Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH PRESENTASI

SIFAT-SIFAT ENZIM

Disusun Oleh :

Ngurah Kamandanu (11537)


Siti Saffinatunsalis (11577)
Elok Zulsi Suciyana (11594)

JURUSAN MIKROBIOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2011
SIFAT-SIFAT ENZIM

Enzim merupakan polimer biologik yang mengatalisis lebih dari satu proses dinamik
yang memungkinkan kehidupan seperti yang kita kenal sekarang. Sebagai determinan yang
menentukan kecepatan berlangsungnya berbagai peristiwa fisiologik, enzim memainkan
peranan sentral dalam masalah kesehatan dan penyakit. Pemecahan makanan untuk memasok
energi serta unsur-unsur kimia pembangunan tubuh (building blocks); perakitan building
blocks tersebut menjadi protein, membran sel, serta DNA yang mengkodekan informasi
genetik; dan akhirnya penggunaan energi untuk menghasilkan gerakan sel, semua ini
dimungkinkan dengan adanya kerja enzim-enzim yang terkoordinasi secara cermat.
Sementara dalam keadaan sehat semua proses fisiologis akan berlangsung dalam cara yang
tersusun rapi serta teratur dan homeostatis tetap dipertahankan, homeostatis dapat mengalami
gangguan berat pada keadaan patologis.
Pembahasan tentang enzim dijelaskan khusus tersendiri dalam mata kuliah ini. Dalam
mata kuliah ini, enzim dibahas mendetail karena enzim memiliki sifat khas terhadap suatu
substrat tertentu. Kekhasan inilah ciri suatu enzim. Sifat enzim lainnya yaitu:
1. Berfungsi sebagai katalis
Enzim berperan sebagai katalis yang meningkatkan kecepatan reaksi tanpa
ikut merubah produk yang dihasilkan.
2. Enzim bersifat spesifik
Enzim memiliki satu sisi aktif yang sesuai dengan satu jenis substrat saja.
Enzim mempunyai ukuran yang lebih besar daripada substrat. Bagian enzim yang
mengadakan hubungan atau kontak dengan substrat dinama bagian sisi aktif.
Hubungan atau kontak antara enzim dengan substrat menyebabkan terjadinya
kompleks enzim substrat. Enzim dapat ditemukan dalam suatu organel spesifik.
Seperti contoh didalam sel sel hati, enzim untuk glikolisis tedapat pada sitoplasma
sedangkan enzim untuk siklus asam sitrat didalam mitokondria. Pada suatu
mekanisme “Lock and Key” suatu enzim memiliki kemampuan bekerja aktif pada
satu substrat. Hal ini disebabkan karena bentuknya yang spesifik sehingga bila sisi
aktif pada substrat tidak cocok dengan sisi enzim, maka enzim tersebut tidak dapat
bekerja pada substrat tersebut. Pada suatu mekanisme “inducefit” suatu enzim dapat
bekerja.....
3. Dipengaruhi oleh suhu
Enzim akan bekerja secara optimal pada suhu yang optimum. Suhu yang
maksimum akan menyebabkan enzim rusak atau terdenaturasi karena enzim tersusun
atas protein sehingga bagian sisi aktif enzim akan terganggu. Namun, bisa jadi enzim
dapat mempercepat reaksi karena suhu yang maksimal. Sedangkan suhu yang
minimum akan menyebabkan enzim tidak bekerja (tidak aktif).
4. Dipengaruhi oleh pH
Enzim akan bekerja optimal pada pH tertentu saja. Perubahan pH dapat
berpengaruh terhadap efektivitas bagian aktif enzim dalam membentuk enzim
kompleks substrat. pH rendah atau pH tinggi juga akan mengakibatkan pula
denaturasi protein dan mengakibatkan menurunnya aktivitas enzim.

Purifikasi enzim adalah suatu proses untuk mendapatkan enzim yang murni dari
bagian tertentu makhluk hidup melalui tahap homogenisasi dan tahap pemisahan. Tujuan
purifikasi enzim adalah mengisolasi enzim dengan max possible yield yang berbanding lurus
dengan aktivitas total ekstrak asli. Dengan purifikasi enzim kita dapat mempelajari spesifitas
substrat, parameter kinetic oleh reaksi, dan kemungkinan pengaturan enzim.
Permasalahannya adalah memisahkan enzim yang kita kehendaki dari ratusan protein yang
mempunyai sruktur kimia dan fisika yang serupa.
Tujuan prosedur purifikasi enzim :
Mempurifikasikan dengan memperhatikan maximum possible yield (hasil maksimal yang
memungkinkan) yaitu berdasarkan persentase aktivitas yang ditemukan dibandingkan dengan
aktivitas total dalam ekstrak asli, maximum catalytic activity (aktivitas katalitik yang
maksimum) yaitu tidak boleh ada enzim yang rusak pada masa emzim aktif, dan maximum
possible purity (kemungkinan hasil maksimal yang murni) yaitu tidak mengandung enzim
lain dari molekul besar.
Untuk preparasi aktivitas katalisis dibagi menurut pengujian yang tepat sesuai aktivitas
substrat, suhu, pH, dan lainnya.
Tahap dalam purifikasi enzim :
1. Source (sumber)
2. Metode homogenisasi
3. Metode pemisahan
Metode pemisahan
Homogenisasi
skala besar
total
PREPARAT
SUMBER EKSTRAK KASAR

Metode
Homogenisasi Ekstra pemisahan afinitas Metode pemisahan
parsial k skala kecil

PEMURNIAN ENZIM
ORGANELA MURNI

Homogenisasi total : menghasilkan substrat


Homogenisasi parsial : menghasilkan organela murni