Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN B DENGAN ABSES PEDIS

DI RUANG PERAWATAN MAWAR

RSUD POLEWALI MANDAR

OLEH

NAMA : ULFA NURUL FITRA

PRODI : PROFESI NERS

CI LAHAN CI INSTITUSI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS SULAWESI BARAT

TAHUN 2019/2020
FORMAT PENGKAJIAN
REKAMAN ASUHAN KEPERAWATAN PENGKAJIAN AWAL KEPERAWATAN UMUM
DIRUANG RAWAT INAP MEDIKAL BEDAH
A. IDENTITAS
Nama : Tn B Ruang Rawat : Mawar
Umur : 43 Tahun No. Rekam Medik : 09 20 03
Pendidikan : SMA Tgl/Jama Masuk : 12-12-2020 , 10.00 wita
Pekerjaan : Petani Tgl/Jam Pengambilan Data : 14-12-2020, 15.00 wita
Suku : Mandar Diagnosa Masuk : ABSES PEDIS
Agama : Islam Cara masuk : ()Berjalan () Kursi Roda ( ) Brankar
Status perkawinan : Menikah Pindahan Dari : IGD
Alamat : Binuang
Sumber Informasi : Pasien dan keluarga
B. RIWAYAT KESEHATAN
Keluhan Utama : Nyeri pada ulkus kaki sebelah kanan
Keluhan saat ini Pada saat dilakukan pengkajian didapatkan ulkus pada kaki sebelah kanan, kondisi ulkus berwarna
merah-kuning-kehitaman, pasien mengeluh nyeri saat dilakukan pembersihan luka, rencana akan
dilakukan operasi pada tanggal 13 desember 2020.
-pasien tampak meringis

() Tidak pernah opname () Pernah opname dengan sakit : Di RS :


Pernah mendapat pengobatan : ( ) Tidak ( ) Ya
BB Sebelum Sakit : 70 Kg Pernah Operasi : () Tidak () Pasca Operasi Hari Ke :
C. KEADAAN UMUM
Kesadaran : () CM ( ) Somnolen ( ) Apatis ( ) Soporos Koma ( ) Koma
Pasien Mengerti Tentang Penyakitnya : ( ) Tidak ( ) Ya
D. KEBUTUHAN DASAR
RASA NYAMAN NYERI
- Suhu : 37,0 0
C ( ) Gelisah ( ) Nyeri ( ) Skala Nyeri : 4 (0-10)
- Gambaran nyeri : Nyeri seperti ditekan
-

- Lokasi Nyeri :dada sebelah kiri Frekuensi : hilang timbul Durasi : 1-3 menit
- Respon Emosional : pasien tampak meringis saat nyeri timbul Lain-lain :
Masalah Keperawatan :
() Nyeri ( ) Hipertermia ( ) Hipotermia

NUTRISI KEBERSIHAN PERORANGAN


- TB : 165 Cm BB : 69 kg - Kebiasaan mandi : Baik
- Kebiasaan makan : 3 x/hari Teratur () Tidak teratur ( ) - Cuci rambut : -
- Keluhan saat ini : - Kebiasaan gosok gigi :
( ) TAK ( ) Tidak Nafsu makan () Mual ( ) Muntah - Kebersihan badan :
( ) Sukar/Sakit Menelan ( ) Sakit gigi ( ) Stomatitis - Keadaan rambut :
( ) Nyeri ulu hati/salah cernah, yang berhubungan dengan - Keadaan kulit kepala :
pasien telat makan - Keadaan kuku : ( ) Pendek ( ) panjang ( ) Bersih() Kotor
- Di sembuhkan dengan : - Keadaan vulva/perineal : ( ) Bersih ( ) Kotor :
- Pembesaran tiroid : - Keluhan saat ini : ( ) TAK ( ) Eritema ( ) gatal-gatal ( ) luka
- Penampilan lidah : Bunyi Usus : x/menit - Integritas kulit : ( ) TAK ( ) Jaringan parut () kemerahan
( ) terpasang Infus ( ) laserasi ( ) userasi ( ) ekimosis ( ) lepuh ( ) Drainase
(dimulai tgl : Jenis cairan: nacl 20 tpm - Luka bakar :
Dipasang di : tangan sebelah kiri (Derajat/Persen)
- Porsi makan yang di habiskan : 1 porsi - Tandai lokasi dengan menggambar bentuk depan dan
- Makanan yang di sukai : semua jenis makanan belakang tubuh
- Diet : Tidak ada - Keadaan Luka: ( ) Bersih ( ) Kotor
- Lain-lain : Tidak ada - Lain-lain:

Masalah keperawatan : Masalah Keperawatan : tidak ada


( ) Ketidak seimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan () Penurunan Rawat diri
( ) Ketidak seimbangan nutrisi lebih dari kebutuhan ( ) Gangguan integritas kulit
CAIRAN AKTIVITAS & LATIHAN
- Kebisaan minum :300-400 cc/hari - Aktivitas waktu luang :
Jenis : mineral Aktivitas/Hoby : -
- Turgor kulit : () Kering () Tidak elastic ( ) Baik - Kesulitan bergerak : () Tidak () Ya
- Punggung kuku : Warna : - Kekuatan otot : 555 555
Pengisian kapiler : 3 detik
- Mata cekung : ( ) Tidak ( ) Ya : Ka/Ki 555 555
- Konjungtiva : pink Sklera :
- Edema : ( ) Tidak ( ) Ya : Ka/Ki - Tonus otot :
- Keluhan saat ini : pasien mengalami kesulitan dalam
- Terpasang infuse : ( ) Tidak ( ) Ya: 12 tts/menit
di ; tangan sebelah kiri cairan : nacl melakukan aktifitas sehari-hari : () Tidak ( )Ya
- Lain-lain : ( ) Nyeri Otot ( ) Kaku otot ( ) Lemah Otot
() Kelelahan ( ) Amputasi ( ) Deformitas
Kelainan bentuk ekstremitas :
- Pelaksanaan aktivitas : ( ) Mandiri ( ) Parsial ( ) Total
- Jenis aktifitas yang perlu dibantu :
- Lain-lain :

Masalah Keperawatan Masalah Keperawatan


() Penurunan volume cairan () Hambatan mobilitas fisik
( ) Kelebihan volume cairan () Intoleran aktifitas

ELIMINASI OKSIGENIASI

- Kebisaan BAB :Baik BAK :Baik - Nadi : 94 x/menit Pernafasan : 16 x/menit


- Menggunakan laxsan : () tidak ( ) ya. - TD : 110/70 mmHg Bunyi Nafas :
Jenis : - Sirkulasi oksigenasi : ( )TAK ( )Pusing ( ) Sianosis
- Menggunakan diuretik : ( ) tidak ( ) ya. ( ) akral dingin ( ) clubbing finger
Jenis : - Dada : ( ) TAK ( ) retraksi dada ( ) nyeri dada
- Keluhan BAK Saai ini : ( ) berdebar-debar ( ) Deviasi trackhea
( ) Retensi urin ( ) inkontinensia urin ( ) disuria Bunyi jantung Normal (frekwensi : x/m
( ) Keseringan ( ) Urgensi ( ) Nocturia ( )Mur-mur ( ) gallop
- Peristaltik usus : 3x/menit - Riwayat penyakit : ( ) bronchitis ( )Asma
() tidak ada peristaltik () Hiperperistaltik ( ) Tuberkulosis ( ) Empisema ( ) hipertensi ( ) demam
- Keluhan BAB saat ini : rematik ( ) flebitis ( ) kesemutan
() Belum pernah BAB selama di RS - Lain-lain :
- Abdomen :
Lunak/keras : Keras
Massa : ( ) ada () tidak ada
Ukuran/lingkar Abdomen : cm
- Terpasang kateter urine : () Tidak () ya
(dimulai tgl : di :
- Pengguna alkohol : Tidak ada Jumlah/frekwensi :
- Lain-lain :

Masalah keperawatan Masalah keperawatan


() Diare () Konstipasi ( ) Inkontinen ( ) Retensi urin ( ) Bersihan jalan nafas tidak efektif
( ) Inkontinen Urin ( ) Disuria ( ) Keseringan ( ) Urgensi ( ) Pola nafas tidak efektif
( ) Ggn pertukarn gas ( ) Penurunan Curah Jantung
( ) Risiko ganguan perfusi jaringan.......................
TIDUR DAN ISTIRAHAT PENCEGAHAN TERHADAP BAHAYA
- Kebiasaan tidur : ( ) Malam () Siang - Refleksi : () TAK () kelumpuhan
- Lama Tidur : Malam : 9 Jam Siang : 2 jam - Penglihatan : ( ) TAK () masalah : buram
- Kebiasaan tidur : - Pendengaran: ( ) TAK ( ) masalah :
- Kebiasaan tidur : ( ) tidak () Ya, - Penciuman : ( ) TAK ( ) masalah :
- dipengaruhi oleh faktor :
- Perabaan : ( ) TAK ( ) masalah :
- Lain-lain :
- Lain-lain :

Masalah Keparawatan Masalah Keparawatan


( ) gangguan pola tidur ( ) Resiko Injury ( ) Resiko trauma
( ) Gannguan presepsi sensorik

NEOROSENSORIS KEAMANAN
Status Mental : baik Alergi / sensitivitas :tidak ada
Kesadaran : ( ) mengantuk ( ) letargi ( ) stupor Perubahan system imun sebelumnya : -
( ) koma ( ) kooperatif ( ) menyerang ( ) delusi Penyebab : -
( ) halusinasi afek (gambarkan) : Riwayat penyakit hubungan seksual (tanggal/tipe) : -
Perilaku resiko tinggi : - periksa : -
- Memori : saat ini : ( ) yang lalu :
Transfuse darah/jumlah :- Kapan : -
- Kaca mata: :- Gambaran reaksi :-
- kontak lensa :- Riwayat cedera kecelakaan : -
Masalah punggung : -
- Alat bantu dengar : ( ) tidak ( ) ya di :
Pembesaran nodus : -
- Ukuran/reaksi pupil : mm ka/ki : isokor/an isokor Kekuatan umum : -
- Facial drop : ( ) tidak ( ) kaku kuduk ( ) tidak ( ) ya Cara berjalan :

- Genggaman tangan/lepas : ka/ki : postur :

- Koordinasi :............. refleks patella ka/ki :

- Refleks tendom dalam bisep/trisep :

- Kernig sign : ( ) tidak ( ) ya

- Babinsky : ( ) tidak ( ) ya

- Chaddock : ( ) tidak ( ) ya

-Brudinsky : ( ) tidak ( ) ya
Masalah Keperawatan : Masalah Keperawatan :
( ) Gangguan perfusi jaringan cerebral ( )Resiko injury b/d penurunan absorpsi VitK
( ) Risti perluasan infeksi (sepsis/serangan infeksi oportunistik
baru).
SEKSUALITAS
- Aktif melakukan hubungan seksual : ( ) tidak () ya Pria

- Penggunaan kondom : -
- Gangguan Prostat : -
- Masalah-masalah/kesulitan seksual : -
- Sirkumsisi : ( ) tidak () ya Vasektomi : () Tidak ( ) Ya

- Perubahan terakhir dalam frekuensi /minat - Payudara/testis : pasien menolak dilakukan pemeriksaan
Wanita Tanda ( Obyektif)
- Usia menarke : 12 tahun Pemeriksaan :
payudara/Penis/Testis :
- Thn, lamanya siklus : 1 minggu
Kulit genetalia/Lest :
- Durasi : 1 bulan

- Periode menstruasi terakhir : 47 tahun

-Perdarahan antar periode -


Masala Keperawatan : ( ) Perdarahan ( ) Gangguan citra tubuh ( ) Disfungsi seksualitas
( ) Gangguan pemenuhan kebutuhan seksualitas

KESEIMBANGAN & PENINGKATAN HUBUNGAN RESIKO SERTA INTERAKSI SOSIAL


- Lama perkawinan :, hidup dengan: -Sosiologis : () TAK ( ) menarik diri

- Masalah-masalah kesahatan/stress : ( ) komunikasi lancar ( ) komunikasi tidak lancar


( ) afasia ( ) isolasi diri ( ) amuk
- Cara mengatasi stress : dengan berdoa
- Perubahan bicara : -
- Orang Pendukung Lain : suami dan anak
- Adanya laringektomi : -
- Peran Dalam Struktur Keluarga : sebagai istri dan ibu
- Komunikasi verbal/nonverbal dengan keluarga/orang terdekat
- Masalah-masalah Yang berhubungan Dengan
lain :
Penyakit/Kondisi :
- Spiritual : ( ) TAK
- Psikologis : ( )Tak ()gelisah ( )Takut
- Kegiatan keagamaan : -
( )Sedih ( )Rendah diri ( )Hiperaktif ( ) acuh tak acuh
( )Marah ( )Mudah Tersinggung - Lain-lain : -
( ) Merasa Kurang sempurna ( ) Eurofik
( ) tidak Sabar
- Lain-lain :

Masalah keperawatan : () kecemasan ( ) ketakutan ( ) koping individu tidak efektif ( ) isolasi diri
( ) hambatan komunikasi verbal ( ) spiritual distress ( ) resiko merusak diri ( ) harga diri rendah
E. PENYULUHAN DAN PEMBELAJARAN
1. Bahasa dominan (khusus) :
( ) Buta huruf : Ô Ketidakmampuan belajar khusus :
( ) Keterbatasan kognitif :
2. Informasi yang telah disampaikan :
( ) pengaturan jam besuk () hak dan kewajiban klien ( ) tim / petugas yang merawat
Ô lain-lain : informasi tentang sakit yang di derita
3. Masalah yang telah dijelaskan :
Ô perawatan diri dirumah sakit ( ) obat-obatan yang diberikan Ô lain-lain :
Obat yang diresepkan (lingkari dosis yang terakhir) :
Obat Dosis Waktu Diminum secara teratur Tujuan
paracetamol 600 mg 3x1 ya Untuk anti nyeri
Metronidazol 500 mg 3x1 ya Antibiotic untuk
mengobati infeksi
Zinc 20 mg 1x1 Ya Untuk membantu proses
penyembuhan luka

Riwayat pengobatan, obat tanpa resep / obat-obatan bebas :


Obat-obatan jalanan / jamu :
Pemeriksaan fisik lengkap terakhir :
4. Factor resiko keluarga (tandai hubungan) :
Ô diabetes mellitus Ô tuberculosis Ô penyakit jantung Ô stroke Ô TD tinggi
Ô epilepsy Ô penyakit ginjal Ô kanker Ô penyakit jiwa Ô lain-lain
A. DATA GENOGRAM

KETERANGAN :

: perempuan

: Laki- laki

: pasien
: meninggal

:Tinggal dalam satu rumah

F. DATA PEMERIKSAAN PENUNJANG (diagnostic & laboratorium)


Laboratorium : jam : 01.03
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
1. Pemeriksaan darah rutin
2. Pemeriksaan rapid test
DATA FOKUS

Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS


Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020

DATA SUBYEKTIF DATA OBYEKTIF

- pasien mengatakan nyeri ulkus pada - Pasien tampak meringis


kaki sebelah kanan - Skala nyeri 4
- pasien mengeluh nyeri saat - kondisi ulkus berwarna merah-
dilakukan pembersihan luka kuning-kehitaman
- TTV
TD : 110/70 mmHg
N : 94 x/menit
S : 37,0 C
P : 16 x/menit
ANALISA DATA

Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS


Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020
ETIOLOGI MASALAH
No. DATA
KEPERAWATAN
1 2 4
1. DS : Ulkus pedis Nyeri b/d luka ulkus
- pasien mengatakan
nyeri ulkus pada kaki
sebelah kanan Proses inflamasi

DO :
- Pasien tampak Pengeluaran mediator
meringis nyeri bradykinin dan
- Skala nyeri 4 prostaglandin
- TTV
TD : 110/70 mmHg
N : 94 x/menit Reseptor
S : 37,0 C nyeri/nosiseptor
P : 16 x/menit

Nyeri

2. DS Jaringan rusak/mati Resiko infeksi b/d adanya


- pasien mengeluh luka
Media bakteri yang
nyeri saat dilakukan
baik
pembersihan luka
DO Sel darah putih mati
- kondisi ulkus Jaringan menjadi
berwarna merah- abses berisi PUS
kuning-kehitaman
- TTV Pecah
TD : 110/70 mmHg
Resiko infeksi
N : 94 x/menit
S : 37,0 C
P : 16 x/menit
DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS


Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020

No TGL TGL
DIAGNOSA KEPERAWATAN
. DITEMUKAN TERATASI
1. Nyeri b/d luka ulkus 01-12-2020 03-12-2020
DS :
- pasien mengatakan nyeri
dada sebelah kiri
DO :
- Pasien tampak meringis
- Skala nyeri 4

2. Resiko infeksi b/d adanya luka 01-12-2020 03-12-2020


DS
- pasien mengeluh nyeri saat
dilakukan pembersihan
luka
DO
- kondisi ulkus berwarna
merah-kuning-kehitaman
INTERVENSI KEPERAWATAN

Nama Pasien :Tn B Dx. Medik


: ABSES PEDIS
Umur : 43 tahun Ruangan
:Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal
:01-12-2020
PERENCANAAN
N DIAGNOSA
TUJUAN & KRITERIA
O KEPERAWATAN INTERVENSI
HASIL
1 2 3 4
1. Nyeri b/d luka Setelah dilakukan intervensi Tindakan observasi
ulkus keperawatan selama 1x24 jam 1. Identifikasi lokasi, karakteristik,
maka diharapakan nyeri teratsi durasi, frekuensi, kualitas, intensitas
dengan kriteria hasil: nyeri
 Keluhan nyeri 2. Identifikasi skala nyeri
menurun 3. Identifikasi respon nyeri non verbal
 Meringis menurun 4. Identifikasi faktor yang
memperberat dan memperingan
 Sikap protektif
nyeri
menurun 5. Monitor keberhasilan terapi
 Gelisah menurun komplomenter yang sudah diberikan
 Kesulitan tidur Tindakan terapeutik
menurun 6. Berikan teknik non farmakologis
 Frekuensi nadi untuk mengurangi rasa nyeri
membaik 7. Kontrol lingkungan yang
memperberat rasa nyeri
Tindakan edukasi
8. Jelaskan penyebab, periode, dan
pemicu nyeri
9. Anjurkan memonitor nyeri secara
mandiri
10. Anjurkan menggunakan analgetik
secara tepat
11. Ajarkan teknik nonfarmakologis
untuk mengurangi rasa nyeri
Tindakan kolaborasi
12. Kolaborasi pemberian analgetik,
jika perlu
2. Resiko infeksi b/d Setelah dilakukan intervensi Tindakan observasi
adanya luka keperawatan selama 1x24 jam 1. Periksa kesiapan dan kemampuan
maka diharapakan resiko infeski menerima informasi
teratasi dengan kriteria hasil: Tindakan terapeutik
 Nyeri menurun 2. Siapkan materi, media tentang
 Perdarahan menurun factor-faktor penyebab, cara
identifikasi dan pencegahan resiko
 Kemerahan menurun
infeksi saat dirumah dan rumah
 Hematoma menurun sakit.
 Nekrosis menurun 3. Jadwalkan waktu yang tepat untuk
 Suhu kulit membaik memberikan Pendidikan Kesehatan
sesuai kesepakatan dengan pasien
dan keluarga
4. Berikan kesempatan untuk bertanya
Tindakan edukasi
5. Jelaskan tanda dan gejala infeksi
local maupun sistemik.
6. Anjurkan melakukan Tindakan
pencegahan sesuai kondisi
7. Anjurkan membatasi pengunjung
8. Ajarkan cara merawat kulit pada
daerah yang edema
9. Ajarkan cara memeriksa kondisi
luka atau luka operasi
10. Anjurkan kecukupan nutrisi, cairan
dan istirahat
11. Anjurkan kecukupan mobilisasi dan
olahraga sesuai kebutuhan
12. Anjurkan Latihan napas dalam dan
batuk sesuai kebutuhan
13. Anjurkan mengelola antibiotic
sesuai resep
14. Ajarkan mencuci tangan

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN


Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS
Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020

No. Jam
Diagnos Implementasi Evaluasi
a
1 08.00 1. mengidentifikasi lokasi, karakteristik, Tanggal 01-desember-2020
durasi, frekuensi, kualitas, intensitas Jam 08.00
nyeri S: pasien mengatakan nyeri pada
Hasil : pasien mengatakan Nyeri pada daerah daerah ulkus
ulkus, seperti tertusuk-tusuk, durasi 1-3 menit O: pasien tampak meringis ,skala
frekuensi hilang timbul. nyeri 4
A: masalah tidak teratasi
2. mengidentifikasi skala nyeri
P: lanjutkan intervensi
Hasil : skala nyeri 4
3. mengidentifikasi faktor yang
memperberat dan memperingan nyeri
Hasil: pasien mengatakan nyeri timbul jika
terlalu banyak bergerak
4. Mengajarkan teknik napas dalam
Hasil : Tidak ada reaksi perubahan

II 09.30 1. Menjelaskan tanda dan gejala infeksi Tanggal 01-desember-2020


local dan sistemik Jam 09.30
S: -
Hasil: pasien dan keluarga pasien memahami O: luka tampak berwarna
tanda dan gejala infeksi
kuning dan hitam
2. Mengajarkan cara merawat kulit pada A: masalah belum teratasi
daerah yang edema P:Lanjutkan intervensi

Hasil : pasien dan keluarga pasien


mempraktekkan dengan cara mengompres
daerah edema dengan air hangat.

3. Mengajarkan mencuci tangan

Hasil : pasien dan keluarga pasien


mempraktekkan cara memcuci tangan dengan
baik
Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS
Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020

No. Jam
Diagnos Implementasi Evaluasi
a
1 08.00 5. mengidentifikasi lokasi, karakteristik, Tanggal 02-desember-2020
durasi, frekuensi, kualitas, intensitas Jam 08.00
nyeri S: pasien mengatakan nyeri pada
Hasil : pasien mengatakan Nyeri pada luka luka operasi
operasi, seperti tertusuk-tusuk, durasi 1-3 menit O: skala nyeri 4
frekuensi hilang timbul A: masalah tidak teratasi
P: lanjutkan intervensi
6. mengidentifikasi skala nyeri
Hasil : skala nyeri 4
7. mengidentifikasi faktor yang
memperberat dan memperingan nyeri
Hasil: pasien mengatakan nyeri saat setelah di
operasi
8. Mengajarkan teknik napas dalam
Hasil : tidak ada reaksi perubahan

II 09.30 1. Menjelaskan tanda dan gejala infeksi Tanggal 02-desember-2020


local dan sistemik Jam 09.30
S: -
Hasil: pasien dan keluarga pasien memahami O: luka tampak berwarna
tanda dan gejala infeksi
kuning
2. Mengajarkan cara merawat kulit pada A: masalah belum teratasi
daerah yang edema P:Lanjutkan intervensi

Hasil : pasien dan keluarga pasien


mempraktekkan dengan cara mengompres
daerah edema dengan air hangat.

3. Mengajarkan mencuci tangan


Hasil : pasien dan keluarga pasien
mempraktekkan cara memcuci tangan
dengan baik
Nama Pasien :Tn B Dx. Medik : ABSES PEDIS
Umur : 43 tahun Ruangan :Mawar
Jenis Kelamin :laki-laki Tanggal :01-12-2020

No. Jam
Diagnos Implementasi Evaluasi
a
1 08.00 9. mengidentifikasi lokasi, karakteristik, Tanggal 03-desember-2020
durasi, frekuensi, kualitas, intensitas Jam 08.00
nyeri S: pasien mengatakan nyeri
Hasil : pasien mengatakan Nyeri berkurang berkurang
10. mengidentifikasi skala nyeri O: skala nyeri 2
Hasil : skala nyeri 2 A: masalah teratasi
P: pertahankan intervensi
11. mengidentifikasi faktor yang
memperberat dan memperingan nyeri
Hasil: pasien mengatakan nyeri muncul Ketika
melakukan aktifitas
12. Mengajarkan teknik napas dalam
Hasil : pasien mengatakan nyeri berkurang

II 09.30 4. Menjelaskan tanda dan gejala infeksi Tanggal 03-desember-2020


local dan sistemik Jam 09.30
S: -
Hasil: pasien dan keluarga pasien memahami O: luka tampak berwarna merah
tanda dan gejala infeksi
A: masalah teratasi
5. Mengajarkan cara merawat kulit pada P:pertahankan intervensi
daerah yang edema

Hasil : pasien dan keluarga pasien


mempraktekkan dengan cara mengompres
daerah edema dengan air hangat.

6. Mengajarkan mencuci tangan


Hasil : pasien dan keluarga pasien
mempraktekkan cara memcuci tangan
dengan baik

Anda mungkin juga menyukai