Anda di halaman 1dari 3

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 1

Nama Mahasiswa : ARIF WIBOWO

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 041103533

Kode/Nama Mata Kuliah : IPEM4541 / Perbandingan Pemerintahan

Kode/Nama UPBJJ : 17/JAMBI

Masa Ujian : 2019/20.2 (2020.1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
1. Ciri ciri Sistim Pemerintahan Presidential
- Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara.
- Kekuasaan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dan dipilih langsung
oleh mereka atau melalui badan perwakilan rakyat.
- Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan
memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan non-departemen.
- Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan eksekutif (bukan kepada
kekuasaan legislatif).
- Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif.
- Kekuasaan eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislatif.

Ciri ciri Sistim Pemerintahan Parlementer


- Dikepalai oleh seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan sedangkan kepala
negara dikepalai oleh presiden/raja.
- Kekuasaan eksekutif presiden ditunjuk oleh legislatif sedangkan raja diseleksi berdasarkan
undang-undang.
- Perdana menteri memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan
memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan non-departemen.
- Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif.
- Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada kekuasaan legislative
- Kekuasaan eksekutif dapat dijatuhkan oleh legislatif.
- parlemen sebagai pemegang kekuasaan di negara tersebut

Ciri ciri Sistim Pemerintahan Campuran


- Adanya presiden sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan
- Menteri-menteri dipilih oleh Parlemen.
- Menteri-menteri tidak bertanggung jawab kepada parlemen maupun presiden.
- Lamanya masa jabatan eksekutif ditentukan dalam konstitusi.
- Perdana Menteri dipilih oleh presiden.
- Presiden tidak hanya sebagai seremonial saja, tetapi turut serta di dalam pengurusan
pemerintahan.
- Adanya pembagian otoritas di dalam eksekutif.
- Presiden dipilih oleh rakyat sehingga memiliki kekuasaan yang kuat.
-
2. Kelemahan Sistim Pemerintahan Presidential
- Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan
kekuasaan mutlak.
- Sistim pertanggungjawaban kurang jelas.
- Pembuatan keputusan atau Kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif
dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas
- Pembuatan keputusan memakan waktu yang lama.

Kelebihan Sistim Pemerintahan Presidential


- Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen.
- Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa
jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Filipina adalah enam tahun
dan Presiden Indonesia adalah lima tahun.
- Masa Pemilihan Umum lebih jelas dengan jangka waktu tertentu.
- Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
- Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh
orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.
Kekurangan sistem parlementer tentunya tidak ada lembaga check and balance karena semua
dikerjakan oleh satu pihak (parlemen) yang dipimpin oleh perdana mentri.
Kelebihan sistem parlementer adalah Legislatif dan Eksekutif tergabung menjadi satu badan yang
artinya lembaga tersebut merupakan lembaga pengawas sekaligus menjalankan roda
pemerintahan. Artinya eksekutif tidak perlu menunggu terlalu lama persetujuan parlemen dalam
anggaran negara.