Anda di halaman 1dari 2

NAYA AULIA ZULFA

031911133165 / A-4
HUKUM KONTRAK

Kasus Posisi
Irma Prila yang berkdudukan di Jl. Indragiri Surabaya saat ini bekerja sebagai
manager di sebuah korporasi di Surabaya. Ia sedang dalam pencariannya
untuk membeli tanah di daerah Sidoarjo untuk investasi masa tuanya. Suatu
hari, Ia menemukan iklan yang menjual tanah di Desa Sidomakmur RT 04
RW 02, seluas 162 m2 (seratus enam puluh dua meter persegi) dengan harga
Rp3.750.000/m2 (tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah per meter
persegi), karena merasa cocok dengan lokasi tanah dan harganya, Irma segera
menghubungi Pramudya Ananta Yudha selaku Pemilik Tanah. Setelah
melalui perbincangan, maka dicapailah kesepakatan bahwa Irma Prila akan
membeli tanah milik Pramudya Ananta Yudha. Untuk itu, kedua belah pihak
sesegera mungkin membuat perjanjian jual-beli tanah.

Outline Perjanjian Jual Beli Tanah


I. Judul :
“Perjanjian Jual-Beli Tanah”

II. Pembukaan :
Perjanjian Jual Beli Ini dibuat dan ditandatangani pada hari Rabu, 5
Mei 2021 di Sidoarjo, oleh dan antara

III. Komparisi :
 Pramudya Ananta Yudha, Pemilik Tanah, dalam hal ini
bertindak untuk dan atas diri sendiri yang berkedudukan di Jl.
Kertajaya, Surabaya selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
 Irma Prila, Pembeli Tanah, dalam hal ini bertindak untuk dan
atas diri sendiri berkedudukan di Jl. Indragiri, Surabaya
selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
IV. Recitals
Dengan ini kedua belah pihak telah sepakat dan beritikad baik untuk
melaksanakan Perjanjian Jual-Beli Tanah, dan dengan ini bersama-
sama untuk tunduk pada ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagai
berikut.

V. Isi Perjanjian :
Pasal 1: Objek perjanjian
Pasal 2: Harga
Pasal 3: Cara pembayaran
Pasal 4: Jaminan
Pasal 5: Saksi
Pasal 6: Penyerahan
Pasal 7: Sanski atas Keterlambatan Penyerahan
Pasal 8: Force Majeure
Pasal 9: Status Kepemilikan
Pasal 10: Pembaliknamaan Kepemilikan
Pasal 11: Masa Berlakunya Perjanjian
Pasal 12: Penyelesaian Perselisihan
Pasal 13: Hal-Hal Lain

VI. Penutup
Surat Perjanjan ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang bermaterai
cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani
kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan
atau tekanan dari pihak manapun, serta masing-masing dipegang oleh
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

VII. Tanda tangan


Tanda tangan masing-masing pihak yang disertai materai serta tanggal
dibuatnya perjanjian tersebut

Anda mungkin juga menyukai