Anda di halaman 1dari 3

Learning journal

Program Pelatihan :Pelatihan Dasar CPNS


Angkatan :I (satu)
Nama Mata Pelatihan :Komitmen Mutu
Nama Peserta :Arfan, S.Pd
Nomor Daftar Hadir :19
Lembaga Penyelenggara
Pelatihan :BPSDM Provinsi Riau

A. Pokok Pikiran

Komitmen mutu merupakan pemahaman konsep mengenai efektivitas, efisiensi,


inovasi, dan mutu penyelenggaraan Pemerintah. Komitmen mutu ini dapat dilihat pada
seseorang yang bekerja bersemangat, tidak ingin menyia-nyiakan waktu serta hasil
karyanya dapat bermanfaat.  Sebagai ASN, tugas apapun yang diemban merupakan
tanggungjawab kita untuk dilaksanakan secara optimal dengan prinsip efektivitas,
efisiensi, inovasi, dan mutu. Sehingga masyarakat sebagai stakeholder merasa puas
dengan pelayanan yang diberikan. Terdapat empat indikator dari nilai-nilai dasar
komitmen mutu antara lain:

1. Efektif, yang berarti berhasil guna, sasaran dapat dicapai hasil sesuai rencana


atau target. Efektivitas merujuk pada tingkat ketercapaian target yang telah
direncanakan baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja.
2. Efisien, berdaya guna dan dapat menjalankan tugas serta mencapai hasil
tanpa menimbulkan pemborosan sehingga hemat waktu, biaya, tenaga dan
fikiran. 
3. Inovasi, penemuan sesuatu yang baru atau mengandung kebaruan,
mewujudkan ide kreatif menjadi hasil pekerjaan serta kemampuan untuk
menciptakan atau melakukan sesuatu yang baru dan berbeda. 
4. Orientasi Mutu, mengarahkan semua upaya dalam rangka memuaskan
pelanggan/publik. Mutu merupakan standar yang menjadi dasar untuk
mengukur hasil capaian kerja, selain itu juga sebagai
pembeda dengan produk yang dihasilkan
oleh lembaga sejenis.

B. Kasus
Berdasarkan hasil pengawasan KASN pada Januari
2020-April 2021, terdapat sebanyak 2.085 kasus
pelanggaran NKK PNS yang telah diproses oleh KASN.
Jenis pelanggaran yang terbanyak di antaranya netralitas
PNS, perbuatan tidak menyenangkan, masalah rumah
tangga, dan perbuatan sewenang-wenang. "Pelanggaran tersebut dapat diminimalisir
dengan menyusun peraturan kode etik dan kode perilaku secara membumi, dan
menciptakan komitmen yang kuat dalam hal penerapan kode etik dan kode perilaku
mulai dari level pimpinan hingga level staf," ujar Asisten KASN, Iip Ilham Firman.
Nurhasni yang merupakan Asisten KASN dalam bidang pengawasan lain
menyampaikan, pengukuran Indeks Maturitas menjadi urgen karena sebagai
pedoman Instansi Pemerintah dalam kebijakan NKK, mendukung penguatan
sosialisasi NKK di setiap instansi, mendorong penegakkan kepatuhan NKK, serta
sebagai bentuk monitoring dan evaluasi keberlanjutan penerapan NKK."Pengukuran
Indeks Maturitas akan dinilai berdasarkan 4 kriteria, yaitu penyediaan kebijakan
internal; proses internalisasi, institusionalisasi dan eksternalisasi Nilai Dasar, Kode
Etik dan Kode Perilaku; penegakkan Nilai Dasar, Kode Etik dan Kode Perilaku; serta
kesinambungan sistem," paparnya.

C. Tokoh
Ir. H. Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal
di Jakarta, 21 Juni  1970  pada umur 69 tahun adalah Presiden pertama Republik
Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1967.  Ia adalah seorang tokoh
perjuangan yang memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa dari
penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia yang terjadi
pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan
konsep mengenai  Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang
menamainya. Perjuangan Ir. Soekarno didasarkan semangat dan komitmen akan
kemerdekaan Indonesia. Semangat mengandung arti tekad dan dorongan hati yang
kuat untuk menggapai keinginan atau hasrat tertentu. Komitmen adalah sikap dan
perilaku yang ditandai oleh rasa memiliki, memberikan perhatian, serta melakukan
usaha untuk mewujudkan harapan dan cita-cita dengan sungguh-sungguh.

D. Penerapan
Kita sebagai seorang ASN harus mempunyai Komitmen mutu terutama saya
yang bertugas di bidang Pendidikan, pada proses Pendidikan dan Pengajaran dapat
dilaksanakan misalnya pada pembelajaran di kelas. Sebelum memulai pembelajaran
guru wajib membuat dokumen-dokumen pendukung seperti Silabus pembelajaran
dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Kedua dokumen tersebut digunakan
guru sebagai acuan kegiatan apa yang akan dilaksanakan di kelas selama 16
minggu pertemuan. RPS berisi langkah-langkah detail kegiatan pembelajaran yang
dirinci untuk setiap pertemuan. Selain itu, berisi model evaluasi dan referensi yang
digunakan. Dokumen tersebut digunakan untuk menjamin mutu proses pembelajaran
di dalam kelas.
Oleh karena itu kita sebagai ASN harus mempunyai Nilai- nilai dasar dalam
komitmen mutu yaitu:
1. Efektif
2. Efisien
3. Inovasi
4. Orientasi Mutu

Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4533365/ada-2085-kasus-pelanggaran-pns-paling-banyak-soal-
netralitas
http://hadikurniawanapt.blogspot.com/2020/10/learning-journal-komitmen-mutu.html

Anda mungkin juga menyukai