Anda di halaman 1dari 5

1. Jelaskan ciri yang membedakan antara pasar oligopoli dengan bentuk pasar lainnya?

Jawab :

Berikut beberapa ciri mendasar dari pasar oligopoli yang membedakannya


dengan pasar lainnya :

a) “Produsen yang paling besar menguasai pasar (paling dikenal konsumen) biasanya
terdiri dari dua sampai sepuluh pada pasar oligopoli.”

b) “Jenis produk yang dperdagangkan cenderung homogen, seperti sabun mandi yang
umumnya sama antara satu perusahaan dan perusahaan lain sehingga masih bisa
saling menggantikan.”

c) “Biasanya terdapat satu produsen utama (paling besar) yang bisa menguasai pasar
sehingga kebijakannya berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan lain.”

d) “Harga barang antara satu produsen dan produsen lain cenderung sama. Meskipun ada
biasanya tidak begitu besar.”

e) “Produsen baru sulit masuk pasar dan ikut bersaing karena produsen lama akan
memainkan harga untuk mempertahankan konsumen.”

f) “Iklan atau promosi menjadi sangat penting dilakukan demi mempertahankan


eksistensi nama.”

“Berdasarkan penjabaran di atas, dapat ditarik kesimpulan juga bahwa pasar


oligopoli memiliki kelebihan. Beberapa kelebihan tersebut seperti kualitas produk
yang terjaga karena kesadaran produsen akan adanya persaingan, konsumen memiliki
beberapa alternatif, serta adanya inovasi dari produsen untuk mengembangkan produk
dan layanannya”

2. “Keseimbangan Nash (nash equilibrium) adalah situasi dalam pasar oligopoli di mana


terdapat pilihan strategi sedemikian rupa sehingga tidak ada keuntungan yang dapat
diraih oleh perusahaan-perusahaan dengan mengubah strategi, dengan
mempertimbangkan strategi yang ada dari para pesaingnya. Secara formal,
keseimbangan Nash yang kuat adalah keseimbangan Nash di mana tidak ada koalisi,
yangmengambil tindakan dari komplemennya sebagaimana yang diberikan, dapat
secara kooperatif menyimpang dengan cara yang menguntungkan semua anggotanya.
Namun, konsep Nash yang kuat kadang-kadang dianggap terlalu “kuat” karena
lingkungan memungkinkan komunikasi pribadi tanpa batas. Bahkan, kesetimbangan
Nash yang kuat harus Pareto efisien.”

3. “Model Cournot adalah model ekonomi untuk menjelaskan pasar oligopoli. Model ini
mengasumsikan bahwa perusahaan memutuskan secara independen tingkat produksi
yang memaksimalkan laba. Maksud saya, mereka tidak tergantung berapa banyak
yang pesaing produksi.”

“Dalam model ini, perusahaan menghasilkan produk yang homogen. Mereka


berupaya untuk memaksimalkan keuntungan dengan memilih berapa banyak yang
akan diproduksi. Oleh karena itu, dalam struktur pasar ini, basis persaingan adalah
jumlah output yang dihasilkan. Semua perusahaan memilih output secara bersamaan
dan mengambil sesuai dengan jumlah pesaing-pesaingnya. Mereka mengasumsikan
output pesaing tidak berubah.Asumsi lainnya adalah perusahaan tidak dapat berkolusi
atau membentuk kartel. Mereka juga memiliki pandangan yang sama tentang
permintaan pasar, dan terbiasa dengan biaya operasi pesaing”

4. “Karena, keuntungan yang dimiliki oleh perusahaan yang melangkah terlebih dahulu
cenderung lebih besar dari perusahaan yang melangkah kemudian (asumsi struktur
biayanya sama) dikenal sebagai prinsip First Mover Advantage.”

5. “Model ini muncul karena adanya kekakuan dalam menetapkan harga yang sering
terjadi pada pasar oligopoli. Model kurva permintaan adalah patah (kinked demand
curve model) pertama kali ditemukan oleh Paul Sweezy. Model ini menjelaskan
bahwa setiap perusahaan dalam industri akan menyesuaikan hargauntuk
mempertahankan bagian pasar mereka. Suatu perusahaan tidak akan menaikkan
harga, karena perusahaan lain tidak akan menaikkan harga produknya sehingga suatu
perusahaan tersebut akan kehilangan sebagian pelanggannya. demikian sebaliknya.
Oleh sebab itu, setiap perusahaan dalam industri (duopolis) tidak akan mengubah
harga dalam memperbesar bagian pasar ke atas produknya melainkan diferensiasi
produknya.”

6. Jelaskan mengapa kepemimpinan harga kadang-kadang muncul dalam pasar


oligopoli, dan jelaskan bagaimana kepemimpinan harga menentukan harga yang
memaksimumkan laba?
Jawab :
Kepemimpinan harga muncul dalam pasar oligopoli dengan tiga tipe pemimpin harga:
1. “Pimpinan harga dari perusahaan dengan ongkos yang rendah.”
2. “Pimpinan harga dari perusahaan yang dominan sangat menentukan tingkat
harga.”
3. “Pimpinan harga yang bersifat barometrik bagi perusahaan lain untuk
menghindari resiko”
7. Misalkan kedua perusahaan telah masuk dalam industri, maka berapa harga dan
jumlah yang memaksimumkan laba kedua perusahaan dalam kondisi pasar persaingan
sempurna?
a. Persamaan kurva permintaan individu perusahaan monopoli sama dengan
persamaan kurva permintaan pasar, yaitu: P = 50 -5Q. Karena di pasar monopoli
hanya ada satu perusahaan yang beroperasi.
b. Harga dan jumlah barang pada kondisi keseimbangan perusahaan monopoli
tercapai pada saat MR = MC.
MR = ∂TR/∂Q
TR = P x Q = (500 – 10Q)Q = 500Q – 10Q2
MR = ∂TR/∂Q = 500 – 20Q
TC = 250 + 200Q – 10Q2
+ Q3
MC = ∂TC/∂Q = 200 – 20Q + 3Q2
500 – 20Q = 200 – 20Q + 3Q2
3Q2 = 300
Q2 = 100
Q = ± 10
Jumlah barang yang dapat dipilih dari penyelesaian secara sistematis adalah Q = -
10 dan Q = 10. Jumlah barang yang tidak mungkin bernilai negative, maka
jumlah barang keseimbangan perusahaan monopoli adalah 10 unit.
Harga keseimbangan perusahaan monopoli dapat ditentukan dengan memasukkan
jumlah barang (Q) ke dalam persamaan permintaan perusahaan monopoli, yaitu:
P = 500 – 10Q
= 500 – 10(10)
= 400
c. Menentukan keuntungan maksimum/kerugian minimum.
π = TR – TC
TR = P x Q
= 400 (10)
= 4.000
TC = 250 + 200Q – 10 Q2
+ Q3
= 250 + 200(10) – 10(10)2
+ (10)3
= 2.250
π = 4.000 – 2.250
= 1.750
Besarnya π adalah positif. Ini berarti perusahaan monopoli memperoleh
keuntungan maksimum pada produksi barang X sebanyak 10 unit dan harga
barang X sebesar 400.
8. QD = 150 – 2P
TC = 0,5Q2
+ 30Q + 150
MC = Q + 30
Q = 150 – 2P P = 75 – 0,5Q
a. Syarat agar laba maksimum adalah P = MC (dimana MR = P)
P = MC
75 -0,5Q = Q + 30
1,5Q = 45

P = 75 – 0,5Q
P = 75 - 0,5(30)
Dengan demikian, maka jumlah produk yang jual adalah 30 unit dengan harga Rp. 60
per unit
b. Jumlah keuntungan perusahaan A adalah:
∏ = TR – TC
Dimana TR = P x Q
TC = TVC + TFC
TFC = 150
TVC = 0,5Q2+ 30Q
= 0,5(30)2 + 30(30)
= 0,5(900) + 900 = 1350
∏ = P x Q – (TVC + TFC)
∏ = 60 x 30 – (1350 + 150)
∏ = 1800 – 1500
∏ = 300