Anda di halaman 1dari 2

Nama : Azzahra Rabi Farandika

Kelas : 2C
Mata Kuliah : PKN
Hak Kewajiban Warga Negara
Wajib ikut dan turut serta dalam usaha pertahanan serta keamanan negara. Wajib
menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) sesama manusia. Wajib ikut dan turut serta dalam
upaya pembelaan negara. Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan
undang-undang.
Hak dan kewajiban warga negara Indonesia diatur dan dijamin dalam Undang-undang Dasar
(UUD) 1945. Hak dan kewajiban ini, dillindungi oleh dasar hukum tertinggi Indonesia, yakni
UUD 1945.
Apa yang dimaksud dengan hak? Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan
sesuatu yang mestinya individu terima atau bisa dikatakan sebagai hal yang selalu
dilakukan dan orang lain tidak boleh merampasnya entah secara paksa atau tidak.
Dalam konteks kewarganegaraan sehari-hari, hak ini berarti warga negara berhak
mendapatkan penghidupan yang layak, jaminan keamanan, perlindungan hukum dan lain
sebagainya.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali contoh hak dan kewajiban sebagai wa rga
negara.
Contoh hak yang paling asasi adalah kemerdekaan memeluk agama dan menjalankan
ibadah sesuai agama tersebut. Pemerintah, menjamin hak tersebut dan memiliki organisasi
untuk mengurusnya.
Sedangkan contoh kewajiban warga negara sehari-hari adalah membayar pajak. Ada
bermacam-macam jenis pajak, Yang paling sering dijumpai adalah Pajak Pertambahan Nilai
atau PPN.
Warga negara wajib membayar PPN saat melakukan transaksi jual beli barang atau jasa
dengan pribadi atau badan usaha yang mendapat status Pengusaha Kena Pajak.
Contoh sederhananya, saat kamu membelli minuman di minimarket maka saat membayar di
kasir akan mendpat struk bukti belanja yang mencantumkan besar pajak PPN yang kamu
bayarkan.
Beberapa hak warga negara Indonesia antara lain sebagai berikut :
- Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
- Hak membela Negara
- Hak berpendapat
- Hak kemerdekaan memeluk agama
- Hak mendapatkan pengajaran
- Hak untuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan nasional Indonesia
- Hak ekonomi untuk mendapatkan kesejahteraan sosial
- Hak medapatkan jaminan keadilan sosial
Berbicara tentang hak dan kewajiban sebagai anggota masyarakat, tentu tak lepas dengan
norma. Masih ingatkah kamu, apa itu norma? Norma dapat diartikan sebagai pedoman,
ukuran, aturan atau kebiasaan yang dipakai untuk mengatur sesuatu yang lain atau sebuah
ukuran. Dengan norma ini orang dapat menilai kebaikan atau keburukan suatu perbuatan.
Selain norma, nilai termasuk di dalam unsurunsur moral.
Norma-norma sosial yang tumbuh sebagai patokan dalam bertingkah laku manusia dalam
kelompok,norma-norma yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Norma agama atau religi, yaitu norma yang bersumber dari Tuhan untuk umat-Nya
2. Norma kesusilaan atau moral, yaitu yang bersumber dari hati nurani manusia untuk
mengajakan kebaikan dan menjahui keburukan
3. Norma Kesopanan atau adat, yaitu yang bersumber dari masyarakat atau dari lingkungan
masyarakat yang bersangkutan
4. Norma hukum, yaitu norma yang dibuat masyarakat secara resmi yang pemerlakuannya
dapat dipaksa
Norma dibangun di atas nilai sosial, dan norma sosial diciptakan untuk menjaga dan
mempertahankan nilai sosial. Pelanggaran terhadap norma akan mendapatkan sanksi dari
masyarakat.
Karena adanya sanksi inilah maka anggota masyarakat merasa jera, atau paling tidak
enggan melakukan pelanggaran. Jika keadaannya demikian maka dalam masyarakat akan
terbentuk keteraturan sosial.