Anda di halaman 1dari 14

Makalah

Gangguan Mental

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia

Disusun oleh :

Alvarhino Rafi Widodo 20648/1810.065

Arifianto 20649/1811.065

Rifal Wahyu Pamungkas 20681/1843.065

Septyo Adi Dwi Putra 20684/1846.065

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DARI INFORMATIKA

PAKET KEAHLIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

SMK PGRI 3 MALANG


2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan untuk dapat
menyelesaikan Makalah ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Tanpa adanya berkat dan
rahmat Allah SWT tidak mungkin rasanya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat
waktu.

Makalah ini dibuat untuk memberikan pengertian dan penjelasan tentang gangguan mental atau
mental illness. Makalah ini disusun berdasarkan riset data tentang kesehatan mental melalui artikel dan
video yang banyak beredar di internet.

Kami dengan penuh kesadaran, menyadari bahw makalah ini masih sangat jauh dari kata
sempurna. Maka dari itu kritik dan saran sebagai masukan bagi kami kedepan dalam pembuatan
makalah sangatlah dibutuhkan. Akhir kata, kami sebagai perancang makalah ini mengucapkan mohon
maaf apabila ada kata-kata dalam penyampaian yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Batu 29 Januari 2021

Kelompok 7
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................................................2
DAFTAR ISI...............................................................................................................................................3
BAB I........................................................................................................................................................4
Pendahuluan...........................................................................................................................................4
1.1 Latar Belakang Masalah..............................................................................................................4
1.2 Rumusan Masalah.......................................................................................................................4
1.3 Tujuan Penulisan...............................................................................................................................5
1.4 Manfaat.............................................................................................................................................5
BAB II.......................................................................................................................................................6
PEMBAHASAN ATAU ISI..........................................................................................................................6
2.1 Pengertian Gangguan Mental...........................................................................................................6
2.2 Penyebab Gangguan Mental............................................................................................................7
2.2.1 Faktor Biologis...............................................................................................................................7
2.2.2 Faktor Psikologis............................................................................................................................7
2.3 Contoh-contoh gangguan mental.....................................................................................................7
2.4 Akibat gangguan mental...........................................................................................................10
2.5 Cara mencegah dan mengatasi gangguan mental....................................................................10
BAB III....................................................................................................................................................12
KESIMPULAN DAN SARAN....................................................................................................................12
3.1 Kesimpulan................................................................................................................................12
3.2 Saran..........................................................................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................13
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Di era modern ini, menurut riset pakar psikologi orang-orang di jaman modern ini rentan
sekali terkena masalah gangguan mental karena berbagai macam faktor. Hal ini
menyebabkan gangguan mental menjadi trend. Padahal hal itu adalah hal yang salah. Trend
ini membuat banyak orang terutama anak muda melakukan pengakuan dirinya terkena
gangguan mental tanpa melakukan pemeriksaan dan hanya bertumpu pada informasi di
internet. Hal itu mengakibatkan gangguan mental adalah hal yang remeh. Padahal sudah
banyak korban yang berjatuhan karena gangguan mental.
Trend soal gangguan mental ini tentu memiliki banyak penyebab, contohnya disebabkan
oleh beberapa kalangan artis yang menyatakan pada banyak orang bahwa ia mengidap
gangguan mental tanpa melakukan edukasi tentang pemeriksaan gangguan mental. Hal ini
semakin menjadi besar ketika ada artis lain yang merasakan hal yang sama dan langsung
mengkonfirmasi bahwa dia juga terkena gangguan mental tanpa melakukan pemeriksaan
lebih lanjut entah itu kepada psikiater maupun psikolog.
Selain itu, akibat paling buruk dari trend itu yaitu orang-orang yang merasa dirinya
terkena gangguan mental pasti akan mencoba mengobati dirinya dengan obat-obat yang
dapat menurunkan gangguan mental. Namun penggunaan obat itu tanpa arahan dokter
yang bisa saja menyebabkan overdosis dan bisa-bisa menyebabkan orang kehilangan nyawa
nya.
Untuk itu kami ingin mempelajari lebih dalam mengenai gangguan mental melalui
makalah ini. Selain itu penulis juga ingin memberikan penjelasan tentang gangguan mental
kepada pembaca agar paham dan tidak menyepelekan gangguan mental.

1.2 Rumusan Masalah


2. Apa itu gangguan mental ?
3. Apa penyebab gangguan mental ?
4. Apa akibat dari gangguan mental ?
5. Apa solusi untuk mencegah dan mengobati gangguan mental ?
1.3 Tujuan Penulisan
1. memberikan pengertian kepada pembaca tentang gangguan mental
2. menjelaskan kepada pembaja bahwa gangguan mental adalah masalah yang serius
3. memberikan solusi untun mencegah dan mengobati gangguan mental

1.4 Manfaat
1. Pembaca menjadi mengerti tentang apa itu gangguan mental

2. Pembaca menjadi lebih berhati-hati dan tidak menyepelekan gangguan mental

3. Pembaca menjadi mengerti bagaimana cara mencegah dan mengobati gangguan mental
BAB II
PEMBAHASAN ATAU ISI
2.1 Pengertian Gangguan Mental
Gangguan mental atau penyakit mental adalah pola psikologis atau perilaku yang pada
umumnya terkait dengan stres atau kelainan jiwa yang tidak dianggap sebagai bagian dari
perkembangan normal manusia. Gangguan tersebut didefinisikan sebagai kombinasi afektif,
perilaku, komponen kognitif atau persepsi yang berhubungan dengan fungsi tertentu pada
daerah otak atau sistem saraf yang menjalankan fungsi sosial manusia.

Penemuan dan pengetahuan tentang kondisi kesehatan jiwa telah berubah sepanjang
perubahan waktu dan perubahan budaya, dan saat ini masih terdapat perbedaan tentang
definisi, penilaan dan klasifikasi, meskipun kriteria pedoman standar telah digunakan secara
luas. Lebih dari sepertiga orang di sebagian besar negara-negara melaporkan masalah pada satu
waktu pada hidup mereka yang memenuhi kriteria salah satu atau beberapa tipe umum dari
kelainan jiwa.

Di Indonesia, penderita gangguan mental diidentikkan dengan sebutan ‘orang gila’ atau
‘sakit jiwa’, dan sering mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan, bahkan hingga
dipasung. Padahal, penderita gangguan mental bisa dibawa ke rumah sakit untuk diberikan
pengobatan.

Ada banyak faktor yang bisa memicu terjadinya gangguan mental, mulai dari menderita
penyakit tertentu sampai mengalami stres akibat peristiwa traumatis, seperti ditinggal mati
orang yang disayang, kehilangan pekerjaan, atau terisolasi untuk waktu yang lama. Mengingat
peristiwa-peristiwa traumatis tersebut kerap dialami banyak orang akhir-akhir ini, maka tak
heran adanya pandemi COVID-19 juga sering dikaitkan dengan munculnya gangguan mental
pada seseorang.
Gambar 2. 1 Pengertian gangguan mental

2.2 Penyebab Gangguan Mental


Belum diketahui secara pasti apa penyebab gangguan mental. Namun, kondisi ini diketahui
terkait dengan faktor biologis dan psikologis. Faktor biologis bisa disebut juga gangguan mental
organik

2.2.1 Faktor Biologis


1. Gangguan pada fungsi sel saraf di otak.
2. Infeksi, misalnya akibat bakteri Streptococcus.
3. Kelainan bawaan atau cedera pada otak.
4. Kerusakan otak akibat terbentur atau kecelakaan.
5. Kekurangan oksigen pada otak bayi saat proses persalinan.
6. Memiliki orang tua atau keluarga penderita gangguan mental.
7. Penyalahgunaan NAPZA dalam jangka panjang, misalnya heroin dan kokain.
8. Kekurangan nutrisi.
2.2.2 Faktor Psikologis
1. Peristiwa traumatik, seperti kekerasan dan pelecehan seksual.
2. Kehilangan orang tua atau disia-siakan di masa kecil.
3. Kurang mampu bergaul dengan orang lain.
4. Perceraian atau ditinggal mati oleh pasangan.
5. Perasaan rendah diri, tidak mampu, marah, atau kesepian.

2.3 Contoh-contoh gangguan mental


1. Depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-


menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang berlangsung selama beberapa
hari, perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-
bulan.
Gambar 2.2 Gangguan Depresi

2. Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan mental yang menimbulkan keluhan halusinasi, delusi, serta
kekacauan berpikir dan berperilaku. Skizofrenia membuat penderitanya tidak bisa membedakan
antara kenyataan dengan pikirannya sendiri.

Gambar 2.3 Gangguan Skizofrenia

3. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan merupakan gangguan mental yang membuat penderitanya


merasa cemas dan takut secara berlebihan dan terus menerus dalam menjalani aktivitas sehari-
hari. Penderita gangguan kecemasan dapat mengalami serangan panik yang berlangsung lama
dan sulit dikendalikan.
Gambar 2.4 Gangguan Kecemasan

4. Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah jenis gangguan mental yang ditandai dengan perubahan
suasana hati. Penderita gangguan bipolar dapat merasa sangat sedih dan putus asa dalam
periode tertentu, kemudian menjadi sangat senang dalam periode yang lain.

Gambar 2.5 Gangguan Bipolar

5. Gangguan tidur
Gangguan tidur merupakan perubahan pada pola tidur yang sampai mengganggu
kesehatan dan kualitas hidup penderitanya. Beberapa contoh gangguan tidur adalah sulit tidur
(insomnia), mimpi buruk (parasomnia), atau sangat mudah tertidur (narkolepsi).

Gambar 2.6 Gangguan Tidur

2.4 Akibat gangguan mental

Gangguan mental dapat menyebabkan komplikasi serius, baik pada fisik, emosi, maupun
perilaku. Bahkan, satu gangguan mental yang tidak diatasi bisa memicu gangguan mental
lainnya. Beberapa komplikasi yang bisa muncul adalah

1. Perasaan tidak bahagia dalam hidup.


2. Konflik dengan anggota keluarga.
3. Kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain.
4. Terasing dari kehidupan sosial.
5. Kecanduan rokok, alkohol, atau NAPZA.
6. Keinginan untuk bunuh diri dan mencelakai orang lain.
7. Terjerat masalah hukum dan keuangan.
8. Rentan sakit akibat sistem kekebalan tubuh menurun
2.5 Cara mencegah dan mengatasi gangguan mental
Gambar 2.7 Cara mencegah dan mengatasi gangguan mental

Tidak semua gangguan mental dapat dicegah. Namun, ada beberapa langkah yang bisa
dilakukan untuk mengurangi risiko serangan gangguan mental, yaitu:

1. Tetap berpartisipasi aktif dalam pergaulan dan aktivitas yang disenangi.


2. Berbagilah dengan teman dan keluarga saat menghadapi masalah.
3. Lakukan olahraga rutin, makan teratur, dan kelola stres dengan baik.
4. Tidur dan bangun tidur teratur pada waktu yang sama setiap harinya.
5. Jangan merokok dan menggunakan NAPZA.
6. Batasi konsumsi minuman beralkohol dan minuman berkafein.
7. Konsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter, sesuai dosis dan aturan pakai.
8. Apabila merasa terkena gangguan mental, hubungi psikolog atau psikiater untuk
melakukan konsultasi tentang gangguan mental.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan

Mental illness atau yang disebut juga gangguan kesehatan mental adalah istilah yang
mengacu pada berbagai kondisi yang memengaruhi pemikiran, perasaan, suasana hati, atau
perilaku seseorang. Penyebab terjadinya Mental Illnes ini muncul oleh banyak faktor, bisa
karena stres, depresi karena mengalami tekanan yang dalam terhadap mental, atau traumatik
akan kehilangan sesuatu dan seseorang. Tekanan batin karena lingkungan sekitar atau orang
tua, kurang perhatian atau kasih sayang dan masih banyak lagi.

3.2 Saran

Saran dari penulis yaitu jangan sampai orang terdekat khususnya keluarga terkena
gangguan mental. Karena sangat sulit untuk mengobati gangguan mental tersebut, ajaklah
orang terdekat anda berbicara ataupun curhat terkait masalah yang dialaminya. Agar tidak
berujung pada Kesehatan mental orang tersebut, dan sebisa mungkin berikan solusi terbaik
untuk orang tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

 Alodokter.2020.kesehatan-mental.(Online) https://www.alodokter.com/kesehatan-mental,
diakses pada tanggal 29 Januari 2021
 Wikipedia.2001.gangguan-jiwa.(Online). https://id.wikipedia.org/wiki/Gangguan_jiwa, diakses
pada tanggal 29 Januari 2021
 Teknokimia. 2019. Cara Membuat Nomor Halaman Skirpsi Berbeda dalam 1 Dokumen word.
https://youtu.be/ACcvrvKjfL0, diakses pada tanggal 30 Januari 2021