Anda di halaman 1dari 5

Nama : Tri Purwa Ningrum

Kelas : Biologi F 2018


NIM : 18308141064

WAWASAN KAJIAN MIPA


ILMU FISIKA
DIKUSIKAN :
1. APA OBYEK ILMU FISIKA
2. APA PERSOALAN ILMU FISIKA
3. APA METODE PENELITIAN ILMU FISIKA
4. APA HASIL-HASIL ILMU FISIKA
5. APA KARIR DI MASYARAKAT
6. BAGAIMANA KETERKAITAN ILMU BIOLOGI DENGAN ILMU FISIKA
7. APA PRODUK ILMU FISIKA

Jawab :
1. Objek Kajian yang menjadi fokus penelitian pada Ilmu Fisika adalah :
a. Astrofisika adalah cabang astronomi yang berhubungan dengan fisika jagad raya,
termasuk sifat fisik (luminositas, kepadatan, suhu, dan komposisi kimia) dari
objek astronomi seperti planet, bintang, galaksi dan medium antarbintang, dan
juga interaksinya.
b. Fisika atomik, molekul, dan optik adalah bidang ilmu yang mempelajari
interaksi zat-zat dancahaya-zat dalam skala atom tunggal atau struktur berisi
beberapa atom. Ketiga bidang ini dikelompokkan menjadi satu karena hubungan
mereka, metode yang mirip, dan kesamaan skalaenergi yang bersangkutan.
Fisikawan kadangkala menyingkat bidang ini sebagai fisika AMO.
c. Fisika partikel adalah cabang dari fisika yang mempelajari partikel
dasar pembentuk benda dan radiasi, dan interaksi antara mereka. Atau disebut
juga fisika energi tinggi, karena banyak partikel dasar tidak terjadi dalam keadaan
biasa di alam, tetapi dapat diciptakan dan dideteksi pada saat benturan berenergi
partikel lainnya, seperti yang dilakukan dalam pemercepat partikel. 
d. Fisika benda terkondensasi adalah bidang fisika yang berhadapan dengan sifat
fisika makroskopik benda. Material butiran adalah bahan atau material yang
terdiri dari butiran-butiran bahan lain yang lebih kecil.

2. Hakekat fisika adalah sebagai produk (“a body of knowledge”), fisika sebagai sikap
(“a way of thinking”), dan fisika sebagai proses (“a way of investigating”). Persoalan
dalam kajian ilmu fisika biasanya dibagi ke dalam bidang-bidang yang meliputi gerak,
fluida, panas, bunyi, cahaya, kelistrikan dan kemagnetan, dan topik-topik modern
yang meliputi teori relativitas, struktur atom, fisika zat mampat, fisika nuklir, partikel
elementer dan astrofisika.
3. Metode penelitian dalam ilmu Fisika menggunakan keterampilan proses. Langkah-
langkah tersebut disebut keterampilan proses sains yang mencakup : observasi,
mengukur, inferensi, memanipulasi variabel, merumuskan hipotesis, menyusun grafik
dan tabel data, mendefinisikan variabel secara operasional, dan melaksanakan
eksperimen. Keterampilan proses sains dapat dikelompokkan ke dalam :
a. Keterampilan proses sains dasar, meliputi : mengamati/observasi, mengklasifikasi,
berkomunikasi, mengukur, memprediksi, dan membuat inferensi.
b. Keterampilan proses sains terpadu, meliputi : mengidentifikasi variabel,
merumuskan definisi operasional dari variabel, menyusun hipotesis, merancang
penyelidikan, mengumpulkan dan mengolah data, menyusun tabel data, menyusun
grafik, mendeskripsikan hubungan antar variabel, menganalisis, melakukan
penyelidikan, dan melakukan eksperimen.
4. Hasil Ilmu Fisika
Untuk fisika, produk dapat berupa  fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus,
teori dan model.
a. Fakta
Fakta adalah keadaan atau kenyataan yang sesungguhnya dari segala peristiwa
yang terjadi di alam. Fakta merupakan dasar bagi konsep, prinsip, hukum, teori
atau model. Sebaliknya kita juga dapat menyatakan bahwa, konsep, prinsip,
hukum, teori, dan model keberadaannya adalah untuk menjelaskan dan memahami
fakta.
b. Konsep
Konsep adalah abstraksi dari berbagai kejadian, objek, fenomena dan
fakta. Konsep memiliki sifat-sifat dan atribut-atribut tertentu.
c. Prinsip dan hukum
Istilah prinsip dan hukum sering digunakan secara bergantian karena dianggap
sebagai sinonim. Prinsip dan hukum dibentuk oleh fakta-fakta dan konsep-konsep.
Ini sangat perlu dipahami bahwa, hukum dan prinsip fisika tidaklah mengatur
kejadian alam (fakta), melainkan kejadian alam (fakta) yang dijelaskan
keberadaannya oleh prinsip dan atau hukum.
d. Rumus
Rumus adalah pernyataan matematis dari suatu fakta, konsep, prinsip, hukum, dan
teori.
e. Teori
Teori disusun untuk menjelaskan sesuatu yang tersembunyi atau tidak dapat
langsung diamati, misalnya teori atom, teori kinetik gas, teori relativitas.
f. Model
Model adalah sebuah presentasi yang dibuat untuk sesuatu yang tidak dapat
dilihat. Model sangat berguna untuk membantu memahami suatu fenomena alam,
juga berguna untuk membantu memahami suatu teori. Sebagai contoh, model
atom Bohr membantu untuk memahami teori atom.
5. Karir di Masyarakat
a. Untuk lulusan fisika ini bisa bekerja di pemerintahan Indonesia seperti Pemda
(Pemerintah Daerah), Batan, Dinas Pendidikan, Bapeten, BPS (Badan Pusat
Statistika), Badan Standarisasi Nasional, Lapan, LIPI, dan masih banyak lagi.
b. Berbagai perusahaan swasta dan BUMN sangat membutuhkan lulusan Fisika
seperti Pertamina, PT. Telkom, Perbankan, serta berbagai perusahaan yang
bergerak di bidang teknologi masa kini yang tentunya membutuhkan orang fisika
untuk berbagai keperluan. Selain itu lulusan fisika juga dibutuhkan
dipertambangan dan industri kontraktor bangunan.
c. Dengan perkembangan teknologi yang maju tentu lulusan fisika sangat
dibutuhkan bagi banyak perusahaan sehingga tak heran banyak perguruan tinggi
membuka program ini. Dan lowongan untuk menjadi dosen pun meningkat serta
masih sangat luas untuk jurusan ini.

6. Keterkaitan Ilmu Biologi dengan Ilmu Fisika


Ilmu Biologi tidak berdiri sendiri, biologi banyak berinteraksi dengan ilmu-ilmu lain,
terutama fisika, kimia dan matematika. Biologi merupakan ilmu yang mempelajari
tentang benda hidup serta sifat-sifat dari benda hidup itu sendiri. Sedangkan Fisika
merupakan ilmu yang memahami tentang interaksi alam dan penyebab interaksi
tersebut. Biologi dan fisika merupakan dua dari sekian banyak ilmu pengetahuan alam
yang ada. Penyatuan dua cabang ilmu ini menghasilkan cabang ilmu biofisika, dan
fisika medis.

Contoh hubungan antara ilmu biologi dan ilmu fisika :


Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan
ilmu biologi dan fisika. Sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari yang
berhubungan dengan penerapan Hukum Newton, khususnya pula dalam bidang
olahraga. Olahraga sangatlah bermanfaat bagi kita, salah satunya adalah olahraga bola
basket. Permainan bola basket adalah jenis olahraga yang berhubungan dengan
gerakan.
Inti utama dari olahraga basket adalah bola basket itu sendiri. Semua pemain
dari kedua tim yang bertanding berlomba-lomba memperebutkan satu bola yang sama
untuk kemudian memasukkannya ke dalam keranjang basket milik lawan. Bola basket
yang baik dan berstandar internasional menjadi syarat utama pertandingan basket
dunia. Tetapi sebaik apa pun bola basket tersebut, yang menjadi peranan utama adalah
teknik permainan para atlet dilapangan. Teknik permainan para atlet ini merupakan
demonstrasi fisika yang sangat atraktif dan penuh intensitas. Salah satunya dalam
penerapan Hukum Newton. Permainan bola basket, merupakan salah satu contoh
penerapan Hukum Newton pada kehidupan sehari-hari, dan apabila ditinjau dari ilmu
biologi olah raga ini akan berkaitan dengan system gerak tubuh. Untuk memainkan
olahraga ini memerlukan keterampilan – keterampilan perseorangan seperti
mengumpan, menggiring, dan merebut, serta kerja tim untuk menyerang dan bertahan.
Sehingga pada pergerakan pemain bola basket mengakibatkan otot-otot pada tubuh
berkontraksi dan menggerakkan tulang.
Hukum Newton ini membahas tentang gerak. Dimana ketiga hukum tersebut
sering menjadi acuan kita untuk meninjau suatu gerak. Gerak adalah suatu tanggapan
terhadap rangsangan baik dari dalam maupun dari luar. Gerak pada manusia
disebabkan oleh kontraksi otot yang menggerakkan tulang. Jadi, gerak merupakan
kerja sama antara tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif karena hanya
mengikuti kendali otot, sedangkan otot disebut alat gerak aktif karena mampu
berkontraksi, sehingga mampu menggerakkan tulang.
Pada olahraga bola basket gerakan tubuh yang dilakukan pemain secara tidak
langsung telah menggunakan penerapan Hukum Newton. Pada saat pemain
melakukan gerakan lay up, pemain telah melakukan penerapan Hukum I Newton.
Yaitu bola yang dibawa lari oleh pemain mempunyai kecepatan sama dengan
kecepatan pemain itu. Ketika dilepas, bola akan meneruskan gerakannya dengan
kecepatan semula, sehingga bola dapat meluncur kedalam keranjang. Penerapan
Hukum II Newton pada permainan bola basket pada saat pemain melakukan gerakan
mengumpan bola. Perubahan gerak terjadi dipengaruhi oleh besar gaya bola yang
datang, pemain akan secepat mungkin mengambil posisi apa yang akan dilakukan.
Apabila pemain tersebut menginginkan suatu lemparan yang keras maka yang harus
dilakukan adalah memperbesar gaya sehingga dapat menimbulkan percepatan yang
lebih cepat. Seorang pemain harus dapat memprediksi posisi kawan dengan akurat.
Penerapan pada Hukum III Newton yang dilakukan pemain adalah pada saat pemain
melakukan gerakan dribble. Saat bola dilepaskan oleh pemain, gaya gravitasi bumi
menariknya jatuh ke lantai. Ketika bola bertumbukan dengan lantai, bola memberikan
gaya pada lantai (gaya aksi). Sebagai akibatnya lantai memberikan reaksi melawan
gaya aksi ini. Gaya yang diberikan lantai ini disebut gaya reaksi yang besarnya sama
dengan gaya aksi.
Selain penerapan dalam hal ilmu fisika pada olahraga bola basket juga
menerapkan ilmu biologi, yaitu sistem gerak otot pada tubuh pemain. Pada saat
seseorang melakukan olah raga bola basket pada gerakan awal tangan memegang bola
maka otot pada lengan melakukan relaksasi, kemudian pada saat pemain menangkap
umpan bola yang diberikan tangan akan tertarik keatas kepala dalam satu gerakan
tidak terputus dengan posisi tangan menyangga bola dalam keadaan lurus pada posisi
seperti ini otot bisep akan berelaksasi dan otot trisep berkontraksi. Gerakan
menangkap bola diatas kepala disertai gerakan tubuh secara cepat turun ke bawah
maka pada posisi ini otot trisep berelaksasi dan otot bisep berkontraksi. Kemudian
dari posisi jongkok badan
bangkit menuju posisi berdiri pada saat mengumpan bola dengan bola tetap
disangga maka pada posisi ini otot bisep akan berelaksasi dan otot trisep akan
berkontraksi.
7. Produk ilmu fisika

Dalam kehidupan sehari-hari. Ada berbagai macam produk yang dihasilkan dari
penerapan ilmu fisika, diantaranya :
a. Kulkas dan ac yang menggunakan konsep termodinamika
b. Mesin kalor, misalnya motor, mobil yang menggunakan konsep
termodinamika
c. Pesawat terbang menggunakan konsep fluida
d. Kapal selam menggunakan konsep fluida
e. Sepeda menggunakan konsep pesawat sederhana

DAFTAR PUSTAKA

Wartono. 2003. Strategi Belajar Mengajar Fisika. Malang: Universitas Negeri


Malang.

http://besmart.uny.ac.id/v2/pluginfile.php/32620/mod_resource/content/1/Hub
un
gan%20Fisika%2 0%2812%29.pdf // Diakses 14 April 2020 Pukul 20.02 WIB

http://fisikaasik-gudangfisika.blogspot.sg/2012/01/pengaruh-gaya-terhadap-sistem-
gerak_08.html // Diakses 14 April 2020 Pukul 20.14 WIB

https://media.neliti.com/media/publications/290611-peran-ilmu-fisika-dalam-
kehidupan-sehari-ba37e8ce.pdf // Diakses 18 April 2020 Pukul 13.53 WIB

https://media.neliti.com/media/publications/115767-ID-model-pembelajaran-
instruction-doing-dan.pdf // Diakses 18 April 2020 Pukul 13.53 WIB