Anda di halaman 1dari 5

TUGAS INDIVIDU AGENDA 3

Nama : Anita Kusumawardani


NIP : 199404262020122019
Angkatan : Angkatan 63 Kelompok 3 Kabupaten Malang
Tugas : Analisis isu manajemen ASN, pelayanan publik, dan whole of government
dengan pendekatan USG, serta buat gagasan kreatif sebagai solusi isu dengan
skor USG tertinggi.

I. ANALISIS ISU MENGGUNAKAN METODE USG.


Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi orang-orang yang bekerja pada instansi
pemerintah. ASN terbagi menjadi dua kategori yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ketentuan mengenai ASN tercantum dalam
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, contohnya peran ASN
sesuai pasal 12 yaitu “Pegawai ASN berperan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas
penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan
kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.”
Selain peran ASN, UU Nomor 5 Tahun 2014 juga menjelaskan tugas dan fungsi ASN
diantaranya adalah sebagai:
a. pelaksana kebijakan publik;
b. pelayan publik;
c. perekat dan pemersatu bangsa.
Dalam pelaksanaannya, beberapa isu timbul di masyarakat sehingga sebagian ASN dinilai
kurang memiliki integritas, profesionalitas, dan masih ada oknum ASN yang terlibat dalam
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Tabel 1 memuat contoh isu terkait Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI yang dibagi ke dalam 3 topik yaitu manajemen ASN, pelayanan publik, dan
whole of government (WoG).

Tabel 1. Isu-isu terkait manajemen ASN, pelayanan publik, dan whole of government.
Kondisi yang
No. Topik Isu Kondisi Sekarang
diharapkan
1. Manajemen ASN tidak menaati Masih ada ASN yang ASN lebih disiplin terkait
ASN aturan jam kerja tidak memperdulikan jam kerja dan
yang ada. jam kerja dan datang memaksimalkan waktu
terlambat ke kantor atau kerjanya sehingga dapat
pulang lebih cepat dari memiliki kehidupan yang
waktu yang ditentukan. seimbang antara
Selain itu terdapat ASN pekerjaan dan kehidupan
yang sering pulang pribadi.
terlambat/lembur
sementara di jam kerja ia
tidak memaksimalkan
waktu kerjanya. Hal ini
dapat menimbulkan
asumsi negatif bagi
pegawai tersebut.
2. Manajemen ASN melanggar Adanya pandemi Sebagai pelaksana
ASN larangan mudik covid19 membuat kebijakan publik dan
untuk membatasi pemerintah melarang untuk memberikan contoh
penyebaran Covid- mudik di libur hari raya yang baik bagi
19 Idul Fitri. Larangan ini masyarakat, ASN
dipertegas dengan memilih untuk tidak
ancaman pemecatan mudik sehingga
terutama bagi pegawai membantu mengurangi
pemerintah yang penyebaran covid-19.
melanggar. Namun
masih ada oknum ASN
yang melanggar larangan
mudik tersebut.
3. Pelayanan Komplain dari Di beberapa instansi, Pegawai pemerintah,
Publik masyarakat yang masyarakat terutama yang
tidak dilayani mengeluhkan pelayanan berhadapan langsung
dengan ramah oleh publik yang tidak ramah, dengan masyarakat, dapat
pegawai pemerintah tebang pilih, dan tidak lebih ramah, adil, sopan,
bersimpati pada kondisi dan professional dalam
masyarakat. melayani masyarakat.

4. Pelayanan Adanya calo di Di beberapa instansi Hilangnya terutama di


Publik lingkungan instansi masih terdapat calo lingkungan instansi
pemerintah sehingga masyarakat pemerintah.
menilai instansi tersebut
kurang transparan dan
terindikasi KKN.

5. Whole Of Aturan sekolah Kementrian Agama dan Ada koordinasi antara


Government tatap muka yang Kementrian Pendidikan Kementrian Agama dan
fleksibel namun & Kebudayaan sebagai Kementrian Pendidikan &
cenderung tidak instansi yang menaungi Kebudayaan terkait
tegas sekolah memiliki aturan sekolah tatap muka
yang berbeda terkait sehingga tidak
sekolah tatap muka membingungkan
sehingga masyarakat dan
membingungkan pihak mengurangi persaingan
sekolah dan juga penerimaan siswa antar
masyarakat serta sekolah.
menimbulkan persaingan
antar pihak sekolah
untuk membuka kelas
tatap muka.

6. Whole Of Usulan Work from Pemerintah berencara Pemerintah bisa


Government Bali (WFB) bagi mengirim 25% ASN dari meningkatkan
ASN di tujuh tujuh kementrian/ perekonomian khususnya
kementrian/lembaga lembaga pada Bulan Juli di Bali melalui program
pemerintah. 2021 untuk bekerja dari Work from Bali. Namun
Bali (WFB) dengan pemerintah juga
tujuan mengangkat diharapkan dapat
perekonomian membuat kebijakan yang
khususnya wilayah Bali. menguntungkan banyak
Namun pelaku usaha pihak dan sektor dengan
menganggap usulan cakupan wilayah yang
tersebut belum efektif lebih luas.
dan hanya berdampak
pada hotel-hotel yang
bekerja sama dengan
pemerintah untuk
program WFB.

Isu-isu yang tercantum pada Tabel 1 diseleksi menggunakan metode USG yaitu:
a. urgency: seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti;
b. seriousness: seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang
ditimbulkan;
c. growth: seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
sebagaimana mestinya.
Seleksi menggunakan metode USG bertujuan untuk menentukan isu prioritas yang perlu
segera dicari solusinya. Tabel 2 menunjukkan analisis isu menggunakan metode USG.
Tabel 2. Analisis isu menggunakan metode USG.
No. Isu U S G Total
1. ASN tidak menaati aturan jam kerja yang ada. 4 4 5 13
2. ASN melanggar larangan mudik untuk 3 4 3 10
membatasi penyebaran Covid-19
3. Komplain dari masyarakat yang tidak dilayani 3 4 4 11
dengan ramah oleh pegawai pemerintah
4. Adanya calo di lingkungan instansi pemerintah 4 4 4 12
5. Aturan sekolah tatap muka yang fleksibel namun 3 3 3 9
cenderung tidak tegas
6. Usulan Work from Bali (WFB) bagi ASN di 3 3 4 10
tujuh kementrian/lembaga pemerintah.

Berdasarkan hasil analisis isu pada Tabel 2, isu pertama yaitu ASN tidak menaati jam
kerja yang ada mendapat skor tertinggi dengan nilai 13. Ketidakpatuhan ASN terhadap jam kerja
bisa berdampak pada penilaian terhadap individu itu sendiri maupun penilaian terhadap instansi
tempat ia bekerja terutama jika instansi tersebut berhubungan langsung dengan masyarakat.
Penilaian terhadap ASN maupun instansi pemerintah yang bersifat negatif dapat mempengaruhi
tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ASN secara umum dan instansi pemerintah secara
khusus, sehingga isu tersebut menjadi isu prioritas yang perlu segera dicarikan solusinya.

II. GAGASAN KREATIF SEBAGAI SOLUSI ISU YANG DIPILIH SERTA


KEGIATAN TERHADAP GAGASAN TERSEBUT.
Unit Kerja : Instansi Pemerintah secara umum
Identifikasi Isu : - Terdapat ASN datang terlambat ke kantor
- Terdapat ASN pulang lebih awal dari waktu yang ditentukan
- Terdapat ASN sering pulang terlambat/lembur atau berada di
kantor lebih lama dari waktu yang ditentukan
Isu yang diangkat : ASN tidak menaati aturan jam kerja.
Penyebab Isu : Secara keseluruhan, ketidakpatuhan ASN terhadap jam kerja
disebabkan oleh kurangnya sikap disiplin dan profesional dalam
diri ASN tersebut. Faktor lain yang menjadi penyebab
ketidakpatuhan ASN terhadap jam kerja diantaranya adalah
kurangnya motivasi kerja, jarak antara kantor dan tempat tinggal
yang terlalu jauh, atau adanya konfllik pribadi yang mengganggu
fokus kerja ASN tersebut.
Gagasan Pemecahan Isu : Membangun lingkungan kerja yang nyaman bagi pegawai sesuai
dengan aturan yang ada untuk meningkatkan motivasi kerja ASN.

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan


. Substansi Mata
Pelatihan
1. Membangun/memper a. Mengevaluasi ruang Ruang kerja Komitmen
barui fasilitas kerja kerja dan fasilitas dan fasilitas
sehingga nyaman bagi kantor yang ada; yang nyaman
ASN. b. Merencanakan bagi ASN.
pembangunan/
pembaruan fasilitas
kerja yang nyaman
dan memadai;
c. Melaksanakan
pembangunan/pembar
uan fasilitas kerja.
2. Meningkatkan a. Merencanakan Hubungan Etika Publik dan
hubungan baik antar kegiatan gathering kerja yang Akuntabilitas
ASN melalui untuk mempererat lebih
komunikasi dan hubungan antar ASN. komunikatif
koordinasi. b. Menjalankan kegiatan dan koordinatif
gathering. antar ASN.
3. Memberikan a. Mengevaluasi kinerja Penghargaan Etika Publik,
penghargaan bagi ASN; bagi ASN yang Akuntabilitas dan
ASN yang disiplin, b. Menentukan ASN bekerja dengan Anti Korupsi.
profesional, dan yang memenuhi baik, disiplin,
memberi citra positif syarat untuk diberi dan
bagi instansi. penghargaan; professional.
c. Memberikan
penghargaan bagi
ASN terpilih.

Anda mungkin juga menyukai