Anda di halaman 1dari 2

STANDAR NASIONAL INDONESIA

DAFTAR STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)


BIDANG BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL

No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup


A. Sumber Daya Air
1. Bendungan
Metoda Uji
1. Metode Perhitungan SNI 03-6737-2002 Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya laju
Awal Laju sedimentasi waduk.
Sedimentasi Waduk.
Spesifikasi
2. Spesifikasi Bangunan SNI 03-6381-2000 Spesifikasi ini membahas tentang bentuk dan ukuran,
Ukur Debit Cippoletti fungsi, struktur dan persyaratan, kinerja dan debit
persatuan lebar dari bangunan ukur debit cipoletti
3. Spesifikasi Bahan SNI 03-6416.1-2000 Spesifikasi ini mencakup penjelasan umum tentang
Sambungan pada sifat-sifat, jenis-jenis sambungan, pemilihan jenis dan
Bendungan Beton bahan, serta spesifikasi bahan penahan air untuk
Bagian 1 : Pemilihan sambungan pada bendungan beton
Bahan Penahan Air
4. Spesifikasi Bahan SNI 03-6416.2-2000 Spesifikasi ini mencakup penjelasan umum, jenis-
Sambungan pada jenis sambungan, persiapan dan pemasangan
Bendungan Beton penahan air dari PVC dan karet logam, serta
Bagian 2 : pertimbangan umum, campuran bitumen dan jenis
Pelaksanaan, penahan air permukaan, serta pengujian praktis
Pemasangan penahan air untuk sambungan
Penahan Air untuk
Sambungan
5. Geotekstil-Bagian 1 : SNI 03-6720.1-2002 Standar ini mencakup tata cara pemasangan
Tata Cara Desain geotekstil sebagai filter dan transisi dalam bendungan
Geotekstil sebagai urugan dan meliputi permasalahan konstruksi
Filter dan Transisi geotekstil dan persyaratan kekuatan serta ketahanan
dalam Bendungan geotekstil.
Urugan
6. Geotekstil-Bagian 2 : SNI 03-6720.2-2002 Tata cara ini mencakup pengukuran diameter lubang
Tata Cara Pengukuran dan permeabilitas geotekstil sebagai filter dan transisi
Lubang dan dalam bendungan urugan untuk memenuhi
Permeabilitas Geotekstil persyaratan permeabilitas geotekstil sebagai filter
sebagai Filter dan
Transisi dalam
Bendungan Urugan
7. Geotekstil-Bagian 3 : SNI 03-6720.3-2002 Standar ini mencakup tata cara desain geotekstil yang
Tata Cara digunakan sebagai filter dan transisi dalam
Pemasangan bendungan urugan dan meliputi uraian tentang
Geotekstil sebagai penggunaan geotekstil secara umum, geotekstil
Filter dan Transisi sebagai filter dan transisi dalam bendungan urugan,
dalam Bendungan prinsip-prinsip filtrasi, kriteria dan penggunaan
Urugan geotekstil sebagai bidang permukaan geser.

8. Spesifikasi Saringan SNI 03-6866-2002 Spesifikasi ini meliputi saringan yang terbuat dari
Anyaman Kawat untuk anyaman kawat yang dipasang pada suatu bingkai
Keperluan Pengujian untuk pengujian yang teliti dalam pengklasifikasian
material sesuai dengan ukuran butiran nominal
Tata Cara
9. Tata Cara Keamanan SNI 03-1731-1989 Tata cara ini digunakan dalam melaksanakan
Bendungan. kegiatan desain, konstruksi, operasi dan
pemeliharaan, serta penghapusan bendungan dengan
tujuan untuk menjamin keamanan bendungan dan
STANDAR NASIONAL INDONESIA

No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup


lingkungannya.
10. Tata Cara Keamanan SNI 03-6460.1-2000 Tata cara ini mencakup rekomendasi tentang petunjuk
Penerowongan untuk praktis mengenai penerowongan yang memenuhi
Konstruksi Sipil syarat-syarat keamanan penerowongan, tidak
Bagian 1 : termasuk rekomendasi tentang penerowongan
Perencanaan dan dengan pemotongan dan penutupan ataupun
Organisasi penerowongan dengan pipa yang dibenamkan
maupun yang diterapkan dalam konstruksi dengan
tujuan penambangan
11. Tata Cara Keamanan SNI 03-6460.2-2000 Tata cara ini digunakan sebagai pedoman dalam
Penerowongan untuk melakukan kegiatan pekerjaan terowongan, terutama
konstruksi sipil Bagian yang menggunakan peralatan mekanis dengan
2 : Bahaya Darurat dan memperhatikan keselamatan dan keamanan kerja.
Lingkungan Kerja
12. Tata Cara Keamanan SNI 03-6460.3-2000 Tata cara ini menguraikan dan memberikan
Penerowongan rekomendasi supaya penerowongan dapat
Bagian : 3 dilaksanakan dengan aman
Komunikasi,
Kebisingan dan
Transportasi
13. Tata Cara SNI 03-6465-2000 Tata cara ini memuat pedoman untuk melaksanakan
Pengendalian Mutu program mutu selama konstruksi di lokasi konstruksi
Bendungan Urugan bendungan urugan (tanah atau batu) terutama untuk
material urugan.