Anda di halaman 1dari 23

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

MENGELOLA TEKNOLOGI BERDASARKAN TEKNOLOGI

Dosen Pengampu:

Qoriatur Rahma, M.Pd

Disusun Oleh
Kelompok 9 :
Anggun Kurniati : 1811230044
Diana Angraini : 1811230046
Hesy Dwi Fitriyanti : 1811230066

PROGRAM STUDI TADRIS BAHASA INGGRIS

FAKULTAS TARBIYAH DAN TADRIS

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) BENGKULU

TAHUN AJARAN 2021

i
KATA PENGANTAR

Puji beserta syukur marilah kita haturkan atas kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan begitu banyak nikmat yang mana makhluk-Nya pun tidak akan
menyadari begitu banyak nikmat yang telah didapatkan dari Allah SWT. Selain itu,
penulis juga merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan hidayah-Nya baik
iman maupun islam. Dengan nikmat dan hidayah-Nya pula kami dapat menyelesaikan
penulisan makalah ini yang merupakan tugas mata kuliah Kewirausahhan.

Penulis sampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada dosen pengampu mata


kuliah Kewirausahaan, dan semua pihak yang turut membantu proses penyusunan
makalah ini. Penulis menyadari dalam makalah ini masih begitu banyak kekurangan-
kekurangan dan kesalahan-kesalahan baik dari isinya maupun struktur penulisannya,
oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran positif untuk perbaikan
dikemudian hari. Demikian semoga makalah ini memberikan manfaat umumnya pada
para pembaca dan khususnya bagi penulis sendiri. Aamiin.

Bengkulu, Mei 2021

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..................................................................................................i

KATA PENGANTAR...............................................................................................ii

DAFTAR ISI..............................................................................................................iii

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang...............................................................................................1
B. Rumusan Masalah..........................................................................................2
C. Tujuan.............................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN

A. Komputer Dan Bisnis Berskala Kecil............................................................3


B. Tipe Hardware Dan Software.........................................................................7
C. Komunikasi Antar Komputer.........................................................................10
D. Membeli Dan Mengelola Teknologi..............................................................14

BAB II PENUTUP

A. Kesimpulan....................................................................................................19
B. Saran ..............................................................................................................19

DAFTAR PUSTAKA
20

iii
BAB I

PENDAHULIAN

A. Latar Belakang
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis, ilmu
pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana
untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan
kenyamanan hidup manusia. Teknologi mempengaruhi masyarakat dalam
mengembangkan ekonomi masyakat yang lebih maju. Dalam memasuki Era
Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi
karena teknologi merupakan mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.
Oleh karena itu, tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi,
menginventarisasi yang kita miliki, memperkirakan apa yang ingin kita capai dan
bagaimana caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan itu, serta
mengamati betapa besar dampaknya terhadap transformasi budaya kita.
Teknologi informasi adalah suatu bentuk penyampaian informasi yang
menggunakan kaidah-kaidah bersifat teknologis, baik dengan bantuan alat
maupun program dari si pembawa pesan ke yang menjadi objek penerima pesan.
Dengan adanya teknologi informasi semua pekerjaan manusia dapat berjalan
lebih mudah. Saat ini teknologi internet memang telah telah membuat segudang
kemudahan dalam kehidupan manusia. Khususnya dalam bidang bisnis
perdagangan barang dan jasa, konsumen maupun produsen produk sudah banyak
yang menikmati manfaat dari internet. Untuk memajukan usaha atau bahkan
memenangkan persaingan, “sebaiknya” atau malah “harus” membuat website
untuk mem-promosikan bisnis/ kegiatan wirausaha anda di internet sehingga
orang-orang bisa lebih cepat mengetahui informasi atau promise bisnis.
Dalam persaingan bisnis yang semakin keras dan ketat saat ini, teknologi
memegang peranan penting dalam pengembagan bisnis. Yang menjadi titik point
adalah Bagaimana teknologi dapat digunakan dan apa yang perlu diketahui bisnis

1
mengenai teknologi sehingga memberi dampak terhadap strategi bisnis dan selalu
terlibat dalam berbagai kebijakan perencanaan serta pengkajian strategi bisnis.
Teknologi kini semakin marak diperbincangkan karena diyakini dapat memberi
keunggulan bersaing.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja yang terdapat dalam komputer dan bisnis berskala kecil?
2. Apa saja tipe hardware dan software?
3. Bagaimana bentuk komunikasi antar komputer?
4. Bagaimana cara membeli dan mengelola teknologi?
C. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menjelaskan mengelola
teknologi berdasarkan teknologi dalam bidang wirausaha. Meliputi beberapa
aspek diantaranya adalah :
1. Peran komputer dalam perkembangan usaha
2. Skala bisnis dalam usaha kecil
3. Perbedaan tipe hardware dan software
4. Komunikasi antar komputer
5. Bagaimana membeli dan mengelola teknologi

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Komputer Dan Bisnis Berskala Kecil


1. Peran komputer dalam perkembangan usaha
Teknologi komputer merupakan seperangkat fasilitas yang terdiri dari
perangkat keras dan perangkat lunak yang dalam prakteknya diarahkan untuk
mendukung dan meningkatkan kualitas kegiatan penjualan barang. Peranan
komputer dalam bidang bisnis sangat besar karena tujuan dari bisnis adalah
untuk mencari keuntungan yang diperoleh dari hasil transaksi, baik barang
maupun jasa. Penggunaan alat bantu komputer merupakan keharusan untuk
mengembangkan dan memajukan bisnis. Dengan adanya aplikasi komputer
kegiatan jual beli barang dapat dengan mudah pemantauan secara bersamaan.
Dengan menggunakan teknologi/aplikasi komputer dapat membatu kegiatan
usaha perdagangan seperti menggunakan layanan E-Commerce dan M-
Commerce dalam membatu proses berdagang. Karena jika menggunakan
layanan internet ini maka proses perdagangan tidak membutuhkan waktu yang
lama atau berjam-jam dan bisa melakukan perdagang dengan waktu yang
sangat singkat. Kehadiran teknologi komputer memberikan banyak manfaat
bagi pengusaha dagang, seperti mampu mempromosikan barang,
menstabilkan persediaan barang, meringankan aktivitas bisnis yang kompleks
serta menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu,
lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka perencanaan, pengendalian
dan pengambilan keputusan manajemen. Selain itu efisiensi operasi usaha dan
kinerja usaha juga dapat ditingkatkan. Sehingga usaha dapat tetap bertahan
dalam era informasi serta mampu menghadapi persaingan pasar global.1

1
Azwar Rahmat, “Peranan Aplikasi Komputer Dalam Usaha Perdagangan”, Jurnal Aghiya
Stiesnu Bengkulu, Vol. 2, No. 2, Juli-Desember, Hal 134-136

3
Pada bidang bisnis, biasanya sistem komputer digunakan untuk
memproses gaji, data statistik, dan akunting (keuangan). Sistem komputer
melakukan otomatisasi pekerjaan-pekerjaan rutin kantor. Banyak bisnis sudah
menggunakan sistem komputer untuk pengawasan stok barang, membuat
laporan keuangan, meramal, dan merencanakan bisnis masa depan. Bagi dunia
bisnis, jejaring telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jejaring
listrik, distribusi air, dan jejaring utilitas lain. Hal ini merupakan sumber yang
penting, tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil.
Pada ruang lingkup yang lebih luas, sebagai contoh pada lingkungan
bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan
berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI
pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk
mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan
mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi.
Adapun dari sisi pelanggan, peranan sistem komputer adalah
meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kualitas layanan. Bagi bisnis
perdagangan, seperti department store, sistem informasi manajetnen
memungkinkan pencatatan transaksi secara mudah dengan alat bernama
barcode reader, yaitu alat untuk membaca kode barang yang dihubungkan
dengan komputer.2
2. Skala bisnis dalam usaha kecil
Usaha kecil (small business) merupakan tiang penyangga ekonomi
suatu negara. Usaha kecil menurut Luthan dan Hodgest (1989, h 88,) adalah
usaha yang dimiliki secara independen dimana kegiatan yang dibidanginya
tersebut tidak dominan dan memenuhi standar tertentu.3

2
Ibid, Hal. 137-138
3
Konsep Dasar Kewirausahaan, Direktorat Pembinaan Khusus Dan Kelembagaan Direktorat
Pendidkan Formal Dan Informal Kementrian Pendidikan Nasional,2010, Hal. 20-23

4
1. Jenis jenis usaha berskala kecil
Usaha kecil dapat digolongkan menjadi beberapa tipe sebagai berikut :
a. Usaha Jasa (Service business)
b. Usaha Eceran (Retail Business)
c. Usaha Grosir (Wholesale Business)
d. Usaha Manufaktur (Manufakturing Business)
e. Usaha Pertanian (Agricultural Business)
2. Memulai usaha kecil
Seorang wirausahawan harus mempunyai rencana yang matang
mengenai perencanaan nya. Rencana tersebut mencakup business apa
yang dimiliki, Memulai sendiri tau membeli suatu perusahaan yang ada
mengetahui apa dan dimana pasar untuk produk atau servisnya. Memulai
suatu tidaklah mudah karena banyak tantangan-tantangan yang harus
dihadapi. Untuk suksesnya suatu permulaan kita memerlukan :
a. Adanya peluang usaha yang sangat solid
b. Memiliki keahlian dan kemampuan dalam bidang yang akan
ditekuninya.
c. Pendekatan yang benar dalam menjalankan usaha
d. Memiliki dana yang cukup untuk memulai dan mengoperasikan
usaha tersebut hingga dapat berdiri sendiri(Harper,1991)
Dalam memulai usaha baru kita harus mempelajari situasi pasar
maupun keadaan industri yang akan dimasuki. Keadaan pasar tersebut
mungkin telah dipenuhi oleh para pesaing lainnya sehingga tidak mudah
untuk dimasuki, mungkin juga pasar yang dituju tersebut telah jenuh. Era
orientasi produksi dan orientasi pemasaran tampaknya akan segera berlalu
memasuki era baru yaitu era persaingan (competition era). Untuk itu perlu
sekali menganalisis situasi kekuatan-kekuatan pesaing yang ada di pasar
dengan cermat.

5
Michael Porter (1895) mengungkapkan adanya lima kekuatan persaingan
yang menentukan di sektor industri yaitu :
a) Ancaman dari pendatang baru
b) Ancaman dari barang atau jasa substitusi
c) Kekuatan tawar menawar dari pemasok
d) Kekuatan tawar menawar dari pembeli, dan
e) Persaingan diantara para pesaing yang ada
Untuk menghadapi situasi pasar dalam industri tersebut Porter juga
mengemukakan beberapa dasar strategi yang generik. Untuk pasar industri
dengan target yang lebih luas dapat diterapkan strategi :
a) Produk yang berbeda (product differentiation)
b) Keunggulan biaya (cost leadership)
c) Biaya fokus (cost focus)
d) Perbedaan fokus (focused differentiation)
Perusahaan dapat meluncurkan produk yang berbeda dari pesaing
lainnya dengan memproduksi produk inovatif atau paling tidak ada
perbedaan yang lebih bermanfaat dibandingkan dengan produk pesaing
lainnya. Strategi lain adalah dengan memanfaatkan keunggulan biaya.
Keungguklan biaya ini dapat mengakibatkan biaya produksi kita lebih
rendah sehingga dapat menjual dengan harga yang lebih kompetitif.
Sedangkan nuntuk pasar industri dengan target yang lebih sempit kita
dapat menggunakan strategi dengan memfokuskan keunggulan biaya atau
memfokuskan differensiasi produk pada segmen pasar tertentu yang
mampu dikuasai.4

4
Hadion Wijoyo, “Kewirausahaan Berbasis Teknologi (Teknopreneurship)”, Penerbit CV.
Pena Persada, 2020, Hal. 21

6
B. Tipe Hardware Dan Software
1. Pengertian software dan hardware
a. Software bisa dipahami sebagai media tak terlihat (wujudnya berupa
data dan perintah) yang memiliki peranan sebagai penghubung antara
pengguna dan mesin perangkat keras yang digunakan, misal
komputer, ponsel, robot, sistem keamanan, atau perangkat pintar
lainnya.
b. Hardware atau perangkat keras mengacu pada berbagai komponen
fisik dari sebuah mesin pintar, seperti komputer, tablet, dan ponsel.
Komponen-komponen fisik tersebut bisa dilihat juga diraba.
Contohnya adalah papan tombol, tetikus, printer, pengeras suara, dan
lain sebagainya.
2. Perbedaan antara software dan hardware dari berbagai sumber. 
a. Hardware jelas terlihat wujudnya, tetapi software kasat mata. 
b. Bila terjadi kerusakan pada masing-masing
komponen, hardware wajib diganti baru. Namun, software dapat
memanfaatkan salinan yang biasanya disimpan pada penyimpanan
khusus, seperti CD atau flash disk. 
c. Software mempunyai musuh berbahaya, yakni virus. Akan tetapi,
perangkat keras (hardware) kebal terhadap virus. 
d. Hardware dipastikan aus seiring waktu penggunaan.
Sebaliknya, software tidak akan mengalami penurunan produktivitas
karena waktu pemakaian. Hanya saja Anda tetap perlu berhati-hati
akan pengaruh bug pada software perusahaan Anda.
e. Mengganti hardware karena rusak disebut dengan pemutakhiran.
Lalu, perbaikan komponen software disebut pembaruan (update).
f. Jika software dikembangkan dengan menggunakan bahasa
pemrograman (programming language), tidak sama halnya

7
dengan hardware. Pasalnya, perangkat keras ini dibangun dari
berbagai komponen elektronik.

Setelah membaca perbedaan di atas, Anda diharapkan bisa memahami


bahwa software adalah otak dari proses operasional semua
perangkat hardware yang perusahaan/pelaku usaha miliki. 5

3. Tipe hardware dalam dunia usaha seperti Komputer, tablet, ponsel dan lain-
lain. Contoh perangkat hardware dalam program kasir :
a) Seperangkat komputer
Untuk perangkat komputer seperti, monitor, mouse dan keyboard
untuk membantu keperluan kasir dalam bidang usaha/bisnis.
b) Printer kasir
Biasanya sering disebut dengan mini printer, printer struk atau printer
mini. Printer kasir atau mini printer sangat cocok digunakan di toko
anda karena berukuran sangat kecil yang berarti memakan sedikit
ruang.
c) Barcode scanner
Adalah mesin pembaca kode-kode untuk angka atau huruf yang terdiri
dari kombinasi bar (garis) dengan berbagai jarak.
d) Pole display
Merupakan perangkat yang digunakan untuk menampilkan transaksi
selama pelanggan berada dikasir.
4. Tipe software :
a) Software Jaringan Komunikasi
Dengan adanya software jaringan komunikasi, maka akan
memudahkan proses komunikasi dan jalinan informasi antara dua
pihak tanpa adanya halangan seperti jarak yang terlalu jauh.
Contohnya seperti perusahaan dengan para karyawannya yang bekerja
5
Ibid, Hal. 23-25

8
secara online misalnya pekerjaan freelance. Contoh aplikasi : Skype,
whatsapp, messenger, line, zoom dan lain-lain.
b) Software Pengelola Jadwal
Software pengelola jadwal sangat dibutuhkan oleh seorang pebisnis
yang memiliki beragam aktivitas dalam sehari yang dapat disusun
secara teratur untuk menjamin pebisnis melakukan pekerjaannya
secara tepat waktu. Contoh : aCalender, evernotr, just reminder dan
lain-lain.
c) Software Jaringan Data
Software jaringan data merupakan software yang sangat familiar dan
sering dipakai oleh suatu perusahaan. Software jaringan data dapat
digunakan baik melalui pc maupun handphone dan dapat diakses oleh
perangkat lain di berbagai lokasi dimana selama jangkauan akses
jaringan data tersebut masih terjangkau. Contoh : WireShark, Nmap,
Dude dan lain-lain.
d) Software Akuntansi
Penggunaan software akuntansi membuat data dan informasi keuangan
tersaji dengan cepat, akurat, dan tepat waktu sehingga pengelolaan
keuangan tidak lagi memakan banyak waktu dan biaya yang
digunakan untuk merekrut karyawan tambahan sehingga perusahaan
bisa fokus untuk mengembangkan bisnisnya. Contoh: Finata Id, Oddo,
Jurnal.Id, Keysoft, Zahir accounting dan Abipro
e) Software Stok Barang
Software stok barang sangat membantu perusahaan dalam
mengetahui berapa banyak jumlah barang yang masuk, jumlah barang
yang keluar, dan sisa stok barang yang tersimpan di dalam gudang.
Dengan adanya software stok barang, perusahaan dapat terhindar dari
kesalahan pencatatan stok yang menyebabkan kekurangan maupun

9
kelebihan stok suatu barang. Contoh: aplikasi moodah, fakturama,
fishbowl, stok inventory dan lain-lain.

C. Komunikasi Antar Komputer


Jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling
berkomunikasi dengan bertukar data disebut jaringan komputer. Jaringan
Komputer memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan
bertukar data, jaringan komputer dibangun dengan kombinasi hardware dan
software. Saat 2 atau lebih komputer yang saling terhubung ini pun harus
mempunyai setidaknya 1 kartu jaringan masing-masing yang kemudian
dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data dan
terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan yang akan membentuk sebuah
jaringan komputer sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang
lebih luas lagi jangkauannya maka di perlukan peralatan tambahan untuk
mendukung seperti Hub, Switch, Router, dll. Jaringan komputer dibagi dalam
beberapa macam, salah satu macam jaringan adalah berdasarkan jangkauan
geografis. Berikut beberapa macam jaringan berdasarkan geografis tersebut.
1. LAN atau Local Area Network.
Jaringan jenis ini memiliki jangkauan yang cukup kecil, yaitu tidak lebih
dari 1 km persegi. Biasanya jaringan LAN digunakan untuk ruangan atau
gedung yang tidak terlalu besar, seperti sekolah, warnet atau ruangan divisi
tertentu pada sebuah kantor. Kecepatan koneksi internet pada jaringan LAN
ini sekitar 10, 100 hingga 1000 MB per second. Sedangkan teknologi yang
digunakan adalah teknologi IEEE 802.3 Ethernet. Dengan adanya teknologi
Ethernet, tidak sedikit pula yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-
fi pada jaringan LAN.
2. MAN
Jaringan MAN merupakan kependekan dari Metropolitan Area Network
dengan cakupan area lebih besar hingga dapat menjangkau satu kota dan

10
dibekali kecepatan koneksi internet lebih tinggi dibandingkan dengan jaringan
LAN. Jangkauan koneksi MAN bisa mencapai 10 hingga 50 km, itu sebabnya
jaringan MAN digunakan untuk kepentingan koneksi internet cakupan kota.
Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa jaringan LAN agar memiliki
area lebih luas, oleh Karena itu MAN hanya memiliki satu atau dua kabel
sehingga rancangan jaringan lebih sederhana.
3. WAN (Wide Area Network)
Jaringan komputer dengan jangkauan geografis paling luas. Jangkauan
jaringan WAN dapat mencapai area negara bahkan benua. Tujuan penggunaan
WAN sebagai jaringan adalah untuk menghubungkan pengguna komputer
yang berada di negara berbeda.
a. Jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi atau data.
Jaringan komputer yang pertama adalah jaringan terpusat, yaitu jaringan
yang terdiri dari komputer pengguna dan komputer server. Pada jaringan
ini, komputer pengguna berfungsi sebagai device perantara untuk
mengakses dan mengolah data atau informasi yang berasal dari komputer
server. Pada jaringan komputer terpusat, terdapat istilah dumb computer
atau komputer bisu yang tidak memiliki alat pemroses data, sehingga
hanya dapat digunakan sebagai perantara informasi atau data dari
komputer server.
b. Jaringan komputer terdistribusi. Jaringan komputer ini terbentuk dari
beberapa jaringan terpusat yang bisa menghubungkan komputer pengguna
dengan komputer server dengan jumlah cukup banyak. Penggabungan
beberapa komputer pengguna dan server ini membentuk jaringan
komputer tertentu, yaitu jaringan komputer terdistribusi.
c. Jaringan komputer selanjutnya adalah jaringan komputer berdasarkan
media transmisi yang digunakan,
a) Jaringan berkabel (wired network)

11
Jaringan berkabel merupakan jaringan komputer yang
menggunakan kabel sebagai media transmisinya. Tujuan
penggunaan kabel pada jaringan adalah sebagai media untuk
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya
agar bisa mengakses informasi dan data atau menghubungkan
komputer dengan jaringan internet.
b) Jaringan tidak berkabel (wireless network)
wireless network merupakan jaringan yang tidak menggunakan
kabel sebagai media penghubungnya, melainkan menggunakan
gelombang elektromagnetik. Jaringan ini sering kali digunakan
pada area yang cukup besar karena tidak membutuhkan
sambungan kabel untuk komputer atau device terkoneksi satu sama
lain. Media transmisi yang digunakan pada jaringan tidak berkabel
adalah wireless adapter.6
4. Sistem informasi manajemen (SIM)
SIM menurut Gordon B Davis merupakan suatu sistem terpadu antara
manusia dan mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung kegiatan
operasional, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu
organisasi. Sistem mempergunakan komputer baik perangkat keras maupun
perangkat lunak, prosedur dan tata kerja manajemen dan juga basis data.
Adapun jenis-jenis SIM yakni
1. SIM untuk pengambilan keputusan yang bersifat strategis, umumnya
memerlukan banyak waktu pengolahan, karena banyaknya permintaan
informasi.
2. SIM Perancangan taktis dan pengambilan keputusan yakni permintaan
informasi dilakukan untuk menunjang kegiatan perencanaan operasional,
pengambilan keputusan dan pengendalian perusahaan sehari-hari.

6
Indah Kusuma Astuti,” Jaringan Komputer”,Jurnal Komputer, Section 01, Hal 1-4

12
3. SIM perancangan operasi pengambilan keputusan dan pengendalian pada
tahap ini SIM menyediakan informasi bagi para pengelola perusahaan
untuk pengambilan keputusan yang bersifat taktis.
4. Pengolahan transaksi pelayanan permintaan informasi yakni SIM
menyediakan informasi bagi pimpinan perusahaan, menyangkut informasi
strategis yang diperlukan untuk menentukan langkah perusahaan
selanjutnya.
SIM terdiri atas data yang berjumlah besar, untuk itu diperlukan suatu cara
untuk menyusun data secara teratur sehingga memudahkan proses
pengambilan data kembali,manajemen basis data (Data Base Management)
merupakan salah satu cara untuk melaksanakannya. Pada SIM informasi
akan selalu tersedia pada setiap tingkat pengelola sesuai dengan kebutuhan
masing-masing. Pada tingkat rendah informasi sifatnya telah siap pakai. Pada
tingkatan pengelola informasi harus disajikan setelah mengalami berbagai
proses, untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh. Proses
pengolahan dan penyebaran informasi pada SIM sifatnya menyeluruh
disebut juga dengan sistem secara total (Total System Approach). Artinya
informasi akan mengalir dari pusat data, diolah oleh komputer untuk
disebarkan keberbagai tingkatan. Sifat pendekatan sistem secara total ini,
mengakibatkan pengolahan data terdistribusi yang kurang dikehendaki oleh
beberapa ahli. Mereka berpendapat bahwa informasi harus terpusat, untuk
menjaga integritas data. Akan tetapi penyimpanan informasi secara terpusat
akan menemui beberapa kendala diantaranya :
1. Diperlukan Seorang ahli informasi yang bertanggung jawab terhadap
integritas data secara keseluruhan.
2. Informasi yang disimpan terus membengkak dan sifatnya kurang penting,
akibatnya pengolahan informasi menjadi kritis.

13
3. Komputer menjadi lambat terhadap permintaan informasi. Untuk
mengatasi hal tersebut timbul suatu pemikiran untuk mendistribusikan
pengolahan data.7
D. Membeli Dan Mengelola Teknologi
Perkembangan teknologi informasi, tentunya juga berpengaruh terhadap dunia
usaha, di mana sebelumnya transaksi jual beli secara manual dan pembeli serta
penjual harus bertemu langsung untuk bertransaksi di suatu tempat seperti toko
atau pasar, namun saat ini dengan dukungan teknologi informasi pola dan
mekanisme transaksi jual beli pun mengalami perubahan, karena pembeli dan
penjual dalam bertransaksi tidak mesti bertemu secara langsung, tetapi melalui
aplikasi yang berbasis internet yang bisa diakses dengan menggunakkan gawai
atau smartphone berbasis android. Hal tersebut memberikan kemudahan baik
bagi konsumen maupun produsen untuk bertransaksi jual beli. Aplikasi
sebagaimana dimaksud yang memudahkan dalam transaksi tersebut dikenal
dengan e-commerce atau electronic commerce (Napitupulu et al., 2020)
(Hasibuan et al., 2020)(Saputra et al., 2019).8

1. Penggunaan Teknologi dalam Kewirausahaan

Berkaitan dengan pemanfaatan TI (Teknologi Informasi) dalam


perusahaan, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan TI untuk
meningkatkan kualitas informasi, kontrol kinerja perusahaan, dan
peningkatan layanan untuk memenangkan pasar. Ide dasarnya adalah
perusahaan menggunakan TI baik sebagai alat bantu maupun strategi yang
tangguh untuk mengintegrasikan dan mengolah data dengan cepat dan
akurat serta untuk penciptaan produk layanan baru sebagai daya saing
untuk menghadapi kompetisi.

7
Putra, Yananto Mihadi. (2018). "Pengguna dan Pengembang Sistem Informasi". Modul
Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB - Universitas Mercu Buana: Jakarta.
8
Mardia, et all, Kewirausahaan, (Medan: Yayasan Kita Menulis, 2021), hlm. 186

14
Penggunaan teknologi komputer saat ini telah memungkinkan pembeli
memesan dari rumah untuk membeli barang tertentu (e-
commerce). Zaman yang semakin canggih harus bisa dimanfaatkan
dengan baik. Apalagi pengguna media elektronik saat ini semakin banyak.
Para pengguna tersebut tentu sibuk dengan berbagai media, terutama
media sosial dimana media tersebut dapat di gunakan menjadi sarana
promosi yang efektif.

Penggunaan sistem teknologi informasi memberikan lima peran


utama di dalam organisasi:

a. Meningkatkan efisiensi, yaitu menggantikan manusia dengan


teknologi di proses produksi.

b. Meningkatkan efektivitas, yaitu menyediakan informasi bagi para


manajer di organisasi untuk mendukung proses pengambilan
keputusan dengan lebih efektif yang didasarkan dengan informasi
yang akurat, tepat waktu, dan relevan sehingga mendapat hasil
produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi sesuai dengan
sasaran produksi yang diinginkan.

c. Meningkatkat komunikasi, yaitu mengintegrasikan penggunaan sistem


teknologi informasi dengan menggunakan email dan chat.

d. Meningkatkan kolaborasi, yaitu dengan menggunakan video


conference dan teleconference.9

Bagi yang baru memulai bisnis, telepon dan faks merupakan sarana
kantor yang harus ditempatkan di urutan atas list kebutuhan kantor.
Sedangkan yang sudah berjalan, perlu juga dilakukan evaluasi terhadap

9
Raja Bongsu H. dan Syafrizal Helmi Situmorang, Pengantar Kewirausahaan, (Medan: USU
Press, 2008), hlm. 112

15
sistem telepon yang digunakan, misalnya memanfaatkan teknologi PBX
(private branch exchange). Penggunaan internet, jika memang diperlukan
juga perlu dimanfaatkan maksimal. Karena dari teknologi ini kita bisa
mendapatkan pelanggan baru, membangun merek, atau juga mencari
suplier-suplier. Dan lagi jangan lupa untuk juga mempersiapkan diri kita
sendiri dan karyawan dalam menghadapi dan mengantisipasi teknologi
yang cepat ini melalui training.10

2. Manfaat Teknologi untuk Mendukung Kewirausahaan

Menurut Sutarman (2009), bahwa penerapan teknologi informasi dapat


memberikan keuntungan sebagai berikut:

a. Kecepatan (Speed). Dengan bantuan teknologi informasi, kita dapat


melakukan perhitungan yang cukup kompleks dengan waktu waktu
yang lebih cepat dibandingkan dengan yang dikerjakan langsung oleh
manusia.

b. Konsistensi (Consistency). Melalui teknologi informasi, hasil


pengolahan data/informasi akan lebih konsisten atau stabil meskipun
dilakukan berulang-ulang dikarenakan bentuknya yang sudah standar.

c. Ketepatan (Precision). Komputer hasil kerjanya akan lebih akurat


presisi serta bisa mencium suatu perbedaan walaupun yang sangat
kecil atau tidak bisa terlihat oleh manusia.

d. Keandalan (Reliability). Apa yang diwujudkan melalui bantuan


teknologi informasi lebih bisa dipercaya bila diperbandingkan dengan
yang dikerjakan oleh manusia. Dengan penggunaan komputer dapat
meminimalisir kesalahan yang mungkin akan terjadi11.

10
Ibid., hlm. 78
11
Loc.cit., Mardia, et all, hlm. 188

16
Teknologi saat ini dapat mempermudah siapapun dalam berwirausaha
demi mewujudkan kemadirian dalam pemenuhan kebutuhan agar tercipta
kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi penting agar
tidak ada lagi ketergantungan hidup terhadap suatu pekerjaan yang
disediakan orang asing, karena kita juga dapat mengembangkan inovasi
dalam menggapai perubahan ekonomi yang dapat memajukan taraf
kepuasan.

3. Peran Teknologi Informasi dalam Kewirausahaan

Berikut peran teknologi informasi yang bisa dirasakan manfaatnya


bagi wirausaha dalam menjalankan bisnisnya, yaitu:

a. Meningkatkan arus informasi (increased information flow) Dengan


memanfaatkan teknologi informasi menjadikan suatu tahap strategis
untuk perusahaan dalam mengoptimalkan kecepatan dan ketepatan
informasi, pelayanan bagi konsumen, proses bisnis yang terus
diperbaiki serta optimalisasi kualitas sumberdaya manusia (Endraswari
dalam (Bonauli dan Yuliana, 2014) Hubungan langsung dengan
pelanggan (direct links with customers) Teknologi informasi yang
diterapkan oleh wirausaha dalam bisnisnya dapat meningkatkan proses
bisnis, salah satunya melalui internet. Para wirausaha bisa
berkomunikasi secara langsung dengan pelanggannya, baik melalui
email, file sharing, mendesain websites dan e-commerce (Sin Tan,
2010 dalam Bonauli and Yuliana (2014)).

b. Meningkatkan pendapatan (increased revenue)

c. Dalam rangka mengoptimalkan daya saing dan memperoleh suatu


peluang bisnis bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi
informasi. Dalam hal ini internet tidak saja dimanfaatkan untuk alat

17
promosi, melainkan juga perlu dibarengi dengan pengelolaan
administrasi yang baik melalui penggunaan software yang tepat.
Melalui pengembangan website yang menjadi sarana promosi dan
pemasaran dapat menaikkan volume penjualan, yang pada akhirnya
bisa menaikkan pendapatan dan dengan naiknya pendapatan tersebut
diharapkan akan bisa mengembangkan perusahaan (Jauhari, 2012
dalam (Bonauli and Yuliana, 2014)).

d. Akses ke pasar baru (access to new markets)

e. Pengguna internet yang terus bertambah jumlahnya cukup berdampak


besar untuk kewirausahaan. Penggunaan internet dalam bisnis
membuat wirausaha bisa memperoleh pelanggan baru melewati batas
geografis, sehingga perusahaan bisa mendapatkan klien atau
pelanggan baru mulai dari wilayah lokal hingga global (Sin Tan, 2010
dalam (Bonauli and

f. Yuliana, 2014)).

g. Alat bisnis masa depan (future business tools)

h. Saat ini penerapan teknologi informasi dalam suatu perusahaan


menjadi sebuah kunci dalam melakukan pengembangan ekonomi,
sehingga hal tersebut sangat berkaitan dengan future sustainability dan
pengembangan atas bisnis dimaksud (Shiels, 2003 dalam (Bonauli and
Yuliana, 2014)).12

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
12
Loc.cit., Mardia, et all, hlm. 190

18
Komputer berperan sangat penting di dalam bidang usaha baik di bidang jasa
maupun barang untuk memperoleh keuntungan di dalam transaksi bisnis tersebut.
Dengan adanya bantuan teknologi aplikasi akan sangat membantu memudahkan
dalam mendapatkan keuntungan dan memudahkan pemantauan di dalam bidang
tersebut. Pada bidang bisnis, biasanya sistem komputer digunakan untuk
memproses gaji, data statistik, dan akunting (keuangan). Di dalam penggunaan
komputer tentunya tidak lepas dari software maupun hardware yang digunakan
pada dunia bisnis. Software yang baik di dalam perangkat hardware akan
memudahkan proses transaksi. Alat-alat yang biasanya digunakan di dalam dunia
usaha yakni seperangkat komputer, printer kasir, barcode scanner, dan pole
display.
Komunikasi antar komputer memungkinkan adanya jaringan telekomunikasi
dari satu komputer ke komputer lainnya yang digunakan dalam dunia bisnis.
Cakupan komunikasi ini tergantung pada tipe jenis apa jaringan tersebut yang
sesuai dengan ruang lingkup bisnis. Dengan adanya komunikasi yang baik usaha
yang dilakukan akan lebih mudah dan memiliki keuntungan yang lebih besar
B. Saran
Demikianlah makalah yang dapat kami sajikan. Kami menyadari dalam
penyusunan makalah ini masih terdapat kesalahan, sehingga kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari para pembaca, yang nantinya
untuk perbaikan pada makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi pemakalah khususnya dan bagi para pembaca yang budiman pada umumnya,
Aamin..

DAFTAR PUSTAKA

Bongsu, H Raja. Situmorang, H, Syafrizal, 2008, Pengantar Kewirausahaan,


(Medan: USU Press, C), hlm. 112

19
Indah Kusuma Astuti,” Jaringan Komputer”,Jurnal Komputer,Section 01,Hal.1-4
Konsep Dasar Kewirausahaan, Direktorat Pembinaan Khusus Dan Kelembagaan
Direktorat Pendidkan Formal Dan Informal Kementrian Pendidikan Nasional,2010,
Hal. 20-23
Loc.cit., Mardia, et all, hlm. 190
Mardia, et all, 2021, Kewirausahaan, (Medan: Yayasan Kita Menulis), hlm. 186
Putra, Yananto Mihadi. (2018). "Pengguna dan Pengembang Sistem Informasi".
Modul Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB - Universitas Mercu Buana:
Jakarta.
Rahmat, A, “Peranan Aplikasi Komputer Dalam Usaha Perdagangan”, Jurnal
Aghiya Stiesnu Bengkulu, Vol. 2, No. 2, Juli-Desember, Hal 134-138
Wijoyo, H, 2020, “Kewirausahaan Berbasis Teknologi (Teknopreneurship)”,
Penerbit CV. Pena Persada, Hal. 21

20