Anda di halaman 1dari 10

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN

Sebagai Sumber Energi Alterntif di Parangtritis

Disusun Oleh:
Roni Setiawan (08518241014)

PRODI P.T. MEKATRONIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2011
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN
SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF DI PARANGTRITIS
Roni Setiawan (08518241014)
Prodi Pendidikan Teknik Mekatronika, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Yogyakarta

A. Pendahuluan
Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat karena pertambahan
penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pola konsumsi energi itu sendiri yang
senantiasa meningkat. Pemenuhan energi untuk berbagai kebutuhan saat ini
dirasakan masih sangat tergantung pada sumber daya energi tak terbarukan
yang jumlahnya semakin terbatas. Oleh karena itu dimasa mendatang
pemanfaatan sumber daya energi terbarukan merupakan alternatif yang perlu
terus dikembangkan. Menurut Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
(DESDM), Energi terbarukan adalah energi yang dapat diperbaharui dan
apabila dikelola dengan baik, sumber daya itu tidak akan habis. Penerapan
pembangkit listrik tenaga angin (wind power system) merupakan salah satu
contoh jenis energi terbarukan.
Pembangkit Listrik Tenaga Angin (wind power system) adalah
pembangkit listrik yang memanfaatkan energi angin untuk menghasilkan
energi listrik. Komponen utama dari pembangkit listrik ini adalah kincir angin
dan generator. Cara kerjanya cukup sederhana, energi angin memutar kincir
angin, kemudian putaran kincir angin digunakan untuk memutar rotor pada
generator, sehingga generator akan menghasilkan energi listrik. Pembangkit
ini dapat digunakan pada daerah yang memiliki hembusan kecepatan angin
yang tinggi dan relatif stabil.
Di Yogyakarta daerah yang cocok digunakan sebagai daerah
pembangkit listrik tenaga angin adalah daerah pesisir pantai selatan, misalnya
di derah pantai parangtritis. Di pantai ini angin berhembus relatif kencang.
Hembusan angin didaerah ini bisa terdengar ditelinga. Sehingga untuk
menggerakan turbin angin didaerah ini cukup mudah. Bila tiap rumah, kantor,
tempat ibadah, tempat umum dan beberapa peralatan lampu penerangan dan
beberapa peralatan elektroniknya diganti / dikombinasi dengan sistem Wind
Power, maka penghematan dalam listrik PLN akan terwujud secara nyata.

B. Sistim Kerja
Pembangkit listrik tenaga angin berfungsi untuk mengubah energi angin
menjadi energi listrik. Pembangkit listrik tenaga angin memiliki dua
komponen utama yaitu kincir angin dan generator. Kincir angin berfungsi
untuk memutar generator ketika kincir angin mendapatkan aliran angin.
Sedangkan generator akan menghasilkan listrik jika mendapat putaran pada
porosnya. Listrik yang dihasikan generator disimpan sementara oleh baterai.
Dan selanjutnya dirubah menjadi tegangan AC menggunakan inverter. Sistim
ini menggunakan penyimpanan listrik sementara dengan menggunakan
baterai, hal ini bertujuan supaya lisitrik yang dihasilkan lebih stabil. Prinsip
kerja dari pembangkit listrik tenaga angin dapat dilihat dalam bagan berikut
ini:
Start

Hembusan angin

Kincir angin berputar

Gear box

Generator DC

Baterai

inverter

Listrik di konsumsi

Finish
Bagian bagian pembangkit listrik tenaga angin adalah:

Gambar bagian turbin angin


http://renewableenergyindonesia.wordpress.com/2008/03/05/pembangkit-listrik-tenaga-angin/

C. Asal Energi Angin


Angin terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara atau perbedaan
suhu udara pada suatu daerah atau wilayah. Hal ini berkaitan dengan besarnya
energi panas matahari yang di terima oleh permukaan bumi. Pada suatu
wilayah, daerah yang menerima energi panas matahari lebih besar akan
mempunyai suhu udara yang lebih panas dan tekanan udara yang cenderung
lebih rendah. Sehingga akan terjadi perbedaan suhu dan tekanan udara antara
daerah yang menerima energi panas lebih besar dengan daerah lain yang lebih
sedikit menerima energi panas, akibatnya akan terjadi aliran udara pada
wilayah tersebut.
Berikut adalah klasifikasi tingkatan kecepatan angin:
Kelas
Kecepatan angin m/s Kondisi didaratan
angin
1 0,3 – 1,5 Angin tenang, asap lurus keatas
2 1,6 – 3,3 Asap bergerak mengikuti arah angin
3 3,4 – 5,4 Wajah terasa ada angin, daun-daun bergoyang
pelan, petunjuk arah angin bergerak
Debu jalan, kertas berterbangan, ranting pohon
4 5,5 – 7,9
bergoyang
5 8,0 – 10,7 Ranting pohon bergoyang, bendera berkibar
Ranting pohon besar bergoyang, air plumpang
6 10,8 – 13,8
bergerk kecil
Ujung pohon melengkung, hembusan angin
7 13,9 – 17,1
terasa ditelinga
Dapat mematahkan ranting pohon, jalan berat
8 17,2 – 20,7
melawan arah angin
9 20,8 – 24,4 Dapat mematahkan ranting pohon, rumah rubuh
Dapat merubuhkan pohon menimbulkan
10 24,5 – 28,4
kerusakan
11 28,5 – 32,6 Menimbulkan kerusakan parah
12 32,7 – 36,9 tornado
Sumber : http://www.kincirangin.info/pdf/kondisi-angin.pdf

Berdasarkan sumber tersebut diatas, kecepatan angin yang dapat


digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin adalah angin kelas 3-8
dengan kecepatan 3,4 – 20,7 m/s. Di daerah pantai parangtritis, Bantul,
Yogyakarta memiliki kondisi angin dengan hembusan yang relatif stabil.
Dengan melihat tabel klasifikasi kecepatan angin diatas, hembusan angin
didarah parangtritis berada pada kelas 3-7 dengan kecepatan angin 3,4 – 17,1
m/s. Dengan besar kecepatan angin tersebut dan hembusan angin yang relatif
stabil, daerah pantai parangtritis merupakan salah satu tempat yang cocok
sebagai sumber listrik tenaga angin.

D. Parangtritis sebagai sumber energi angin


Parangtritis merupakan pantai yang terletak di pesisir selatan pulau
jawa, tepatnya didaerah Bantul, Yogyakarta. Parangtritis merupakan salah
satu pantai dari samudera hindia. Parangtritis memiliki potensi sebagai
sumber angin untuk pembangkit listrik tenaga angin. Angin di parangtritis
relatif deras dan stabil. Berdasarkan sumber winfinder.com kondisi angin di
parangtritis relatif stabil dengan tiupan angin rata-rata 10 knots atau sekitar
5,14 m/s. Sehingga cocok digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.
E. Dasar Teori
1. Turbin angin
Sebuah pembangkit listrik tenaga angin dapat dibuat dengan
menggabungkan beberapa turbin angin. Listrik dialirkan melalui kabel
transmisi dan didistribusikan ke rumah-rumah, kantor, sekolah, dan
sebagainya. Angin akan memutar turbin, kemudian turbin memutar
sebuah poros yang dihubungkan dengan generator, lalu menghasilkan
listrik. Berikut adalah gambar turbin angin :
Gambar kincir angin
http://www.kincirangin.info/pdf/sketsa-kincir-angin.pdf/

Daya total aliran angin adalah sebanding dengan tenaga kinetik


aliran udara:

Massa aliran udara per detik dapat dihitung dengan persamaan:

Sehingga didapatkan persamaan :


Dari persamaan tersebut disimpulkan bahwa daya total dari aliran angin
adalah sebanding dengan kerapatan udara, luas penampang baling-baling
dan kecepatan angin.
Daya maksimum angin (watt) yang dapat diserap oleh sudu rotor
dapat dinyatakan dengan persamaan:

Daya nyata adalah daya yang yang dapat dimanfaatkan oleh turbin
untuk dijadikan sebuah energi baru. Daya ini dapat dinyatakan dalam
persamaan berikut:

Pada semua benda yang berputar selalu terdapat torsi, yaitu gaya
yang menyebabkan sebuah tetap dapat berputar pada kecepatan putarnya.
Besarnya torsi dapat dinyatakan dalam persamaan berikut:

2. Gearing
Gearing merupakan susunan roda gigi yang berfungsi untuk
meneruskan gaya putar dari kincir angin menuju ke generator. Yang perlu
diperhatikan dalam penentuan gearing adalah kecepatan putar berbanding
terbalik dengan torsi yang dihasilkan. Untuk mendapatkan putaran yang
lebih cepat dapat menggunakan roda gigi besar menggerakan roda gigi
kecil. Jika diinginkan torsi yang lebih kuat dapat mengunakan hubungan
roda gigi kecil menggerakan roda gigi besar. Perbandingan antara jumlah
gigi (z) dengan kecepatan putar (n) dan besar torsi (T) yang dihasilkan
adalah:
3. Generator
Generator adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengubah energi
gerak putar menjadi energi listrik. Prinsip kerja yang digunakan generator
adalah hukum faraday, yang menyatakan bahwa suatu penghantar yang
terdapat dalam garis gaya magnet yang berubah-ubah, maka dalam
penghantar tersebut akan dihasilkan gaya gerak listrik induksi. Untuk
memperoleh hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memutar kutub-
kutub magnet.
Generator listrik terdiri dari 2 macam yaitu generator ac dan
generator dc. Generator ac jika kutub-kutubnya diputar akan meghasilkan
listrik ac, sedangkan generator dc jika kutub-kutubnya diputar akan
menghasilkan tegangan dc. Perbedaan pada generator ac dan dc adalah
generator dc memiliki komutator. Komutator merupakan cincin belah
yang berfungsi sebagai penyearah.
Dalam menghasilkan listrik generator dipengaruhi oleh jumlah
kutub (P), gaya gerak magnet (Ø), jumah lilitan (Z), jumlah cabang lilitan
(A) dan putaran generator (n). untuk menentukan besar tegangan yang
dihasikan generator dapat merubah besar Ø atau besar n. semakin besar Ø
atau n, tegangan yang dihasilkan generator akan semakin besar. Untuk
mengatur Ø dapat dilakukan dengan cara mengatur resistansi medan
magnet penguatanya, sedangkan n dapat diatur dengan merubah putaran
poros generator. Hubungan tersebut dapat dilihat dalam persamaan
berikut:
4. Inverter
Inverter merupakan alat yang berfungsi untuk mengubah listrik dc
menjadi listrik ac. Inverter ini terdiri dari rangkaian sakelar elektronik
yang dirangkai sedemikian. Rangkaian sakelar tersebut kemudian
dikendalikan dengan cara memicunya secara bergantian dalam waktu
yang relatif konstan. Dengan cara seperti itu akan didapatkan output
listrik dengan tegangan bolak balik. Setelah didapatkan listrik ac, untuk
menaikan teganganya dapat diperoleh dengan menggunakan trafo step up.

F. Kesimpulan
Angin merupakan sumber energi yang dapat diperbaruhi yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.
Parangtritis adalah pantai yang terletak di pesisir selatan kota Yogyakarta.
Di pantai ini angin berhembus relatif stabil dengan kecepatan rata-rata 10
knots atau 5,14 m/s. Sehingga daerah ini cocok digunakan sebagai daerah
pembangkit listrik tenaga angin.

G. Daftar Pustaka
http://www.kincirangin.info/pdf/kondisi-angin.pdf
http://www.kincirangin.info/pdf/sketsa-kincir-angin.pdf
http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-9222-4205100040-Paper.pdf
http://www.kincirangin.info/
http://www.jurnalinsinyurmesin.com/index.php?option=com_content&view=
article&id=5
http://reffburn.org/energy/energy-industry/penyediaan-energi/energi-
terbarukan/tenaga-angin/222-pln-akan-kembangkan-pembangkit-listrik-
angin.html