Anda di halaman 1dari 173

RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI

[ RKK ]
Nomor: DP.05/ET.KEMOL/POKJA.BBM/DPUPR/Kab.RN/2021

PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI :


PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE (LAPEN)

KELOMPOK KERJA PEMILIHAN BIDANG BINA MARGA


DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO

Office : Jl. Kom Yos Sudarso gg. Delima 3 No. 1 Pontianak Barat
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

DAFTAR ISI

A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi


A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2 Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan keselamatan konstruksi
B.1 Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
B.2 Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3 Standar dan peraturan perundangan
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
C.1 Sumber Daya
C.2 Kompetensi
C.3 Kepedulian
C.4 Komunikasi
C.5 Informasi Terdokumentasi
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1 Perencanaan dan Pengendalian Operasi
D.2 Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1. Pemantauan dan evaluasi
E.2.Tinjauan manajemen
E.3.Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Para :
f

A. KEPIMPINAN DAN PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI


A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
1. Daftar Identifikasi Isu Eksternal & Internal
TABEL A.1 DAFTAR IDENTIFIKASI ISU EKSTERNAL DAN INTERNAL
NO ISU DAMPAK KATEGORI JENIS JENIS SUMBER KEINGINAN DAN HARAPAN
ISU ISU SWOT ISU INTERNAL EKSTERNAL
1 Jadwal Pekerjaan Pekerja bekerja Kinerja Eksternal Threat Surat Perintah Kebutuhan : - Keinginan :
dipercepat lebih dari 1 shift Kerja (SPK) Sesuai jadwal - - Tidak
Sesuai metode kerja mengganggu
Harapan : aktivitas
- Tidak terjadi Harapan :
kecelakaan & - Metode kerja
penyakit akibat kerja aman terhadap
- Proyek tidak lingkungan
dihentikan . tidak
didemo
2 Struktur Penambahan Kinerja Internal Strength Struktur Keinginan : Keinginan :
organisasi personil Organisasi - Penambahan Personil - Tidak
Keselamatan diharapkan penerapan mengganggu
Konstruksi dalam SMK3 lebih efektif aktivitas
pekerjaan Harapan : Harapan :
- Tidak terjadi Metode kerja aman
kecelakaan & penyakit terhadap lingkungan
akibat kerja
3 Penyebaran virus Pekerja sakit dan Wabah Virus Eksternal Threat Gugus Tugas Keinginan : Keinginan :
corona tertular Daerah setempat - Protokol kesehatan - Tidak
(Covid-19) penyebaran Covid-19 mengganggu
dapat diterapkan aktivitas
Harapan : Harapan :
- Tidak ada pekerja - Metode kerja
yang tertular dan aman terhadap
positif virus corona lingkungan
- Proyek tidak
dihentikan
.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Para :
f
A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
TABEL A.1 DAFTAR IDENTIFIKASI ISU EKSTERNAL DAN INTERNAL
NO ISU DAMPAK KATEGORI JENIS JENIS SUMBER KEINGINAN DAN HARAPAN
ISU ISU SWOT ISU INTERNAL EKSTERNAL
4 Kondisi Force Dapat Kondisi alam Eksternal Threat BPBD setempat Keinginan : Keinginan :
Majeure mengganggu - Data statistik bencana - Tidak
proses konstruksi daerah terhadap lokasi mengganggu
proyek aktivitas
Harapan : Harapan :
- Tidak terjadi kondisi - Metode kerja
gempa bumi, angin aman terhadap
rebut. dan banjir lingkungan
- Proyek tidak
dihentikan sementara
5 Kualiatas tenaga Kurangnya Kinerja Internal Weaknesses Perjanjian Kerja Keinginan : Keinginan :
kerja yang buruk keterampilan dan Waktu Tertentu - SDM sesuai dengan - Tidak
keahlian pekerja (PKWT) kebutuhan - mengganggu
dapat Sesuai jadwal aktivitas
mengakibatkan Harapan : - Harapan :
produktifitas Kualifikasi pekerja - Metode kerja
dengan skill tinggi aman terhadap
diharapkan dapat lingkungan
meningkat
produktivitas
6 Keterlambatan / Dapat Ketersediaan Internal Threat Supplier Kebutuhan : Keinginan :
kekurangan mengganggu material material - Ketersedian material - Tidak
material pada saat proses konstruksi & sesuia jadwal mengganggu
pelaksanaan Purchasing pekerjaan aktivitas
Harapan : Harapan :
- Tidak terjadi - Metode kerja
keterlambatan material aman terhadap
- Stock material selalu lingkungan
tersedia di gudang
proyek
.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Para :
f
A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
TABEL A.1 DAFTAR IDENTIFIKASI ISU EKSTERNAL DAN INTERNAL
NO ISU DAMPAK KATEGORI JENIS JENIS SUMBER KEINGINAN DAN
ISU ISU SWOT ISU INTERNAL
7 Harga / Sewa Keselahan Biaya Internal Threat Stakeholder Kebutuhan :
peralatan yang estimasi harga / Operasional - Peralatan pendukung
tinggi sewa peralatan pekerjaan tersedia
mengakibatkan sessui jadwal
pembengkakan Harapan :
biaya pelaksanaan - Tidak terjadi kenaikan
biaya sewa peralatan
di tengah pelaksanaan
8 Akses jalan ke Akses mobilisasi Mobilisasi Eksternal Threat Survey lokasi Keinginan :
lokasi proyek proyek terhambat proyek - Kegiatan mobilisasi
yang sulit dan demoblisasi
berjalan lancar
Harapan :
- Tidak terjadi
kecelakaan lalu lintas
- Proyek tidak
dihentikan .
tidak didemo
9 Adanya kebijakan Kebijakan Kebijakan Eksternal Weaknesses Perda, Pergub Keinginan :
yang baru dari moneter & Pemerintah Dll - Peraturan maupun
Pemerintah fisikal dari kebijakan pemerintah
Pemerintah dapat dapat di sosiaisasikan
mengganggu terlebih dahulu
jalannya proses sebelum diterapkan
konstruksi Harapan :
- Proyek tidak
dihentikan akibat dari
kebijakan / peraturan
pemerintah
.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUK
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMO
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021
Rev : 00 Tgl.KajiUlang :

A.1 Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal


TABEL A.1 DAFTAR IDENTIFIKASI ISU EKSTERNAL DAN INTERNAL

NO ISU DAMPAK KATEGORI JENIS JENIS SUMBER KEINGINAN DAN HARAPAN


ISU ISU SWOT ISU INTERNAL EKSTERNAL
10 Kondisi tanah Munculya Kondisi lahan Eksternal Threat Surveyor Keinginan : Keinginan :
yang tidak masalah yang - Kondisi tekstur tanah - Tidak
terduga diakibatkan oleh sesuai dengan gambar mengganggu
ketidakstabilan kerja aktivitas
tanah yang tidak - Level tanah sama Harapan :
terduga Harapan : - Metode kerja
sebelumnya - Tidak melakukan aman terhadap
penstabilan level tanah lingkungan
- Proses pelaksanaan
proyek terhambat
11 Situasi sosial Situasi sosial Kondisi sosial Eksternal Threat Humas Keinginan : Keinginan :
politik yang tidakpolitik yang tidak politik - Situasi sosial politik - Tidak
stabil stabil dikarenakan aman dan stabil mengganggu
kerusuhan, huru- Harapan : aktivitas
hara, Kampanye - Proyek tidak Harapan :
politik, keadaan dihentikan . - Metode kerja
sosial yang buruk tidak didemo aman terhadap
yang menghambat lingkungan
pelaksanaan
proyek
12 Terjadinya Biaya operasional Rework / Eksternal Threat Owner Keinginan : Keinginan :
pembengkakan menjadi Redesign - Adanya Addendum - Tidak
biaya pelaksanaan pembengkakan kontrak baru ketika mengganggu
akibat pekerjaan ada pekerjaan aktivitas
tambah dan tambahan Harapan :
Rework/redesign Harapan : - Metode kerja
- Item pekerjaan sesuai aman terhadap
dengan BOQ kontrak lingkungan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

1. Nama : Taufik Akhbar


Jabatan : Direktur
Bertindak untuk : PT. Lonada Sinar Hikmat
2. Nama : Jonni Suprapto, SKOM
Jabatan : Direktur Utama
Bertindak untuk : PT. Adhitama Global Mandiri

Dalam rangka pengadaan Peningkatan Ruas Jalan Kenamoen – Maeoe (Lapen)


pada Kelompok Kerja Pemilihan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Kabupaten Rote Ndao berkomitmen melaksanakan
konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan
bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi :

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan Konstruksi;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan;
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP); dan
7. Memenuhi 9 (Sembilan) komponen biaya penerapan SMKK

PONTIANAK, 27 MARET 2021 SIDOARJO, 27 MARET 2021


PT. LONADA SINAR HIKMAT PT. ADHITAMA GLOBAL MANDIRI

TAUFIK AKHBAR JONNI SUPRAPTO, SKOM


Direktur Direktur Utama
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi

PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO sebagai Penyedia Jasa pada PENINGKATAN
RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE (LAPAN) membuat Identifikasi Bahaya,
Penilaian Risiko, Pengendalian Risiko dan Peluang untuk diserahkan, dibahas, dan
disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuai lingkup pekerjaan
yang dilaksanakan.

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Pengendalian Risiko K3 dan


Peluang terdapat pada tabel IBPRP berikut ini :
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENGEN PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT DALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO LANJUTAN NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1. UMUM
1 Mobilisasi Terjadi - Kerusakan UU RI No. 1 22 - Menempatkan 2 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
tabrakan/ alat berat Tahun 2009 orang flagman
kecelakaan - Meninggal ttg : Lalu lintas untuk mengatur
lalu lintas
selama dunia dan Angkutan
- Adanya traffic
mobilisasi jalan management
menyebabkan; - Pemasangan
kerusakan alat rambu-rambu
berat dan peringatan pada
korban jiwa; saat akan
memasuki lokasi
proyek: (“kurangi
kecepatan”, “hati
– hati”)
- Memasang
Movable Barrier,
pagar pengaman
dll
- Pekerja wajib
menggunakan
APD (Rompi
reflektor, helmet
dll)
- Maksimum
kecepatan
kendaraan di
dalam lokasi
proyek 20
km/jam
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)


Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Mobilisas Lepasnya/ Alat berat Pedoman - Kapasitas muat 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
i jatuhnya alat lepas dari konstruksi kendaraan tidak
berat dari kendaraa Bangunan No: boleh melewati
batas
angkutan; n alat 004/BM/2006
- Pengikatan alat
berat Direktorat berat sesuai
rusak jedral prosedur dan
pekerjaan standard (Form
umum Cheklist Mob
Demob)
Terkena alat Terluka Pedoman - Memberi batas 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
berat: luka konstruksi area kerja dan
ringan/ berat Bangunan No: membuat rambu -
peringatan bahwa
004/BM/2006
sedang ada
Direktorat pekerjaan jalan
jedral dan hati – hati
pekerjaan terhadap alat berat
umum yang melintas -
Pengoperasian
alat berat harus
dilakukan oleh
tenaga terampil
dan
berpengalaman,
dan dijaga agar
tidak ada orang
lain yang tidak
berkepentingan
berada di dekat
alat beratyang
sedang beroperasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)


Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
2. DRAINASE
1 Galian untuk Terkena - Luka Pedoman - Jarak antara para 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
selokan drainase cangkul konstruksi pekerja penggali
dan saluran air akibat jarak Bangunan No: harus aman
antar penggali 004/BM/2006 - Penggalian harus
terlalu dekat Direktorat dilakukan oleh
orang yang ahli
jedral
dengan metode
pekerjaan yang benar
umum - Memakai
sarungtangan,
sepatu boots
Potensi bahaya Luka ringan Pedoman Pengecekan utilitas 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
akibat pipa gas, konstruksi bawah tanah dengan
pipa air, dan Bangunan No: alat pendeteksi
konduktor 004/BM/2006 bawah tanah / GPR
listrik yang Direktorat jedral (ground penetrating
terkena galian pekerjaan umum radar) sebelum
penggalian
Terpeleset pada Cidera, patah Pedoman - Apabila tanah 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
saat menggali tulang konstruksi tidak menjamin
Bangunan No: tempat berpijak
004/BM/2006 yang aman,
Direktorat harus disediakan
jedral konstruksi
pekerjaan penyangga yang
umum cukup
- Memakai sepatu
boots
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENGEN PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT DALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO LANJUTAN NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
2 Pasangan Batu Tertimpa Batu Cidera, Pedoman - Pada saat 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
Belah terluka konstruksi pemasangan batu
Bangunan No: belah dilakukan
004/BM/2006 dengan hati-hati
Direktorat agar tehindar dari
jedral resiko bahaya
pekerjaan tertimpa batu
umum belah
- Memakai Helm,
sepatu safety
- Menerapkan
metode pekerjaan
pemasangan batu
belah dengan
benar
Terkena Cidera, Pedoman - Hati-hati dalam 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
serpihan batu terluka konstruksi pemotongan
belah Bangunan No: batu belah
menggunakan
004/BM/2006
kapak baja, agar
Direktorat terhindar dari
jedral serpihan
pekerjaan percikan batu
umum belah
- Memakai
kacamata, helm,
sepatu safety
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
2 Pasangan Batu Terjadi Iritasi - Gangguan Pedoman - Memakai 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
pada kulit atau pada kulit konstruksi kacamata,
mata akibat - Gangguan Bangunan No: sepatu boots,
terkena adukan pada mata 004/BM/2006 masker,
mortar Direktorat sarungtangan
jedral dan memakai
pekerjaan wearpack
- Diusahakan
umum
sedemikian rupa
menghindari
kontak langsung
antara tangan/
kulit terhadap
adukan mortar
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
3. PEKERJAAN TANAH & GEOSINTETIK
1 PEKERJAAN Kecelakaan - Luka Pedoman - Pengoperasian 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
GALIAN terkena alat gali - Patah konstruksi excavator oleh
BIASA (Excavator, Tulang Bangunan No: personel khusus
Cangkul dll) - Meninggal 004/BM/2006 yang sudah
Dunia Direktorat memiliki SIO -
jedral Ada rigger yang
pekerjaan mengarahkan
umum operator
excavator untuk
penggalian
material tanah
Terguling dan - Luka Pedoman - Tidak 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
Tertimbun - Meninggal konstruksi diperkenankan
Longsoran Dunia Bangunan No: meletakan hasil
galian terlalu
004/BM/2006
dekat dengan
Direktorat jedral pinggir galian.
pekerjaan umum Jarak aman min.
2 (dua) feet atau
0,65 m dari
batas tepi galian
Terperosok - Cidera Pedoman Pengaman area 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
galian yang - Patah tulang konstruksi galian dengan
belum ditutup Bangunan No: rambu-rambu K3
004/BM/2006 dan safety line
Direktorat jedral
pekerjaan umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 PEKERJAAN Terkena Terluka Pedoman - Penggalian pada 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
GALIAN runtuhan konstruksi lereng dan tebing
BIASA material luka Bangunan No: jalan diusahakan
ringan/ berat; 004/BM/2006 agar tetap
Direktorat mempertahankan
jedral kemiringan
lereng,
pekerjaan
- Apabila orang
umum
sedang bekerja
pada ketinggian
yang berbeda,
sarana yang
cukup seperti
papan lantai
harus disediakan
untuk mencegah
orang yang ada
dibawahnya
tertimpa alat atau
benda yang
terjatuh dari atas,
Terjadi Kemacetan UU RI No. 1 Mengatur lalu 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
gangguan lalu 22 Tahun 2009 lintas agar tetap
lintas pekerjaan ttg : Lalu lintas berjalan dengan
lancar dengan
dan Angkutan
cara mengerjakan
jalan pekerjaan 1/2
bagian terlebih
dahulu.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)


Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
2 PENYIAPAN Terkena Terluka Pedoman - Menerapkan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
BADAN peralatan kerja : konstruksi instruksi kerja
JALAN luka berat / Bangunan No: pengoperasian
alat kerja dengan
ringan 004/BM/2006
benar
Direktorat - Menggunakan
jedral APD (Helm dan
pekerjaan sepatu safety,
umum sarung tangan)
Kecelakaan bagi Cidera, Pedoman - Membuat rambu 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
pengguna jalan: Terluka konstruksi peringatan
terjatuh Bangunan No: bahwa sedang
ada pekerjaan
004/BM/2006
jalan
Direktorat - Berhati – hati
jedral ketika jalan dan
pekerjaan memperhatikan
umum kondisi sekitar
Terjadi Kemacetan UU RI No. 1 - Mengatur lalu 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
gangguan lalu 22 Tahun 2009 lintas agar tetap
lintas pekerjaan ttg : Lalu lintas berjalan dengan
lancar dengan
dan Angkutan
cara
jalan mengerjakan
pekerjaan 1/2
bagian terlebih
dahulu.
- Menempatkan 2
orang flagman
untuk mengatur
lalu lintas
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)


Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
4. PERKERASAN BERBUTIR DAN PERKERASAN BETON SEMEN
1 Lapis Pondasi Terjadi Manusia Pedoman Pengoperasian 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
Agregat A kecelakaan (cedera) konstruksi dump truck harus
pada saat dump terluka, Bangunan No: dilakukan oleh
truck tertimpa, 004/BM/2006 tenaga terampil &
berpengalaman,
menurunkan terperosok Direktorat
dan dijaga agar
agregat jedral
tidak ada orang
pekerjaan lain yang tidak
umum berkepentingan
berada di dekat
dump truck
yang sedang
menurunkan
agregat,
Terjadi iritasi - Manusia Pedoman - Diadakan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
pada kulit dan (gangguan konstruksi penyiraman
paru-paru akibat pernapasan) Bangunan No: terhadap
- agregat yang
debu agregat 004/BM/2006
Lingkungan telah dihampar
yang kering, Direktorat jedral sebelum ditutup
(pencemaran pekerjaan umum - Memakai
udara)
masker
Terjadi - Manusia Pedoman - Penimbunan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
kecelakaan akibat (cedera) konstruksi material harus di
penimbunan terluka, Bangunan No: tempat yang
tertimpa, aman atau
material 004/BM/2006
terperosok material agar
sementara, Direktorat jedral segera dihampar,
sebelum pekerjaan umum
dihampar,
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)


Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Lapis Pondasi Kecelakaan Manusia Pedoman Dilakukan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
Agregat A akibat tanah di (cedera) konstruksi pemeriksaan
pinggir bahu terjatuh Bangunan No: stabilitas tanah
terutama pada
jalan tidak 004/BM/2006
pinggir bahu jalan,
stabil, Direktorat
jedral
pekerjaan
umum
Terjadi Kemacetan UU RI No. 1 - Mengatur 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
gangguan lalu 22 Tahun 2009 lalu
lintas pekerjaan ttg : Lalu lintas lintas agar tetap
berjalan
dan Angkutan
dengan lancar
jalan dengan cara
mengerjakan
pekerjaan 1/2
bagian terlebih
dahulu.
- Menempatkan 2
orang flagman
untuk mengatur
Terluka oleh Terluka Pedoman Senantiasa 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
peralatan kerja konstruksi menjaga jarak
akibat jarak Bangunan No: aman antara
pekerja satu dan
antar pekerja 004/BM/2006
pekerja lainnya.
terlalu dekat. Direktorat
jedral
pekerjaan
umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
5. PERKERASAN ASPAL
1 Pekerjaan Terkena debu - Gangguan Pedoman - Menggunakan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
Perkerasan semburan pernafasa konstruksi kacamata dan
Aspal kompresor n- Bangunan No: masker untuk
Gangguan mencegah iritasi
(Lapis perekat, 004/BM/2006
mata dan paru -
AC, HRS) Direktorat jedral paru
pekerjaan umum
Terkena - Luka bakar Pedoman Pekerja harus 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
cipratan aspal konstruksi mengenakan baju
(emulsi) Bangunan No: lengan panjang dan
perlengkapan
004/BM/2006
(sepatu boot,
Direktorat jedral sarungtangan dan
pekerjaan umum masker) yang
sesuai dengan
standar
Tertimpa - Luka bakar Pedoman Menjaga agar 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
material aspal pada kulit konstruksi tidak ada orang
(Hotmix) Bangunan No: luar maupun
pekerja lain berada
004/BM/2006
di tempat dimana
Direktorat jedral DumpTruck
pekerjaan umum sedang
menuangkan
Hotmix ke dalam
Asphalt Finisher di
lokasi pekerjaan,
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Pekerjaan Tergilas / - Luka Pedoman - Memberi batas 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
Perkerasan tertabrak alat - Meninggal konstruksi area kerja dan
Aspal berat Dunia Bangunan No: membuat rambu
peringatan bahwa
(Lapis perekat, 004/BM/2006
sedang ada
AC, HRS) Direktorat jedral pekerjaan
pekerjaan umum pengaspalan dan
hati – hati
terhadap alat berat
yang melintas
- Untuk mencegah
resiko bahaya
kecelakaan
menugaskan dan
menempatkan
petugas bendera
disemua tempat
kegiatan
pelaksanaan
pekerjaan
Bising - Gangguan Pedoman - Memakai Ear Plug 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
disebabkan telinga konstruksi
alat berat Bangunan No:
004/BM/2006
Direktorat jedral
pekerjaan umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
6. STRUKTUR
1 Beton Struktur, Pekerja Meninggal Pedoman - Memberi batas 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
Fc’20 MPa tertabrak dan Dunia konstruksi area kerja dan
terlindas truck Bangunan No: membuat rambu
peringatan bahwa
mixer 004/BM/2006
sedang ada
Direktorat jedral pekerjaan
pekerjaan umum pengecoran dan
hati – hati
terhadap truck
mixer yang
melintas
- Menempatkan 2
orang flagman
untuk mengatur
lalu lintas

Terkena Iritasi pada Pedoman Setiap pekerja 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
cipratan kulit konstruksi yang melakukan
campuran Bangunan No: pekerjaan
pengecoran harus
beton; 004/BM/2006
menggunakan
Direktorat jedral safety boot dan
pekerjaan umum sarung tangan
karet serta
memakai baju
lengan panjang
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Beton Bising Gangguan Pedoman - Memakai 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
Struktur, disebabkan Telinga konstruksi Ear Muff
Fc’20 alat bantu Bangunan No:
MPa (concrete 004/BM/2006
vibrator); Direktorat jedral
pekerjaan umum
Pengendara Terluka Pedoman Untuk mencegah 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
menabrak konstruksi resiko bahaya
truck mixer Bangunan No: kecelakaan
menugaskan dan
004/BM/2006
menempatkan
Direktorat jedral petugas bendera
pekerjaan umum disemua tempat
kegiatan
pelaksanaan
pekerjaan.
Pengendara Terluka Pedoman Menempatkan 2 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
menabrak konstruksi orang flagman
penghalang Bangunan No: untuk mengatur lalu
lintas
jalan; 004/BM/2006
Direktorat jedral
pekerjaan umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEKERJAAN PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO NGKI ARA RESI RESIKO
BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
7. PEKERJAAN HARIAN DAN PEKERJAAN LAIN-LAIN
1 MARK Tertabrak - Luka PP NO 32 - Menempatkan 2 4 4 16 Besar N/A 2 2 4 Kecil Closed
A kendaraan - Meninggal TAHUN 2011 orang flagman
JALAN Dunia Manajemen untuk mengatur
lalu lintas -
Lalu lintas
Adanya traffic
management -
Pemasangan
rambu-rambu
peringatan pada
saat akan
memasuki lokasi
proyek: (“kurangi
kecepatan”, “hati
– hati”)
- Memasang
Movable Barrier,
- Maksimum
kecepatan
kendaraan di
dalam lokasi
proyek 20
km/jam
Terkena debu Sesak Nafas Pedoman Memakai 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
dari Material konstruksi respirator saat
Marka Bangunan No: bekerja
004/BM/2006
Direktorat jedral
pekerjaan umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)

Tabel 1 Tabel Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian dan Peluang (IBPRP)
No DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO PENGEN PENILAIAN SISA RISIKO
URAIAN IDENTIFIKASI JENIS PERSYRATAN PENGENDALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT DALIAN KEMU KEP NILAI TINGKAT
PEMENUHAN AWAL NGKI ARA RESI RESIKO LANJUTAN NGKI ARA RESI RESIKO
PEKERJAAN BAHAYA BAHAYA
PERATURAN NAN HAN KO (TR) NAN HAN KO (TR)
(Skenario (Tipe (F) (F)
(A) (FXA) (A) (FXA)
bahaya) Kecelakaan)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
2 Finishing dan Debu yang Terjadi iritasi Pedoman Pekerja harus 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
pembersihan kering pada kulit, konstruksi memakai pakaian
lokasi mata dan paru- Bangunan No: dan perlengkapan
(sepatu, kacamata
paru 004/BM/2006
dan masker) yang
Direktorat jedral sesuai dengan
pekerjaan umum standar
Terkena debu - Manusia Pedoman - Menyiram area 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
semburan (gangguan konstruksi yang berdebu
kompressor pernapasan) Bangunan No: dengan air
-
- Lingkungan 004/BM/2006
Memakai
(pencemaran Direktorat jedral masker
udara) pekerjaan umum

Limbah besi Kebersihan Pedoman - Menyiapkan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed


area kerja konstruksi tempat sampah
Bangunan No: dan menentukan
tempat
004/BM/2006
pembuangannya
Direktorat jedral
pekerjaan umum
Material dan Kerapian Pedoman - Menempatkan 2 3 6 Sedang N/A 2 2 4 Kecil Closed
peralatan tempat kerja konstruksi peralatan kerja
Bangunan No: ditempat yang
telah
004/BM/2006
ditentukan.
Direktorat jedral
pekerjaan umum
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Protokol Pencegahan COVID-19 Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi sesuai


Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 02/IN/M/ 2020 tentang
Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus desaese 2019 (COVID-19) dalam
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

A. Pembentukan Satuan Tugas (satgas) Pencegahan COVID-19


Pembentukan tim Satuan Tugas (Satgas) ini dilakukan sebagai langkah antisipatif
penyebaran maupun membantu pemerintah dalam upaya pencegahan virus corona di area
tempat kerja (proyek). Mengidentifikasi dan membuat perencanaan penyebaran virus
corona di tempat kerja serta bagaimana keadaan tersebut dengan koordinasi yang baik,
cepat, dan aman sehingga dapat mencegah dan meminimalkan dampak virus corona pada
pekerja dan masyarakat sekitar.

STRUKTUR SATUAN TUGAS PENCEGAHAN COVID-19

KETUA SATGAS
Petugas Klinik Proyek

SEKRETARIS
Team HSE

WAKIL SATGAS
Security Proyek

ANGGOTA ANGGOTA ANGGOTA


KONTRAKTOR PENGAWAS PPK

Tugas, Tanggung jawab, dan Kewenangan Satgas Pencegahan COVID-19 :


1. Sosialisasi
2. Pembelajaran (edukasi)
3. Promosi teknik
4. Metode / pelaksanaan pencegahan COVID-19 di lapangan
5. Berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan COVID-19 PUPR melakukan Identifikasi potensi
bahaya COVID-19 di lapangan
6. Pemeriksaan kesehatan terkait potensi teriinfeksi COVID-19 kepada semua pekerja dan tamu
7. Pemantauan koindisi kesehatan pekerja dan pengendalian mobilisasi/demobilisasi pekerja
8. Pemeberian vitamin dan nutrisi tambahan guna peningkatan Imunitas pekerja
9. Pengendalian fasilitas kesehatan di lapangan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Protokol Pencegahan COVID-19 Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi sesuai


Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 02/IN/M/ 2020 tentang
Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus desaese 2019 (COVID-19) dalam
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

B. Identifikasi potensi bahaya COVID-19 di lapangan


Hierarki Pengendalian risiko COVID-19 merupakan hal yang wajib dipahami oleh team
Satgas Covid-19 untuk mengendalikan seluruh risiko yang ada di tempat kerja (proyek),
termasuk penyebaran Covid-19. Hierarki pengendalian risiko :
 Eleminasi :
Melarang pekerja maupun tamu proyek masuk ke lokasi proyek jika :
- Memiliki riwayat kontak erat dengan daeran zona merah / pasien Covid-19
- Masa isolasi mandiri dari tim gugus tugas / RS siloam
 Substitusi :
- Bekerja di rumah sebisa mungkin (work from home)
- Berkomunikasi melalui internet/telpon jika dimungkinkan
 Isolasi :
- Social distancing
- Isolasi diri
- Karantina jika diminta oleh pemerintah
- Tetap di rumah
 Pengendalian teknis :
- Secara regular memeriksa suhu tubuh
- Pemeliharan secara teliti untuk toilet
- Menjadwalkan penyemprotan desinfecktan untuk keseluruhan area proyek
- Menyediakan sanitasi yang baik di lingkungan proyek
- Memastikan sirkulasi sinar matahari bias masuk ke dalam ruangan
- Memasang penghalang fisika, seperti penghalang plastik bening
 Pengendalian administratif
- Membatasi waktu kerja
- Memperhatikan instruksi dari pemerintah
- Melakukan Working From Home
- Membuat prosedur emergency terkaid Covid-19
- Menyediakan hand sanitizer di lokasi strategis
- Meningkatkan kesadaran Covid-19 untuk mencuci tangan dan membersihkan baju
- Meminta pekerja sakit untuk tetap di rumah
- Mengurangi kontak antar pekerja, klien dan pelanggan dengan mengurangi rapat
bertemu langsung dengan komunikasi virtual
- Membuat hari alternative atau shift extra yang mengurangi jumlah orang dalam
sebuah tempat kerja pada waktu tertentu sehingga memungkinkan pekerja untuk
menjaga jarak
- Menghentikan perjalanan yang tidak penting ke lokasi yang dilanda COVID-19
- Menyediakan pekerja dengan edukasi paling mutakhir dan pelatihan terkait risiko
COVID-19 dan APD nya ( contoh: etika batuk dan perawatan APD)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Protokol Pencegahan COVID-19 Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi sesuai


Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 02/IN/M/ 2020 tentang
Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus desaese 2019 (COVID-19) dalam
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

 Safe Work Practices :


Safe Work Practices adalah jenis dari pengendalian administrative yang termasuk
prosedur untuk menjalankan pekerjaan dengan aman dan sesuai untuk mengurangi durasi,
frekuesi, atau intensitas dari bahaya. Safe Work Practices termasuk :
- Menyediakan sumber daya dan lingkungan kerja yang mempromosikan kebersihan
pribadi seperti menyediakan tisu, tempat sampah tanpah sentuh, sabun tangan, hand
sanitizer yang mengandung alcohol 70% dan desinfectan
- Mewajibkan cuci tangan secara regular atau hand sanitizer, Pekerja harusnya mencuci
tangan ketika mereka kotor dan terlihat secara visual serta melepas APD
- Memasang edukasi cuci tangan di toilet
 Alat Pelindung Diri :
Ketika pengendalian teknis dan pengendalian administratif dipandang lebih efektif untuk
mengurangi COVID-19, APD juga diperlukan untuk pajanan tertentu. APD memang
biasa mencegah beberapa pajanan namun APD tidak boleh mengambil tempat strategi
pencegahan yang lain. Contoh APD termasuk :
- Menggunakan masker jika pergi keluar atau rapat dengan orang lain
- Menggunakan sarung tangan yang tepat untuk manual handling
- Menggunakan faceshiled (jika dapat diterapkan)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Protokol Pencegahan COVID-19 Dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi sesuai Instruksi


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 02/IN/M/ 2020 tentang Protokol
Pencegahan Penyebaran Corona Virus desaese 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan
Jasa Konstruksi

C. Penyediaan fasilitas kesehatan di lapangan


- PT. Lonada Sinar Mandiri KSO sebagai penyedia jasa akan menyediakan ruang klinik
proyek yang dilengkapi sarana kesehatan yang memadai, antara lain :
· Tabung oksigen
· Pengukur suhu badan
· Pengukur tekanan darah
· Obat – obatan
· Petugas medis
- PT. Lonada Sinar Mandiri KSO memastikan melakukan kerjasama operasional
perlindungan kesehatan dan pencegahan COVID-19 dengan rumah sakit / klinik

- Menyediakan fasilitas tambahan antara lain :


· Pencuci tangan (air, sabun dan hand sanitizer)
· Tisu antiseptic
· Masker
· Vaksin
· Vitamin
· Nutrisi
D. Pelaksanaan Pencegahan COVID-19 di lapangan
- Satgas Pencegehan COVID-19 memasang poster (flyer) baik digital maupun fisik
tentang himbauan/anjuran pencegahan COVID-19 untuk dipasang di lokasi proyek
- Satgas Pencegahan COVID-19 bersama petugas medis harus menyampaikan
penjelasan, anjuran, kampanye, promosi teknik pencegahan COVID-19 dalam setiap
kegiatan penyuluhan K3 pagi hari (safety morning talk)
- Petugas medis bersama para Security melaksanakan pengukuran suhu tubuh kepada
seluruh pekerja, staff karyawan dan tamu setiap pagi
- Satgas Pencegahan COVID-19 melarang orang ( seluruh pekerja dan tamu ) yang
terindikasi memiliki suhu tubuh > 380 Celcius masuk ke lokasi
- Apabila ditemukan pekerja di lapangan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
COVID-19, pekerjaan harus diberhentikan sementara selama 14 hari kerja
- Petugas medis dibantu security melakukan evaluasi dan penyemprotan desinfectan
pada seluruh tempat, fasilitas dan peralatan kerja.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


1. Sasaran Khusus dan Program Khusus
Tabel 2 Sasaran
K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

M
O
B
I
L
I
S
A
S
I

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Bent
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan lintas
keluar masuk
kendaraan
proyek
2 Adanya traffic Pengaturan lalu Tidak Menyediakan - Dokumen Sesuai Check
management lintas keluar kecelakaan lalu traffic traffic jadwal & eva
masuk kendaraan lintas dan lalu management managemen pelaksanaan
proyek yang baik t - Sosialisasi
lintas depan
pintu gerbang
proyek tidak
terganggu oleh
kendaraan
proyek
3 Pemasangan rambu- Membuat dan Rambu Menetapkan - Rambu Sebelum Chec
rambu peringatan pada memasang peringatan standar rambu peringatan pekerjaan
rambu standar (dicari dan kebutuhan harus sudah
saat akan memasuki peringatan depan
lokasi proyek: (“kurangi pintu masuk contoh dari rambu terpasang
kecepatan”, “hati – hati”) yang berisiko jasa marga)
menyebabkan
kecelakaan
4 Memasang Movable Memasang Barricade Menyediakan - Movable Sebelum Chec
Barrier, pagar pengaman barricade barrier barricade barrier pekerjaan
dll movable barrier terpasang movable barrier - Traffiec cone harus sudah
depan pintu terpasang
masuk
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2 Sasaran
K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

M
O
B
I
L
I
S
A
S
I

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Pekerja wajib Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Helm Selama Chec
menggunakan APD kesiapan APD menggunakan - Rompi pelaksanaan
(Rompi reflektor, helmet APD lengkap reflektor pekerjaan
sesuai dengan
dll)
standar

6 Maksimum kecepatan Seluruh sopir Paham Safety induction - Materi / Sebelum Eval
telah mengikuti mengenai untuk para sopir modul safety bekerja hasil
kendaraan di dalam lokasi safety induction
proyek 20 km/jam aturan proyek kendaraaninduction harus sudah penyam
terkait batas
kecepatan - Petugas safety paham safe
kendaraan dalam induc
proyek
7 Pengikatan alat berat Memastikan Paham Menetapkan (Form Selama Chec
sesuai prosedur dan pengikatan aman mengenai sistem standar Cheklist Mob proyek
standard keselamatan pengikatan Demob) berlangsung
(Form Cheklist Mob moving material sesuai kondisi
Demob) trailer
8 Memberi batas area kerja Membuat dan Rambu Menetapkan - Rambu Sebelum Chec
dan membuat rambu memasang peringatan standar rambu peringatan
rambu pekerjaan
peringatan bahwa sedang an standar (dicari dan kebutuhan harus sudah
ada pekerjaan berisikopenngatyang contoh dari rambu terpasang
pengaspalan dan hati – menyebabkan fasa marga)
hati terhadap alat berat kecelakaan
yang melintas
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2 Sasaran
K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

M
O
B
I
L
I
S
A
S
I

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
9 Pengoperasian alat berat Seluruh operator Lulus tes dan Menyediakan Training dan Sebelum Chec
mengikuti memiliki SIO pekerja sertifikasi bekerja
harus dilakukan oleh sertifikasi dan
tenaga terampil dan bersetifikat external harus sudah
pelatihan SIO terlatih
berpengalaman, dan
dijaga agar tidak ada
orang lain yang tidak
berkepentingan berada
di dekat alat beratyang
sedang beroperasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
Sasaran
Khusus
dan
Program
Khusus
GALIAN UNTUK
SELOKAN
DRAINASE DAN
SALURAN AIR

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Jarak antara para pekerja Agar tidak terjadi Tidak terjadi Tersedianya - Dokumen Sebelum Chec
penggali harus aman tabrakan antar pekerja intruksi kerja metode kerja melaksanakan
pekerja tertabrak - Sosialisasi berlangsung
pekerja lain
yang
membawa
material
2 Penggalian harus Pekerja terkait Paham Memastikan - Sebelum Eval
telah mengikuti mengenai kompetensi Materi bekerja ke
dilakukan oleh orang pelatihan dan
yang ahli dengan sistem pekerja / modul harus sudah
penyuluhan
keselamata terlatih
metode yang benar
n
3 Memakai sarungtangan, Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Sarungtangan Selama Chec
sepatu boots kesiapan APD menggunakan - Sepatu boots pelaksanaan
APD lengkap pekerjaan
sesuai dengan
standar
4 Pengecekan utilitas bawah Mencegah Tidak terjadi Menyediakan - Purchasing Sebelum Chec
tanah dengan alat insiden insiden ketika GPR (ground order penggalian
pendeteksi bawah tanah / utilitas bawah penggalian penetrating harus sudah
tanah terkena radar) tersedia
GPR (ground penetrating
penggalian
radar) sebelum penggalian
5 Apabila tanah tidak Agar pekerja Konstruksi Menyediakan - Purchasing Sebelum Chec
menjamin tempat tidak tergelicir penyangga scalfoding order (PO) penggalian
berpijak yang aman, jatuh tesedia sebagai tempat harus sudah
berpinjak tersedia
harus disediakan
konstruksi penyangga
yang cukup
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

P
A
S
A
N
G
A
N

B
A
T
U

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Pada saat pemasangan Agar pekerja Tidak ada Sosialisasi - SDM Sebelum Eval
batu belah dilakukan tidak tertimpa pekerja yang pemasangan pemberi pelaksanaan ke
dengan hati-hati agar material batu tertimpa batu belah materi pekerjaan
belah sosialisasi
tehindar dari resiko
bahaya tertimpa batu
belah
2 Memakai helm, sepatu Memastikan APD Terpakai Menyediakan - Helm Selama Chec
safety, kesiapan APD helm dan sepatu - Sepatu safety pelaksanaan
safety pekerjaan
berlangsung
3 Menerapkan metode Pekerja Sesusai dengan Menyiapkan - Dokumen Sesuai Chec
pekerjaan pemasangan menerapkan metode yang metode metode kerja Jadwal
batu belah dengan benar metode telah dibuat pemasangan - Sosialisasi pelaksanaan
pelaksanaan batu belah
pekerjaan sesuai
dengan metode
pelaksanaan yang
telah dibuat
4 Hati-hati dalam Mencegah Tidak ada Sosialisasi - SDM Sebelum Eval
pemotongan batu belah pekerja terkena pekerja yang pemasangan pemberi pelaksanaan ke
menggunakan kapak serpihan terkena batu belah materi pekerjaan
percikan batu sosialisasi
baja, agar terhindar dari belah serpihan
serpihan percikan batu batu belah
belah
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

P
A
S
A
N
G
A
N
B
A
T
U

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Memakai kacamata, Memastikan APD Terpakai Menyediakan - Kacamata Selama Chec
sepatu boots, masker, kesiapan APD APD untuk - Sepatu boots pelaksanaan
sarungtangan dan pekerja - Masker pekerjaan
memakai wearpack pengadukan - Sarungtangan berlangsung
Spesi - Wearpack
6 Diusahakan sedemikian Mencegah Tidak terjadi Sosialisasi - SDM Sebelum Eval
rupa menghindari kontak iritasi pada iritasi kulit pengadukan pemberi pelaksanaan ke
langsung antara tangan/ kulit pada pekerja mortar materi pekerjaan
sosialisasi
kulit terhadap adukan
mortar
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

P
E
K
E
R
J
A
A
N

G
A
L
I
A
N

B
I
A
S
A

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Pengoperasian Seluruh operator Lulus tes dan Menyediakan Training dan Sebelum Chec
excavator oleh mengikuti memiliki SIO pekerja sertifikasi bekerja
personel khusus yang sertifikasi dan bersetifikat external harus sudah
sudah memiliki SIO pelatihan SIO terlatih
2 Ada rigger yang Membantu Zerro incident Menyediakan - 1 orang Sesuai Eva
operator riiger rigger Jadwal Ke
mengarahkan operator excavator
excavator untuk pekerjaan pelaksanaan
dalam
penggalian pengoperasian
dan mencegah
terjadinya
incident
3 Tidak diperkenankan Seluruh material Area kerja Memastikan Oder angkutan Setelah Chec
meletakan hasil galian bongkaran galian bersih dari tanah hasil buangan tanah proses tanah
terlalu dekat dengan tanah direlokasi material galian digali
bongkaran direlokasi langsung
pinggir galian. Jarak menggunakan diangkut
aman min. 2 (dua) feet dump truck oleh dump
atau 0,65 m dari batas truck
tepi galian
4 Pengaman area galian Membuat dan Barricade Seluruh lokasi - Barricade - Sebelum Chec
dengan rambu-rambu K3 memasang pagar standard galian dipasang Safety line pekerjaan
& barricade untuk pengaman dan pengaman area harus sudah
menghindari pekerja barriacade pada kerja dengan terpasang
tergelincir jatuh area galian yang barricade
berisiko
menyebabkan
pekerja
tergelincir jatuh
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

P
E
K
E
R
J
A
A
N

G
A
L
I
A
N

B
I
A
S
A
No Pengendalian Risiko Sasaran Program
Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Penggalian pada lereng Mencegah Penggalian Pengawasan - Dokumen Selama Chec
dan tebing diusahan agar runtuhnya lereng sesuai dengan penggalian pada petunjuk kerja proses
tetap mempertahankan galian metode yang lereng - Pengecekan pekerjaan
telah dibuat lapangan
kemiringan lereng
6 Apabila tanah tidak Agar pekerja Konstruksi Menyediakan - Purchasing Sebelum Chec
menjamin tempat tidak tergelicir penyangga scalfoding order (PO) penggalian
berpijak yang aman, jatuh tesedia sebagai tempat harus sudah
berpinjak tersedia
harus disediakan
konstruksi penyangga
yang cukup
7 Mengatur lalu lintas agar Koordinasi Lalu lintas Traffic Penempatan 2 Selama Eval
tetap berjalan dengan dengan pihak lancar management orang flagman proyek ke
lancar dengan cara terkait untuk untuk mengatur berlangsung
pengaturan lalu
mengerjakan lintas lalu lintas
pekerjaan 1/2 bagian
terlebih dahulu.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s
P
E
N
Y
I
A
P
A
N

B
A
D
A
N

J
A
L
A
N
No Pengendalian Risiko Sasaran Program
Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Menerapkan instruksi Tersedianya Sesuai dengan Menyiapkan Dokumen IK Sebelum Chec
kerja pengoperasian alat instruksi kerja Instruksi kerja instruksi kerja alat bekerja
Pengoperasian pegoperasian harus sudah
kerja dengan benar alat kerja alat kerja lengkap
2 Memakai APD Helm, Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Helm Selama Chec
Sepatu safety dan kesiapan APD menggunakan - Sepatu safety pelaksanaan
Sarungtangan APD lengkap - Sarungtangan pekerjaan
sesuai dg standar
3 Membuat rambu Membuat dan Rambu Menetapkan - Rambu Sebelum Chec
peringatan bahwa memasang peringatan standar rambu peringatan pekerjaan
sedang ada rambu standar (dicari dan kebutuhan harus sudah
peringatan
pekerjaan jalan yang berisiko contoh dari rambu terpasang
menyebabkan fasa marga)
kecelakaan
4 Berhati – hati ketika jalan Safety briefing Zero Accident Tersedianya - Dokumen Sebelum Chec
dan memperhatikan intruksi kerja metode kerja melaksanaka
kondisi sekitar - Sosialisasi n pekerjaan
5 Mengatur lalu lintas agar Koordinasi Lalu lintas Traffic Penempatan 2 Selama Eval
tetap berjalan dengan dengan pihak lancar management orang flagman proyek ke
lancar dengan cara terkait untuk untuk mengatur berlangsung
mengerjakan pengaturan lalu lalu lintas
lintas
pekerjaan 1/2 bagian
terlebih dahulu.
6 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan
keluar masuk lintas
kendaraan
proyek
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

L
A
P
I
S

P
O
N
D
A
S
I

A
G
R
E
G
A
T

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Pengoperasian dump Seluruh operator Lulus tes dan Menyediakan Training dan Sebelum Chec
truck harus dilakukan mengikuti memiliki SIO pekerja sertifikasi bekerja
sertifikasi dan bersetifikat external harus sudah
oleh tenaga terampil & pelatihan SIO
berpengalaman, dan terlatih
dijaga agar tidak ada
orang lain yang tidak
berkepentingan berada di
dekat dump truck yang
sedang menurunkan
agregat,
2 Diadakan penyiraman Agar lokasi kerja Area proyek Penyiraman - 1 unit Selama Chec
terhadap agregat yang tidak berdebu basah dan rutin lokasi kendaraan proyek
telah dihampar sebelum (Polusi udara) tidak ada dengan air tangki air berlangsung
ditutup debu yang
bertebangan
3 Memakai Masker Memastikan APD Terpakai Menyediakan - Masker Selama Chec
kesiapan APD APD msker pelaksanaan
untuk pekerja pekerjaan
berlangsung
4 Penimbunan material Agar tidak Penimbunan Menyediakan - Lahan kosong Selama Chec
harus di tempat yang terjadi material sudah temapat aman pelaksanaan
aman atau material agar kecelakaan ditemapt aman untuk pekerjaan
akibat
segera dihampar penimbunan penimbunan berlangsung
material material
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

L
A
P
I
S

P
O
N
D
A
S
I

A
G
R
E
G
A
T

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Dilakukan pemeriksaan Memastikan Lokasi aman Melakukan Safety briefing Sebelum Chec
stabilitas tanah terutama kesiapan lokasi pemeriksaan Pengawasan bekerja
pada pinggir bahu jalan, stabilitas tanah safety harus sudah
terlatih
6 Mengatur lalu lintas agar Koordinasi Lalu lintas Traffic Penempatan 2 Selama Eval
tetap berjalan dengan dengan pihak lancar management orang flagman proyek ke
lancar dengan cara terkait untuk untuk mengatur berlangsung
pengaturan lalu
mengerjakan lintas lalu lintas
pekerjaan 1/2 bagian
terlebih dahulu.
7 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan
keluar masuk lintas
kendaraan
proyek
8 Senantiasa menjaga jarak Agar tidak terjadi Tidak terjadi Tersedianya - Dokumen Sebelum Chec
aman antara pekerja satu tabrakan antar pekerja intruksi kerja metode kerja melaksanak
pekerja - Sosialisasian
dan pekerja lainnya. tertabrak
pekerja lain berlangsung
yang
membawa
material
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
Sasaran
Khusus
dan
Program
Khusus
PEKERJAAN
PERKERASAN
ASPAL (LAPIS
PEREKAT, AC, HRS)

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Menggunakan Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Kacamata Selama Chec
kacamata dan masker kesiapan APD menggunakan - Masket pekerjaan
untuk mencegah iritasi APD lengkap berlangsung
mata dan paru - paru sesuai dengan
standar
2 Pekerja harus Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Wearpack Selama Chec
mengenakan baju kesiapan APD menggunakan - Sepatu boots pekerjaan
lengan panjang dan APD lengkap - Sarungtangan berlangsung
perlengkapan (sepatu sesuai dengan
boot, sarungtangan dan standar
masker) yang sesuai
dengan standar,
3 Menjaga agar tidak ada Seluruh lokasi Lokasi aman Memberi batas - Pengawasan Sebelum Chec
orang luar maupun dipastikan dari pekerja area kerja - Safety patrol bekerja
dikontrol dan harus sudah
pekerja lain berada di bebas dari
tempat dimana pekerja lain lengkap
DumpTruck sedang
menuangkan Hotmix ke
dalam Asphalt Finisher di
lokasi pekerjaan,
4 Memberi batas area kerja Membuat dan Barricade Lokasi - Barricade - Sebelum Chec
dan membuat rambu memasang pagar standard maneuver crane Safety line pekerjaan
peringatan bahwa sedang pengaman dan dipasang harus sudah
ada pekerjaan pengaspalan barriacade pada pengaman area terpasang
dan hati – hati terhadap lokasi pekerjaan kerja
alat berat yang melintas
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
Sasaran
Khusus
dan
Program
Khusus
PEKERJAAN
PERKERASAN
ASPAL (LAPIS
PEREKAT, AC, HRS)

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Untuk mencegah Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
resiko bahaya terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
kecelakaan disebabkan
menugaskan dan lintas
keluar masuk
menempatkan petugas kendaraan
bendera disemua proyek
tempat kegiatan
pelaksanaan pekerjaan.
6 Memakai Ear Plug Memastikan APD Terpakai Menyediakan - Ear Plug Selama Chec
kesiapan APD Earplug pelaksanaan
pekerjaan
berlangsung
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

B
E
T
O
N

S
T
R
U
K
T
U
R

F
C

2
0

M
P
a

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Memberi batas area Membuat dan Rambu Menetapkan - Rambu Sebelum Chec
kerja dan membuat memasang peringatan standar rambu peringatan pekerjaan
rambu peringatan rambu standar (dicari dan kebutuhan harus sudah
peringatan
bahwa sedang ada contoh dari rambu terpasang
yang berisiko
pekerjaan pengecoran menyebabkan jasa marga)
dan hati – hati kecelakaan
terhadap truck mixer
yang melintas
2 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan
keluar masuk lintas
kendaraan
proyek
3 Setiap pekerja yang Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Wearpack Selama Chec
kesiapan APD menggunakan - Sepatu boots pelaksanaan
melakukan pekerjaan
pengecoran harus APD lengkap - Sarungtangan pekerjaan
sesuai dengan - Masker
menggunakan safety boot standar
dan sarung tangan karet
serta memakai baju lengan
panjang
4 Memakai Ear Muff Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Ear Muff Selama Chec
kesiapan APD menggunakan pelaksanaan
APD lengkap pekerjaan
sesuai dengan
standar
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel
2

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n
P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

B
E
T
O
N

S
T
R
U
K
T
U
R
F
C

2
0

M
P
a

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Untuk mencegah Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
resiko bahaya terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
kecelakaan kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan lintas
menugaskan dan keluar masuk
menempatkan petugas kendaraan
bendera disemua proyek
tempat kegiatan
pelaksanaan pekerjaan.
6 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t - SKT flagman berlangsung
pengaturan lalu
disebabkan
keluar masuk lintas
kendaraan
proyek
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s
M
A
R
K
A

J
A
L
A
N

No Pengendalian Risiko Sasaran Program


Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Menempatkan 2 orang Mencegah Zerro Menyediakan - 2 orang Selama Chec
flagman untuk mengatur terjadinya Acciden flagman untuk flagman proyek
lalu lintas kecelakaan yang t pengaturan lalu - SKT flagman berlangsung
disebabkan
keluar masuk lintas
kendaraan
proyek
2 Adanya traffic Pengaturan lalu Tidak Menyediakan - Dokumen Sesuai Chec
management lintas keluar kecelakaan lalu traffic traffic jadwal & eva
masuk kendaraan lintas dan lalu management managemen pelaksanaan
proyek yang baik t - Sosialisasi
lintas depan
pintu gerbang
proyek tidak
terganggu oleh
kendaraan
proyek
3 Pemasangan rambu- Membuat dan Rambu Menetapkan - Rambu Sebelum Chec
rambu peringatan pada memasang peringatan standar rambu peringatan pekerjaan
saat akan memasuki rambu standar (dicari dan kebutuhan harus sudah
peringatan depan rambu terpasang
lokasi proyek: (“kurangi pintu masuk contoh dari
kecepatan”, “hati – hati”) yang berisiko jasa marga)
menyebabkan
kecelakaan
4 Memasang Movable Memasang Barricade Menyediakan - Movable Sebelum Chec
Barrier, barricade barrier barricade barrier pekerjaan
movable barrier terpasang movable barrier - Traffiec cone harus sudah
depan pintu terpasang
masuk
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


Tabel 2
S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n
P
r
o
g
r
a
m

K
h
u
s
u
s

M
A
R
K
A

J
A
L
A
N
No Pengendalian Risiko Sasaran Program
Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
5 Maksimum kecepatan Seluruh sopir Paham Safety induction - Materi / Sebelum Eval
telah mengikuti mengenai untuk para sopir modul safety bekerja hasil
kendaraan di dalam lokasi safety induction
proyek 20 km/jam aturan proyek kendaraan induction harus sudah penyam
terkait batas
kecepatan - Petugas safety paham safe
kendaraan dalam induc
proyek
6 Memakai Respirator saat Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Respirator Selama Chec
bekerja kesiapan APD menggunakan Mask pelaksanaan
APD lengkap pekerjaan
sesuai dengan
standar
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)


T
a
b
e
l

S
a
s
a
r
a
n

K
h
u
s
u
s

d
a
n

P
r
o
g
r
a
m
K
h
u
s
u
s

F
I
N
I
S
H
I
N
G

D
A
N

P
E
M
B
E
R
S
I
H
A
N

L
O
K
A
S
I
No Pengendalian Risiko Sasaran Program
Uraian Tolak Ukur Uraian Sumber Daya Jadwal Ben
Kegiatan Pelaksanaan Monit
1 Pekerja harus memakai Memastikan APD Terpakai Seluruh pekerja - Sepatu safety Selama Chec
pakaian dan perlengkapan kesiapan APD menggunakan - Kacamata pelaksanaan
(sepatu, kacamata dan APD lengkap - Masker pekerjaan
sesuai dengan
masker) yang sesuai
standar
dengan standar
2 Menyirami area berdebu Agar lokasi kerja Area proyek Penyiraman - 1 unit Selama Chec
dengan air tidak berdebu basah dan rutin lokasi kendaraan proyek
(Polusi udara) tidak ada dengan air tangki air berlangsung
debu yang
bertebangan
3 Memakai Masker Memastikan APD Terpakai Menyediakan - Masker Selama Chec
kesiapan APD APD msker pelaksanaan
untuk pekerja pekerjaan
berlangsung
4 Menyiapkan tempat Seluruh lokasi Tempat Menyediakan - Purchasing Selama Chec
sampah dan menentukan proyek sampah tempat sampah order proyek
tempat pembuangannya disediakan tersedia dan - Tong sampah berlangsung
tempat sampah sesuai dengan organic
jenis sampah - Tong sampah
B3
- Tong sampah
non organic
5 Menempatkan peralatan Penerapan 5R di Area kerja Memastikan - Safety Harian Chec
kerja ditempat yang telah tempat kerja bersih dan rapi area kerja briefin
ditentukan. bersih g
- Dokumen
petunjuk 5 R
- Form
checklist 5 R
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.3. Standar dan Peraturan Perundangan

Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan

No Pengendalian Risiko Peraturan Perundangan & Pasal sesuai


Persyaratan Lainnya dengan
Pengendalian
Risiko
1 Penggunaan tenaga kerja yang UU Nomor 1 Tahun 1970 Pasal 1 ayat (6)
berkompeten Tentang Keselamatan Kerja
2 Kewajiban perusahaan UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Pasal 86
melindungi pekerja Ketenagakerjaan
3 Standar Keamanan, UU Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 59
Keselamatan, Kesehatan, Tentang Jasa Konstruksi
Keberlanjutan (K4)
4 Penyediaan Fasilitas Kesehatan Intruksi Menteri PUPR Bab A Nomer 3
di lapangan : 02/IN/M /2020 : Protokol
a. Ruang klinik dilengkapi Pencegahan Penyebaran COVID-19
tabung oksigen, pengukur dalam Penyelenggaraan Konstruksi
suhu, pengukur tekanan
darah, obat, petugas medis
b. Penyedia jasa wajib
kerjasama perlindungan
kesehatan & pencegahan
covid-19 dengan rumah sakit
c. Penyedia jasa wajib
menyediakan : sarana cuci
tangan, hand sanitizer, tisu,
masker
d. Penyedia wajib menyediakan
vaksin, vitamin dan nutrisi
tammbahan
5 Mengupayakan Pencegahan Surat Edaran Menteri Bab I
Penyebaran dan Penanganan Ketenagakerjaan RI
Kasus terkait COVID-19 di M/3/HK.04/III/2020 :
Lingkungan Kerja Pelindungan Pekerja/Buruh
dan Kelangsungan Usaha
dalam Rangka Pencegahan dan
Penanggulangan COVID-19
6 Setiap Pimpinan Perusahaan Surat Edaran Dirjen Binwasnaker Bab II
untuk segera membuat rencana 5/193/AS.02.02/III/2020 :
kesiapsiagaan dalam Kesiapsiagaan dalam
menghadapi pandemik Covid19 menghadapi penyebaran Covid-
19 di tempat kerja
7 Perancah harus diberi lantai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 13 ayat (1)
papan yang kuat dan rapat dan Transmigrasi
sehingga dapat menahan dengan No.Per 01/MEN/1980 :
aman tenaga kerja, peralatan K3 pada Konstruksi Bangunan
dan bahan yang dipergunakan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.3. Standar dan Peraturan Perundangan

Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan

No Pengendalian Risiko Peraturan Perundangan & Pasal sesuai


Persyaratan Lainnya dengan
Pengendalian
Risiko
8 Pinggir – pinggir dan dinding- Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 67 ayat (2)
dinding pekerjaan galian harus dan Transmigrasi
diberi pengaman dan penunjang No.Per 01/MEN/1980 :
yang kuat K3 pada Konstruksi Bangunan
9 Sewaktu alat mekanik untuk Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 93 ayat (2)
pembongkaran digunakan, dan Transmigrasi
terlebih dahulu harus ditetapkan No.Per 01/MEN/1980 :
daerah berbahaya dimana tenaga K3 pada Konstruksi Bangunan
kerja dilarang berada
10 Sebelum pekerjaan di mulai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 71
pada setiap tempat dan Transmigrasi
pancangpelaksana harus No.Per 01/MEN/1980 :
melakukan pemeriksaan terlebih K3 pada Konstruksi Bangunan
dahulu atas segala instalasi di
bawah tanah

11 Semua perlengkapan alat berat Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 101
diatas landasan dan permukaan dan Transmigrasi
sebelum digunakan harus No.Per 01/MEN/1980 :
diperiksa terlebih dahulu oleh K3 pada Konstruksi Bangunan
operator
12 Tenaga kerja yang tidak bertugas Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 69
menjalankan mesin pancang dan Transmigrasi
dilarang berada disekitar mesin No.Per 01/MEN/1980 :
pancang yang sedang dijalnkan K3 pada Konstruksi Bangunan
13 Alat – alat penyelamat dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 99 ayat (1)
pelindung diri yang jenisnya dan Transmigrasi
disesuaikan dengan sifat No.Per 01/MEN/1980 :
pekerjaan K3 pada Konstruksi Bangunan
14 Selama pekerjaan pembangunan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 79
konstruksi baja, harus dilakukan dan Transmigrasi
tindakan pencagahan bahaya No.Per 01/MEN/1980 :
jatuh atau kejatuhan benda K3 pada Konstruksi Bangunan
terhadap tenaga kerja
15 Proteksi harus disediakan Persyaratan Umum Instalasi Listrik Bagian I
terhadap bahaya yang dapat 2011 (PUIL 2011) 131.2 (2.1.2)
timbul karena sentuh bagian
aktif intalasi oleh manusia
16 Apabila digunakan bahan cat Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 87 ayat (3)
yg mengandung zat yang dapat dan Transmigrasi
meresap kedalam kulit, tukang No.Per 01/MEN/1980 :
cat harus menggunakan APD K3 pada Konstruksi Bangunan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

B.3. Standar dan Peraturan Perundangan

Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan

No Pengendalian Risiko Peraturan Perundangan & Pasal sesuai


Persyaratan Lainnya dengan
Pengendalian
Risiko
17 Mesin – mesin yang digunakan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 42 ayat (1)
harus dipasang dan dilengkapi dan Transmigrasi
dengan alat pengaman untuk No.Per 01/MEN/1980 :
menjamin keselamatan kerja K3 pada Konstruksi Bangunan
18 Alat – alat angkat harus Peraturan Menteri Tenaga Kerja Pasal 28
direncanakan dipasang, dilayani dan Transmigrasi
dan dipelihara sedemikian rupa No.Per 01/MEN/1980 :
sehingga terjamin keselamatan K3 pada Konstruksi Bangunan
dalam pemakaiannya

19 - SIA Peraturan Menteri Tenaga Kerja - Bab VII pasal


- Jadwal Pemeliharaan Alat dan Transmigrasi 138
- Checklist Pemeliharaan ALat No.Per 05/MEN/1985 : - Bab VII pasal
Pesawat Angkat & Angkut 134
20 Semua perusahaan harus Peraturan Menteri Tenaga Pasal 2 ayat (2)
mengadakan Pemeriksaan Kerja dan Transmigrasi
Kesehatan Sebelum Kerja No.Per 02/MEN/1980 :
Pemeriksaan Kesehatan Tenaga
Kerja
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

2. Sasaran Umum dan Program Umum

Tabel 4 Format Sasaran Umum dan Program Umum

No Sasaran Umum Program Umum


A Kinerja Keselamatan Kerja

- Severity Rate (SR) / Tingkat Keparahan = 0 1. Komunikasi :


SR = Jumlah hari hilang x 1.000.000 - Induksi Keselamatan Konstruksi (construction safety induction)
Jumlah jam orang kerja tercapai - Pertemuan pagi hari (safetymorning)
(Perhitungan SR mengikuti peraturan terkait) - Pertemuan kelompok kerja (toolbox meeting)
- Rapat Keselamatan Konstruksi(construction safety meeting)
- Penilaian Indikator Kunci Kinerja Keselamatan Konstruksi - Audit K3 Internal
(Construction Safety KPI) = 85/100 2. Pelatihan K3L dan Sosialisasi
3. Melaksanakan pengendalian sesuai rencana pengendalian terhadap
potensi bahaya dan resiko
4. Melengkapi HIRADC untuk semua kegiatan kantor pusat dan proyek
5. Menyediakan dan inspeksi APD
6. Melakukan penerapan ijin kerja pada pekerjaan tertentu
B Kinerja Kesehatan Kerja
- Tidak ada Penyakit Akibat Kerja (PAK) 1. Pemeriksaan Kesehatan :
- Pemeriksaan kesehatan ( awal dan berkala )
- Pemeriksaan Kesehatan khusus
2. Peningkatan Kesegaran Jasmani
- Pelaksanaan senam setiap pagi
- Olahraga futsal seminggu 2 kali
- Berjemur di bawah sinar matahari pada jam 10.00 pagi
3. Menyediakan kotak P3K di kantor dan di proyek
4. Menjaga kebersihan disetiap ruangan atau di lapangan
5. Mensosialisasikan pembuangan sampah yang benar kepada karyawan
dan pekerja
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

2. Sasaran Umum dan Program Umum

Tabel 4 Format Sasaran Umum dan Program Umum

Sasaran Umum Program Umum


Kinerja Pengelolaan Lingkngan Kerja

- Tidak ada pencemaran lingkungan 1. AMDAL / UKL-UPL


2. Tata Graha (Housekeeping)
3. Pengelolaan Sampah dan Limbah
4. Implementasi budaya 5R ditempat kerja
Kinerja Pengelolaan Lingkngan Kerja 1. Petugas Keamanan
Tidak ada gangguan keamanan yang mengakibatkan berhentinya 2. Koordinasi dengan pihak terkait
pelaksanaan pekerjaan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Lingkungan Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material (N/AB/D) Y/T

1 Mobilisasi / Area Pembebanan Kerusakan N UU RI 2 2 4 P SB - Pemilihan jenis alat angkut, dengan


Demobilisas Proyek struktur/infrastruktur struktur / No 22 tronton/trailer.
i Alat Berat oleh kendaraan/alat infrastruktur Tahun - Pembuatan/penggunaan detor proyek (bila
dan berat lingkungan 2009 diperlukan)
Kendaraan (jalan dan
material jembatan)
EC - Pemasangan lembaran baja pada area
bongkar/muat material berat
- Penambahan suport pada jembatan sekitar
proyek yang dipergunakan mobilitas
kendaraan alat berat
ADM Melakukan perbaikan bila terjadi kerusakan
(rekondisi)

Kompaksi (Tanah Penurunan N T 1 2 2 TP EC Pemasangan lembaran baja pada area


menjadi padat) oleh kesuburan bongkar/muat material berat
pembebanan alat tanah
berat
ADM - Administrasi ;
Meminimalkan area non struktur / tahan yang
digunakan sebagai area mobilisasi alat berat
(menentukan jalur mobilitas kendaraan)
Melakukan rekondisi / penggemburan tanah
yang terkompaksi (bila diperlukan)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Lingkungan Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Operasi
perkakas KM KP R P/TP
Material Y/T
(N/AB/D)

Emisi gas buangan Pencemaran N 2 2 4 P EC - Pemasangan penyaring emisi gas


kendaraan udara buang kendaraan (bila diperlukan)
Y - Penggantian bahan bakar solar dengan
PP. RI No. bio solar bila diperlukan (penggunaan
41 Thn bensin premium non timbal)
1999,
PerMen
LH No. 05
Tahun
2006,
PermenL ADM Mencantumkan dalam kontrak
H No. 4 subkontraktor/supplier syarat K3LM
thn 09 PT. LONADA SINAR MANDIRI
KSO Melakukan pengujian emisi gas
buang kendaraan operasional proyek

Emisi debu Gangguan N T 3 1 3 TP EC - Membuat rigid beton untuk jalan lalu


pernapasan lintas area proyek
dan - menyiram jalan sekitar dan area proyek
kenyamana yang sering dilalui kendaraan proyek
n bagi (bila berdebu)
komunitas
sekitar
proyek,
Pencemaran
udara
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Lingkungan Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material
(N/AB/D) Y/T

ADM Sosialisasi batas kecepatan laju kendaraan di


area proyek (mengurangi terbangan debu)
Memasang rambu batas kecepatan maximal
(30 km/jam)

Konsumsi BBM Penurunan N T 1 2 2 TP EC Penggunaan tablet penghemat bahan


sumber daya bakar (bila perlu)
alam tak
terbarui
ADM - Meminimalisir penggunaan
kendaraan operasional
- Menggunakan kendaraan laik operasi
(masih dalam ukuran ekonomis)
- Mempergunakan kendaraan operasional
sesuai beban/daya angkut kendaraan
- Memantau penggunaan BBM
kendaraan/jarak tempuh

Ceceran Oli / Solar Pencemaran AB Y 2 2 4 P SUB Perawatan kendaraan (penggantian oli


(BBM tanah, air laut UU RI No. kendaraan) oleh pemilik kendaraan/tempat
32 Thn 09, service resmi di luar proyek
PP RI
Nomor 18 ADM Sosialisasi penanganan ceceran oli/tumpahan
Tahun oli, limbah B3 (Bahan Berbahaya dan
1999 Beracun)
PP RI Menyediakan tempat pemeriksaan mesin
Nomor 85 kendaraan sederhana (bila diperlukan)
Tahun
1999
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Lingkungan Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material (N/AB/D) Y/T
EC - Penggunaan/ pemasangan alas/tempat dari
bahan kedap saat penggantian
oli/kebocoran oli
- Perawatan berkala oleh pemilik kendaraan
(Maintenance kendaraan teratur)
- Penggunaan alat bantu (bahan kedap)
pada saat penggantian oli
- Sosialisasi penanganan limbah
B3/IK tumpahan/ceceran B3 (BBM)
Limbah Non B3 Pencemara N Y 2 1 2 TP EC '- Pengendalian Teknik ;
padat ( botol air, n tanah, air KepMen Kes Pengadaan, dan penempatan tempat sampah
bungkus nasi dll) laut No organik, non organik dan B3 sesuai timbulan
dari 1405/Menkes/ masing-masing lokasi (tempat sampah tidak
pengemudi/operator SK/XI/2002 dicampur)

ADM Sosialisai pengelolaan limbah non B3


padat Pemasangan himbauan buanglah
sampah pada tempatnya
Pembersihan rutin area kerja /melaksanakan
program 5 R)

2 Pekerjaan Area Konsumsi kertas Penurunan N T 2 1 2 TP SUB Pengiriman laporan dan dokumentasi
administrasi kantor sumber daya menggunakan data electronik (@mail, CD,
proyek alam Folder, Flash Disk)
terbarui
EC Menggunakan lembaran kertas bekas (tidak
dipakai) untuk mencetak draft pekerjaan /
catatan kerja
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Lingkungan Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material
(N/AB/D) Y/T
ADM Memasang himbauan pemanfaatan
lembar kertas semaksimal mungkin.
Memantau penggunaan kertas kerja.
Limbah Non B3 Pencemaran, N PP RI No. 82 2 2 4 P EC - Pengendalian Teknik ;
dan B3 ( kertas, air, Tanah Tahun 200 Pengadaan, dan penempatan tempat sampah
sisa toner, Baterai organik, non organik dan B3 sesuai timbulan
plastik) masing-masing lokasi (tempat sampah tidak
dicampur)

ADM Sosialisai pengelolaan limbah non B3 padat


Pemasangan himbauan buanglah sampah
pada tempatnya & label jenis sampah yang
dihasilkan
Pembersihan rutin area kerja /melaksanakan
program 5 R)

Pemakaian listrik Penurunan N - 1 2 2 TP EC - Menggunakan alat listrik yang hemat


sumber daya energi
alam tak ADM - Pemasangan stiker matikan listrik bila tidak
terbarui digunakan
- Pemantaun dan pengukuran penggunaan
listrik

Pemakaian air Penurunan N - 1 2 2 TP EC - Penggunaan material penampungan


sumber daya air tidak bocor
alam tak - Pemasangan stiker matikan keran
terbarui ADM air setelah menggunakan
- Pemantauan dan pengukuran
penggunaan air bersih
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material
(N/AB/D) Y/T
3 Aktivita Area Pemakaian air Penurunan N PP RI No. 43 1 2 2 TP EC - Penggunaan material penampungan air
s MCK kantor dan sumber daya Tahun 2008 tidak bocor
proyek alam tak - Pemasangan stiker matikan keran air
terbarui ADM setelah menggunakan
- Pemantauan dan pengukuran penggunaan
air bersih

Limbah Penurunan N PP No. 82 th 2 2 4 P ADM - Pembuatan saluran air over flow


Campuran cair kualitas 2001 - Pembuatan bak kontrol limbah cair
(Domestik) penerima
badan air
DAS

4 Penyimpanan Area Ceceran bahan Pencemaran AB PP No. 82 th 2 2 4 P EC Minimalisir limbah, teknologi bersih,
bahan kimia Konstruks kimia/B3 tanah,air 2001 memberi alas pada penyimpanan bahan kimia
dan B3 i / Gudang dan menampung tumpahan pada bak plastik
Proyek sesuai karakteristik tumpahan, menyimpan
sesuai MSDS, penanganan tumpahan sesuai
prosedur PT. LONADA SINAR MANDIRI
KSO

Pemberian alas penyimpanan kedap air,


identifikasi dan label B3, record pemakaian
bahan (B3), lantai kedap air.
Penyediaan tempat limbah B3 di lokasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material (N/AB/D) Y/T
ADM - Sosialisasi penanganan ceceran B3
- Pemasangan rambu bahaya sesuai
karakteristik bahan (B3), dan rambu APD
nya.
- Mendokumentasikan MSDS bahan (B3) di
lokasi penempatan

5 Penyimpanan Area Ceceran/tumpahan Pencemaran AB PP No. 82 2 2 4 P EC '- Pengendalian Teknik ;


bahan bakar Konstruks BBM (oli, solar tanah, air Tahun 2001 Minimalisir limbah, memberi alas pada
(solar, oli) i / Gudang dll) penyimpanan BBM dan menampung
Proyek tumpahan pada bak kedap air sesuai
karakteristik tumpahan, menyimpan
sesuai MSDS

Penyediaan tempat limbah BBM di lokasi.


penyediaan alat penanganan tumpahan,
tumpahan dilokalisisr.

ADM Sosialisasi penanganan tumpahan BBM.


Pemasangan rambu bahaya BBM, dan
rambu APD nya.
Mendokumentasikan MSDS BBM tersebut
di lokasi penempatan

6 Maintenance Area Ceceran/tumpahan Pencemaran AB - 2 2 4 P EC '- Pengendalian Teknik ;


peralatan Konstruks BBM (bensin, oli, tanah, air Minimalisir limbah, memberi alas pada
(mekanik) i / Gudang solar grease penyimpanan BBM dan menampung
Proyek tumpahan pada bak kedap air tidak bocor
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material (N/AB/D) Y/T
Penyediaan tempat limbah BBM di lokasi.
penyediaan alat penanganan tumpahan,
tumpahan dilokalisir.

ADM Sosialisasi penanganan tumpahan BBM.


Pemasangan rambu bahaya BBM, dan
rambu APD nya.

7 Mobiliita Area Kebersihan jalan ceceran AB - 3 2 6 P EL Tidak melakukan pembuangan tanah keluar
s Proyek raya tanah lokasi proyek (di buang di stock yard lokasi
kendaraa galian di proyek)
n jalan raya
angkutan ADM Pembersihan kendaraan roda kendaraan
tanah sebelum keluar lokasi proyek (bila perlu)
Pemantauan kebersihan jalan sekitar proyek

8 Operasional Area Tahap operasi Pencemaran N KEPMEN LH 3 2 6 P EC Pemantauan terhadap emisi yang
kompressor proye udara No 13/1995 terjadi,pemasangan filter pada saluran
k gas buang.

Tumpahan Pencemaran N PP No. 85 2 2 4 P EC Pemasangan alat penanganan tumpahan


dan tetesan tanah Tahun 1999 sesuai prosedur PT. LONADA SINAR
bahan bakar MANDIRI KSO
dan oli
Pencemaran N PP No. 82 2 2 4 P EC Penampungan tumpahan pada TPS B3
air Tahun 2001
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material (N/AB/D) Y/T
9 Pembersihan Area Pembuanga Pencemaaran N - 2 2 4 P EC memisahkan/mengelompokan sampah
area sebelum proyek n puing atau tanah sesuai dengan jenisnya dan melakukan
pengecoran sampah pengangkutan sampah setiap hari

Pemapara Pencemaran N PP No 3 2 6 P EC Penyediaan bak sampah organik,non organik


n Debu udara 41/1999 dan B3,sosialisasi mengenai limbah dan
jenis limbah,pengangkutan dan pembuangan
sampah secara berkala.

Vektor N - 2 2 4 P EC Menutup bak sampah dan membuang ke


penyakit TPS proyek setiap hari, untuk sampah sisa
makanan (nasi,sayur) dikemas dalam plastik

Pembuangan Pencemaaran N PP No. 82 3 2 6 P EC Memisahkan antara limbah cair dengan


limbah cair air Tahun 2001, dengan sampah padat sehingga saluran
KepMen LH tidak tersumbat dan menyebabkan banjir.
No 112/2003

10 Pengangkutan/ Area Mobilitas Pencemaran N PP No 3 2 6 P ADM Mengukur emisi kendaraan yang masuk
Pemindahan proyek kendaraan udara 41/1999 proyek, mengatur lalulintas, mematikan
material mesin jika tidak beroperasi/beraktivitas.

Kemacetan N UU RI. No. 2 2 4 P EC Mengatur lalu lintas, memasang rambu lalu


lalulintas 22 Tahun lintas.
2009
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 5. Penyusunan Evaluasi Aspek dan Dampak Lingkungan


No. Aktivitas Lokasi Aspek Dampak Kondisi Legislasi Risiko Awal
Peralatan Lingkungan Lingkungan Operasi
Perkakas KM KP R P/TP
Material
(N/AB/D) Y/T
Kerusakan N - 2 2 4 P EC Membuat perkerasan jalan yang sesuai
bangunan dengan beban kendaraan yang masuk
sekitar dan keluar

Pemborosa N - 3 1 3 P EC Mematikan mesin saat kendaraan tidak


n digunakan.
pemakaian
sumber
daya tak
terbarukan

11 Prakonstruksi Area Hujan (Musim Banjir N - 2 2 4 P EC Membuat saluran drainase sesuai


, konstruksi Proyek Penghujan) dengan curah hujan dan catchment
dan akhir area/penampungan air hujan
konstruksi
(Pengaruh Menyediakan pompa sesuai debit hujan yang
cuaca dan ditimbulkan, memanfaatkan sumpit seefektif
musim) mungkin

ADM membuat rambu/peringatan "hati-hati banjir"

Debu (musim Pencemaran N PP No 3 2 6 P EC Menyiram daerah yang berdebu dengan air


Kemarau) udara 41/1999 secara rutin
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Keterangan

N
: Normal ( kondisi rutin, selalu dilakukan)

AB Abnormal(kondisisaatmaintenance,terjaditumpahan)
:

Kondisi
:

an

a kondisi ru u dilakukan)

ormal (kondisi saa

ura (kodi kekara da d


a
Darurat (kondisi kebakaran, ledakan, dll)
D
:

Kualitatif

Kuantitatif

1 Probability(P)
= Tingkatkemungkinanterjadi

P er atur a n per un da nga n y ang m engatur


1 Legal (L)
=

Y (Ya) Kalau ada peraturan perundangan yang mengatur perusahaan dan/ atau
T (Tidak) Kalau tidak ada peraturan perundangan yang mengatur

= Peaturan perundangan yang mengatur

Kalau ada peraturan perudangan yang mengatr perus


K a aun ndg yg meg

atau terjadi setiap 10 tahun atau lebih.

if

= T i ngk at kem ugk i nan t erj d

r tdak pernah terjad


/ sangat kecil kemungkinannya terjadi/ hanya mungkin terjadi pad kondisi darurat (bnjir gempa kebakarn ledakan d)

(misalnyaoverhaul,maintenance,kerusakanakibattidakberfungsisesuaikondisi)atauterjadihampirsetiapbulan.

1
= Hampir tidak pernah terjadi / sangat kecil kemungkinannya terjadi/ hanya mungkin terjadi pada kondisi darurat (banjir, gempa, kebakaran, ledakan dll.)

a rjadi setiap 10 ahun atau lebih.

2Severity(S)
= Keparahanberdasarkankonsekwensidampakterhadaplingkungan
2
= Jarang terjadi/ mungkin terjadi jika ada kesalahan dari operator atau jika peralatan tidak terawat sebagaimana mestinya atau pada kondisi abnormal

3
= Hampir pasti terjadi / sangat besar kemungkinannya terjadi/sering terjadi pada kondisi normal atau terus menerus terjadi

tead/ mungkn terjadi jika ada kesalahan dari operator atau ika peralatan tidak terawat sebagaimana mestinya atau pada kondisi abnormal
en a ba k di a mp a p
erjadi
/ sangat besar kemungknannya terjad/sering terjadi pada kondisi normal atau terus menerus terjadi
S)
= Keparahan berdasarkan konsekwens dampak terhadap lingkungan
/ sakit yang dapa diobat dengan pertolongan pertama kerusakan property, kerugian mateii atau dampak yang terjad mempegaruhi
h R

kenyamananatauperubahanterhadapdayadukunglingkunganataubiayakerugian
< Rp.5juta.
2
= Hilangmateriil
harikerja sakityangdapatdiobatidenganpertolonganmedistetapitidakmengakibatkancacatpermanen kerusakanproperti,kerugian
/ atau terjadi kerusakan/pencemaran lingkungan/yang tidak signifikan atau terdapat keluhan yang terkait dengan issue lokal
1
= Luka ringan / sakit yang dapat diobati dengan pertolongan pertama /kerusakan property, kerugian materiil atau dampak yang terjadi mempengaruhi
erja
/ sakit yan dapat diobati dengan pertolongan meds tetapi tidak mengakibatkan caat permanen / kerusakan properti kerugian
aau erjadi krusakan/pencemaran lingkungan yang tidak signifika atau terdapat keluhan yang terkait dengan issue lokal
obal tetapi tdak menghambat aktivias proyek atau biaya kerugian antara Rp(5-50) juta
uka yang dapt mengakibtkan cacat permanen
/ sakit yang tidak dapat diobat / Kematian / peanggaran Undangundang / kerusakan
ti iil k
maupunglobaltetapitidakmenghambataktivitasproyekataubiaya/kerugianantaraRp(5-50)juta
ik h i d kd

Luka berat luka yang dapat mengakibatkan cacat permanen sakit yang tidak dapat diobati Kematian pelanggaran Undang-undang
3
= / /
properti, kerugian materiil atau kerusakan/pencemaran lingkungan parah atau kematian atau terdapat keluhan yang terkait dengan issue lokal / / / kerusakan
maupunglobalsehinggadapatmenghambataktivitasproyekataubiayakerugianlebihdariRp.50juta.

, g
un loba l sehiga dap

=R P x SRisk PxS
= =
PT
/ TP = Penting / Tidak Penting
Penentuan aspek penting
:e u a
Nilai Jenis resiko Sifat Aspek

1-2 Resiko yang tidak berpengaruh


/ kurang berarti Tidak signifikan/penting, selama tidak ada peraturan hukum/persyaratan
yang berlaku

3-6 Resiko yang sedang Siginifikan/Penting

9 Resiko yang tidak dapat diterima


Siginifikan/Penting
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C. Dukungan Keselamatan Konstruksi

Tabel Jadwal Program Komunikasi


No Jenis Komunikasi PIC Waktu P
1 Induksi Keselamatan Konstruksi ( Safety Safety Officer Setiap
Induction ) 08.15
2 Pertemuan pagi hari ( Safety Morning ) Safety Officer Setiap
07.30
3 Pertemuan Kelompok Kerja ( toolbox Project Manager Setiap
meeting ) 13.00
4 Rapat Keselamatan Konstruksi PM / Safety Officer Setiap h
( construction safety meeting ) 13.30

Dukungan Keselamatan Konstruksi dapat terwujud apabila Pihak


manajemen memilikii kebijakan yang mendukung pelaksanaan K3.
Sehubungan dengan hal itu Kami menyadari bahwa aspek
Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah penting dalam pelaksanaan
seluruh kegiatan operasi perusahaan, oleh karena itu kami berkomitmen
untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan menyediakan tempat kerja
yang aman dan sehat dengan menerapkan perbaikan yang berkelanjutan
melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO konsisten untuk
melaksanakan pengelolaan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara
efektif dan efesien dengan cara :
1. Menginformasikan kepada seluruh personil baik internal dan
eksternal perusahaan mengenai tanggung jawabnya dalam
pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan
perusahaan
2. Mematuhi perundang-undangan dan persyaratan lainnya
yang berkaitan dengan K3, serta mengintegrasikannya
kedalam semua aspek kegiatan operasi perusahaan
3. Meminimalkan jumlah terjadinya kesalahan kerja,
terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
4. Melakukan identifikasi bahaya sesuai dengan sifat dan skala
resiko-resiko K3

Kebijakan ini dibuat untuk dapat dipahami oleh seluruh karyawan dan menjadi acuan dalam
pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan
5. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan
tanggung jawabnya
6. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran kebijakan ini
kepada seluruh personil secara berkala
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.1. Sumber Daya

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tenaga Keselamatan Konstruksi:

1 EMERGENCY
. N a m a : -
Jabatan : Penanggung Jawab K3
Tugas dan Tanggung Jawab :
1.1. Menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.2. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang
dan terkait K3
Konstruksi
1.3. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan
konstruksi
1.4. Merencanakan dan menyusun program K3
1.5. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan
ketentuan K3
1.6. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan
program,
prosedur kerja dan instruksi kerja K3
1.7. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3
dan pedoman teknis
K3 konstruksi
1.8. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi
berbasis K3, jika
diperlukan
1.9. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat
kerja serta
keadaan darurat

2 . N a m a : -
Jabatan : Emergency/Kedaruratan
Tugas dan Tanggung Jawab :
2.1. Menerapkan program emergency/kedaruratan
2.2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan
keadaan darurat secara keseluruhan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

2.3. Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam


pencarian orang yang hilang
2.4. Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi
dan evaluasi kondisi darurat secara keseluruhan
2.5. Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap
kondisi keadaan darurat termasuk melakukan mitigasi
apabila terjadi kecelakaan kerja
2.6. Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat
tersedia sesuai kondisi lapangan

3 . N a m a : -
Jabatan : P3K Tugas
Tanggung Jawab :
3.1. Menerapkan program P3K.
3.2. Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja.
3.3. Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:
3.3.1. Ruang P3K.
3.3.2. Kotak P3K dan isinya.
3.3.3. Alat evakuasi dan transportasi.
3.3.4. Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau
peralatan
khusus di tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang
bersifat
khusus.
3.4. Mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan.
3.5. Membuat laporan kegiatan P3K secara periodik.

4 . N a m a : -
Jabatan : Kebakaran
Tugas dan Tanggung Jawab :
4.1. Menerapkan program Kebakaran.
4.2. Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan.
4.3. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan
kebakaran pada pekerjaan konstruksi.
4.4. Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran
konstruksi dan lingkungannya.
4.5. Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di
tempat kerja. 4.6. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan
dan penanggulangan kebakaran sesuai rencana kerja.
4.7. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran
dan instansi terkait.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO


Lampiran 1
DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT
BAHAYA KEBAKARAN DI PROYEK
KETERANGAN

Proyek Koord. Tanggap Koordinator TPKD 1. Apabila Terjadi


Kebakaran diarea proyek
Darurat
Kebakaran 2.Pekerja yang terdekat
Start & dengan lokasi kebakaran
Pekerja identifikasi kebakaran

3.Pekerja terdekat lainya


Identifikasi langsung menghubungi
Kebakaran Kebakaran koordinator kebakaran /
safety man

4.Pekerja melakukan
Hubungi Koord. tindakan pemadaman
Tanggap Darurat sementara sambil nunggu
tim koordinator
Kebakaran kebakaran untuk
penanganan lebih lanjut
Lakukan
Pemadaman 5.Jika pemadaman
kebakaran tersebut bisa
diatasi “VA” koordinator
Kebakaran kebakaran melakukan
evaluasi & membuat
laporan kejadian ke Site
Kebakaran manager proyek

Dapat 6.Apabila kebakaran


Diatasi Koord. TPKD “TIDAK” bisa diatasi
Menghubungi koordinator kebakaran
pihak Eksternal menghubungi pihak
eksternal (Damkar)

7.Koordinator kebakaran
Koord. TPKD dengan pihak eksternal
Berkoordinasi dg untuk menangani
pihak Eksternal kejadian kebakaran
dalam penanganan tersebut
kebakaran
8.Kemudian koordinator
kebakaran memberikan
Koord. TPKD laporan kejadian pada
Melaporkan pada pihak internal

manajemen 9. Koordinator kebakaran


Lakukan Evaluasi perusahaan membuat laporan
Kejadian & membuat kejadian dan hasil
evaluasi pada manajemen
Laporan Kejadian
Finish

Finish
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO


Lampiran 2
DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT
KECELAKAAN DI PROYEK

1. Apabila Terjadi
Proyek Koord. P3K Koordinator TPKD Kecelakaan pada waktu
& & bekerja
Pekerja Klinik/Rumah sakit
Start 2.Pekerja yang terdekat
dengan lokasi
kecelakaan identifikasi
tersebut
Identifikasi
Kecelakaan Kecelakaan 3.Pekerja terdekat
setelah melakukan
identifikasi kecelakaan
langsung
Hubungi menghubungi pihak
Koordinator P3K Koord.P3K / safety

4.Koord. P3K
melakukan tindakan
pertama pada
Lakukan
kecelakaan sesuai
Pertolongan dengan buku
panduan P3K
Pertama
5.Jika kecelakaan
tersebut bisa di atasi
Kecelakaan
“VA” Koord. P3K
melakukan evaluasi
Dapat dan membuat laporan
Diatasi Koord. P3K & kejadian ke Site
Koord. TPKD manager proyek
Menghubungi Pihak
6.Apabila kecelakaan
External “Tidak” bisa diatasi
Koord.P3K & safety
Koord. P3K segera membawa
Berkoordinasi dg korban ke Klinik/RS
pihak Eksternal terdekat
untuk Penanganan
7.Koord. P3K & Safety
Korban berkoordinasi dengan
pihak eksternal untuk
Koord. P3K menangani kejadian
Melaporkan pada kecelakaan tersebut

Pihak Internal 8.Kemudian Koord. P3K


Lakukan Evaluasi dalam Hal memberikan laporan
Kejadian & membuat Administrasi kejadian pada pihak
internal (Site manager)
Laporan Kejadian
9. Koord.P3K & Safety
membuat laporan
Finish kejadian dan hasil
evaluasi kepada
manajemen

finish
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.2. Kompetensi

PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO berkomitmen dalam


penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi di lingkungan
kerja dengan mentaati ketentuan dan perundangan K3 termasuk
memberikan program pelatihan dan peningkatan kinerja
karyawan melalui uji kompetensi terhadap seluruh tenaga kerja
sesuai dengan keahlian bidang masing-masing.

STANDARD OF No. Dok :


Tgl. Terbit :
OPERATINGPROCEDURE No. Revisi : 00
(SOP) Hal : 1/2
PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN
1. T UJ UAN
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada PT. LON
MANDIRI KSO

2. RUANGLINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada
PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO, meliputi : Usulan program peningkatan kom
Pembentukan tim, Penentuan peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi K

3. REFERENSI
a. Pedoman Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan

4. ISTILAH DANDEFINISI
Istilah dan definisi yang dipakai dalam penulisan Pedoman Mutu, SOP, Instruksi Ker
lainnya diuraikan secara rinci sesuai SMM ISO 9001:2008, diurutkan berdasarkan ab
pada Lampiran Istilah dan Definisi.

5. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN (Tercantum pad


prosedur ini)

6. F ORM
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Form evaluasi

7. INSTRUKSI KERJA
-
8. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :
No.Dok :
STANDARD OF OPERATING Tgl.Terbit :
PROCEDURE (SOP) No.Revisi : 00
Hal :2/2
PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN

1. Peningkatan Komp
KabagPersonalia 1 Surat Undangan, Agenda
Mengadakan Rapat, Notulasi & Bukti pegawai berupa
rapat seminar, worksh
Serah Terima
peningkata
n 2. kebutuhan
Sesuai dengan
untuk pemenuhan
KabagPersonalia 2 Surat Persetujuan dan peningkatan kom
Proposal, Identifikasi &
Mengusulkan
Rangkuman Kebutuhan
pegawai Peningkatan Kompetensi
kompet sesuai program kerja 3. Bila tidak disetuju
atau dibatalkan
ensi
Dewan 4. SK diedarkan me
Setuju ?
Bukti Serah Teri
Ya
KabagPersonalia 4 SK Panitia

Membentuk 5. Diedarkan ke staf


administrasi atau
Tim Peningkatan 5 Surat Edaran
yang terkait
Pagawai

peningkatan 6. Identitas pendafta

KabagTim Peningkatan Pagawai 6 1. Formulir Pendaftaran 7. Dilaksanakan ses


2. Daftar Rekapitulasi jadwal dan tepat
Terima pendaftaran

KabagTim Peningkatan Pagawai 7 1. Daftar hadir 8. Sertifikat/Piagam


Melaksanakan 2. Naskah pelatihan digandakan
peningkatan diserahkan kesub
kompetensi pegawai (diklat,dll.) 3. ID Card
kepegawaian dan
dan arsip pegawa
KabagTim Peningkatan Pagawai 8 sebagai bahan po
dan pertanggung yang diperbaharu
Dokumentasi,
Membua pada data pribadi
Sertifikat/Piagam Laporan
t Laporan Pelaksanaan Pelaksanaan & pertanggung dan pada Form K
jawaban jawaban Keuangan, Form Personil, paling l
keuangan Kompetensi minggu setelah k
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.3. Kepedulian

SOP Peningkatan Kepedulian Keselamatan Konstruksi

PROSEDUR

PENINGKATAN KEPEDULIAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


No Doc : PRO/HSE/01 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Tujuan prosedur ini adalah untuk memberikan pedoman dalam meningkatkan kesadaran dan
kepedulian Keselamatan Konstruksi dengan menyediakan informasi di tempat kerja sehingga
pekerja proyek konstruksi diingatkan dan menjadi sadar akan bahaya dan risiko-risiko dari
pelaksanaan pekerjaan konstruksi

2. RUANG LINGKUP
a. Prosedur ini membahas persyaratan minimum program kepedulian Keselamatan Konstruksi
b. Prosedur ini berlaku untuk :
a. Semua unit kerja ( Subcon dan mandor)
b. Staff karyawan PT. LSM KSO, Tamu proyek, atau siapa pun yang bekerja dan/atau berada
di tempat kerja
3. ISTILAH, DEFINISI DAN SINGKATAN
Istilah, definisi, dan singkatan yang berlaku untuk prosedur ini adalah :
3.1. Kepedulian Keselamatan Konstruksi – Program yang berhubungan dengan K3 terdiri dari
elemen-elemen pendukung komunikasi, kesadaran, promosi dan kampanye publisitas K3

4. STANDAR KINERJA
4.1. Materi promosi dan pendidikan yang berhubungan dengan K3 harus dibuat dan didistribusikan
untuk meningkatkan kesadaran dan untuk mengingatkan secara berkelanjutan bahwa K3
adalah bagian integral dari semua tugas dan sistem organisasional.
a. Berbagai ide dan sistem K3 inovatif yang bersifat informatif atau kompetitif dapat
diperkenalkan.
b. Kepedulian Keselamatan Konstruksi dapat difokuskan pada semua pekerja 4.2.
Program Kepedulian Keselamatan Konstruksi harus memenuhi persyaratan berikut:
a. Staff karyawan dan pekerja harus diberikan kesadaran tentang kebijakan, standar dan
prosedur K3, dan risiko-risiko yang sesuai dengan area dan kegiatan kerja mereka.
b. Kebutuhan kesadaran K3 yang sesuai dengan risiko-risiko yang berlaku di proyek harus
diidentifikasi dan program-program yang sesuai harus ditetapkan untuk mencapai
karyawan-karyawan yang ditargetkan dan program harus dipantau secara efektif.
1) Program Poster dan Spanduk
- Metode untuk mempromosikan program-program K3 dengan menggunakan poster
dan spanduk (termasuk latar belakang/backdrop) harus ditetapkan
- Poster dan spanduk K3 harus ditempatkan di area-area kerja dan di lokasi yang
menyolok.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.3. Kepedulian

PROSEDUR

PENINGKATAN KEPEDULIAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


No Doc : PRO/HSE/01 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

2) Bulletin K3
- Newsletter atau bulletin K3 internal, termasuk brosur, harus dibuat, tersedia dan
didistribusikan di seluruh area proyek
- Isi newsletter/bulletin K3 harus dikontrol untuk memastikan informasi yang benar
sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pembaca yang ditargetkan.
- Bila dapat diterapkan, pekerja harus didorong untuk berpartisipasi memberikan
kontribusi dalam berbagai informasi yang berhubungan dengan K3 di dalam program
3) Topik/peringatan K3/Saran tentang Peristiwa Berpotensi Fatal
- Topik-topik dan peringatan (alert) K3 yang sesuai yang dapat mempromosikan kepada
pekerja dalam mengurangi risiko-risiko K3 harus dibuat, disampaikan, dan
dikomunikasikan kepada pekerja dan pihak-pihak lain yang terkait.
- Akar penyebab dan tindakan-tindakan yang benar untuk dilakukan sehubungan
dengan insiden-insiden K3 harus disampaikan kepada pekerja dan pihak-pihak
terkait untuk mencegah kejadian terulang kembali.
b. Program-program kesadaran dan promosi K3 yang dibuat harus dalam Bahasa Indonesia
c. Papan Buletin K3 yang memadai harus dipasang sebagai media untuk kesadaran dan
promosi K3, dan masing-masing papan harus terdaftar dan ditempatkan di lokasi lokasi
strategis dan dirawat dengan baik.
4.3. Sistem untuk memantau keefektifan dalam program-program Kepedulian Keselamatan
Konstruksi dan untuk mengidentifikasi kebutuhan untuk pelatihan kesadaran lebih lanjut
harus tersedia.

5. ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN


5.1. Analisis kebutuhan pelatihan dan sosialisasi SMKK
Tabel Analisis Kebutuhan Pelatihan
NO Penjelasan Proses Tanggung Jawab
1 Melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan Safety Officer
menggunakan permintaan pelatihan
2 Menginformasikan permintaan pelatihan ke Site Manager Safety Officer
3 Membuat permintaan pelatihan tidak terjadwal ke Project Safety Officer
Manager melalui Site Manager selajutnya mengikuti langkah 4
4 Menerima dan memeriksa Permintaan pelatihan dari Site Manager
Safety Officer
5 Meminta perbaikan Permintaan pelatihan kepada Project Manager
Site Manager terkait jika dinilai tidak sesuai
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.3. Kepedulian

PROSEDUR

PENINGKATAN KEPEDULIAN KESELAMATANKONSTRUKSI


No Doc : PRO/HSE/01 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

6. JENIS PELATIHAN
5.2. Memuat jenis pelatihan yang akan dilaksanakan selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi
Tabel Rencana Pelatihan Keselamatan Konstruksi
NO JENIS PELATIHAN Target Peserta PIC Waktu Pelaksanaan
1 Dasar – dasar Keselamatan Engginer, Safety Officer Sesuai jadwal
Konstruksi Pelaksana, Mandor,
subkon
2 Pedoman Keselamatan Engginer, Safety Officer Sesuai jadwal
Konstruksi Pelaksana, Pekerja
Konstruksi
3 Basic Waste Management Staff Gudang Safety Officer Sesuai jadwal
4 Pelatihan P3K Kepala Tukang, Safety Officer Sesuai jadwal
Subcon, Pelaksana
5 Pengoperasian APAR Kepala Tukang, Safety Officer Sesuai jadwal
Subcon, Pelaksana
6 Pemakaian Full Body Harness Semua Pekerja Safety Officer Sesuai jadwal
Konstruksi
7 Pengoperasian Mesin Gerinda Pekerja Fabrikasi Safety Officer Sesuai jadwal
8 APD Pengelasan (welding) Pekerja Fabrikasi Safety Officer Sesuai jadwal
9 K3 Moving Material Semua pekerja Safety Officer Sesuai jadwal
konstruksi
10 Instalasi Scalfoding Standard Helper Scalfoder Safety Officer Sesuai jadwal
11 Training LOTO Pekerja ME Safety Officer Sesuai jadwal
12 K3 Operasional Alat Berat Operator Alat Berat Safety Officer Sesuai jadwal
13 Traffic Management Security, Driver Safety Officer Sesuai jadwal
14 K3 Pekerjaan Pembersihan Semua Pekerja Safety Officer Sesuai jadwal
15 Emergency Drill Evacuation Tim Tanggap Safety Officer Sesuai jadwal
Night Darurat
16 K3 Pengoperasian Mesin Jack Pekerja Sipil Safety Officer Sesuai jadwal
Drill
17 K3 Pekerjaan Pengecoran Pekerja Pengecoran Safety Officer Sesuai jadwal
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi
a. Prosedur Induksi Keselamatan Konstruksi

PROSEDUR

INDUKSI KESELAMATAN KONSTRUKSI (safety induction)


No Doc : PRO/HSE/02 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Tujuan prosedur ini adalah mengkomunikasikan bahaya-bahaya keselamatan kerja konstruksi secara
umum yang terdapat selama pekerjaan/kunjungan mereka sehingga mereka bisa sadar serta bisa
melakukan tindakan pengendalian terhadap bahaya tersebut. Menjelaskan langkah – langkah
pelaksanaan pelatihan agar pelatihan dapat dilaksanakan secara konsisten.

2. RUANG LINGKUP
2.1. Pekerja Baru
2.2. Subkon Baru
2.3. Untuk Tamu
2.4. Staff Proyek Baru

3. DEFINISI
3.1. Safety Induction adalah pengenalan dasar-dasar Keselamatan Kerja Konstruksi kepada
karyawan/pekerja baru atau visitor (tamu) oleh pihak perusahaan serta menjelaskan langkah-
langkah untuk menghadapi keadaan darurat.

4. PROSEDUR DAN TANGGUNG JAWAB


Safety induction wajib diberikan kepada para pekerja/SUBCON/tamu sebelum mereka memulai
aktifitasnya. Safety induction tidak perlu diulang setiap kali mereka ingin memulai aktifitasnya,
safety induction ini hanya perlu diberikan setiap kali ada perubahan signifikan terkait dengan fasilitas
kerja atau minimal safety induction ini diberikan setahun sekali sehingga para pekerja dapat terus me-
refresh ilmunya terkait dengan perkembangan bahaya dan pengendalian keselamatan kerja yang ada
di tempatnya.
Isi dari safety induction adalah sebagai berikut:
1. Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perusahaan
2. Protokol Kesehatan Penyebaran Covid-19
3. Area-area khusus seperti: area pejalan kaki, area merokok, area ibadah, toilet, dan lain-lain
4. Peraturan standard keselamatan kerja seperti: tidak boleh membawa senjata, tidak boleh
bercanda,dan lain-lain
5. Alat pelindung diri yang harus dipakai
6. Prosedur keadaan darurat, seperti: cara menggunakan alat emergency (APAR, eyewash,
Tombol darurat, eye shower,dsb)
7. Prosedur pelaporan kecelakaan
8. Bahaya spesifik pada area tempat dia bekerja dan cara mengendalikannya
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi

b. Prosedur Pertemuan Pagi Hari

PROSEDUR

PERTEMUAN PAGI HARI (SAFETY MORNING)


No Doc : PRO/HSE/03 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Tujuan prosedur ini adalah untuk mengkomunikasikan bahaya – bahaya Keselamatan Kosntruksi
yang terdapat selama pekerjaan sehingga pekerja dapat menyadari dan dapat melakukan tindakan
pengendalian terhadap bahaya tersebut

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini mencakup tata cara dan prosedur pelaksanaan safety morning yang akan dilakukan
pada PT. Lonada Sinar Mandiri KSO

3. AKTIVITAS
1. Dilaksanakan oleh semua Unit kerja setiap awal shift, setiap regu harus melaksanakan Safety
Morning agar pekerja / karyawan lebih berhati – hati pada pekerjaanya
2. Semua pekerja bisa menjadi leader safety morning untuk memberikan topik atau materi,
disarankan setiap harinya dilakukan pergantian leader safety morning
3. Pelaksanaan kegiatan safety morning langsung di lokasi kerja, karena lokasi kerja mungkin
dapat berbeda – beda setiap harinya jadi proses pelaksanaan safety morning harus dilakukan
saat itu juga pada lokasi tersebut
4. Personil HSE ketika memberikan topik Safety Morning harus menyampaikan dengan kata –
kata yang mudah dimengerti, tidak semua pekerja memiliki latar belakang pendidikan yang
sama oleh sebab itu menyampaikan topik safety morning harus dengan bahasa yang mudah
dipahami oleh semua pekerja
5. Personil HSE atau leader yang bertugas melakukan penyampaian safety morning harus
mengestiminasi waktu penyampaian kurang dari 15 menit karena jika waktu penyampaian
terlalu lama maka akan membuat jenuh para pekerja yang mendengarkan
6. Topik atau materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi lapangan, menyampaikan topik yang
sesuai dengan kondisi lapangan agar materi yang disampaikan tidak melenceng dari kondisi saat
itu
7. Lakukan komunikasi 2 arah, berikan kesempatan peserta untuk bertanya sesuai dengan materi
yang disampaikan. Jika ada pertanyaan yang tidak mampu dijawab, simpan pertanyaan untuk
dijawab keesokan harinya. Jangan memberikan jawaban yang ragu ragu, karena setiap kata yang
disampaikan akan menjadi aturan lisan bagi pekerja / peserta
8. Mengulangi pesan-pesan safety dan memberikan ringkasan disetiap akhir safety morning agar
lebih masuk kepada para pekerja sehingga membuat pekerjaan menjadi lebih berhati – hati
9. Setiap pelaksanaan kegiatan safety morning direcord yang diketahui atau ditandatangani oleh
seluruh pekerja safety morning pada saat itu juga yang akan bekerja dan hadir pada safety
morning
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi

c. Prosedur Pertemuan Kelompok Kerja

PROSEDUR

PERTEMUAN KELOMPOK KERJA (toolbox meeting)


No Doc : PRO/HSE/04 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Tujuan prosedur ini adalah untuk mengkomunikasikan bahaya – bahaya Keselamatan Kosntruksi
yang terdapat selama pekerjaan sehingga pekerja dapat menyadari dan dapat melakukan tindakan
pengendalian terhadap bahaya tersebut

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini mencakup tata cara dan prosedur pelaksanaan Toolbox Meeting yang akan dilakukan
pada PT. Lonada Sinar Mandiri KSO

3. AKTIVITAS
1. Dilaksanakan oleh Ketua Unit kerja setiap hari rabu siang, pelaksanaan Toolbox meeting agar
pekerja / karyawan lebih berhati – hati pada pekerjaanya
2. Semua peserta bisa menjadi leader Toolbox meeting untuk memberikan topik atau materi,
disarankan setiap harinya dilakukan pergantian leader Toolbox Meeting
3. Pelaksanaan kegiatan Toolbox Meeting langsung di lokasi kerja, karena lokasi kerja mungkin
dapat berbeda – beda setiap harinya jadi proses pelaksanaan Toolbox Meeting harus dilakukan
saat itu juga pada lokasi tersebut
4. Personil HSE ketika memberikan topik Toolbox Meeting harus menyampaikan dengan kata –
kata yang mudah dimengerti, tidak semua pekerja memiliki latar belakang pendidikan yang
sama oleh sebab itu menyampaikan topik Toolbox Meeting harus dengan bahasa yang mudah
dipahami oleh semua pekerja
5. Personil HSE atau leader yang bertugas melakukan penyampaian Toolbox Meeting harus
mengestiminasi waktu penyampaian kurang dari 15 menit karena jika waktu penyampaian
terlalu lama maka akan membuat jenuh para pekerja yang mendengarkan
6. Topik atau materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi lapangan, menyampaikan topik yang
sesuai dengan kondisi lapangan agar materi yang disampaikan tidak melenceng dari kondisi saat
itu
7. Lakukan komunikasi 2 arah, berikan kesempatan peserta untuk bertanya sesuai dengan materi
yang disampaikan. Jika ada pertanyaan yang tidak mampu dijawab, simpan pertanyaan untuk
dijawab keesokan harinya. Jangan memberikan jawaban yang ragu ragu, karena setiap kata yang
disampaikan akan menjadi aturan lisan bagi pekerja / peserta
8. Mengulangi pesan-pesan safety dan memberikan ringkasan disetiap akhir Toolbox Meeting agar
lebih masuk kepada para pekerja sehingga membuat pekerjaan menjadi lebih berhati – hati
9. Setiap pelaksanaan kegiatan Toolbox Meeting direcord yang diketahui atau ditandatangani oleh
seluruh pekerja Toolbox Meeting pada saat itu juga yang akan bekerja dan hadir pada Toolbox
Meeting
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi

d. Prosedur Rapat Keselamatan Konstruksi

PROSEDUR

RAPAT KESELAMATAN KONSTRUKSI


No Doc : PRO/HSE/05 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
a. Membahas permasalahan Keselamatan Konstruksi yang muncul di lokasi kerja dan solusi
yang dapat dilakukan dengan segera
b. Koordinasi dengan seluruh Unit Kerja dan Subcon dalam implementasi program K3L

2. RUANG LINGKUP
Standar ini mencakup penjelasan mengenai tata cara mekanisme pelaksanaan kegiatan Rapat
Keselamatan Konstruksi di proyek

3. DEFINISI
Rapat Keselamatan Konstruksi adalah rapat bersama seluruh Unit Kerja/Subcon yang ada di
lingkungan Proyek yang membahas semua hal yang berkaitan dengan K3L

4. ALUR PROSEDUR
3.1. Rapat Keselamatan Konstruksi dilakukan bersamaan dengan rapat koordinasi di proyek / Rapat
Tinjauan Manajemen / rapat GS
3.2. Persiapan waktu, tempat, undangan dan agenda HSE yang akan dibahas
3.3. Dikomunikasikan kepada seluruh Unit Kerja/personil yang berkepentingan
3.4. Saat Rapat Tinjauan Manajemen/rapat koordinasi memasuki sesi HSE, pertama membahas
closed out agenda safety meeting sebelumnya
3.5. Pembahasan laporan kinerja K3L di proyek (untuk tingkat proyek) dan tiap proyek (untuk
tingkat MK)
3.6. Pembahasan solusi dan upaya perbaikan atas permasalahan yang timbul dan temuan yang ada
3.7. Penentuan target waktu pelaksanaan upaya perbaikan
3.8. Koordinasi pihak HSE dengan Unit Kerja/Subcon terkait yang berhubungan dengan temuan
dalam upaya perbaikan
3.9. Penutupan rapat Keselamatan Konstruksi
3.10. Hasil dikomunikasikan kepada seluruh pekerja
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi

e. Prosedur Penerapan Informasi Bahaya K3

PROSEDUR

PENERAPAN INFORMASI BAHAYA K3


No Doc : PRO/HSE/06 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Prosedur ini dibuat untuk memberikan panduan dalam melakukan identifikasi bahaya dan penilaian
resiko terhadap Keselamatan Konstruksi baik karyawan maupun pekerja konstruksi yang terkait
dalam kegiatan Proyek, serta menentukan pengendalian yang sesuai

2. RUANG LINGKUP
Identifikasi bahaya dan penilaian resiko serta pengontrolannya harus dilakukan di seluruh aktifitas
Proyek, termasuk aktifitas rutin dan non rutin, baik pekerjaan tersebut dilakukan oleh Staff
karyawan langsung maupun Pekerja, supplier dan Subkon, serta aktifitas fasilitas atau personal yang
masuk kedalam tempat kerja. Identifikasi bahaya dan penilaian resiko harus dilakukan oleh
karyawan yang mempunyai kompetensi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan oleh
Unit Keselamatan Konstruksi

3. DEFINISI
a. Lingkungan adalah sekeliling tempat dimana suatu organisasi beroperasi, termasuk udara, air,
tanah, sumber daya alam, flora, fauna, manusia dan hubungan
b. Aspek Lingkungan adalah Elemen aktifitas organisasi, produk atau pelayanan jasa yang
berinteraksi dengan lingkungan.
c. Dampak Lingkungan adalah Perubahan lingkungan baik yang menguntungkan maupun
merugikan yang diakibatkan oleh aktivitas organisasi, produk atau pelayanan jasa secara sendiri-
sendiri maupun gabungan.
d. Bahaya adalah sumber, situasi, atau tindakan yang berpotensi menimbulkan luka atau gangguan
kesehatan, atau kombinasi keduanya
e. Potensi Bahaya adalah kondisi atau keadaan baik pada orang, peralatan, mesin, pesawat,
instalasi, bahan, cara kerja, sifat kerja, proses produksi dan lingkungan yang berpotensi
menimbulkan gangguan, kerusakan, kerugian, kecelakaan, kebakaran, peledakan, pencemaran,
dan penyakit akibat kerja.
f. Identifikasi Bahaya adalah proses mengenali bahaya dan menentukan karakteristiknya
g. Kecelakaan adalah kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur kesengajaan) dan tidak
diharapkan karena mengakibatkan kerugian, baik material maupun jiwa.
h. Probability adalah Nilai kemungkinan terjadinya kejadian bahaya kecelakaan
i. Severity adalah sebarapa parahnya dampak atau akibat yang yang ditimbulkan dari kecelakaan
j. Risiko adalah kombinasi dari kemungkinan kejadian dari suatu bahaya atau paparan dan keparahan
yang timbul dari luka atau gangguan kesehatan yang diakibatkan dari kejadian atau paparan
k. Penilaian Risiko adalah Proses evaluasi resiko yang ditimbulkan oleh bahaya, memastikan
kecukupan pengendalian yang ada, dan menetapkan apakah resiko dapat diterima atau tidak.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.4. Komunikasi

e. Prosedur Penerapan Informasi Bahaya K3

PROSEDUR

PENERAPAN INFORMASI BAHAYA K3


No Doc : PRO/HSE/06 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

4. PROSEDUR DAN TANGGUNG NAWAB

Flow Chart

Mulai

Identifikasi Bahaya

Penilaian aspek bahaya

Rekomendasi Tindakan

Pencegahan/Perbaikan

Dokumen Terkait
Evaluasi

Tidak
Efektif

Ya

Penerapan
program

Memonitor

pengendalian

Tidak

Efektif?

Ya
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
( L A P E N )
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

C.5. Informasi Terdokumentasi


Memuat prosedur dan/atau petunjuk kerja pengendalian
dokumen atas semua dokumen yang dimiliki dan
ditandatangani oleh Kepala Pelaksana Pekerjaan Konstruksi.
a. Prosedur Pengendalian Dokumen dan Rekam K3

PROSEDUR

PENGENDALIAN DOKUMEN DAN REKAM K3


No Doc : PRO/HSE/07 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
Tujuan standar ini untuk memastikan integritas dan konsistensi semua dokumen, rekaman, dan data
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dipakai dalam Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi. Pengendalian dokumen dan rekaman diperlukan untuk memastikan efektivitas
perencanaan, pengoperasian, dan pengendalian proses berkaitan dengan pengelolaan risiko risiko K3.

2. RUANG LINGKUP
2.1. Standar ini membahas tentang persyaratan minimum untuk pengendalian dokumen, rekaman,
dan data berkaitan dengan K3
2.2. Standar ini berlaku untuk:
a. Unit-unit Kerja PT.LSM KSO, Perusahaan Mitra dan Subcon yang bekerja di area Proyek
PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
b. Karyawan dan tamu-tamu proyek, atau siapa pun yang bekerja dan/atau berada di lokasi kerja

3. ISTILAH, DEFINISI DAN SINGKATAN


Istilah, definisi dan singkatan yang berlaku untuk standar ini adalah:
3.1. Dokumen – informasi dan media pendukungnya. Media tersebut bisa berupa kertas, cakram
magnetis, elektronik atau optik, fotograf atau contoh asli (master), atau kombinasinya.
3.2. Rekam – dokumen/catatan yang menyebutkan hasil yang dicapai atau yang menunjukkan bukti
kegiatan yang dilakukan
3.3. Data - Informasi faktual (seperti pengukuran atau statistik) yang digunakan sebagai dasar
pemikiran, pembahasan atau perhitungan
3.4. Pengendalian Dokumen dan Rekam K3 – Suatu mekanisme pemeliharaan dokumen dan data
yang berkaitan dengan K3, dimana distribusi dan perubahan yang diperlukan dapat ditelusuri.

4. STANDAR KINERJA
4.1. Dokumen, rekam, dan data Sistem Manajemen yang berlaku untuk seluruh lokasi PT.LSM KSO
harus dikendalikan oleh Departemen K3
4.2. Dokumen, rekam, dan data Sistem Manajemen yang berlaku untuk Unit Kerja PT.LSM KSO,
Perusahaan Mitra dan Subcon harus dikendalikan oleh masing-masing Unit Kerja atau
Perusahaan:
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

PENGENDALIAN DOKUMEN DAN REKAM K3


No Doc : PRO/HSE/07 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
a. Agar dapat mencapai efektivitas dan konsistensi secara keseluruhan, setiap Unit Kerja
PT.LSM KSO, Perusahaan Mitra dan Subcon harus menggunakan sistem pengendalian
dokumen dan rekam untuk seluruh lokasi kerja.

4.3. Prosedur untuk memperbarui atau mengubah dokumen, rekam, dan data termasuk
pengesahannya harus ditetapkan dan diperbarui.
4.4. Daftar dokumen, rekam, dan data terkendali harus dibuat, sah/valid dan terbarui.
4.5. Sistem yang terdokumentasi tidak harus bertentangan dengan peraturan perundangan K3
Pemerintah Republik Indonesia (RI).
4.6. Sistem penomoran standar harus dipatuhi setiap saat.
4.7. Dokumen, rekam, dan data terkontrol harus mudah terbaca dan teridentifikasi.
4.8. Dokumen apa pun yang dalam bentuk salinan keras (hardcopies), kecuali yang memuat
tanda tangan asli, tidak dianggap sebagai dokumen terkendali.
4.9. Dokumen, rekam, dan data harus ditinjau sesuai rentang waktu yang ditetapkan, paling
kurang setiap tiga (3) tahun.
4.10. Perubahan atau revisi apa pun pada dokumen, rekam, dan data terkendali harus
dikomunikasikan kepada pihak-pihak terkait.
4.11. Versi terkait dari dokumen, rekam dan data terkendali yang berlaku harus tersedia di
lokasi/ tempat dimana [dokumen/rekam/data] digunakan.
4.12. Dokumen asal eksternal yang ditetapkan PT. LSM KSO atau Unit Kerja, Perusahaan Mitra,
atau Subcon yang diperlukan untuk perencanaan dan operasi Sistem Manajemen harus
diidentifikasi dan dikendalikan pendistribusiannya.
4.13. Penggunaan dokumen, rekam, dan data yang kadaluarsa harus dicegah. Identifikasi dokumen,
rekam, dan data yang sesuai harus diterapkan jika harus disimpan untuk maksud tertentu
4.14. Dokumen, rekam, dan data terkendali harus tercakup dalam Audit-audit K3.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D. Operasi Keselamatan Konstruksi


D.1. Perencanaan dan Pengendalian Operasi
D.1.1 Analisis Keselamatan Pekerjaan ( Job Safety Analysis)
Nama Pekerja : 1. Udin Jayanto (Mandor)
2. Yanuar Risky ( Kepala Tukang )
3. Sinyo ( Tukang )
4. Jarot ( Tukang )
5. Joko ( Tukang )
6. Anwar ( Helper )
7. Wahab
( Helper ) Nama Paket Pekerjaan : Pengaspalan
Jalan
Tanggal Pekerjaan :-
Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan :
1 Helm / Safety Helmet I 4 Rompi Keselamatan / Safety Vest I
2 Sepatu / Safety Shoes I 5 Masker Pernafasan / Respirator I
3 Sarung Tangan / Safety Gloves I
Urutan Langkah Identifikasi Bahaya Pengendalian Penanggung Jawab
Pekerjaan
1. Pembersihan dan - Iritasi kulit dan - Pekerja harus memakai - Pelaksana -
pemerataan jalan mata - Gangguan pakaian dan perlengkapan Safety man
yang akan di aspal pendengaran yang sesuai dengan standar
(sepatu boots, kacamata,
masker)
- Memakai Ear Plug
2. Penghamparan - Iritasi kulit dan mata - Pekerja harus memakai - Pelaksana
material pondasi pakaian dan perlengkapan
bawah yang sesuai dengan standar
(sepatu boots, kacamata,
masker)
3. Penyemprotan, - Terluka oleh percikan - Pekerja harus memakai - Pelaksana
penghamparan dan aspal panas pakaian dan perlengkapan
Pemadatan Lapisan - Suhu panas yang yang sesuai dengan standar
Aspal berasal dari aspal - (sepatu boots, kacamata,
Terluka oleh alat- alat masker)
penyemprotan yang - Pekerja harus mempunyai
panas skill dan berpengalaman agar
mencegah kemungkinan
untuk terjadinya kecelakaan
akibat alat penyemprot, serta
menjaga agar tidak ada orang
lain berada di tempat
penyemprotan sewaktu mesin
tersebut bekerja menyiram
aspal di lokasi pekerjaan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Analisis Keselamatan Pekerjaan ( Job Safety Analysis)

Terluka oleh mesin - Pekerja harus memakai Pelaksana


penghampar aspal pakaian dan perlengkapan
yang sesuai dengan standar
(sepatu boots, kacamata,
masker)
- Pekerja harus mempunyai
skill dan berpengalaman agar
mencegah kemungkinan
untuk terjadinya kecelakaan
akibat alat penyemprot, serta
menjaga agar tidak ada orang
lain berada di tempat
penyemprotan sewaktu
mesin tersebut bekerja
menyiram aspal di lokasi
pekerjaan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.1 Analisis Keselamatan Pekerjaan ( Job Safety Analysis)

Nama Pekerja : 1. Casman (Surveyor)


2. Nanang ( Helper )
Nama Paket Pekerjaan : Pengukuran dan Pemasangan Bowplank
Tanggal Pekerjaan :-
Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan :
1 Helm / Safety Helmet I 4 Rompi Keselamatan / Safety Vest I
2 Sepatu / Safety Shoes I 5 Masker Pernafasan / Respirator I
3 Sarung Tangan / Safety Gloves I 6 Full Body Harnes I
Urutan Langkah Identifikasi Bahaya Pengendalian Penanggung
Pekerjaan Jawab
1. Mengadakan briefing Miss Communication / - Komunikasi yang baik Site manager
awal sebelum salah paham akan antara tim Surveyor dengan
memulai pekerjaan intruksi pekerjaan yang Site manager
diberikan. - Pastikan tim Surveyor
mengerti dengan jelas
rangkaian pekerjaan
pengukuran dan
pemasangan bowplank
2. Memeriksa dan Terkilir - Pastikan menggunakan APD Safety man
memakai APD sepatu posisi kaki harus dalam
posisi yang aman
- Pastikan saat memakai helm
dalam kondisi baik, tidak pecah
yang dapat menyebabkan
goresan di kepala
3. Mendirikan stick - Kaki tertusuk kaki stick - Pastikan pekerja memakai Surveyor
ukur yang lancip safety shoes
- Prisma terjatuh - Pastikan bahwa prisma telah
- Stick ukur miring terpasang dengan benar dan
kuat
- Pastikan stick ukur dalam
keadaan lurus dengan memakai
water pas
4. Memasang alat - Kaki tertusuk kaki - Pastikan pekerja memakai Surveyor
pripod yang lancip safety shoes
- Alat ukur terjatuh - Pastikan disaat setting tripod,
posisinya tepat diatas titik bm
- Pastikan di saat pemasangan
alat ukur telah terpasang
dengan benar dan kuat
5. Pengukuran - Terpleset, tergelincir ke - Sepatu dalam kondisi kering Safety man
lubang - Pasang safety line pada
- Dehidrasi tepi galian lubang
- Minum dan istirahat yang
cukup
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Analisis Keselamatan Pekerjaan ( Job Safety Analysis)

Urutan Langkah Identifikasi Bahaya Pengendalian Penanggung


Pekerjaan Jawab
6. Pemasangan patok Terusuk ujung - Letak penetapan patok - Surveyor
patok yang runcing - Patok yang digunakan tidak
terlalu panjang (maks 50cm)
- Cara melakukan pemasangan
patok yang benar
- Memakai sarungtangan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.1 Analisis Keselamatan Pekerjaan ( Job Safety Analysis)

Nama Pekerja : 1. Udin Jayanto (Mandor)


2. Suroso ( Tukang gali )
3. Antok ( Tukang gali )
4. Banto ( Tukang gali )
5. Ucup ( Helper )
6. Rusdi ( Helper )
7. Tono ( Helper )
Nama Paket Pekerjaan : Pekerjaan Galian
Tanggal Pekerjaan :-
Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan :
1 Helm / Safety Helmet I 4 Rompi Keselamatan / Safety Vest I
2 Sepatu / Safety Shoes I 5 Masker Pernafasan / Respirator I
3 Sarung Tangan / Safety Gloves I 6 Full Body Harnes I
Urutan Langkah Identifikasi Bahaya Pengendalian Penanggung
Pekerjaan Jawab
1. Persiapan Pengerjaan - Tangan/kaki tergores - Pemeriksaan/ validasi alat - Pelaksana -
- Cidera ringan, - Lakukan inspeksi kelaikan alat Safety man
menengah, berat sebelum digunakan
- Periksa semua perlengkapan
keselamatan sesuai standar yang
ditetapkan
- Periksa kompetensi dan
kesehatan kerja
2. Pengukuran dan - Cidera ringan - Letak penetapan patok Pelaksana
pemasangan patok - Cara melakukan pemasangan
patok yang benar
3. Pengecekan gambar - Terdapat perbedaan - Pengecekan dengan alat - Pelaksana
kerja terhadap utilitas gambar kerja dan pendeteksi bawah tanah/ GPR - Safety man
sesuai gambar eksisting (ground penetrating radar)
(kondisi - Utilitas bawah tanah - Menggunakan flagman, rambu
area/eksisting) - Tertabrak kendaraan –rambu K3
- Pekerja berjalan di area aman
4. Penggalian - Tersetrum listrik - Memastikan pekerjaan galian - Pelaksana
- Pipa gas meledak sesuai gambar dan kondisi
- Tertimbun eksisting
- Pemasangan turap
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.2 Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan Konstruksi

Struktur Organisasi Pelaksana Pekerjaan Konstruksi

PROJECT MANAGER
.......................... PIMPINAN UKK
...........................

MANAGER TEKNIK SITE ENGINEER MANAGER KEUANGAN


.................... ............. .........................

SUPERVISIOR SUPERVISIOR SUPERVISIOR


........................... .......................... ......................

Tabel D-1 Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Keselmatan Konstruksi

No Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab


1 Pimpinan Tertinggi Pekerjaan 1. Menetapkan sasaran dan program keselamatan konstruksi
Konstruksi 2. Memimpin pelaksanaan penerapan manajemen
keselamatan Konstruksi
3. Mempromosikan keselamatan konstruksi
4. Memantau dan mengevaluasi penerapan
manajemen keselamatan konstruksi
2 Manager Teknik 4. Memberi masukan dalam perumusan sasaran dan
program keselamatan konstruksi
5. Memberi dukungan dan kepercayaan pada
program keselamatan konstruksi
6. Memastikan metode dan prosedur kerja memperhatikan
keselematan konstruksi
3 Site Engineer 1. Memberi masukan dalam perumusan sasaran dan
program keselamatan konstruksi
2. Memantau pelaksanaan keselematan konstruksi di
lapangan bersama Bagian Keselamatan Konstruksi
3. Memberikan pengarahan pada supervisor, mandor dan sub
kontraktor terkait tanggung jawab pelaksanaan keselamatan
konstruksi
4. Memastikan supervisor dan sub kontraktor telah
melakukan penilai risiko pekerjaan dan memasukkan
dalam pengajuan persetujuan ijin kerjanya
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel D-1 Tugas dan Tanggung Jawab Terhadap Keselmatan Konstruksi

No Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab


4 Manager Keuangan 2. Memberi dukungan dan kepercayaan pada
program keselamatan konstruksi
3. Memastikan bahwa seluruh pekerja telah mendapatkan
jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS dan asuransi lainnya)
4. Melakukan kerjasama dengan rumah sakit terdekat dalam
rangka memnuhi fasilitas pelayanan kesehatan pekerja
5 Pimpinan UKK 1. Menyiapkan Sasaran dan Program keselamatan konstruksi
untuk ditetapkan oleh Direktur yang menangani
keselamatan konstruksi
2. Menyiapkan rencana sosialisasi, pelatihan, dan simuliasi
sebagai tindak lanjut pelaksanaan program keselamatan
konstruksi
3. Menyiapkan prosedur Tanggap Darurat
4. Bertanggung jawab atas pelaksanaan inspeksi
harian keselamatan konstruksi
5. Mengkoordinasikan penerapan Keselamatan
Konstruksi kepada seluruh lini organisasi
6 Supervisor dan Mandor 1. Memastikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan telah
mengikuti prosedur kerja yang ditetapkan
2. Memastikan bahwa peralatan dan yang digunakan oleh
pekerja telah lulus pemeriksaan/inspeksi sesuai
persyaratan keselamatan konstruksi.
3. Memastikan bahwa semua pekerja di bawah pengawasannya
memakai APD dan perlengkapan keselamatan sesuai
persyaratan
7 Seluruh staf, karyawan dan 1. Mengikuti prosedur yang berlaku serta berperan aktif dalam
pekerja menjaga diri sendiri maupun kelompok kerjanya
2. Menghadiri orientasi keselamatan konstruksi, safety talk, tool
box meeting dan training-training yang diselenggarakan)
Mengikuti instruksi dan pengarahan keselamatan kerja yang
diberikan oleh atasan atau petugas keselamatan konstruksi
3. Memakai APD dan peralatan keselamatan kerja yang sesuai
Segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan pada
peralatan konstruksi yang digunakan
4. Segera melaporkan apabila terdapat perilaku yang tidak
aman di area kerjanya.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.3 Pengelolaan Keselamatan Kerja


Melakukan kegiatan untuk menghilangkan/mengurangi bahaya atas risiko pekerjaan melalui
cara:
a. Mutu Peralatan
Memuat prosedur kerja penggunaan pesawat angkat & angkut ( alat berat ) dan peralatan
konstruksi

a.1. SOP Pengoperasian Alat Berat

PROSEDUR

PENGOPERASIAN ALAT BERAT


No Doc : PRO/HSE/08 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
1.1. Untuk memastikan bahwa peralatan dioperasikan dengan cara yang benar, sesuai dengan jenis
dan fungsinya
1.2. Untuk menjamin peralatan selalu dalam kondisi siap pakai guna mendukung kelancaran operasi
di seluruh proyek
1.3. Untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan guna efisiensi biaya dan waktu kerja

2. RUANG LINGKUP
2.1. Prosedur ini berlaku sebagai pedoman pengoperasian peralatan baik milik sendiri ataupun alat
sewa yang merupakan penunjang pokok lancarnya pekerjaan konstruksi PT. LSM KSO

3. DEFINISI
3.1. Peralatan Konstruksi adalah peralatan yang digunakan untuk menunjang pekerjaan utama
konstruksi

4. ALUR PROSEDUR
4.1. Setiap proyek / satuan kerja yang menggunakan peralatan milik PT Lonada Sinar Mandiri
KSO, harus bertanggung jawab terhadap keselamatan pengoperasian peralatan yang ada di
lokasi proyeknya.
4.2. Setiap alat yang di operasikan pada suatu proyek / satuan kerja harus ada laporan harian
operasi peralatan berupa Form Time Sheet Alat Berat (No.Form CI/F/SMLK3/009.003.001)
4.3. Pelaksanaan pengoperasian alat berat harus sesuai dengan fungsi dan kapasitas dari masing
masing alat.
4.4. Apabila terdapat kerusakan alat pada waktu pengopersian, yang disebabkan oleh kesalahan
operasi pada suatu proyek / satuan kerja maka perbaikan yang timbul akibat peristiwa tersebut
menjadi beban biaya dari proyek / satuan kerja yang bersangkutan.
4.5. Mengevaluasi metode kerja dan operasional alat yang digunakan di proyek.
4.6. Mengawasi pelaksanaan operasi peralatan di lapangan dan mengevaluasi kerja operator/driver
yang menjadi tanggung jawabnya.
4.7. Melaksanakan training kepada operator pemula tentang tata cara pengoperasian peralatan yang
baik dan benar.
4.8. Mengkoordinir pelaksanaan pindah lokasi kerja peralatan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

PENGOPERASIAN ALAT BERAT


No Doc : PRO/HSE/08 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

4. ALUR PROSEDUR
4.9. Mengoperasikan peralatan yang mengacu pada manual operasi alat baik sebelum dan sesudah
operasi, sampai dengan cara parkir yang aman.
4.10. Merawat alat selalu dalam keadaan bersih ,dan memastikan alat bekerja dengan aman
4.11. Memberitahukan kerusakan alat kepada Mekanik atau Pelaksana
4.12. Untuk masalah yang berkaitan dengan Perbaikan dan Pemeliharaan Alat mengacu pada
Instruksi Kerja tersendiri.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

a.2. SOP Pemeliharaan Peralatan Kerja

PROSEDUR

PEMELIHARAAN PERALATAN KERJA


No Doc : PRO/HSE/09 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
1.1. Untuk menjamin peralatan selalu dalam kondisi siap pakai setiap saat, guna mendukung
kelancaran operasional di proyek
1.2. Untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan guna efisiensi biaya dan waktu kerja.

2. RUANG LINGKUP
2.1. Prosedur ini berlaku sebagai pegangan pemeliharaan peralatan yang merupakan penunjang
pokok lancarnya pekerjaan konstruksi PT Lonada Sinar Mandiri KSO

3. DEFINISI
3.1. Prosedur pemeliharaan peralatan kerja adalah : Suatu pedoman yang menjadi acuan dalam
pelaksanaan pemeliharaan peralatan.

4. ALUR PROSEDUR
4.1. Melakasanakan Program Perawatan Harian (P2H) Sebelum alat digunakan (No.Form :
CI/F/SMLK3/009.004.001
4.2. Setiap alat harus mempunyai rencana pemiliharaan alat yang berpedoman kepada manual alat /
rutin maintenance peralatan yang ditetapkan sendiri :
a. Preventive Maintenance 1 (PM I 250/750 Jam)
b. Preventive Maintenance 2 (PM II 500 Jam)
c. Preventive Maintenance 3 (PM III 1000 Jam)
(No.Form : CI/F/SMLK3/009.004.002) dan Form untuk masing-masing alat berat.
4.3. Melaksanakan pemeliharaan alat sesuai jadwal
4.4. Membuat laporan harian kerja mekanik / MAR ( No.Form : CI/F/SMLK3/009.004.003)
4.5. Mencatat pelaksanaan pemeliharaan alat form pada point 4.2
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. Prosedur dan/ atau petunjuk kerja sistem keamanan bekerja


b.1. SOP Mesin Gerinda
DOC. NO : SOP/HSE/01
REVISI : 00
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DATE : 27 MARET 2021
Hal :1/1
Pengoperasian Alat / Operated
Tools Grind Machine
Alat pelindung diri yang diwajibkan / Personal Protection Equipment
Helm, Kacamata, Sepatu safety, Sarungtangan kombinasi, Ear plug, APAR

Tujuan/Purpose :

Sebagai Instruksi Kerja bagi karyawan PT Lonada Sinar Mandiri KSO bagaimana cara
mengoperasikan alat ini maupun cara memasang, menggunakan, mengganti atau mengencangkan
roda mesin pemotong dengan benar dan aman.

Instruksi/Instruction :

1. Periksa roda untuk memastikan bahwa mesin dalam keadaan baik. Sebelum digunakan,
pastikan pengaman telah terpasang dengan baik.
2. Selalu kenakan pelindung mata yang tersedia.
3. Operasikan roda pengasah hanya pada kecepatan yang sesuai dengan petunjuk pembuat mesin.
Tunggu sampai roda mencapai kecepatan yang disarankan sebelum menggunakan mesin
4. Jaga sandaran benda kerja maksimum 1/8 inchi dari roda. Sandarannya harus kuat,
permukaannya rata dan terpasang dengan aman pada mesin; jangan pernah menyetel sandaran
pada waktu roda sedang berputar.
5. Tekan benda kerja secara bertahap pada roda yang baru dipakai; jangan ditekan berlebihan
pada roda
6. Pastikan roda yang digunakan sesuai dengan bahan yang digerinda. Ensure chiose the wheel.
7. Jangan hentikan roda dengan menekan permukaan gerinda.
8. Bersihkan area kerja dari bahan-bahan yang mudah terbakar dan siapkan pemadam api dilokasi
kerja
9. Periksa dan bersihkan roda gerinda secara berkala agar efisien dan berjalan dengan baik
10. Gunakan roda gerinda sesuai dengan keperuntukanya Cutting / Grinding.
11. Sesuaikan RPM Alat dengan roda gerinda ( RPM Roda harus lebih besar dari RPM Alat )
12. Apabila akan memperbaiki mesin gerinda maka harus memastikan semua aliran listrik dalam
kondisi OFF
13. Mengambil dan mengembalikan alat harus sesuai tempatnya.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. Prosedur dan/ atau petunjuk kerja sistem keamanan bekerja


b.2. SOP Travo Las
DOC. NO : SOP/HSE/02
REVISI : 00
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DATE : 27 MARET 2021
Hal :1/1
Pengoperasian Alat / Operated Tools
Travo Las Alat pelindung diri yang diwajibkan /
Personal Protection Equipment
Helmet, Safety eye,Safety shoes, Gloves, Ear plug, Mask, Hand glove, Appron ,Faceshied and Fire
Extinguisher

Tujuan/Purpose :

Sebagai Instruksi Kerja bagi karyawan PT Lonada Sinar Mandiri KSO bagaimana cara
mengoperasikan alat travo ini dengan benar dan aman

Instruksi/Instruction :

A.1. Cara Menghidupkan Travo Las


1. Hidupkan breaker pada panel,tetapi sebelumnya pastikan handle / tombol trafolas dalam
posisi " off"
2. Setelah kondisi breaker pada panel kondisi "on "kemudian trafo las dihidupkan

A.2. Cara Mematikan Travo Las


Matikan trafo lasdengan memposisikan handle / tombol posisi " off " kemudian baru
mematikan breaker pada panel

A.3. Proses Pengelasan


1 Kabel holder / kabel masa harus terulur semua jangan ada yang masih tergulung
2 Posis ikabel clamp masa dan posisi pengelasan harus sedekat mungkin
3 Gunakan safety shoes / sepatu kerja, sarung tangan kulit, kedok las, masker kain dan
appron
4 Gunakan Kacamata Pelindung warna hitam untuk helper welder /fitter
5 Hubungi Safety Controller / Supervisor untuk meminta ijin melaksanakan pekerjaan panas
/ api.
6 Surat ijin kerja panas ini berlaku selama 24 jam atau sesuai waktu yang ditetapkan
& harus didistribusikan sesuai daftar distribusi
7 Sebelum bekerja, lakukan pengecekan terhadap alat kerjadan pasang warning sign di area
kerja
8 Bila sudah selesai bekerja, pastikan ada pengecekan ulang, untuk memastikan area
sudah aman
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. Prosedur dan/ atau petunjuk kerja sistem keamanan bekerja


b.3. Hand Bor Machine
DOC. NO : SOP/HSE/03
REVISI : 00
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DATE : 27 MARET 2020
Hal :1/1
Pengoperasian Alat / Operated
Tools Hand bor Machine
Alat pelindung diri yang diwajibkan / Personal Protection Equipment
Helmet, Safety eye,Safety shoes, Gloves, Ear plug, Mask, Faceshied and Fire Extinguisher

Tujuan/Purpose :

Sebagai Instruksi Kerja bagi karyawan PT Lonada Sinar Mandiri KSO bagaimana cara
mengoperasikan alat ini maupun cara memasang, menggunakan, mengganti atau mengencangkan
mata bor.
Instruksi/Instruction :

1. Periksa matabor untuk memastikan bahwa mesin dalam keadaan baik. Sebelum digunakan,
pastikan matabor terpasang dengan baik.
2. Selalu kenakan pelindung mata yang tersedia.
3. Periksa mesin sebelum digunakan,termasuk kabel power.
4. Pakai APD yang sesuai dengan pekerjaan.
5. Tekan mata bor kerja secara bertahap pada jangan ditekan berlebihan pada mata bor karena
bisa menyebabkan patah
6. Dalam pemasangan maupun melepaskan mata bor pastikan bahwa kabel power tidak ada
arus listrik
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.4 Pengelolaan Kesehatan Kerja

Melakukan kegiatan untuk untuk memperoleh derajat kesehatan setinggi tingginya bagi
tenaga kerja konstruksi dan masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan jasa konstruksi dengan
melakukan pencegahan gangguan kesehatan dan penyakit akibat melalui cara:

a. SOP Pemeriksaan Kesehatan

PROSEDUR

PEMERIKSAAN & PEMANTAUAN KESEHATAN KERJA


No Doc : PRO/HSE/10 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
1.1. Sebagai acuan dalam proses pelaksanaan pemeriksaan kesehatan karyawan PT Lonada
Sinar Mandiri KSO
1.2. Untuk memantau dan mengevaluasi kondisi kesehatan tubuh seluruh karyawan PT Lonada
Sinar Mandiri KSO
1.3. Untuk mengetahui riwayat kesehatan karyawan dan mengetahui lebih dini penyakit yang
ditimbulkan akibat kerja.
1.4. Mematuhi peraturan perundangan ketenagakerjaan.

2. RUANG LINGKUP
2.1. Prosedur ini mencakup kegiatan pemeriksaan kesehatan karyawan pada saat proses seleksi
calon karyawan / pekerja dan pemeriksaan tahunan untuk seluruh karyawan PT Lonada Sinar
Mandiri KSO

3. DEFINISI
3.1. Medical Check up (MCU) adalah pemeriksaan komprehensif terhadap karyawan untuk
menentukan status kesehatan dan atau menemukan penyakit lebih dini
3.1. Medical Check up untuk calon karyawan adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan ketika
proses seleksi karyawan atau sebelum karyawan tersebut diterima dan ditempatkan di
perusahaan.
3.2. Medical Check up berkala adalah Pemeriksaan kesehatan terhadap karyawan PT Lonada Sinar
Mandiri KSO dilakukan minimal 1 (satu) tahun sekali.
3.3. Penyakit akibat kerja adalah Penyakit yang diderita oleh pekerja yang disebabkan oleh
pekerjaan akibat hubungan kerja antara pekerja yang bersangkutan dengan pengusaha.
4. Prosedur dan Tanggung Jawab
Ketentuan
4.1. MCU dilakukan pada saat proses seleksi calon karyawan/ pekerja dan juga dilakukaan secara
rutin/berkala setiap 1 (satu) tahun sekali untuk seluruh karyawan PT Lonada Sinar Mandiri
KSO
4.2. Pelaksanaan MCU setiap satu tahun sekali dilakukan terhadap karyawan yang massa kerjanya
minimal 1 tahun
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

PEMERIKSAAN & PEMANTAUAN KESEHATAN KERJA


No Doc : PRO/HSE/10 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
3. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, dan radiologi

a. Pemeriksaan fisik diantaranya:


- Kepala: mata, visus (tajam penglihatan) dan buta warna, telinga, hidung, mulut, gigi,
tonsil, pharyng
- Leher : kelenjar parotis, thyroid dan getah bening
- Thorax: Jantung (batas, irama, suara), paru-paru (perkusi, auskultasi)
- Abdomen: dinding perut, nyeri tekan, hati, lien, ascites, bising usus, hernia, bekas
operasi kelenjar getah bening inguinal
- Ekstremitas : Pola gerak jalan, pola gerak ektremitas atas, sendi-sendi, reflex
b. Pemeriksaan laboratorium diantaranya:
- Darah lengka : hemoglobin, leukosit, eritrosit, trombosit, LED, hematrokit, hitung jenis
leukosit
- Urine lengkap : warna, kejernihan, pH, berat jenis, protein, glukosa, keton,
urobilinogen, bilirubin, darah samar, leukosit, nitrit, sedimen urin:eritrosit, leukosit,
silinder, epitel, kristal, bakteri

4. Hasil MCU seluruh karyawan dikeluarkan minimal setelah 14 hari kerja


5. Hasil MCU yang didapat merupakan rahasia medis karyawan ataupun calon karyawan.
Yang boleh mengakses MCU dari karyawan adalah pihak HRD, manajemen perusahaan dan
karyawan itu sendiri

MCU untuk Calon Karyawan

1. Safety officer mengumpulkan data calon karyawan


2. Manager HRD menentukan waktu pelaksanaan MCU
3. Safety officer berkoordinasi dengan pihak Klinik untuk waktu pelaksanaan MCU fisik calon
karyawan. Untuk cek urine, darah dan rontgen, HRD akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit
atau klinik atau lab yang ditunjuk sebelumnya.
4. Safety officer menyerahkan data calon karyawan kepada dokter klinik perusahaan dan pihak rumah
sakit atau klinik atau lab yang ditunjuk
5. Safety Officer menginformasikan kepada calon karyawan mengenai waktu pelaksanaan MCU

o Rumah sakit atau klinik atau lab


1. Memeriksa darah, urine dan rontgen calon karyawan
2.1. Menyerahkan hasil pemeriksaan darah, urine, dan rontgen calon karyawan kepada HRD
perusahaan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. SOP Fasilitas P3K

PROSEDUR

FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN


No Doc : PRO/HSE/11 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
Tujuan standar ini adalah untuk memastikan bahwa staff karyawan / pekerja memiliki akses ke
Fasilitas P3K dan dijamin dalam perawatan P3K

2. RUANG LINGKIP
1.1. Standar ini membahas persyaratan minimum untuk fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja
(K3).
1.2. Standar ini berlaku untuk :
a. Staff karyawan / pekerja PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
b. Tamu perusahaan, atau siapa pun yang bekerja dan/atau berada di tempat kerja

3. ISTILAH, DEFINISI, DAN SINGKATAN


Istilah dan definisi yang berlaku untuk standar ini adalah:
3.1. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) – Sebuah metode yang disetujui untuk merawat
korban insiden oleh petugas P3K (first aider) sampai ditempatkan, bila perlu, di dalam
perawatan oleh praktisi kesehatan yang terlatih dan berkualifikasi.
3.2. Fasilitas P3K – Kotak perlengkapan dan alat P3K yang ditempatkan di lokasi yang sesuai
untuk perawatan cedera yang sangat ringan.

4. STANDAR KINERJA
PERSYARATAN UMUM
4.1. Fasilitas P3K harus disediakan di lokasi-lokasi yang tepat di seluruh area. STATION P3K
4.2. Jumlah Station P3K yang memadai harus tersedia dan dilengkapi staf Praktisi Kesehatan yang
Berkualifikasi di seluruh lokasi kerja.
4.3. Setiap Station P3K harus dilengkapi dengan alat medis yang diperlukan untuk menyediakan
layanan perawatan P3K/medis utama.

KOTAK/PERLENGKAPAN P3K
4.4. Jumlah kotak/perlengkapan P3K harus disediakan di lokasi-lokasi kerja, dan nama-nama
petugas P3K (first aider) harus dicantumkan dengan jelas di masing-masing kotak
4.5. Kotak P3K harus dikunci atau disegel dengan menggunakan sticker atau tali pengikat (tierope)
(Lihat lampiran). Jika dikunci, kunci harus mudah diakses dan tersedia setiap saat.
4.6. Kotak P3K harus dikunci atau disegel dengan menggunakan sticker atau tali pengikat (tie
rope) (Lihat lampiran). Jika dikunci, kunci harus mudah diakses dan tersedia setiap saat.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

FASILITAS PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN


No Doc : PRO/HSE/11 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

4.7. Masing-masing kotak/perlengkapan P3K harus dibawah pengawasan first aider yang
berkualifikasi.
4.8. Fasilitas P3K harus diinspeksi dan selalu diisi perlengkapan yang memadai.
4.9. Isi kotak P3K harus disesuaikan dengan lokasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.1.5 Pengelolaan Lingkungan Kerja

SOP Prosedur Pengelolaan Lingkungan Kerja

PROSEDUR

PENGELOLAAN LINGKUNGAN KERJA


No Doc : PRO/HSE/12 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
PT. Lonada Sinar Mandiri KSO menggunakan prosedur ini untuk mengetahui metode identifikasi
dan penilaian aspek lingkungan serta pengendalian risikonya pada kegiatan atau aktifitas di seluruh
area proyek PT. Lonada Sinar Mandiri KSO

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini digunakan sebagai pedoman identifikasi dan penilaian aspek lingkungan beserta
pengendalian risiko nya di area PT. Lonada Sinar Mandiri KSO

3. REFRENSI
3.1. ISO 14001:2015, Klausul 6.1.2 Aspek Lingkungan
3.2. ISO 9001:2015, Klausul 6.1 Tindakan untuk Menangani Risiko dan Peluang

4. DEFINISI
4.1. K3L : Kondisi-kondisi dan faktor-faktor yang berdampak atau dapat berdampak kepada
kesehatan dan keselamatan karyawan atau pekerja lain (termasuk pekerja kontrak dan personil
penyalur/kontrak, atau orang lain) juga lingkungan di tempat kerja
4.2. Dampak lingkungan : Perubahan pada lingkungan, apakah merugikan atau menguntungkan,
seluruhnya atau sebagian disebabkan oleh aspek lingkungan PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
4.3. Aspek lingkungan : unsur kegiatan atau produk atau jasa dari PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
yang berinteraksi atau dapat berinteraksi dengan lingkungan

5. PROSEDUR
5.1. Membuat flow proses dari kegiatan di area masing-masing yang berdampak terhadap
lingkungan, gunakan form environmental control plan untuk identifikasi aspek lingkungan dan
pengendaliannya
5.2. Aktifitas
Tulis kan jenis aktifitas yang dilakukan di area ters ebut (mencakup hal yang
direncanakan/pengembangan baru, kriteria yang dipakai untuk menentukan risiko atau dampak
penting
5.3. Aspek lingkungan
Tuliskan secara singkat bagian dari aktifitas perusahaan, bahan baku, material atau jasa yang
berpotensi menimbulkan risiko atau dampak lingkungan. Aspek lingkungan meliputi:
- Manusia (kurang pengetahuan atau keterampilan, ketidakmampuan fisik atau mental stress,
dsb.)
- Metode (standar kerja kurang, kesalahan prosedur kerja, dsb.)
- Material (bahan baku mudah terbakar, meledak, korosif, iritasi dan karsinogen, dsb.)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

PENGELOLAAN LINGKUNGAN KERJA


No Doc : PRO/HSE/12 Tgl Berlaku : 14 DES 2020 Revisi : 00

1. Normal (n), Abnormal (ab) dan Emergency (e)


Tuliskan apakah aktifitas tersebut adalah Normal (n), Abnormal (ab) dan Emergency (e)
2. Dampak Lingkungan
Tuliskan dampak lingkungan yang mungkin terjadi, yaitu : pencemaran udara, pencemaran air
dan pencemaran atau kontaminasi tanah, kebisingan, baud an atau kombinasinya
3. Peraturan Perundang-undangan
Tuliskan peraturan perudang-undangan yang terkait aktivitas
4. KriteriaDampak dan Nilai dampak
a. Aspek Biaya (AB)
1 Tidak memerlukan biaya perbaikan
2 Memerlukan biaya perbaikan Rp. 50 jt<biaya< Rp. 1,-
3 Memerlukan biaya perbaikan Rp. 500 jt <biaya< = Rp. 50 jt
4 Memerlukan biaya perbaikan > Rp. 1 milyar <biaya< Rp. 500 jt
5 Memerlukan biaya perbaikan > Rp. 1 milyar
b. Dampak terhadap Publik (DP)
1 Tidak menjadi perhatian publik
2 Menjadi perhatian public tingkat kabupaten (diatur oleh peraturan daerah)
3 Menjadi perhatian public tingkat propinsi (diatur oleh peraturan daerah)
4 Menjadi perhatian public tingkat nasional (diatur oleh peraturan nasional)
5 Menjadi perhatian public tingkat internasional (diatur oleh peraturan internasional)
c. Area Dampak (AD)
1 Tidak ada pengaruhnya
2 Hanya berpengaruh di area kerja tersebut
3 Pengaruh dirasakan hingga lokasi kerja lain
4 Pengaruh dirasakan hingga keluar proyek
5 Pengaruh bersifat global (kabupaten/propinsi)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.2. Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat


PROSEDUR KESIAGAAN TANGGAP DARURAT
1. TUJUAN :
Mengidentifikasi dan membuat perencanaan keadaan darurat di tempat kerja serta bagaimana
menangani keadaan tersebut dengan koordinasi yang baik, cepat, dan aman sehingga dapat
mencegah atau meminimalkan dampak pada pekerja, peralatan, dan lingkungan.

2. RUANG LINGKUP :
Prosedur ini mencakup seluruh potensi keadaan darurat yang mungkin terjadi akibat kegiatan
proyek PT. Lonada Sinar Mandiri KSO yang termasuk keadaaan darurat adalah kebakaran,
peledakan, bahan kimia yang tumpah, bencana alam, huru-hara dan penyebaran COVID-19

3. ISTILAH
3.1 Keadaan Darurat : Suatu kejadian, kondisi, atau peristiwa yang akan membahayakan
kesehatan/keselamatan karyawan dan masyarakat, dan atau
mengganggu/merusak fungsi lingkungan, dan atau menganggu
keberlangsungan operasional proyek, dimana bila terjadi keadaan
tersebut harus dilakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan
sesegera mungkin.
3.2 Tim Tanggap Darurat :Tim khusus yang mempunyai keahlian dan kemampuan untuk
mengendalikan dan menanggulangi setiap keadaan darurat serta
mampu memberikan pertolongan pertama (P3K)
3.3. Evakuasi : Meninggalkan tempat kerja atau tempat tinggal ke tempat lain yang
dianggap aman untuk menyelamatkan diri.

4. URAIAN PROSEDUR
4.1 Membentuk tim identifikasi
Ketua/Koordinator K3
Tim ini bertugas untuk membuat dan mengembangkan perencanaan keadaaan darurat. Yang
terlibat dalam tim adalah orang-orang yang menguasai dan mengerti tentang proses dan potensi
bahaya-bahaya yang dapat terjadi

4.2 Identifikasi Bahaya dan Kemampuan Tanggap Darurat :


Tim Identifikasi
Langkah ini mengumpulkan informasi tentang kemampuan penanggulangan bahaya dan
tentang bahaya-bahaya dan kondisi darurat (termasuk kecelakaan) yang mungkin
terjadi.Informasi yang diperoleh kemudian diidentifikasi dan dianalisa untuk menentukan
bahaya-bahaya yang potensial dan juga kemampuan menangani keadaan darurat tersebut.Hal
ini dilakukan setiap 6 bulan sekali. Membuat daftar keadaan darurat yang potensial dan
menilainya dengan memperhatikan:
a. Jenis keadaan darurat dan kemungkinannya – dengan mempertimbangkan keadaan darurat
yang sudah terjadi, hasil dari kegagalan proses, kesalahan manusia, dll.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. Dampak tehadap manusia (kemungkinan menyebabkan luka atau kematian), properti


(biaya untuk penggantian, perbaikan) dan bisnis (gangguan bisnis, kontrak penjualan).
c. Sumber daya internal – melihat kemampuan tim-tim yang terlibat dan kelengkapan
peralatan (alat-ala tpemadam api, komunikasi, P3K, sistem peringatan) serta fasilitas yang
ada (crisis center, ruang P3K, jalur evakuasi).
d. Sumber daya eksternal – melihat kecepatan tanggap keadaan darurat dari Pemadam
Kebakaran terdekat,klinik / rumah sakit terdekat, petugas keamanan, polisi.

4.3 Membuat Rencana Kesiagaan dan Tanggap Darurat


Tim Tanggap Darurat
Rencana kesiagaan dan tanggap darurat mencakup hal-hal sebagai berikut :
a. Hasil identifikasi kejadian-kejadian yang berpotensi menimbulkan keadaan darurat.
b. Tindakan tanggap yang harus dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya keadaan darurat :
- Tersedianya instalasi peralatan pendeteksi, pencegahan, dan penanggulangan keadaan
darurat pada unit-unit kerja dan tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keadaan
darurat.
- Tersedianya peralatan pelindung yang memadai untuk memadamkan kebakaran,
menanggulangi bocoran bahan kimia, dan lain-lain.
c. Aksi tindakan spesifik untuk melindungi kesehatan/ keselamatan karyawan dan
masyarakat, serta mengendalikan dan menanggulangi dampak yang timbul akibat keadaan
darurat, mencakup antara lain :
- Persyaratan dan ketentuan bagi seluruh karyawan untuk melaksanakan aksi dan tindakan
sesegera mungkin bila terjadi keadaan darurat, untuk mencegah meluas/memburuknya
keadaan darurat,seperti: menggunakan alat pemadam kebakaran, mekanisme darurat
mematikan peralatan kerja,lokalisasi kebocoran/tumpahan, dan melakukan evakuasi
darurat.
- Peran, tanggungjawab, wewenang, dan koordinasi kerja dalam menanggulangi setiap
keadaan darurat.
d. Mekanisme pelaporan, evaluasi, tindakan perbaikan yang dilaksanakan, dan
tindakan pencegahan untuk mencegah terulangnya kembali keadaan darurat.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

D.2. Kesiapan dan Tanggapan Terhadap Kondisi Darurat

Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lapangan


Lakukan hal ini saat masuk dan berada di area proyek untuk mencegah penularan
COVID-19
1.Satgas pencegahan COVID-19 Proyek akan berkoordinasi dengan Satgas
Penanggulangan COVID-19 Daerah untuk melakukan identifikasi potensi resiko
lokasi proyek terhadap pusat sebaran penyebaran COVID-19 di daerah yang
bersangkutan
2.Pendataan pekerja, berasal dari daerah mana dan sudah pernah bekerja di daerah
mana saja. Bertujuan untuk memastikan riwayat pekerja tersebut.
(Screening manpower)
3.Pemeriksaan kesehatan terkait potensi terinfeksi COVID-19 kepada semua karyawan
staff dan pekerja di klinik/RS yang sudah bekerjasama dengan perusahaan
4.Melakukan pengecekan suhu menggunakan Thermometer sebelum memasuki area
proyek, dilakukan oleh pihak security dan diawasi oleh team Satgas
Covid-19 proyek
5.Jika terdapat karyawan staff atau pekerja yang memiliki suhu tubuh ≥ 38 derajat
Celcius dilarang untuk memasuki proyek dan diarahkan pekerja tersebut untuk
pengecekan lebih lanjut di Klinik proyek
6.Memberikan himbauan dan larangan bekerja bagi pekerja dengan sakit gejala demam
batuk/pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, untuk mengisolasi diri dirumah
7.Menyediakan sarana untuk cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun dipintu
gerbang proyek dan area dalam proyek
8.Mengintruksikan semua karyawan staff dan pekerja wajib cuci tangan menggunakan
air mengalir dan sabun ketika dipintu gerbang proyek
9.Menginstruksikan semua staff karyawan dan pakai pekerja wajib memakai masker
dari rumah / mess dan dilarang menggunakan transportasi umum
10. Memasuki area proyek semua pekerja dan karyawan staff dilakukan
penyemprotan antiseptic2x putaran tubuh dan tangan diangkat.
NB : bahan antiseptic terbuat dari bahan yang aman
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lapangan


11. Melakukan penyemprotan disinfectan setiap hari minimal 1x sehari seluruh area
tanpa terkecuali
12. Dibuatkan jadwal bergantian (shift) untuk mengurangi keramaian pekerja dalam
proyek ; misalnya untuk shift 1 dimulai jam 08.00 – 16.00 berjumlah 20 pekerja dan
shift 2 dimulai jam 16.00 – 22.00 berjumlah 20 pekerja
13. Mengintruksikan kepada pekerja untuk menghindari kontak fisik / Physical Distacing
14. Memberikan Vitamin dan Nutrisi tambahan guna peningkatan Imunitas pekerja,
minimal seminggu 2x
15. Menyediakan ruang Klinik Proyek yang dilengkapi sarana kesehatan seperti ;
tabung oksigen, pengukur suhu badan, pengukur tekanan darah, obat-obatan dan
petugas medis
16. Untuk semua karyawan staff / pekerja dilarang membawa makanan dari luar, dan
memastikan meyediakan makanan cathering di proyek. Penyedia jasa cathering
harus memiliki ijin dari Dinas Kesehatan
17. Menghimbau seluruh pekerja untuk tidak berbagi minuman / makanan ringan
termasuk peralatan makan seperti sendok / gelas dll yang akan meningkatkan resiko
penularan penyakit
18. Penyediaan mess pekerja yang dilengkapi sarana seperti ; hand sanitizer, laundry
pakaian, air bersih dan dipastikan kebersihan dari mess dan dilakukan
penyemprotan disinfectan di area keseluruhan mess
19. Melakukan sosialisasi dengan pemasangan banner/poster setiap tempat strategis
mengenai darurat COVID-19
20. Presentasi pencegahan dan informasi terupdate perkembangan COVID-19
21. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan fit dilakukan senam pagi sebelum bekerja,
dengan catatan tetap menjaga jarak antar peserta minimal 2 meter.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikas Dampak Penilaian Resiko Skala Penetapan Pengendalian


i Bahaya Prioritas Resiko Penyebaran
Kekerapan Keparahan Tingkat
Resiko COVID-19
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
1 Wilayah kerja memiliki risiko Pekerja tertular tapi Mengganggu 3 3 Sedang 2 - Pemeriksaan darah
tinggi karena berada di pusat tidak sakit pekerja lain (hematologi)/ rapid test terkait
sebaran yang tidak potensi terinfeksi COVID-19
tertular kepada pekerja yang
terindikasi Suhu badan 380C,
demam, batuk, flu, bersin,
sesak nafas di RS Siloam
- Setiap pekerja yang datang
wajib diperiksa suhu
tubuhnya menggunakan
thermometer yang
diarahkan ke jidat, jika suhu
tubuh <370C dapat masuk
dan bekerja, jika suhu tubuh
>370C diminta pulang dan
isolasi mandiri
- Semua pekerja wajib untuk
mengisi Form Deteksi Dini
COVID-19 setiap pagi
sebelum bekerja
- Pekerja wajib menggunakan
masker dan helm face shield
selama melakukan pekerjaan.
APD yang digunakan seperti
helm sudah diberi cairan
desinfektan sebelumnya
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikas Dampak Penilaian Resiko Skala Penetapan Pengendalian


i Bahaya Prioritas Resiko Penyebaran
Kekerapan Keparahan Tingkat
Resiko COVID-19
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
1 Wilayah kerja memiliki risiko Pekerja tertular tapi Mengganggu 3 3 Sedang 2 - Setiap pekerja tidak boleh
tinggi karena berada di pusat tidak sakit pekerja lain bersalaman secara langsung
sebaran yang tidak selama melakukan pekerjaan,
tertular cukup member salam dari
jauh
- Setiap pekerja harus selalu
menjaga jarak saat melakukan
pekerjaan
- Setiap waktunya mencuci
tangan dengan sabun dan air
mengalir hand sanitizer
- Pada saat keluar masuk area
kerja, pastikan tetap menjaga
jarak, tidak mnyentuh barang
– barang, gunakan selalu
masker, sarung tangan dan
APD lainnya yang sudah
ditetapkan
- Setelah selesai melakukan
pekerjaan setiap shift, semua
APD yang dapat digunakan
helm, kacamata, sepatu di
semprot cairan desinfektan.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikas Dampak Penilaian Resiko Skala Penetapan Pengendalian


i Bahaya Prioritas Resiko Penyebaran
Kekerapan Keparahan Tingkat
Resiko COVID-19
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
1 Wilayah kerja memiliki risiko Pekerja tertular dan - Meluas 5 5 Tinggi 1 - Penghentian pekerjaan
tinggi karena berada di pusat sakit - Ada potensi sementara (Stop Work)
sebaran menyebar selama 14 hari ke depan
ke pekerja - Tim Satgas COVID-19
lain yang proyek menelpon klinik / RS
berdekatan dan meminta bantuan untuk
dengan penanganan pekerja tertular
pekerja
- Tim Satgas COVID-19
yang
tertular proyek melaporkan kejadian
pekerja tertular kepada
gugus tugas COVID-19
setempat
- Tim Satgas COVID-19 proyek
melakukan pendataan
internal dengan cara :
1. Mencari dengan siapa
dia berhubungan ?
2. Pernah berdekatan
dengan siapa?
3. Satu kost/kamar dengan
siapa ?
4. Kalau sudah ketemu
dilakukan rapid test
- Semua staff dan pekerja yang
terlibat di proyek dilakukan
Isolasi mandiri selama 14 hari
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikas Dampak Penilaian Resiko Skala Penetapan Pengendalian


i Bahaya Prioritas Resiko Penyebaran
Kekerapan Keparahan Tingkat
Resiko COVID-19
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
1 Wilayah kerja memiliki risiko Pekerja tertular dan - Meluas 5 5 Tinggi 1 - Tim Satgas COVID-19
tinggi karena berada di pusat sakit - Ada potensi proyek, melakukan
sebaran menyebar penyemprotan desinfektan ke
ke pekerja seluruh area proyek
lain yang
berdekatan
dengan
pekerja
yang
tertular
Lingkungan tempat Lingkungan 4 2 Rendah 3 - Penyediaan mess pekerja yang
tinggal pekerja kerja tidak dilengkapi sarana seperti ;
berpotensi menjadi sehat, dan hand sanitizer, laundry
sumber penyebaran berpotensi pakaian, air bersih dan
baru menyebabkan dipastikan kebersihan dari
penularan mess dan dilakukan
kepada
penyemprotan disinfectan di
pekerja lain
area keseluruhan mess
- Protokol kedatangan sampai
di mess dari proyek : 1.
Jangan langsung
melakukan kontak fisik
dengan penghuni mess
lainnya atau orang lain
(bersalaman / bersentuhan)
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikas Dampak Penilaian Resiko Skala Penetapan Pengendalian


i Bahaya Prioritas Resiko Penyebaran
Kekerapan Keparahan Tingkat
Resiko COVID-19
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
1 Wilayah kerja memiliki risiko Lingkungan tempat Lingkungan 4 2 Rendah 3 - Protokol kedatangan sampai
tinggi karena berada di pusat tinggal pekerja kerja tidak di mess dari proyek :
sebaran berpotensi menjadi sehat, dan 2. Buka sepatu dan pakaian
sumber penyebaran berpotensi diluar / didepan pintu
baru menyebabkan sebelum masuk mess
penularan 3. Semprot desinfektan
kepada pada barang yang dibawa /
pekerja lain
langsung dicuci dengan
sabun
4. Cuci tangan dengan
sabun / pakai hand
sanitizer sebelum masuk
mess
5. Jangan langsung
beristirahat, masuk
langsung menuju kamar
mandi
6. Lepaskan pakaian,
kemudian redam dan cuci
menggunakan deterjen
7. Langsung mandi
menggunakan sabun
(seluruh tubuh harus
terbasuh dengan sabun)
8. Jika merasa tidak enak
badan sebaiknya jaga jarak
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Tabel 1 Identifikasi Bahaya Penyebaran COVID-19

No Jenis/Tipe Pekerjaan Identifikasi Dampak Penilaian Resiko Penetapan Pengendalian


Bahaya Kekerapan Keparahan Tingkat Resiko Penyebaran
Resiko
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19
2 Wilayah kerja tidak berada pada Pekerja menjadi - Meluas dan 3 3 Sedang 2 - Pemeriksaan darah
pusat sebaran, sehingga memiliki Carier dapat (hematologi)/ rapid test terkait
risiko rendah - sedang menularkan potensi terinfeksi COVID-19
virus corona kepada semua pekerja yang
ke pekerja terindikasi menjadi carier
maupun - Isolasi mandiri selama 14 hari
keluarga
di mess khusus yang telah
disediakan
- Pemeriksaan rutin oleh tim
gugus tugas / RS setempat
perkembangan kesehatan
pekerja terindikasi pembawa
Carier
- Memakai masker saat di
dalam mess
- Memastikan pekerja lain
maupun keluarga dilarang
berkunjung ke lokasi mess
khusus
- Penyemprotan densifektan ke
seluruh lokasi mess khusus
- Pemberian asupan gizi yang
baik
- Pemberian multivitamin
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

SIMULASI PENULARAN COVID-19 DI PROYEK

1. Pengertian
Simulasi Penularan Covid-19 Adalah suatu istilah yang lazim atau bisa diartikan sebagai kegiatan khusus untuk mengkaji kesigapan
kelompok-kelompok pekerja bila suatu ketika mereka menghadapi kondisi darurat penularan Covid-19 yang bisa terjadi sewaktu-waktu di
tempat kerja mereka dan sekitarnya.

2. Tujuan Pelaksanaan Simulasi Penularan Covid-19


 Mengetahui langkah-langkah yang harus diambil jika ditemukan suspect penderita COVID-19 di tempat kerja
 Mengetahui kesiapan sumber daya manusia ketika ditemukan suspect penderita COVID-19 tempat kerja
 Mengetahui kesiapan material baik berupa alat kerja ataupun alat pelindung diri ketika ditemukan suspect penderita COVID-19
 Mengetahui time-response yang diperlukan hingga seluruh drill selesai
 Mengetahui rumah sakit rujukan yang paling siap menampung pekerja terduga COVID-19

3. Contoh Skenario Simulasi Penularan COVID-19

Urutan Waktu Deskripsi Acara Tindakan Siapa Perangkat / Alat


yang dibutuhkan
1 H-1 Persiapan Komunikasikan latihan dalam : ??? Rapat mingguan
tim COVID-19, Project manager,
Emergency Response Team,
Seluruh karyawan &pekerja
2 H-1 Persiapan Siapkan Korban Karyawan / pekerja -
3 H-1 Persiapan Fungsi ??? 1. Handy talky (HT)
Delegasi : 1. Pemimpin 2. Stop watch
simulasi 2.Tim darurat 3. Camera
3. Stop watch
4. Pengamat
5. Dokumentasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

CONTOH SKENARIO SIMULASI PENULARAN COVID-19

Urutan Waktu Deskripsi Acara Tindakan Siapa Perangkat / Alat


yang dibutuhkan
Hari H
4 07.30 Seluruh pekerja tiba di area kerja Protokol Pencegahan Covid19 : Satgas Covid 19 1. Thermogun
1. Pemeriksaan Suhu badan Proyek 2. Wastafel & sabun
2. Cuci tangan menngunakan 3. Bilik antiseptic
sabun dan air mengalir
3. Penyemprotan desinfektan
ke tubuh pekerja
5 07.45 Seluruh pekerja melakukan Safety Morning membahas 1. Safety morning Safety Officer 1. Toa
pekerjaan dan bahaya apa yang ada di area kerja
6 08.00 Seluruh pekerja mulai bekerja dan pekerjaan - - -
berjalan dengan normal
7 08.30 Skenario latar belakang : Salah satu pekerja sipil pada 1. Tim gugus tugas menelpon 1. Gugus tugas Paket APD lengkap :
pagi hari saat berada di mess pekerja minum obat untuk meminta bantuan proyek 1. Huzmet Level C
penurun panas, pada pemeriksaan suhu badan korban 2. Respon klinik dengan 2. Perawat dan 2. Masker N95
dalam kondisi normal dan dapat masuk ke lokasi memakai paket APD lengkap dokter 3. Face shield
proyek untuk bekerja. Saat bekerja efek obatnya hilang 3. Petugas klinik membawakan 3. Perawat dan 4. Sarung tangan
dia merasa pusing dan suhu badan meningkat, batuk APD untuk korban dokter 5. Clemek
kering dan merasa lemas. Dia mengkomunikasikan 4. Petugas klinik mengevakuasi 4. Keamanan, 6. Sepatu boots
gejala yang dialami kepada rekan kerja lainnya. korban, dan membawa ke perawat dan
Rekan korban membawanya ke klinik proyek. Saat klinik dokter
akan dibawa ke klinik tiba-tiba korban pingsan 5. Petugas klinik melakukan 5. Perawat dan
pemeriksaan lebih lanjut dan dokter
menemukan gejala Covid-19 6. Ketua gugus
sehingga petugas klinik tugas covid-19
membawanya ke ruang isolasi proyek
khusus
6. Tim gugus tugas covid19
proyek menelpon manajemen
pusat dan melaporkan
kejadian ini
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

CONTOH SKENARIO SIMULASI PENULARAN COVID-19


Urutan Waktu Deskripsi Acara Tindakan Siapa Perangkat / Alat
yang dibutuhkan
Hari H
8 09.00 Korban di evakuasi dari lokasi kerja 1. Tim gugus tugas Covid19 1. Kontraktor 1. Desinfectan
proyek masuk ke lokasi untuk 2. Tim Gugus Spray
penyemprotan desinfectan tugas Covid19
keseluruhan lokasi 3. Management
2. Tim gugus tugas Covid19
berkoordinasi dengan Project
manager untuk pemberhentian
proyek sementara
3. Tim gugus tugas Covid19
membuat daftar kontak dekat
dari korban yang dicurigai
9 09.20 Korban memasuki ruang isolasi khusus 1. Korban diberikan ventilator 1. Petugas klinik 1. Tandu
saat di ruang isolasi 2. Korban 2. Ventilator
2. Korban akan dibantu oleh 1 3. Tim gugus 3. Contact person
orang petugas klinik untuk tugas Covid RS siloam
merawat sementara waktu
3. Petugas klinik berkoordinasi
dengan Tim Gugus tugas
untuk menelpon pihak RS
10 09.30 Pekerja yang kontak dengan korban di evakuasi Menyediakan area khusus untuk Tim Gugus Tugas 1. Desinfectan spray
daftar pekerja yang kontak Covid-19 2. Hand sanitizer
dengan korban 3. APD masker
11 10.00 Semua karyawan dan pekerja di evakuasi 1. Semua pekerja dan staff Tim gugus tugas 1. Area evakuasi
karyawan di evakuasi keluar covid 19 2. Toa
dan proyek di tutup sementara
2. Pemberitahuan kepada pekerja
untuk tidak kembali ke dalam
proyek
12 11.00 Pekerja dan staff karyawan pulang ke rumah 5. Pekerja mulai kembali ke Tim Gugus Tugas Perangkat sanitasi
dan isolasi mandiri selama 14 hari rumah Covid-19
6. Tim gugus tugas mulai proses
sanitasi
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

E. Evaluasi Kinerja
Keselamatan
Konstruksi E.1.
Pemantauan dan
Evaluasi

a. Jadwal Inspeksi dan Audit

Tabel Jadwal Inspeksi dan Audit


No Kegiatan PIC Bulan ke-
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Inspeksi Safety
Keselamatan Officer 24 14 19 13 11
Konstruksi
2 Patroli Project
Keselamatan Manager 07 13
Konstruksi
3 Audit Internal Direktur
HRD 18

PROSEDUR

INSPEKSI K3
No Doc : PRO/HSE/13 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

1. TUJUAN
Untuk memastikan teridentifikasinya potensi bahaya yang dapat timbul dari kondisi tempat kerja
dan lingkungan kerja, peralatan, dan bahan serta tindakan karyawan termasuk mempersiapkan
kebutuhan akibat adanya bahaya tersebut.

2. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup prosedur ini termasuk :
a. Kegiatan inspeksi K3, terdiri dari inspeksi lingkungan kerja, metode kerja, peralatan P3K, dan
peralatan pemadam kebakaran.
b. Kegiatan pemantauan lingkungan K3 mencakup perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan
pelaporan serta tindak lanjut terhadap pemantauan lingkungan.

3. REFRENSI
a. Persyaratan ISO 9001:2015, Klausul 5.1 Kepemimpinan dan komitmen.
b. Persyaratan ISO 14001:2015, Klausul 5.3 Peran Organisasi, Tanggungjawab, dan Wewenang
c. Persyaratan SMK3 PP No 50/2012, Sub Elemen 1.1 Kepemimpinan dan Komitmen.
b. SOP Inspeksi K3
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

INSPEKSI K3
No Doc : PRO/HSE/13 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
4. PROSEDUR & TANGGUNG JAWAB
1. Inspeksi / Patroli K3
a. Safety Officer mengatur jadwal kegiatan Inspeksi K3L yang akan dilaksanakan dan
menyampaikan jadwal tersebut ke setiap bidang
b. Inspeksi dilaksanakan setiap tiga bulan pada semua Bidang dengan melakukan observasi
terhadap kondisi lingkungan kerja, peralatan dan aktivitas pekerja sekaligus memeriksa
adanya ketidaksesuaian dengan standar yang berlaku pada checklist inspeksi.
c. Inspeksi juga dilaksanakan berdasarkan saran dari pekerja yang bertugas di lokasi inspeksi.
d. Jika ditemukan ketidaksesuaian di area kerja maka harus dicatat temuan tersebut di Formulir
Laporan Inspeksi dan didokumentasikan gambar/ photo.
e. Tim Inspeksi selanjutnya melaporkan hasil kegiatan pada rapat Keselamatan Konstruksi
f. Safety Officer mencatat temuan di Formulir Permintaan Tindakan Koreksi dan Pencegahan
dan bertanggung jawab untuk memantau kegiatan perbaikan yang telah disarankan oleh rapat
Keselamatan Konstruksi
g. Hasil Inspeksi diarsip oleh Safety Officer

2. Pemantauan Lingkungan K3
a. HSE officer melakukan identifikasi parameter K3 yang perlu dipantau sesuai dengan
peraturan yang berlaku, menetapkan lokasi pengukuran dan pihak yang melaksanakannya.
b. Identifikasi tersebut didokumentasikan menggunakan formulir Rencana Pemantauan dan
Pengukuran K3.
c. Site manager memantau nilai parameter kualitas K3 hasil pengukuran dengan nilai ambang
batas yang berlaku. Bila nilai parameter berada di atas nilai ambang batas maka perlu
dilakukan tindakan atau mencari penyebabnya bersama Bidang terkait.
d. Pelaksanaan kegiatan pemantauan dan pengukuran dapat dilakukan oleh pihak internal
maupun eksternal yang terakreditasi.
e. Persiapan
- Memilih peralatan disesuaikan dengan parameter yang akan diukur.
- Memutuskan parameter dari sampel poin.
- Memeriksa validitas alat ukur yang akan digunakan.
- Menyiapkan peralatan pendukung yang dibutuhkan.
f. Pelaksanaan
- Parameter pengukuran lingkungan kerja sesuai standar dan pada sampel poin yang sudah
ditentukan.
- Hasil pengukuran dicatat pada formulir yang ada.
- Analisa hasil pengukuran dan penilaian bahaya untuk kepentingan lebih lanjut.
g. Pelaporan dan Tindak lanjut
- Pelaporan berdasarkan pemeriksaan Hasil data pengukuran yang juga sebagai
rekomendasi kegiatan pengawasan.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

- Jika dibutuhkan kegiatan pengawasan, maka dilakukan berdasarkan pada


Tindakan Koreksi dan Pencegahan.
- Data laporan pengukuran lingkungan diarsip oleh Bagian Umum

5. Ketentuan Lainnya
1. Inspeksi K3 dijadwalkan paling tidak satu kali dalam tiga bulan.
2. Pelaksanaan pengukuran lingkungan K3 dilakukan bersama-sama dengan pela
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :
c. SOP Audit K3

PROSEDUR
AUDIT K3
No Doc : PRO/HSE/14 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
Tujuan dari standar ini untuk memberikan pedoman umum dalam pengelolaan audit keselamatan
dan kesehatan kerja (K3) untuk meninjau dan mengevaluasi efektivitas penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK)

2. RUANG LINGKUP
2.1. Standar ini menetapkan persyaratan minimum audit K3 tentang penerapan Sistem Manajemen
Keselamatan Konstruksi
2.2. Sistem ini berlaku untuk:
a. Staff karyawan
b. Subkon & mandor

3. ISTILAH, DEFINISI DAN SINGKATAN


3.1. Management Self-Audit – juga dikenal sebagai Internal Audit; Suatu evaluasi K3 yang
sistematis dan terdokumentasi yang dilakukan oleh personel dari dalam Unit Usaha dan/atau
oleh personel eksternal yang dipilih oleh Unit Usaha untuk meninjau kesesuaian sistem
manajemen K3 Unit Usaha terhadap kriteria audit yang ditentukan.
3.2. Audit K3 – Sebuah proses yang sistematis, mandiri dan terdokumentasi untuk
memperoleh “bukti audit” dan mengevaluasinya secara objektif untuk menentukan sejauh
mana "kriteria audit" dipenuhi (OHSAS 18001: 2007, 3.2).
3.3. Audit Pemantauan K3 Internal PT.PKA KSO – suatu audit internal yang dilaksanakan oleh
Manajemen PT.LSM KSO (bukan Unit Usaha/Perusahaan Mitra/Perusahaan Kontraktor)
berdasarkan kebutuhan, yang difokuskan pada risiko-risiko tertentu, perubahan, tujuan
perusahaan, dll. yang ditargetkan untuk area-area tertentu atau Unit Usaha/Perusahaan
Mitra/Perusahaan Subkon di area PT. LSM KSO

4. STANDAR KINERJA
PESYARATAN UMUM
4.1. Audit K3 harus dilaksanakan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen di area yang
diaudit.
4.2. Evaluasi yang dilaksanakan pada saat audit harus berkaitan dengan tingkat risiko K3 dan
tindakan-tindakan yang disyaratkan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang
ditemukan harus ditangani dengan benar.
4.3. Paling kurang, audit harus mengikuti proses-proses yang berikut:
a. Pertemuan Pra-audit
b. Pengenalan sistem, proses dan area operasional;
c. Pelaksanaan audit;
d. Mengkuantifikasi hasil audit;
e. Pertemuan Pasca Audit;
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

AUDIT K3
No Doc : PRO/HSE/14 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00

4.4. Pemilik area yang dialamatkan dalam laporan audit harus memastikan bahw
dilaksanakan, dan laporan kemajuannya dipantau dan dilaporkan kepada pih
4.5. Dokumen dan rekam terkait dengan audit K3 serta tindak-lanjutnya harus d
kurangnya tiga (3) tahun dan dapat diakses sebagai rujukan dan/atau un
waktu yang akan datang.
MANAGEMENT SELF-AUDIT (INTERNAL AUDIT) OLEH UNIT USAHA
4.6. Management Self-Audit Unit Usaha PT.LSM KSO, Perusahaan Mitra
dilaksanakan dua kali setahun.
4.7. Management Self-Audit harus mempertimbangkan semua elemen Standar S
di dalam area yang diaudit.
4.8. Management Self-Audit harus dilaksanakan oleh personil dari Unit Bisnis U
dipilih mewakili posisi-posisi berikut:
a. Manajemen Unit Usaha;
b. Praktisi/Profesional K3 Area;
c. Perwakilan K3 Area (mewakili karyawan); dan
d. Tenaga-tenaga pakar terkait, sesuai keperluan.
4.9. Orang-orang yang dipilih untuk membentuk tim audit harus kompeten, obye
memihak dalam proses audit.
4.10. Untuk keperluan peninjauan teknis dan konsistensi di seluruh area, salinan
Self-Audit Unit Usaha harus dikirimkan tepat waktu ke Manajer K3 PT.LSM KSO
MANAGEMENT SELF-AUDIT (INTERNAL AUDIT) OLEH TIM PT.LSM KSO
4.11. Dari waktu ke waktu, tambahan audit K3, termasuk audit-audit pemanta
dilaksanakan yang difokuskan pada masalah-masalah atau area tertentu. P
mempertimbangkan melaksanakan audit-audit tambahan:
a. Adanya perubahan-perubahan pada bahaya atau penilaian risiko;
b. Bila diindikasikan menurut hasil audit sebelumnya;
c. Tergantung jenis insiden dan kecenderungan;
d. Jika disyaratkan oleh peraturan perundangan dan/atau persyaratan audit
e. Jika disyaratkan oleh sertifikasi K3 eksternal; dan
f. Bila keadaan mengindikasikan perlunya suatu audit dilaksanakan.
4.12. Internal Audit oleh Tim PT.LSM KSO harus dilaksanakan oleh person
eksternal PT.LSM KSO. Jika dilaksanakan oleh personil internal, per
berikut harus ada:
a. Perwakilan dari Departemen K3 PT.LSM KSO
b. Perwakilan dari Manajemen Senior PT.LSM KSO
c. Perwakilan dari Unit Usaha/Perusahaan Mitra atau Subkon yang diaudit
d. Praktisi Kesehatan Kerja PT.LSM KSO, sesuai keperluan;
e. Tenaga-tenaga pakar terkait, sesuai keperluan.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

E.2. Tinjauan manajemen


PT. Lonada Sinar Mandiri KSO telah menetapkan dan
melaksanakan suatu prosedur untuk tinjauan manajemen pada
berbagai sistem manajemen yang diterapkan oleh perusahaan.
Kewenangan dan tanggung jawab peninjauan berada di tangan
Panitia Pembina yang dipimpin oleh Project Manager.
Tinjauan ini termasuk menilai kesempatan untuk peningkatan
dan kebutuhan akan perubahan terhadap sistem, termasuk
kebijakan & tujuan K3 dan kinerja sistem dan prosesnya.
Departemen K3 menyimpan rekam dari tinjauan-tinjauan
tersebut.
Manajemen Tertinggi PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
telah memutuskan untuk menyelaraskan tinjauan manajemen
dengan persiapan laporan-laporan kinerja tahunan. Sesuai
dengan keputusan ini, suatu tinjauan manajemen yang rinci
terhadap sistem-sistem tersebut akan dilaksanakan dalam
periode dua belas (12) bulan setiap tahun.
Input terhadap tinjauan ini harus terdiri dari informasi
mengenai kemungkinan kebutuhan untuk mengubah
kebijakan, tujuan dan persyaratan lain dalam sistem-sistem
manajemen, hasil audit internal/eksternal, umpan balik dari
pelanggan dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, tindakan
tindak lanjut terhadap tinjauan-tinjauan sebelumnya,
perubahan yang dapat mempengaruhi yang berhubungan
dengan perubahaan keadaan, dan rekomendasi serta komitmen
terhadap peningkatan berkelanjutan.

PROSEDUR

PELAKSANAAN TINJAUAN MANAJEMEN


No Doc : PRO/HSE/15 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
1. TUJUAN
1.1. Untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi yang dibangun selalu
sesuai dengan kondisi kerja di lingkungan PT. Lonada Sinar Mandiri KSO dan selalu memenuhi
persyaratan sebagai mana ditetapkan oleh Manual SMKK PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
1.2. Untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dijalankan
sesuai dengan yang telah ditetapkan.

2. RUANG LINGKUP
2.2. Standar ini membahas persyaratan minimum peninjauan Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi (SMKK)
2.3. Standar ini berlaku untuk:
a. Unit-unit Kerja PT.LSM KSO, Perusahaan Mitra dan Subcon yang bekerja di area Proyek
PT. Lonada Sinar Mandiri KSO
Output dari tinjauan ini menghasilkan semua
keputusan dan tindakan yang berhubungan dengan keefektifan
dari sistem manajemen dan kegiatan/prosesnya, peningkatan
yang berhubungan dengan kinerja keselamatan dan kesehatan
kerja. Suatu dokumen yang terdokumentasi telah ditetapkan
untuk :
 Bukti tinjauan K3 oleh manajemen tertinggi
 Bukti bahwa hasil tinjauan tersedia untuk
komunikasi dan konsultasi
a. SOP Pelaksanaan Tinjauan Manajemen
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

PROSEDUR

PELAKSANAAN TINJAUAN MANAJEMEN


No Doc : PRO/HSE/15 Tgl Berlaku : 27 MARET 2021 Revisi : 00
3. DEFINISI
3.1. Tinjauan Sistem Manajemen – suatu pendekatan sistematis dalam bent
secara resmi oleh pihak berwenang terhadap proses penerapan program
diakhiri dengan pemberian rekomendasi tindakan untuk mengatasi peluang
pokok.

4. PROSEDUR
4.1. Rapat Tinjauan Manajemen di tingkat Pusat diselenggarakan minimal
apabila ada hal-hal penting yang dianggap perlu untuk diselenggarakann
Manajemen di tingkat Kantor Pusat
4.2. Rapat Tinjauan Manajemen di tingkat Proyek dan diselenggarakan minimal
proyek berjalan atau apabila ada hal-hal penting yang dianggap perlu untuk
Rapat Tinjauan Manajemen di tingkat Proyek
4.3. Rapat Tinjauan Manajemen ditingkat pusat harus dihadiri oleh Dir
Representative (MR), Kepala Audit SMKK Internal, dan pejabat pejabat
diperlukan
4.4. Rapat Tinjauan Manajemen ditingkat Proyek harus dihadiri oleh Gene
Deputy GS, Site Manager, Spv. Unit Q-HSE Engineer dan pihak pihak t
proyek bila diperlukan
4.5. Agenda Rapat Tinjauan Manajemen di tingkat Pusat harus mencakup :
a. Tinjauan terhadap hasil Rapat Tinjauan Manajemen sebelumnya
b. Pembahasan Hasil Internal dan Eksternal Audit
c. Tinjauan terhadap keluhan pelanggan dan Produk Tidak Sesuai (PTS)
d. Upaya yang telah dan akan dilakukan terhadap tindakan koreksi dan pen
e. Kecukupan sumber daya yang berkaitan dengan mutu layanan dan K3L
f. Pemantauan dan pelaksanaan K3 dan lingkungan
4.6 Program perusahaan dalam hal Peningkatan yang berkelanjutan dalam hal SM
Tinjauan Manajemen di tingkat Proyek harus mencakup :
a. Tinjauan terhadap hasil RTM sebelumnya
b. Pembahasan hasil Internal dan Eksternal Audit
c. Tinjauan terhadap keluhan pelanggan dan Produk Tidak Sesuai (PTS)
d. Upaya yang telah dan akan dilakukan terhadap tindakan koreksi dan pen
e. Kecukupan sumber daya yang diperlukan oleh proyek yang berkaitan d
dan jasa serta kaitannya dengan pencapaian safety target
f. Pembahasan Jadwal Kemajuan Proyek
g. Pemantauan dan pelaksanaan K3 dan lingkungan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

b. Formulir Notulen Rapat Tinjauan Manajemen


PROSEDUR
NOTULEN RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN
PELAKSANAAN TINJAUAN MANAJEMEN
TINJAUAN
No Doc : PRO/HSE/15 Tgl Berlaku : 27 MARETMANAJEMEN
2021 Revisi : 00

4.7. Seluruh keputusan rapat harus selalu dicatat dalam risalah rapat dengan format seperti pada
Formulir Terlampir dengan dilampiri daftar hadir
4.8. Masing-masing masalah dalam risalah Nomorrapat harus diberi identifikasi untuk menunjukkan status
masalah (permasalahan ditunda, dalamRevisitahapkepenyelesaian, telah selesai)
NOTULEN RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN
4.9. Risalah rapat asli dikendalikan didistribusikan oleh PPD Pusat dan PPD Proyek
Tanggal Berlaku
4.10. Tindak lanjut hasil
Hari Rapat :Tinjauan Manajemen harus dimonitor oleh MR ditingkat pusat dan
/ tanggal
GS ditingkat proyek, Departemen terkait.
Waktu :
4.11. Undangan Rapat Tijauan Manajemen ditingkat pusat dan proyek dibuat dan didistribusikan
oleh PPD diTempat
masing-masing : tingkatannya baik secara tertulis melalui e-mail atau surat edaran,
paling lambat 4 (empat) hari
Peserta : sebelum pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen
4.12. Notulen rapatNO.harus disetujui oleh pimpinanRencana
Permasalahan dan anggota
Tindakrapat, selanjutnya
Target didistribusikan
Status
paling lambat 2 x 24 jam setelah Rapat Tinjauan Manajemen
Lanjut Waktu
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

E.3. Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi


PT. Lonada Sinar Mandiri KSO memastikan program peningkatan
kinerja keselamatan konstruksi berdasarkan hasil Tinjauan
Manajemen ditindak lanjuti pada pekerjaan konstruksi yang akan
datang
Tabel Peningkatan Kinerja Kesalamatan
Konstruksi

No Uraian Skor Penilaian Catatan Saran d


A B C D L
100-80 79-60 59-40 39-0
1 Upaya Meningkatkan - 70 - - Ada upaya untuk Frekuesi pe
Kinerja meningkatkan kinerja, ditingkatka
adanya bukti masih terda
melaksanakan kerja yang
pelatihan terkait penyakit ak
Keselamatan dari laporan
Konstruksi. Namun
laporan mingguan
tidak disampaikan
2 Promosi Budaya - 60 - - Media peraga budaya Selain med
SMKK K3 sseperti banner, budaya K3,
poster dan rambu – program Be
rambu K3 sudah Safety (BB
tersedia di lapangan. meningkatk
Namun masih ada budaya SM
pekerja yang tidak kerja
peduli terhadap K3
3 Partisipasi Pekerja - - 58 - Dilihat dari tabel - Masing –
skor implementasi kelompok
penerapan 5R, diberi pen
tingkat partisipasi atau safet
pekerja sangat - Adakan p
kurang dan punis
4 Komunikasi SMKK - 75 - - Komunikasi SMKK - Adakan a
sudah berjalan dengan untuk leb
baik berdasarkan komunik
Notulen catatan Safety
talk, Toolbox meeting
dan Safety meeting.
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

F. Panduan Aturan New Normal PT. Lonada Sinar Mandiri


KSO
1. PT. Lonada Sinar Mandiri KSO memberlakukan kebijakan
wajib sehat Covid-19 kepada semua jajaran Staff dan
Kayawan minimal sudah Rapid Test dengan hasil Non
Reactive.
2. Pengaturan Work From Home (WFH) dan Work From
Office (WFO) secara produktif, efektif, dan efisiensi
dengan pemantauan dan evaluasi yang ketat & terukur
3. Protokol kesehatan di tempat kerja baik di proyek maupun
di kantor pusat untuk memastikan jajaran staff karyawan
dan pekerja proyek dalam kondisi tidak terjangkit Covid-19
4. Pengaturan waktu kerja staff karyawan kantor pusat dan
Dibuatkan jadwal bergantian (shift) untuk mengurangi
keramaian pekerja dalam proyek ; misalnya untuk shift 1
dimulai jam 08.00 – 16.00 berjumlah 20 pekerja dan shift 2
dimulai jam 16.00 – 22.00 berjumlah 20 pekerja
5. Penerapan physical distancing pada penggunaan meja kerja
kantor pusat minimal 1,5 meter
6. Tidak menerapkan metode absensi Finger print / checklock
di kantor pusat dan diganti dengan absensi online (group
WA)
7. Seluruh Staff Karyawan wajib menggunakan masker sejak
perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja.
8. Memberikan Vitamin dan Nutrisi tambahan guna
peningkatan Imunitas karyawan, minimal seminggu 2x
9. Penyemprotan desinfectan area kantor setiap 4 jam sekali.
Terutama pegangan pintu, meja, dan peralatan kantor yang
digunakan bersama
10. Memastikan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ke
ruangan kantor
11. Menyediakan hand sanitizer dengan kosentrasi alcohol
90 persen
12. Menyediakan sarana cuci tangan (sabun dan air
mengalir) dan memasang poster edukasi mencuci tangan
yang benar
13. Hindari penggunaan alat pribadi secara bersama
seperti, alat ibadah, alat makan, dan lain-lain
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN – MAEOE
(LAPEN)
No Dok : RKK/LSM/HSE/III/2021 Tgl.Diterbitkan : 27 MARET 2021 Hal
Rev : 00 Tgl.KajiUlang : Paraf :

Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi [RKK]


PT. Lonada Sinar Mandiri KSO, disusun sebagai petunjuk dalam
pelaksanaan Paket PENINGKATAN RUAS JALAN KENAMOEN –
MAEOE (LAPAN)

Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus


diperbarui demi efektivitas pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi secara berkesinambungan.

PONTIANAK, 27 MARET 2021


PT. LONADA SINAR MANDIRI KSO

TAUFIK AKHBAR
Kuasa KSO

Anda mungkin juga menyukai