Anda di halaman 1dari 12

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny.

”W” G1P0A0H0
TRIMESTER II DENGAN ANEMIA
DI PUSKESMAS PAKAN KAMIS
TANGGAL 16 APRIL 2011

Hari/tanggal : SABTU / 16 APRIL 2011


Pukul : 15.00 wib
No.register :

I.PENGKAJIAN
A. DATA SUBJEKTIF
1. Biodata
Nama : Ny ”W” Nama suami :TN ”R”
Umur : 24 th Umur : 25th
Suku/bangsa : minang/indonesia Suku/bangsa :minang/indonesia
Agama : islam Agam : islam
Pendidikan : SD Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta
Alamat : Pakan Kamis Alamat : Pakan Kamis

2. keluhan utama :
 Ibu mengatakan tidak datang haid 6 bln lalu
 Ibu mengatakan kurang nafsu makan
 Ibu mengatakan sering BAK

3. Riwayat Obstertri.
a) Riwayat menstruasi
Menarche : 12 tahun
Siklus haid : 28 hari
Lamanya : 5 - 6 hari
Banyaknya : 2x ganti pembalut
Teratur/tidak : Teratur
Sifat darah : Encer dengan sedikit bekuan,berwarna merah kehitaman
Bau : Amis
Keluhan : Tidak ada

b) Riwayat perkawinan
Status perkawinan : sah
Kawin ke :1
Umur menikah : 23 tahun
Lama kawin : 1 tahun
Jumlah anak : belum ada
Jarak pernikahan dengan kehamilan I : ± 2 minggu

1
c) Riwayat kehamilan,persalinan dan nifas yang lalu :
Ini kehamilan pertama ibu

d) Riwayat kehamilan ini


HPHT :
TP :

Trimester I
ANC : 1x sama bidan
Keluhan : mual dan muntah
Anjuran : makan sedikit tapi sering
Obat obatan : B6,B1,lactas
Imunisasi : -

Trimester II
ANC : 1 X sama bidan
Keluhan : TAK
Anjuran : banyak istirahat dan kurangi pekerjaan yang berat
Obat obatan : B1,Bcom,siobion,lactas
Imunisasi : -

e) Riwayat kontrasepsi

Ibu belum pernah menjadi aseptor KB

4. Riwayat keturunan kembar : tidak ada


5. Riwayat penyakit
 penyakit yang pernah diderita ibu : anemia pada umur 17
 penyakit yang sedang diderita ibu : tidak ada
 penyakit yang sedang diderita keluarga : tidak ada
 penyakit keturunan : tidak ada

6. pola kegiatan sehari hari


a. Nutrisi
Makanan
Frekwensi Sebelum Hamil : 3x sehari
Frekwensi Sekarang : 3x sehari
Menu : Nasi, Ikan
Porsi : ± 1 Piringg Sedang Nasi, 1 Ptong
Ikan

Minum
Frekwensi : 4 - 5 gls ukuran sedang / hari
Jenis : air putih

2
Keluhan : tidak ada

b. Eliminasi
BAB
Frekwensi : 1x / hari
KonsistensI : lembek
Keluhan : tidak ada

BAK
Frekwensi : 7 - 8 sehari
Warna : kuning jernih
Bau : pesing
Keluhan : Sering BAK

c. Istirahat dan tidur


lama istirahat siang : 1 jam
lama tidur malam : 6 - 7 jam
keluhan : Ibu susah tidur pada malam hari karena sering BAK

d. Olahraga dan Rekreasi


Jenis :tidak ada
Frekwensi :tidak ada

e. Personal Hygiene
Mandi : 1x sehari
Keramas : 3x seminggu
Gosok gigi : 2x / hari
Ganti pakaian : 1x / hari

f. Perilaku hidup sehat


Merokok : tidak ada
Minum minuman keras : tidak ada
Obat obatan/jamu : tidak ada

g. pola seksual
Frekuensi : 2 X seminggu
Keluhan : Tidak ada

7. Data Psikososial, Kultural dan Spiritual

a.Psikologis
Perasaan ibu tentang kehamilannya : ibu sedikit khawatir dengan KH
Keadaan emosi ibu : stabil
Dukungan keluarga terhadap ibu : mendukung

3
b.Psikososial
Hubungan ibu dengan suami : harmonis
Hubungan ibu dengan keluarga : baik
Hubungan ibu dengan lingkungan : baik
Ekonomi keluarga : mencukupi
Pengambilan keputusan dalam keluarga : suami

c.Kultural
adat istiadat / tradisi dalam keluarga ibu tidak ada yang merugikan
kesehatan ibu dan janin

d.Spiritual
kepercayaan kepada tuhan : ibu percaya kepada allah swt
ketaatan dalam beribadah : ibu shalat 5x sehari semalam

B.DATA OBJEKTIF
1.data umun
KU : sedang
Postur tubuh : tidak lordosis
Tinggi badan : 150cm
BB sebelum hamil : 40 kg
BB sekarang : 45 kg
Kenaikan BB : 5 kg
LILA : 22 cm
Tekanan darah : 110 / 90 mmHg
Nadi : 76 x/i
Suhu : 36,8 °C
Pernafasan : 20x/i
Kesadaran : CM
Hb : 10gr %

2.DATA KHUSUS
a.Kepala :
Kesehatan kulit kepala : sehat
Kebersihan kulit kepala : bersih dan tidak ada ketombe
Kesehatan dan kekuatan rambut : sehat dan kuat

b.Muka
Oedema : tidak ada
Warna : sedikit pucat
Cloasmagravidarum : tidak ada

c.Mata
Sklera : tidak kuning

4
Conjungtiva : pucat

d.Mulut
Bibir : pecah - pecah
Lidah dan selaput lendir : bersih
Gigi : tidak ada karies

e.Leher
Pembengkakan kel.tyroid : tidak ada
Pembengkakan kel.limfe : tidak ada
Pembesaran vena jugularis : tidak ada

f.Dada
Bentuk : simetris ka / ki
Benjolan : tidak ada
Putting : menonjol ka / ki
Colostrum :(-)
Areola : hiperpigmentasi

g.Abdomen
Inspeksi
Bekas luka operasi : tidak ada
Pembesaran perut : sesuai dengan umur kehamilan
Striae Gravidarum : ada
Linea Nigra : ada

Palpasi
 LI : TFU setinggi pusat pada fundus teraba lunak setangah bundar dan tidak
melenting
 LII : pada sisi perut sebelah kiri teraba keras memanjang dan memapan, sisi
sebelah kanan teraba tonjolan-tonjoan kecil.
 LIII : Teraba keras melenting bulat masih bisa digoyangkan
 LIV : tidak dilakukan

TFU (cm) : 22 cm TBBJ: 1395 grm


Auskultasi
DJJ (+) , frekuensi 156 x/I , kekuatan dan durasi kuat dan teratur

h.ekstermitas
tangan
warna kuku : tidak pucat putih dan bersih
oedem : tidak ada
kaki
varises : tidak ada
oedem : tidak ada
reflek patella : ( + ) ka/ki

5
i.ukuran panggul

Data Penunjang :
Hb : 10 gr %

II.INTERPRETASI DATA.

1. Diagnosa : Ibu G1P0A0H0, usia kehamilan 24– 25 mg, anak hidup tunggal
intra uteri letkep puki, keadaan jalan lahir normal, KU ibu dan janin baik . Ibu
anemia ringan dan KEK

Data dasar :
Data subjektif :
 Ibu mengatakan tidak datang haid 6 bln lalu
 Ibu mengatakan kurang nafsu makan
 Ibu mengatakan sering BAK
Data Objektif :
HPHT : 28 – 01 – 09
TP : 04 – 11 – 09
DJJ : ( + ) 156 x/i
TD : 110 / 90 mmHg
Nadi : 76 x/i
Suhu : 36,8 °C
Pernafasan : 20x/i
Kesadaran : CM
L1 : TFU setinggi pusat, pada fundus bokong
LII : puki
LIII : letkepV
LIV : tidak dilakukan
TFU (cm) : 22 cm TBBJ: 1395 grm
LILA : 22 cm
Hb : 10 gr %
TB : 150cm
BB sblm hml : 40 kg
BB sekarang : 45 kg
BB : 5 kg

Masalah :
 Ibu sering BAK
 Ibu mengatakan kurang nafsu makan

Kebutuhan:
 Informasikan hasil pemeriksaan pada ibu

6
 Pemberian Tab Fe
 Penkes tentang
- Nutrisi
- Istiraha dan tidur
- personal hygiene
- ketidaknyamanan selama hamil
- Imunisasi
- Manfaat Tab Fe
- Tanda – tanda bahaya kehamilan
 jadwalkan kunjungan ulang

III.IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL


- Prematuritas
- Iibu anemi berat dan dehidrasi

IV.TINDAKAN SEGERA

V.PERENCANAAN
 Informasikan hasil pemeriksaan pada ibu
 Pemberian Tab Fe
 Penkes tentang
- Nutrisi
- Istiraha dan tidur
- personal hygiene
- ketidaknyamanan selama hamil
- Imunisasi
- Manfaat Tab Fe
- Tanda – tanda bahaya kehamilan
 jadwalkan kunjungan ulang

VI.PELAKSANAAN
 Menginformasikan hasi pemeriksaan pada ibu bahwa keadaan ibu dengan kurang
energi kalori dan anemia ringan
TD : 110 / 90 mmHg
LILA : 22 cm
Hb : 10 gr %
DJJ : ( + ) 156 x/i
 Memberikan Tablet Fe dan menjelaskan pada ibu cara mengkonsumsinya yaitu :
1 x 1 Hari dan sebaiknya di konsumsi pada malam hari sebelum tidur.
 Memberikan Penkes tentang :
 Nutrisi
 Kalori : Selama hamil, ibu membutuhkan tambahan
energi/kalori untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, juga plasenta,

7
jaringan payudara, cadangan lemak, serta untuk perubahan metabolisme
yang terjadi. Di trimester II dan III, kebutuhan kalori tambahan ini
berkisar 300 kalori per hari.
 Protein : Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah
sekitar 60 gram, untuk membentuk jaringan baru, maupun plasenta dan
janin. Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan
diferensiasi sel.
 Lemak : untuk membentuk jaringan baru, maupun plasenta
dan janin. Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan
diferensiasi sel. Tubuh wanita hamil juga menyimpan lemak yang akan
mendukung persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.
 Karbohidrat : . Pertumbuhan dan perkembangan janin
selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sumber kalori
utama. Pilihan yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti roti,
serealia, nasi dan pasta. Selain mengandung vitamin dan mineral,
karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan serat yang dianjurkan
selama hamil untuk mencegah terjadinya konstipasi atau sulit buang air
besar dan wasir.
 Vitamin dan mineral : Ini perlu untuk mendukung
pertumbuhan dan perkembangan janin serta proses diferensiasi sel. Tak
cuma itu. Tambahan zat gizi lain yang penting juga dibutuhkan untuk
membantu proses metabolisme energi seperti vitamin B1, vitamin B2,
niasin, dan asam pantotenat. Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk
membentuk DNA dan sel-sel darah merah, sedangkan Vitamin B6 juga
berperan penting dalam metabolisme asam amino.
contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil
Porsi hidangan
Bahan makanan Jenis hidangan
sehari
Nasi 5 + 1 porsi Makan pagi: nasi 1,5 porsi (150 gram) dengan ikan/
Sayuran 3 mangkuk daging 1 potong sedang (40 gram), tempe 2 potong
Buah 4 potong sedang (50 gram), sayur 1 mangkok dan buah 1
Tempe 3 potong potong sedang
Daging 3 potong Makan selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong
Susu 2 gelas sedang
Minyak 5 sendok teh Makan siang: nasi 3 porsi (300 gram), dengan lauk,
sayur dan buah sama dengan pagi
Selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Gula 2 sendok makan Makan malam: nasi 2,5 porsi (250 gram) dengan lauk,
sayur dan buah sama dengan pagi/siang
Selingan: susu 1 gelas
Menu tersebut dapat di variasikan dengan makanan penukar seperti 1 porsi
nasi (100 gram) dapat ditukar dengan: Roti 3 potong sedang (70 gram),
kentang 2 biji sedang (210 gram, singkong 1 potong besar (210 gram),

8
jagung biji 1 piring (125 gram), talas 1 potong besar (125 gram), 1 potong
sedang ikan (40 gram) dapat ditukar dengan: 1 potong kecil ikan asin (15
gram), 1 sendok makan teri kering (20 gram), 1 potong sedang ayam tanpa
kulit (40 gram), 1 hati ayam (30 gram) 1 mangkuk (100 gram) sayuran, di
antaranya buncis, kol, kangkung, kacang panjang, wortel, sawi 1 potong
buah, seperti 1 potong besar papaya (110 gram), 1 buah pisang (50 gram), 2
buah jeruk manis (110 gram), 1 potong besar semangka (180 gram), 1 buah
apel (85 gram), 1 jambu biji besar (100 gram), 2 buah jambu air sedang (110
gram)

 Istirahat dan tidur :


Pada kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dan beristirahat
dengan berbagai posisi apapun yang penting dapat memberikan rasa nyaman
untuk ibu.Ibu hamil sebaiknya tidak perlu kuatir bayi dalam kandunganmerasa
tak nyaman atau berbahaya, karena tubuh ibu di ciptakan begitu unik sehingga
dapat memberikan perlindungan. Janin dalam kandungan mengapung dalam
cairan ketuban dan mempunyai ruang sendiri untuk bergerak bebas. Tidur
telungkup pun aman saja buat ibu hamil tapi biasanya pasa kehamilan
trimester pertama, adanya pembesaran menjadikan payudara lebih sensitif dan
menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur dengan posisi ini, dan pada saat
dimana perut mulai membesar ( awal 14 minggu ) membuat anda harus
menyokong paha dengan bantal.Berbaring telentang dianjurkan setelah
kehamilan memasuki minggu ke-16, karena posisi telentang anda meletakan
seluruh berat rahim ke bagian belakang, usus, dan vena cava inferior. Tetapi
posisi telentang dapat meningkatkan resiko sakit pinggang, wasir, dan
gangguan pencernaan, serta menganggu pernafasan dan sirkulasi.
Posisi tidur telentang pada trimester ke dua dan tiga juga dapat mempengaruhi
tekanan darah. Untuk beberapa perempuan, menyebabkan penurunan tekanan
darah yang membuat mereka merasa pusing, untuk yang lain,
malahmeningkatkan tekanan darah. Pada kasus kehamilan dengan tekanan
darah tinggi tidur dengan posisi telentang tidak dianjurkan.

 Personal hygiene

 Ketidak nyamanan selama hamil


1. Keputihan
Selama kehamilan keputihan akan bertambah dan tidak berwarna. Jika
tidak ada rasa gatal dan  tidak tercium bau yang kurang sedap maka ibu
tidak perlu cemas. Jagalah kebersihan alat kelamin dan gunakan selalu
celana dalam yang bersih dan kering. Jika keputihan berbau dan terasa
gatal segera meminta pertolongan kepada petugas kesehatan.
2. NyeriPinggang
Kehamilan juga mempengaruhi keseimbangan tubuh karena cenderung
untuk berat di bagian depan. Untuk menyeimbangkan berat tubuh maka

9
ibu akan berusaha untuk berdiri dengan tubuh condong ke belakang. Oleh
karena itulah ibu akan merasakan nyeri di bagian pinggang. Beberapa cara
mengatasinya yaitu :Berolahraga, berdiri dengan posisi tegak lurus dengan
bahu ditarik ke belakang, berbaring miring ke kiri, hindari duduk terlalu
lama, Ganjal belakang punggung dengan bantal yang empuk, Ganjal
belakang punggung dengan bantal yang empuk,
3. Sering buang air kecil
Begitu haid terlambat 1-2 minggu, biasanya ada dorongan untuk buang
air kecil yang sering. Hal ini terjadi karena meningkatnya peredaran darah 
ketika hamil dan tekanan pada kandung kemih akibat membesarnya rahim.
Biar pun sering buang air kecil, ibu harus tetap banyak minum agar tidak
mengalami kekurangan cairan tubuh. Sering buang air kecil juga dirasakan
saat kehamilan sudah mencapai umur 9 bulan, saat kepala bayi sudah
masuk ke rongga panggul dan menekan kandung kemih.
Supaya tidak mengganggu waktu tidur sebaiknya ibu menghindari waktu
minum pada malam hari dan diperbanyak pada siang hari. Hal ini
dimaksudkan agar ibu tidak sering kencing pada malam hari oleh karena
itu ibu dapat tidur dengan nyenyak.
4. Sembelit (Susah buang air besar)
Selama kehamilan usus lebih relaks bekerja, sehingga dorongan untuk
mengeluarkan sisa kotoran pun akan terhambat.
5. Mual dan muntah
Keadaan ini lebih sering terjadi di pagi hari walaupun keadaan yang
dirasakan oleh sekitar 50% ibu hamil ini dapat muncul kapan saja. Hal ini
terjadi karena perubahan hormone dalam tubuh. Biasanya, hanya
berlangsung selama 3 bulan pertama kehamilan, dan berhenti begitu
masuk bulan ke-4.

 Imunisasi
Imunisasi adalah pemberian vaksin pada tubuh seseorang untuk
memberikan perlindungan kepada kekebalan tubuh. Sangat penting untuk
mencoba menghindari pajanan infeksi yang dapat berbahaya bagi ibu dan
janin selama kehamilan. Vaksinasi juga penting dilakukan bagi pasangan yang
merencanakan kehamilan. Imunisasi yang rutin dilakukan selama kehamilan
sebaiknya ditunda sampai triwulan kedua atau ketiga karena kemungkinan
teratogen (membuat cacat) bagi janin. Waktu terbaik untuk membicarakan
tentang imunisasi adalah ketika sedang merencanakan kehamilan. Apabila
ketika sedang hamil seorang wanita terkena penyakit tertentu maka tergantung
dari situasinya, apakah akan diberikan vaksinasi dipertimbangkan dari untung
dan ruginya.
Jenis imunisasi Yang Dibutuhkan Wanita Hamil
Tetanus   ( Tetanus Toksoid )    : vaksin ini dianjurkan pada wanita hamil
untuk mencegah tetanus neonatorum ( tetanus pada bayi ) dan sebaiknya
diberikan pada wanita yang tidak melengkapi 3 kali imunisasi dasar atau 10
tahun boster

10
Hepatitis B   : untuk wanita dengan risiko tinggi Hepatitis B ( memiliki > 1
pasangan seksual dalam 6 bulan terakhir, memiliki riwayat Penyakit Menular
Seksual, penggunaan narkoba suntik )
Influenza ( Inaktif )   : vaksin ini dapat mencegah penyakit serius pada ibu
hamil namun sebaiknya diberikan setelah minggu ke-14
Melakukan Imunisasi Tetanus Toxoid ( TT ). Sebaiknya imunisasi TT 1
dilakukan pada awal trimester ke2, dan imunisasi TT 2 dilakukan sebulan
setelahnya. ( kecuali untuk anda yg telah mendapatkan imunisasi TT pranikah
dan hamil pada tahun yang sama cukup 1 kali saja )

 Manfaat Fe

Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah
merah (hemoglobin). Saat hamil, kebutuhan zat besi sangat meningkat.
Beberapa literatur mengatakan kebutuhan tersebut mencapai dua kali lipat dari
kebutuhan sebelum hamil. Hal ini terjadi karena selama hamil, volume darah
meningkat sampai 50%, sehingga perlu lebih banyak zat besi untuk
membentuk hemoglobin. Selain itu, pertumbuhan janin dan plasenta yang
sangat pesat juga memerlukan banyak zat besi. Sumber makanan yang banyak
mengandung zat besi adalah daging, unggas, ikan, kerang, telur, sereal,
bayam, dll. Vitamin C dianggap dapat membantu penyerapan zat besi di usus,
terutama zat besi yang berasal dari tumbuhan

 Tanda-tanda bahaya kehamilan


1. Sakit kepala yang hebat
Sakit kepala yang menetap dan tidak hilang dengan istirahat.
2. Masalah penglihatan
Perubahan visual yang mengidentifikasi keadaan yang mengancam jiwa
adalah perubahan visual mendadak Masalah serius jika pada muncul pada
wajah dan tangan, tidak hilang setelah istirahat, dan disertai dengan
keluhan fisik yang lain.
3. Nyeri abdomen yang hebat
Masalah yang mengancam keselamatan jiwa adalah yang hebat, menetap
dan tidak hilang setelah istirahat.
4. Gerakan janin berkurang.
Gerakan janin sudah dirasakan oleh ibu pada kehamilan 10 minggu.Bayi
harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam periode 3 jam. gerakan bayi
akan lebih mudah terasa jika ibu berbaring atau beristirahat dan jika ibu
makan dan minum dengan baik.
5. Perdarahan pervaginam
Perdarahan dari vagina dalam kehamilan adalah jarang yang normal. Pada
masa awal sekali kehamilan, ibu mungkin akan mengalami perdarahan

11
yang sedikit atau spooting disekitar waktu pertama terlambat haid.
Perdarahan ini adalah perdarahan implantasi, dan ini nirmal terjadi. Pada
waktu yang lain kehamilan, perdarahan ringan mungkin pertanda dari
serviks yang rapuh ( erosi ). Perdarahan yang tidak normal adalah merah,
banyak, dan kadang-kadang, tetapi tidak selalu disertai nyeri.

VII. EVALUASI

 Ibu mengerti terhadap apa yang dijelaskan padanya


 Ibu mengatakan akan mengikuti anjuran bidan
 Ibu akan di bantu oleh keluarga untuk mengingatkan untuk memenuhi
kebutuhan nutrisi

12