Anda di halaman 1dari 40

PROPOSAL BANTUAN PEMERINTAH

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN YANG


MENGEMBANGKAN NEW TEACHING
FACTORY 2021

Nama SMK : SMK NEGERI 2 SELONG


NSPN : 20517761
Alamat : JL. KEN AROK NO. 9 SINGOSARI
KAB MALANG

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
(27/05/2021)
LEMBAR PENGESAHAN

PROPOSAL BANTUAN PEMERINTAH SEKOLAH MENENGAH


KEJURUAN YANG MENGEMBANGKAN TACHING FACTORY 2021
SMK NEGERI 2 SELONG KAB. LOMBOK TIMUR

Selong 27 Mei 2021

Mengetahui
Ketua Ketua Komite Kepala Sekolah
SMK Negeri 2 Selong SMK Negeri 2 Selong

Hasbi Ahmad, S.Pd, M.Pd


NIP 197212311997021010

Mengetahui
Kepala Cabang Dinas Pendidikan
Propinsi NTB Wilayah Kabupaten Lombok Timur
TEACHING FACTORY DAPUR ESEMKADA TATA BOGA SMK
NEGERI 2 SELONG

KAB. LOMBOK TIMUR


KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kami haturkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat meyelesaikan Proposal New Teaching Factory
dengan tema “ Bahan Lokal Rasa Internasional “ dengan lancar dan tepat waktu.
Sesungguhnya sukses itu adalah karunia Allah SWT dan kita hanya diperintahkan
menjemputnya dengan ikhtiar yang maksimal. Dengan dibuatnya proposal usaha ini semoga
kami mendapatkan tambahan wawasan dan pengalaman tentang bisnis real yang ada dalam
masyarakat.

Dan tak lupa ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang terkait
dalam pembuatan Proposal Teaching Factory Dapur ESEMKADA , antara lain :

1. Bapak Ahmad Hasbi,S.Pd, M.Pd, selaku Kepala Sekolah yang telah memberikan izin
dan mendukung kami dalam pembuatan Laporan ini.
2. Tim jurusan Tata Boga yang membuat Proposal Bisnis Plan Teaching Factory .
3. Serta tidak lupa kepada pihak-pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam
penyelesaian Laporan Teaching Factory ini

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Proposal ini masih jauh dari kesempurnaan,
oleh karena itu kami selaku penulis menyampaikan mohon maaf. Semoga Laporan a ini
dapat memberikan manfaat bagi pihak yang membutuhkan.

Selong, Mei 2021

Penyusun
DAFTAR ISI

COVER ......................................................................................................i

KATA PENGANTAR....................................................................................ii

DAFTAR ISI iii

BAB I LATAR BELAKAN

A. Konsumsi Ubi Ungu sebagai Penunjang Makan Pagi ................. 1


B. Ciri-ciri Produk Jasa dan Pelayanannya..................................... 4
C. Ukuran Pasar/ Potensi Pasar.................................................... 5
D. Ringkasan Proyeksi Keuangan.................................................. 6

BAB II TINJAUAN UMUM

A. Latar Belakang Bisnis............................................................... 7


B. Tujuan dan ManfaatBisnis........................................................ 7
C. Ruang Lingkup Bisnis............................................................... 9

BAB III RENCANA PEMASARAN

A. Deskripsi Sektor Industri.......................................................... 9


B. Analisis Potensi Pasar, Konsumen, dan Pesaing....................... 10
C. Program Bauran Pemasaran
a. Konsep Produk................................................................. 12
b. Perancangan Harga.......................................................... 12
c. Strategi Promosi yang Dijalankan...................................... 12
d. Strategi Pendistribusian Produk........................................ 13

BAB IV RENCANA OPERASI/ PRODUKSI

A. Kapasitas Produk dan Lokasi.................................................. 15


B. Teknologi yang Dipergunakan................................................ 15
C. Proses Produsi yang Dirancang............................................... 15
D. Kebutuhan Peralatan dan Bahan Baku ................................... 16
E. Jadwal Implementasi Rencana Bisnis...................................... 16

BAB V RENCANA KEUANGAN

A. Proyeksi Break Event Point, Sales Forecast,


Dan Anggaran Tahunan.......................................................... 17
B. Proyeksi Laporan Keuangan: Laba/ Rugi, dan Arus Kas............ 19
C. Rincian Pengeluaran/ Biaya yang Diproyeksikan Keluar........... 22
D. Rincian Asset/ Aktiva Tetap................................................... 23

BAB VI RENCANA ORGANISASI

A. Hierarki Organisasi Bisnis....................................................... 24


B. Job Description Ringkas dari SDM (Sumber Daya Manusia)
yang Terlibat dalam Bisnis...................................................... 24
C. Analisis Kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) yang
terlibat dalam Bisnis.............................................................. 25

BAB VII ANALISIS LINGKUNGAN (SWOT)

A. Kajian Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Tantangan............ 27


B. Strategi yang Direncanakan untuk Diimplementasikan
Berdasarkan Analisis SWOT ................................................... 27
C. Analisis Resiko Usaha ............................................................ 28
D. Antisipasi Resiko Usaha ......................................................... 28

BAB VIII RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

A. Deskripsi Rencana Pengembangan Usaha............................... 30


B. Tahap-Tahap Pengembangan Usaha ...................................... 30

BAB IX PENUTUP ................................................................................... 32

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 33

LAMPIRAN
BAB I
LATAR BELAKANG

A. Konsumsi Air atau Minuman Kebutuhan Utama Manusia

Minuman dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh manusia.


Hal ini dikarenakan hampir 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari cairan
(Irawan, 2007), dengan demikian minuman merupakan kebutuhan primer dalam
kehidupan manusia. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan manusia selalu
berinovasi untuk menciptakan variasi minuman. Beberapa varian minuman yang favorit
dikalangan masyarakat diantaranya susu, teh, kopi, dan sirup. Pada penelitian ini penulis
membuat satu minuman dalam bentuk sirup, hal ini dikarenakan sirup merupakan
minuman yang mudah dibuat, mempunyai variasi rasa yang beraneka ragam, dan bisa
disajikan dalam bentuk panas maupun dingin.
Tanaman sereh wangi mempunyai beberapa kegunaan salah satunya adalah sebagai
vegetasi konservasi yaitu potensial untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan
merehabilitasi lahan-lahan kritis. Tanaman sereh terutama batang dan daun bisa
dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena mengandung zat-zat seperti geraniol,
metil heptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama
sitronelal sebagai obat nyamuk semprot. Dalam beberapa penelitian, daun sereh
mengandung zat anti-mikroba dan anti-bakteri yang sangat berguna khususnya untuk
mengobati infeksi pada lambung, usus, saluran kandung kemih, menyembuhkan luka,
peluruh kentut (karminatif), penambah nafsu makan 7 (stomakik), obat pasca bersalin,
penurun panas, dan pereda kejang atau antispasmodic (Kurniawati, 2010). Akar sereh
juga bermanfaat sebagai pengencer dahak, obat kumur, peluruh keringat (diaforetik),
dan penghangat badan. Sebuah tim riset dari Ben Gurion University di Israel pada tahun
2006 menemukan bahwa sereh menyebabkan apoptosis (kematian sel) dalam sel
kanker. Berdasarkan studi in vitro, peneliti mengamati pengaruh molekul sitral yang
ditemukan dalam sereh terhadap sel normal dan sel kanker. Pada konsentrasi sitral 1
gram sereh dalam air panas, sitral memicu apoptosis dalam sel kanker tanpa
memengaruhi sel normal (Kurniawati, 2010). Tanaman sereh dapat digunakan dalam
pengobatan penyakit stroke, karena berdasarkan beberapa penelitian yang telah
dilakukan, sereh dapat menginhibisi agregasi platelet, antikonvulsan, penurunan
tekanan darah, dan vasorelaksan. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan
diketahui bahwa tanaman sereh dapat digunakan dalam pengobatan penyakit stroke.
Hal ini sesuai dengan pendapat Alemeida (2011), bahwa minyak sereh dapat
menginhibisi agregasi platelet, antikonvulsan, penurunan tekanan darah, dan
vasorelaksan (Junior, 2008). Kandungan senyawa seperti geranil butirat, lomonen,
eugenol, metileugenol, geranial pada sereh dapat mencegah penyakit kanker,
mengobati gangguan pencernaan, menurunkan tekanan darah, detoksifikasi, manfaat
pada sistem saraf, berfungsi sebagai analgesik, memperindah kulit dan kesehatan wanita
(PT Deherba Indonesia, 2015).
Jeruk nipis banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bumbu masakan dan obat –
obatan (Razak, 2013). Dalam bidang kesehatan, jeruk nipis dimanfaatkan sebagai
penambah nafsu makan, obat diare, antipireutik, anti inflamasi, antibakteri dan
diet(Mursito dan Haryanto, 2006). Sari buah jeruk nipis banyak mengandung air, berasa
sangat asam, vitamin C, zat besi, kalium, gula dan asam sitrat. Sari buahnya yang sangat
asam berisi asam sitrat berkadar 7-8 % dari berat daging buah. Ekstrak sari buahnya
sekitar 41 % dari bobot buah yang sudah masak dan berbiji banyak (Rukmana, 2003 dan
Sarwono, 2001).
Jeruk nipis  mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bemanfaat, misalnya:
asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon
kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nonildehid), damar, glikosida,
asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan
Buah jeruk nipis berkhasiat sebagai obat batuk, obat penurun panas, dan obat pegal
linu. Selain itu, buah jeruk nipis juga bermanfaat sebagai obat disentri, sembelit,
ambeien, haid tidak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing/vertigo, suara serak batuk,
menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu/demam,
menghentikan kebiasaan merokok, amandel, penyakit anyang-anyangan, mimisan,
radang hidung (getahnya), dan lain sebagainya.

Pandan wangi (atau biasa disebut pandan saja) adalah jenis tumbuhan monokotil
dari famili Pandanaceae yang memiliki daun beraroma wangi yang khas. Daunnya
merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia
Tenggara lainnya. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi1 . Di beberapa
daerah, tanaman ini dikenal dengan berbagai nama antara lain: Pandan Rampe, Pandan
Wangi (Jawa); Seuke Bangu, Pandan Jau, Pandan Bebau, Pandan Rempai (Sumatera);
Pondang, Pondan, Ponda, Pondago (Sulawesi); Kelamoni, Haomoni, Kekermoni, Ormon
Foni, Pondak, Pondaki, Pudaka (Maluku); Pandan Arrum (Bali), Bonak (Nusa Tenggara).
Daun pandan merupakan daun yang sudah terkenal dari jaman dahulu, daun
tersebut merupakan daun yang di gunakan oleh ibu rumah tangga untuk memasak
sebagai penyedap makanan. Tapi di balik semua itu, ternyata daun pandan juga sangat
baik atau sangat banyak manfaatnya di bidang kesehatan. Salah satu contoh penyakit
yang dapat disembuhkan adalah: Lemah Syahwat , Mengurangi gelisah , Rematik,
Menumbuhkan, menghitamkan, dan mencegah uban rambut Daun pandan merupakan
salah satu tanaman yang mengeluarkan aroma yang wangi.Daun ini banyak sekali
kegunaannya bagi kehidupan manusia khususnya ibu – ibu rumah tangga, di mana
digunakan sebagai pewarna dan pengharum tambahan alami pada makanan. Namun
daun pandan tidah hanya bermanfaat untuk makanan saja tetapi bisa dijadikan sebagai
obat alternatif untuk mengobati berbagai penyakit

Mengingat pentingnya kebutuhan air minuman maka new teaching perusahaan


yang kami rintis membuat factrory kami mencoba membuat inovasi produk yaitu
LEMON GRASS, minuman segar l yang kami produksi berbahan dasar dari Sere, Daun
pandan, Jeruk nipis dan Gula yang belum pernah ada sebelumnya. Namun, kegiatan
kami tidak terfokus pada kegiatan memproduksi produk saja, akan tetapi dalam bidang
pemasaran juga menjadi kegiatan pokok perusahaan kami.
Minuman Lemon Grass merupakan produk yang tidak menggunakan bahan kimia
berlebihan yang biasanya mengakibatkan dampak negative pada tubuh. Produk yang kami
buat tidak mengakibatkan pencemaran pada lingkungan karena limbah yang di hasilakn oleh
perusahaan kami bisa di gunakan sebagai pakan ternak dan pupuk kompos dan bahan baku
yang kami pilih adalah bahan baku yang aman serta berasal dari alam.
Kegiatan pokok usaha kami tidak hanya menargetkan pandai dalam mengolah bahan
makanan yang dikenal sebagai makanan kampung menjadi sebuah produk yang modern dan
kaya vitamin, namun kami juga menuntut kekreatifan untuk mengenalkan dan
mempromosikan produk yang belum pernah ada serta memberikan pengaruh positif kepada
masyarakat sehingga masyarakat mempunyai anggapan yang baik terhadap produk yang
kami produksi.
Dalam sistem pengolahannya Lemon Grass yang kami produksi diolah dengan
menggunakan sistem modern baik dalam proses produksi maupun dalam proses packing
yang tidak menghabiskan banyak ruang serta biaya yang tidak terlalu tinggi. Sistem ini kami
ambil karena kami beranggapan bahwa sistem pengolahan modern adalah sistem yang
paling efisien untuk produk kami. Lemon Grass dikemas dalam kemasan yang menarik dan
steril sehingga tercipta produk yang higienis, unik dan dapat menarik perhatian konsumen
serta kandungan vitamin yang diberikan tetap terjaga.

Adapun bahan-bahan yang kami butuhkan untuk membuat Lemon Grass adalah sebagai
berikut:

• Sere 1000 gr

• D.Pandan 500 gr

• Gula 1000 gr

• Air 5 Ltr

• Jeruk Nipis 500 gr

Adapun cara pembuatan Lemon Grass adalah sebagai berikut:

 Pilihlah Sere,daun pandan dan jeruk nipis yang bagus , cuci.


 Rebus dengan Proses api kecil selama 2 jam.
 Tambahkan Gula dan dinginkan.
 Tambahkan perasan Jeruk Nipis.
 Minuman siap di kemas dan di sajikan.

B. Ciri-ciri Produk Jasa dan Pelayanannya

Pada dasarnya, Minuman terutama yang banyak beredar saat ini adalah minuman
yang berbahan dasar Gula kimia dan Bahan kimia dan kami membuat terobosan baru
membuat minuman yang menyehatkan dan segar dari sere,daun pandan, jeruk nipis
yang biasanya dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pada makanan yang kurang
memiliki n ilia ekonomis.
Lemon Grass merupakan salah satu alternative yang kita suguhkan untuk membantu
mengurangi konsumsi minuman botol atau minuman instans yang kurang sehat seperti
minuman serbuk, minuman soda, minuman instan yang menggunakan bahan kimia yang
dapat mengakibatkan kesehatan pada tubuh. Penyakit pada kita umumnya terjadi
karena dampak dari pengkonsumsian makanan yang kurang sehat dan banyak
menggunakan bahan tambahan makanan dari obat kimia yang berbahaya buat tubuh
manusia. Lemon Grass yang kami produksi mampu meminimalizirkan pengkomsusian
minuman yang banyak mengandung bahan kimia yang mampu kesehatan tubuh dan
memicu tumbuhnya penyakit kanker.
Oleh karena itu, kami merintis usaha ini sengaja untuk memproduksi Lemon Grass
yang tidak hanya memberikan kandungan vitamin dan karbohidrat namun juga
memberikan banyak manfaat yang berguna untuk kesehatan tubuh.
Usaha kami ini tidak hanya memiliki manfaat namun juga memiliki ciri-ciri dari
produk unggulan kami, antara lain:

1. Lemon Grass merupakan produk yang masih baru dan belum banyak dikenal
oleh masyarakat.

2. Lemon Grass merupakan produk yang terbuat dari bahan-bahan sederhana,


mudah didapat, dan ramah lingkungan.
3. Selain memiliki rasa yang khas serta tampilan yang unik, tentunya Lemon
Grass ini juga kaya akan vitamin, nutrisi, dan mengandung antioksidan yang baik
untuk kesehatan tubuh.

Disamping ciri-ciri produk yang kami produksi, kami memiliki ciri-ciri tentang
pelayanan yang kami berikan kepada costumer, yaitu mengutamakan kepuasan
pelanggan, yang artinya kami akan semaksimal mungkin untuk menjadikan produk kami
sebagai produk yang terjamin kualitasnya agar konsumen tidak kecewa akan produk
kami, sehingga apabila konsumen puas akan pelayanan yang kami berikan maka
pelanggan tersebut akan dapat memberi pengaruh yang positif terhadap usaha kami dan
bukan tidak mungkin konsumen tersebut akan mengajak konsumen lain untuk menjadi
pelanggan kami.

C. Ukuran Pasar/ Potensi Pasar

Dalam usaha kami ini, kami memiliki sebuah visi dan misi yang harus kami capai.
Bukan hal mudah untuk menentukan ukuran pasar. Akan tetapi, ukuran pasar
merupakan hal yang sangat penting karena dapat menjadi pedoman untuk memasarkan
produk dan target yang harus dicapai. Adapun ukuran pasar ialah kami berusaha
menembus pasar nasional walaupun hal itu sangatlah sulit tetapi merupakan tantangan
tersendiri bagi perusahaan kami. Adapun pasar lokal seperti swalayan, masyarakat
sekolah, market place facebook dan aplikasi penjualan online dan banyak lagi.
Prospek pasar pun sangatlah penting dalam pengelolahan suatu usaha, dan apabila
pengelolahan usaha kami sudah berjalan dengan baik dan memiliki kemajuan dari waktu
ke waktu bukan tidak mungkin bahwa minuman Lemon Grass ini dapat menembus pasar
internasional. Bukan hanya itu saja, apabila produk ini dipromosikan lebih bagus lagi
serta kualitas keaslian produk yang tetap terjaga dan kualitas kandungan gizi yang lebih
dipertahankan dalam proses pengolahan dan menambah varian rasa maka akan
semakin menambah minat konsumen. Bahkan potensi produk ini akan dapat menarik
perhatian investor untuk menanamkan modalnya dalam usaha yang kami rintis sehingga
kami dapat mengembangkan dan memajukan usaha ini. Dengan begitu, perusahaan
akan dapat membantu pendapatan devisa Negara dari hasil ekspor impor produk Lemon
Grass ini.

D. Ringkasan Proyeksi Keuangan

Pengolahan keuangan Tefa dilakukan dengan semaksimal mungkin. Untuk berbagai


bentuk biaya dan pendapatan, kami mengusahakan cara pengolahan dan pencatatan
yang mendetail. Untuk biaya-biaya produksi, kami menyesuaikan dengan kebutuhan
yang diperlukan serta biaya-biaya yang dikeluarkan sedemikian rupa juga harus
memeperhatikan biaya tetap yang harus dikeluarkan.
Harta perusahaan meliputi aktiva lancar serta aktiva tetap yang kami data secara
rinci beserta nilai dan saldonya. Untuk aktiva lancar terdiri dari kas, piutang, persediaan
dan perlengkapan kami catat saldonya sesuai dengan kebutuhan untuk pertama kali
kegiatan produksi dilaksanakan. Aktiva lancar tersebut akan semakin membantu
kegiatan operasional perusahaan agar berjalan dengan lancar. Sedangkan aktiva tetap
juga sangat berperan penting dalam pelaksanaan usaha, dengan memperhatikan serta
menganalisa umur ekonomis dan nilai penyusutan, perusahaan akan semakin mudah
dalam menganalisa serta menyusun anggaran tetap periode berjalan. Disamping itu
perusahaan mendapat sumber modal dari 3 sisi yang meliputi kegiatan operasional,
investasi, maupun pendanaan.
Dari berbagai proyeksi pencatatan maupun pendanaan tersebut, kami juga
mengutamakan beberapa hal pokok pengolahan keuangan dalam perusahaan yaitu
pengolahan hutang, piutang, persediaan, asset tetap, administrasi kas serta administrasi
lainnya. Data-data mengenai informasi keuangan tersebut akan kami ringkas dalam
Laporan Keuangan tahunan.
BAB II
TINJAUAN UMUM

A. Latar Belakang Bisnis


Pada awalnya dalam merintis usaha ini, ide produk yang ingin kami ciptakan berasal
dari pengalaman pribadi. Keinginan untuk membuat suatu produk yang digunakan
dalam jangka panjang tanpa merusak kesehatan tubuh dan tidak mencemari
lingkungan.
Oleh karena itu, Minuman Lemon Grass yang kami produksi dinilai sangat
menguntungkan. Selain itu, di pasaran jarang ditemukan adanya Minuman yang terbuat
dari Sere dan daun pandan yang kaya akan manfaat dan gizi, maka dapat dipastikan hal
ini merupakan peluang emas bagi kami.
Dilihat dari segi finansial, bisnis Minuman Lemon Grass tidak membutuhkan modal
yang besar. Selain itu, bahan yang digunakan mudah didapatkan serta proses
pembuatan yang dilalui tidak rumit. Peralatan yang digunakan adalah peralatan yang
sederhana.
Dari segi pemasaran, pemasaran Lemon Grass tidak tergolong sulit. Dikarenakan
lokasi pemasaran terletak di daerah yang mudah dijangkau. Selain itu, tidak ditemui
kesulitan dalam target pemasaran karena target produk adalah untuk semua umur dan
kalangan.
Dari faktor-faktor di atas, maka bisnis Lemon Grass dianggap sangat menguntungkan
dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

B. Tujuan dan Manfaat Bisnis


Dalam menciptakan produk baru, kami memiliki beberapa tujuan untuk mencapai
suatu visi dan misi perusahaan. Adapun tujuan perusahaan kami bagi menjadi 2 yaitu
tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang.
1. Tujuan Jangka Pendek
 Memperkenalkan produk atau Minuman dalam bentuk Botol dan dalam
bentuk Sachet terobosan baru kepada masyarakat.
 Memperkenalkan bahan baku yang sederhana dan dapat diolah menjadi
suatu minuman yang kaya vitamin dan bagus untuk kesehatan.
 Menambah jumlah produk yang dipasarkan.
 Meningkatkan citra produk perusahaan.
 Menarik sebanyak-banyaknya konsumen

2. Tujuan Jangka Panjang


 Dapat membuka cabang di berbagai kota maupun daerah.
 Dapat bersaing di pasar global.
 Dapat menembus pasar internasional.

Sedangkan manfaat dari adanya usaha ini antara lain:


1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin yang bisa didapatkan dari minuman ini
untuk semua kalangan usia, kami menciptakan minuman dari bahan lokal yang
biasanya sering di katakan sebagai bahan yang tidak memiliki nilai jual menjadi
wujud yang berbeda dalam bentuk minuman cair dan serbuk yang praktis .Dan
membantu konsumen untuk menentukan pilihannya terhadap produk yang aman
dan berkualitas.
2. Mengurangi angka pengangguran.
3. Membentuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas sehingga Sumber Daya Manusia
mampu berkreasi.
4. Ampas dari daun pandan dan sere bisa dijadikan sebagai pupuk kompos yang sangat
berguna untuk kesuburan tanah.

C. Ruang Lingkup Bisnis


Melihat banyaknya minuman instans yang mengandung bahan kimia berbahaya dan
memberikan efek yang buruk serta kerugian bagi konsumen yang menggunakannya
dalam jangka waktu panjang. Hal tersebut mendorong kami untuk memunculkan suatu
ide atau gagasan untuk menciptakan minuman yang instan dan praktis, alami serta
aman yaitu dengan menciptakan suatu produk, seperti Lemon Grass.
Lemon Grass merupakan produk yang kami unggulkan karena produk ini belum
pernah ditemukan sebelumnya dan produk kami ini merupakan produk yang unik dan
memiliki banyak manfaat.
Pada dasarnya, usaha bisnis sangatlah banyak asalkan kita memiliki pemikiran-
pemikiran yang kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, untuk mengembangkan usaha, kami
berusaha untuk mempromosikan ke berbagai tempat serta menciptakan tempat
penjualan yang sederhana namun terkesan sehat dan aman dengan menyediakan
berbagai macam produk berbahan dasar daun pandan, sere atau jeruk nipis.
BAB III
RENCANA PEMASARAN

A.Deskripsi Sektor Industri

Teaching Factory yang kami rintis ini menitik beratkan pada kegiatan
perdagangan. Dimana kami memproduksi sebuah produk dan menjualnya kepada
konsumen langsung ataupun melalui proses pendistribusian. Kami memilih produk
dan pengolahan produk dengan system yang modern sesuai dengan perkembangan
zaman. Selain itu, kami juga menggunakan peralatan yang modern dalam proses
produksi ataupun dalam pemackingan barang dengan anggapan bahwa system ini
adalah yang paling efektif dan efisien untuk produk-produk kami.
Rencana pemasaran untuk usaha yang kami dirikan telah melalui beberapa
survey.
Survey yang telah dilakukan seperti berbagai cara pendekatan dan pertimbangan.
Baik dari segi produk, harga, maupun posisi produk dipasar tingkat kebutuhan para
konsumen berbeda-beda, untuk itu kami mengupayakan sasaran pemasaran
keseluruh lapisan masyarakat. Posisi produk dipasar juga diutamakan, melihat
banyaknya jenis minuman yang telah dikenal sebagian besar masyarakat, membuat
kami sulit untuk menembus celah yang sempit dalam memasarkan produk “ LEMON
GRASS “
Akan tetapi, dengan keunikan produk yang diberikan akan memberi kelas
tersendiri bagi produk kami. Produk “ LEMON GRASS “yang berbahan dasar sere,
daun pandan dan jeruk nipis belum pernah diciptakan sebelumnya, untuk itu kami
mengupayakan produk “ LEMON GRASS “ini dapat menembus pasar dengan posisi
yang kian kuat walaupun produk kami baru saja diproduksi untuk pertama kalinya.

B.Analisis Potensi Pasar, Konsumen, dan Pesaing

1. Potensi Pasar
Dalam usaha yang kami rintis, kami memiliki sebuah visi dan misi serta target
yang harus kami raih. Hal ini tidaklah mudah untuk menentukan ukuran pasar yang
menjadi target. Akan tetapi, ukuran pasar merupakan hal yang sangat penting,
karena dengan adanya ukuran pasar perusahaan akan memiliki suatu pedoman
dalam memasarkan produk dan mencapai produk yang diinginkan.

Target pemasaran kami tidak hanya untuk golongan menengah keatas saja,
tetapi juga untuk golongan menengah kebawah sehingga semua lapisan masyarakat
dapat menikmati produk Lemon Grass baru yang kami tawarkan. Sedangkan untuk
gizi, kami masih mempertahankan gizi yang terkandung di dalam minuman Lemon
Grass . gizi tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tubuh, dan produk ini
baik untuk di konsumsi kalangan anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia .

Melihat banyaknya jenis minuman l maupun produk yang ada, kami memiliki
inovasi yang berbeda dengan produk lainnya. Perbedaan yang akan kami tampakkan
yaitu dari segi kandungan gizi, pengolahan, bentuk kemasan, serta tahan lama dan
tidak berbahaya.Selain hal diatas, kami juga ingin menembus pasar luar daerah.
Dengan berbagai strategi pemasaran yang kami gunakan, kami berharap masyarakat
luar juga tertarik akan produk kami. Namun, target utama yang kami terapkan tetap
pada semua lapisan dan golongan masyarakat.

2. Konsumen
Dalam hal pemasaran, kami tidak hanya sekedar memproduksi suatu produk,
lalu melaksanakan promosi. Akan tetapi, kami juga memeperhatikan selera dan
kebutuhan konsumen, karena konsumen memilih makanan yang sesuai dengan
kebutuhan gizi yang di perlukan bagi tubuh. Tidak hanya itu, kami juga
mengutamakan mutu produk sebelum kami memasarkan produk tersebut.

Pada saat ini, masyarakat atau konsumen selalu mencari suatu produk yang
unik dan yang belum pernah ada sebelumnya, maka dengan keunikan serta manfaat
dari “ LEMON GRASS “ini kami mengharapkan para konsumen tertarik dengan
produk kami. Mengingat tubuh kita sangat memerlukan gizi yang cukup maka
dengan adanya produk kami, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen.
3. Pesaing

Dalam dunia usaha persaingan usaha sudah sangat banyak, namun untuk
berwirausaha mungkin tidak terlalu banyak. Sehingga adanya peluag bagi kami untuk
berwirausaha dengan mengolah bahan baku yang sederhana menjadi “ LEMON
GRASS “yang unik dan menarik.

Walaupun banyak jenis minuman yang sudah beredar dimasyarakat, tetapi


kami menciptakan produk baru berbahan dasar sere, daun pandan dan jeruk nipis.
Dengan menciptakan produk baru ini kami memiliki tujuan untuk mengenalkan
“LEMON GRASS” yang rata-rata orang mengenal minuman mengandung bahan
berbahaya. Oleh sebab itu, kami harap dalam menciptakan produk baru ini, kami
dapat bersaing dengan produk-produk lain yang mana situasi persaingan saat ini
sudah banyak dan ketat, akan tetapi keadaan tersebut tidak membuat kami
berputus asa untuk bisa menciptakan produk baru yang berkualitas, kreatif, inovatif,
dan bahkan diminati oleh banyak konsumen.

C. Program Bauran Pemasaran


1. Konsep Produk
Konsep produk yang kami gunakan, mempunyai kandungan gizi yang di perlukan
untuk tubuh, sehingga apabila konsumen menginginkan “ LEMON GRASS “dalam kemasan
ekonomis kamipun telah menyediakannya. Lemon Grass yang akan dijual ditoko-toko juga
kami hadirkan sesuai dengan kebutuhan mayoritas konsumen.

2. Perancangan Harga

Dalam usaha yang kami rintis, kami lebih memilih kebijakan penetapan harga ganjil
atau oldprice untuk menarik minat pembeli karena penetapan harga tersebut menjadikan
harga terlihat murah dimata para konsumen. Adapun penetapan harga berdasarkan
pendekatan biaya produksi.
Dalam proses pendistribusian produk, biaya yang dikeluarkan tentunya sangatlah
berpengaruh terhadap Milk Lemon Grass. Semakin banyak biaya yang dikeluarkan, akan
semakin mahal pula harga barang yang disalurkan. Jadi, untuk merancang harga “ LEMON
GRASS “didasarkan pada biaya produksi dan biaya pendistribusian.

3. Strategi Promosi yang Dijalankan

Dalam pendistribusian barang atau produk selalu dilakukan pengenalan produk yang
sering disebut promosi dengan tujuan menarik minat pembeli, meningkatkan jumlah
penjualan jangka pendek, serta menghindari konsumen lari pada produk lain.
Adapun macam-macam promosi yang kami lakukan, antara lain :
a. Promosi dalam bentuk iklan/advertising yaitu melalui social media akun sekolah
seperti facebook, instagram,youtube dll.
b. Presentasi untuk mengenalkan serta mempromosikan kepada para pejabat
lingkungan pendidikan di kab. Lombok timur sehingga dalam pemasaran lebih
mudah terutama di event-event di lingkungan pendidikan baik tingkat Kab. Lombok
Timur maupun tingkat Propinsi NTB sehinggga dapat mengangkat produk yang
belum banyak diketahui.

4. Strategi Pendistribusian Produk


Saluran distribusi merupakan salah satu hal penting dalam proses operasional
perusahaan terutama dalam hal penyampaian produk ketangan para konsumen. Dalam hal
ini, Teaching Factory kami menggunakan dua metode pendistribusian, yaitu distribusi
langsung dimana proses pendistribusian Lemon Grass langsung ketangan konsumen tanpa
melalui perantara. Dan pendistribusian tidak langsung, kami lakukan dengan
menggunakan para pemasok atau reseller yang bisa berupa individu ataupun
organisasi,dalam hal ini pula usaha kecil dan menengah dapat mengambil peran sebagai
distributor “ LEMON GRASS “

Dalam saluran distribusi kami mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya :

1. Biaya yang dikeluarkan selama proses pendistribusian produk yang sering


disebut biaya transportasi.
2. Penetapan harga berdasarkan pendekatan biaya produksi.
3. Periklanan dan promosi yang mempunyai tujuan untuk menarik minat pembeli,
meningkatkan daya beli, dan meningkatkan jumlah penjualan jangka pendek.
4. Yang terakhir jangkauan yang artinya mempermudah pendistribusian produk, kami
memerlukan jangkauan yang cukup luas.

BAB IV
RENCANA OPERASI / PRODUKSI

A. Kapasitas Produk dan Lokasi


Dalam menghasilkan Minuman , kami membutuhkan kurang lebih modal sebesar
Rp.197.600,00 untuk satu kali produksi, dan dalam dua kali produksi tersebut akan
menghasilkan kurang lebih 15 ltr minuman atau 75 botol, perbotolnya 250 ml.
Lokasi produksi yang kami gunakan dalam usaha yang kami rintis ini bertempat di
Jl.Raya Sukamulia Lombok Timur. Disamping itu banyak sekali peluang lokasi penjualan
yang dapat menjadi sarana kami dalam memasarkan produk yaitu :
a. Sosial Media
b. Aplikasi Online shop
c. Koprasi sekolah
B. Teknologi yang Digunakan
Untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan mutu yang tinggi, dalam proses
produksi perusahaan kami menggunan sistem pengolahan yang modern. Dan tentunya
kami mempergunakan teknologi yang modern dalam proses produksi dan operasi
perusahaan. Selain itu teknologi yang kami gunakan juga sesuai dengan kegunaannya.
Tidak hanya modern, tapi juga mampu di operasikan dengan mudah serta benar-benar
mampu menunjang proses produksi.

C. Proses Produksi yang Dirancang


Proses produksi kami rancang sedemikian rupa agar pruduk yang kami hasilkan
bermutu dan berkualitas tinggi. Dalam proses produksi kami memilih dan menyiapkan
bahan baku yang sudah terjamin kebaikan mutunya. Setelah itu semua bahan baku di
olah menjadi produk jadi. Kemudian bagian produksi menyerahkan produk jadi tersebut
kepada bagian packing untuk mengemas produk jadi tersebut dengan semenarik
mungkin guna menarik perhatian konsumen. Setelah itu produk siap untuk di pasarkan.

D. Kebutuhan Peralatan dan Bahan Baku


Dalam memproduksi produk kami yaitu “ LEMON GRASS “ kami membutuhkan
peralatan produksi guna menunjang proses produksi perusahaan seperti :

1. Baskom
2. Panci Besar
3. Kompor gas
4. seller
Sedangkan bahan baku yang kami butuhkan diantaranya :
1. Sere
2. Daun pandan
3. Gula Pasir
4. Air Jeruk Nipis

E. Jadwal Implementasi Rencana Bisnis


Usaha yang kami rintis ini akan beroperasi setiap hari mulai dari hari Senin sampai
dengan hari Sabtu pada pukul 08.00 – 12.00 WIB, dan setiap dua kali produksi
menghasilkan kurang lebih 15 ltr/ 75 botol cereal sweet potato siap jual, dan hasil
tersebut dapat bertambah apabila ada pesanan lebih dari konsumen. Namun pada hari-
hari besar proses operasi dan produksi akan di liburkan untuk beberapa waktu atau hari
yang bersangkutan.
BAB V
RENCANA KEUANGAN

A. Proyeksi Break Event Point, Sales Forecast, dan Anggaran Tahunan


1. Proyeksi Break Even Point
a. Margin kotor = Laba kotor x 100 %
Penjualan
= Rp. 159.200,00x 100 %
Rp. 800.000,00
= 0,199 20%

b. BEP = Pengeluaran bisnis


Margin kotor
= Rp.640.800,00
20 %
= Rp. 3.204.000,00
Jadi perusahaan kami harus bisa menjual produk diatas Rp.
3.204.000,00 agar memperoleh keuntungan.
c. Harga Jual = Biaya Total + Margin
= Rp. 640.800,00 + 20 %
= Rp. 768.960,00
Harga Per Unit = Rp. 768.960,00 = Rp. 3.844,80 Rp. 4.000,00
200
2. Sales Forecast
Finansial yang di perkirakan oleh perusahaan menggunakan periode 1 bulan
sekali. Dalam periode tersebut, kami menganalisa jumlah pendapatan maupun
pengeluaran untuk kegiatan operasional maupun non operasional perusahaan.

Dalam 1 bulan, kami mengeluarkan dana sebesar :


a. Beban produksi, meliputi :
Biaya Bahan Baku : Rp. 270.000,00
Biaya angkut : Rp. 60.000,00
Biaya Overhead : Rp. 37.400,00 +
Rp. 367.400,00
Biaya tenaga kerja : Rp. 120.000,00
Biaya promosi : Rp. 60.000,00
Beban peralatan produksi : Rp. 11.400,00
Beban listrik,air,gas : Rp. 82.000,00 +
Rp. 640.800,00

b. Laba bersih tiap 3 bulan ( 3x Rp. 159.200,00) : Rp 477.600,00

3. Anggaran Tahunan
Rencana anggaran disusun guna membantu perusahaan dalam mengambil
kebijakan tentang investasi jangka panjang. Berikut adalah rencana anggaran dalam
investasi jangka panjang perusahaan kami :
a. Mengembangkan produk yang telah ada dengan meningkatkan fitur yang lebih
luas. Seperti penambahan variasi warna produk serta penambahan fitur
perusahaan dengan membangun stand “ LEMON GRASS” di kawasan perusahaan
sendiri. Dengan adanya fasilitas yang memadai tersebut, kami semakin yakin
akan kemajuan di masa mendatang.
b. Memajukan armada kendaraan transportasi perusahaan yang sudah mulai
menurun kualitas kinerjanya.
c. Memperluas daerah pemasaran produk kami. Dengan perluasan daerah
pemasaran, maka akan semakin banyak referensi bagi masyarakat untuk produk
yang kami hasilkan. Hal tersebut juga berguna untuk meningkatkan hasil
penjualan.
d. Membangun pabrik baru berikut instalasinya. Gedung yang baru untuk
perusahaan maupun pabrik akan dapat mempercepat kegiatan operasional dan
pabrik.

B. Proyeksi Laporan Keuangan


1. Analisa Rugi Laba
Dalam penyusunan Laporan Rugi Laba diperlukan beberapa data pendukung
yang meliputi Neraca Saldo awal perusahaan. Neraca Awal perusahaan merupakan
data Neraca pada saat awal perusahaan melakukan kegiatan operasionalnya. Berikut
ini Neraca Perusahaan yang disusun :

DAPOR ESEMKADA
Neraca Saldo
Per Januari 2020

No.Aku
n Nama Akun Debet Kredit
111 Kas Rp 60.400  
112 Piutang dagang Rp 80.000  
113 Persediaan bahan baku Rp 120.000  
114 Perlengkapan produksi Rp 30.000  
121 Peralatan Produksi Rp 450.000  
122 Ak. Peny.peralatan produksi   Rp 11 .400
211 Hutang dagang   Rp 100.000
311 Modal usaha   Rp 629.000
  TOTAL Rp 740.400 Rp 740.400
Dari neraca awal tersebut, kami mebuat analisa perubahan yang sebelumnya
sudah kami cantumkan pada BAB I ( Jumlah dana yang diperlukan dan
penggunaannya). Data tersebut merupakan perubahan volume Neraca untuk
periode akhir tahun. Setelah di analisa, neraca mengalami perubahan dan
menghasilkan Laporan Laba Rugi sebagai berikut :

1. Laporan Laba Rugi


DAPUR ESEMKADA
Laporan Laba Rugi
Per 31 Desember 2020

Penjualan       Rp 9.600.000,00
Pot.penjualan Rp 150.000,00  
Biaya produksi Rp 4.408.800,00  
    Rp (4.558.800,00)
Laba kotor   Rp 5.041.200,00
Biaya operasional    
Biaya lisrik,air dan gas Rp. 984.000,00  
Biaya Promosi Rp. 720.000,00
Biaya Gaji Rp. 1.440.000,00
Jumlah biaya   (Rp 3.144.000,00)
Hasil operasional   Rp 1.897.200
Laba sebelum pajak   Rp 1.897.200
PPh pasal 21    Rp. 0
Laba bersih   Rp 1.897.200
         

2. Laporan Perubahan Modal


Setelah menyusun Laporan Laba Rugi, perusahaan harus dapat menyusun
perubahan Ekuitas (Modal) perusahaan dalam satu periode tertentu. Laporan
Perubahan Ekuitas berpedoman pada Laporan Laba Rugi, yakni menyangkut hasil
Laba bersih yang berpengaruh terhadap penambahan modal.
DAPUR ESEMKADA
Laporan Perubahan Ekuitas
Per. 31 Desember 2020
Modal Periode 1 Januari 2014 Rp. 629 .000

Penambahan Modal :
Laba Bersih Rp. 1.897.200
Rp. 2.526.200
Modal Periode 31 Desember 2014 Rp. 2.526.200

3. Laporan Neraca

DAPUR ESEMKADA
NERACA
Per. 31 Desember 2020
AKTIVA PASIVA
Aktiva Lancar Hutang Lancar
Kas Rp. 1.853.000 Hutang Dagang Rp. 250.000
Piutang Dagang Rp. 220.000 Jumlah Hutang Rp. 250.000
Persediaan Bahan Baku Rp. 360.000
Perlengkapan Produksi Rp. 30.000
Jumlah Aktiva Lancar Rp. 2.463 .000

MODAL Rp. 2.526.200


Aktiva Tetap
Peralatan Produksi Rp. 450.000
Akm.Peny.Perlt.pro (Rp. 136.800)
Total Aktiva Rp. 2.776 .200 Total Pasiva Rp. 2.776.200

4. Laporan Arus Kas


DAPUR ESEMKADA
Laporan Arus Kas
Per 31 Desember 2020

Arus kas dari aktivitas operasi    


Laba bersih   Rp 1.897.200
Piutang dagang Rp (220.000)  
Persediaan bahan baku Rp (360.000)  
Perlengkapan produksi Rp (30.000)  
Akumulasi penyusutan peralatan
produksi Rp 136.800  
Hutang dagang Rp 250.000  
Jumlah   Rp (223.200)
Arus kas bersih dari aktivitas
operasi   Rp 1.674.000
Arus kas dari aktivitas investasi    
Peralatan produksi    
Jumlah   Rp (450.000)
Arus kas bersih dari aktivitas
investasi   Rp 1.224.000
Arus kas dari aktivitas pendanaan    
Modal    
Jumlah   Rp 629.000
Arus kas bersih dari aktivitas
pendanaan   Rp 1.853.000
Saldo kas 1 Januari 2020   Rp -
Penambahan kas bersih   Rp 1.853.000
Saldo kas 31 Desember 2020   Rp 1.853.000
     

C. Rincian Pengeluaran Biaya yang di Proyeksi akan Keluar


Dana yang di gunakan oleh perusahaan demi menjalankan kegiatan operasional
pabrik bersumber dari dana investasi sekolah dan hasil dari pinjaman. Dari 100 %
sumber dana yang terkumpul, 25 % merupakan dana pinjaman, dan 75 % dari investasi
sekolah.
Untuk menutupi berbagai macam biaya yang di keluarkan, kami menggunakan dana
tersebut. Baik biaya operasioanal pabrik maupun biaya operasional perusahaan, dana
yang terkumpul akan kami gunakan dan manfaatkan semaksimal mungkin. Berikut ini
merupakan perincian dana beserta penggunaannya untuk perusahaan :

Dana investasi sekolah : Rp. 480.600


Dana pinjaman : Rp. 160.200
Rp. 640.800
Yang di gunakan untuk :
1. Biaya produksi
2. Biaya operasional perusahaan

D. Rincian Asset / Aktiva Tetap yang di Proyeksikan akan di Miliki

Nama
No. Jumlah Bagian Jml.Harga Keterangan
Aktiva Tetap

1. Blender 1 unit Produksi Rp. 200.000 Dipergunakan


sebagai alat
produksi barang

Rp.
2. Teflon 1 unit Produksi Dipergunakan
125.000
sebagai alat
produksi barang

3. Siller 1 unit Produksi Rp. 125.000 Digunakan


sebagai alat
produksi barang
BAB VI
RENCANA ORGANISASI

A. Hirarki Organisasi Bisnis

Direktur Utama
Ahamd Hasbi,M.Pd

Direktur Operasioanl
Baiq Puput S.Pd.

Manager Produksi Manager Keuangan


Manager Pemasaran
Nanda, S.Pd Bestari, S.Pd
Sabri , S.Pd

Bagian Packing Bagian Distribusi Bagian Produksi


Helda Agutina Eko hermawan Intan Nuraini

B. Job Description Ringkas dari SDM


1. Direktur Utama
Memiliki tugas dan tangggung jawab penuh atas berdirinya perusahaan dan juga
sebagai pemilik perusahaan tersebut.
2. Direktur Operasional
Bertugas untuk mengawasi dan memeriksa pekerjaan staf management serta
bertanggung jawab terhadap kedisiplinan pegawai.
3. Manager Pemasaran
Bertugas dan bertanggung jawab terhadap maju mundurnya produk yang
diproduksi oleh perusahaan, dan juga untuk memasarkan produk yang dihasilkan
dari suatu perusahaan kepada konsumen.

4. Manager Keuangan
Bertugas dan bertanggung jawab atas keuangan dalam perusahaan baik
pengeluaran, pendapatan, serta gaji para karyawan perusahaan.
5. Manager Produksi
Berugas dan bertanggung jawab untuk mengawasi pekerjaan para pegawai dan
juga mengecek barang-barang produksi yang telah diolah.
6. Bagian Produksi
Bertugas dan bertanggung jawab untuk mngelola bahan baku untuk dijadikan
sebagai produk unggulan perusahaan.
7. Bagian Packing
Bertugas dan bertanggung jawab atas pengepakan produk yang telah jadi yang
dalam pengepakan tersebut dapat menarik minat para konsumen.
8. Bagian Distribusi
Bertugas dan bertanggung jawab untuk mendistribusikan produk-produk yang
telah siap dipasarkan kepada agen-agen pemasaran.

C. Analisis Kompetensi SDM


No Jabatan Keahlian Khusus
1 Direktur Utama Memimpin dan mengelola suatu
perusahaan, terutama di bidang produksi
kuliner.
2 Direktur Operasional Mengelola dan mengawasi pekerjaan
seluruh karyawan perusahaan.
3 Manager Pemasaran Ahli dalam memasarkan produk kepada
konsumen.
4 Manager Produksi Memimpin dan mengawasi karyawan di
bagian produksi.
5 Manager Keuangan Mengatur jalannya keuangan dalam suatu
perusahaan sehingga keuangan tersebut
dapat berjalan dan terkelola dengan baik.
6 Bagian Produksi Dapat mengelola bahan baku untuk
diproses menjadi makanan yang banyak
diminati oleh masyarakat.
7 Bagian Packing Telaten dan teliti dalam mempacking
suatu produk sehingga dapat menarik
minat konsumen.
8 Bagian Distribusi Mendistribusikan produk jadi kepada
agen-agen pemasaran dan tentunya tepat
sasaran sehingga tujuan suatu
perusahaan dapat tercapai.
BAB VIII
RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

A. Deskripsi Rencana Pengembangan Usaha


Dalam pengembangan usaha ini, kami menciptakan produk yang tidak hanya
berbentuk produk yang berwujud saja atau pelayanan jasa saja. Akan tetapi, kami akan
menciptakan produk yang diperuntukkan bagi pemuas kebutuhan dan keinginan
konsumen. Selain itu dalam pengembangan produk dapat dilakukan melalui tahapan-
tahapan seperti dimulai dari adanya suatu ide, kemudian penyaringan ide, percobaan,
analisis usaha, percobaan penjualan di pasar sampai usaha berkembang menembus
pasar internasional.
Rencana pengembangan produk kami untuk kedepannya ialah kami berusaha
mengemas minuman Lemon Grass semenarik mungkin sehingga dapat menarik minat
konsumen. Tidak hanya itu, kami berusaha untuk dapat mengembangkan dengan
penambahan produk local khas P. Lombok sambal Lindung dengan memberi cita rasa
yang berbeda. Hal ini dilakukan bertujuan agar dapat menarik minat para pelanggan.
Untuk rencana desain produk kami memiliki gagasan untuk menciptakan Lemon Grass
dengan kandungan gizi yang sempurna serta warna-warna yang unik yang dapat
memberi kesan natural sehingga produk kami akan banyak diminati oleh semua
kalangan.

B. Tahap-Tahap Pengembangan Usaha


a. Untuk awal usaha kami mendistribusikan produk kepada masyarakat sekitar
dengan cara menawarkan tentang produk yang kami ciptakan.
b. Selanjutnya menembus ke took-toko yang menjual minuman .
c. Untuk menambah produk Lemon Grass di kalangan masyarakat dan
mengunggulkan produk kami, kami mendistribusikan produk ke pusat
perebelanjaan, dan lingkungan kantor-kantor pemerintah kab. Lombok timur.
d. Kami juga mendistribusikan produk ke supermarket, mall, dan rumah makan dan
menjual melalui social media .
e. Apabila omzet per tahun mengalami perkembangan yang pesat, maka kami akan
mencoba membuka cabang di daerah-daerah atau di kota-kota besar.

BAB VII
KEBUTUHAN BIAYA PROGRAM PENGEMBANGAN TEACHING FACTORY

Kebutuhan biaya New Teaching Factory secara keseluruhan dan setiap komponen
pendidikan/ pembelajaran di SMK Negeri 2 Selong dapat dilihat pada tabel dibawah ini
dan merupakan hasil analisa dan perhitungan.

Tabel Kebutuhan Biaya

NO Komponen Biaya
1 Penyelarasan Kejuruan; Rp 20.000.000
2 Magang di Industri; Rp 40.000.000
3 Pelaksanaan Model Pembelajaran Teaching Factory;  Rp 30.000.000
4 Melakukan Pembelajaran Industri 4.0; Rp 30.000.000
5 Alat, Bahan dan Setting Bengkel SMK sesuai Standar Rp. 300.000.000
Industri;

6 Sosialisasi SMK Rp. 30.000.000


TOTAL BIAYA Rp 450.000.000
BAB IX
PENUTUP

Dalam melakukan suatu usaha dituntut untuk serius dan fokus, tidak bias dilakukan
secara setengah-setengah.Kegagalan suatu usaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang
lain namun berasal dari diri kita sendiri,dengan demikian ketekunan dalam menjalankannya
adalah suatu keharusan.
Perhitungan-perhitungan yang matang selayaknya dilakukan diawal memulai usaha
karena sekali kita salah dalam perhitungan awal maka yang terjadi adalah efek terus
menerus mengalami kesalahan. Apabila ingin memulai usaha, belajar kepada mereka yang
lebih sukses dapat menjadikan kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang.
Dengan demikian, kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.Serta dalam dunia
kewirausahaan kita tak perlu ragu atau pun takut karena rugi, berusaha untuk selalu berfikir
positif dan enjoy dalam melakukan segala hal.
DAFTAR PUSTAKA

Alma, Buchori, 2003, Kewirausahaan, Alfabeta, Bandung

Kasmir, 2006, Kewirausahaan, Raja Grafindo Persada, Jakarta

Nitisusanto, Mulyadi, 2009, Kewirausahaan dan Managemen Usaha Kecil, Alfabeta,


Bandung

Suryana, 2006, Kewirausahaan Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses, Salmeba
Empat, Jakarta

Departemen Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatann Ilmu Pengetahuan dan


Teknologi. 2002. Sere , (Online), (http://www. Ristek.go.id , diakses 10 Mei 2021).

Handayani. A. S. Pentingnya Sarapan , (Online), (http://sinartani.com, diakses 10 Mei 2021).


LAMPIRAN-LAMPIRAN

Foto bahan-bahan dasar yang digunakan antara lain sebagai berikut :

1. Sere
2. Gula pasir
3. Daun Pandan
4. Jeruk nipis
Foto Peralatan yang digunakan pada saat proses produksi,antara lain :

( Baskom ) ( Gelas Ukur )

(Pengaduk Kayu)

( Timbangan)
( Blender ) (sarung tangan )

Beberapa foto Product Dapur ESEMKADA

Anda mungkin juga menyukai