Anda di halaman 1dari 3

DISKUSI 9 MPDR5202 STATISTIKA

PENDIDIKAN SEMESTER 2020/21.2
Seorang guru hendak mengamati pengaruh antara mata pelajaran X , mata1

pelajaran X , mata pelajaran X , mata pelajaran X , dan mata pelajaran X .


2 3 4 5

Menurut literatur yang diperoleh guru tersebut, model hubungan antara kelima
mata pelajaran adalah sebagai berikut.

Selanjutnya guru tersebut menganalisis data hasil ulangan siswa pada kelima
mata pelajaran tersebut dengan menggunakan analisis regresi pada setiap
sub model sebagai berikut.

X4=α1+β1X1+β2X2+β3X3+ε1(1)
X5=α2+β4X4+ε2 (2)
Berdasarkan cara guru menganalisis data dengan metode statistika di atas,
menurut Anda apakah cara analisis guru tersebut akan menghasilkan
kesimpulan yang sama atau berbeda dengan teori statistika yang sedang
Anda pelajari pada sesi kesembilan ini?

Jelaskan pendapat Anda berdasarkan penjelasan Modul 9 BMP MPDR5202


Statistika Pendidikan.

Tanggapan yang Anda tuangkan dalam forum diskusi 9 ini hendaknya


merupakan pendapat Anda pribadi (bukan copy-paste pendapat orang lain).
Jika Anda menggunakan pijakan referensi dari beberapa pendapat orang lain
atau teori yang terdapat pada BMP MPDR5202 Statistika Pendidikan atau
buku atau sumber pembelajaran terbuka lainnya, silakan Anda sintesis
menjadi tanggapan Anda yang memperlihatkan kaitan antara pendapat satu
atau lebih pendapat orang serta posisi pendapat Anda diantara pendapat
orang lain yang Anda kutip.

Tanggapan :
Menurut saya, cara guru menganalisis data hasil ulangan siswa pada kelima mata
pelajaran tersebut dengan menggunakan analisis regresi pada setiap sub model kurang tepat.
Ketika peneliti dihadapkan pada model dimana variabel dependent menyebabkan variabel
dependent lainnya, maka analisis jalur lebih cocok digunakan. Analisis jalur merupakan suatu
teknik analisis statistika yang dikembangkan dari analisis regresi berganda. Dimana, jika dalam
analisis regresi umumnya digunakan untuk menguji apakah ada pengaruh langsung yang
diberikan oleh variable bebas terhadap variable terikat. Semenara itu, analisis jalur tidak hanya
menguji pengaruh langsung saja, tetapi juga menjelaskan tentang ada atau tidaknya pengaruh
tidak langsung yang diberikan variable bebas melaluvariabel intervening terhadap variable
terikat.
Perbedaan lain dari hasil analisis regresi terlihat pada hasil yang berada dalam table
coefficient. Hal ini menunjukkan bahwa nilai yang dipakai dalam analisis regresi terletak pada
nilai coefficient regresi atau B-nya (constant ada nilainya dan X 1 , X 2 ,Y , Z dan seterusnya ada
nilainya pada kolom B tersebut yang membentuk persamaan Y =a+b X 1 +b X 2+ b X 3 dan
seterusnya). Sedangkan dalam analisis jalur nilai yang dipakai terletak pada Beta yang
membentuk persamaan Y =P y1 X 1 + P y 2 X 2+ …+ P yk X k + ε i.
Model struktur diatas menunjukkan bahwa diagram jalur tersebut terdapat tiga buah variable
eksogenus yaitu X 1 , X 2 , X 3 , dan X 4, variable endogenus X 4 dan X 5 serta dua buah variable
residu ε 1 dan ε 2. Perhatikan model struktur hubungan antara kelima mata pelajaran diatas.
Berdasarkan kerangka pemikiran tersebut, kita dapat merumuskan sebuah hipotesis umum yang
akan diajukan dalam analisis jalur yakni “ Hubungan antara mata pelajaran X 1 , mata pelajaran
X 2 , dan mata pelajaran X 3 terhadap mata pelajaran X 4, serta dampaknya terhadap mata pelajaran
X 5 . Sementara itu, hipotesis akan diuji satu persatu antara lain :
1. Hubungan antara X 1 , X 2 dan X 3 terhadap X 4
2. Hubungan antara X 1 , X 3 dan X 4 terhadap X 5
3. Hubungan antara X 1 , X 2 dan X 3 melalui X 4 terhadap X 5
4. Hubungan antara X 1 , X 2 dan X 3 masing-masing adalah hubungan independent.
Secara lengkap diagram tersebut dapat dituliskan termasuk koefisien jalurnya adalah
sebagai berikut.

ε1 ε2

p51 p54

p4 1
p41
p42
p42 p43
p51 p53
p43

Bentuk persamaan sturkturalnya adalah :

X 4= p 4 1 X 1 + p 4 2 X 2+ p 43 X 3 + ε 1

X 5 =p 5 1 X 1 + p5 3 X 3 + p54 X 4 + ε 2

Dari diagram hubungan kausal diatas, maka proses analisisnya dilakukan secara bertahap
melalui substruktur-substruktur. Substruktur I menjelaskan hubungan kausal variable X 1 , X 2 dan
X 3 ke variable X 4 serta substruktur II menjelaskan hubungan kausal antara variabel X 1 , X 3 dan
X 4 ke variable X 5 . Dari kedua substruktur tersebut terlihat bahwa X 4 mempunyai dua peran.
Dalam substruktur pertama menjadi variable endogen, sedangkan dalam substruktur kedua
menjadi variable eksogen.
Setelah persamaan structural berhasil dirumuskan, dan dipetakan dalam bentuk diagram,
langkah berikutnya adalah menghitung koefisien jalur. Koefisien jalur menunjukkan besarnya
pengaruh langsung dari suatu variable eksogenus terhadap variable endogenus tertentu.
Selanjutnya, setiap koefisien jalur yang telah dihitung perlu dilakukan pengujian baik secara
sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Apabila proses pengujian keseluruhan koefisien
jalur telah selesai, dan diperoleh koefisien-koefisien jalur yang signifikan, maka langkah
selanjutnya adalah menghitung besarnya pengaruh variable eksogenus terhadap variable
endogenus

Anda mungkin juga menyukai