Anda di halaman 1dari 19

KONSEP NURPELITA PAKPAHAN

D IV FDK

Mata Kuliah : Konsep Kebidanan

Topik : Konsep Kebidanan sebagai dasar dalam praktek Kebidanan

Sub Topik : 1. Pengertian manajemen kebidanan

2. Manfaaf /Fungsi manajemen Kebidanan

3. Prinsip Manajemen Kebidanan

Waktu : 30 Menit

Dosen : NURPELITA.PAKPAHAN

OBJEK
OBJEKPERILAKU
PERILAKUSISWA
SISWA
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan ,tanpa melihat buku catatan dapat memahami
dan menjelaskan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktek kebidanan.

REFERENSI
REFERENSI
1 . Depkes RI 2003,Konsep Asuhan Kebidanan.Tridasi Printer Jakarta.

2. Pengurus pusat Ikatan Bidan Indonesia,2003,Manajemen Kebidanan Metode SOAP,Jakarta

3. Mustika Sofyan dkk.2002.50 Tahun IBI Bidan Menyosong Masa Depan,PP IBI Jakarta

4. Varney,Helen 1997,Varney’s Midwifery,Third edition,UK;Jones and barltt publishers

Internasional
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
5. Helen Varney,buku ajar Asuhan Kebidanan,EGC,2006

Alat
AlatBantu
Bantu
a. LCD d. Laptop
b. Handout e. Spidol
c. White Board

METODA DAN
WAKTU ISI
ALAT BANTU
3 Menit Ceramah ilustratif

PENDAHULUA
N
Mengucapkan Salam
Menjelaskan hubungan antara materi yang akan dipelajari hari ini Alat Bantu
dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya
 LCD dan
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang telah diharapkan dari
Laptop
mahasiswa setelah menyelesaikan topik ini
Menyampaikan pokok-pokok materi yang akan disampaikan
Menyampaikan referensi yang digunakan
Menyampaikan proses pembelajaran yang meliputi ceramah, tanya
jawab dan evaluasi diakhir perkuliahan
Memotivasi mahasiswa untuk mempelajari materi ini sungguh-
sungguh, karena akan berguna untuk perlindungan hukum dan dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat nantinya

METODE

Ceramah, Diskusi, Tanya jawab

OBJEKTIF PRILAKU SISWA


KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan tanpa melihat buku catatan dapat memahami
dan menjelaskan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktek kebidanan

15 Metode :
Menit Ceramah
URAIAN Diskusi
Tanya jawab
MATERI
1. Pengertian Manajemen Kebidanan
Alat Bantu :
Explanation Laptop
LCD

Secara umum White Board


spidol

Manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna


mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan.

Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau seni untuk mengatur


para petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan
kesehatan masyarakat melalui program kesehatan(Notoatmodjo,2003)

Manajemen asuhan kebidanan atau yang sering disebut manajemen


kebidanan adalah suatu metode berfikir dan bertindak secara
sistematis dan logis dalam memberi asuhan kebidanan,agar
menguntungkan kedua belah pihak baik klien maupun pemberi
asuhan.

Manajemen kebidanan merupakan proses pemecahan


masalah yang digunakan sebagai metode untuk meng orga
nisasikan pikiran dan tindakan berdasarkan teori ilmiah,
temuan-temuan,keterampilan,dalam rangkaian/tahapan
yang logis untuk pengambilan suatu keputusan yang
berfokus pada klien.

Manajemen kebidanan diadaptasi dari sebuah konsep yang


dikembangkan oleh Helen Varney dalam Varney;s Midwifery,edisi
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
ketiga tahun 1997 menggambarkan proses manajemen asuhan kebidanan
yang terdiri dari tujuh langkah yang berurut secara sistematis dan siklik.

Activity :
Menanyakan kembali tentang pengertian manajemen kebidanan
Pada mahasiswa
Summary :
Manajemen
Manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna
mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan.

Manajemen Kebidanan
. Manajemen kebidanan merupakan proses pemecahan
masalah yang digunakan sebagai metode untuk meng orga
nisasikan pikiran dan tindakan berdasarkan teori ilmiah,
temuan-temuan,keterampilan,dalam rangkaian/tahapan
yang logis untuk pengambilan suatu keputusan yang
berfokus pada klien.

2. Sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada


individu ibu dan anak,keluarga maupun kelompok
masyarakat.

Explanation

Jadi manajemen asuhan kebidanan adalah suatu pendekatan


pemecahan masalah yang digunakan oleh setiap bidan dalam
pengambilan keputusan klinik pada saat mengelola klien,ibu
hamil,ibu bersalin,ibu nifas ,bayi baru lahir dan balita dimanapun
tempatnya.Proses ini akan membantu para Bidan dalam berpraktek
memberikan asuhan yang aman dan bermutu.

Manajemen kebidanan tidak hanya diimplementasikan pada


asuhan kebidanan pada individu,akan tetapi dapat juga diterapkan
didalam pelaksanaan pelayanan kebidanan yang ditujukan kepada
keluarga dan masyarakat.Manajemen kebidanan mendorong bidan
menggunakan cara yang teratur dan rasional,sehingga
mempermudah pelaksanaan yang tepat dalam memecahkan
masalah pasien dan klien
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
.
Sesuai dengan lingkup dan tanggung jawab bidan,maka
sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu
dan anak,keluarga maupun kelompok masyarakat.Manajemen
kebidanan dapat digunakan oleh bidan didalam melaksanakan
kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan.pencegahan
penyakit,penyembuhan,pemulihan kesehatan ibu dan anak dalam
lingkup dan tanggung jawabnya.

Activity
Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya

Summary

Sesuai dengan lingkup dan tanggung jawab bidan,maka


sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu
dan anak,keluarga maupun kelompok masyarakat.Manajemen
kebidanan dapat digunakan oleh bidan didalam melaksanakan
kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan.pencegahan
penyakit,penyembuhan,pemulihan kesehatan ibu dan anak dalam
lingkup dan tanggung jawabnya.

3. Manfaat /fungsi manajemen Kebidanan


Explanation
Planing /perencanaan suatu proses yang dimulai dengan
merumuskan tujuan sampai dengan menetakan alternative
kegiatan untuk pencapaiannya

Organizing/pengorganisasian rangkaian kegiatan untuk


menghimpun semua sumber daya yang dimiliki oleh organisasi
dan mamanfaatkan nya secara efisien untuk mencapai tujuan.

Actuating/directing,commanding,motivating,stffing,coordinating
atau fungsi penggerakan pelaksanaan adalah proses bimbingan
kepada staff agar mereka mampu bekerja secara optimal sesuai
keterampilan yang dimiliki dan dukungan sumber daya yang
tersedia.

Controling/monitoring,pengawasan dan pengendalian proses


mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesui
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
dangan rencana kerja dan mangadakan koreksi jika terjadi
penyimpangan.

Tujuan sehat yang ingin dicapai oleh sistim kesehatan adalah


peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
Sesuai dengan tujuan sistim kesehatan tersebut, administrasi
(manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan administrasi
niaga(business administration) yang lebih banyak berorientasi pada
upaya untuk mencari keuntungan financial, administrasi kesehatan
lebih tepat digolongkan kedalam administrasi umum atau puplik
karena organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian
kesejahteraan masyarakat umum.

Activity :
Menanyakan kembali tentang manfaat /fungsi manajemen kebidanan

Summary :
Manajemen kebidanan mengandung manfaat /fungsi dimana mempunyai
beberapa tahapan yang dimulai dari perencanaan , pengorganisasian,
pelaksanaan dan diakhiri dengan pengawasan dan pengendalian serta
koreksi jika terjadi penyimpangan.

4. Prinsip manajemen kebidanan

Explanation
1. Memberikan kenyamanan fisik dan emosional yang
optimal
2. Menciptakan suasana pribadi
3. Membina hubungan pasien penolong
4. Memberi kesempatan kepada klien untuk mendapat
dukungan dari orang lain
5. Saling member imformasi yang di mengerti oleh klien
6. Memperlihatkan kepekaan terhadap bias yang
mengecilkan klien, sistim, dan petugas kesehatan
7. Memberi kesempatan untuk bertanya
8. Menghargai hak klien untuk bertanggung jawab terhadap
keputusan sehubungan dengan pelayanan kesehatan
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
9. Memperhatikan biaya dan keuntungan dalam pelanan
10. Mengkomunikasikan manajemen kepada anggotaya
tim,institusi dan teman sejawat
11. Menciptakan lingkungan yang professional dan saling
menguntungkan
12. Menerima tanggung jawab dan konsekuensinya dalam
pengambilan keputusan
13. Mengidentifikasi kesepakatan biotic yang berhubungan
dengan kesehatan reproduksi

Prinsip-Prinsip Asuhan Kebidanan

Asuhan kebidanan merupakan metoda pemberian asuhan


yang berbeda dengan model praktek kedokteran.
Diharapkan mahasiswa dapat memahami apa
perbedaannya dan bisa menjelaskan prinsip-prinsip yang
memberi batasan tentang asuhan kebidanan.

Bidan-bidan di seluruh dunia sependapat bahwa prinsip


asuhan kebidanan adalah sebagai berikut:

1. Memahami bahwa kehamilan, persalinan dan


kelahiran anak merupakan suatu proses alamiah dan
fisiologis.
2. Menggunakan cara-cara yang sederhana,tidak
melakukan intervensi tanpa adanya indikasi sebelum
menggunakan teknologi canggih.
3. Aman,berdasarkan fakta, dan memberi kontribusi pada
keselamatan jiwa ibu.
4. Terpusat pada ibu, bukan terpusat pada pemberi
asuhan kesehatan / lembaga (sayang ibu)
5. Menjaga privasi serta kerahasian ibu.
6. Membantu ibu agar merasa aman, nyaman, dan
didukung secara emosional
7. Memastikan bahwa kaum ibu mendapatkan imformasi,
penjelasan dan konseling yang cukup.
8. Mendorong ibu dan keluarga agar menjadi peserta
aktif dalam membuat keputusan setelah mendapat
penjelasan mengenai asuhan yang akan mereka
dapatkan.
9. Menghormati aspek budaya setempat, kebiasaan,
praktek-praktek adat, dan keyakinan agama.
10. Memantau kesejahteraan fisik, psikologis, spiritual
dan social ibu / keluarganya, selama kehamilan,
persalinan / kelahiran anak dan sampai 40 hari pasca
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
salin.
11. Memfokuskan perhatian pada peningkatan kesehatan
dan pencegahan penyakit.

Activity :
Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya

Summary :
Maka dapat disimpulkan bahwa prinsip manajemen adalah
sebagai berikut:
1. Efisien
Bagaimana mencapai akhir dengan hanya menggunakan sarana
yang perlu atau dengan menggunakan sarana sedikit mungkin
2. Efektifitas
Seberapa besar suatu tujuan sedang atau telah tercapai.Rasional
dalam mengambil keputusan.Keputusan merupakan suatu
pilihan dari dua atau lebih tindakan. Pengambilan keputusan
merupakan jawaban atas pertanyaan tentang perkembangan
suatu kegiatan .
3. Berorientasi pada tujuan

KESIMPULAN
Manajemen
Manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna
mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan.

Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau seni untuk mengatur


para petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan
kesehatan masyarakat melalui program kesehatan(Notoatmodjo,2003)

Manajemen Kebidanan
Manajemen kebidanan merupakan proses pemecahan masalah yang
digunakan sebagai metode untuk meng orga nisasikan pikiran dan
tindakan berdasarkan teori ilmiah, temuan-temuan,keterampilan,dalam
rangkaian/tahapan yang logis untuk pengambilan suatu keputusan yang
berfokus pada klien.

Sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada


KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
individu ibu dan anak, keluarga maupun kelompok
masyarakat.
Sesuai dengan lingkup dan tanggung jawab bidan,maka
sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu
dan anak,keluarga maupun kelompok masyarakat.Manajemen
kebidanan dapat digunakan oleh bidan didalam melaksanakan
kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan.pencegahan
penyakit, penyembuhan,pemulihan kesehatan ibu dan anak dalam
lingkup dan tanggung jawabnya.

Administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan


dengan administrasi niaga (business administration) yang lebih banyak
berorientasi pada upaya untuk mencari keuntungan financial,
administrasi kesehatan lebih tepat digolongkan kedalam administrasi
umum atau puplik karena organisasi kesehatan lebih mementingkan
pencapaian kesejahteraan masyarakat umum.

Prinsip manajemen kebidanan


1. Efisien
Bagaimana mencapai akhir dengan hanya menggunakan
sarana yang perlu atau dengan menggunakan sarana sedikit
mungkin
2. Efektifitas
Seberapa besar suatu tujuan sedang atau telah
tercapai.Rasional dalam mengambil keputusan.Keputusan
merupakan suatu pilihan dari dua atau lebih
tindakan.Pengambilan keputusan merupakan jawaban atas
pertanyaan tentang perkembangan suatu kegiatan .
3. Berorientasi pada tujuan

10 Tanya jawab
Menit
Multimedia
EVALUASI

Petunjuk Soal :

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar :

1. Apa yang dimaksud dengan pengertian manajemen kebidanan ?


KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK

2 Menit Ceramah Iustratif

PENUTUP
1. Menyakinkan mahasiswa bahwa OPS telah tercapai
2. Memotivasi mahasiswa agar mau belajar lebih dalam mengenai materi
yang baru disampaikan dan manganjurkan untuk membaca referensi
lainnya mengenai Manajemen
3. Menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK

1. Mata Kuliah : Konsep Kebidanan


2. Topik /sub Topik : Konsep Kebidanan sebagai dasar dalam praktek
kebidanan

@.Pengertian manajemen kebidanan

@.Sasaran manajemen kebidanan

@.Mamfaat/fungsi manajemen kebidanan

@.Prinsip manajemen kebidanan

3.Waktu : 30 menit

4. Dosen : NURPELITA.PAKPAHAN

OBJEKTIF PERILAKU SISWA

Setelah menyelesaikan pelajaran ini, di harapkan, mahasiswa tanpa melihat


buku catatannya mampu memahami dan menjelaskan Konsep kebidanan sebagai
dasar dalam praktek kebidanan dengan benar.

BUKU SUMBER

1. Depkes RI 2003,Konsep Asuhan Kebidanan.Tridasi Printer Jakarta.


2. Pengurus pusat Ikatan Bidan Indonesia,2003,Manajemen Kebidanan
Metode SOAP, Jakarta
3. Mustika Sofyan dkk.2002.50 Tahun IBI Bidan Menyosong Masa Depan,PP
IBI Jakarta
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
4. Varney,Helen 1997,Varney’s Midwifery,Third edition,UK;Jones and barltt
publishers Internasional
5. Helen Varney,buku ajar Asuhan Kebidanan,EGC,2006

PENDAHULUAN
Landasan dasar dalam praktek kebidanan menyangkut beberapa hal :
1. Pengertian dari bidan, Kebidanan, Pelayanan kebidanan, Praktek
kebidanan, Manajemen kebidanan, Asuhan kebidanan. 2.Falsafah
Kebidanan, sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai pandangan hidup
Pancasila,seorang bidan menganut filosopi yang mempunyai keyakinan di
dalam dirinya bahwa semua manusia adalah makhluk bio psiko sosio cultural
dan spiritual yang unik merupakan satu kesatuan jasmani dan rohani yang
utuh dan tidak ada manusia yang sama.3.Paradigma kebidanan, berupa
pandangan terhadap manusia / wanita, lingkungan, perilaku, pelayanan
kesehatan / kebidanan dan keturunan. 5.Tinjauan keilmuan, salah satu ciri
profesi mandiri adalah adanya suatu landasan pengetahuan teoritis (Body of
Knowledge) yang jelas dan adanya institusi pendidikan. Kebidanan sebagai
suatu profesi memerlukan pengetahuan teoritis yang jelas dan spesifik serta
dapat memenuhi karakteristik keilmuan yang berdimensi dan bersifat ilmiah.

Merupakan hal yang diperlukan, karena sebelum melaksanakan


praktek seorang bidan harus memahami terlebih dahulu mengenai
manajemen kebidanan, mamfaat atau fungsi manajemen kebidanan dan
prinsip-prinsip manajemen kebidanan.

Dalam ilmu kebidanan manajemen kebidanan sangat dibutuhkan


agar, setiap hal yang dilakukan haruslah berdasarkan peraturan yang
berlaku.oleh sebab itu dalam melaksanakan asuhan kebidanan tenaga
kesehatan tersebut dapat melakukan tindakan atau asuhan sesuai dengan
standar kebidanan, tenaga kesehatan harus berpegang dengan kode etik yang
dimiliki oleh seorang bidan dan melaksanakan sesuai dengan manajemen
yang ada.

Uraian materi

MANAJEMEN KEBIDANAN

1. Pengertian Manajemen Kebidanan


KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
Prinsip proses manajemen kebidanan menurut ACNM (1999)

Proses manajemen kebidanan sesuai dengan standar yang


dikeluarkan oleh Amerikan College of nurse midwife terdiri dari :

1. Secara sistematis mengumpulkan dan memperbaharui data yang


lengkap dan relefan dengan melakukan pengkajian yang
komprehensif terhadap kesehatan setiap klien, termasuk
mengumpulkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik.
2. Mengidentifikasi masalah dan membuat diagnosa berdadasarkan
interprestasi data dasar
3. Mengidentifikasi kebutuhan terhadap asuhan kesehatan dalam
menyelesaikan masalah dan merumuskan tujuan asuhan kesehatan
bersama klien
4. Memberikan imformasi dan support sehingga klien dapat membuat
keputusan dan bertanggung jawab atas kesehatan nya.
5. Membuat rencana yang komprehensif bersama klien
6. Secara pribadi bertanggung jawab terhadap implementasi rencana
individual
7. Melakukan konsultasi,perencanaan dan melaksanakan manajemen
dengan berkolaborasi dan merujuk klien untuk mendapatkan
asuhan selanjut nya.
8. Merencanakan manajemen terhadap komplikasi tertentu,dalam situasi
darurat dan bila ada penyimpangan dari keadaan normal
9. Melakukan evaluasi bersama klien terhadap pencapaian asuhan
kesehatan dan merevisi rencana asuhan sesuai dengan kebutuhan.

Manajemen Asuhan kebidanan:

Manajemen: adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna


mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan.
Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau seni untuk mengatur para
petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan kesehatan
masyarakat melalui program kesehatan (Notoatmodjo,2003)
Manajemen asuhan kebidanan atau yang sering disebut manajemen
kebidanan adalah suatu metode berfikir dan bertindak secara sistematis dan
logis dalam memberi asuhan kebidanan, agar menguntungkan kedua belah
pihak baik klien maupun pemberi asuhan.
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
Manajemen kebidanan merupakanproses pemecahan masalah yang
digunakan sebagai metode untuk mengorganisasikan pikiran dan tindakan
berdasarkan teori ilmiah,temuan-temuan,keterampilan,dalam rangkaian
/tahapan yang logis untuk pengambialan suatu keputusan yang berfokus pada
klien.
Manajemen kebidanan diadaptasi dari sebuah konsep yang
dikembangkan Helen Varney dalam buku Varneys Midwifery,edisi ketiga
1997,mengambarkan proses manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari
tujuh langkah yang berurut secara sistematis dan siklik.
Manajemen Kebidanan adalah pendekatan yang digunakan oleh
bidan dalam menerapkan metoda pemecahan masalah secara sistematis mulai
dari pengkajian analisa data,diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan
dan evaluasi.

2. Sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu


dan anak,keluarga maupun kelompok masyarakat.

Manajemen asuhan kebidanan terdiri dari beberapa langkah yang


berurutan yang dimulai dengan pengumpulan data dasar dan berakhir dengan
evaluasi.langkah-langkah tersebut membentuk kerangka yang lengkap dan
bisa diaplikasikan dalam semua situasi.akan tetapi,setiap langkah tersebut
bisa dipecah-pecah kedalam tugas-tugas tertentu dan semua nya bervariasi
sesuai dengan kondisi klien.

Jadi manajemen asuhan kebidanan adalah suatu pendekatan pemecahan


masalah yang digunakan oleh setiap bidan dalam pengambialan keputusan
klinik pada saat mengelola klien,ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas ,bayi baru
lahir dan balita dimanapun tempatnya. Proses ini akan membantu para Bidan
dalam berpraktek memberikan asuhan yang aman dan bermutu.

Pelayanan kebidanan yang bermutu adalah pelayanan yang berdasarkan


standar,dan kode etik bidan serta hubungan interpersonal yang adekuat
.dalam memberikan pelayanan kebidanan yang sesuai dengan standar,bidan
menggunakan metoda atau pendekatan manajemen kebidanan.

Manajemen kebidanan tidak hanya diimplementasikan pada asuhan


kebidanan pada individu,akan tetapi dapat juga diterapkan didalam
pelaksanaan pelayanan kebidanan yang ditujukan kepada keluarga dan
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
masyarakat.Manajemen kebidanan mendorong bidan menggunakan cara
yang teratur dan rasional,sehingga mempermudah pelaksanaan yang tepat
dalam memecahkan masalah pasien dank lien.

Sesuai dengan lingkup dan tanggung jawab bidan,maka sasaran


manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu dan anak,keluarga
maupun kelompok masyarakat.Manajemen kebidanan dapat digunakan oleh
bidan didalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan peningkatan
kesehatan. pencegahan penyakit, penyembuhan,pemulihan kesehatan ibu dan
anak dalam lingkup dan tanggung jawabnya.

Tujuan asuhan kebidanan:

@. Ibu dan bayi sehat,selamat,keluarga bahagia terjamin kehormatan


martabat manusia

@. Saling menghormati penerima dan pemberi asuhan

@. Kepuasan ibu,keluarga dan bidan

@. Kekuatan diri perempuan dalam menentukan dirinya

@. Rasa percaya diri dari perempuan sebagai penerima asuhan

@. Terwujud nya keluarga sejahtera dan berkualitas.

3. Mamfaat/Fungsi manajemen kebidanan

Beberapa fungsi manajemen menurut 4 pakar manajemen ilmiah

No Tokoh Fungsi manajemen


1 George Planning,Organizing,Actuating,Controlling
Terry
2 L.Gullick Planning,Organizing,Staffing,Directing,Coordinating,Reporting,Budgetting
3 H.Fayol Planning,Organizing,Commanding,Coordinating,Controlling
4 Koonzt Planning,Organizing,Staffing,Directing,Controlling
O’Donnel
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
@. Planning ( perencanaan) adalah sebuah proses yang dimulai dengan
merumuskan tujuan organisasi sampai dengan menetapkan alternatif
kegiatan untuk pencapaian nya.

@. Organizing (pengorganisasian)adalah rangkaian kegiatan manajemen


untuk menghimpun semua sumber daya(potensi) yang dimiliki oleh
organisasi dan memamfaatkan nya secara efisien untuk mencapai tujuan
organisasi.

@. Actuating (directing,Commanding,motivating,staffing,coordinating )atau


fungsi penggerakan pelaksanaan adalah proses bimbingan kepada staff
agar mereka mampu bekerja secara optimal menjalankan tugas-tugas
pokok nya sesuai dengan ketampilanyang telah dimiliki,dan dukungan
sumber daya yang tersedia.

@. Controling(Monitoring)atau pengawasan dan pengendalian (wasdal)


adalah proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan
kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun dan
mengadakan koreksi jika terjadi penyimpangan,penerapan manajemen di
bidang kesehatan.

4. Prinsip-prinsip manajemen
1. Memberikan kenyamanan fisik dan emosional yang optimal
2. Menciptakan suasana pribadi
3. Membina hubungan pasien penolong
4. Memberi kesempatan kepada klien untuk mendapat dukungan dari
orang lain
5. Saling member imformasi yang di mengerti oleh klien
6. Memperlihatkan kepekaan terhadap bias yang mengecilkan
klien,sistim,dan petugas kesehatan
7. Memberi kesempatan untuk bertanya
8. Menghargai hak klien untuk bertanggung jawab terhadap keputusan
sehubungan dengan pelayanan kesehatan
9. Memperhatikan biaya dan keuntungan dalam pelayanan
10. Mengkomunikasikan manajemen kepada anggota tim, institusi dan
teman sejawat
11. Menciptakan lingkungan yang professional dan salng
menguntungkan
12. Menerima tanggung jawab dan konsekuensi nya dalam pengambilan
keputusan
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
13. Mengidentifikasi kesepakatan biotic yang berhubungan dengan
kesehatan reproduksi.

Maka dapat disimpulkan bahwa prinsip manajemen adalah sebagai


berikut:

1. Efisien
Bagaimana mencapai akhir dengan hanya menggunakan sarana yang
perlu atau dengan menggunakan sarana sedikit mungkin
2. Efektifitas
Seberapa besar suatu tujuan sedang atau telah tercapai.Rasional
dalam mengambil keputusan.Keputusan merupakan suatu pilihan dari
dua atau lebih tindakan.Pengambilan keputusan merupakan jawaban
atas pertanyaan tentang perkembangan suatu kegiatan .
3. Berorientasi pada tujuan

Prinsip-Prinsip Asuhan Kebidanan


Asuhan kebidanan merupakan metoda pemberian asuhan yang
berbeda dengan model praktek kedokteran.Diharapkan mahasiswa dapat
memahami apa perbedaan nya dan bisa menjelaskan prinsip-prinsip yang
memberi batasan tentang asuhan kebidanan.

Bidan-bidan di seluruh dunia sependapat bahwa prinsip asuhan


kebidanan adalah sebagai berikut:
1. Memahami bahwa kehamilan ,persalinan dan kelahiran anak
merupakan suatu proses alamiah dan fisiologis.
2. Menggunakan cara-cara yang sederhana,tidak melakukan intervensi
tanpa adanya indikasi sebelum menggunakan teknologi canggih.
3. Aman,berdasarkan fakta,dan member kontribusi pada keselamatan
jiwa ibu.
4. Terpusat pada ibu,bukan terpusat pada pemberi asuhan
kesehatan/lembaga(saying ibu)
5. Menjaga privasi serta kerahasian ibu.
6. Membantu ibu agar merasa aman,nyaman,dan didukung secara
emosional
7. Memastikan bahwa kaum ibu mendapatkan imformasi,penjelasan dan
konseling yang cukup.
8. Mendorong ibu dan keluarga agar menjadi peserta aktif dalam
membuat keputusan setelah mendapat penjelasan mengenai asuhan
yang akan mereka dapatkan.
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
9. Menghormati aspek budaya setempat,kebiasaan,praktek-praktek
adat,dan keyakinan agama.
10. Memantau kesejahteraan fisik,psikologis,spiritual dan social
ibu/keluarganya,selama kehamilan,persalinan/kelahiran anak dan
sampai 40 hari pasca salin.
11. Memfokuskan perhatian pada peningkatan kesehatan dan pencegahan
penyakit.

KESIMPULAN
Manajemen

Manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna


mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan.
Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau seni untuk mengatur para
petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna meningkatkan kesehatan
masyarakat melalui program kesehatan (Notoatmodjo,2003)

Manajemen Kebidanan

Manajemen kebidanan merupakan proses pemecahan masalah yang


digunakan sebagai metode untuk mengorganisasikan pikiran dan tindakan
berdasarkan teori ilmiah, temuan-temuan, keterampilan, dalam rangkaian / tahapan
yang logis untuk pengambilan suatu keputusan yang berfokus pada klien.

Sasaran manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu dan


anak,keluarga maupun kelompok masyarakat.

Sesuai dengan lingkup dan tanggung jawab bidan,maka sasaran


manajemen kebidanan ditujukan baik kepada individu ibu dan anak,keluarga
maupun kelompok masyarakat. Manajemen kebidanan dapat digunakan oleh
bidan didalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan peningkatan
kesehatan. pencegahan penyakit, penyembuhan, pemulihan kesehatan ibu
dan anak dalam lingkup dan tanggung jawabnya.

Administrasi (manajemen) kesehatan tidak dapat disamakan dengan


administrasi niaga (business administration) yang lebih banyak berorientasi
KONSEP NURPELITA PAKPAHAN
D IV FDK
pada upaya untuk mencari keuntungan financial, administrasi kesehatan
lebih tepat digolongkan kedalam administrasi umum atau puplik karena
organisasi kesehatan lebih mementingkan pencapaian kesejahteraan
masyarakat umum.

Prinsip manajemen kebidanan

1. Efisien
Bagaimana mencapai akhir dengan hanya menggunakan sarana yang
perlu atau dengan menggunakan sarana sedikit mungkin

2. Efektifitas
Seberapa besar suatu tujuan sedang atau telah tercapai.Rasional
dalam mengambil keputusan.Keputusan merupakan suatu pilihan
dari dua atau lebih tindakan.Pengambilan keputusan merupakan
jawaban atas pertanyaan tentang perkembangan suatu kegiatan .
3. Berorientasi pada tujuan.