Anda di halaman 1dari 7

Departemen

Formulir Transaksi Otorisasi


utang dagang
pembayaran

Manajer
Jurnal pengeluaran kas
produksi
1.0
Pembelian aset
baru

4.0
Proses pengeluaran
kas

Salinan faktur Kontrak atau pesanan


pembelian Catatan aset tetap perusahaan pembelian

Pembayaran

Pemasok Transfer ke pemasok Bank

2.0
Penerimaan 3.0
Utang usaha

5.0
Akuntansi aset Jadwal depresiasi
tetap

Utang dagang perusahaan


AGSOL TAFFAGANI
H_SIKLUS ASET TETAP 1
Bagian keuangan Bank

4.0
Proses
pembayaran

Manajer produksi

Pemasok

2.0
Proses tukar
tambah aset tetap

1.0
3.0
Proses
Aset tetap akan
Penghapusan aset
dihibahkan
tetap
Asisten manajer
Produksi
AGSOL TAFFAGANI
H_SIKLUS ASET TETAP 1

Asuransi
Faktur perbaikan
Aset tetap

2.0
1.0 Pengajuan
Laporan hasil
Pemeriksaan pemeriksaan
Manajer produksi perbaikan
aset tetap untuk aset
tetap

Faktur perbaikan
Aset tetap Bagian
reparasi

3.0
Proses Transfer
pembayaran

Transfer

Bank
FLOWCHART FUNGSI AKUISISI ASET TETAP
Manajer Produksi Departemen Utang Dagang

START
Ke Bank
3
Salinan untuk faktur
pembelian aset
tetap
Melakukan
negosiasi aset
tetap dengan Data utang
pemasok dagang
perusahaan

Kontrak atau
pesanan pembelian
Dari Bank

Ke pemasok

Struk bukti transfer

Faktur pembelian
aset tetap Dari pemasok

Jurnal
Melakukan pengeluaran
proses kas
penggandaan
faktur

3
2
Salinan untuk faktur
pembelian aset
END
tetap

Data catatan
aset tetap
perusahaan
Phase
FLOWCHART FUNGSI PENGHAPUSAN ASET TETAP
Manajer Produksi Bagian Keuangan Perusahaan

START
Bukti transfer Dari Bank

Melakukan
penghapusan
aset tetap

Jurnal
pengeluaran
Ditukar kas
Tidak Ya
tambahkan

Melakuka Melakuka
n untuk n tukar
dihibahka tambah
n aset tetap END

Laporan
penghapusan aset Perjanjian jual beli
tetap

Catatan aset Ke Pemasok


tetap
perusahaan

Dari Pemasok
Faktur tukar tambah
aset tetap

Melakukan
penggandaan
faktur 2
Faktur tukar tambah
aset tetap Ke Bank
Phase

N
FLOWCHART FUNGSI PEMELIHARAAN ASET TETAP
Asisten Manajer Produksi Manajer Produksi Bagian Reparasi Bagian Keuangan Perusahaan
Laporan hasil
START pemeriksaan aset
tetap Melakukan Laporan transaksi
pemrosesan pemeliharaan aset
perbaikan tetap
Melakukan aset tetap
pemeriksaan
masa
manfaat aset
tetap Masih memiliki umur
Ya Tidak Melakukan
ekonomis aset tetap 0
transaksi
Faktur perbaikan sejumlah
2
aset tetap uang ke bank
Laporan hasil
pemeriksaan aset Aset tetap dengan
Melakukan
tetap umur ekonomis 0,
penghapusan Tidak Ke Bank
aset tetap masih baik atau
tidak

Digunaka
n dalam
Jadwal Ya Dari Bank
proses
penyusutan
produksi
atau
depresiasi
Memeriks
Bukti transaksi
a klaim
asuransi

Klaim asuransi Ya Ke Asuransi


Jurnal
Tidak pengeluaran
kas
Menyerahka
n aset tetap
ke bagian
reparas i

Dari Asuransi

Faktur perbaikan Faktur perbaikan


aset tetap
aset tetap

END

Melakuka Melakuka
n n
penggada penggada
an faktur an faktur

Faktur perbaikan
aset tetap
N

Membuat
formulir
transaksi 2
pemeliharaan
aset tetap Faktur perbaikan
aset tetap

N
Laporan transaksi
pemeliharaan aset
tetap
Phase
KELEMAHAN :
1. OTORISASI TRANSAKSI AGSOL TAFFAGANI
Manajer produksi tidak mengkonfirmasi pada departemen penerimaan dan tidak melakukan kesepakatan dengan departemen penerimaan .
2. PEMISAHAN TUGAS H_SIKLUS ASET TETAP 1
Tidak ada pemisahan tugas yang jelas pada entitas didalam siklus aset tetap. sehingga hampir semua dilakukan oleh manajer.
3. PENGENDALIAN AKSES
Belum diawasi dengan baik dan kurang adanya pengawasan, sehingga semua orang dapat mengakses.
4. SUPERVISI
Kurang jelas dalam melakukan pengawasan terhadap keluar masuknya aset tetap perusahaan .
5. CATATAN AKUNTANSI
Kurang jelas dalam melakukan pencatatan akuntansi dalam pembelian aset.
6. VERIFIKASI INDEPENDEN
Masih kurang efektif dalam melakukan pemeriksaan umur ekonomis.

SARAN :
1. OTORISASI TRANSAKSI
Seharusnya manajer melakukan konfirmasi dengan departemen penerimaannya agar prosesnya menjadi lebih efektif.
2. PEMISAHAN TUGAS
Seharusnya dilakukan pemisahan tugas didalam entitasnya, agar manajer tidak kesulitan mengerjakan pekerjaannya dan agar lebih efektif.
3. PENGENDALIAN AKSES
Seharusnya pengendalian dapat dilakukan dengan baik agar memudahkan pekerja mengetahui aset yang rusak.
4. SUPERVISI
Seharusnya lebih dapat mengawasi dan mengecek aset tetap dan proses transfer ke pemasok atau ke bank. Dan dapat mengurangi kecurangan dalam proses tersebut.
5. CATATAN AKUNTANSI
Seharusnya dibentuk departemen akuntansi agar lebih mudah dalam melakukan pencatatan transaksi pembayaran.
6. VERIFIKASI INDEPENDEN
Seharusnya ada pemeriksaan secara rutin terkait unsur ekonomis aset tetap, sehingga dapat lebih mudah dalam mengambil keputusan dalam pengendalian atau proses terkait penghapusan aset tetap
atau pemeliharaan aset tetap.