TUGAS KLIPING MATA PELAJARAN KEWARGANEGARAAN

³ KRONOLOGI KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA´

Disusun Oleh Elza Kirana Putri Kelas 7A

:

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 13 BANDUNG 2011

Tragedi Tanjung Priok, Jakarta, 1984
Senin, 10 September 1984. Seorang oknum ABRI beragama Katholik, Sersan Satu Hermanu, mendatangi mushala As-Sa'adah untuk menyita pamflet berbau 'SARA'. Namun tindakan Sersan Hermanu sangat menyinggung perasaan ummat Islam. Ia masuk ke dalam masjid tanpa melepas sepatu, menyiram dinding mushala dengan air got, bahkan menginjak Al-Qur'an. Warga marah dan motor motor Hermanu dibakar. Buntutnya, empat orang pengurus mushala diciduk Kodim. Upaya persuasif yang dilakukan ulama tidak mendapat respon dari aparat. Malah mereka memprovokasi dengan mempertontonkan salah seorang ikhwan yang ditahan itu, dengan tubuh penuh luka akibat siksaan. Rabu. 12 September 1984. Mubaligh Abdul Qodir Djaelani membuat pernyataan yang menentang azas tunggal Pancasila. Malamnya, di Jalan Sindang, Tanjung Priok, diadakan tabligh. Ribuan orang berkumpul dengan semangat membara, disemangati khotbah dari Amir Biki, Syarifin Maloko, Yayan Hendrayana, dll. Tuntutan agar aparat melepas empat orang yang ditahan terdengar semakin keras. Amir Biki dalam khotbahnya berkata dengan suara bergetar, "Saya beritahu Kodim, bebaskan keempat orang yang ditahan itu sebelum jam sebelas malam. Jika tidak, saya takut akan terjadi banjir darah di Priok ini". Mubaligh lain, Ustdaz Yayan, bertanya pada jamaah, "Man anshori ilallah? Siapa sanggup menolong agama Allah ?" Dijawab oleh massa, "Nahnu Anshorullah ! Kami siap menolong agama Allah !" Sampai jam sebelas malam tidak ada jawaban dari Kodim, malah tank dan pasukan didatangkan ke kawasan Priok. Akhirnya, lepas jam sebelas malam, massa mulai bergerak menuju markas Kodim. Ada yang membawa senjata tajam dan bahan bakar. Tetapi sebagian besar hanyalah berbekal asma' Allah dan Al-Qur'an. Amir Biki berpesan, "Yang merusak bukan teman kita !" Di Jalan Yos Sudarso massa dan tentara berhadapan. Tidak terlihat polisi satupun, padahal seharusnya mereka yang terlebih dahulu menangani (dikemudian hari diketahui, para polisi ternyata dilarang keluar dari markasnya oleh tentara). Massa sama sekali tidak beringas. Sebagian besar malah hanya duduk di jalan dan bertakbir. Tiba-tiba terdengar aba-aba mundur dari komandan tentara. Mereka mundur dua langkah, lalu ... astaghfirullah ! Tanpa peringatan terlebih dahulu, tentara mulai menembaki jamaah dan bergerak maju. Gelegar senapan terdengar bersahut-sahutan memecah kesunyian malam. Aliran listrik yang sudah dipadamkan sebelumnya membuat kilatan api dari moncong-moncong senjata terlihat mengerikan. Satu demi satu para syuhada tersungkur dengan darah membasahi bumi. Kemudian, datang konvoi truk militer dari arah pelabuhan, menerjang dan melindas massa yang tiarap di jalan. Dari atas truk, orang-orang berseragam hijau tanpa nurani gencar menembaki. Tentara bahkan masuk ke perkampungan dan menembak dengan membabi-buta. Tanjung Priok banjir darah. Pemerintah dalam laporan resminya yang diwakili Panglima ABRI, Jenderal L. B. Moerdani, menyebutkan bahwa korban tewas 'hanya' 18 orang dan luka-luka 53 orang. Namun dari hasil investigasi tim pencari fakta, SONTAK (SOlidaritas Nasional untuk

di Tanjung Priok yang merupakan basis Islam itu para mubaligh dapat bebas berbicara bahkan mengkritik pemerintah. warga Islam di Ambon telah menikmati hidup rukun dan harmonis bersama warga Kristen. AMBON: Perang Saudara Februari 24. Adanya rekayasa dan provokasi untuk memancing ummat Islam dapat diketahui dari beberapa peristiwa lain sebelum itu. diperkirakan sekitar 400 orang tewas. Pola yang . Sampai dua tahun setelah peristiwa pembantaian itu. 1999. Natsir dan Syafrudin Prawiranegara sebenarnya telah melarang ulama untuk datang ke Tanjung Priok agar tidak masuk ke dalam perangkap. sampai menolak azas tunggal Pancasila. mereka berkeras menyatakannya sebagai sebuah perang saudara. belum terhirung yang luka-luka dan cacat. menanyakan anak atau kerabatnya yang hilang. 1999. 19999. Dari cerita Syarifin Maloko. Sebenarnya sejak beberapa bulan sebelum tragedi. ketua SONTAK dan mubaligh yang terlibat langsung peristiwa 12 September. di kawasan lain kota Jakarta sensor bagi para mubaligh sangat ketat. Warga Ambon menolak kejadian ini sebagai suatu kerusuhan . Rekayasa dan pancingan ini tujuannya tak lain untuk memojokkan Islam dan ummatnya. Berbagai sumber berita dengan kuat mengindikasikan bahwa kesempatan ini digunakan oleh para provokator untuk memulai pengrusakan besar-besaran di Ambon dan bahkan sampai ke pulau-pulau di sekitarnya. akan berurusan dengan aparat. Perang ini di mulai dari sebuah kejadian yang sepele. Ambon dan pulau-pulau di sekitarnya dilanda oleh perang saudara yang berkecamuk dengan dahsyat. Siapapun yang menanyakan peristiwa 12 September. Namun entah kenapa. Kejadian kecil yang bersifat lokal ini dimulai ketika seorang supir taxi bertengkar / berantem dengan seorang warga Islam Ambon. Walaupun Ambon di kenal sebagai daerah orang Kristen di Indonesia. Ambon lebih dikenal sebagai pulau penghasil rempah-rempah.peristiwa TAnjung prioK). suasana Tanjung Priok memang terasa panas. adalah seorang Katholik yang sudah dikenal permusuhannya terhadap Islam. Tokoh-tokoh Islam menduga keras bahwa suasana panas itu memang sengaja direkayasa oleh oknum-oknum tertentu dipemerintahan yang memusuhi Islam. Terlebih lagi bila melihat yang menjadi Panglima ABRI saat itu. 1999 Sebelum tanggal 19 Januari. suasana Tanjung Priok begitu mencekam. Tokoh senior seperti M. ia baru mendengar adanya larangan tersebut setelah berada di dalam penjara. Sebab. Suasana rekayasa ini terutama sekali dirasakan oleh ulama-ulama di luar tanjung Priok. Namun seruan ini rupanya tidak sampai kepada para mubaligh Priok. Jenderal Leonardus Benny Moerdani. Kehidupan yang rukun dan harmonis ini ternyata berakhir dengan kehancuran yang tak dapat di kembalikan lagi seperti semula pada tanggal 19 Januari. Pada tanggal 19 Januari. misalnya dari pembangunan bioskop Tugu yang banyak memutar film maksiat diseberang Masjid Al-Hidayah.

Berikut adalah daftar para korban dari serangan tersebut: No. 5. Warga Kristen di Kariu di pulau Haruku di serang oleh penduduk Pelauw. Palu dan Palopo itu sangat parah juga). Kasus Ambon ini adalah yang paling parah. Tepat sebelum di serang. di pindahkan tempat lain. Sebagian besar penduduk dari tiga tempat tersebut adalah warga Islam. 3. dan kejadian sekitar hari natal tahun 1998 di Sulawesi Tengah yang menghantam kota Poso. yang berfungsi untuk menjaga keamanan di perbatasan Pelauw dan Kariu. Kailolo dan Ori. daftar pertama para korban dilampirkan di tabel 1. Menurut para saksi mata dan penelitian yang dilakukan oleh Tim Pencari Fakta Salawaku. Nama 1. 6. Belum sampai tanggal 14 Februari. muncul lagi kejadian serius lainnya. di mana kejadian lokal yang sepele menjadi sesuatu yang besar dan tak terkendali yang menghancurkan semua komunitas yang ada. pos komando aparat keamanan. 1999. 2. 7.demikian kelihatannya muncul berulang-kali dari kasus ke kasus . 2. Kita bisa melihat pola ini di Ketapang. 4. Yohanis Radjawane Dominggus Tupalesy Elly Pattinasarany Dolly Takaria Polly Nanlohi Atja Pattiasina Hengky Siahaya Yohanis Noya Penyebab Ditembak aparat Ditembak aparat Status Tewas Tewas Dibakar di dalam rumah Tewas Dibakar di dalam rumah Tewas Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Luka parah Luka parah Luka ringan Luka ringan . Sejak saat itu masyarakat Ambon hidup dalam ketakutan dan banyak kejadian-kejadian kecil dimana-mana. kasus Poso (di mana kasus Poso ini tidak pernah di liputi oleh media. Bahkan berbagai sumber berita mengisyaratkan bahwa para provokator itu di gerakkan oleh Suharto dan antek-anteknya. 8. Komando pos militer Yon 733. Kupang. kejadian tanggal 14 Februari ini lebih parah lagi di sebabkan oleh beberap hal: 1. bapak Safar Latuamuri yang juga berasal dari Pelauw bersama-sama dengan beberapa aparat dan penduduk desa tersebut dan menyerang penduduk di Kairu.

Welem Riry 30. Izack Noya Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Ditembak aparat Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan Luka ringan 10. Hanny Lewerisa 23. Dominggus Pattiasina 25.9. Rudy Watimena 29. Abraham Hahury Dipanah 21. Izaack Nahusona Dipanah Dipanah Ledakan bom Ledakan bom Dipanah Dipanah Dipanah Dipanah Dipanah . Jacob Pattirajawane 27. Johanis Pattirajawane 28. Yopy Kilanresy 12. Lamberh Noya 15. Bominngus Taihutu 18. Ruka Birahi 17. Max Noya 16. Dominggus Pattirajawane Ditembak aparat 20. Domiggus Noya 19. Ronny Lalopua 26. Karel Radjawane 24. Corinus Laisina 13. Marthinus Metehelemual Dipanah 22. Agusthinus Siahaya 14. Salakori 11.

Duan Noya 13. 6. Pasukan penjaga keamanan juga terlibat dalam penembakan brutal terhadap penduduk Hulaliu. 5. Marthen Tahapary Penyebab Tewas Status Tewas Tewas Tewas Tewas Janes Leikawabessy Tewas Agus Noya Frangky Tanate Christian Noya Marthinus Taihutu Jacob Noya Chres Noya Jusuf Birahi Tewas Tewas Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah Ditembak aparat Luka parah 10. Berikut ini adalah daftar para korban dari desa Hulalui: No. 2. Rumah -rumah dan bahkan sebuah gereja yang telah berada dibawah perlindungan pasukan keamanan bisa terbakar habis. 4. yang datang terburu-buru untuk membantu korban luka di Kariu. 4. Julius Kainama 15. Donny Noya 12. 7. Nama 1. 8. Ronny Huka 11. Jopie Laisina .31. Semuel Radjawane Dipanah Luka ringan 3. 9. 3. Stevy Noya 14.

Rumah-rumah warga Kristen dibakar.1999. Mereka bukan saja tidak melakukan apa -apa . Nama 1. Tetapi yang lebih menyakitkan dan memprihatinkan adalah sikap para petugas militer. Dikota ambon kerusuhan terjadi lagi. tetapi juga mencerminkan hilangnya kontrol dan kekuasaan di dalam unit militer secara keseluruhan. Dibawah ini adalah daftar korban di Ambon dari tanggal 23-24 Februari . bahkan dari Menhankam sendiri. sebetulnya mereka terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan . Jacob de Lima Penyebab Status Di tembak aparat Tewas 16. begitu juga dengan penduduk Iha (Muslim) dan Nolloth (Kristen). Sementara itu. Para umat kristen di Batu merah Dalam sampai harus lari mencari tempat perlindungan. Walaupun banyak berita utama di media menyatakan . Elianus Siahaya 17.Kristen membantai Islam di Ambon . Thopilus Noya 19. hari senin dan selasa. Tiga orang Nolloth meninggal dan seorang dengan lengan teramputasi akibat dari tembakan dari seorang petugas. . penduduk Siri Sori Islam dan penduduk Siri Sori Serani (Kristen) terlibat dalam perkelahian. pada hari selasa tanggal 22 Febuary 1999. salah seorang aparat yang terlibat dalam peristiwa penembakan di Batu Merah Dalam adalah seorang polisi bernama Cahyana. Sikap dan perbuatan petugas militer yang demikian bukan saja tidak dapat diterima. 1999. Bram Noya 18.kelihatannya yang sebaliknyalah yang benar . Sampai saat ini 6 orang tertembak mati oleh petugas keamanan dan tiga diantaranya ditembak oleh petugas keamanan ketika mereka masih berada di dalam pagar/pekarangan Gereja Bethabara di Batu Merah Dalam. Bom meledak di Batu Merah Dalam. Menurut para saksi mata. Simon Werinussa Ditembak aparat Luka ringan Ditembak aparat Luka ringan Ditembak aparat Luka ringan Ditembak aparat Luka ringan Pada tanggal 21 dan 22 Febuari. Jenderal Wiranto. Petugas keamanan tidak berbuat apa-apa ketika orang-orang mulai menyerang warga Kristen.No. di pulau Saparua.

F. Bagian dalam gereja ini dibakar (60% hancur). dilakukan 4. tertua di Ambon) habis terbakar 5. Hitipeuw Di tembak aparat Tewas Indonesia). dalam kurun waktu kurang dari setahun tercatat minimal 95 gereja telah diserang dan dibakar. Anthon Lopulalan Di tembak aparat Tewas Menurut laporan yang disampaikan oleh FKKI (Forum Komunikasi Kristen 6. 1. yang di lakukan secara halus di masa Soeharto.2. Kurangnya niat serta kemampuan pemerintah dan ABRI telah mengakibatkan melemahnya pengaruh mereka secara lokal maupun di dunia international. Marthin Manukelle Di tembak aparat Tewas kekuasaan secara terang-terangan dan ganas di era pemerintahan transisi Habibie. 5. Walaupun terlihat dengan jelas adanya pola yang sama di setiap peristiwa. Telusa Di tembak aparat Tewas Di tembak aparat Tewas Penganiayaan terhadap umat Kristen. (20% hancur). Hal ini akan terjadi kalau pemerintah tidak memenuhi tugasnya yaitu untuk melayani rakyatnya. Gereja Nehemiah. Jemaat Silo (Gereja Protestan dibakar sampai rata dengan tanah (100% hancur). Jemaat Petra (Gereja Protestan Maluku) di desa Benteng Karang Ambon habis terbakar (100% hancur). Rudy Hehatubun E. sebanyak 455 gereja telah di serang dan di bakar semasa pemerintahan Suharto.Waihaong 3. telah menunjukkan kekejamannya sejak peristiwa kerusuhan May 1998. 1999. bahkan sejak kasus Surabaya 9 Juni. 4. 1996. Maluku) di desa Silale . Gereja Bethlehem di jalan Anthony Rhibok dilempar batu. Gereja Protestan Petra.. Tabel 1 Daftar korban kasus Ambon. Semenjak Habibie berkuasa. 3. Kelompok Fundamentalis yang bergerak di belakang Habibie sejak dibentuknya ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) pada awal tahun 90an. Gereja Sumber Kasih. . Gereja Tua Hila di perkampungan Kristen Hila (gereja (100% hancur). 2. pemerintah dan ABRI masih belum dapat memberikan keadilan yang tuntas dan mutlak kepada rakyat Indonesia dengan menunjuk dan mengadili para otak dibelakang semua persitiwa ini. Jemaat Bethaba (Gereja Protestan Maluku) di desa Batu Merah telah di jarah dan di hancurkan. January 15-28. 1996 dan diikuti kasus Situbondo 10 Oktober.

3. 1999: . Gereja Hanwele di Desa Nania dibakar habis (100% hancur). 10. Seram Barat dibakar (100% 13. 4. 5. Paporu-Piru. 9. Seram Barat dibakar habis (100% hancur). Rumah pastor GPM jemaat Sanana (dibakar). Rumah pastor GPM jemaat Desa Nania (dibakar). Gereja Katolik di Desa Paporu-Piru. Gereja Sidang Jemaat Allah di Desa Benteng Karang habis terbakar (100% hancur). Daftar rumah dan sekolah jemaat yang dirusak dan kerusuhan Ambon tanggal 15-28 Januari. Rumah pastor GPM jemaat Desa Negri Lama (dibakar). Gereja Katolik Logos di Desa Benteng Karang habis terbakar (100% hancur). Gereja Bethel Indonesia. Jemaat Sanana (GPM) di Desa Sanana dibakar (100% hancur). 2. 7. Seram Barat dibakar habis (100% 11. 7. hancur). 15. Satu sekolah Katolik di Sanana (dibakar). Rumah jemaat (rumah pastor) jemaat Sanana (dibakar).6. 8. Gereja Maranatha di Desa Negri Lama dibakar habis (100% hancur). Rumah pastor GPM jemaat Desa Hila (dibakar). Gereja Protestan. Gereja Protestan Maluku (GPM) di Desa Paporu-Piru. dibakar oleh massa saat Daftar mesjid yang dirusak dan atau dibakar massa saat kerusuhan Ambon tanggal 1528 Januari. 14. Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) di Desa hancur). Jemaat Sanana di Desa Sanana dibakar (100% hancur). 12. Gereja Katolik. Jemaat Sanana di Desa Sanana dibakar (100% hancur). 1999: 1. 6. Rumah pastor GPM jemaat Desa Benteng Karang (dibakar).

Mesjid kompleks Wisma Atlit di karang panjang rusak(20% hancur) 10. 5. Mesjid Al Muhajirin di desa Paso dibakar (60% hancur) 19. Mesjid Al Mukhlisin di karang Baringin 96Batu Gantung rusak ( 40% hancur) 12. Mesjid Al Ikhwan di pasar Mardina terbakar habis. Mesjid Wailete di desa Hative Besar dibakar (65% hancur) 21. Ruang ibadah Galala di desa Galala dibakar (50% hancur) . Mesjid Al Ikhlas di jalan Pattimura Raya didalam Pos Alley dirusak (20% rusak) 4. Mesjid Nurul Hijrah Nania di desa Nania dibakar (50% hancur) 17. Mesjid Kompleks TVRI di Gunung Nona dirusak (40 % hancur) 16. Mesjid Jamiatul Islamiah di desa Galala dibakar (50%hancur) 20. Mesjid Kompleks Kati di Batu Gong dirusak(20% hancur) 9. Mesjid At-Taqwa di desa Batu Gajah/ Batu Bulan dibakar (50% rusak) 7. 2. Mesjid Labuhan Batu di desa Labuhan Batu dirusak (40% hancur) 18. Mesjid di kantor daerah regional dirusak (20% hancur) 11.1. Mesjid kantor transmigrasi regional dirusak (20% hancur) 14. Mesjid Al Ikhlas di Kompleks Jati Batu Gong dirusak(50% hancur) 8. Mesjid Kompleks Kopertis Ahuru di Desa Ahuru dirusak (20% hancur) 15. Mesjid Al Mukharam di Karang Tagape dirusak (45% hancur) 13. 3. Mesjid As Sa92adah Pule di jalan Karang Panjang terbakar habis. Mesjid Al Huda di jalan Diponegoro Atas dibakar (12% rusak). Mesjid An-Nur di jalan Sangaji dirusak massa ( 20% rusak) 6. Ruang ibadah di kompleks SMUN 7 Wailete di desa Hative Besar dirusak (60% hancur) 22.

Ketika berumur 17 tahun. dan Maengko Baru. Nusa Tenggara Timur pada 5 Mei 1945. Pengadilan memutuskan bahwa mereka bersalah atas tuduhan pembunuhan. Tibo merantau ke Sulawesi Tengah dan berusaha membangun kehidupan dan rumah tangga di desa Beteleme. penganiayaan. dan perusakan di tiga desa di Poso.23. Flores. Ruang ibadah Nurul Haq di desa Dobo di Maluku Tenggara dirusak (20% hancur) Data sekolah yang dirusak dan / atau dibakar saat kerusuhan Ambon tanggal 15-28 Januari. Menikah dengan wanita setempat. Tiga orang terdakwa dalam kasus ini adalah Fabianus Tibo. yakni Desa Sintuwu Lemba. dan ditegaskan kembali dengan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara pada 17 Mei 2001. Mereka ditangkap pada Juli dan Agustus 2000. SMU Muhammadiyah Tanah Lapang Kecil (Talake) dirusak (40% hancur) KASUS POSO Kasus Tibo adalah sebuah kasus mengenai penyelesaian Kerusuhan Poso. Fabianus Tibo Fabianus Tibo lahir di Ende. Ketiganya dieksekusi mati pada dinihari 22 September 2006 di Palu. SD Al-Hilal di jalan Anthony Ribhaok dibakar (100% hancur) 2. dan Marinus Riwu. Dan dijatuhi vonis mati pada April 2001 di Pengadilan Negeri Palu. Tibo yang berpendidikan kelas 2 Sekolah Rakyat sehari-harinya bekerja sebagai petani. Kayamaya. Dominggus da Silva. 1999: 1. Kasus vonis mati mereka menimbulkan banyak kontroversi sehingga menyebabkan rencana vonis mati mereka tertunda beberapa kali. Di samping menunjang kehidupan keluarganya sebagai seorang petani sederhana. Tibo sendiri merupakan salah satu terdakwa dari tiga terdakwa dalam kasus ini. Tibo juga bekerja sampingan sebagai pengrajin topi . dan dikaruniai 3 orang anak.

yang sampai akhir hayatnya membujang. Mendengar ada banyak transmigran asal Flores di Beteleme. pastor. para suster. Dominggus berusaha mengadu nasib ke Dusun Jamur Jaya. Masyarakat yang sebagian besar petani hidup dalam ketenteraman tanpa terusik sedikitpun dengan berbagai bentuk friksi sosial dan politik. Ia tidak memiliki ibu jari (jempol) tangan kanannya. padahal segala sesuatu dikerjakan dengan tangan kanan sebagai tumpuan utama. Poso II (1999) dan Poso III (2000). Ketenteraman penduduk Jamur Jaya baru mulai terusik ketika pada tanggal 15 Mei 2000 datang seorang tamu tak diundang yang mengaku berasal dari Poso bernama Yanis Simangunsong memprovokasi dengan mengabarkan berita bahwa Gereja Santa Theresia Poso dan Komplek Sekolah/Asrama akan dibakar serta anak-anak penghuni Asrama (85 orang berasal dari Desa Beteleme). Desa Jamur Jaya. dan para guru akan dibunuh. Marinus Riwu Marinus Riwu lahir di Kupang. Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah tempat tinggal Fabianus Tibo. Mereka hidup berdampingan dalam semangat kebersamaan dan toleransi. bekerja sebagai sopir angkutan umum jurusan Beteleme ± Jamur Jaya. Flores. persisnya ke Dusun Molores Kecamatan Lembo yang berjarak sekitar 250 Km dari Kota Poso. Tahun 1987 lelaki yang hanya bersekolah sampai kelas 2 Sekolah Dasar itu bersama istri dan anak-anaknya transmigrasi ke Sulawei Tengah. Setamat STM ia merantau ke Sulawesi Tengah pada tahun 1987. Untuk menghidupi keluarganya Marinus sehari-hari bekerja sebagai petani. Sebelum kerusuhan Poso I (1998). Nusa Tenggara Timur tanggal 17 Agustus 1967. Sehari-hari Dominggus.dan rotan. Semuanya itu dilakukannya dengan tangan yang memiliki jari-jari yang tidak lengkap. Nusa Tenggara Timur pada tanggal 27 Juli 1957. Dominggus Da Silva dan Don Marinus Riwu berjarak sekitar 250 Km dari kota Poso. Dusun Jamur Jaya dalam suasana aman. Informasi tersebut menggerakkan hati Tibo untuk . Kecamatan Lembo. Dominggus da Silva Dominggus da Silva lahir di Maumere.

Drama tentang kematiannya masih berakhir dengan open ending. Wakil Ketua Tim Penyelidikan Kasus Marsinah II Letkol (Pol. Beteleme. dan tulang bagian depannya hancur. Dagunya memar. Wakil Ketua Tim Penyelidikan Kasus Marsinah II sedang berupaya mencari Jawabnya. Ia diduga tewas karena tusukan benda runcing. kelamin Setelah berbulan-bulan tak ada kabar berita--kecuali protes dari sejumlah . pabrik yang terletak di Porong. Wilangan.menyelamatkan anak-anak sekolah di asrama tersebut (anak-anak yang berasal dari Beteleme. selaput daranya robek. Kabupaten Morowali. pastor dan guru yang tinggal di asrama St. perutnya luka sedalam 20 sentimeter. Tentu kita belum lupa. KISAH Marsinah belum lagi selesai.) Sapdoni. Jika memang ada perbedaanperbedaan itu. Nganjuk--200 kilometer dari tempatnya bekerja. ailas mengambang. di suatu hari yang kelam. Marsinah tampaknya meninggal sehari sebelum mayatnya ditemukan. pada Seminar Marsinah Mengguat yang diadakan di Lembaga Bantuan Hukurn Surabaya awal Juni silam. Lima hari kemudian Dominggus da Silva (42 tahun) dan Marinus Riwu (48 tahun) menyerahkan diri di Polsek Bateleme. kampung Tibo) dan juga para suster. 9 Mei 1993 jenazah aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS). lengan dan pahanya lecet. mengaku betapa berbedanya hasil penyidikan babak pertama dengan babak kedua. Theresia Poso. itu ditemukan di sebuah gubuk di Desa Jegong. Petani ini ditangkap Satuan Tugas TNI Cinta Damai di Desa Jamur Jaya. Selain itu. Sidoarjo. pada akhir Juli 2000. KASUS MARSINAH Kasus kematian buruh Marsinah masih menjadi tanda tanya besar. Bahkan. tetapi kasus ini terancam terlupakan kalau kita tak terus-menerus menagih kepada pemerintah. bukan saja jalan menuju ke pengungkapan pembunuhan Marsinah penuh gerunjal. Menurut hasil otopsi Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk.

*Marsinah dan KejanggalanKasusnya Siapakah sesungguhnya Marsinah.lembaga swadaya masyarakat yang menuntut pengungkapan kasus ini--tiba-tiba saja terjadi penggerebekan oleh pihak keamanan berpakaian preman dari pusat (bukan dari Jawa Timur). dibebaskan oleh Mahkamah Agung. termasuk Mutiari. adalah otak pembunuhan. Kepala Personalia PT CPS yang tengah hamil tiga bulan. pemilik pabrik PT CPS Rungkut dan Porong. Cara penangkapan dan penyiksaan itu. 45 tahun. kasus ini toh tetap saja gelap. Pada tahun 1994. Delapan orang "tersangka" itu dianggap "hilang" selama 18 hari tanpa diketahui siapa yang membawa dan dibawa ke mana hingga akhirnya pada hari ke-l9 mereka dinyatakan ditahan pihak kepolisian Jawa Timur. menyalahi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. setelah divonis hukuman penjara. akhirnya Yudi Susanto dkk. menurut sejumlah pakar hukum termasuk pengacara T. Mereka menangkap dan menahan para karyawan dan direktur PT CPS. Dan. Mungkin karena keberaniannya itulah yang membuat Marsinah tak layu dihalau satpam saat memimpin aksi memperjuangkan hak kaum buruh pada 4 Mei . Selanjutnya seperti yang sudah tertulis di media massa empat tahun silam. seperti yang diakui para tersangka itu. mereka diculik dan-kecuali Mutiari--disiksa oleh aparat di markas Dan Intel Kodam V Brawijaya agar mengakui "perbuatan" pembunuhan itu. Mulya Lubis. Namun. Jawa Timur. lulusan SMA Muhammadiyah Nganjuk ini dikenal sebagai pekerja keras dan tak mengenal takut. Selain hobi membaca. lembaga swadaya masyarakat atau yayasan serta seniman yang tak henti-hentinya memperingati kematian Marsinah itu. sehingga kasusnya diributkan tak putusputusnya? Ia adalah gadis sederhana kelahiran Desa Nglundo. sulit untuk mempercayai berita acara pemeriksaan (BAP) resmi yang menuduh Yudi Susanto. Dibesarkan dan menyelesaikan pendidikannya di kota kelahirannya. Yang terusmenerus mengingatkan "kegelapan" ini tentu saja masyarakat. Nganjuk.

ini yang harus dijawab. ya. 23 tahun. mengintimidasi. kasus ini tetap tak akan terungkap. Mereka diminta mundur dari PT CPS dan akhirnya para buruh itu diberi pesangon di kantor kodim dengan kehadiran Yudi Astono." . Marsinah menyampaikan surat kepada direktur pabrik yang antara lain mempertanyakan kesepakatan penyelesaian aksi mogok yang berakhir dengan pemaksaan pengunduran diri terhadap 13 rekannya itu. antara lain menuntut kenaikan upah dari Rp 1. dan tuntutan lain: setelah pemogokan itu. yang berusaha keras untuk mengegolkan usaha tersebut. Marsinah akhirnya berhasil bertemu dengan Yudi Astono. termasuk Yudi Susanto. Aksi dimulai 3 Mei 1993: 18 buruh mencegah teman-temannya bekerja. tanpa Marsinah. sekitar pukul 20. yang tidak sah." kata Trimoelya kepada D&R. tunjangan tetap Rp 550 per hari. perusahaan diminta tidak memutasi.250. kasus Marsinah menjadi tak tersentuh keadilan karena sejak awal pada kasus tersebut sudah terjadi kejanggalan dengan cara penangkapan delapan tersangka.00. para buruh mogok total dan mengajukan 12 poin tuntutan. harus ada kesediaan pihak ABRI untuk memeriksa sejumlah aparatnya yang terlibat dalam penangkapan dan penyiksaan para terdakwa sipil. "Mengapa sampai berbulan-bulan kematian Marsinah tidak bisa diungkap polisi. Apa yang janggal dari semua ini? Menurut Trimoelja D. Pada 5 Mei.700 per hari menjadi Rp 2. "Jika pihak angkatan darat tidak mau memeriksa aparat. direktur pabrik. Soerjadi--yang di masa pengadilan kasus Marsinah bertindak sebagai pengacara Yudi Susanto--jika ingin mengungkap kasus Marsinah. Dan. 13 buruh yang dianggap menghasut digiring ke Kodim Sidoarjo. Menurut Trimoelja. Pada hari yang sama. sejak hari itulah Marsinah lenyap sampai mayatnya ditemukan di Nganjuk. dan memecat karyawan Adalah Marsinah. Kemudian koramil setempat"mengamankan situasi" Esoknya. dituduh mengadakan rapat gelap dan menghasut karyawan.1993 yang--diduga orang--berbuntut pembunuhan terhadap dirinya.

Sampel darah itu. Tetapi. ia melihat Tim Laboratorium Forensik Polri menemukan ceceran darah di lantai kodim. Trimoelja yakin ada kerja sama antara polisi dan militer dalam penanganan awal kasus Marsinah. menurut Letkol Sapdoni dalam seminar Marsinah Menggugat awal Juni lalu. Dr." kata Sapdoni di dalam seminar Marsinah Menggugat di Lembaga Bantuan Hukum Surabaya.tutur Trimoelja." kata Trimoelja dengan nada protes. Sampel darah itu dites DNA-nya untuk mencari tahu apakah itu sampel darah Marsinah atau bukan. karena "BAP dibuat di Dan Intel tapi kok BAP-nya kop polisi. padahal pada pemeriksaan pertama golongan darah dinyatakan B. Kalau Pak Tri mau melihat datanya." kata Trimoelja. buruh PT CPS? Namun. menangkapi orang yang Gelapnya kasus Marsinah ini. Jadi. Juga diperoleh informasi bahwa golongan darah mayat itu adalah A. menurut Trimoelja. ada di kantor Polda. membawanya ke Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya dalam kondisi sudah hancur. ditemukan adanya benturan benda keras hingga tulang selangkangan dan tulang kemaluannya hancur. untuk kemudian diteliti Prof. sudah dibawa ke Inggris. Selain itu. dibantu Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Harun. karena terkontaminasi.) . juga disebabkan karena polisi tidak mandiri ." tutur Sapdoni. * Penyidikan Kasus Marsinah II "Kalau penyelidikan babak I saya tidak bisa komentar. Selain itu. adalah mengapa pihak militer menutupi kejadian yang sebenarnya dengan cara tidak bersalah. "Tapi negatif. menurut Trimoelja. "Selama polisi di bawah ABRI saya pesimistis kasus Marsinah bisa terungkap. Hal teknis lain yang dipersoalkan Trimoelja adalah masalah pemeriksaan DNA. yang sebelumnya sudah mengenali mayat itu adalah Marsinah. maka--seperti disampaikan Letkol (Pol. pembongkaran mayat itu disaksikan oleh pihak keluarga. pertanyaannya apakah jenazah itu memang benar Marsinah. Saat Trimoelja menjadi saksi. kejanggalan lain. ia menjelaskan keseriusan penyelidikan bagian II ini dengan kisah bagaimana mereka melakukan bongkar mayat.

Namun aksi mereka dihambat oleh blokade dari Polri--militer datang kemudian. Indonesia serta puluhan lainnya luka. penyidik Polri. oditur militer. "Kami yakin itu Marsinah. Apa pula Tim Koneksitas itu? Selama ini. Mahasiswa pun melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke gedung DPR/MPR. Sapdoni mengaku bahwa mereka akan membentuk Tim Koneksitas dalam rangka terus mengungkap kasus Marsinah ini. Hafidin Royan. Sapdoni belum tahu pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan izin itu." Trimoelja mengatakan apa pun yang dikatakannya tentang kecurigaannya terhadap aparat. Menurut Sapdoni. terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. menurut Sapdoni.. dan dada. Latar belakang dan kejadian Ekonomi Indonesia mulai goyah pada awal 1998. termasuk mahasiswa Universitas Trisakti. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta. karena persoalannya memang pelik sekali. KASUS TRISAKTI Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan. yang terpengaruh oleh krisis finansial Asia. tetapi dengan Tim Koneksitas ini direncanakan akan terdiri dari orang dari kejaksaan. Heri Hertanto. . yang penting adanya kesungguhan dari semua pihak untuk mengungkap kasus ini dengan tuntas. halaman buku kisah Marsinah pun akan terus terbuka. ia tetap tidak melupakan asas praduga tak bersalah. dan Kapolri. Dan. Buat dia.. kasus Marsinah itu. Beberapa mahasiswa mencoba bernegosiasi dengan pihak Polri. Dan POM ABRI. Panglima ABRI. pihaknya baru melakukan koordinasi saja dengan pihak kodam. Dan untuk itu. pada 12 Mei 1998. Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana. leher.30. dan Hendriawan Sie. diperlukan izin dari Menteri Kehakiman." Yang menarik. Mereka tewas tertembak di dalam kampus. Mereka melakukan aksi damai dari kampus Trisakti menuju gedung DPR/MPR pada pukul 12. "Memenuhi untuk dibentuk tim itu.. terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala.Sapdoni.

Namun aparat keamanan terus melakukan penembakan. dan dilarikan ke RS Sumber Waras.00 dipastikan empat orang mahasiswa tewas tertembak dan satu orang dalam keadaan kritis. diikuti bergerak majunya aparat keamanan. Pasukan Anti Huru Hara Kodam seta Pasukan Bermotor. Berjumlah sekitar 6000 orang di depan mimbar. Jend.45-11. 12. Aksi/acara tersebut terus berjalan dengan baik dan lancar. Batalyon Infanteri 202. hasil otopsi menunjukkan kematian disebabkan peluru tajam.15 para mahasiswa bergerak mundur. dosen. Satuan pengamanan yang berada di lokasi pada saat itu adalah Brigade Mobil Kepolisian RI. Batalyon Kavaleri 9.30 o Massa mulai memanas yang dipicu oleh kehadiran beberapa anggota aparat keamanan tepat di atas lokasi mimbar bebas (jalan layang) dan menuntut untuk turun (long march) ke jalan dengan tujuan menyampaikan aspirasinya ke anggota MPR/DPR. Pada pukul 20. Mereka dilengkapi dengan tameng.30-12. Kemudian massa menuju ke pintu gerbang arah Jl.00-12. Batalyon Infanteri 203.30 -10. Meskipun pihak aparat keamanan membantah telah menggunakan peluru tajam. Parman.25-12. pejabat fakultas dan universitas serta karyawan. gas air mata. 10.Akhirnya.25 o Aksi orasi serta mimbar bebas dilaksanakan dengan para pembicara baik dari dosen.45 o Aksi damai civitas akademika Universitas Trisakti yang bertempat di pelataran parkir depan gedung M (Gedung Syarif Thayeb) dimulai dengan pengumpulan segenap civitas Trisakti yang terdiri dari mahasiswa. Para mahasiswa panik dan bercerai berai.00 o Aksi mimbar bebas dimulai dengan diawali acara penurunan bendera setengah tiang yang diiringi lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan bersama oleh peserta mimbar bebas. dan SS-1. karyawan maupun mahasiswa. Artileri Pertahanan Udara Kostrad. Rentang waktu y 10. pada pukul 17. Styer. y y y y .40 o Satgas mulai siaga penuh (berkonsentrasi dan melapis barisan depan pintu gerbang) dan mengatur massa untuk tertib dan berbaris serta memberikan himbauan untuk tetap tertib pada saat turun ke jalan. Aparat keamanan pun mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa. S. Korban pun berjatuhan. 11. sebagian besar berlindung di universitas Trisakti. kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta sejenak sebagai tanda keprihatinan terhadap kondisi bangsa dan rakyat Indonesia sekarang ini. 12.

dan Wakapolres Jakarta Barat).00-16. o Polisi memasang police line.00 o Long march mahasiswa terhadang tepat di depan pintu masuk kantor Walikota Jakarta Barat oleh barikade aparat dari kepolisian dengan tameng dan pentungan yang terdiri dua lapis barisan. Awalnya massa menolak tapi setelah dibujuk oleh Bapak Dekan FE dan Dekan FH Usakti. Mahasiswa kecewa karena mereka merasa aksinya tersebut merupakan aksi damai. Letkol (Inf) A Amril. Sementara rekan mahasiswi membagikan bunga mawar kepada barisan aparat.00 y y y y y y y . 13.20 o Barisan satgas terdepan menahan massa.00-13. Selain itu pula masyarakat mulai bergabung di samping long march.y 12. Mahasiswa berjarak sekitar 15 meter dari garis tersebut.30-14. Massa terus mendesak untuk maju. 16.40-12. Aksi damai mahasiswa berlangsung di depan bekas kantor Wali Kota Jakbar. 12. Sementara negoisasi berlangsung.45 o Negoisasi terus dilanjutkan dengan komandan (Dandim dan Kapolres) dengan pula dicari terobosan untuk menghubungi MPR/DPR. Walaupun hujan turun massa tetap tak bergeming. Sedikit demi sedikit massa mulai berkurang dan menuju ke kampus. Yang terjadi akhirnya hanya saling diam dan saling tunggu.20-13. sementara beberapa wakil mahasiswa (Senat Mahasiswa Universitas Trisakti) melakukan negoisasi dengan pimpinan komando aparat (Dandim Jakarta Barat. Lalu dilakukan aksi mimbar bebas spontan di jalan. serta ketua SMUT massa mau bergerak mundur. massa terus berkeinginan untuk terus maju.55 o Wakil mahasiswa mengumumkan hasil negoisasi di mana hasil kesepakatan adalah baik aparat dan mahasiswa sama-sama mundur.45-16.00 o Massa duduk.55-17. Di lain pihak massa yang terus tertahan tak dapat dihadang oleh barisan satgas samping bergerak maju dari jalur sebelah kanan. Adi Andojo SH. 13.50 o Pintu gerbang dibuka dan massa mulai berjalan keluar secara perlahan menuju Gedung MPR/DPR melewati kampus Untar. Sementara itu pula datang tambahan aparat dari Kodam Jaya dan satuan kepolisian lainnya. 14. Situasi tenang tanpa ketegangan antara aparat dan mahasiswa. Dilain pihak pada saat yang hampir bersamaan datang tambahan aparat Pengendalian Massa (Dal-Mas) sejumlah 4 truk. 16.30 o Tim negoisasi kembali dan menjelaskan hasil negoisasi di mana long march tidak diperbolehkan dengan alasan oleh kemungkinan terjadinya kemacetan lalu lintas dan dapat menimbulkan kerusakan. 13.50-13. Sementara mimbar terus berjalan dengan diselingi pula teriakan yel-yel maupun nyanyian-nyanyian.

o o Diadakan pembicaraan dengan aparat yang mengusulkan mahasiswa agar kembali ke dalam kampus. Kapolres menyatakan rasa terima kasih karena mahasiswa sudah tertib. penendangan dan penginjakkan.05 o Oknum tersebut dikejar massa dan lari menuju barisan aparat sehingga massa mengejar ke barisan aparat tersebut.30 o Ketika massa bergerak untuk mundur kembali ke dalam kampus. o Lalu sebagian aparat yang ada di bawah menyerbu dan merapat ke pintu gerbang dan membuat formasi siap menembak dua baris (jongkok dan berdiri) lalu menembak ke arah mahasiswa yang ada di dalam kampus. Termasuk Ketua SMUT yang berada diantara aparat dan massa mahasiswa tertembak oleh dua peluru karet dipinggang sebelah kanan. pelemparan gas air mata dihampir setiap sisi jalan. Mahasiswa bergerak masuk kampus dengan tenang. y 17. Yang meninggal dunia seketika di dalam kampus tiga y . Kapolres dan Dandim Jakbar memenuhi keinginan mahasiswa. Dengan tembakan yang terarah tersebut mengakibatkan jatuhnya korban baik luka maupun meninggal dunia. Kemudian Kepala Kamtibpus mengadakan negoisasi kembali dengan Dandim serta Kapolres agar masingmasing baik massa mahasiswa maupun aparat untuk sama-sama mundur. serta pelecehan seksual terhadap para mahasiswi. Mahasiswa bergerak mundur secara perlahan demikian pula aparat. 17.05-18. ketua SMUT serta Kepala kamtibpus Trisakti menahan massa dan meminta massa untuk mundur dan massa dapat dikendalikan untuk tenang. Pada saat kepanikan tersebut terjadi. aparat melakukan penembakan yang membabi buta. Hal ini menimbulkan ketegangan antara aparat dan massa mahasiswa. pemukulan dengan pentungan dan popor. Sementara aparat yang berada di atas jembatan layang mengarahkan tembakannya ke arah mahasiswa yang berlarian di dalam kampus. Sementara aparat yang lainnya sambil lari mengejar massa mahasiswa. di antara barisan aparat ada yang meledek dan mentertawakan serta mengucapkan katakata kotor pada mahasiswa sehingga sebagian massa mahasiswa kembali berbalik arah. Aksi penyerbuan aparat terus dilakukan dengan melepaskan tembakkan yang terarah ke depan gerbang Trisakti. Pada saat petugas satgas. Saat itu hujan turun dengan deras.00-17. Mahasiswa kemudian membubarkan diri secara perlahan-lahan dan tertib ke kampus. Hal ini memancing massa untuk bergerak karena oknum tersebut dikira salah seorang anggota aparat yang menyamar. Tiga orang mahasiswa sempat terpancing dan bermaksud menyerang aparat keamanan tetapi dapat diredam oleh satgas mahasiswa Usakti. Mahasiswa menuntut agar pasukan yang berdiri berjajar mundur terlebih dahulu. Namun tibatiba seorang oknum yang bernama Mashud yang mengaku sebagai alumni (sebenarnya tidak tamat) berteriak dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor ke arah massa. o Kemudian datang pasukan bermotor dengan memakai perlengkapan rompi yang bertuliskan URC mengejar mahasiswa sampai ke pintu gerbang kampus dan sebagian naik ke jembatan layang Grogol. juga menangkap dan menganiaya beberapa mahasiswa dan mahasiswi lalu membiarkan begitu saja mahasiswa dan mahasiswi tergeletak di tengah jalan. o Pada saat yang bersamaan barisan dari aparat langsung menyerang massa mahasiswa dengan tembakan dan pelemparan gas air mata sehingga massa mahasiswa panik dan berlarian menuju kampus.

mahasiswa mulai berani untuk keluar adari ruangan. sumber: Siaran Pers Senat Mahasiswa Trisakti dan Arsip berita Kompas 13 Mei 1998 . Mahasiswa dijamin akan pulang dengan aman.o orang dan satu orang lainnya di rumah sakit beberapa orang dalam kondisi kritis. Anggota Komnas HAM datang ke lokasi 01. Puluhan gas air mata juga dilemparkan ke dalam kampus. 19.00 o Setelah melihat keadaan sedikit aman. Terjadi negoisasi antara Dekan FE dengan Kol. Kapolda Mayjen (Pol) Hamami Nata.30 o y y y y Jumpa pers Pangdam Jaya Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin di Mapolda Metro Jaya. 20. Lalu terjadi dialog dengan Dekan FE untuk diminta kepastian pemulangan mereka ke rumah masing. y 18. rekan-rekan mahasiswa mulai membantu mengevakuasi korban yang ditempatkan di beberapa tempat yang berbeda-beda menuju RS. Mahasiswa berlarian kembali ke dalam ruang kuliah maupun ruang ormawa ataupun tempat-tempat yang dirasa aman seperti musholla dan dengan segera memadamkan lampu untuk sembunyi.00 o Tembakan dari aparat mulai mereda.masing.Arthur Damanik. yang hasilnya bahwa mahasiswa dapat pulang dengan syarat pulang dengan cara keluar secara sedikit demi sedikit (per 5 orang). Sementara korban luka-luka dan jatuh akibat tembakan ada lima belas orang. dan dua anggota Komnas HAM AA Baramuli dan Bambang W Soeharto.00-23.00-19. Hadir dalam jumpa pers itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin. mahasiswa berangsur-angsur pulang. Jumpa pers oleh pimpinan universitas. 19. Aparat terus menembaki dari luar.30 o Rekan mahasiswa kembali panik karena terlihat ada beberapa aparat berpakaian gelap di sekitar hutan (parkir utama) dan sniper (penembak jitu) di atas gedung yang masih dibangun.25 o Walau masih dalam keadaan ketakutan dan trauma melihat rekannya yang jatuh korban. o Yang luka-luka berat segera dilarikan ke RS Sumber Waras. Yang luka tersebut memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Rektor Usakti Prof Dr Moedanton Moertedjo.30-20.Pol.30-19.

Kejagung bisa menyerahkan berkasnya ke MA. Tidak ada harapan kasus Timor Timur bisa diadili pengadilan nasional. tetapi mereka bingung mau menyerahkan ke pengadilan mana karena pengadilannya belum ada. Ternyata itu berhasil meyakinkan masyarakat internasional untuk tidak membuat pengadilan internasional. Untuk menghadapi sidang Komisi HAM PBB. Prinsip . Kasus Timor Timur muncul karena pembumihangusan 1999 yang kemudian diributkan oleh dunia internasional. Hasil penyelidikan Komisi Penyelidik Internasional untuk Timor Timur akan disampaikan kepada Komisi HAM. Jadi lebih merupakan siasat denonatif mengantisipasi pengadilan internasional sehingga dunia internasional tidak berpikir lagi mengenai pengadilan internasional. Reaksi di dalam negeri cepat juga. ini dijadikan bahan mereka menghadapi proposal Mary Robinson. Apa akibatnya? Kasus Timor Timor belum bisa diadili meskipun proses penyidikannya sudah diselesaikan Kejaksaan Agung (Kejagung). Nah. sedang situasi politik sekarang malah membuat prosesnya berhenti. saya lebih berpikir tentang pengadilan internasional sebagai alternatif. Saat itu bersamaan dengan sidang Komisi HAM PBB. Proposal Mary Robinson kalah karena banyak negara anggota Komisi HAM lebih mendengar respons pemerintah Indonesia. Presiden Habibie. yang kemungkinannya mendesak dibentuknya pengadilan internasional. Pemerintah membuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) pembentukan Pengadilan HAM. Apalagi yang mendominasi politik setelah sidang MPR Agustus nanti adalah kekuatan konservatif. Pemerintah Habibie melihat reaksi dunia internasional yang cepat. Jadinya kasus ini menggantung. Pengadilan HAM itu ada di Pengadilan Tinggi. Artinya. sedangkan penentuan hakimnya ada di MA. Keppres dibikin karena adanya sidang Komisi HAM tahun ini di Geneva. karena masyarakat internasional sudah memberikan kesempatan dan proses tersebut sudah jalan tetapi berhenti pada tahap ini dan menggantung. Komisaris Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia Mary Robinson sudah membuka special session (sidang khusus) yang memutuskan agar segera diambil tindakan khusus secepatnya untuk mengklarifikasi apa yang sesungguhnya terjadi di Timor Timur. Special session itu memutuskan untuk membenuk Komisi Penyelidikan Internasional untuk Timor Timur. berkas tuntutan harus diserahkan ke MA. Tekanan seperti itu berdampak ke dalam negeri. Kalau pengadilan dan hakimnya sudah ada. meminta Komnas HAM untuk membentuk KPP-HAM Timor Timur.KASUS TIMOR TIMUR Pengadilan Hak Asasi Manusia itu baru disahkan pada 2001. Kejagung sudah membuat berkas perkara dan surat dakwaan. Hakimnya tidak dibentuk. Melihat kondisi sekarang. Tetapi sebelum sidang itu. ia membentuk KPPHAM. Dua minggu sebelum sidang di-mulai Keppres itu keluar bersamaan dengan Keppres tentang kasus Tanjung Priok. yang menghadapi tekanan internasional.

Kalau melihat Rwanda dan Yugoslavia. yaitu apakah pemerintah Indonesia mau menyerahkan warganegaranya ke pengadilan internasional. Kekerasan terjadi justru karena kecurangan UNAMET. Mekanisme internasional bersifat pelengkap. Berdasarkan investigasi tim penyelidik dan KPP-HAM sebetulnya dapat diidentifikasi pelakunya. pembentukan KPP-HAM sebetulnya untuk membuktikan bahwa di Timor Timur tidak ada pelanggaran HAM dan TNI disana melaksanakan tugas mengamankan Jajak Pendapat. Timor Timur adalah kasus crime against humanity (kejahatan terhadap kemanusiaan) dimana ada tindakan sistematis dari negara untuk melakukan penghancuran. Persoalannya adalah tidak adanya kemauan. Belum lama diadakan peluncuran buku yang menghadirkan Wiranto sebagai pembicara dan seorang pakar hukum internasional dari Universitas Trisaksi. khususnya di Eropa dan Amerika. Rwanda dan Yugoslavia adalah kasus genocide (pembasmian) antar suku yang sulit diidentisifikasi pelakunya. Menurut pakar hukum tersebut. Rantai komandonya cukup mudah untuk diidentisifikasi. termasuk di tingkat internasional. Mungkin Wiranto dan Zacky Makarim sulit kena karena masih harus dicari bukti dan saksi keterlibatannya. tidak ada pelanggaran hak asasi manusia di Timor Timur. misalnya dari PAN dan PDI-P. Prinsip ini sudah terlampaui. Sekarang saatnya masyarakat internasional harus mengambil alih tanggungjawab Indonesia untuk mengadili kejahatan yang dikutuk masyarakat internasional. Pengadilan Internasional memakan waktu lama dan panjang. bukan pengganti mekanisme nasional. tindakan [milisi/TNI] adalah sikap membalas. sedangkan di Timor Lorosae korban sudah tidak sabar. Juga harus ada kerjasama dengan organisasi-organisasi hak asasi manusia internasional. Kasus Rwanda dan Yugoslavia lain dengan kasus Indonesia. pasti tidak akan dibentuk pengadilan dan kasusnya akan digantung. Untuk tingkatan seperti Kapolda dan Danrem di Timor Timur. Jika mereka berkuasa. Bila tetap tidak ada keadilan. barulah digunakan mekanisme internasional. karena Indonesia sudah diberi kesempatan yang sangat luas tetapi tidak memanfaatkannya secara maksimal. Kendala bagi pengadilan internasional untuk kasus Timor Timur lebih pada kendala politik. dan kalau membalas itu tidak melanggar hukum atau hak asasi manusia. Menurut Wiranto. Karena itu pengadilan internasional perlu dikampanyekan lagi karena sudah tidak ada dukungan.hukum internasional mengharuskan menggunakan mekanisme nasional semaksimal mungkin terlebih dahulu. karena . Apa yang harus dilakukan untuk terbentuknya Pengadilan Internasional? Adanya desakan kuat dari masyarakat Timor Timur agar kejahatan ini diadili. Argumentasi Wiranto dan kawan-kawan berpengaruh pada elit politik di DPR. dan Pangdam bisa kena. Pemerintah Indonesia berbeda dengan pemerintah Rwanda dan Yugoslavia yang sistemnya hancur sama sekali dan tidak mungkin membuat pengadilan nasional. Indonesia akan mati-matian membela jenderal-jendralnya dan tidak mau menyerahkan mereka. Sekarang mulai ada kampanye sistematis bahwa yang terjadi di Timor Timur itu bukan pelanggaran HAM. Kampanye untuk itu harus digiatkan. Satu satunya cara untuk menekan Indonesia adalah sanksi diplomatik.

Mereka meminta sebelum pasukan ditarik. Konon hanya beberapa hari Idris di rumah untuk memulihkan sakit dan luka-lukanya. dan sekali-sekali disetrum. Setelah itu Idris pergi menyelamatkan diri entah ke mana (sampai sekarang belum kembali). bukan Kopassus). Kami kenal orang yang menculiknya. Sepanjang malam dijepit. untuk pembantaian Suai dibuat satu laporan. dan seterusnya."Ke mana Ibu saya?". "Karena diambilnya baru bulan Maret kemarin. tepatnya di Cot Panglima.diambil oknum kopassus dengan tuduhan "memberi makan GPK" . pembantian Maliana satu laporan. tanpa dilepas. korban penculikan baru itu dibebaskan. warga Paloh Tinggi. dan Abdullah Yunus (Pasi Lhok. lalu ke mana Ibu kami? Sama siapa kiami tanya? Siapa yang mau cari? Rosmiati warga Murong Cot. 1997. Mereka disiksa bergiliran di Rumoh geudong. Ia lalu merangkak naik. gadis berjilbab ini pun ikut disiksa dan ditelanjangi. Pernah. Salah seorang penyiksa bernama R (Tukang pukul. "Tolong beritahu istri Abdullah dan istri Keuchik Yusuf suami mereka sudah meninggal". harus ada laporan kasus yang lengkap dan rinci untuk setiap kejadian.korban pelecehan seks . pesan Idris. Ini akan bisa mendorong lagi desakan internasional. Rosmiati bersama Ibunya (Nyak Maneh) dan adik perempuanya. Mutiara).Sebagian bahkan kembali bolak-balik ke DPRD setempat. . Kemungkinan ketika ia pergi ini. Rasy. Idris. melainkan sangkut di pohon. ia ditidurkan dalam keadaan telanjang bulat. Ia dilempar bersama dua tahanan dari Pidie lainya yakni Keuchik Yusuf hasan (Kades Meunasah Didoh. rasanya masih bisa dicari. Datang bersama sejumlah warga Murong Cot lainya yang akan melaporkan kasus masing-masing. "Kami dengar Kopassus mau ditarik. Namun pada suatu malam pada bulan Januari 1998. ada seorang 'cuak' yang melihat dan kemudian melaporkan ke Pos Sattis terdekat. sepanjang 1998 di Pidie. Dikisahkan Rosmiati. yang diambil oleh oknum Kopassus di PS Kota Bakti. Mereka bingung hendak mencari ke mana. katanya. Bulan Maret 1998. Hanya Idris yang tak sampai jatuh ke bawah. yang sekarang telah sangat lemah itu. Tutur Dariati. Rosmiati dan Rasyidah. Kembang Tanjong) ke dalam jurang Cot Panglima. Suaminya menceritakan bahwa ia baru pulang dari perbatasan Aceh Tengah-Aceh Utara. dan kembali pulang ke rumah. Tanya Rasyidah resah.*** KASUS ACEH Sejumlah istri maupun anggota keluarga adari korban-korban penculikan baru. Rasy (21) . Sejumlah kelompok istri/janda dari Mutiara juga mempertanyakan suami mereka. beberapa hari belakangan mulai gelisah. Belakangan Rosmiati pun menyampaikan pesan itu. kakak beradik yang telah melapor Juli lalu datang kembali ke DPRD menanyakan "realisasi" dari laporan mereka. istri Jafar. Misalnya. Idris pulan ke rumah dalam keadaan sakit dan tertatih-tatih. kami ingin tahu dimana kuburnya". Sakti melontarkan pertanyaan kepada anggota DPRD Pidie. senin (10/8/1998). Untuk mendukung kegiatan itu. Kaki dan tangan diikat agar tidak bisa melawan.mereka punya lobby yang kuat di kalangan diplomat. Kalau memang sudah mati. Pada kemaluan dan payudaranya dijepit alat penyetrum. pertama sekali suaminya.

Menurut mereka. "tidak". Ketika serambi menanyakan apakah ia juga diperkosa? Rasy diam lama. Para tahanan nampak tak tega. oleh petugas di sana. Kadang ia dipeluk. Lain mau bilang apa. lalu disuruh meremas buah dada gadis itu. bukan tanggal. (tim) . bandar baru. Nyak Maneh harus dibawa ke Rancung. Selama 46 hari disiksa." kata Zulkifli ketus.Beberapa tahanan di situ disuruh duduk di samping kepalanya. Juni 1998. katanya singkat. Rosmiati disetrum sampai terberak-berak. dan sejenis itu. kata petugas. "Walaupun saya tak ingat tanggalnya. sepanjang 1998 (lihat tabel).tapi kami ingat. dengan syarat harus menandatangani semua surat-surat yang sudah dibuat oleh oknum kopassus. "Disuruh teken. kata Rosmiati. Sampai senin kemarin. dan sebagainya. Menjelang bebas. melainkan dimana gerangan Ibu mereka?pertanyaan serupa juga dilontarkan para keluarga korban yang diculik baru-baru ini. sejak 14 Mei 1998. Pada 1 Juni ia dibebaskan. Seorang tahanan malah disuruh duduk di atas perutnya. Lhokseumawe. tak ada tahanan di situ.' jelas Rosmiati. Padahal kepada TPF DPR RI tenpo hari. Kenangnya. "Perut saya sakit sekali". namun tetap dipaksa oleh oknum.DPRD Pidie telah mencatat sekitar 682 kasus. Adakah tekanan bathin bergejolak di hatinya?. Danpos Sattis Billie aron Lettu Sutarman alias Arman . Sebab. Rasy dan Rosmiati masih diperlakukan sebagai babu di rumah itu. Apa yang bisa dilakukanya-selain pasrah? Menurut catatan serambi maupun berbagai laporan yang masuk ternyata di Rumoh geudong yang dikenal sebagai 'camp' penyiksaan itu sampai akhir Mei dan pertengahan Juni 1998 lalu masih terdapat tahanan. saya teken saja. kemudian. Disuruh masak. dicium. Sejak awal Agustus lalu. Pelecehan seks tak henti dialami oleh Rasy. mengatakan bahwa selama ia bertugas di Rumoh Geudong. Rasy hanya bisa menangis. akibat tuduhan yang berbau fitnah. Zulkifli diambil 22 April 1998 oleh oknum bernama Pra dan R (tukang pukul) lalu dibawa ke Rumoh Geudong. warga Sarah panyang. maupun Zulkifli Wahab (40). hanya 15 hari mereka kumpul bersama Ibu di Rumoh Geudong. Yang dipersoalkan sekarang. Baik dari laporan Rosmiati dan Rasy yang bebas Juni 1998. Anggota komisi A yang bertugas mencatat "orang hilang" dan pelanggaran HAM itu kini dibantu oleh anggota komisi lain. Siksaan yang dialami kakak dan Ibunya jauh lebih berat. cuvi pakaian. diremas. dibebaskan pada bulan Juni 1998.

seorang gadis Dayak diperkosa di gedung bioskop Panala dan di bunuh dengan kejam dan sadis oleh orang Madura. seorang petugas Tibum (ketertiban umum) dibacok oleh orang Madura. oleh tokoh suku Dayak dan Madura diadakan perdamaian. Dilakukan peniwahan Pulai itu dibebankan kepada pelaku pembunuhan. pertikaian antara suku Dayak dan suku Madura telah lama terjadi. dimana penyerang berhasil dikalahkan semuanya. Kasongan. Menengok kembali peristiwa lama yang mungkin termasuk pemicu terjadinya Tragedi sadis di Sampit : Tahun 1972 di Palangka Raya. Sedangkan pembunuh lolos. Si belia Dayak mati secara mengenaskan. ternyata hukumannya sangat ringan.5 tahun karena dianggap membuat kesaksian fitnah terhadap pelaku pembunuhan . di Desa Karang Langit. yang kemudian diadakan perdamaian ditanda tangani oleh ke dua belah pihak. kasus inipun tidak ada penyelesaian secara hukum. Dua orang Dayak dalam perkelahian tidak seimbang itu mati semua. pengusutan atau penyelesaian secara hukum tidak ada. Tahun 1997. Tahun 1998. ibukota Kecamatan Katingan Tengah. malahan orang Jawa yang bersaksi dihukum 1.KASUS SAMPIT . mereka siap untuk keluar dari Kalteng. Entah apa penyebab awalnya (Hanya Tuhan yang tau). di Kecamatan Bukit Batu. seorang anak laki-laki bernama Waldi mati terbunuh oleh seorang suku Madura tukang jualan sate.MADURA Masih ingat kah anda tentang tragedi berdarah di kalimantan tengah Peristiwa Memicu Tragedi Sampit Dayak vs Madura ± Sebelum peristiwa berdarah meledak di Sampit. seorang gadis Dayak diperkosa. Tahun 1983. Tahun 1999. Perkelahian antara satu orang Dayak yang dikeroyok oleh tigapuluh orang madura. Tahun 1999. Anak muda itu tidak tahu menahu persoalannya. Terhadap kejadian itu diadakan penyelesaian dengan mengadakan perdamaian menurut hukum adat. dengan skor orang Madura mati semua. di Palangka Raya. Orang Dayak tersebut diserang dan mempertahankan diri menggunakan ilmu bela diri. terjadi pembunuhan oleh orang Madura atas seorang suku Dayak. Dan tindakan hukum terhadap orang Dayak adalah dihukum berat. kembali terjadi seorang Dayak dikeroyok oleh beberapa orang suku Madura karena masalah sengketa tanah. di Tumbang Samba. Ternyata pihak Polresta Palangka Raya membebaskannya tanpa tuntutan hukum. seorang warga Kasongan etnis Dayak di bunuh. pelakunya belum dapat ditangkap karena melarikan diri. Terhadap pembunuhan warga Kasongan bernama Pulai yang beragama Kaharingan tersebut. tubuhnya terdapat lebih dari 30 tusukan. Barito Selatan orang Dayak dikeroyok oleh orang Madura dengan perbandingan kekuatan 2:40 orang. di Palangka Raya. di Palangka Raya. orang Dayak dikeroyok oleh empat orang Madura hingga meninggal. di Palangka Raya. sedangkan para anak muda yang bertikai dengan si tukang sate telah lari kabur. Tahun 1996. pelakunya tidak tertangkap. isinya antara lain menyatakan apabila orang Madura mengulangi perbuatan jahatnya. kaget melihat keberingasan mereka dalam Tragedi Sampit. Kenapa orang Dayak jadi beringas terhadap etnis Madura«??? Bahkan keturunan suku terdekat dari suku Dayak pun (Banjar). Tahun 1982. yang jelas suku Dayak dapat hidup berdampingan dengan damai bersama suku lain tapi tidak suku Madura. pelakunya di tahan di Polresta Palangka Raya. namun besok harinya datang sekelompok suku Madura menuntut agar temannya tersebut dibebaskan tanpa tuntutan. Tahun 1997. Si korban Waldi hanya kebetulan lewat di tempat kejadian saja.

sewaktu Iba menuangkan air di gelas. Hingga kampung mereka yang harus berkali-kali pindah tempat karena harus mengalah dari para penebang kayu yang mendesak mereka makin ke dalam hutan. Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Dari kasus dilarangnya menambang intan di atas ³tanah adat´ mereka sendiri karena dituduh tidak memiliki izin penambangan. Tahun 1999. Kabupaten Kotawaringin Barat. di Palangka Raya. karena katanya mereka haus. Kotawaringin Barat. di Kereng Pangi. ibukota Kecamatan Arut Utara. terjadi pembunuhan terhadap SENDUNG (nama kecil). Gara-gara suku Madura memaksa mengambil emas pada saat suku Dayak menambang emas. Banyak Versi tentang latar belakang tragedi ini Ada Versi mengatakan >>> Terjadinya perang antar suku Dayak dan suku Madura karena kecemburuan sosial-Ekonomi. tidak tertangkap. Suku Dayak hidup berdampingan dengan damai dengan Suku Lainnya di Kalimantan Tengah. Masyarakat suku Dayak di Sampit selalu ³terdesak´ dan selalu mengalah. katanya? sudah pulang ke pulau Madura. di Sampit (17 s/d 20 Februari 2001) warga Dayak banyak terbunuh karena dibantai. Sendung mati dikeroyok oleh suku Madura. satu keluarga Dayak mati dibantai oleh orang Madura. kecuali dengan Suku Madura. karena lagi-lagi katanya sudah lari ke Pulau Madura. saat istri Iba mau membela. pelaku pembantaian lari. Sayangnya. Para pelaku lari. tapi salah alamat. Tindakan itu dilakukan mereka menurut cerita mau membalas dendam. kondisi ini diperburuk lagi oleh ketidakadilan hukum yang seakan tidak mampu menjerat pelanggar hukum yang menempatkan masyarakat Dayak menjadi korban kasus-kasus tersebut. di Pangkut. baik langsung maupun tidak langsung. . di Palangka Raya (25 Februari 2001) seorang warga Dayak terbunuh diserang oleh suku Madura. Tahun 2000. Tahun 1999. juga di tikam. Proses hukum tidak ada karena pihak berwenang tampaknya belum mampu menyelesaikannya (tidak tuntas). para pelaku kabur. tanpa penyelesaian hukum. Pasangan itu luka berat. Doris Sylvanus. Kasongan. Tahun 2001. Tahun 2000. Perkelahian itu banyak menimbulkan korban pada kedua belah pihak. Biaya operasi dan perawatan ditanggung oleh Pemda Kalteng. 1 satu orang suku Dayak di bunuh oleh pengeroyok suku Madura di depan gedung Gereja Imanuel. mereka membacoknya. Belum terhitung kasus warga Madura di bagian Kalimantan Barat. Kelanjutan peristiwa kerusuhan tersebut (25 Februari 2001) adalah terjadinya peristiwa Sampit yang mencekam. di Pangkut. Namun para pembacok tidak ditangkap. Kronologis kejadian tiga orang Madura memasuki rumah keluarga Iba dengan dalih minta diberi minuman air putih. tanpa proses hukum. Dirawat di RSUD Dr. Kabupaten Kotawaringin Timur. Jalan Bangka. Versi lain mengatakan >>> Banyak sebab yang membuat suku Dayak seakan melupakan asazi manusia. Suku Madura terlebih dahulu menyerang warga Dayak. Tahun 2001. di Tumbang Samba. terjadi penikaman terhadap suami-isteri bernama Iba oleh tiga orang Madura. tanpa penyelesaian hukum. Palangka Raya. Tahun 2000.yang melarikan diri itu. terjadi perkelahian massal dengan suku Madura.

berita atau anggapan tentang kecemburuan sosial-ekonomi yang menjadi penyebab pecahnya ³perang´ tersebut dari hasil pengamatan dan penilaian Versi lain ini adalah tidak benar. Namun. Banyak cara-cara pemaksaan untuk mendapatkan hasil usaha kepada konsumen mereka. Jadi. yang jelas suku-suku lainnya luput dari ³serangan beringas´ orang-orang Dayak. tidak semua suku Madura bersifat seperti ini. mereka terkadang dianggap terlalu kasar oleh sebagian besar masyarakat Dayak. bahkan masyarakat Banjar sekalipun. . Banyak pula tipu-daya yang mereka lakukan. Dari cara mereka melakukan usaha dalam bidang perekonomian saja. Saat terjadi pembantaian di Sampit entah bagaimana cara mereka (Etnis Dayak) yang tengah di rasuki kemarahan membedakan suku Madura dengan suku-suku lainnya. Etnis madura yang juga punya latar belakang budaya kekerasan ternyata menurut masyarakat Dayak dianggap tidak mampu untuk beradaptasi (mengingat mereka sebagai pendatang). Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu perang antar etnis Dayak-Madura.Tidak sedikit kasus pembunuhan orang dayak (sebagian besar disebabkan oleh aksi premanisme Etnis Madura) yang merugikan masyarakat Dayak karena para tersangka (kebetulan orang Madura) tidak bisa ditangkap dan di adili oleh aparat penegak hukum. Sering terjadi kasus pelanggaran ³tanah larangan´ orang Dayak oleh penebang kayu yang kebetulan didominasi oleh orang Madura.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful