Anda di halaman 1dari 3

Learning journal

Program Pelatihan :Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan :I (satu)
Nama Mata Pelatihan :Nasionalisme
Nama Peserta :Arfan, S.Pd
Nomor Daftar Hadir :19
Lembaga Penyelenggara
Pelatihan :BPSDM Provinsi Riau

A. Pokok Pikiran
Nasionalisme merupakan implementasi rasa cinta kita sebagai rakyat Indonesia
terhadap bangsa dan negara yang didasari pada nilai-nilai Pancasila. Sebagai ASN
kita harus memiliki rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat, yang
kemudian diaktualisasikan ke dalam fungsi dan tugas kita yang didasari Pancasila
dan UUD 1945. Sehingga diharapkan Nasionalisme dapat menjadikan kita sebagai
ASN yang berorientasi pada kepentingan public, bangsa, negara, dan menghindari
pemikiran yang mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. Nilai dasar
nasionalisme sebagai ASN yang menerapkan Pancasila sebagai dasar dalam
menjalankan tugasnya dibagi menjadi lima sesuai dengan jumlah sila dari Pancasila.
Sebagai ASN, nasionalisme diaktualisasikan sesuai dengan fungsi dan tugas antara
lain pada ranah berikut:
1. Kebijakanpublik:Sebagai ASN, kita harus memiliki nilai kepublikan yang memiliki
orientasi pada kepentingan public, menempatkan kepentingan public, bangsa dan
negara di atas kepentingan lainnya serta kepentingan nasional diatas kepentingan
sectoral atau golongan.
2. Pelayanan public:Sebagai ASN kita harus memiliki integritas tinggi dalam
melayani yang disesuaikan dengan kode etink ASN. Bersikap adil, tidak
diskriminatid, professional dan berintegritas dalam memberkan pelayanan kepada
masyarakat. Selain itu ASN harus menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan,
tidak korupsi, transparan, akuntabel, dan memiliki kinerja yang memuaskan public
3. Sebagai Perekat dan Pemersatu
Bangsa:Sebagai ASN kita harus memiliki rasa
nasionalisme yang kuat, memiliki kesadaran yang
tinggi untuk menjaga kedaulatan negara dan
pemersatu bangsa serta mengupayakan sutuasi
yang damai di seluruh Indonesia dan terus
menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.

B. Kasus
Permasalahan nasionalisme banyak terjadi di Indonesia baik itu masyarakat
maupun pemerintah,kasus yang terjadi terhadap ASN adalah sebagai mana
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebut laporan
intoleransi ASN (aparatur sipil negara) menempati keluhan terbanyak di situs Aduan
ASN. Tercatat, dari total 77 aduan, 29 aduan terkait intoleransi, anti Pancasila 3
aduan, 17 aduan soal anti NKRI, 11 aduan terkait konten radikalisme, dan lainnya 17
aduan.Data ini dikumpulkan sejak pertama kali diluncurkan pada 12 November
hingga 25 November 2019. "Portal aduanasn.id hari ini [Senin, 25 November 2019],
sudah ada 77 aduan yang masuk.

C. Tokoh
Salah satu tokoh nasionalisme adalah Sultan Syarif Kasim II (lahir di Siak Sri
Indrapura, Riau, 1Desember 1893 – meninggal
di Rumbai, Pekanbaru, Riau, 23April 1968 pada umur 74 tahun) adalah sultan ke-
12 Kesultanan Siak. Ia dinobatkan sebagai sultan pada umur 21 tahun menggantikan
ayahnya  Sultan Syarif Hasyim. Sultan Syarif Kasim II merupakan seorang
pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak lama setelah proklamasi dia
menyatakan Kesultanan Siak sebagai bagian wilayah Indonesia, dan dia
menyumbang harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk pemerintah republik
(setara dengan 151 juta gulden atau € 69 juta euro pada tahun 2011) Bersama
Sultan Serdang dia juga berusaha membujuk raja-raja di Sumatra Timur lainnya
untuk turut memihak republik. Namanya kini diabadikan untuk Bandar Udara
Internasional Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru.

D. Penerapan
Penerapan Nasinalisme dalam Pendidikan. Sebagai seorang tenaga pendidik
dalam mengajar siswa, nilai-nilai nasionalisme secara utuh dapat diterapkan mulai
dari sikap nasionalisme yang didasari penerapan sila pertama sampai sila
kelima. Adapun penerapan sebagai Tenaga pendidik adalah guru harus mampu
memberikan contoh serta mempraktekkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan
sehari-hari. Mulai dengan menanamkan sikap nasionalisme dengan menghargai
kebhinnekaan, serta bangga sebagai bangsa Indonesia, dengan menyanyikan lagu
Indonesia Raya, lagu Bendera, dan beberapa lagu nasionalisme dan patriotisme
lainnya.

Daftar Pustaka

https://pdfcoffee.com/learning-journal-nasionalisme-pdf-free.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Syarif_Kasim_II_dari_Siak
https://www.beritasatu.com/archive/291065/pengamat-nasionalisme-akan-tumbuh-tergantung-guru

Anda mungkin juga menyukai