Anda di halaman 1dari 1

1.3.2.

Batasan Penelitian

Batasan penelitian yang secara khusus terkait dengan obyek penelitian, diuraikan
pada poin berikut (diuraikan secara terstruktur, dimulai dari lokasi/Zona Hutan Lindung,
objek pengamatan ….. dan seterusnya sampai dengan pengambilan responden!!
(1) Lokasi pengamatan merupakan zona Hutan Lindung Mangunan pada berbagai blok
yang terdapat aktivitas pemanfaatan kawasan.
(2) Objek pengamatan berupa aktivitas pemanfaatan oleh masyarakat yang ada di
setiap zona Hutan Lindung.
(3) Wilayah kajian pemanfaatan pariwisata di Hutan Lindung Mangunan berupa objek
wisata yang masih aktif seperti Pinus Pengger, Pinus Becici, Lintang Sewu, Bukit
Ndah Romo, Pinus Asri, Pinussari, Seribu Batu Songgo Langit, Gunung Mojo dan
Bukit Panguk.
(4) Fungsi hutan lindung pada penelitian ini berdasarkan Peraturan Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.50/Menlhk/
Setjen/Kum.1/6/2016 Tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan.
(5) Penilaian jasa lingkungan berupa jasa ekologi seperti pengatur tata guna air,
penyerap karbon, perlindungan keanekaragaman hayati. Penilaian jasa ekonomi
seperti perumputan, bercocok tanam dibawah tegakan, hasil hutan bukan kayu, dan
pariwisata.
(6) Teknik yang digunakan untuk menilai jasa lingkungan ekologi dengan pendekatan
harga pasar yang berlaku di lokasi kajian.
(7) Teknik yang digunakan untuk menilai jasa lingkungan ekonomi yaitu metode
Travel Cost Method (TCM) dan Contingent Valuation Method (CVM).
(8) Pertimbangan penentuan jumlah responden berdasarkan fluktuasi selama 10 hari
terakhir.
(9) Wisatawan dan masyarakat yang dijadikan responden berumur lebih dari 17 tahun
dan dapat memberikan informasi secara baik.
(10) Strategi pengelolaan lingkungan menggunakan matriks pengelolaan lingkungan
berdasarkan hubungan antara pemanfaatan, tingkat kerusakan, dan nilai ekonomi
dari jasa lingkungan.

- 10 -