Anda di halaman 1dari 8

Pentingnya Hubungan Antar Manusia terhadap Kinerja Karyawan

Sonia melsa nurjannah

soniamelsa72@gmail.com

Abstrak

Sumber daya manusia adalah aset yang mempunyai peran penting dalam kemajuan
sebuah perusahaan Dalam mencapai tujuan perusahaan, setiap perusahaan dituntut untuk
selalu melakukan banyak perubahan di berbagai bidang khususnya sumber daya manusia.
Salah satu hal terpenting yang berkaitan dengan sumber daya manusia adalah permasalahan
kinerja. Dalam mewujudkan keberhasilan sebuah perusahaan, setiap karyawan dituntut untuk
memiliki kinerja yang baik. Hubungan antar manusia adalah suatu hubungan kemanusiaan
yang harmonis, tercipta atas kesadaran dan kesediaan melebur keinginan individu demi
terpadunya keinginan bersama. Dalam sebuah perusahaan, karyawan dituntut untuk memiliki
hubungan kemanusiaan yang baik, yang diantaranya adalah pimpinan maupun kepada sesama
karyawan agar terciptanya kinerja yang baik.

Keyword: Hubungan antar manusia, kinerja pegawai


I. PENDAHULUAN
(Ruhana, 2014) Human Relation (hubungan antar manusia) dalam perusahaan atau
organisasi merupakan hal utama karena merupakan penghubung antara karyawan dengan
sesama karyawan maupun karyawan dengan pimpinan. komunikasi antar pribadi yang
manusiawi, yang berarti komunikasi telah memasuki tahap psikologis dimana komunikator
dan komunikasinya saling memahami pikiran, perasaan dan melakukan tindakan secara
bersama. Menurut pendapat Allo (1997:28), interaksi karyawan dalam lingkungan
perusahaan atau instansi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan yang nantinya akan
menimbulkan tingkat kepuasan kerja.
(Ruhana, 2014) Nurul (1995:67) juga menjelaskan bahwa situasi lingkungan
perusahaan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya antara karyawan yang satu dengan
yang lain tidak terlepas dari interaksi demi kelancaran dan keharmonisan kerja. Human
Relation (hubungan antar manusia) dalam perusahaan atau organisasi merupakan hal utama
karena merupakan penghubung antara karyawan dengan sesame karyawan maupun
karyawan dengan pimpinan. Kinerja adalah suatu hasil yang dicapai dalam pekerjaannya
menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan (Robbins, 2001:156). Adanya
kinerja yang tinggi, karyawan akan berusaha sebaik mungkin untuk mengatasi dan
memecahkan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaanya. Sebaliknya
adanya kinerja yang rendah, karyawan mudah menyerah terhadap keadaan bila
mendapatkan kesulitan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya sehingga sulit untuk
mencapai tujuan yang diharapkan.

II. Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui apa penting hubungan antar manusia
terhadap kinerja karyawan.

III. Kajian Teori


(syardiansah, Dhian Rosalina, 2018) Hubungan antar manusia merupakan
komunikasi persuasif yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain secara tatap muka
dalam situasi kerja dan dalam organisasi dengan tujuan untuk meningkatkan semangat
dalam bekerja dan bekerjasama agar dapat mencapai hasil yang memuaskan (Effendy
2009:50).

(syardiansah, Dhian Rosalina, 2018) Menurut Gibson dan Ivancevich (2010:86)


hubungan antar manusia mempunyai beberapa faktor yaitu pertama: Komunikasi, Melalui
komunikasi diharapkan dapat membangun kepercayaan antar sesama karyawan di dalam
suatu organisasi atau perusahaan. Kedua: Kepercayaan, Kepercayaan di antara sesama
karyawan karyawan harus dibangun agar komunikasi di dalam organisasi atau perusahaan
tidak terganggu. Ketiga: Etika, Pelanggaran etika dapat menyebabkan stres dan tekanan
dalam diri karyawan yang berdampak pada kinerja karyawan. Keempat: Keadilan,
Perusahaan atau organisasi harus memperlakukan semua karyawan dengan perlakukan
yang konsisten dalam berbagai situasi.

Kelima: Perasaan, Menunjukkan rasa empati dan memberi perhatian kepada seluruh
karyawan merupakan bagian penting dalam membangun hubungan antara perusahaan atau
organisasi dan karyawan. Keenam: Persepsi dan Keyakinan, Banyaknya komunikasi yang
terjadi di dalam organisasi atau perusahaan akan membentuk keyakinan dan persepsi
karyawan terkait dengan kenyataan yang sebenarnya di tempat kerja. ketujuh: Harapan
yang jelas, Di mata karyawan, mengetahui apa yang diinginkan dari mereka dapat
mengurangi stres dan membantu untuk fokus pada pekerjaan yang diberikan. Kedelapan:
Pemecahan konflik, Menyelesaikan konflik yang timbul dengan cara yang adil dan cepat,
merupakan harapan utama suatu organisasi bila ingin menciptakan employee relation yang
baik dalam organisasi.

(Hamalik, 1993) Masalah kepemimpinan manajerial erat kaitannya dengan semua


tingkah laku dan sikap yang ada dalam suatu organisasi. Memang tidak ada aturan-aturan
khusus dalam manajemen tentang cara memperbaiki moral para karyawan, karena
pimpinan manajerial itu sendiri sesungguhnya adalah suatu seni yang berdasarkan pada
sikap mental terhadap hubungan antara manusia.
(syardiansah, Dhian Rosalina, 2018) Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugas yang dibebankan
kepadanya. Kinerja karyawan yang berkualitas dapat berdampak positif bagi
keberlangsungan hidup sebuah perusahaan (Rivai dan Basri, 2012:14).

(syardiansah, Dhian Rosalina, 2018) Menurut Simanjuntak, (2010:128) kinerja


karyawan dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu: (1) Kompetensi, Kompetensi adalah
kemampuan dan keterampilan individu melakukan kerja, (2) Dukungan organisasi,
Lingkungan organisasi dalam bentuk pengorganisasian, penyediaan sarana dan prasarana
kerja inspeksi, serta kondisi dan syarat kerja mempengaruhi kinerja seseorang.
Pengorganisasian dapat memberikan kejelasan, kemudahan dan kenyamanan kerja, kondisi
kerja mencakup kenyamanan dan keselamatan kerja serta keamanan dan keharmonisan
hubungan organisasi, (3) Dukungan manajemen, Kinerja organisasi dan kinerja individu
juga bergantung pada kemampuan manajerial pimpinan atau manajemen dalam
membangun sistem kerja dan hubungan yang harmonis, dan mendukung pengembangan
kompetensi pekerja serta menumbuhkan kompensasi dan memobilisasi seluruh tenaga kerja
untuk bekerja secara optimal.

IV. Pembahasan
(Ruhana, 2014) Menurut Davis (1989:152), ”Hubungan Antar Manusia (Human
Relation) adalah hubungan atau interaksi antara seseorang dengan orang lain baik dalam
situasi kerja atau dalam organisasi”. Tujuan dari sebuah organisasi atau perusahaan tidak
akan tercapai secara optimal apabila pegawainya melaksanakan tugas sacara sendiri adanya
kerjasama. Kerja sama merupakan hal yang sangat penting dalam melaksanakan suatu
kegiatan. (ERMITA, 2012) Hasibuan (2005:95) mengatakan bahwa kerja sama adalah”
menilai kesedian karyawan berpartisipasi dan bekerja sama dengan karyawan lainnya
secara vertikal atau horizontal di dalam maupun di luar pekerjaan sehingga hasil pekerjaan
akan semakin baik selanjutnya.

Kinerja adalah suatu hasil yang dicapai dalam pekerjaannya menurut kriteria tertentu
yang berlaku untuk suatu pekerjaan (Robbins, 2001:156). Adanya kinerja yang tinggi,
karyawan akan berusaha sebaik mungkin untuk mengatasi dan memecahkan masalah yang
dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaanya. Dalam sebuah perusahaan, karyawan
dituntut untuk memiliki hubungan kemanusiaan yang baik, yang diantaranya adalah
pimpinan maupun kepada sesama karyawan.

Hubungan antar manusia merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan
kinerja karena berkaitan dengan komunikasi yang meliputi pikiran, perasaan dan kerja
sama dalam melakukan pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan hubungan kerja
yang harmonis sehingga karyawan akan merasa nyaman dan fokus dalam melaksanakan
tugas dan berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Beberapa rekan kerja yang acuh
dan kurang peduli terhadap rekan kerjanya serta masih ada pimpinan yang kurang peduli
dan mengenali bawahannya sehingga hubungan di perusahaan tersebut kurang harmonis
yang mengakibatkan karyawan kurang maksimal dalam pekerjaannya dan berdampak
terhadap kinerja.

(ERMITA, 2012) Sedangkan Wursanto (1991:170), menyatakan bahwa hubungan


kemanusiaan sangat penting dan harus dijalankan dalam organisasi atau dalam kantor
karena: 1) Dengan mengadakan hubungan kemanusiaan, pemimpin dapat membantu
memecahkan persoalan yang dihadapi oleh karyawan baik secara individual maupun secara
kelompok, sehingga mereka puas, dan mudah digerakkan ke arah tercapainya tujuan yang
telah ditetapkan. 2) Dengan mengadakan hubungan kemanusiaan, rintangan-rintangan
dalam komunikasi dapat dihindarkan, 3) Dengan mengadakan hubungan kemanusiaan,
salah pengertian dapat dihindari, 4) Hubungan kemanusiaan dapat mengembangkan secara
baik sifat dan tabiat manusia

Demikian pula halnya terhadap mental kerja yang dimiliki karyawan sangat
mempengaruhi kinerja. Hal ini dikarenakan pimpinan yang selalu memberikan tekanan
terhadap karyawan untuk terus meningkatakan kinerja namun dengan cara penyampaian
yang kurang tepat, tak jarang perkataan dari pimpinan membuat mental karyawan menjadi
terpuruk dan membuat karyawan tersebut tidak bersemangat untuk bekerja dan berdampak
kurang baik terhadap kinerjanya.

Maka dari itulah sangat pentingnya hubungan antar manusia terhadap kinerja
karyawan, dengan adanya hubungan yang baik antar karyawan yang satu dengan yang lain
dan juga pimpinan akan menghasilkan kondisi kerja yang baik dan berdampak baik juga
terhadap kinerja karyawan tersebut.
Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas dapat di simpulkan hubungan antar manusia


merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja karena berkaitan dengan
komunikasi yang meliputi pikiran, perasaan dan kerja sama dalam melakukan pekerjaan.
Dengan adanya hubungan yang baik antar karyawan maupun pimpinan maka akan
menciptakan suasana kerja yang harmonis sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik

Saran

Agar dapan meningkatkan kinerja yang baik maka seorang pemimpin harus menjaga
baik hubungan antar pemimpin tersebut dan hubungan antar sesame karyawannya. Sehingga
dengan saling menjaga hubungan dapat meningkatkan kinerja yang baik dalam suatu
perusahaan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

ERMITA. (2012). HUBUNGAN ANTAR MANUSIA DAN SEMANGAT KERJA. ILMIAH


ILMU PENDIDIKAN, XII, 12. Retrieved from file:///D:/PSIKOMEN
ARTIKEL/ermita2200-4798-1-SM (1).pdf

Hamalik, D. O. (1993). psikologi manajemen penuntun bagi pemimpin (1st ed.; O. Hamalik,
ed.). bandung.

Ruhana, E. C. P. S. M. A. M. I. (2014). PENGARUH HUMAN RELATION (HUBUNGAN


ANTAR MANUSIA) DAN KONDISI LINGKUNGAN KERJA TERHADAP
KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya
Kabupaten Lamongan). Administrasi Bisnis, 17, 9. Retrieved from
file:///D:/PSIKOMEN ARTIKEL/HUMAN RELATION698-2831-1-PB.pdf

syardiansah, Dhian Rosalina, D. A. (2018). analisis hubungan antar manusia terhadap kinerja
karyawan. Sistem Informasi, 2, 11. Retrieved from file:///D:/PSIKOMEN
ARTIKEL/psikomen1006-2268-1-SM.pdf