220.000.000
Panjang
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Saldo Laba, 31 290.000.000 70.000.000 80.000.000 10.000.000 290.000.000
Des (dari atas)
Kredit 640.000.000 330.000.000 180.000.000 180.000.000 800.000.000

L4-16 Kertas Kerja Konsolidasi Dasar untuk Tahun Kedua


PT Bunaken mengakuisisi 100% saham berhak suara PT Sabang pada tanggal 1 Januari 20X3
sebesar nilai bukunya. PT Bunaken menggunakan metode ekuitas untuk akuntansi investasi
pada PT Sabang. Neraca saldo disesuaikan untuk PT Bunaken dan PT Sabang pada tanggal 31
Desember 20X4 adalah sebagai berikut.
PT Bunaken PT Sabang
Akun Debit Kredit Debit Kredit
Aset Lancar Rp210.000.000 Rp150.000.000
Aset yang Disusutkan (bersih) 300.000.000 210.000.000
Investasi pada saham PT 190.000.000
Sabang
Beban Penyusutan 25.000.000 15.000.000
Beban Lain 150.000.000 90.000.000
Dividen yang Diumumkan 50.000.000 15.000.000
Liabilitas Lancar Rp 70.000.000 Rp 50.000.000
Liabilitas Jangka Panjang 100.000.000 120.000.000
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000
Saldo Laba 290.000.000 70.000.000
Penjualan 230.000.000 140.000.000
Pendapatan dari Anak 35.000.000
Perusahaan
Rp925.000.000 Rp925.000.000 Rp480.000.000 Rp480.000.000

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X4 dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian
b. Buatlah kertas kerja konsolidasi tiga bagian per 31 Desember 20X4

Jawaban:
a. Ayat jurnal eliminasi:
Saldo laba, 1 Jan 70.000.000
Saham biasa-PT Sabang 100.000.000
Investasi pada saham PT Sabang 170.000.000

Pendapatan dari PT Sabang 35.000.000


Dividen yang diumumkan 15.000.000
Investasi pada saham PT Sabang 20.000.000
b. Kertas Kerja:
Eliminasi
PT Bunaken PT Sabang Debit Kredit Konsolidasi
Penjualan 230.000.000 140.000.000 370.000.000
Pendapatan dari 35.000.000 35.000.000
PT Sabang
Kredit 265.000.000 140.000.000 370.000.000
Beban 25.000.000 15.000.000 40.000.000
Penyusutan
Beban Lain 150.000.000 90.000.000 240.000.000
Debit (175.000.000) (105.000.000) (280.000.000)
Laba Bersih 90.000.000 35.000.000 35.000.000 90.000.000

Saldo Laba, 1 290.000.000 70.000.000 70.000.000 290.000.000


Jan
Laba Bersih, 90.000.000 35.000.000 35.000.000 90.000.000
dari atas
Dividen yang (50.000.000) (15.000.000) 15.000.000 (50.000.000)
diumumkan
Saldo Laba, 31 330.000.000 90.000.000 105.000.000 15.000.000 330.000.000
Des

Aset Lancar 210.000.000 150.000.000 360.000.000


Aset yang 300.000.000 210.000.000 510.000.000
Disusutkan
(net)
Investasi pada 190.000.000 170.000.000
saham PT
Sabang
20.000.000
Debit 700.000.000 360.000.000 870.000.000
Liabilitas 70.000.000 50.000.000 120.000.000
Lancar
Liabilitas 100.000.000 120.000.000 220.000.000
Jangka Panjang
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Saldo Laba, 31 330.000.000 90.000.000 105.000.000 15.000.000 330.000.000
Des (dari atas)
Kredit 700.000.000 360.000.000 205.000.000 205.000.000 870.000.000

L4-17 Kertas Kerja Konsolidasi dengan Selisih


PT Kinanti membeli semua saham biasa PT Santana pada tanggal 1 Januari 20XS seharga
Rp180.000.000. Pada tanggal tersebut, nilai buku dari aset bersih yang dilaporkan PT Santana
adalah Rp150.000.000. Seluruh selisih pembelian dialokasikan ke aset yang disusutkan dengan
sisa umur ekonomis 6 tahun dari tanggal 1 Januari 20X5.
Neraca saldo disesuaikan untuk kedua perusahaan pada tanggal 31 Desember 20XS adalah
sebagai berikut.
PT Kinanti PT Santana
Akun Debit Kredit Debit Kredit
Kas 15.000.000 5.000.000
Piutang Usaha 30.000.000 40.000.000
Persediaan 70.000.000 60.000.000
Aset yang Disusutkan (bersih) 325.000.000 225.000.000
Investasi pada saham PT Santana 195.000.000
Beban penyusutan 25.000.000 15.000.000
Beban lainnya 105.000.000 75.000.000
Dividen diumumkan 40.000.000 10.000.000
Utang usaha 50.000.000 40.000.000
Wesel bayar 100.000.000 120.000.000
Saham biasa 200.000.000 100.000.000
Saldo laba 230.000.000 50.000.000
Penjualan 200.000.000 120.000.000
Pendapatan dari Anak Perusahaan 25.000.000
805.000.000 805.000.000 430.000.000 430.000.000
PT Kinanti menggunakan metode ekuitas untuk akuntansi investasi pada PT Santana. PT
Santana mengumumkan dan membayar dividen pada tanggal 31 Desember 20X5.

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan per 31 Desember 20X5 dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian.
b. Buatlah kertas kerja konsolidasi per 31 Desember 20X5.

Jawaban:

a. Ayat jurnal eliminasi yang diperlukan per 31 Desember 20X5 dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
Saham biasa 100.000.000
Saldo Laba 50.000.000
Differensial 30.000.000
Investasi Saham pada PT Santana 180.000.000
Aset yang disusutkan 30.000.000
Differensial 30.000.000
Beban Penyusutan 5.000.000
Aset yang disusutkan 5.000.000
Pendapatan dari PT Santana 25.000.000
Dividen 10.000.000
Investasi Saham pada PT Santana 15.000.000

b. Kertas Kerja konsolidasi per 31 Desember 20X5.


PT Kinanti PT Santana Debit Kredit Konsolidasi
ASET
Kas 15.000.000 5.000.000 20.000.000
Piutang Usaha 30.000.000 40.000.000 70.000.000
Persediaan 70.000.000 60.000.000 130.000.000
Aset yg Disusutkan (bersih) 325.000.000 225.000.000 25.000.000 575.000.000
Investasi pd saham PT Santana 195.000.000 195.000.000
Differensial 30.000.000 30.000.000 795.000.000
TOTAL 635.000.000 330.000.000
LIABILITAS DAN EKUITAS:
Utang Usaha 50.000.000 40.000.000 90.000.000
Wesel bayar 100.000.000 120.000.000 220.000.000
Saham biasa 200.000.000 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Saldo laba 285.000.000 70.000.000 70.000.000 285.000.000
TOTAL 635.000.000 330.000.000 225.000.000 225.000.000 795.000.000

L4-18 PT Kertas Kerja Konsolidasi Dasar untuk tahun Kedua


PT Lumajang membeli 100% saham berhak suara PT Garut berhak suara pada tanggal 1 Januari
20X4 sebesar nilai bukunya. PT Lumajang menggunakan metode ekuitas untuk akuntansi
investasi pada PT Garut. Neraca percobaan kedua perusahaan pada tanggal 31 Desember 20X4
adalah sebagai berikut.
PT Lumajang PT Garut
Pos Debet Kredit Debit Kredit
Aset Lancar Rp 238.000.000 Rp
Aset yang Disusutkan (neto) 500.000.000 150.000.000
Investasi pada Saham PT Garut 190.000.000 300.000.000
Beban Penyusutan 20.000.000
Beban Lain 150.000.000 15.000.000
Dividen Diumumkan 50.000.000 90.000.000
Akumulasi Penyusutan Rp 200.000.000 15.000.000 Rp 90.000.000
Kewajiban Lancar 70.000.000 50.000.000
Kewajiban Jangka Panjang 100.000.000 120.000.000
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000
Saldo Laba 318.000.000 70.000.000
Penjualan 230.000.000 140.000.000
Pendapatan dari Anak Perusahaan 35.000.000
1.153.000.000 1.153.000.000 570.000.000 570.000.000

Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 20X4 dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
b. Buatlah kertas kerja konsolidasi tiga bagian per 31 Desember 20X4.
Jawaban:
a.
Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
Saham biasa 100.000.000
Saldo Laba 70.000.000
Investasi Saham pada PT Garut 170.000.000
Pendapatan dari PT Garut 35.000.000
Dividen 15.000.000
Investasi Saham pada PT Garut 20.000.000

b. Kertas Kerja Konsolidasi per 31 Desember 20X4.


PT Lumajang PT Garut Debit Kredit Konsolidasi
ASET
Aset Lancar 238.000.000 150.000.000 388.000.000
Aset yang Disusutkan (neto) 500.000.000 300.000.000 800.000.000
Investasi pada Saham PT Garut 190.000.000 -
Akumulasi Penyusutan (200.000.000) (90.000.000) 190.000.000 (290.000.000)
TOTAL 728.000.000 360.000.000 898.000.000

LIABILITAS DAN EKUITAS:


Kewajiban Lancar 70.000.000 50.000.000 120.000.000
Kewajiban Jangka Panjang 100.000.000 120.000.000 220.000.000
Saham Biasa 200.000.000 100.000.000 100.000.000 200.000.000
Saldo Laba 358.000.000 90.000.000 90.000.000 358.000.000
TOTAL 728.000.000 360.000.000 190.000.000 190.000.000 898.000.000

Anda mungkin juga menyukai