Anda di halaman 1dari 10

PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

BAB 4

PEMBAHASAN

4.1 HUBUNGAN MANUSIA DENGAN LINGKUNGANNYA

Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya adalah sirkuler. Setiap

aktivitas manusia, sedikit atau banyak akan mengubah hidupnya. Manusia

mendapatkan unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan.

Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya.

Makin besar jumlah kebutuhan hidupnya yang di ambil dari lingkungan, maka

berarti makin besar perhatian manusia terhadap lingkungan.

Perhatian dan pengaruh manusia terhadap lingkungan makin meningkat

pada zaman teknologi maju. Masa ini manusia mengubah lingkungan hidup alami

menjadi lingkungan hidup binaan. Eksploitasi sumber daya alam makin

meningkat untuk memenuhi bahan dasar industri sebaliknya hasil sampingan dari

industri berupa asap dan limbah mulai menurunkan kualitas lingkunga hidup.

Berdasarkan sifatnya, kebutuhan hidup manusia dapat dilihat dan dibagi menjadi

2, yaitu:

1. Kebutuhan hidup materiil,, antara air, udara, sandang, pangan,

papan,transportasi,serta perlengkapan fisik lainnya.

2. Kebutuhan nonmateriil adalah rasa aman, kasih sayang, pengakuan atas

eksistensinya, pendidikan, dan sistem nilai dalam masyarakat.

Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya pikir

dan daya nalar tertinggi dibandingkan makhluk lainnya. Manusia merupakan

komponen biotik lingkungan yang aktif. Hal ini disebabkan manusia dapat secara

aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendaki

12
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

kegiatan manusia ini dapat menimbulkan bermacam-macam gejala.

4.2 DAMPAK POSITIF PEMBANGUNAN INDUSTRI TERHADAP

MANUSIA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

Tidak dapat dipungkiri bahwa industri mempunyai dampak negatif bagi

lingkungan masyarakat. Pembangunnan industri tidak hanya memberikan dampak

negatif bagi lingkungan dan masyarakat tetapi juga memberikan dampak positif

bagi masyarakat. Disini kita akan membahas dampak positif dari pembangunan

industri berdasarkan hasil yang telah dijelaskan sebelumnya. Dinyatakan 100%

atau 41 responden menyatakan bahwa merasakan dampak positif dari

pembangunan industri dan dengan hasil kuesioner bahwa 100% atau 41 responden

menyatakan bahwa industri memperhatikan lingkungan masyarakat. Adapun

beberapa dampak positif dirasakan masyarakat dengan adanya industri yaitu:

4.2.1 Pemanfaatan Tenaga Kerja

Komposisi Tenaga kerja pada perusahaan dapat dikategorikan menjadi

tenaga kerja luar yang berjumlah 274 orang, tenaga kerja dalam daerah 777

orang, dan tenaga kerja yang berasal dari area industri adalah 581 orang yang

terdiri dari berbagai keterampilan. Hal ini merupakan suatu dampak positif

yang dirasakan masyarakat sekitar. Penyerapan tenaga kerja lokal dengan

persentase demikian sudah dapat mengatasi tingkat pengangguran daerah.

4.2.2 Pembangunan Sarana dan Prasana

Pembangunan sarana dan prasarana yang diberikan pihak industri

terhadap masyarakat di lapangan, ditemukan bahwa 100% atau 41 responden

menyatakan bahwa turut membantu pembangunan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu dari pihak industri diperoleh keterangan tentang kepeduliannya

13
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

terhadap lingkungan. Untuk mewujudukan kepedulian perusahaan terhadap

lingkungan, adapun program-program yang telah dicanangkan adalah sebagai

berikut:

1) Pembangunan Mushala/Masjid

Gambar 1. Pembangunan Mushala/Masjid

Berdasarkan hasil penelitian di lapangan yang ditemukan bahwa 100%

atau 41 responden menyatakan bahwa adanya tambahan sarana dan

prasarana di lingkungan masyarakat, pihak industri turut membantu

pembangunan sosial kemasyarakatan.

2) Pembangunan Sarana Pendidikan

Gambar 2. Pembangunan Sarana Pendidikan

Salah satu sarana yang dibangun oleh pihak industi yaitu sarana

pendidikan. Dalam hal pendidikan perhatian yang diberikan oleh pihak

14
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

industri cukup besar, yaitu meliputi pemberian dana bantuan beasiswa bagi

pelajar serta pembangunan fisik sekolah. Sebanyak 100% atau 41

responden menyatakan bahwa adanya bantuan pendidikan terhadap

masyarakat. Selain itu, pihak industri juga membangun sarana pendidikan

seperti sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA.

3) Pembangunan Sarana Rumah Sakit

Gambar 3. Pembangunan Sarana Rumah Sakit

Sarana rumah sakit adalah salah satu sarana yang dibangun oleh pihak

industri. Menurut masyarakat dengan adanya rumah sakit tersebut maka

masyarakat tidak perlu berobat ke rumah sakit yang jaraknya cukup jauh.

Dari 100% atau 41 responden menyatakan bahwa pihak industri meberikan

bantuan kesehatan.

4) Pembangunan Sarana Olahraga

Gambar 4. Pembangunan Sarana Olahraga

15
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

Salah satu dampak positif pembangunan industri terhadap masyarakat

adalah dibangunnya infrastruktur gedung dan lapangan olahraga. Sarana

tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak industri tetapi sarana

tersebut dapat juga digunakan oleh pihak masyarakat.

5) Sarana Perbaikan Jalan

Gambar 5. Sarana Perbaikan Jalan

Gambar di atas merupakan salah satu jalan beton yang digunakan

masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hal ini merupakan

suatu perubahan besar bagi masyarakat karena pembangunan jalan dapat

memudahkan aktivitasnya.

4.2.3 Terjadinya Perubahan Pola Pikir Masyarakat

Adanya kegiatan pembangunan industri merubah pola pikir masyarakat di

dalam mencari uang guna memenuhi kebutuhan hidup dan pada pengetahuan

kemajuan teknologi. Masyarakat akan memiliki pengetahuan lebih maju

dibandingkan sebelum adanya pembangunan industri. Terutama dirasakan oleh

para pekerja yang bekerja di industri tersebut. Para pekerja bisa meningkatkan

pengetahuannya mengenai teknologi-teknologi terbaru yang digunakan oleh

industri. Serta akan meningkatkan kemampuan skill yang dimiliki para pekerja.

16
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

Hal ini dinyatakan dengan persentase 90.24 % menyatakan adanya perubahan pola

pikir dan 7.31 % menyatakan tidak tahu.

4.2.4 Terpenuhinya Kebutuhan Masyarakat dengan adanya Pembangunan

Industri

Kebutuhan masyarakat sudah bisa terpenuhi dengan mudah tanpa harus

impor produk-produk dari luar negeri. Serta masyarakat bisa lebih mengutamakan

produk-produk hasil buatan dalam negeri dengan harga yang relatif terjangkau.

Hal ini dinyatakan dengan persentase 100 % dari 41 responden menyatakan

bahwa masyarakat merasa puas dengan kehadiran industri dan masyarakat

merasakan adanya perhatian dari pihak industri kepada masyarakat dan

lingkungan.

4.2.5 Menunda Usia Perkawinan Generasi Muda

Dengan adanya pembangunan industri di lingkungan masyarakat, salah

satu dampak positif yang bisa dirasakan adalah menunda usia perkawinan pada

generasi muda. Karena masyarakat ataupun para pekerja akan fokus bekerja demi

memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Serta larangan menikah muda yang

dikeluarkan oleh pihak perusahaan melalui aturan yang berlaku di industri

tersebut.

4.3 DAMPAK LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI DARI

PEMBANGUNAN INDUSTRI

Selain dampak positif pembangunan industri di lingkungan masyarakat,

dampak juga bisa di lihat dari aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. Berikut

adalah dampak yang dimaksud :

17
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

4.3.1 Dampak Lingkungan

Kegiatan pembangunan industri merupakan kegiatan eksploitasi sumber

daya alam. Kegiatan pembangunan industri dapat berdampak pada rusaknya

ekosistem. Ekosistem yang rusak dapat diartikan suatu ekosistem yang tidak dapat

lagi menjalankan fungsinya secara optimal, seperti perlindungan tanah, tata air,

pengatur cuaca dan fungsi lainnya dalam mengatur perlindungan alam

lingkungan. Dampak lingkungan hidup yang dirasakan masyarakat adalah,

sebagai berikut :

1. Perubahan cuaca yang semakin panas.

2. Polusi yang semakin banyak.

3. Ruang terbuka hijau yang semakin berkurang.

4. Pencemaran lingkungan akibat limbah-limbah.

5. Penurunan kualitas udara.

6. Penurunan kualitas perairan.

7. Terjadinya ancaman terhadap keanekaragaman hayati (biodiversity).

8. Perubahan bentang alam.

Pihak industri harus dapat melakukan pengendalian dan pengelolaan

limbah industri dengan baik dan benar, sehingga tidak terjadi kerusakan

lingkungan yang terlalu parah.

4.3.2 Dampak sosial

Keberadaan industri di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud dan

partisipasi dalam peningkatan dan pengembangan pembangunan masyarakat.

Industri dan masyarakat yang bermukim di sekitarnya merupakan dua komponen

yang saling memperngaruhi. Dimana industri memerlukan masyarakat sekitar

18
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

dalam pengembangan industri itu sendiri begitupun sebaliknya. Masyarakat

memerlukan perusahaan tersebut dalam peningkatan perekonomian masyarakat

serta pengembangan daerah akibat keberadaan industri tersebut. Oleh karena itu,

aktivitas perusahaan tidak dapat dipungkiri memiliki dampak sosial terhadap

masyarakat sekitarnya. Adapun dampak sosial yang ditimbulkan dari kegiatan

industri diantaranya :

1. Struktur sosial di masyarakat juga mengalami perubahan karena

masyarakat sekitar industri termotivasi untuk mampu menyesuaikan

perubahan struktur sosial yang disebabkan banyaknya masyarakat

pendatang yang menjadi karyawan di industri maupun masyarakat

pendatang yang membuka usaha di sekitaran industri.

2. Kehadiran industri juga mempengaruhi perilaku gotong royong

terutama partisipasi masyarakat dalam mengikuti kerja bakti dalam

melakukan pembangunan sarana dan prasarana maupun pembangunan

lainnya. Hal ini dinyatakan dengan persentase 100% dari 41 responden

menyatakan bahwa pihak industri melakukan pembangunan sosial.

3. Pembangunan industri dapat membantu terjadinya kesejahteraan

masyarakat, karena pihak industri dapat membantu mengurangi

pengangguran, meningkatkan sarana dan prasarana. Hal ini dinyatakan

dengan persentase 15.99 % menyatakan membantu kesejahteraan dan

4.87 % menyatakan tidak tahu.

4. Pembangunan industri dapat memperhatikan kepentingan masyarakat.

Hal ini dinyatakan dengan persentase 78.04 % menyatakan

19
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

memperhatikan kepentingan masyarakat dan 21.95 % menyatakan

tidak tahu.

5. Kehadiran industri juga memberikan bantuan sosial sesuai dengan

keinginan masyarakat. Hal ini dinyatakan dengan persentase 100 %

dari 41 responden.

4.3.3 Dampak Ekonomi

Kesejahteraan masyarakat di wilayah industri secara umum terlihat

meningkat karena efek dari keberadaan industri telah mampu mendorong dan

menggerakkan sendi-sendi ekonomi masyarakat. Berbagai dampak positif

diantaranya :

1. Kesempatan kerja karena adanya penerimaan tenaga kerja di dalam

maupun luar daerah. Hal ini dinyatakan dengan persentase 100 % dari

41 responden.

2. Mengurangi tingkat pengangguran. Hal ini dinyatakan dengan

persentase 100 % dari 41 responden.

3. Meningkatnya tingkat pendapatan masyarakat sekitar industri. Hal ini

dinyatakan dengan persentase 75.60 % menyatakan ada peningkatan

pendapatan masyarakat, 21.95 % menyatakan tidak tahu dan 2.43 %

menyatakan tidak ada.

4. Adanya kesempatan membuka usaha dikarenakan pihak industri

memberikan bantuan modal usaha. Hal ini dinyatakan dengan

persentase 58.53 % menerima bantuan modal usaha dan 41.46 %

menyatakan tidak menerima.

20
PENGANTAR ILMU LINGKUNGAN

5. Adanya kemajuan perekonomian masyarakat dengan adanya

pembangunan industri. Hal ini dinyatakan dengan persentase 87.81 %

menyatakan adanya kemajuan perekonomian masyarakat dan 5.33 %

menyatakan tidak.

6. Struktur ekonomi masyarakat menjadi lebih baik. Hal ini dinyatakan

dalam persentase 70.78 % menyatakan adanya struktur ekonomi lebih

baik dan 29.26 % menyatakan tidak tahu.

7. Adanya perbedaan pertumbuhan ekonomi di daerah industri dan

daerah lain. Hal ini dinyatakan dengan persentase 34.14 % menyatakan

iya dan 58.53% menyatakan tidak tahu.

Pengembangan ekonomi masyarakat juga dilakukan oleh industri melalui

Corporate Social Responcibility (CSR) yang dapat memberikan manfaat langsung

bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya seperti :

1. Penanggulangan kemiskinan.

2. Membantu dalam menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

3. Fasilitas umum.

4. Tersedianya fasilitas sosial.

5. Beasiswa.

6. Peningkatan skill.

7. Pelatihan kerja.

8. Membangun infrastruktur.

21