Anda di halaman 1dari 4

UJIAN TENGAH SEMESTER

SEMESTER VI TAHUN AKADEMIK 2019/2020

OLEH :
Ni Made Wistita Dewi
17091110062

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ADVAITA MEDIKA TABANAN
2020
1. Jelaskan peran apa yang dapat dijalankan oleh Perawat dalam pelayanan
kesehatan tradisional komplementer (tradkom) dikaitkan dengan Undang
undang Nomor 38 tahun 2014 dan Permenkes Nomor 26 tahun 2019
Berdasarkan UU No.38 tahun 2014 pasal 30 ayat 2 menyebutkan bahwa
perawat melakukan penatalaksanaan keperawatan komplementer dan
alternatif. Adapun yang dapat dilakukan perawat sesuai dengan kebijakan
tersebut adalah pemberian terapi akupresur. Adapun dalam Permenkes Nomor
26 tahun 2019 pasaal 22 menyebutkan bahwa perawat dapat melaksanakan
keperawatan komplementer dapat dilaksanakan di tempat mandiri praktek.
Undang-undang nomor 38 tahun 2014 Pasal 30 ayat (2) Dalam menjalankan
tugas sebagai pemberi Asuhan Keperawatan di bidang upaya kesehatan
masyarakat, Perawat berwenang :
1) Melakukan pengkajian Keperawatan kesehatan masyarakat di
tingkat keluarga dan kelompok masyarakat
2) Menetapkan permasalahan Keperawatan kesehatan masyarakat
3) Membantu penemuan kasus penyakit
4) Merencanakan tindakan Keperawatan kesehatan masyarakat
5) Melaksanakan tindakan Keperawatan kesehatan masyarakat
6) Melakukan rujukan kasus
7) Mengevaluasi hasil tindakan Keperawatan kesehatan masyarakat
8) Melakukan pemberdayaan masyarakat
9) Melaksanakan advokasi dalam perawatan kesehatan masyarakat
10) Menjalin kemitraan dalam perawatan kesehatan masyarakat
11) Melakukan penyuluhan kesehatan dan konseling
12) Mengelola kasus
13) Melakukan penatalaksanaan Keperawatan Komplementer dan
alternative

2. Jelaskan kebijakan pemerintah dalam pelayanan kesehatan tradisional


komplementer (tradkom) terkait profesi perawat.
Kebijakan pemerintah dalam pelayanan kesehatan tradisional komplementer :
a. Pengembangan pelayanan kesehatan tradisional integrasi
b. Pengembangan pelayanan kesehatan tradisional komplementer
c. Pengelolaan pelayanan kesehatan tradisional empiris
d. Pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan Kelompok Asuhan Mandiri
Kestrad
e. Penyediaan NSPK sebagai pedoman pelaksanaan
f. Peningkatan kualitas Penapisan Kestradkom

3. Selama masa Pandemi Covid-19 sekarang ini Apakah saudara pernah


membuat dan atau mengkonsumsi ramuan/ minuman herbal buatan sendiri
atau yang dibeli? Jelaskan bila pernah, dan tidak perlu dijelaskan bila tidak
pernah.
Pernah selama masa pandemic covid-19 saya biasanya mengkonsumsi
ramuan daun kelor, sebelumnya daun kelor dikeringkan dan kemudian diolah
menjadi teh selain itu daun kelor juga bisa digunakan untuk masakan sayur
bening. Mengkonsumsi daun kelor membantu perkembangan tubuh dan
menjadi bahan obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Daun
kelor kaya akan vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin),
vitamin B3 (niacin), vitamin B6, serta vitamin C, mineral, dan senyawa
tanaman bermanfaat lainnya. Selama masa pandemic covid-19 daun kelor
mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memiliki banyak manfaat
untuk kesehatan tubuh.

4. Apakah saudara pernah melakukan praktek Yoga sederhana setelah menerima


kuliah tentang Dasar-Dasar Yoga? Jelaskan bila pernah. Dan tidak perlu
dijelaskan bila tidak pernah.
Setelah mendapatkan kuliah dasar-dasar yoga saya biasanya mencoba
mempraktekkan dasar-dasar yoga yang pemula dirumah seperti mountain
pose, Downward facing dog, warrior, tree pose, bridge pose, triangle pose,
cobra pose, seated yoga pose, standing yoga pose, child pose, back pain pose.
Waktu semester III saya juga pernah melakukan praktek yoga surya
namaskarya. Dengan mempraktekkan yoga membuat menjadi lebih nyaman
dan pikiran lebih tenang.
5. Apakah saudara ada minat mendalami komplementer? Jelaskan bila ada minat
dan jelaskan juga bila tidak ada minat.
Saya berminat untuk mendalami ilmu komplementer karena saya ingin
mendalami ilmu keperawatan dan ilmu komplementer, selain dengan ilmu
keperawatan untuk mengobati orang sakit bisa juga diimbangi dengan ilmu
komplementer. Seperti saat ini masih banyak orang yang lebih percaya jika
sakit itu disebabkan karena ilmu gaib dan mengajak ke dukun, disini saya
ingin memperkenalkan bahwa dengan ilmu keperawatan dan ilmu
komplementer juga bisa menyembuhkan orang sakit dan mengubah pola pikir
masyarakat supaya tidak seterusnya berobat ke dukun saja dan baru mengajak
keluarganya datang kepelayanan kesehatan saat sudah parah.