Anda di halaman 1dari 14

MATA KULIAH : PENGANTAR EKONOMI MIKRO

TUGAS PROJECT
OLEH :

MUHAMMAD FADLAN HIDAYAT (7183510016)

Dosen Pengampu : Armin R Nasution, SE.,M.Si

Kelas : Manajemen C 2018

JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat dan berkat-NYA, sehingga kami dapat menyelesaikan Proposal Program Kreativitas
Mahasiswa pada mata kuliah Pengantar Ekonomi Mikro.
Dalam Proposal initidak terlepas dari petunjuk dan bimbingan serta masukan dari
semuapihak. Untuk itu saya berterimakasih kepada Bapak Armin R Nasution,SE.,M.Si.selaku
dosen mata kuliah Pengantar Ekonomi Mikro yang telah membantu dan memberi pengarahan
kepada kami sehingga tugas ini dapat selesai tepat waktu.

Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan penulisan Propsal ini masih jauh
dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan dari
pembaca sekalian. Akhir kata semoga mini riset ini bermanfaat bagi kita untuk menambah
wawasan pembaca sekalian.

Medan, November 2018

Penulis

i
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-EKONOMI MIKRO

1. Judul Kegiatan : UMKM Kripik Opak


2. Bidang Kegiatan : PKM-Ekonomi Mikro
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
 Nama Lengkap : Muhammad Fadlan Hidayat
 NIM : 7183510016
 Jurusan : S1 Manajemen
 Universitas/Institute/Politernik : Universitas Negeri Medan
 Alamat Rumah : Jln.Mesjid khairiyah Galang
 No. Telp/HP : 081263131314
 Alamat Email : fadlanhidayat16@gmail.com
 Anggota Pelaksana : 1 orang
 Biaya Kegiatan Total : Rp. 2.000.000
 Jangka Waktu Pelaksanaan : 1 Bulan

ii
RINGKASAN

Indonesia merupakan Negara dengan potensi sumberdaya yang besar. Posisi


geografi Indonesia yang strategis juga banyak memberikan konstribusi bagi
perkembangan perekonomian negara. Kita mengetahui, kekayaan sumberdaya
yang dimiliki Indonesia tidak terbatas pada sumberdaya alamnya saja. Harus kita
sadari juga bahwa, Indonesia memiliki sumberdaya manusia yang juga sangat
berkompetensi di berbagai bidang. Dengan berbagai potensi alamiah yang dimiliki
Indonesia, wajar jika kita selalu memimpikan adanya kesejahteraan dan
kemakmuran di negeri kita ini.

Potensi sumberdaya alam Indonesia ternyata tidaklah memberikan konstribusi


besar pada pendapatan nasional. Sebagai contoh pada bidang pertanian dan
pertambangan ynag potensinya sudah tidak dapat diragukan lagi. Beberapa sektor
pada bidang ini memang menjadi sumber pendapatan negara diantaranya, sektor
holtikultura, kehutanan, perikanan, perkebunan, pertambangan, peternakan, dan
tanaman pangan. Namun sumbangan dari berbagai sektor ini tidaklah besar.

Pengelolaan bidang pertanian dan pertambangan seharusnya menjadi prioritas


pemerintah. Menginagn besarnya potensi yang dimiliki bidang pertanian dan
pertambangan. Selama ini kita menganggap bidang inilah yang berkonstribusi
besar dalam perekonomian Indonesia. Namun sangat disayangkan, potensi alam
yang begitu besar masih tidak terkelola dengan baik dan didominasi pihakasing.
Sehingga hasil yang diperoleh Indonesia sebagai pemilik atas sumber-sumber
tersebut tidak maksimal.

Selama ini, hampir seluruh potensi sumberdaya alam di Indonesia lebih di


dominasi oleh para pemodal dan pihak asing terutama pada sektor pertambangan,
perkebunan, dan pariwisata. Selain itu, pada bidang-bidang lain seperti pertanian,
perikanan, peternakan dan lain sebagainya belum dikelola dengan baik.

Banyak permasalahan yang dimiliki Indonesia dalam pengolahan sumberdaya


alamnya. Permasalahan terbesar terdapat pada ketidaktersedianya modal serta
kurangnya keterampilan yang dimiliki masyarakat Indonesia. Para pemodal lokal
Indonesia lebih tertarik untuk menginvestasikan modalnya pada bidang

iii
pertambangan. Karena bidang ini dianggap lebih menguntungkan dalam
perdagangan internasional. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya kesenjangan
sosial pada masyarakat Indonesia. Dapat kita lihat pada kondisi masyarakat
Indonesia saat ini. Mereka yang memiliki modal bisa menguasai berbagai sektor
perekonomian. Namun, masyarakat yang tidak memiliki modal tetap terpuruk
dalam ketidak berdayaannya. Hal ini merupakan salah satu efek globalisasi dan
berkembangnya sistem ekonomi kapitalis di Indonesia.

Dalam ekonomi kapitalis seperti pada dunia global saat ini orang yang
memiliki modal dapat dengan mudah berkembang mengikuti arus yang ada.
Namun dilain sisi kesenjangan sosial antara kaum buruh dan pemodal akan
semakin besar. Yang menjadi prioritas dalam perekonomian adalah pemilik
modal. Hak-hak dan kepentingan tenaga kerja biasanya terabaikan karena mereka
dituntut untuk dapat memberikan hasil maksimal terhadap para pemilik modal.
Contoh nyata dari hal tersebut adalah sistem pembagian deviden saham
perusahaan.

Globalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat kita hindari. Untuk


dapat tetap bertahan dalam berbagai perubahan yang ada, setiap Negara harus
terus melakukan pembangunan. Negara harus membaca peluang-peluang yang
bisa di maanfaatkan untuk meningkatkan perekonomiannya. Dalam hal ini
dibutuhkan pemikiran-pemikiran yang inovativ.

Dalam kondisi perekonomian indonesia yang seperti ini ternyata ada kekuatan
ekonomi yang mampu menopang perekonomian nasional. Usaha mikro,kecil dan
menengah (UMKM) ternyata mampu mampu menjawab tantangan perekonomian
global ni negri ini. Bahkan sumbangan UMKM pada PDB nasional indosia adalah
yang terbesar dalm beberapa tahun terakhir

iv
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL................................................................................i

HALAMAN PENGESAHAN......................................................................ii

RINGKASAN..............................................................................................iii

DAFTAR ISI................................................................................................v

BAB 1 : PENDAHULUAN.........................................................................1

1. 1 latar belakang..........................................................................1

1. 2 permasalahan..........................................................................1

1. 3 manfaat kegiatan.....................................................................1

1. 4 luaran......................................................................................2

BAB 2 : GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA...............................3

BAB 3 : METODE PELAKSANAAN........................................................4

3. 1 Pengamatan lingkungan..........................................................4

3. 2 pembuatan planning................................................................4

3. 3 strategi pemasaran...................................................................4

BAB 4 : BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN.......................................5

4. 1 anggaran biaya........................................................................5

4. 2 jadwal kegiatan......................................................................5

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. biodata ketua……………………………………………………….6
2. justifkasi anggaran kegiatan……………………………………….7
3. susunan organisasi tim peneliti dan pembimbing…………………8

DAFTAR TABEL
Tabel 4. 1 anggaran biaya PKM-Ekonomi Mikro........................................
Tabel 4. 2 jadwal kegiatan PKM-Ekonomi Mikro.......................................
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. 1 produk “UMKM kripik opak”

v
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Banyak jenis usaha yang terjadi sejauh ini, mulai dari usaha kecil-kecilan,
usaha menengah, hingga usaha yang memang sudah tinggi. mulai dari usaha yang
dengan modal yang sedikit, modal menengah hingga modal yang tinggi. Bahkan
dari lokal, nasional maupun internasional. Semua itu dikatakan pengusaha.
Apapun yang mereka jual itu adalah usaha mereka. Salah satunya yang paling
banyak ditekuni banyak orang adalah usaha kegiatan masyarakat,. Karena juga
dikarenakan modal yang terjangkau, diminati banyak orang dan banyak kalangan,
dan juga tempat yang strategis seperti usaha rumahan. Berdasarkan usaha-usaha
yang ada, kami mengambil penelitian di usaha kegiatan masyarakat berupa
Tempat produksi kripik tepatnya di kecamatan Pegajahan. Penelitian tersebut
kami lakukan berdasarkan fakta dan sesuai dengan kenyataan yang ada.

1. 2 permasalahan

Permasalahan dalam sumberdaya manusia pada UMKM sangatlah kompleks.


Permasalahan yang ada meliputi hal dasar dalam usaha, yaitu pengelolaan atau
manajemen. Banyak industri UMKM yang belum memiliki manajemen yang baik.
Sehingga banyak kegiatan usaha yang hanya mengalir mengikuti arus tanpa tujuan
jangka panjang dan prospek usaha yang jelas. Rendahnya tingkat pendidikan
menjadi alasan utama keterbatasan pengetahuan pemilik usaha. Selain itu para
pelaku usaha biasanya hanya memilki keterampilan seadanya. Mereka jarang,
bahkan tidak mandapatkan pelatihan yang memadai untuk mengembangkan usaha
mereka. Sehingga perkembangan usaha yang dijalankan lambat.

1. 3 Manfaat Kegiatan

Manfaat dari UMKM ini diantaranya adalah kita bisa meningkatkan UMKM
yang ada di Indonesia. Di samping itu, dengan adanya UMKM bisa meningkatkan
taraf perekonomian di Indonesia

1. 4 Luaran

1
1) Produk UMKM

Produk yang dihasilkan dari UMKM tersebut adalah Kripik Opak. Bahan Kripik
opak ini terdiri dari 6 bahan yakni :Ubi,ketumbar, daun sop, Garam, Bawang
Putih dan Mentega.

Gambar 1.1 Kripik Opak Ubi


2) Manfaat UMKM Kripik Opak
Manfaat UMKM untuk perkembangan ekonomi negara UMKM mungkin
bukan merupakan usaha untuk kalangan atas. Akan tetapi, adanya UMKM sendiri
memberikan dampak yang sangat besar dan signifikan bagi pertumbuhan beberapa
negara, terutama negara kecil dan berkembang. Di mana masyarakatnya diberi
kesempatan untuk menjadi pemilik usaha, yang tidak harus bersaing dengan
beribu manusia untuk mendapatkan lapangan kerja yang sangat terbatas. Dan
tentu saja ini bisa menjadi solusi bisnis untuk rakyat

2
BAB 2
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

UMKM
KRIPIK

Persiapan
Alat Dan
Bahan

Alat Seperti : Mesin Bahan Seperti. Mentega, daunsop,


parut,Lempengan aluminium, Rak Ubi, Garam, Bawang Putih, dan
tempat piring dan dandang ketumbar

Mencampur Semua Bahan


Dengan Alat Yang
Disediakan

Produk kripik Opak

Pemasaran Promosi

Masyarakat Toko Brosur Sosial


/warung Media

3
BAB 3
METODE PELAKSANAAN

3.1 Pengamatan Lingkungan

Sebagai awal dari pendirian suatu usaha hal yang pertama dilakukan adalah
melakukan pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar kita. Tujuan dari di
lakukannya pengamatan lingkungan sekitar adalah untuk mencari peluang usaha
yang nanti bisa berkembang dengan baik ke depanya. Dari hasil pengamatan di
lingkungan sekitar didapatkan beberapa toko/warung yang menjual beberapa
produk UMKM yang ramai di kunjungi oleh pelanggan sehingga memudahkan
kami memasarkan produk kami di toko-toko tersebut.

3.2 Pembuatan Planning Usaha

Langkah selanjutnya setelah mendapatkan ide untuk mendirikan suatu usaha


adalah membuat planning usaha. Di dalam planning usaha ini dijelaskan tentang
latar belakang usaha, jenis usaha, lokasi usaha, strategi pemasaran jadwal
kegiatan, sumber dana, estimasi biaya yang diperlukan, penerimaan, dan
keuntungan yang akan didapatkan. Di samping itu, juga dicantumkan analisa
kelayakan usaha yang akan kami jalankan.

3. 3 Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang kami lakukan adalah sebagai berikut :


1. membuat kripik yang berkualitas dan bebas dari bahan pengawet
2. memberikan desain bungkus yang bagus
3. menjual kripik ke masyarakat dan toko/warung
4. bisa membeli kripik via online
5. mempromosikan UMKM kripik opak di beberapa jaringan sosial media

3. 4 Persiapan Usaha

Persiapan usaha yang dimaksud di sini adalah mempersiapkan segala peralatan


dan bahan yang dibutuhkan untuk memulai usaha toner alami ini.

3.5 Memulai Usaha

Setelah semua persiapan di atas dilakukan dengan baik, barulah UMKM ini bisa
dijalankan

4
BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4. 1 Anggaran Biaya
Ringkasan anggaran biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya Yang Di Usulkan


1 Peralatan penunjang Rp 500.000,-
2 Bahan habis pakai Rp 350.000,-
3 Transportasi Rp 100.000,-
4 Lain lain Rp 50.000,-
Jumlah Rp 1.000.000,-

4. 2 Jadwal Kegiatan

November November
No Jenis Kegiatan
2018 2018
1 Persiapan proposal usaha
2 Survei lokasi usaha dan bahan baku
3 Pengadaan peralatan dan bahan
4 Pembuatan Produk

5
Lampiran 1. Boidata ketua
Biodata ketua pelaksana
Identitas diri
1 Nama Muhammad Fadlan Hidayat
2 Jenis Kelamin Laki – laki
3 Program Studi S1 Manajemen
4 NIM 7183510016
5 Tempat dan Tanggal Lahir Medan, 16 Oktober 2000
6 E-mail fadlanhidayat16@gmail.com
7 Nomor Telepon/ HP 081263131314

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat di pertanggug jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata di
jumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan. Saya sanggup menerima sanksi.
Demikin biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM- Ekonomi Mikro
Medan, 29 November 2018

Pengusul

Muhammad Fadlan Hidayat

6
Lampiran 2. Jusifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang

Justifikasi Kuantit Harga Satuan Total Harga Keter


Material
Pemakaian as (Rp) (Rp) anagn
Lempengan
Peralatan 1 Rp 100.000,- Rp 100.000,-
Aumunium
Rak piring Peralatan 1 Rp 200.000,- Rp 200.000,-
dandang Peralatan 1 Rp 150.000,- Rp 150.000,-
SUB TOTAL Rp 450.000,-

2. Bahan Habis Pakai

Harga
Justifikasi Keter
Material Kuantitas Satuan Total Harga (Rp)
Pemakaian anagn
(Rp)
Ubi Bahan Dasar 200 kg Rp 1.700,- Rp 340.000,-
2
Garam Bahan Dasar Rp 5.000,- Rp 10.000,-
bungkus
Ketumba
Bahan Dasar ¼ kg Rp 10.000,- Rp 10.000,-
r
SUB TOTAL Rp 360.000,-

3. Transportasi danLain-Lain

Justifikasi Harga
Material Kuantitas Total Harga (Rp) Keterangan
Pemakaian Satuan (Rp)
transport Pembelian
Rp 50.000,- Rp 50.000,-
asi bahan
SUB TOTAL Rp 50.000,-

Lampiran 3. Sususnan Organisasi Tim Dan Pembagian Tugas

Program Bidang Alokasi waktu Uraian


No Nama/NIM
studi ilmu (jam/minggu) tugas
Halima
S1
1 Tussakdiyah Manajemen 4 jam Ketua
Manajemen
Nasution

7
Pembagian tugas

No Nama Deskripsi Tugas Uraian Tugas


 Survey kebutuhan pasar,lokasi
jualan.
 Membuat proposal pengajuan
dengan rincian biaya yang
akan dikeluarkan dan strategi
Halima
pemasaranna. Ketua
1 Tussakdiyah
 Analisis usaha Pelaksana
Nasution
 Survey tempat sekaligus
menyiapkan desain tempat
yang akan digunakan untuk
usaha

Anda mungkin juga menyukai