Anda di halaman 1dari 15

Peluncuran sebuah usaha tidak bisa

dilakukan begitu saja. Diperlukan analisis

PENETRASI PASAR pasar dan penyusunan strategi yang jitu


agar langkah awalmu yakin dan tepat.
Salah satu caranya adalah dengan
mengetahui market penetration atau
penetrasi pasar
APA ITU PENETRASI PASAR?
Market penetration atau penetrasi pasar adalah cara sebuah bisnis mengukur
seberapa banyak sebuah produk atau jasa digunakan oleh para konsumen
dibanding jumlah total pasar untuk produk yang ditawarkan tersebut. Contohnya jika
kamu memperkirakan ada 100.000 orang yang akan membeli produkmu dan
perusahaanmu mampu menjual 20.000 unit, penetrasi pasar bisnismu adalah 20%.
Tak hanya itu, market penetration juga merupakan cara yang digunakan untuk
mengembangkan strategi untuk memperluas cakupan pangsa pasar untuk suatu
produk atau jasa tertentu. Jika total pasarnya dinilai besar, pendatang baru suatu
industri memiliki harapan untuk memiliki sejumlah persentase pasar dari total potensi
yang ada.
Selain itu, dari angka tersebut, kita bisa mengetahui potensi pertumbuhan suatu
industri sehingga dapat memiliki kepercayaan diri lebih untuk beroperasi dalam
ranah itu.
MANFAAT DAN PENTINGNYA PENETRASI
PASAR
Market penetration adalah hal yang sangat penting jika ingin bisa bersaing dalam
suatu industri. Kita harus mengetahui potensi dan kapasitas bisnis sendiri sebelum
mencoba terjun ke dalam kompetisi di pasar, apalagi jika sudah ada merek-merek
dengan nama besar di sana.
Dengan pertama menghitung dan memperkirakan potensi pasar serta menyusun
strategi penetrasi pasar, ada banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan.
Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan penjualan
2. Meningkatkan brand equity
3. Produk positioning yang lebih baik
CARA MENGUKUR PENETRASI PASAR
Rumus ini merupakan cara untuk mengetahui seberapa banyak jasa atau produk
digunakan oleh konsumen dibanding total pasar yang diperkirakan. Nah, rumusnya
adalah sebagai berikut:
(jumlah pelanggan / ukuran target pasar) x 100 = persentase penetrasi pasar
Rumus ini berguna untuk membantu membuat keputusan terkait penetrasi pasar
bisnismu. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apakah ada perkembangan atau
justru penurunan penetrasi bisnismu. Pemantauan ini perlu dilakukan setiap selesai
melakukan kampanye marketing dan penjualan yang dilakukan perusahaan.
Seharusnya, setelah upaya ini, ada perubahan dalam persentase penetrasi pasar.
Itulah cara untuk mengetahui perkembangan maupun kemunduran bisnismu secara
berkala.
BENTUK PENETRASI PASAR
1. Perusahaan berusaha merangsang konsumen agar meningkatkan pembeliannya,
yaitu membeli lebih banyak dan lebih sering. Melalui promosi harga, iklan,
publisitas, perluasan distribusi sangat membantu kegiatan ini.
2. Menarik atau mempengaruhi konsumen saingan.
3. Menarik yang bukan pemakai atau calon konsumen yang berada dalam
lingkungan pasar.
STRATEGI PENETRASI PASAR
➢Adalah suatu strategi untuk meningkatkan penjualan atas produknya, dan pasar
yang telah tersedia melalui usaha-usaha pemasaran yang lebih agresif.
➢Atau usaha untuk meningkatkan penguasaan pasar oleh perusahaan dan sekaligus
meningkatkan volume penjualan serta segmen pasar
1. STRATEGI RAPID SKIMMING
Menetapkan tingkat harga penjualan yang tinggi untuk mendapatkan laba yang setinggi
tingginya sebelum pesaing memasuki pasar dengan produk yang sama
Promosi yang tinggi berguna untuk
a. Menyakinkan konsumen bahwa produk yang dibeli sesuai dengan harga yang mereka bayar.
b. Menarik calon pembeli sebanyak-banyaknya
c. Mempercepat usaha penyusupan atau penetrasi pasar

Strategi Rapid Skimming hanya dapat dilaksanakan dengan menggunakan asumsi


a. Sebagian besar potensi pasar yang belum mengenal produk.
b. Calon konsumen yang telah mengenal produk akan tertarik untuk memiliki produk tersebut dan
memiliki kesanggupan untuk membayar harga yang diminta
c. Perusahaan menghadapi persaingan yang potensial dan bertujuan untuk membangun
preferensi merek ( brand preference)
2. STRATEGI SLOW SKIMMING
Menetapkan harga penjualan yang tinggi dan kegiatan promosi yang rendah. Tujuan
penetapan promosi yang rendah adalah agar dapat dicapai efisiensi pemasaran
sehingga diperoleh laba yang tinggi.
Strategi Slow Skimming hanya dapat dilaksanakan dengan menggunakan assumsi :
a. Luas pasar relatif terbatas.
b. Sebagian besar pasar telah mengenal produk itu.
c. Calon konsumen bersedia membayar harga yang diminta
d. Kemungkinan ancaman para pesaing kecil
3. STRATEGI RAPID PENETRASI
Menetapkan harga produk yang rendah dan kegiatan promosi yang tinggi. agar
dapat menyusup/ memasuki pasar secepat-cepatnya sehingga diperoleh share pasar
sebesar-besarnya.
Strategi Rapid Penetrasi dapat dilaksanakan dengan menggunakan asumsi :
a. Luas pasar relatif cukup besar
b. Umumnya pasar itu belum mengenal produk
c. Calon konsumen umumnya peka terhadap harga
d. Kemungkinan ancaman para pesaing cukup besar
e. Biaya produksi per unit cendrung menurun dengan bertambahnya jumlah produksi
dan pengalaman kerja
4. STRATEGI SLOW PENETRATION
Menetapkan harga jual dan promosi yang rendah. Harga yang rendah agar
perusahaan dapat merangsang pasar untuk menyerap produk dengan cepat, dan
menjaga agar biaya promosinya tetap rendah sehingga laba bersih dapat diperoleh
cukup besar.
Strategi Slow Penetration dapat dilaksanakan dengan menggunakan asumsi :
a. Luas pasar relatif cukup besar
b. Pasar umumnya sangat mengenal produk
c. Pasar umumnya sangat sensitif terhadap harga
d. Kemungkinan ada ancaman dari para pesaing
5. DIVERSIFIKASI PRODUK
Diversifikasi produk adalah penganeka ragaman produk (barang dan jasa) baik
yang sejenis maupun tidak sejenis, produk baru atau produk lama
Diversifikasi Produk upaya yang dilakukan pengusaha/produsen/perusahaan untuk
mengusahakan atau memasarkan beberapa produk yang sejenis dengan produk
yang sudah dipasarkan sebelumnya.
Alasan Perusahaan Melakukan Diversifikasi Produk :
▪ Meningkatkan daya saing
▪ Meningkatkan pendapatan /penjualan
▪ Menguasai market share
6. MODIFIKASI PRODUK
Pemasar harus memutuskan jika dan kapan memodifikasi produk yang ada.
Modifikasi produk adalah mengubah satu atau lebih dari karakteristik produk
a. Modifikasi kualitas
Perubahan daya tahan produk.
b. Modifikasi Fungsi
Mengubah keanekagunaan produk, keefektifan, kenyamanan, atau keamanan
c. Modifikasi model
Perubahan estetika produk lebih dari perubahan kualitas atau perubahan fungsi
7. KANAL DISTRIBUSI
Untuk memastikan penetrasi pasar yang sukses, kamu harus mengetahui kanal-kanal
distribusi yang tepat untuk menyalurkan barangmu.
Selalu temukan kanal-kanal baru agar penjualan meningkat dari waktu ke waktu.
Contoh kanal yang bisa dipertimbangkan saat ini adalah lewat email marketing,
telemarketing, internet marketing, dan lain-lain.
8. BUAT BARRIERS TO ENTRY
Barriers to entry atau halangan untuk masuk dapat dilakukan untuk membatasi
masuknya produk kompetitor lain ke pasar.
Hal ini contohnya dapat dilakukan dengan minimasi biaya variabel.
Strategi tersebut bisa meningkatkan penjualan dan menciptakan barrier to entry bagi
kompetitor.
9. KERJA SAMA DENGAN PERUSAHAAN LAIN
Beberapa perusahaan memilih untuk membentuk kerjasama strategis dengan
perusahaan lain untuk mempermudah penetrasi pasar.
Ada banyak bentuk dan cara aliansi yang bisa dilakukan, salah satunya joint venture.