Anda di halaman 1dari 7

TUGAS 1

MANAJEMEN RISIKO DAN ASURANSI

DEBORA INTANIDA NOVIYANTI

041839528

S1 AKUNTANSI

UPBJJ UT DENPASAR
1. Ada banyak sekali ketidakpastian dan risiko yang bisa merugikan kita. Coba
identifikasi ketidakpastian dan risiko tersebut.
a) Ketidakpastian
Ketidakpastian atau uncertainty sering diartikan dengan keadaan dimana
ada beberapa kemungkinan kejadian dan setiap kejadian akan menyababkan hasil
yang berbeda. Kata ketidakpastian berarti suatu keraguan, dan dengan demikian
pengertian ketidakpastian dalam arti yang luas adalah suatu pengukuran dimana
validitas dan ketepatan hasilnya masih diragukan. Dengan demikian
ketidakpastian itu disebabkan karena pengetahuan yang tidak sempurna
(imperfect knowledge) dari manusia.
Contoh Ketidakpastian: Perikaraan cuaca mengatakan bahwa “besok pagi
mungkin akan turun huja”. Perkataan “mungkin” menunjukkan ketidakpastian
dari pakar cuaca karena ketidaksempurnaan pengetahuannya dalam membuat
prakiraan.
Ketidakpastian memiliki beberapa tingkat ketidakpastian dengan
karakteristiknya masing-masing:
 Ketidakpastian Sangat Tinggi (Relatif Pasti)
Pada tingkat ini ketidakpastian yang tidak ada (sudah pasti), hasil bisa
diprediksi dengan relative pasti.
 Ketidakpastian Objektif
Tingkatan selanjutnya adalah ketidakpastian obyektif, dengan contoh adalah
dadu, jika kita melempar dadu ada kemungkinan 6 angka, Kita bisa
menghitung probabilitas masing-masing angka untuk keluar yaitu 1/6.
 Ketidakpastian Subjektif
Ketidakpastian ini mengandung pengertian psikologis yaitu suasana pemikiran
yang diliputi keraguan atau kesadaran akan kurangnya pengetahuan mengenai
hasil dari suatu peristiwa. Contohnya adalah kecelakaan mobil.
 Ketidakpastian Sangat Tidak Pasti
Ketidakpastian Sangat Tidak Pasti adalah ketidakpastian yang jelas-jelas sulit
untuk memprediksi atau mengidentifikasi hasil dari suatu peristiwa.
Contohnya adalah eksplorasi angkasa.
b) Risiko
Risiko adalah bentuk keadaan ketidakpastian tentang suatu keadaan yang
akan terjadi nantinya (future) dengan keputusan yang diambil berdasarkan
berbagai pertimbangan pada saat ini. Suatu risiko dapat terjadi bila terdapat 4
unsur yaitu sumber, ancaman, perubahan dan akibat. Jika suatu sumber
menghadapi bahaya dari suatu ancaman dan terjadi suatu perubahan keadaan atau
kondisi sehingga memperburuk keadaan sehingga terjadi suatu peristiwa yang
mengakibatkan suatu kerugian maka terjadilah suatu risiko.
Identifikasi risiko dilakukan untuk mengidentifikasi risiko-risiko apa saja
yang dihadapi oleh suatu organisasi. Banyak risiko yang dihadapi oleh suatu
organisasi, mulai dari risiko penyelewengan oleh karyawan, risiko kejatuhan
meteor atau komet, dan lainnya. Ada beberapa teknik untuk mengidentifikasi
risiko, misal dengan menelusuri sumber risiko sampai terjadinya peristiwa yang
tidak diinginkan. Sebagai contoh, kompor ditaruh dekat penyimpanan minyak
tanah. Api merupakan sumber risiko, kompor yang ditaruh dekat minyak tanah
merupakan kondisi yang meningkatkan terjadinya kecelakaan, bangunan yang
bisa terbakar merupakan eksposur yang dihadapi perusahaan. Misalkan terjadi
kebakaran, kebakaran merupakan peristiwa yang merugikan (peril). Identifikasi
semacam dilakukan dengan melihat sekuen dari sumber risiko sampai ke
terjadinya peristiwa yang merugikan. Pada beberapa situasi, risiko yang dihadapi
oleh perusahaan cukup standar. Sebagai contoh, bank menghadapi risiko terutama
adalah risiko kredit (kemungkinan debitur tidak melunasi hutangnya). Untuk bank
yang juga aktif melakukan perdagangan sekuritas, maka bank tersebut akan
menghadapi risiko pasar. Setiap bisnis akan menghadapi risiko yang berbeda-beda
karakteristiknya.
Perbedaan Ketidakpastian dengan Risiko

Ketiakpastian Risiko

 Jenis subjek yang tidak kuantitatif  Ukuran kuantitas (quantity


subject) ukuran empiris

 Tidak dapat mengukur fluktuasi  Dapat mengukur kemungkinan


dengan probabilitas. suatu nilai suatu kejadian dengan
fluktuasi

 Tidak ada data pendukung  Ada data pendukung


mengukur kemungkinan kejadian (pengetahuan) mengenai
kemungkinan kejadian

 Unknown and unquantified  Unknown but unquantified


outcomes outcomes

2. Rangking ketidakpastian dan risiko pada Poin 1 di atas berdasarkan kriteria yang
dianggap paling relevan dan paling besar dampaknya terhadap individu,
perusahaan, atau organisasi. Urutkan  ketidakpastian dan risiko yang paling
relevan dan penting.
a) Risiko reputasi
Merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan.Ketika suatu reputasi
jatuh maka kehancuran suatu perusahaan sudah melanda didepan mata.
b) Risiko pasar
Harga pasar bergerak kearah yang tidak menguntungkan
c) Risiko kredit
Menunggak angsuran pinjaman tidak bisa membayar kewajibannya.ke perusahaan
d) Risiko perubahan tingkat bunga
Tingkat bunga berubah yang mengakibatkan kerugian pada portofolio perusahaan
e) Risiko operasional
Kerugian yang terjadi melalui operasi perusahaan (misal system yang
gagal,serangan teroris)
f) Risiko kematian
Manusia mengalami kematian dini (lebih cepat dari usia kematian wajar)
g) Risiko kesehatan
Manusia terkena penyakit tertentu
h) Risiko teknologi
Perubahan teknologi mempunyai konsekuensi negative terhadap perusahaan
i) Risiko bencana
Bencana terjadi karena factor alam dan factor manusia secara umum bencana
menimbulkan risiko

3. Identifikasi dan analisislah berbagai macam risiko operasional perusahaan


a) Risiko Operasional Perusahaan
1) Risiko SDM
Permasalahan yang ditimbulkan oleh tenaga kerja sehingga berdampak
negatif bagi perusahaan. Menghadapi risiko SDM, tentu saja perusahaan
harus melakukan upaya-upaya yang efektif, upaya-upaya tersebut antara
lain :
o Memiliki tim manajemen yang kuat
o Menyiapkan SDM untuk sukses
o Melarang para eksekutif bekerja rangkap
o Sistem insentif/penghargaan dan punishment yang efektif
o Menyiapkan job description, job specification, performance appraisal
yang baik
o Komunikasi yang efektif antara pimpinan dengan bawahan
o Pelayanan kesehatan dan sistem keselamatan kerja yang memadai.

1) Risiko Teknologi
Dalam teknologi informasi, risiko didefinisikan sebagai hasil dari nilai asset dan
kerentanan sistem terhadap risiko dan ancaman yang ditimbulkannya bagi
organisasi. Hambatan umum terhadap data dan sistem teknologi informasi
meliputi: Kerusakan perangkat keras dan perangkat lunak.

2) Risiko Inovasi
Potensi penyimpangan hasil karena terjadinya pembaharuan, modernisasi atau
tranformasi dalam proses produksi. Inovasi menciptakan sesuatu yang belum ada,
bisa jadi yang dihasilkan sesuatu yang minor atau bahkan monumental, dengan
kata lain selalu ada resiko yang mengikutinya.

3) Risiko Sistem
Perusahaan mengungkap, mengenali dan menggambarkan resiko yang mungkin
mempengaruhi proyek. Ketika resiko sudah di – identifikasi, perusahaan
menentukan kemungkinan dan konsekuensi dari setiap resiko yang ada.
Perusahaan lalu mengembangkan sebuah pemahaman tentang sifat resiko dan
potensi untuk mempengaruhi tujuan dan sasaran proyek.

4) Risiko Proses
Hilangnya pendapatan sebagai akibat dari proses yang tidak efektif dan / atau
tidak efisien. Proses yang tidak efektif menghambat pencapaian tujuan organisasi,
sedangkan proses yang tidak efisien, mungkin berhasil mencapai tujuan, namun
gagal mempertimbangkan biaya tinggi yang dikeluarkan.

Refrensi
Buku Materi Pokok ADBI4211 Manajemen Risiko dan Asuransi

http://repository.ut.ac.id/4789/1/EKMA4262-M1

https://123dok.com/document/yrwr5jo