Anda di halaman 1dari 5

PERMASALAHAN TERKAIT WHOLE OF GOVERNMENT (WOG)

DAN CARA MENGATASINYA

Dibuat Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Dalam Pelatihan Dasar Cpns Tahun 2021

Dibuat oleh:
Kelompok II Angkatan VI

Ervina Tsamrotul Puadah, A.Md.Kep

PENDIDIKAN LATIHAN DASAR CPNS


PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA
TAHUN 2021
PERMASALAHAN TERKAIT WHOLE OF GOVERNMENT (WOG)
DAN CARA MENGATASINYA

A. PENGERTIAN WHOLE OF GOVERNMENT


Whole of Government (WoG) adalah sebuah konsep dimana instansi pelayanan
publik bekerja lintas batas atau lintas sektor guna mencapai tujuan bersama dan
sebagai respon terpadu pemerintah terhadap isu-isu tertentu. WoG merupakan
pendekatan yang menekankan bagaimana instansi pelayanan publik bekerja lintas batas
atau lintas sektor guna mencapai tujuan bersama dan sebagai respon terpadu
pemerintah terhadap isu-isu tertentu. WoG merupakan pendekatan yang
menekankan aspek kebersamaan dan menghilangkan sekat-sekat sektor yang
selama ini terbangun (Australia Public Service Commission, 2004).
Dengan pendekatan ini, instansi harus saling bekerjasama dan mendukung untuk
mewujudkan pelayanan publik. Tidak boleh ada ego sektor dan masyarakat
menganggap pemerintah adalah satu. Beberapa sektor juga dapat disatukan dan
menjadi sebuah gugus tugas yang semua pengaduan masyarakat diberikan kepada
satu pintu, contohnya yang pengaduan tentang taman, jalan, dan penerangan cukup
ditujukan ke sebuah instansi lintas Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang
menangani masalah jalan.
WoG menjelaskan bagaimana instansi pelayanan publik bekerja lintas batas atau
lintas sektor guna mencapai tujuan bersama dan sebagai respon terpadu pemerintah
terhadap isu-isu tertentu. WoG merupakan pendekatan yang menekankan aspek
kebersamaan dan menghilangkan sekat-sekat sektor yang selama ini terbangun.
Sebagai institusi formal negara, pemerintah wajib mendorong tumbuhnya nilai-nilai
perekat kebangsaan yang menjamin bersatunya berbagai elemen kebangsaan
dalam satu frame. WoG merupakan salah satu frame yang dapat diterapkan dalam
pemerintahan dalam rangka meminimalisir disintegrasi bangsa dan menghilangkan
fragmentasi sektor. Seluruh elemen Pemerintah, khususnya Aparatur Sipil Negara
(ASN) memiliki peran yang sangat besar terhadap terwujudnya whole of government.
WoG adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan
upaya-upaya kolaboratif pemerintahanan dari keseluruhan sektor dalam ruang
lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan
kebijakan, manajemen program dan pelayanan publik. Oleh karena itu, WoG juga
dikenal sebagai pendekatan integrancy, yaitu pendekatan yan melibatkan sejumlah
kelembagaan yang terkait dengan urusan-urusan yang relevan
B. PERMASALAHAN YANG ADA DI INSTITUSI
Praktek WoG dalam pelayanan publik dilakukan dengan menyatukan seluruh sektor
yang terkait dengan pelayanan publik. Jenis pelayanan publik yang dikenal yang
dapat dilakukan dengan pendekatan WoG adalah:
Beberapa pelayanan yang ada di Rumah Sakit yang sepertinya harus dilakukan
pendekatan praktek WoG adalah sebagai berikut :
1. Pelayanan yang bersifat administrative
- Rekam medis pasien rawat inap maupun rawat jalan masih menggunakan
system manual jadi banyak proses dan tahapan yang harus diisi dari mulai
pasien mendaftar sampai dengan pasien pulang
- Resep dokter yang masih manual
- Permintaan pemeriksaan penunjang (laboratorium, radiologi dan gizi) yang
masih manual
2. Pelayanan jasa
- Permintaan perbaikan dan pelaporan kerusakan barang yang masih manual
3. Pelayanan barang
- Permintaan ATK, alkes dan almed pada bagian logistic yang masih manual
4. Pelayanan regulative
- Pelaporan kode etik yang juga masih menggunakan manual

C. CARA MENGATASI MASALAH


Beberapa cara yang dapat dilakukan melalui pendekatan WoG, baik dari sisi
penataan institusi formal maupun informal antara lain:
1. Penguatan koordinasi antar lembaga
Penguatan koordinasi dapat dilakukan jika jumlah lembaga-lembaga yang
dikoordinasikan masih terjangkau dan manageable. Dalam prakteknya, rentang
kendali yang rasional akan sangat terbatas. Salah satu alternatifnya adalah,
mengurangi jumlah lembaga yang ada sampai mendekati jumlah yang ideal
untuk sebuah koordinasi. Dengan jumlah lembaga yang rasional, maka
koordinasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.
2. Membentuk lembaga koordinasi khusus
Pembentukan lembaga yang terpisah dan permanen yang bertugas dalam
mengkoordinasikan sektor atau kementerian terkait adalah salah satu cara
melakukan WoG, lembaga koordinasi ini biasanya diberikan status kelembagaan
setingkat lebih tinggi, atau setidaknya setara dengan kelembagaan yang
dikoordinasikannya.
3. Membentuk gugus tugas
Gugus tugas merupakan bentuk pelembagaan koordinasi yang dilakukan di luar
struktur formal yang sifanya tidak permanen. Pembentukan gugus tugas
biasanya menjadi salah satu cara agar sumber daya yang terlibat dalam
koordinasi tersebut dicabut sementara dari lingkungan formalnya untuk
berkonsentrasi dalam proses koordinasi.
4. Koalisi social
Koalisi sosial merupakan bentuk informal dari penyatuan koordinasi antar sektor
atau lembaga, tanpa perlu membentuk pelembagaan khusus dalam koordinasi
ini. Koalisi sosial mendorong adanya penyamaan nilai dan persepsi tentang
suatu hal, sehingga pada akhirnya akan terjadi koordinasi alamiah.
Dari segi pelayanan di Rumah Sakit karena banyak melibatkan beberapa bagian dari
unit lain, maka koordinasi dari setiap unit sangatlah penting untuk memudahkan
proses pelayanan, terutama bagian IT karena harus banyak membuat sistem2 yang
baru untuk mempermudah pelayanan antar satu unit dan unit yang lainnya.

D. KEGIATAN YANG DILAKUKAN UNTUK MENGATASI MASALAH


Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut antara
lain :
1. Melakukan monitoring dan evaluasi dari system yang sudah ada, apakah perlu
dilakukan perbaikan atau penambahan
2. Melakukan koordinasi dengan bagian IT untuk membuat system baru dalam
mempermudah proses pelayanan
3. Melakukan pengecekan secara berkala agar proses yang sudah ada bisa terus
dijalankan
4. Sosialisasi pada semua pemberi pelayanan agar semua bisa mengaplikasikan

Anda mungkin juga menyukai