Anda di halaman 1dari 16

Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi

Vol. 5. No. 1, Januari 2021, hlm 62 - 77


Doi: 10.30596/interaksi.v5i1.5347
Article Submitted: 14 Oktober 2020, Revised: 17 Desember 2020, Accepted: 09 Januari 2021

Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard Sinaga


Di Tirto Dan Tribunnews
Sakhnaz Rizki Amelia Aftrinanda*, Fajar Junaedi
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
*
e-mail: sakhnaz.rizki.fisip17@mail.umy.ac.id

ABSTRACT

This research departs from a phenomenon that is in the spotlight in early 2020, namely about rape
involving Reynhard Sinaga, an Indonesian citizen who is in the UK. It was reported that the rape was
the largest rape case in the UK. Tirto and Tribunnews, two of Indonesia's leading online media outlets
that reported on the rape case committed by Reynhard Sinaga in abundant portions with the title of the
click bait. This research was conducted by qualitative framing analysis method using a library study
approach. The analytical methods used in this research is framing of William A. Gamson and Andre
Modigliani. The result of the study shows different framing. Tirto framing show Reynhard Sinaga rape
case was not related to his background as homosexual. But, in Tribunnews framing, Reynhard Sinaga
criminal case was related to his sexual orientation as homosexual. Tribunnews framing show Reynhard
Sinaga rape case background related to his private life. For Tirto, the most important thing is to protect
eye witness and victim. Click bait in online digital has been common in Tribunnews, not in Tirto. It
means Tribunnews try to get attention from audience by using click bait.

Keywords: Framing Analysis, Sexual Abuse, Reynhard Sinaga, Tirto, Tribunnews

ABSTRAK

Penelitian ini dimulai dari kejadian yang menjadi perhatian pada permulaan tahun 2020, yaitu mengenai
pemerkosaan yang menyeret nama Reynhard Sinaga, warga negara Indonesia yang berada di Inggris.
Diinformasikan bahwa pemerkosaan yang dilakukan tersebut merupakan kasus pemerkosaan terbesar di
Inggris. Tirto dan Tribunnews, dua media daring terkemuka di Indonesia yang memberitakan kasus
perkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga dalam porsi yang berlimpah dengan judul yang umpan klik.
Riset ini menggunakan metode analisis framing kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Metode
analisis yang digunakan adalah framing dari William A. Gamson dan Andre Modigliani. Temuan riset
ini menunjukan adanya perbedaan bingkai antara kedua media. Tirto membingkai kasus yang dilakukan
Reynhard Sinaga berkaitan dengan latar belakang seksualnya sebagai homoseksual. Sedangkan
Tribunnews justru membingkai kasus ini karena dilatarbelakangi orientasi seksual pelaku. Tribunnews
bahkan membingkai kasus perkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga berkaitan dengan kehidupan
pribadinya. Sebaliknya Tirto justru mendepankan bingkai bahwa saksi dan korban perlu mendapat
perlindungan. Framing Tribunnews ini memperlihatkan fenomena umpan klik untuk meraih kunjungan
pembaca yang tinggi, demi mendapatkan iklan.

Kata kunci : Analisis Framing, Kekerasan Seksual, Reynhard Sinaga, Tirto, Tribunnews

Pendahuluan mengkonstruksi realitas berdasarkan versi


Media dianggap sebagai institusi yang mereka sendiri. Kellner mengungkapkan
kuat dalam memengaruhi opini dan pikiran bahwa media membantu bagaimana publik
publik terkait isu tertentu. Media juga melihat dunia dan mengevaluasi nilai baik

E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press


63 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

dan buruk, positif, dan negatif (Hilde & 200 orang dan divonis seumur hidup oleh
Kellner, 1996). pengadilan Inggris telah ditangkap sejak
Pada hakikatnya media massa 2017. Akan tetapi media Inggris baru
mempunyai peran sebagai penghantar dalam mengungkap kasusnya setelah hukuman
menyebarkan beragam pengetahuan, diputuskan pada penghujung Desember 2019.
melakukan aktivitas di area publik yang dapat Di Indonesia, fenomena orientasi
dijangkau anggota masyarakat secara seksual sesama jenis saja sudah
terbuka, leluasa, umum, dan mudah, serta dianggap sebagai suatu bentuk
interaksi antara pengirim dan penerima setara penyimpangan, apalagi kasus berupa
dan sama, juga dapat merengkuh lebih banyak pemerkosaan terhadap sesama jenis.
orang daripada institusi lainnya (McQuail, Meskipun kejadiannya di luar negeri, yakni
2010). Inggris, tetapi pelaku pelecehan seksual itu
Seiring dengan perkembangan adalah Reynhard Sinaga, seorang Warga
teknologi, internet membangun peluang Negara Indonesia (WNI) sehingga kasus
penyajian berita yang bersifat daring atau tersebut menjadi berita yang sangat viral di
dikenal dengan online. Situs berita daring saat Indonesia, bahkan menghebohkan dunia
ini didominasi oleh pembaca karena karena diduga korbannya berjumlah ratusan.
kemudahan, kecepatan akses, dan dekat Kasus Reynhard Sinaga ini akhirnya marak
dengan pembaca, yang merupakan korelasi diberitakan oleh media massa di Indonesia,
logis dari kemajuan teknologi komunikasi. mulai dari media cetak, media elektronik,
Pada awal bulan Januari 2020, hingga media daring. Menurut pengamatan
Indonesia menjadi pembicaraan di kancah peneliti lebih dari satu pekan, media daring
internasional dengan adanya berita perkosaan membahas kasus ini dengan menggunakan
di Inggris yang pelakunya merupakan seorang diksi yang multitafsir.
mahasiswa doktoral asal Indonesia, Reynhard Sementara itu di Indonesia, yang
Sinaga. Kedua negara ramai memberitakan seharusnya membuat produk jurnalistik
kasus ini. Pengadilan Inggris mengemukakan informatif, kritis, dan edukatif dengan
bahwa ini merupakan kasus pemerkosaan ketentuan dari Kode Etik Jurnalistik yang
oleh perseorangan terbesar dalam sejarah mengharuskan produk jurnalistik seimbang
dunia berdasarkan banyaknya korban. dan faktual, banyak berita malah berbias
Kronologi pemerkosaan berlangsung dan gender dan victim blaming yang menambah
tahapan pengadilan dijelaskan dengan detail buruk perspektif masyarakat terhadap para
oleh media Inggris, salah satunya BBC. penyintas.
Reynhard yang terbukti memperkosa hampir
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 64

Penelitian Ayu Erivah Rossy dan dilakukan oleh Muji Rahayu dan Herlina
Umaimah Wahid di media daring Detik.com Agustin menunjukkan bahwa Tirto adalah
menunjukkan pada dasarnya berita perkosaan media yang memiliki perhatian tentang isu
lebih menekankan unsur fakta dan informasi. kekerasan seksual. Penelitian keduanya
Hal ini dapat dilihat dari hasil yang menunjukan bahwa Tirto menjadikan berita
didapatkan bahwa penulisan tema kronologis tentang hal ini menjadi relevan untuk disorot
tindak perkosaan yang terjadi mendominasi karena isu ini menjadi isu yang krusial di
dalam pemberitaan perkosaan di media ini. Indonesia. Selain itu, Tirto adalah media
Tema kronologis dimaksudkan untuk berbasis analisis media dan data yang
menjelaskan atau menceritakan dengan detil menggunakan sumber-sumber dengan
tindak pemerkosaan, yang menunjukan kredibilitas tinggi (Rahayu & Agustin, 2019).
masalah kesenjangan relasi kuasa antara laki- Sejurus dengan penelitian di atas, penelitian
laki dengan perempuan (Rossy & Wahid, ini juga mengangkat konstruksi pemberitaan
2016). media tentang kekerasan seksual. Bedanya
Dengan mengetik keyword Reynhard Muji Rahayu dan Herlina Agustin meneliti
Sinaga di mesin pencari internet, maka berita tentang kekerasan seksual
artikel-artikel yang keluar dari media heteroseksual yang dialami oleh perempuan,
Indonesia sebagian besar bersifat clickbait sedangkan penelitian ini adalah kasus
yang menyelidiki hal-hal di luar konteks perkosaan yang terjadi dalam ranah orientasi
kasus perkosaan, dari mulai “selfie ganteng”, homoseksual.
gawai yang dimiliki, hingga rumah baru Penelitian yang dilakukan oleh I Gusti
orang tuanya. Ayu Sri Hartari, Ni Made Ras Amanda
Perkara ini pun diinterpretasi secara Gelgel, dan Ni Luh Ramaswati Purnawan
beragam oleh sejumlah media daring mengungkapkan bahwa Tribunnews.com
Indonesia, diantaranya adalah Tirto dan merupakan media online terpopuler dengan
Tribunnews. Peneliti memilih portal berita jumlah pengunjung terbanyak. Tribunnews
Tirto sebagai obyek penelitian dikarenakan mempunyai kemampuan pemberitaan yang
untuk kategori media yang masih baru dan cepat dan segar karena ditunjang oleh 28
muda, Tirto dapat menduduki posisi yang Tribun network dan dengan nyaris 500
populer di Indonesia. Dalam penghitungan wartawan dan. Ini memberikan kapasitas bagi
ranking situs internet Alexa menyebutkan Tribunnews dalam menampilkan informasi
bahwa Tirto ada di peringkat ke-52 sebagai secara aktual dan menjadi media daring
website atau situs yang kerap dikunjungi dengan banyak pengunjung. Penelitian
warga Indonesia. Menurut penelitian yang mereka menunjukan bahwa dalam berita
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
65 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

kekerasan seksual Tribunnews.com memiliki Untuk menganalisis suatu berita, secara


kecenderungan menggunakan pilihan kata garis besar dapat dilakukan dengan analisis
yang berbias pada penulisan berita kekerasan teks (termasuk analisis framing) dan wacana
seksual (Hartari et al., 2018) kritis. Penelitian ini akan menggunakan
Semenjak kasus Reynhard Sinaga analisis framing yang termasuk ke dalam
menjadi perbincangan, Tribunnews menjadi paradigma konstruktivisme. Proses framing
portal berita daring yang banyak menjadikan media massa sebagai forum
memberitakan kasus tersebut. Namun berita- dimana informasi tentang masalah tertentu
berita yang disajikan menunjukkan indikasi diperebutkan dalam suatu perang simbolik
inkonsistensi dan tidak fokus hanya pada antara berbagai pihak yang sama-sama
kasus. Tribunnews terkesan membela pelaku menginginkan pandangannya didukung oleh
dengan menyebutkan kebaikan menurut para pembaca. Secara garis besar, framing
pendapat rekannya, ketampanan, dan betapa merupakan seleksi dan penekanan aspek-
pandainya Reynhard selama menempuh aspek realitas melalui beberapa cara seperti
pendidikan. Hal ini yang akan coba dikaji penempatan (kontekstual), pengulangan,
lebih lanjut dalam riset ini. implikasi terhadap karakter budaya,
Nikodemus Niko dan Alfin Dwi generalisasi, simplifikasi, dan sebagainya.
Rahmawan (2020) meneliti kasus Reynhard Tujuannya adalah untuk membuat aspek-
Sinaga dalam perpektif sosiologi. Keduanya aspek tertentu dari realitas yang diwacanakan
menyatakan bahwa masyarakat di tanah air menjadi lebih terlihat, dimengerti, dan
kebanyakan masih berpikir bahwa perbuatan impresif untuk publik. Framing juga memilih
kriminal pemerkosaan bersangkutan erat beberapa aspek realitas yang dirasakan dan
dengan seksualitas. Seksualitas Reynhard membuatnya lebih menonjol dalam teks
sebagai homoseksual lebih banyak dikutuk komunikasi dengan cara mempromosikan
dan dikecam dibanding perbuatan kriminal definisi masalah tertentu.
yang dilakukannya. (Niko & Rahmawan, Penelitian yang dilakukan Diah
2020). Permata Sari menjabarkan pada sudut
Berdasarkan latar belakang di pandang komunikasi, analisis framing
atas, rumusan masalah dalam riset ini adalah dipakai untuk mengulas sistem atau ideologi
bagaimana konstruksi berita perkosaan media saat mengkonstruksikan fakta. Dengan
Reynhard Sinaga di Tirto dan Tribunnews? penetapan juga pengulangan gambar dan
Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui kata, maka menguatkan kata-kata dan visual
konstruksi berita perkosaan Reynhard Sinaga images yang merujuk pada beberapa isu.
di Tirto dan Tribunnews. Frame bekerja agar beberapa ide lebih
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 66

dominan di dalam teks, atau setidaknya yang sebagian besar oleh hasil atau efeknya. Ketika
lain tidak lebih menonjol, sehingga tidak media membingkai, yang terjadi adalah
terlihat samasekali. Namun, frame tidak memilah beberapa aspek dari realitas yang
menyingkirkan semua inkonsistensi dirasakan dan membuatnya lebih dominan
informasi, sehingga teks tak terelakkan dapat dalam komunikasi teks untuk
berisi beberapa data yang janggal. Namun mempromosikan interpretasi suatu masalah,
dengan penempatan, pengulangan, dan interpretasi kausal, evaluasi moral, dan / atau
memperkuat implikasi satu sama lain, kata- rekomendasi penyelesaian (Reese, 2008).
kata atau image yang terbentuk menjadikan Pengaplikasian judul artikel click bait
sebuah interpretasi pokok lebih bisa terlihat, kerap dipakai oleh media - media daring
dimengerti dan impresif daripada yang untuk menarik atensi pembaca dengan
lainnya (Imawan, 2006). mengusik rasa ingin tahu yang muncul akibat
Pamela J. Shoemaker dan Stephen adanya ketimpangan informasi antara apa
Reese menyebutkan bahwa substansi media yang pembaca ketahui dan apa yang ingin
pada dasarnya adalah konstruksi sosial, dan pembaca ketahui. Penggunaan judul dengan
dengan demikian tidak pernah dapat strategi naratif dengan memberikan informasi
menemukan analoginya dalam beberapa tolok yang tidak utuh atau bahkan ambigu untuk
ukur eksternal. Isi media dianggap sebagai mengusik rasa ingin tahu yang kemudian
sebuah "cermin" dari realitas. Distorsi dalam menggiring pembaca supaya melakukan klik
pengertian ini menjadi tidak relevan; realitas judul artikel untuk membaca lebih lanjut
sosial memiliki makna tersendiri. Realitas artikel tersebut untuk memenuhi rasa
yang dibangun oleh media telah mengambil keingintahuannya. Judul artikel click bait
tempatnya berdampingan dengan konstruksi sering kali berfokus pada topik selebritis,
sosial lainnya, seperti penyakit mental, rumor, bahkan ada yang tidak memiliki nilai
kriminalitas, seksualitas, jenis kelamin, ras, berita sama sekali. Tujuan utama dari
dan identitas lain yang tidak lagi dianggap penggunaan judul artikel click bait adalah
"alami". Jika isi media adalah sebuah supaya statistik kunjungan meningkat yang
konstruksi, maka untuk memahami selanjutnya digunakan untuk memperoleh
bagaimana media mengemas berita perlu pendapatan melalui iklan (Hadiyat, 2019).
memahami paradigma konstruktivisme
(Shoemaker & Reese, 2013). Metode Penelitian
Sejumlah definisi telah diajukan untuk Jenis penelitian ini adalah deskriptif
menyempurnakan konsep framing. Menurut kualitatif, dengan paradigma konstruktivistik.
Robert Entman, sebuah framing ditentukan
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
67 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pandangan, melainkan lebih jauh membuat
pengumpulan dokumentasi. pendapat atau gagasan tampak benar, abash,
Teknik analisis menggunakan analisis dan demikian adanya. Lewat aspek penalaran
model framing William A. Gamson dan Andre tersebut, khalayak akan menerima pesan itu
Modigliani, dengan argumen bahwa model ini sehingga tampak sebagai kebenaran, alamiah
yang sesuai untuk menjawab pertanyaan dan wajar. Sebaliknya, kalau dalam suatu teks
penelitian ini. tidak terdapat elemen penalaran demikian,
Gamson dan Modigliani menyebutkan gagasan akan tampak aneh, tidak beralasan
tentang dua perangkat dalam analisis framing. dan orang dengan mudah mempertanyakan
Pertama, framing device (perangkat framing), pesan atau gagasan tersebut (Eriyanto, 2002).
yaitu perangkat yang berhubungan dan
berhubungan langsung dengan ide dasar atau Hasil Penelitian dan Pembahasan
bingkai yang ditonjolkan dalam teks berita. Dalam penelitian ini yang menjadi
Perangkat framing ini ditandai dengan subjek penelitiannya adalah berita-berita
pemakaian kata, kalimat, grafik atau gambar perkosaan oleh Reynhard Sinaga yang dimuat
dan metafora tertentu (Eriyanto, 2002). dalam Tirto dan Tribunnews dengan objek
Gamson dan Modigliani menyebutkan penelitiannya adalah kecenderungan konten-
tentang lima perangkat analisis ini yaitu konten pemberitaan kasus perkosaan.
gambar visual (visual images), metaphora Sehubungan dengan tujuan penelitian ini
(metaphor), slogan (catchphrases), yaitu mengetahui dan menggambarkan
penggambaran (depiction), dan contoh kecenderungan konten pemberitaan
(exemplar). Lima perangkat ini sering perkosaan yang dimuat di media online Tirto
digunakan oleh media untuk dan Tribunnews, maka peneliti membuat
mengembangkan bingkai media sebagai kategorisasi framing pada berita-berita yang
bagian dari cerita, dengan pengecualian pada diteliti.
perangkat slogan yang tidak terlalu sering 1. Framing Tirto
muncul (Zoch, 2008) Tirto memberikan perhatian terhadap
Kedua, reasoning device (perangkat kasus yang melibatkan Reynhard Sinaga
penalaran) yaitu sebuah gagasan tidak hanya sejak mula kasus ini menjadi pemberitaan di
memuat kata atau kalimat, gagasan itu juga berbagai media massa di Inggris. Tirto
selalu ditandai oleh dasar pembenar tertentu, banyak menggunakan sumber dari media
alasan tertentu dan sebagainya. Dasar yang terbit di Inggris seperti Guardian, BBC
pembenaran dan penalaran tersebut bukan dan The Telegraph sebagai sumber berita,
hanya menguatkan suatu gagasan atau yang kemudian dilengkapi dengan pencarian
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 68

informasi tentang Reynhard Sinaga kepada oleh Tirto mengenai kasus perkosaan yang
orang-orang yang berada di Indonesia. melibatkan Reynhard Sinaga.
Berikut ini adalah berita yang dipublikasikan
Tabel 1: Berita Tirto.id tentang Reynhard Sinaga
No Judul Berita Tautan Tanggal Ket
Berita
1 Kasus Reynhard Sinaga Jadi https://tirto.id/eq9S 7 Januari 2020 Ilustrasi kekerasan
Pemerkosaan Terburuk di Sejarah Inggris seksual
2 Polri akan Cek Catatan Kriminal https://tirto.id/erba 7 Januari 2020 Visual Sexual Abuse
Pemerkosa Reynhard Sinaga
3 Reynhard Sinaga, Pemerkosa Paling https://tirto.id/eq97 7 Januari 2020
Jahat di Inggris dari Indonesia
4 Reynhard Sinaga, Pemerkosa 136 Pria di https://tirto.id/eq9o 7 Januari 2020 Lukisan tentang
Inggris Dihukum Seumur Hidup Tahun kekerasan seksual
2015 Ini
5 Kasus Reynhard Sinaga: Kekerasan https://tirto.id/erci 8 Januari 2020 Foto Reynhard
Seksual Tak Kenal Orientasi Seks
6 Skema Kejahatan Reynhard Sinaga dan https://tirto.id/skem 15 Januari Infografis kejahatan
Faktor 'Kecerdasan' a-kejahatan- 2020 seksual Reynhard
reynhard-sinaga-
dan-faktor-
kecerdasan-erBt

Berdasarkan pemberitaan yang dibuat kekerasan adalah tuduhan yang tidak


oleh Tirto, framing berita media daring ini berdasar. Contoh yang diberikan Tirto ini
bisa diuraikan sebagai berikut: adalah sebuah kutipan langsung dengan
a. Kejahatan Reynhard Sinaga Tidak narasumber Ryan Kobarri, ketua Arus
Berkaitan dengan Orientasi Seksual Pelangi, sebuah organisasi organisasi yang
Tirto membingkai kejahatan seksual fokus dalam advokasi LGBT.
yang dilakukan Reynhard Sinaga dalam Contoh yang lain ditulis Tirto dengan
perangkat framing dan perangkat penalaran mengutip sebuah tweet di Twitter dari Co-
sebagai tindak kriminalitas yang tidak Director Hollaback! Jakarta, Anindya
berkaitan dengan orientasi seksualitas yang Restuviani dalam kutipan langsung, “Setiap
homoseksual. Pada perangkat framing kali saya melihat cuitan di Twitter yang
(framing devices), hal ini bisa dianalisis menyerang LGBT saat membahas soal
sebagai berikut. Dalam berita berjudul Kasus pemerkosa Reynhard membuat saya mau
Reynhard Sinaga: Kekerasan Seksual Tak menampar mereka dengan sekitar 407 ribu
Kenal Orientasi Seks, secara jelas Tirto kasus kekerasan seksual di Indonesia dengan
memberikan contoh (exemplar) sebagai mayoritas pelakunya adalah laki-laki
berikut, kejahatan Reynhard tidak ada heteroseksual.”
hubungannya dengan orientasi seksualnya. Dalam berita yang sama, Tirto
Menganggap homoseksual sebagai pelaku menggambarkan (depiction) pembelaan pada
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
69 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

homoseksualitas dengan menyebutkan bahwa bahwa reaksi masyarakat yang malah


diskriminasi yang berdampak pada menyoroti orientasi seksual Reynhard Sinaga
generalisasi kelompok homoseksual lain. yang terjadi di media massa Indonesia
Metafora yang dilekatkan kepada Reynhard menunjukkan sikap diskriminasi dan menjadi
Sinaga oleh Tirto adalah predator seksual hal yang tak adil.
berantai jahat. Metafora ini ditulis Tirto b. Perlindungan Korban yang Masih
berdasarkan kutipan langsung pernyataan Kurang di Indonesia
Hakim Suzanne Goddard QC yang Kasus kriminalitas yang dilakukan oleh
menyebutkan "Reynhard Sinaga adalah Reynhard Sinaga memang terjadi di Inggris.
seorang predator seksual berantai jahat, yang Meskipun demikian Tirto membingkai kasus
memangsa para pria muda,". Metafor ini bisa ini adalah perspektif perlindungan terhadap
dijumpai dalam berita berjudul Reynhard korbam yang masih kurang di Indonesia.
Sinaga, Pemerkosa 136 Pria di Inggris Tirto membandingkan dengan perlindungan
Dihukum Seumur Hidup. korban di Inggris. Framing Tirto ini bisa
Tirto berusaha melepaskan orientasi dijumpai dalam contoh yang dikutip Tirto
seksual Reynhard Sinaga. Tirto secara jelas dari penelitian Susan McDonald dan Adamira
menggambarkan (depiction) bahwa Reynhard Tijerino. Penelitian keduanya yang berjudul
Sinaga sebagai pemerkosa paling jahat, Male Survivors of Sexual Abuse and Assault
sebagaimana bisa ditemui dalam judul berita (2013) menjadi contoh rujukan Tirto. Mereka
Pemerkosa Paling Jahat di Inggris dari melakukan wawancara terhadap tujuh korban
Indonesia. yang mau diwawancarai, dua orang merasa
Tirto melengkapi perangkat framing malu, dan lima lainnya yakin (jika mereka
tentang kejahatan yang dilakukan oleh bicara) mereka tak akan dipercaya. Hal itulah
Reynhard Sinaga yang tidak seharusnya yang menyebabkan korban memilih bungkam
dikaitkan dengan orientasi seksual dengan dan memendam peristiwa itu. Contoh ini bisa
lukisan abstrak yang menampilkan seorang dijumpai dalam berita berjudul Skema
perempuan yang dikepung beberapa tangan. Kejahatan Reynhard Sinaga dan Faktor
Alih-alih menampilkan laki-laki, Tirto justru 'Kecerdasan'.
menampilkan perempuan. Contoh yang menjadi perangkat
Perangkat penalaran (reasoning device) framing Tirto ini dibandingkan dengan kasus
yang terlihat dalam pemberitaan Tirto adalah perkosaan yang terjadi di Indonesia. Dalam
menyatakan bahwa kejahatan seksual bisa berita berjudul Kasus Reynhard Sinaga:
dilakukan oleh siapapun tanpa memandang Kekerasan Seksual Tak Kenal Orientasi Seks,
orientasi seksualnya. Tirto menyebutkan Tirto beberapa contoh gagalnya perlindungan
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 70

korban di Indonesia. Pertama, salah satu dalam berita berjudul Reynhard Sinaga,
kasus pengungkapan kasus prostitusi online Pemerkosa Paling Jahat di Inggris dari
yang menyeret nama artis dengan inisial VA Indonesia.
di Jawa Timur, justru aparat yang Dalam berita di atas, Tirto mengutip
mengungkapkan namanya. Padahal, saat itu pernyataan pengacara Reynhard Sinaga yang
status mereka masih menjadi saksi. Kedua, menyebutkan metafor bahwa apa yang
Tak hanya itu,sejumlah korban kekerasan dilakukan oleh "fantasi bermain peran."
seksual di Indonesia justru menjadi korban Masih dalam berita ini, Tirto mengutip
ganda akibat hukum yang masih belum pernyataan hakim yang memvonis Reynhard
berpihak kepada korban. Baiq Nuril Sinaga yang menyebutkan demikian, “Anda
merupakan salah satu contohnya. Baiq Nuril adalah individu berbahaya... yang tidak akan
selaku korban kekerasan seksual justru pernah aman untuk dilepaskan.”.
dituntut oleh pelakunya menggunakan Tirto melengkapi perangkat framing
Undang-undang Informasi dan Transaksi tentang perlunya perlindungan korban dengan
Elektronik. Ketiga, korban pemerkosaan di infografis tentang kejahatan yang dilakukan
Jambi, WA (15), justru dijerat pasal aborsi oleh Reynhard Sinaga.
akibat dari pengguguran yang dilakukan dia Sedangkan dalam perangkat
selepas pemerkosaan oleh kakak penalarannya, Tirto menyebutkan bahwa apa
kandungnya. yang dilakukan oleh pemerintah, aparat
Tirto menggambarkan kejahatan yang keamanan dan media di Inggris menjadi
dilakukan Reynhard Sinaga sebagai "the most bentuk perlindungan terhadap korban. Media
prolific rapist” dalam berita berjudul Polri di Inggris dan aparat keamanan sangat
akan Cek Catatan Kriminal Pemerkosa berhati-hati dalam menyebutkan identitas
Reynhard Sinaga. Dalam berita berjudul korban, bahkan inisial korban pun
Kasus Reynhard Sinaga Jadi Pemerkosaan diberitakan. Hal ini berbeda dengan media
Terburuk di Sejarah Inggris, Tirto massa di Indonesia yang cenderung
menggambarkan Reynhard Sinaga menampilkan identitas korban secara terang-
pemerkosa paling produktif dalam sejarah terangan.
hukum Inggris".
Sosok Reynhard Sinaga, menurut Tirto, 2. Framing Tribunnews
digambarkan oleh para korbannya sebagai Berita yang disampaikan Tribunnews
pria kecil yang tersenyum dalam kacamata terhadap kasus yang melibatkan Reynhard
berbingkai hitam, yang tampak tidak Sinaga banyak menggunakan sumber dari
berbahaya. Penggambaran ini bisa ditemui media Indonesia seperti BBC News Indonesia
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
71 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

dan wawancara pencarian informasi dengan dipublikasikan oleh Tribunnews mengenai


orang-orang di sekitar Reynhard sebagai kasus perkosaan yang melibatkan Reynhard
sumber berita. Berikut ini adalah berita yang Sinaga.
Tabel 2: Berita tribunnews.com tentang Reynhard Sinaga
No Judul Berita Tautan Tanggal Ket
Berita
1 Divonis Seumur Hidup, Intip Kemewahan tribunnews.com/reynhard/1 8 Januari Swafoto
Reynhard Sinaga, Predator Seksual Puluhan 2020 Reynhard
Pria Inggris
2 Reynhard Sinaga, Dikenal Pintar Saat tribunnews.com/reynhard/2 7 Januari Swafoto
Kuliah di UI dan Mudah Bergaul, Lahir dari 2020 Reynhard
Keluarga Mapan
3 Foto-Foto Rumah Reynhard Sinaga di tribunnews.com/reynhard/3 8 Januari Foto rumah
Depok, Rumah Pemerkosa Berantai 2020 Reynhard
Gemparkan Inggris, Viral
4 Sejak Kapan Reynhard Sinaga Terjerumus tribunnews.com/reynhard/4 8 Januari
Penyuka Sesama Jenis? Semua Berawal dari 2020
Kisah Tahun 2015 Ini
5 Reynhard Sinaga, Dikenal Pintar Saat tribunnews.com/reynhard/5 7 Januari Foto Reynhard
Kuliah di UI dan Mudah Bergaul, Lahir dari 2020
Keluarga Mapan
6 Reynhard Sinaga Sempat Mengaku Bekerja tribunnews.com/reynhard/6 9 Januari Swafoto
di Man United, Manajemen Sanggah Rumor 2020 Reynhard
Tersebut

Berdasarkan pemberitaan yang dibuat Reynhard memberi tahu seorang teman


oleh Tribunnews, framing berita media daring tentang 'pengalamannya' dengan seorang
ini bisa diuraikan sebagai berikut: pemuda. Contoh yang dijelaskan Tribunnews
a. Mengungkap Orientasi Seksual ini adalah rincian pesan teks Reynhard
Reynhard adalah Pangkal Persoalan kepada teman-temannya melalui aplikasi
Tribunnews membingkai kejahatan whatsapp yang dirangkum dari portal berita
seksual yang dilakukan Reynhard Sinaga Inggris yaitu Manchester Evening News.
dalam perangkat framing dan perangkat Contoh yang lain ditulis Tribunnews adalah
penalaran sebagai tindak kriminalitas yang Reynhard Sinaga mengirim pesan itu kepada
berkaitan dengan orientasi seksualitas yaitu teman-temannya hanya beberapa jam setelah
homoseksual. Pada perangkat framing membius dan memperkosa seorang pria.
(framing devices), hal ini bisa dianalisis Dalam berita yang sama, Tribunnews
sebagai berikut. Dalam berita yang berjudul menggambarkan (depiction) terhadap
Sejak Kapan Reynhard Sinaga Terjerumus homoseksualitas yang menjadi akar kejahatan
Penyuka Sesama Jenis? Semua Berawal dari dengan menyebutkannya sebagai berikut,
Kisah Tahun 2015 Ini, secara jelas Reynhard Sinaga terjerumus ke dunia
Tribunnews memberikan contoh (exemplar) penyuka sesama jenis hingga klimaksnya jadi
sebagai berikut, Pada awal tahun 2015, predator seksual. Penggambaran fakta yang
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 72

diberikan Tribunnews menggunakan ditambah reaksi masyarakat yang tertarik


pemilihan kata terjerumus yang memiliki menyorot orientasi seksual Reynhard Sinaga.
konotasi negatif. Kata ‘terjerumus’ memiliki b. Mengungkap Ranah Pribadi Reynhard
arti dalam kelas verba atau kata kerja dapat Sinaga
menyatakan suatu tindakan atau pengalaman Tribunnews membingkai tragedi kasus
yang berarti jatuh dalam kesengsaraan. kriminalitas yang dilakukan oleh Reynhard
Metafora yang ditulis Tribunnews yang Sinaga ini sebagai sesuatu yang entertaining
disebutkan yaitu seperti menyiratkan atau menghibur masyarakat. Tribunnews
Reynhard telah meyakinkan pria straight banyak mengungkap hal-hal pribadi yang
'lain' untuk bergabung dengannya di tempat lebih pantas disebut gosip dibandingkan
tidur. Metafor ini bisa dijumpai dalam berita dengan berita. Framing Tribunnews ini bisa
berjudul Sejak Kapan Reynhard Sinaga dijumpai dalam berita-beritanya. Mereka
Terjerumus Penyuka Sesama Jenis? Semua melakukan wawancara terhadap orang-orang
Berawal dari Kisah Tahun 2015 Ini. terdekat Reynhard. Wawancara ini dapat
Tribunnews berusaha mengaitkan ditemui pada beberapa berita yang diangkat
orientasi seksual Reynhard Sinaga sebagai Tribunnews.
akar penyebab perbuatan kriminal yang Contoh yang menjadi perangkat
dilakukannya. Tribunnews secara jelas framing Tribunnews dalam berita berjudul
menggambarkan (depiction) bahwa Divonis Seumur Hidup, Intip Kemewahan
homoseksual menjadikannya predator Reynhard Sinaga, Predator Seksual Puluhan
seksual. Pria Inggris. Alih-alih mengungkap kasus
Tribunnews melengkapi perangkat kriminalitas Reynhard, Tribunnews justru
framing tentang kejahatan yang dilakukan mengangkat kehidupannya yang mewah.
oleh Reynhard Sinaga dikaitkan dengan Berita lain yang mengungkap hal ini berjudul
orientasi seksual dengan mengungkap pesan Foto-Foto Rumah Reynhard Sinaga di
teks Reynhard kepada teman-temannya Depok, Rumah Pemerkosa Berantai
mengenai penggunaan obat bius pada pria Gemparkan Inggris, Viral. Dalam beritanya,
yang ditemuinya. Tribunnews membahas gaya hidup Reynhard
Perangkat penalaran (reasoning device) yang mewah yang dibuktikan dengan banyak
yang terlihat dalam pemberitaan Tribunnews ia mengunjungi klub-klub malam, berpindah
adalah menyatakan orientasi seksual dapat ke berbagai apartemen di Manchester, dan
menjadi penyebab seseorang melakukan bergonta-ganti pasangan.
kekerasan seksual terhadap orang lain, Kehidupan pribadi Reynhard Sinaga
dikaitkan dengan menggambarkannya dalam
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
73 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

depiction predator seksual. Selain itu keluarga kaya dan sekaligus sosok yang
Tribunnews juga membuat metafora bahwa pintar.
kejahatan yang dilakukan oleh Reynhard Sedangkan dalam perangkat
Sinaga sebagai pemerkosa berantai. Metafora penalarannya, Tribunnews cenderung
ini menunjukan bahwa kejahatan yang menampilkan karakter pribadi Reynhard saat
dilakukan oleh Reynhard Sinaga terjadi bersama teman-temannya dan keluarganya.
secara berurutan. Perangkat penalaran ini ditampilkan untuk
Tidak hanya mengungkap menunjukan bahwa faktor latar belakang
kemewahannya, Tribunnews juga mulai kehidupan pribadi keluarga memiliki kaitan
mengulik dan mengungkap tempat kerja dengan kejahatan yang dilakukan oleh
Reynhard Sinaga sebagai exemplar untuk Reynhard Sinaga.
memperkuat framing tentang latar belakang
pribadinya. Exemplar yang dibuat oleh 3. Faktor-faktor Framing: Jurnalisme
Tribunnews adalah bahwa Reynhard Sinaga Online Mengejar Traffic
sempat mengaku pernah bekerja di salah satu Pemberitaan tentang kasus kejahatan
klub sepak bola yaitu Manchester United, Reynhard Sinaga dibingkai dalam perangkat
meskipun pada akhirnya rumor itu ditolak pembingkaian dan perangkat penalaran yang
oleh manajemen terkait. berbeda oleh Tirto dan Tribunnews. Tirto
Selanjutnya exemplar lain adalah membingkai kasus ini dengan tidak
bahwa sosok Reynhard Sinaga, menurut mengaitkan kejahatan yang dilakukan
Tribunnews yang digambarkan oleh teman- Reynhard Sinaga dengan orientasi
temannya sebagai pria ramah, pintar, tidak seksualnya. Sebaliknya, Tribunnews justru
memilih-milih teman, dan rajin beribadah membingkai kejahatan Reynhard Sinaga
yang tampak tidak berbahaya. Penggambaran dalam relasinya dengan orientasi seksualnya.
ini bisa ditemui dalam berita berjudul Tribunnews bahkan membingkai relasi
Reynhard Sinaga, Dikenal Pintar Saat Kuliah ini dalam judul yang click bait seperti ini
di UI dan Mudah Bergaul, Lahir dari Sejak Kapan Reynhard Sinaga Terjerumus
Keluarga Mapan. Penyuka Sesama Jenis? Semua Berawal dari
Tribunnews melengkapi perangkat Kisah Tahun 2015 Ini. Judul yang seperti ini
framing tentang kemewahan Reynhard menunjukan fenomena yang dinyatakan oleh
Sinaga dengan visual image berupa foto-foto Pamela J. Shoemaker dan Stephen D. Reese
rumah keluarganya dan foto kelulusan bahwa teknologi internet memungkinkan
Reynhard Sinaga. Foto ini ditampilkan untuk organisasi media dan pengiklan untuk secara
menunjukan Reynhard Sinaga berasal dari tidak mencolok menangkap informasi tentang
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 74

penggunaan berita, konten hiburan, dan iklan Pemberitaan Tribunnews menunjukan


oleh pemirsa. Waktu yang dihabiskan, jumlah adanya fenomena jurnalisme online yang
klik, dan tampilan halaman memungkinkan mengejar jumlah pengunjung pembaca di
organisasi untuk secara langsung mengukur situs berita. Semakin banyak pembaca yang
beberapa dimensi minat audiens pada konten berkunjung maka semakin tinggi pula jumlah
dan iklan. Lebih penting lagi, sebuah pengiklan yang bisa didapatkan.
organisasi berita sebagai hasil dari informasi
ini dapat menyesuaikan kontennya untuk Penutup
penggunanya, atau pelanggannya Tirto dan Tribunnews membingkai
(Shoemaker & Reese, 2014). kejahatan yang dilakukan oleh Reynhard
Faktor dari ekstramedia terutama dari Sinaga dalam pembingkaian yang berbeda.
pemasang iklan dan audiens inilah yang Tirto membingkai kasus perkosaan yang
menjadi faktor jurnalisme online yang dilakukan Reynhard Sinaga tidak berkaitan
dikemas untuk mendapatkan impresi tinggi dengan orientasi seksualnya sebagai
dari pembaca media berplatform internet. homseksual. Tirto juga membingkai tentang
Pada masa media pra internet, respon dari perlunya perlindungan hukum terhadap saksi
pembaca terhadap isi pemberitaan tidak bisa dan korban dalam kasus perkosaan.
terjadi secara langsung (Shoemaker & Reese, Sebaliknya, Tribunnews mengemas
2014). Di era internet, pembaca bisa bingkai tentang kejahatan Reynhard Sinaga
menanggapi isi berita secara langsung dan sebagai kasus kriminal yang berkaitan dengan
bahkan menyebarkannya melalui media orientasi seksualnya sebagai homoseksual.
sosial. Tribunnews juga membingkai kejahatan
Tirto dan Tribunnews menanggapi hal seksual Reynhard Sinaga sebagai kejahatan
ini secara berbeda. Jika Tribunnews dalam yang terkait dengan kehidupan pibadinya.
perangkat penalaran dan pembingkaiannya Tribunnews banyak menggunakan sumber
mengaitkan kejahatan Reynhard Sinaga dari orang-orang yang berhubungan dengan
dengan latar belakang seksual dan kehidupan latar belakang Reynhard, seperti teman, orang
pribadinya untuk meraih impresi yang tinggi, tua, bahkan asisten rumah tangga untuk
maka Tirto lebih memilih berhati-hati dengan memaparkan kepribadian dan kesehariannya.
tidak mengaitkan kejahatan Reynhard Sinaga Berita yang ditampilkan memperjelas bingkai
dengan latar belakang orientasi seksualnya. bahwa pelaku memiliki kepribadian yang
Tirto juga lebih menekankan pada perlunya baik di mata orang terdekatnya dan tidak
perlindungan terhadap korban yang masih tampak berbahaya samasekali.
kurang diperhatikan di Indonesia.
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
75 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

Dapat disimpulkan juga Tribunnews https://doi.org/10.4324/978131522884


6-3
masih mencari celah hiburan dalam sebuah
peristiwa dengan mengulik kehidupan pribadi Gunter, B. (1984). Mass Communication
Theory: An Introduction. In Social
tersangka kekerasan seksual dibandingkan Science Information Studies (Vol. 4,
berkonsentrasi pada perbuatan kriminalnya Issue 4). https://doi.org/10.1016/0143-
6236(84)90039-5
untuk menarik minat pembaca. Adanya
fenomena click bait untuk mengejar traffic Hadiyat, Y. D. (2019). Clickbait on
Indonesia Online Media. Journal
kunjungan membuat hal ini terjadi. Faktor Pekommas, 4(1), 1–10 .
dari ekstramedia terutama dari pemasang https://doi.org/10.30818/jpkm.2019.20
40101
iklan dan audiens inilah yang menjadi faktor
jurnalisme online yang dikemas untuk Hanitzsch, T. (2001). Teori Sistem Sosial
dan Paradigma Konstruktivisme:
mendapatkan impresi tinggi dari pembaca Tantangan Keilmuan Jurnalistik di Era
media berplatform internet. Informasi Thomas. Jornal Da
Sociedade Das Ciencias Medicas de
Lisboa, 13(Education), 218–229.
Daftar Pustaka https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/
mediator/issue/view/52/showToc
Abdullah, S. N. A. (2019). Analisis Wacana
Sara Mills Tentang Kekerasan Hartari, I. G., Gelgel, N. M., & Purnawan,
Perempuan dalam Rumah Tangga N. L. (2018). Analisis Isi Berita
Studi Terhadap Pemberitaan Media Kekerasan Seksual Tribunnews.Com
Kumparan. Jurnal Dakwah Dan (Periode Berita Desember 2018). 1–
Komunikasi, 4(2), 101. 12.
https://doi.org/10.29240/jdk.v4i2.1236
Hutami, M. F., & Sjafirah, N. A. (2019).
Bagus, R. (2020). Kontruksi Kontruksi Framing Media Online
Sarkasme Media Massa Online Di Tribunnews.Com Terhadap Sosok
Indonesia: Judul Pemberitaan Kasus Perempuan Dalam Berita Video
Pelecehan Seksual Reynhard Sinaga. Pornografi Depok. Jurnal Kajian
LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnalisme, 2(1), 25–43.
Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, https://doi.org/10.24198/kj.v2i1.21072
10(Volume 10), 85–103.
https://doi.org/10.23969/literasi.v10i2. Idrus, N. I., & Fatima, J. M. (2013). Dalam
2227 Siaran Radio SPFM Serta
Dampaknya Harassment And Violence
Eriyanto. (2002). Analisis Framing: Against Women In Makassar City.
Konstruksi, Ideologi dan Politik 2(1), 73–80.
Media. Yogyakarta: LKIS.
Imawan, T. (2006). Politik Infotainment :
Galvin, K. M., Braithwaite, D. O., Schrodt, Siasat Melayakkan Gosip. Jurnal
P., Bylund, C. L., Galvin, K. M., Komunikologi, 3(2), 53–61.
Braithwaite, D. O., Schrodt, P., &
Bylund, C. L. (2018). Family Karman, K. (2013). Media dan Konstruksi
Communication Theories. In Family Realitas. Jurnal Studi Komunikasi Dan
Communication. Media, 16(1), 27.
E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press
Sakhnaz. R. A. A, Fajar. J I Konstruksi Berita Perkosaan Reynhard…. 76

https://doi.org/10.31445/jskm.2012.16 2(1), 115–134.


0102 10.24198/kj.v2i1.21321

Kritzinger, A., & Steenkamp, L. (2006). Reaksi, S. P. (2020). Masyarakat Indonesia


Communication development of a Dalam Reynhard Sinaga. 137–152.
young child with foetal retinoid
syndrome: a seven-year follow-up Reese, S. D. (2001). Prologue–Framing
study. In The South African journal of public life: A bridging model for
communication disorders. Die Suid- media research. Framing Public Life:
Afrikaanse tydskrif vir Perspectives on Media and Our
Kommunikasieafwykings (Vol. 53). Understanding of the Social World,
https://doi.org/10.4102/sajcd.v53i1.198 January 2001, 7–31.

McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Reese, S. D. (2008). Prologue—Framing


Communication Theory 6th Edition. Public Life: A Bridging Model for
Los Angeles: SAGE. Media Research. In S. D. Reese, O.
Gandy, & A. Grant, Framing Public
Muslich, M. (2008). Kekuasaan Media Life : Perspectives on Media and Our
Massa Mengonstruksi Realitas. Jurnal Understanding of the Social World (p.
Budaya Dan Seni, 2(36), 150–158. 10). New Jersey: Lawrence Erlbaum
http://sastra.um.ac.id/wp- Associates, Inc., Publishers.
content/uploads/2009/10/Kekuasaan-
Media-Massa-Mengontruksi-Realitas- Rohmah, R. A. (2017). Potret Wanita Berita
Masnur-Muslich.pdf Kriminal Pemerkosaan Di Media
Online Sindonews.com. Jurnal
Muzakkir, M. (2018). Analisis Framing Pendidikan Rokania, II(2), 247–264.
Dalam Pemberitaan Media. Jurnal
Ilmu Komunikasi, 3(2), 183–196. Rossy, A. E., & Wahid, U. (2016). Analisi
https://doi.org/10.35308/source.v3i2.6 Isi Kekerasan Seksual Dalam
49 Pemberitaan Media
Online Detik.Com. Jurnal
Niko, N., & Rahmawan, A. D. (2020). Komunikasi, 7(2), 152–164.
Supremasi Patriarki: Reaksi https://doi.org/10.24912/JK.V7I2.15
Masyarakat Indonesia Dalam
Menyikapi Narasi Seksualitas Dan Sari, D. P. (2018). Analisis Framing
Perkosaan Kasus Reynhard Sinaga. Pemberitaan Tiga Tahun Pemerintahan
Jurnal Analisa Sosiologi. Joko Widodo dan Jusuf Kalla di
Majalah Gatra. Jurnal Interaksi 2(2),
Prasetyo, D. E. (20016). Analisis Berita 145–156.
Yuyun dan Para Korban Kejahatan
Akibat Minuman Keras di Republika Schement, J. R. (2001). Encyclopedia of
Online edisi 7 Mei 2016. Dunia Communication and Information 3
Komunikasi, 4(3), 127–141. Volumes. New York, Routledge
https://ejournal.ilkom.fisip-
unmul.ac.id/site/?p=2565 Shoemaker, P. J., & Reese, S. D. (2013).
Mediating the message in the 21st
Rahayu, M., & Agustin, H. (2019). century: A media sociology
Representasi Kekerasan Seksual perspective. In Mediating the Message
Terhadap Perempuan Di Situs Berita in the 21st Century: A Media
Tirto.Id. Jurnal Kajian Jurnalisme, Sociology Perspective.

E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press


77 Jurnal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi | Volume: 5 | Nomor: 1 | Edisi Januari 2021 | hlm 62 - 77

https://doi.org/10.4324/978020393043 Vreese, C. H. De. (2005). News Framing:


4 Theory and Typology. Information
Design Journal, 13(1), 51–62.
Shoemaker, P. J., & Reese, S. (2014). https://doi.org/10.1075/idjdd.13.1.06vr
Mediating the Message in the 21st e
Century A Media Sociology
Perspective. New York: Routledge. Zoch, L. M. (n.d.). What’s Really Important
Here?: Media Self-Coverage in the
Susilo, D. (2015). Konstruksi Maskulinitas Susan Smith Murder Trial. In Framing
Dalam Teks Media : Analisis Wacana Public Life : Perspectives on Media
Maskulinitas Dalam Berita and Our Understanding of the Social
Pemerkosaan Di Situs Berita Online. World. New Jersey: Lawrence
International Conference on Erlbaum Associates, Inc., Publishers.
Language, Culture and Society, 1–8.

E-ISSN: 2580-6955 Publisher : UMSU Press