Anda di halaman 1dari 57

i

Halaman Judul

PANDUAN AKTUALISASI DAN HABITUASI


AGENDA 4 PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (LATSAR CPNS)
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH (BPSDMD)
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
2021

Disusun oleh:
Tim Koordinator Agenda 4
1. DRS.SISWANTA JAKA PURNAMA.Apt.M.Kes.
2. IKBAL KHAFID, S.IP, MSi.
3. HARINI SETIJOWATI, SKM, MHSc.

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH


PROVINSI JAWA TENGAH
Jl. Setiabudi No. 201 A Semarang Kode Pos 50263
Telepon 024- 7473066 Faksimile 024-7473701
Laman http://www.jatengprov.go.id
Surat Elektronik bpsdmd@jatengprov.go.id

i
Statemen Penerbit
PANDUAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
AGENDA 4 PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (LATSAR CPNS)
BPSDMD PROVINSI JAWA TENGAH

Disusun oleh :
Tim Koordinator Agenda 4 Widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah
1. DRS. SISWANTA JAKA PURNAMA, Apt.M.Kes.
2. IKBAL KHAFID, S.IP, MSi.
3. HARINI SETIJOWATI, SKM, MHSc.

Dicetak oleh:
BPSDMD Provinsi Jawa Tengah
Isi di luar tanggung jawab percetakan

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.


Dilarang memperbanyak sebagian
atau seluruh isi buku tanpa izin
penerbit.

ISBN: ( )

ii
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT, atas petunjuk dan karunia-Nya panduan ini
tersusun dengan baik. Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
(Latsar CPNS), mau tidak mau harus segera beradaptasi dengan kebiasaan normal
baru Pandemi Covid-19. Semua pihak harus bahu membahu dan berinovasi
memanfaatkan potensi yang ada, terutama teknologi, untuk mewujudkan sumber daya
manusia yang berkarakter dan professional.
Oleh karena itu sebagai Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah,
mengapresiasi tersusunnya Panduan Aktualisasi dan Habituasi agar peserta, mentor,
coach, dan penyelenggara memiliki persepsi yang sama pada pembelajaran Agenda
4. Panduan ini tentu saja sangat mendukung berjalannya BPSDMD sebagai Corporate
University.
Kepada seluruh Tim Penyusun, saya sampaikan penghargaan dan ucapan
terimakasih atas kerja keras dan dedikasinya untuk bersama-sama mencapai
efektifitas pembelajaran di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Mari kita wujudkan Jawa
Tengah Pinter Bareng.

Semarang, 16 Mei 2021


KEPALA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH

Drs. MOHAMAD ARIEF IRWANTO, MSi.


Pembina Utama Madya
NIP. 19680614 199001 1 001

iii
DAFTAR ISI

Table of Contents
Halaman Judul ........................................................................................... i
Statemen Penerbit .................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ....................................................................................iii
DAFTAR ISI ............................................................................................. iv
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... v
DAFTAR TABEL ........................................................................................ vi
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. vii
BAB I. PENDAHULUAN .............................................................................. 8
A. Latar Belakang ........................................................................................... 8
B. Dasar Hukum ............................................................................................. 9
C. Tujuan dan Manfaat .................................................................................. 10
D. Sistematika .............................................................................................. 10
BAB II. PEMBELAJARAN AGENDA 4 .......................................................... 12
A. Persiapan dan Keterkaitan dengan Agenda 1-3 ........................................... 12
B. Deskripsi, Tujuan, dan Indikator Keberhasilan Pembelajaran ....................... 13
C. Pelaksanaan Pembelajaran Agenda 4 ......................................................... 14
D. Evaluasi Pembelajaran Agenda 4 ............................................................... 18
BAB III. PENUTUP .................................................................................. 23
GLOSARIUM ........................................................................................... 24
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 26
LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................................. 27

iv
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Keterkaitan Agenda 4 dengan Agenda 1-3 .......................................... 12


Gambar 2. Skema Syncronous Day 10-22 ............................................................ 15
Gambar 3. Skema Asyncronous dan Aktualisasi di Tempat Kerja ........................... 17
Gambar 4. Skema Klasikal .................................................................................. 17

v
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Evaluasi Latsar CPNS ............................................................................. 18


Tabel 2. Evaluasi Rancangan Aktualisasi ............................................................. 19
Tabel 3. Penilaian Ketepatan Aktualisasi Dikaitkan dengan Agenda 3..................... 19
Tabel 4. Penilaian Gagasan Kreatif dalam Pelaksanaan Kegiatan ......................... 19
Tabel 5. Penilaian Tahapan Rencana Kegiatan Aktualisasi ..................................... 20
Tabel 6. Penilaian Relevansi Rencana Kegiatan Aktualisasi Dikaitkan dengan
Aktualisasi Agenda 2 ............................................................................ 20
Tabel 7. Penilaian Teknik Komunikasi Ketika Presentasi Seminar Rancangan
Aktualisasi ........................................................................................... 20
Tabel 8. Evaluasi Pelaksanaan Aktualisasi oleh Nara Sumber atau Penguji ............. 21
Tabel 9. Penilaian Kualitas Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ................................ 21
Tabel 10. Evaluasi Kualitas dan Kemanfaatan Aktualisasi ...................................... 21
Tabel 11. Penilaian Teknik Komunikasi Ketika Presentasi Seminar Hasil Aktualisasi . 22
Tabel 12. Level Penilaian .................................................................................... 22

vi
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Cover, Lembar Persetujuan, dan Pengesahan untuk Peserta Provinsi Jawa
Tengah
Lampiran 2. Cover untuk Pola Kerjasama dengan Kabupaten/Kota
Lampiran 3. Penjelasan Unsur-unsur Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
Lampiran 4. Penjelasan Unsur-unsur Laporan Aktualisasi dan Habituasi
Lampiran 5. Lembar Komitmen Tindak Lanjut Aktualiasi dan Habituasi
Lampiran 6. Penjelasan Abstrak

vii
BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Agenda 4 merupakan agenda pembelajaran terakhir pada Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS). Agenda 4 ini, disebut dengan Agenda
Habituasi. Peserta Latsar CPNS, difasilitasi untuk melakukan proses aktualisasi
substansi Mata Pelatihan Agenda 2 dan agenda 3 di tempat kerja melalui
pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah diperolehnya melalui berbagai
Mata Pelatihan yang telah dipelajari. (Keputusan Kepala Lembaga Administrasi
Negara Nomor : 94/K.1/PDP.07/2021 Tentang Kurikulum Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil, 2021)
Tatanan adaptasi normal baru, di era Pandemi Covid-19, menuntut semua
pihak termasuk Latsar CPNS, melakukan adaptasi yang cepat dan cerdas
menyesuaikan peraturan perundangan yang baru tanpa meninggalkan kearifan
lokal. Hal ini juga ditekankan oleh Lembaga Administrasi Negara RI sebagai
instansi pembina Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi
Jawa Tengah (BPSDMD Prov. Jateng).
Perubahan mendasar pada pelaksanaan Latsar, semula peserta hadir dan
melakukan tatap muka dengan fasilitator menjadi pertemuan virtual dan terdapat
pembatasan tatap muka. Kondisi ini berisiko memunculkan banyak persepsi atas
komunikasi terkait pembelajaran mulai dari persiapan hingga evaluasi. Tuntutan
kemandirian, sangatlah penting, agar peserta maupun semua pihak aktif dan
kreatif memahami referensi atau sumber belajar yang mendukung tercapainya
tujuan Latsar.
Di satu sisi, pendekatan agenda, memerlukan pemilihan media dan strategi
yang tepat, agar tidak ada yang missing konten atau multi persepsi. Peserta yang
cerdas di era digital, sangat berpotensi untuk memberikan kontribusi dengan
melaksanakan perannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Agenda 4, harus melalui proses yang panjang dan melibatkan banyak pihak,
antara lain mentor, stakeholder di unit kerja, coach, dan penyelenggara itu sendiri.
Proses panjang karena peserta harus memahami Agenda 1 sampai 3. Pada

8
Agenda ini, diperoleh keluaran sebagai learning product Pelatihan berupa
Rancangan Aktualisasi (RA) dan Laporan Aktualisasi (LA).
Menggarisbawahi latar belakang tersebut, kehadiran Panduan ini diharapkan
dapat menjadi pedoman bagi peserta dan semua pihak agar dapat melaksanakan
perannya dengan baik. Sehingga Latsar CPNS, yang merupakan pendidikan dan
pelatihan terintegrasi, akan dapat mewujudkan integritas moral, kejujuran,
semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang
unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta
kompetensi bidang.

B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);
2. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai
Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 63,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6037) sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2020 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
6477);
4. Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2021 Nomor 24);
5. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor: 93/K.1/PDP.07/2021
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil;

9
6. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor : 4/K.1/PDP.07/2021
Tentang Kurikulum Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

C. Tujuan dan Manfaat


Tujuan umum :
Menjadi acuan bagi peserta untuk menyelesaikan Agenda 4 (Habituasi) Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, sehingga diperoleh learning product yang
berkualitas dan menjamin tercapainya tujuan Pelatihan.
Tujuan khusus:
1. Terselenggaranya pembimbingan dengan baik.
2. Terselenggaranya penyusunan Rancangan Aktualisasi sesuai dengan harapan.
3. Terselenggaranya penyusunan Laporan Aktualisasi dan Habituasi sesuai
dengan harapan.
4. Terselenggaranya evaluasi Agenda 4 dengan lancar.
Manfaat:
1. Bagi peserta Latsar
Menjadi acuan yang dapat dipedomani dan dipelajari secara mandiri.
2. Bagi mentor
Mendapatkan gambaran yang jelas untuk penyelenggaraan Agenda 4 Latsar
CPNS dan berperan untuk kelancaran pelaksanaan Latsar CPNS.
3. Bagi coach
Memiliki acuan yang sama dengan peserta dan meminimalkan multi persepsi
serta memudahkan/ memperlancar coaching.
4. Bagi BPSDMD Provinsi Jawa Tengah
Memperkuat Jateng Corpu.

D. Sistematika
Panduan Aktualisasi dan Habituasi ini berfungsi sebagai prosedur, yang wajib
dipedomani oleh semua pihak terkait. Panduan telah disusun secara singkat,
padat, dan jelas mengacu peraturan perundangan yang baru pada 2021. Panduan
hanya terdiri dari 3 (tiga) bab, yaitu:

10
1. Pendahuluan, yang berisi latar belakang, tujuan, sistematika penulisan, dan
istilah-istilah terkait Agenda 4.
2. Pembelajaran Agenda 4, yang meliputi Persiapan, Deskripsi, Tujuan, dan
Indikator Keberhasilan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran Agenda 4,
dan evaluasi.
3. Penutup.
4. Lampiran-lampiran yang menjadi panduan penulisan Rancangan dan Laporan
Aktualisasi-Habituasi.

11
BAB II. PEMBELAJARAN AGENDA 4

A. Persiapan dan Keterkaitan dengan Agenda 1-3


Syarat pembelajaran Agenda 4 terdiri dari:
1. Peserta sudah memahami Kebijakan Latsar CPNS.
2. Peserta sudah menyelesaikan pembelajaran Agenda 1 – 3.
3. Peserta sudah mempelajari Modul Habituasi.
4. Peserta mengetahui kelompok bimbingannya.
5. Peserta sudah mendapatkan informasi nama coach.
6. Peserta mulai berkomunikasi dengan mentor terkait Agenda 4.
7. Peserta mengetahui jadwal pembimbingan dengan coach.
8. Peserta mengetahui jadwal klasikal untuk bertemu coach dan seminar
aktualisasi (Bila keadaan memungkinkan).
Keterkaitan dengan Agenda 1-3 pada Gambar 1.

Gambar 1. Keterkaitan Agenda 4 dengan Agenda 1-3

Pada Agenda 1, Sikap Perilaku Bela Negara sebagai fondasi terbentuknya karakter
yang mengedepankan samapta untuk bela negara. Peserta sudah dilatih untuk
menetapkan isu prioritas dalam jabatannya dan solusi penyelesaiannya.

12
Agenda 2, ANEKA adalah karakter untuk diaktualisasikan dan dihabituasikan
dalam penyelesaian masalah.
Agenda 3, melaksanakan kegiatan sesuai dengan kedudukan dan perannya. PNS
bekerja secara profesional. Sehingga pada Agenda 4, Aktualisasi dan Habituasi,
dihasilkan produk Rancangan Aktualisasi yang dilaksanakan selama 30 hari. Bukti-
bukti kemudian diformulasikan menjadi Laporan Aktualisasi dan Habituasi.
Jadi, dengan fondasi semangat bela negara, seorang PNS harus berkarakter
ANEKA ketika melaksanakan tugas dan secara professional, sesuai peran dan
kedudukannya dalam NKRI.

B. Deskripsi, Tujuan, dan Indikator Keberhasilan Pembelajaran


Pembelajaran Agenda 4 adalah Mata Pelatihan Aktualisasi yang membekali
peserta tentang konsepsi aktualisasi dan habituasi, tahapan pembelajaran
aktualisasi, penyusunan dan penyajian rancangan aktualisasi, melaksanakan
aktualisasi, dan penyajian hasil aktualisasi (Lembaga Administrasi Negara RI,
2017).
Aktualisasi dilakukan melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi mata
pelatihan yang telah diperolehnya. Sehingga tujuan Latsar CPNS untuk mencapai
kompetensi pembentukan KARAKTER PNS yang PROFESIONAL sesuai bidang
tugas dapat tercapai (Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil, 2021).
Setelah mengikuti pembelajaran ini, Peserta Latsar CPNS diharapkan
mampu:
1. Memahami konsepsi pembelajaran aktualisasi dan habituasi;
2. Memahami tahapan pembelajaran aktualisasi dan habituasi; dan
3. Melaksanakan tahapan pembelajaran aktualisasi dan habituasi:
a. Menyusun rancangan aktualisasi (RA).
b. Mempresentasikan RA.
c. Melaksanakan aktualisasi dan habituasi.
d. Menyusun laporan aktualisasi dan habituasi (LA).
e. Mempresentasikan LA.

13
Indikator keberhasilan setelah mengikuti pembelajaran ini, Peserta mampu:
1. menjelaskan konsepsi aktualisasi dan habituasi.
2. menjelaskan tahapan pembelajaran aktualisasi dan habituasi.
3. menyusun RA.
4. mempresentasikan rancangan aktualisasi.
5. melaksanakan aktualisasi dan habituasi di tempat kerja.
6. menyusun laporan pelaksanaan aktualisasi dan habituasi.
7. menyiapkan rencana presentasi LA, dan
8. mempresentasikan LA.
(Lembaga Administrasi Negara RI, 2017)

C. Pelaksanaan Pembelajaran Agenda 4


Pelaksanaan pembelajaran Agenda 4 digambarkan dalam 3 (tiga) skema
yang menjelaskan peran penyelenggara, mentor, peserta, dan coach sesuai
rentang waktu pembelajaran aktualisasi dan habituasi.
Gambar 2, menunjukkan mulainya Agenda 4, yang diawali dengan
pembelajaran synchronous pada hari ke-10, sebanyak 2 JP. Peserta dan coach
bertemu secara virtual melalui media yang telah disiapkan oleh penyelenggara.
Kemudian dilanjutkan pada hari ke-15 dan 20. Sehingga pada hari ke-22, peserta
sudah siap mempresentasikan RA yang telah disusun.
Detail aktifitas atau skenario pembelajaran Agenda 4, dapat mengacu pada
Gambar 2.

14
Gambar 2. Skema Syncronous Day 10-22

Seminar pada hari ke-22, juga harus dihadiri oleh narasumber atau penguji,
untuk memberikan masukan ataupun klarifikasi dari RA serta memberikan
penilaian. Beliau diberi waktu 10-15 menit.
Setelah selesai Seminar, peserta wajib memperbaiki RA, bila ada revisi yang
disampaikan oleh narasumber atau penguji atau perbaikan dari mentor maupun
coach. Peserta juga wajib melengkapi lembar pengesahan sehingga menjadi
dokumen RA yang sudah lengkap. RA tersebut harus diupload pada system sesuai
batas waktu yang diinformasikan oleh penyelenggara.
Tidak ada sistematika baku untuk RA maupun LA. Peserta dapat
berinovasi, namun wajib memenuhi unsur-unsur minimal yang harus ada
dalam RA maupun LA. Hal ini penting untuk memudahkan evaluasi bagi
narasumber atau penguji (Yuliani, 2021).
Adapun unsur-unsur minimal yang wajib dipenuhi pada RA, adalah berikut
ini.
Bagian awal: Cover (Halaman judul), Lembar persetujuan, Lembar
pengesahan, Prakata, Daftar isi, Daftar tabel, dan Daftar lampiran.

15
Bab yang menyajikan Profil Organisasi dan Tugas Peserta berisi Gambaran
Umum Organisasi dan Tugas Peserta
Bab tentang Rancangan Aktualisasi dan Habituasi menyajikan Penetapan
Isu, Gagasan Pemecahan Isu, Matriks Rancangan Aktualisasi dan Habituasi,
Rencana Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi dan Habituasi.
Bagian akhir RA hanya Referensi dan Curriculum Vitae.
Unsur-unsur minimal yang wajib dipenuhi pada LA, adalah bagian awal
sampai pada bagian Rancangan Aktualisasi dan Habituasi sama dengan rancangan
aktualiasi. Yang membedakan hanyalah penyesuaian beberapa kalimat, semula
rancangan menjadi laporan dan abstrak. Abstak akan bermanfaat untuk bahan
pustaka digital.
Bab berikutnya adalah pelaksanaan aktualisasi dan habituasi yang
menyajikan tentang informasi bila ada perubahan kegiatan dari rancangan awal
atau tidak. Kemudian menyampaikan secara detail pelaksanaan aktualisasi dan
habituasi, disertai bukti-buktinya.
Bab terakhir adalah simpulan, referensi, curriculum vitae, dan lampiran-
lampiran.
Penjelasan unsur-unsur pada RA dan LA dapat dicermati pada Lampiran 1-
6. Adapun format penulisan secara umum sebagai berikut.
1. Ukuran A4.
2. Margin normal MS Word.
3. Untuk Cover, jenis huruf Arial dengan ukuran proporsional, minimal ukuran 14,
spasi 1,5.
4. Jenis huruf Arial ukuran 12 untuk badan, spasi 1,5.
5. Jenis hufuf Arial ukuran 11 untuk tabel, spasi 1.
6. Tabel diberi judul di bagian atas.
7. Gambar atau grafik diberi judul dan keterangan di bagian bawah.
Gambar 3, merupakan skenario pembelajaran Asyncronous yang wajib
diikuti oleh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan off campus untuk
mengaktualisasikan materi yang diperoleh, menyusun draf LA, dan menyiapkan
kelas klasikal.

16
Gambar 3. Skema Asyncronous dan Aktualisasi di Tempat Kerja

Gambar 4, menjelaskan tentang coaching kelas klasikal pada hari ke-2 dan 4. Pada
saat peserta bertemu dengan coach, peserta sudah membawa draf LA dan rencana
paparannya. Coach mencocokkan dengan progress mingguan yang sudah diunggah
pada saat off campus dan feed back yang sudah diberikan.

Gambar 4. Skema Klasikal

17
Paparan Laporan LA dengan menyajikan video yang setidaknya berisi
gambaran umum RA, capaian pelaksanaan kegiatan, kualitas, dan manfaat
kegiatan. Bisa dilengkapi dengan testimoni dari pelanggan yang dilayani/stake
holder yang mendapatkan manfaat.
Pada saat penyajian LA, peserta menyampaikan rencana aksi sebagai bukti
komitmen tindak lanjut aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar ANEKA sesuai
dengan kedudukan dan peran PNS dalam NKRI. Rencana aksi diketik dalam
lembar tersendiri. Pada akhir Seminar LA, ditandatangani oleh peserta diketahui
mentor masing-masing.
Seminar LA, juga dihadiri oleh narasumber sekaligus penguji untuk
memberikan evaluasi LA yang disampaikan oleh peserta. Beliau diberikan waktu
10-15 menit.
Setelah selesai Seminar, peserta wajib memperbaiki LA, bila ada revisi yang
disampaikan oleh narasumber atau penguji atau perbaikan dari mentor maupun
coach. Peserta juga berkewajiban melengkapi lembar pengesahan sehingga
menjadi dokumen LA yang sudah lengkap. LA tersebut harus diupload pada
system dan batas waktu yang diinformasikan oleh penyelenggara. Coach wajib
memantau finalisasi LA pasca seminar untuk menjamin kualitas LA.

D. Evaluasi Pembelajaran Agenda 4


Keberhasilan peserta dinilai dari kemampuan menyusun dan menyajikan
rancangan, melaksanakan aktualisasi di tempat kerja, menyusun laporan, dan
menyajikan hasil aktualisasi (Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara
Nomor : 94/K.1/PDP.07/2021 Tentang Kurikulum Pelatihan Dasar Calon Pegawai
Negeri Sipil, 2021).
Prosentasi penilaian Aktualisasi sebagaimana tercantum pada Tabel 1.

Tabel 1. Evaluasi Latsar CPNS

No. Jenis Evaluasi Bobot


1. SIKAP PERILAKU (Lembaga & Unit Kerja) 10%
2. AKADEMIK 20%
3. AKTUALISASI (RA 20%, Laporan 30%) 50%

18
No. Jenis Evaluasi Bobot
4. KOMPETENSI TEKNIS BIDANG TUGAS 20%
Jumlah 100%

Penilaian RA dilakukan melalui presentasi seminar RA dengan indikator penilaian


dan bobot pada Tabel 2 – Tabel 5 (Keputusan Kepala Lembaga Administrasi
Negara Nomor: 93/K.1/PDP.07/2021 Tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, 2021).
Tabel 2. Evaluasi Rancangan Aktualisasi

No. Indikator Bobot (20%)


Ketepatan Rencana Aktualisasi dikaitkan dengan
1. 5%
Agenda 3
2. Gagasan kreatif dalam pelaksanaan kegiatan 3%
3. Tahapan rencana kegiatan aktualisasi 5%
Relevansi rencana kegiatan dikaitkan dengan
4. 5%
Aktualisasi Agenda 2
5. Teknik Komunikasi 2%
Jumlah 20%

Tabel 3. Penilaian Ketepatan Aktualisasi Dikaitkan dengan Agenda 3

Level Uraian
Isu yang diangkat aktual, dianalisis dengan baik, disertai buki-bukti
4
dan dikaitkan dengan aktualisasi agenda 3.
Isu yang diangkat aktual namun tidak disertai dengan analisis dan
3
bukti yang dikaitkan dengan aktualisasi agenda 3.
2 Isu yang diangkat tidak aktual.
1 Tidak dapat dikategorikan sebagai isu.

Tabel 4. Penilaian Gagasan Kreatif dalam Pelaksanaan Kegiatan

Level Uraian
Gagasan kreatif sebagai terobosan untuk memecahkan isu
4 tergambar dengan jelas dan memiliki lebih dari 3 kegiatan pemecahan
isu yang dikaitkan dengan agenda 3.
Gagasan kreatif sebagai terobosan untuk memecahkan isu
3 tergambar dengan jelas dan memiliki 3 (tiga) kegiatan pemecahan
isu yang dikaitkan dengan agenda 3.

19
Level Uraian
Gagasan kreatif sebagai terobosan untuk memecahkan isu
2 kurang tergambar dengan jelas dan memiliki 2 (dua) kegiatan
pemecahan isu yang dikaitkan agenda 3.
Tidak ada gagasan kreatif sebagai terobosan untuk memecahkan isu
1
dan memiliki 1 (satu) kegiatan pemecahan isu yang dikaitkan agenda 3.

Tabel 5. Penilaian Tahapan Rencana Kegiatan Aktualisasi

Level Uraian
Kegiatan yang dipilih relevan dengan penyelesaian isu dan keterkaitan
4
antar tahapan kegiatan tergambar jelas.
Kegiatan yang dipilih relevan dengan penyelesaian isu, tetapi
3
keterkaitan Antar tahapan kegiatan tidak tergambar jelas.
Kegiatan yang dipilih kurang relevan dengan penyelesaian isu, tetapi
2
keterkaitan antar tahapan kegiatan tergambar dengan jelas.
Kegiatan yang dipilih tidak relevan dengan penyelesaian isu,
1
penyusunan tahapan kegiatan tidak tergambar dengan jelas.

Tabel 6. Penilaian Relevansi Rencana Kegiatan Aktualisasi Dikaitkan dengan


Aktualisasi Agenda 2

Level Uraian
Aktualisasi agenda 2 relevan dengan seluruh kegiatan yang
4
telah ditetapkan.
Aktualisasi agenda 2 relevan dengan sebagian besar
3
kegiatan yang telah ditetapkan.
Aktualisasi agenda 2 relevan dengan separuh kegiatan yang
2
telah ditetapkan.
Aktualisasi agenda 2 relevan dengan sebagian kecil
1
kegiatan yang telah ditetapkan.

Tabel 7. Penilaian Teknik Komunikasi Ketika Presentasi Seminar Rancangan


Aktualisasi

Level Uraian
Peserta mampu menjelaskan RA dengan baik, dan mampu memberikan
4
responterhadap pertanyaan dengan baik.
Peserta mampu menjelaskan RA dengan baik, tetapi kurang mampu
3
memberikan respon terhadap pertanyaan.
Peserta kurang mampu menjelaskan RA dan kurang mampu
2
memberikan respon terhadap pertanyaan.

20
Level Uraian
1 Peserta tidak mampu mempresentasikan RA.

Tabel 8 – Tabel 11, merupakan evaluasi seminar LA (Keputusan Kepala Lembaga


Administrasi Negara Nomor: 93/K.1/PDP.07/2021 Tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, 2021).

Tabel 8. Evaluasi Pelaksanaan Aktualisasi oleh Nara Sumber atau Penguji

No. Indikator Bobot (30%)


1. Capaian pelaksanaan kegiatan 5%
2. Kualitas dan kemanfaatan aktualisasi 20%
3. Teknik komunikasi 5%
Jumlah 30%

Tabel 9. Penilaian Kualitas Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

Level Uraian
Peserta mampu melaksanakan seluruh kegiatan dan didukung dengan
4
bukti belajar yang relevan dengan persetujuan pembimbing.
Peserta mampu melaksanakan sebagian besar kegiatan dan didukung
3
dengan bukti belajar yang relevan dengan persetujuan pembimbing.
Peserta mampu melaksanakan separuh kegiatan dan didukung dengan
2
bukti belajar yang relevan dengan persetujuan pembimbing.
Peserta mampu melaksanakan sebagian kecil kegiatan dan didukung
1
dengan bukti belajar yang relevan dengan persetujuan pembimbing.

Tabel 10. Evaluasi Kualitas dan Kemanfaatan Aktualisasi

Level Uraian
Aktualisasi agenda 2 dan agenda 3 yang mendasari kegiatan dilakukan
dan bermanfaat bagi stakeholderdan/atau pimpinan, berkontribusi
4
terhadap pencapaian visi, misi dan tujuan organisasi, serta
memperkuat nilai organisasi.
Aktualisasi agenda 2 dan agenda 3 yang mendasari kegiatan dilakukan,
tetapi hanya bermanfaat bagi stakeholder atau pimpinan, tetapi
3
kontribusinya terhadap pencapaian visi, misi dan tujuan organisasi,
serta memperkuat nilai organisasi tidak tergambar dengan jelas.
Aktualisasi agenda 2 dan agenda 3 yang mendasari kegiatan dilakukan,
2
tetapi tidak terurai dengan jelas.

21
Level Uraian
1 Tidak terjadi Aktualisasi agenda 2 dan agenda 3.

Tabel 11. Penilaian Teknik Komunikasi Ketika Presentasi Seminar Hasil Aktualisasi

Level Uraian
Peserta mampu menjelaskan hasil aktualisasi dengan baik dan mampu
4
memberikan respon terhadap pertanyaan dengan baik.
Peserta mampu menjelaskan hasil aktualisasi dengan baik, tetapi kurang
3
mampu memberikan respon terhadap pertanyaan.
Peserta kurang mampu menjelaskan hasil aktualisasi dan kurang mampu
2
memberikan respon terhadap pertanyaan.
1 Peserta tidak mampu mempresentasikan hasil aktualisasi.

Level evaluasi RA maupun LA, sebagaimana tercantum pada Tabel 12.


Tabel 12. Level Penilaian

Level Nilai Keterangan


skor 90,01 – 100: sangat memuaskan
4 80,01 – 100
skor 80,01 – 90,0: memuaskan
3 70,01 – 80,00 Baik
2 60,01 – 70,00 Kurang baik
1 0 – 60 tidak memenuhi kualifikasi (skor ≤60)

Mentor dan coach juga memberikan evaluasi atas RA maupun LA dari peserta
dengan memberikan catatan-catatan yang diunggah di LMS.
Hasil evaluasi RA dan LA juga harus memenuhi batas minimal lulus > 70. Bila
belum memenuhi standar lulus, harus dilakukan perbaikan.
Hasil evaluasi tersebut, kemudian dikompilasi dengan hasil evaluasi akhir,
sehingga diperoleh nilai kumulatif sebagai bahan pertimbangan kelulusan
peserta.

22
BAB III. PENUTUP

Panduan Aktualisasi dan Habituasi telah disajikan secara lengkap sesuai


peraturan perundangan 2021. Apabila terdapat hal-hal yang ingin diklarifikasi atau
memberikan masukan perbaikan, dapat disampaikan kepada Ketua Jabatan
Fungsional Widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah cq. Tim Koordinator Agenda
4. Bisa juga disampaikan melalui coach.
Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam Sehat.

**- Selamat Berjuang, Raih Sukses, Menuju Indonesia Maju -**

23
GLOSARIUM

1. E-Learning. merupakan layanan dengan memanfaatkan perangkat lunak


berbasis web yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan kegiatan
pengembangan kompetensi SDM. Sistem ini disajikan dalam perangkat
Learning Management System (LMS) yang terintegrasi dalam portal E-learning.
Pada masing – masing LMS, bahan ajar, dan aktivitas pembelajaran dapat
diakses secara online untuk mendukung kegiatan. E-learning terdiri dari
beberapa ruang kelas yang memungkinkan terjadinya interaksi antara tenaga
pengajar dengan peserta melalui jaringan internet (BPSDMD Provinsi Jawa
Tengah, 2020a).

2. Blended learning merupakan suatu model kegiatan pengembangan kompetensi


SDM, yang mengintegrasikan kegiatan klasikal tatap muka dan jarak jauh
dengan menggunakan sumber belajar online melalui akses internet (BPSDMD
Provinsi Jawa Tengah, 2020a).

3. Pembelajaran jarak jauh biasa disebut dengan Distance Learning, adalah


pembelajaran kolaboratif antara Peserta Pelatihan Dasar CPNS dan Tenaga
Pelatihan dengan memanfaatkan sistem pembelajaran yang dikembangkan
oleh Lembaga Administrasi Negara dan dikelola bersama dengan lembaga
pelatihan pemerintah yang terakreditasi (Keputusan Kepala Lembaga
Administrasi Negara Nomor: 93/K.1/PDP.07/2021 Tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, 2021).

4. Syncronous adalah komunikasi langsung, mediasi komputer dan layanan daring


dalam terlaksananya komunikasi yang dilakukan secara langsung dengan
menggunakan media seperti video call dan chat (BPSDMD Provinsi Jawa
Tengah, 2020a).

5. Asyncronous adalah komunikasi tidak langsung, mediasi komputer dan layanan


daring dalam terlaksananya komunikasi yang dilakukan secara tertunda,
dengan menggunakan media seperti e-mail, forum dan membaca atau menulis
dokumen online melalui Word Wide Web atau www (BPSDMD Provinsi Jawa
Tengah, 2020a).

6. Penyelenggara adalah pejabat struktural dan staf admin yang


bertanggungjawab atas kelancaran penyelenggaraan pengembangan
kompetensi SDM metode e-learning BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (BPSDMD
Provinsi Jawa Tengah, 2020b).

7. Tenaga pengajar adalah ASN/Akademisi/Praktisi yang mempunyai tugas,


tanggung jawab, dan wewenang untuk mendidik, mengajar, melatih ASN atau
non ASN, dan evaluasi pengembangan SDM. Tenaga pengajar dapat berasal
dari unsur widyaiswara (PNS yang diangkat menjadi Pejabat Fungsional
Widyaiswara), unsur praktisi (tenaga profesional Non PNS), maupun dosen
(tenaga pengajar dari universitas).

24
8. Coach, dalam hal ini adalah widyaiswara yang melaksanakan tugas coaching.
Coaching adalah suatu proses bekerja sama dengan klien agar dapat
memaksimalkan potensi, baik secara personal maupun professional melalui
pemikiran dan kreatifitas untuk mencapai tujuan (Efendi, 2018).

9. Mentor, dalam hal ini adalah atasan langsung peserta atau orang yang
berpengalaman dan memahami tugas jabatan peserta. Mentoring merupakan
proses transfer ilmu dan pengalaman dari mentor kepada mentee (peserta).
Seorang mentor akan memberikan petunjuk, arahan, cara bekerja, saran, dan
nasihat kepada mentee (Efendi, 2018).

10. Aktualisasi adalah suatu proses untuk menjadikan substansi mata pelatihan
yang telah dipelajari menjadi aktual/nyata/terjadi/sesungguhnya ada. Bentuk
kemampuan Peserta dalam menerjemahkan teori ke dalam praktik, mengubah
konsep menjadi konstruk, menjadikan gagasan sebagai kegiatan (realita).

11. Habituasi adalah adalah proses pembiasaan diri untuk berperilaku sesuai nilai-
nilai tertentu sehingga terbentuk karakter diri ideal melalui proses internalisasi
dan dipersonifikasi (pengumpamaan) melalui intervensi tertentu di tempat
kerja.

12. Hubungan aktualisasi dan habituasi: aktualisasi bersifat ekstrinsik sebagai


intervensi atau solusi atas isu prioritas. Habituasi bersifat intrinsik yaitu
pembiasaan. Konsep diri dan karakter pribadi serta motivasi akan
menumbuhkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehingga membentuk
karakter PNS yang professional sebagai pelayan masyarakat.

13. Yang diaktualisasikan yaitu mata pelatihan agenda 2 dan agenda 3. Agenda 2
fokus pada bagaimana indikator-indikator dari nilai-nilai dasar PNS mulai dari
Akuntabilitas yang terdiri dari 9 indikator sampai dengan Anti Korupsi dengan
9 indikator nilai dasarnya, diimplementasikan. Agenda 3, tentang Kedudukan
dan peran PNS dalam NKRI meliputi Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan
Whole of Government.

14. Rancangan Aktualisasi – Habituasi, biasa disingkat RA adalah learning product


Latsar CPNS sebagai dasar untuk melaksanakan aktualisasi dan habituasi di
tempat kerja.

15. Laporan Aktualisasi – Habituasi, biasa disingkat LA adalah learning product


Latsar CPNS sebagai bukti telah dilaksanakan aktualisasi dan habituasi nilai-
nilai dasar ANEKA dalam perannya sebagai PNS pada lingkup tugas jabatan
peserta Latsar CPNS.

25
DAFTAR PUSTAKA

BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. (2020a). Petunjuk Teknis Pengembangan Kompetensi


Sumber Daya Manusia Metode Blended Learning BPSDMD Provinsi Jawa Tengah.
BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. (2020b). Petunjuk Teknis Pengembangan Kompetensi
Sumber Daya Manusia Metode Full E-Learning BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (H.
Setijowati (ed.)).
Efendi, R. (2018). Leader As A Coach. PT. Gramedia.
Lembaga Administrasi Negara RI. (2017). Modul Habituasi.
Lembaga Administrasi Negara RI. (2019). Modul Analisis Isu Kontemporer.
Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor : 94/K.1/PDP.07/2021
Tentang Kurikulum Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (2021).
Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor: 93/K.1/PDP.07/2021
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil,
(2021).
Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun
2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, (2021).
Yuliani, M. (2021). Bahan Knowledge Sharing Coaching Latsar CPNS 2021.

26
LAMPIRAN-LAMPIRAN

27
Lampiran 1. Cover, Lembar Persetujuan, dan Pengesahan
untuk Peserta Provinsi Jawa Tengah

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DAN PERAN PNS DALAM NKRI

JUDUL DITULIS DI SINI DENGAN HURUF BESAR

Disusun oleh:
NAMA :
NIP :
NO. DAFTAR HADIR :
JABATAN :
SKPD :

COACH :
MENTOR :

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN … ANGKATAN …


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN ….

28
HALAMAN PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DANPERAN PNS DALAM NKRI

JUDUL DITULIS DI SINI DENGAN HURUF BESAR

Nama Peserta :
NIP :
Nomor Daftar Hadir :

Dinyatakan disetujui untuk diseminarkan pada:


Hari :
Tanggal :
Tempat :

Semarang (sesuai lokasi), tgl bulan tahun.


Menyetujui,
Coach, Mentor
Kepala SMA Negeri Maju Kab. Jaya,

Harini Setijowati, SKM, MHSc. Meranti Makmur, SPd., M.Pd.


Widyaiswara Ahli Madya Pembina
NIP.19681109 199303 2 005 NIP. ……………………….

29
HALAMAN PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DAN PERAN PNS DALAM NKRI

JUDUL DITULIS DI SINI DENGAN HURUF BESAR

Nama Peserta :
NIP :
Nomor Daftar Hadir :

Dinyatakan telah diseminarkan pada:


Hari :
Tanggal :
Tempat :

Semarang (sesuai lokasi), tgl bulan tahun.


Mengesahkan,
Coach, Mentor
Kepala SMA Negeri Maju Kab. Jaya,

Harini Setijowati, SKM, MHSc. Meranti Makmur, SPd., M.Pd.


Widyaiswara Ahli Madya Pembina
NIP.19681109 199303 2 005 NIP. ……………………….

Penguji/ Narasumber,

Sutardi, S.Pi, MMA.


Widyaiswara Ahli Utama
NIP. 19600531 198503 1 005

30
Lampiran 2. Cover untuk Pola Kerjasama dengan Kabupaten/Kota

Lambang
Kab/
Kota

RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI NILAI-NILAI DASAR,


KEDUDUKAN DAN PERAN PNS DALAM NKRI

JUDUL DITULIS DI SINI DENGAN HURUF BESAR

Disusun oleh:
NAMA :
NIP :
NO.DAFTAR HADIR :
JABATAN :
SKPD :

COACH :
MENTOR :

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN … ANGKATAN …


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH BEKERJA SAMA DENGAN
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PELATIHAN PEGAWAI KABUPATEN …….
TAHUN ….
DISESUAIKAN

31
Lampiran 3. Penjelasan Unsur-unsur
Rancangan Aktualisasi dan Habituasi

BAB I. PROFIL ORGANISASI DAN TUGAS PESERTA

A. Gambaran Umum Organisasi


Menyajikan dasar hukum organisasi, tugas fungsi organisasi, SOTK (posisi
peserta diperjelas), visi, misi, tujuan, dan nilai-nilai budaya kerja organisasi.
Bila tidak memiliki NILAI organisasi, maka bisa mengacu lembaga/
kementerian/bupati/walikota. Hal ini harus dikonsulkan ke mentor, karena akan
dikaitkan dengan aktualisasi mata pelatihan dan akan menjadi dasar untuk
mengisi tabel kegiatan. Sebaiknya diberi foto kantor.

B. Tugas Peserta
Uraian tugas jabatan peserta, termasuk bila ada tugas tambahan/ khusus.

Misal: Guru mendapatkan tugas khusus mengelola perpustakaan karena tidak


memiliki pustakawan/ petugas perpustakaan.
Hal ini penting untuk cross check ruang lingkup kewenangan kegiatan dalam
rangka mendukung tugas jabatan peserta. Tugas tambahan/khusus harus
diketahui oleh Mentor.

C. Role Model
Role model adalah:
1. Bukan tokoh imaginatif atau di angan-angan saja.
2. Seseorang yang diteladani dalam menerapkan indikator nilai-nilai ANEKA.
Nilai-nilai tersebut di bold agar jelas.
3. Masih aktif berkarya dan berjasa bagi NKRI serta terkait dengan
penyelesaian isu. Boleh tokoh masyarakat, tokoh nasional atau lokal. Beri
foto.
4. Bukan mentor. Karena mentor, otomotis menjadi panutan dan role model
dalam pelaksanaan tugas peserta.

32
BAB II. RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI

A. Identifikasi Isu
Teori tentang isu pada Modul Analisis Isu Kontemporer (Lembaga Administrasi
Negara RI, 2019).
Pada bagian ini masih mengidentifikasi isu dari permasalahan/ kesenjangan/
problematika yang terjadi di unit kerja selama peserta bekerja.
Kalimat isu harus negatif, jelas, fokus, dan lokus.
Bagian ini merupakan bukti implementasi substansi Agenda 3, yaitu menjadi
sumber isu.
Kata Kunci isu bersumber dari:
a. Manajemen ASN adalah SDM PNS/ ASN, kompetensi, kualitas, kuantitas
dll.
b. Pelayanan Publik adalah sarpras, SOP, kepuasan pelanggan, pelayanan
publik dll.
c. Whole of Government (WoG) adalah koordinasi, kolaborasi, kerjasama
dengan pihak lain untuk menyelesaikan wiked problem.
Pada 1 isu bisa bersumber dari 1 atau 2 atau 3 sumber isu. Sebaiknya 1 isu
berasal dari 2 sumber, sedangkan yang isu prioritas benar-benar dipikirkan
berasal dari 3 sumber isu kedudukan dan peran PNS dalam NKRI.
Ada tabel yang menguraikan isu dan sumbernya, kondisi saat ini, kondisi yang
diharapkan. Dilengkapi dengan data dan fakta menggambarkan kondisi-kondisi
tersebut.
Contoh: Tabel Identifikasi Isu Dikaitkan dengan Agenda 3.
Isu dan Kondisi Yang
No. Kondisi Saat Ini
Sumber Isu Diharapkan
1. Kurang optimalnya Perpustakaan belum Perpustakaan dapat
pemanfaatan dimanfaatkan dengan dimanfaatkan dengan
perpustakaan di SDN baik, terbukti dengan baik sebagai sarana
….. siswa yang sangat jarang pembelajaran bagi siswa.
mengunjungi
Sumber isu: Manajemen perpustakaan.
ASN, Pelayanan Publik,
dan Whole of
Government.
2. Kurang optimalnya Guru belum Guru dapat
penggunaan media menggunakan media menggunakan media
pembelajaran berbasis pembelajaran berbasis pembelajaran berbasis
teknologi (LCD). teknologi seperti LCD teknologii untuk
karena jumlahnya masih memfasilitasi
Sumber isu: Manajemen terbatas dan belum ada pembelajaran.
ASN, Pelayanan Publik diimbangi dengan
ketersediaan Sarpras lebih dilengkapi
laptop/kompputer lagi.
desktop.
3.
4. Dst Dst dst
5.

33
Data dukung masing-masing isu adalah berikut ini.

1. Kurang optimalnya pemanfaatan perpustakaan di SDN


a. Berdasar informasi sesame guru dapat disimpulkan …..

b. Foto perpustakaan yang tidak rapi.

c. Dst.

2. Kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi


(LCD).
a. Dst
b. Dst

3. …
4. ….
5. ….

Gunakan fasilitas REPEAT HEADER ROWS pada Menu MS Word, untuk


membuat judul row tabel, ketika pindah halaman, bisa muncul otomatis.

B. Analisis Isu
Analisis isu bertujuan untuk mendapatkan 1 isu prioritas. Alat analisis yang
digunakan adalah APKL dan USG. Dari tapisan APKL diambil 3 isu yang termasuk
pada peringkat 1-3, untuk dianalisis dengan USG, sehingga diperoleh 1 isu
prioritas
Kepanjangan dan penentuan skor harus diuraikan dengan jelas.
Berikut contoh tabel APKL dan USG.
Total
No. Isu dan sumber Isu A P K L Peringkat
APKL
1. 5 4 2 4 15 II
2. 5 3 3 1 12 III
3. 7 -
4. 5 16 I
5. 9 -

34
Total
No. Isu dan sumber Isu U S G Peringkat
USG
1. 5 4 2 11 III
2. 3 5 4 12 II
3. 5 5 4 14 I

Setelah mendapatkan isu prioritas, maka harus disimpulkan pada bagian akhir.
Misal:
Maka isu prioritas yang harus diselesaikan adalah kurang optimalnya pemanfaatan
perspustakaan, dikaitkan dengan substansi mata pelatihan ANEKA dan
kedudukan serta peran PNS dalam NKRI.
Sumber isu berasal dari Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of
Government.

C. Analisis Penyebab
Isu prioritas dianalisis dengan alat bantu Fishbone untuk mendapatkan penyebab-
penyebab yang perlu diintervensi dengan melakukan kegiatan/inovasi.
Teori ada pada Modul Analisis Isu Kontemporer (Lembaga Administrasi Negara
RI, 2019). Harus ada simpulan penyebab-penyebab prioritas yang akan
diselesaikan.
Lakukan dan gambarkan fishbone secara lengkap dan benar. Sangat dianjurkan
brainstorming dengan teman sejawat, untuk menggali penyebab-penyebab
munculnya isu prioritas.

Isu prioritas

Gambar … Analisis Fishbone Isu Prioritas.

Misal:
Setelah dilakukan analisis penyebab terhadap isu prioritas dengan menggunakan
Fishbone, diperoleh penyebab-penyebab prioritas yang perlu diselesaikan, yaitu:
1. Man : Belum ada pustakawan dan minat baca siswa rendah.
2. Material : Buku perpustakaan banyak yang hilang dan tidak tertata rapi
3. Machine : Pengelolaan perpustakaan belum berbasis TIK (Teknologi
Informasi dan Komunikasi).
4. Method : Belum ada alur pengunjung.
5. Marketing : Minat siswa dan guru ke perpustakaan sangat rendah.

35
D. Dampak Bila Isu Tidak diselesaikan
Uraikan dampak apa saja yang kemungkinan terjadi, bila isu prioritas tidak
diselesaikan.

Misal:
Dampak bila rendahnya budaya literasi siswa tidak diselesaikan adalah
Perpustakaan yang tidak bermanfaat sebagaimana mestinya akan menyebabkan
minat membaca siswa berkurang, sumber belajar kurang beragam yang berujung
pada kemampuan siswa hanya berfokus pada hafalan sesuai yang disampaikan
guru. Pengoptimalan perpustakaan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber
belajar agar siswa dapat mengeksplorasi hal-hal baru sehingga menumbuhkan
kreatifitas dari dalam diri siswa.

E. Gagasan Pemecahan Isu


Gagasan pemecahan isu adalah memositifkan isu prioritas. Akan lebih baik
dibuat judul yang fokus dan lokus, kemudian kegiatan-kegiatan yang akan
dilaksanakan.dan menyebutkan sumber kegiatan.
Sumber kegiatan bisa berasal dari SKP, Inovasi, atau penugasan atasan. Satu
kegiatan dapat berasal dari 2 atau 3 sumber. Pertimbangkan bahwa 3 sumber
tersebut ada pada semua kegiatan yang akan diaktualisasikan.
SKP merupakan sasaran kinerja pegawai.
Inovasi setidaknya ada 5 (lima) kriteria, yaitu:
1. Memiliki nilai tambah bagi organisasi dan stakeholder.
2. Mengandung unsur kebaruan.
3. Bisa direplikasi.
4. Dapat diterapkan secara berkelanjutan.
5. Sesuai dengan nilai budaya kerja organisasi.
Adapun penugasan dari atasan, perlu ditunjukkan dengan surat tugas.

Misal:
Berdasar uraian di atas, maka gagasan pemecahan isu prioritas adalah
mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan. Maka ditetapkan judul
Pemanfaatan Perpustakaan di SDN …….
Selanjutnya akan dilaksanakan 5 (lima) kegiatan, yaitu:
1. Menata ulang perpustakaan (Sumber kegiatan: perintah atasan).
Menyelesaikan penyebab prioritas method yaitu belum ada alur pengunjung.
2. Membuat jurnal baca siswa/NACA (Sumber kegiatan: inovasi).
Menyelesaikan penyebab prioritas marketing yaitu minat siswa dan guru ke
perpustakaan sangat rendah.
3. Dst.
4. Dst
5. Dst.

F. Rancangan Aktualiasasi Habituasi


Konsentrasi full pada saat mengerjakan tabel ini, dan dirasakan pakai hati,
sehingga akan didapatkan aktualisasi dan habituasi indikator berikut nilai-nilai

36
ANEKA secara maksimal dari setiap tahapan kegiatan yang diajukan. Hal ini
penting karena sekaligus dipikirkan rencana buktinya, untuk dimaksukkan ke tabel
jadwal pada kolom rencana bukti.
Dibuat ringkasan untuk mengantarkan matriks.
Misalnya:

Unit Kerja : SDN ….


Identifikasi Isu : 1. Kurang optimalnya pemanfaatan perpustakaan di
SDN …..
Sumber isu: Manajemen ASN, Pelayanan Publik,
dan Whole of Government
2. Kurang optimalnya penggunaan media
pembelajaran berbasis teknologi (LCD).
Sumber isu: Manajemen ASN, Pelayanan Publik
3. Dst
4. Dst
5. Dst
Isu yang Diangkat : Kurang optimalnya pemanfaatan perspustakaan,
dikaitkan dengan substansi mata pelatihan ANEKA
dan kedudukan serta peran PNS dalam NKRI.
Sumber isu berasal dari Manajemen ASN,
Pelayanan Publik, dan Whole of Government.

Penyebab prioritas : 1. Belum ada pustakawan dan minat baca siswa


rendah (Man).
2. Buku perpustakaan banyak yang hilang dan
tidak tertata rapi (Material).
3. Pengelolaan perpustakaan belum berbasis
TIK/Teknologi Informasi dan Komunikasi
(Machine).
4. Belum ada alur pengunjung (Method).
5. Minat siswa dan guru ke perpustakaan sangat
rendah (Marketing).

Gagasan : Pemanfaatan Perpustakaan Untuk Mendukung


Pemecahan Isu Kegiatan Literasi di SDN ……. Selanjutnya akan
dilaksanakan 5 (lima) kegiatan, yaitu:
1. Menata ulang perpustakaan (Sumber kegiatan:
perintah atasan), menyelesaikan penyebab
method.
2. Membuat jurnal baca siswa/NACA (Sumber
kegiatan: inovasi), menyelesaikan penyebab
marketing.
3. dst.
4. dst.
5. dst.

37
38
Matrik Rancangan Aktualisasi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2021
Tahapan Output/ Hasil Keterkaitan Substansi Mata Kontribusi terhadap Penguatan
No Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Pelatihan Visi Misi Organisasi Nilai-Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Penjelasan keterkaitan dg
Nilai ANEKA dan 3 Materi
Peran dan kedudukan
PNS setiap tahapan
kegiatan, agar lebih
Kata kerja aktif
mudah dalam
dan sebutkan
implementasi dan
sumber Bagian ini juga
telusurnya.
kegiatan, sesuai untuk setiap
dengan yang Ada output Bagian ini berisi kegiatan pilih salah
Setiap kegiatan minimal
dituliskan pada kegiatan di awal. kualitas hasil kegiatan 1 atau 2 nilai budaya
1. menguraikan 3 nilai
bagian gagasan Kata kerja aktif berkontribusi untuk kerja organisasi
dasar. Misal kegiatan 1
pemecahan isu. Ada output setiap visi dan misi yang paling relevan
hanya bisa
tahapan. organisasi. dan diberi
mengaktualisasikan
Sumber isu penjelasan
Akuntabilitas (kejelasan),
yaitu SKP, implementasinya.
Nasionalisme (Sila ke-4),
penugasan
dan Anti Korupsi (Jujur).
atasan, inovasi.
Namun total 5 kegiatan,
harus
mengaktualisasikan 5
nilai dasar ANEKA.
1. Menata ulang Ruang
Terwujudnya ruang Kegiatan menata
perpustakaan Perpustakaan
Perpustakaan tertata ulang perpustakaan,
tertata ulang
ulang sehingga memperkuat capaian
Sumber kegiatan: sehingga
pelanggan perpustakaan nilai organisasi:
Penugasan pelanggan
menjadi lebih nyaman, Tanggung jawab dan
Atasan perpustakaan
akan memberikan Gotong royong.
menjadi lebih
kontribusi pada visi
nyaman.

39
Tahapan Output/ Hasil Keterkaitan Substansi Mata Kontribusi terhadap Penguatan
No Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Pelatihan Visi Misi Organisasi Nilai-Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
organisasi yaitu Tanggung jawab
a. Menyiapkan Tersedia desain Saya bertanggungjawab …..(ditulis visinya). sesuai dengan
desain penataan menyiapkan draf sebaik- Selanjutnya juga amanah yang saya
penataan ulang perpustakaan baiknya (Akuntabilitas). mendukung pencapaian emban.
ruang misi ke-2 yaitu……… Gotongroyong saya
perpustakaan Sebagai guru, saya harus Dan misi ke-5, yaitu …… laksanakan bersama
berpikir agar desain dapat dengan siswa Kelas
hemat dengan 5.
memanfaatkan bahan yang
sudah ada (Komitmen
Mutu: Efektif dan efisien).

Ketika menyiapkan desain


tersebut, saya meminta
masukan dari teman-teman
sejawat (Nasionalisme:
Sila ke-4).

Terkait Agenda 3:
Pelayanan Publik
Desain yang saya susun
mengedepankan
kemudahan akses dengan
alur yang jelas bagi
pengunjung perpustakaan
Saya juga berpikir agar
nantinya perpustakaan
memberikan kenyamanan.

b. Konsultasi ke Masukan dan saran Saya menghormati atasan


atasan serta arahan untuk langsung dan bersikap
langsung perbaikan desain santun pada saat

40
Tahapan Output/ Hasil Keterkaitan Substansi Mata Kontribusi terhadap Penguatan
No Kegiatan
Kegiatan Kegiatan Pelatihan Visi Misi Organisasi Nilai-Nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
penataan menyampaikan ide untuk
perpustakaan mendapatkan masukan dan
arahan (Etika Publik).

Saya juga mendengarkan


dengan baik dan tidak
memaksakan agar desain
saya diterima
(Nasionalisme: Sila ke-4)

Terkait Agenda 3:
Saya melaksanakan tugas
khusus dari atasan dengan
penuh tanggung jawab
(Manajemen ASN).
c.
d. Dst sesuai Dst Dst
tahapan
kegiatan
e.
2.
3.
4.
5. Dst Dst Dst Dst Dst Dst

G. Jadwal Kegiatan
Sebaiknya dibuat tabel harian. Rencana bukti kegiatan bisa disesuaikan dengan bukti output/hasil setiap tahapan pada
masing-masing kegiatan.

41
Contoh:
Juli Agustus
No Kegiatan Rencana Bukti Kegiatan
Dst dengan total jumlah 28 hari, karena pada hari ke-29 dan
29 30 1 2 3 4 5 6 7 8
30 sudah menyiapkan laporan dan rencana tindaklanjut.

a. Desain perpustakaan
b. Video dan foto konsutlasi
c. Video dan foto koordinasi
1 Menata ulang √ √ X √ √ √ - - - x d. Foto persiapan sarpras
perpustakaan e. Foto sebelum dan sesudah
ditata
f. Video saat menata

2 X X √ √ √ √ √ √ √ √ dst
…………..

Gunakan centang dan blok warna terang, saat melaksanakan kegiatan dan silang dan blok warna merak ketika libur. Agar ketika
difotocopy atau diprint hitam putih, tetap kelihatan.
Rencana bukti kegiatan diisi RIIL BUKTI YANG DISAJIKAN sebagai bukti dari keberhasilan aktualisasi habituasi Agenda III dan
ANEKA.
Mengisi kolom ini melihat tahapan dan output/ hasil tabel kegiatan. Harus detail, sehingga pada saat melaksanakan tidak repot
mencari lagi dan untuk dimunculkan kembali di laporan.
Bukti-bukti ini juga harus dilaporkan secara mingguan, diupload pada system yang telah disiapkan oleh Penyelenggara.

42
DAFTAR PUSTAKA
Urut abjad, tidak perlu angka. Selain modul juga wajib ditambah buku atau referensi
yang lain.
Misal:
Referensi RA atau Laporan Aktualisasi angkatan/ peserta lain dan buku-buku atau
laporan teknis tugas jabatan di unit kerja peserta.
CURRICULUM VITAE

Buatlah singkat saja dan diberi foto. Antara lain: Identitas Diri, Riwayat pendidikan,
riwayat pekerjaan,
Lampiran 4. Penjelasan Unsur-unsur Laporan
Aktualisasi dan Habituasi
Prinsip dari Laporan Aktualisasi dan Habituasi adalah melengkapi RA dengan bukti-
bukti bahwa peserta telah mengaktualisasikan dan menghabituasikan nilai-nilai
dasar ANEKA sesuai Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI . Kegiatan hanyalah
sarana saja. Bahasa ada yang perlu disesuikan sebagai laporan, namun ada yang
harus tetap rancangan. Berikut detail penjelasannya.

Unsur Minimal PENJELASAN


Halaman Judul Idem RA hanya sekarang telah menjadi
LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
Abstrak Buatlah abstrak sekitar 150-200 kata dengan 2-3 kata kunci
karena akan memudahkan untuk dimuat sebagai Elektronik-
RA
Halaman Persetujuan
Idem RA hanya sekarang telah menjadi
Halaman Pengesahan
LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
Prakata
Daftar Isi
Daftar Tabel
Belajarlah menggunakan fasilitas word
Daftar Lampiran

PROFIL ORGANISASI,
TUGAS PESERTA, DAN
ROLE MODEL
A. Profil Organisasi SAMA PERSIS RA
Perlu dicek. Misal role model sudah tidak relevan karena
B. Tugas Jabatan Peserta sesuatu hal.
Latsar

C. Role Model

RANCANGAN AKTUALISASI
DAN HABITUASI
A. Penetapan Isu
B. Analisis Isu SAMA PERSIS RA
C. Analisis Penyebab ✓ Cek kerapian ketika, tidak usah ditambah atau dikurangi.
D. Dampak Bila Isu Tidak Perubahan dicantumkan pada bagian berikutnya.
diselesaikan ✓ Kecuali bila dirasa kurang lengkap, boleh dilengkapi.
E. Gagasan Pemecahan Isu Misalnya belum menyebutkan sumber kegiatan, belum
F. Matriks Rancangan ada output kegiatan, output tahapan kegiatan ada yang
Kegiatan Aktualisasi terlewatkan dll.
G. Jadwal Pelaksanaan

BAB III. PELAKSANAAN AKTUALISASI DAN HABITUASI


A. Perubahan Kegiatan dari Rancangan Awal
Tuliskan bila ada perubahan pada kegiatan maupun tahapan. Akan lebih jelas bila dibuat
tabel.
Contoh: Tabel Perubahan Kegiatan dari Rancangan Awal.

No. Keterangan Semula Menjadi Penjelasan


perubahan
1. Jadwal Kegiatan menata Minggu ke-2 a. Diintegrasikan
ulang dengan kegiatan
perpustakaan bersih-bersih
pada minggu ke-3 sekolah
b. Agar dapat segera
dimanfaatkan oleh
siswa.
2. Tambahan dst dst dst
tahapan
kegiatan
3. Menggabungkan Semula setiap Konsultasi awal Lebih efektif karena
tahapan kegiatan konsultasi setelah seminar mempertimbangkan
kegiatan waktu RA dan konsultasi kesibukan mentor dan
konsultasi pelaksanaan setelah kegiatan waktu lebih fleksibel.
kepada Mentor berbeda. atau ketika
menghadapi
kendala. Juga
memanfaatkan WA
untuk konsultasi
ketika tidak bisa
bertemu mentor.
4. Tambahan Belum ada Nasionalime (Sila Membiasakan berdoa
aktualisasi nilai- aktualisasi Pertama): sebelum
nilai ANEKA dan Nasionalisme Sila Saya mengawali melaksanakan
implementasi pertama dan kerja bakti dengan kegiatan.
Agenda 3. implementasi berdoa.
Pelayanan Publik. Mengimplementasikan
Pelayanan Publik: prinsip partisipatif
Saya memberi pada materi
contoh dan Pelayanan Publik.
mengajak siswa
berpartisipasi aktif
untuk menata
perpustakaan.
5. Dst Dst Dst Dst

B. Pelaksanaan Aktualisasi dan Habituasi


Setidak-tidaknya ada 1 (satu) Paragraf berisi ringkasan tentang:
- Jumlah kegiatan pada RA dilaksanakan berapa kegiatan, beserta sumber
kegiatannya. Berasal dari SKP/ inovasi/ tugas pimpinan.
- Kapan tanggal mulai dan berakhirnya pelaksanaan kegiatan
- Uraian masing-masing kegiatan langsung narasi dengan uraian yang mudah
dimengerti sesuai riilnya.
Misal:
B. Pelaksanaan Aktualisasi Habituasi
Pada Rancangan Aktualisasi dan Habituasi direncanakan ….. kegiatan terdiri dari
…… kegiatan (sebutkan kegiatan dan sumber kegiatan dari SKP, inovasi, atau
tugas pimpinan). Kegiatan aktualisasi dapat dilaksanakan mulai tanggal ……..
sampai ...................
Adapun uraian capaian masing-masing kegiatan aktualisasi-habituasi adalah
sebagai berikut:
1. Menata ulang perpustakaan
a. Sumber Kegiatan : Penugasan Atasan
b. Tanggal Pelaksanaan : 15 – 18 Agustus 2020
c. Lokasi/ Tempat : SDN ….
d. Hasil/ Output : ……. (ambil dari tabel RA atau tujuan, lebih
didetailkan sesuai hasilnya).
Misal:
Ruang Perpustakaan tertata rapi sehingga pelanggan perpustakaan
menjadi nyaman.
f. Aktualisasi Habituasi kedudukan dan peran PNS dalam NKRI dan Nilai-
nilai Dasar ANEKA
Ambil langsung dari Kolom 3-5 tabel RA tetapi lebih riil dan harus lebih
banyak dari RA (tambahan aktualisasi nilai dasar dan agenda 3, berarti
ada perubahan dari rancangan awal, yang perlu ditambahkan tabel
perubahan). Semua kegiatan merupakan aktualisasi dan habituasi Agenda
III dan II lengkap. Dibagian ini tata Bahasa Indonesia yaitu S-P-O-K harus
diperbaiki, sehingga mudah dimengerti.
Misal.
1) Menyiapkan desain penataan ulang ruang perpustakaan
Saya telah menyiapkan draf dengan penuh bertanggungjawab selama
2 hari (Akuntabilitas). Saya telah berpikir efektif dan efisien, yaitu
hemat dengan memanfaatkan rak-rak buku yang terbengkelai, meja
dan kursi yang selama ini tidak terawat, tempat koran yang kotor
(Komitmen Mutu). Berikut bukti desain yang saya ajukan
FOTO DESAIN dan ACC

Gambar 5. Desain Perpustakaan dan ACC Pimpinan sebagai bukti


aktualisasi dan habituasi Akuntabilitas, Nasionalisme, dan Komitmen
Mutu.

Ketika menyiapkan desain tersebut, saya mendapatkan masukan dari


teman-teman sejawat (Nasionalisme: Sila ke-4). Masukan-
masukannya adalah pemanfaatan meja, kursi, rak buku, dan tempat
koran.

Gambar 6. Foto koordinasi dengan teman sejawat di ruang guru pada


tanggal 3 Maret 2021, sebagai bukti aktualisasi dan habituasi Nasionalisme
dan Manajemen ASN.

Terkait Agenda 3:
Desain yang saya susun mengedepankan kemudahan akses dengan
alur yang jelas bagi pengunjung perpustakaan. Saya juga berpikir agar
nantinya perpustakaan memberikan kenyamanan. (Pelayanan
Publik).

2) Dst.

3) Dst. Sesuai tahapan kegiatan.

Sebaiknya, bukti yang memungkinkan dibawa, dapat ditunjukkan


kepada narasumber/penguji pada saat seminar LA.

g. Analisis Dampak Bila Nilai-nilai ANEKA Tidak Diaplikasikan dalam


Pelaksanaan Tugas Jabatan (BAGI PESERTA GOLONGAN III).
Uraikan urut mulai A-N-E-K-A.
Misal:
1) Bila saya tidak menerapkan Akuntabilitas maka saya tidak dapat
menata perpustakaan dengan baik dan didukung oleh semua pihak.
2) Bila saya tidak mengaktualisasikan Nasionalisme maka saya tidak
akan mendapatkan arahan dan persetujuan kegiatan dari atasan serta
masukan-masukan dari teman sejawat.
3) Bila saya tidak mengaktualisasikan Etika Publik maka ……
4) dst
h. Kontribusi/manfaat kegiatan bagi pihak lain dan terhadap pencapaian visi,
misi, tujuan, dan penguatan nilai-nilai organisasi
Ambil dari RA (kolom 6 dan 7) ditambah tujuan dan dicek, yaitu fokus pada
manfaat kegiatan-kegiatan bagi stakeholder.
Misal:
Kegiatan menata ulang perpustakaan sangat bermanfaat bagi:
1). Siswa yang menjadi lebih aktif belajar di perpustakaan.
2). Guru yaitu menambah referensi sumber belajar siswa.
3). Sekolah yaitu memenuhi standar akreditasi sekolah.
Kegiatan ini memberikan kontribusi pada visi organisasi yaitu …..(ditulis
visinya).
Selanjutnya, mendukung pencapaian misi ke-2 yaitu……… Dan misi ke-
5, yaitu ……
Selain itu, mendukung pencapaian tujuan organisasi yang ke -…
yaitu……(ditulis tujuannya).
Kegiatan ini, juga memperkuat nilai organisasi …… karena ……. (tulis
penjelasannya).

Gambaran Kondisi Sebelum dan Sesudah Aktualisasi Habituasi

Misal dibuat tabel Kondisi Sebelum dan Sesudah Aktualisasi Habituasi


Kondisi
No. Kegiatan Kondisi Sebelum Keterangan
Sesudah
1. Menata ulang a. Buku tidak rapi Buku rapi Buku tidak hilang
perpustakaan b. Pengunjung Pengunjung dan jumlah
tidak nyaman nyaman pengunjung bisa
c. Alur tidak jelas Alur jelas diketahui setiap
hari.
2.
dst dst dst dst
3.
Kondisi
No. Kegiatan Kondisi Sebelum Keterangan
Sesudah
4.
5.

BAB IV. SIMPULAN


Capaian berapa persen %
Manfaat Aktualisasi Habituasi
Misal:
Capaian kegiatan aktualiasasi dan habituasi yang dilaksanakan sebesar
110% karena semua kegiatan telah terlaksana dan diperoleh hasil/output sesuai
harapan dan terdapat 1 (satu) tambahan kegiatan. Tambahan kegiatan tersebut
adalah menjalin Kerjasama dengan perpustakaan keliling yang hadir di sekolah.
Hasil dari setiap kegiatan adalah: (copas uraian output/ hasil pada pelaksanaan
kegiatan)
1. Ruang Perpustakaan tertata ulang sehingga pelanggan perpustakaan lebih
nyaman.
2. Tersedia 2 (dua) banner … telah dipasang di …. dan …..
3. dst

Adapun aktualiasi dan habituasi telah memberikan manfaat bagi:


1. Siswa, yaitu menjadi lebih rajin membaca dan meminjam buku perpustakaan.
2. Guru, yaitu mencari referensi.
3. Pengunjung lain, yaitu mudah ketika mencari referensi.
4. Sekolah, yaitu memperluas jejaring kerjasama dengan perpustakaan daerah.

oOo
Lampiran 5. Lembar Komitmen Tindak Lanjut Aktualiasi dan Habituasi

LEMBAR KOMITMEN
TINDAK LANJUT AKTUALISASI DAN HABITUASI

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama :
NIP :
Jabatan :
Unit Kerja :
adalah peserta Pelatihan Dasar CPNS Angkatan …. Golongan ….., berkomitmen
untuk menindaklanjuti aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sesuai
kedudukan dan peran sebagai PNS dalam NKRI.
Adapun tidak lanjut tersebut tertuang dalam Tabel Rencana Aksi berikut ini.
Misal:
Tabel Rencana Aksi ……..(judul)

Keterkaitan dengan Nilai


Rencana Aksi/ Kegiatan Rencana Waktu
No. Dasar ANEKA dan Mata
yang akan Dilanjutkan Pelaksanaan
Pelatihan Agenda III
1 Mengusulkan formasi Akuntabilitas Bulan ….
pustakawan kepada Komitmen Mutu
Kepala Sekolah Anti Korupsi
Manajemen ASN
Pelayanan Publik

2 Melanjutkan …..
3 Melanjutkan …..
4 ……. (Sebutkan bila
kegiatan baru)
5 ……. (Sebutkan bila
kegiatan baru)
Demikian untuk menjadikan periksa.

Mengetahui: Semarang, ……………………………..


Mentor Peserta,
Kepala SMA Negeri Maju Kab. Jaya,

Meranti Makmur, SPd., M.Pd.


……………………………….
Pembina
Penata Muda
NIP. 1969205 199703 2 001
NIP. …………………
Lampiran 6. Penjelasan Abstrak

ABSTRAK
JUDUL
Oleh: ………..

Buatlah kalimat mengalir yang disusun dalam paragraph, sehingga siapapun yang
membaca akan paham Laporan Aktualisasi dan Habituasi peserta. Gunakan kata
sambung yang sesuai.
Misal:
Paragraf 1. Berisi sedikit latar belakang (singgung Latsar dan aktualisasi nilai-nilai
dasar ANEKA dan implementasi agenda 3). Kaitkan kalimat isu prioritas unit
kerjamu.
Paragraf 2. Waktu aktualisasi dan berapa kegiatan. Intinya telah
mengimplementasikan Agenda 3 dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA apa
saja.
Paragraf 3: Simpulan.

Kata-kata kunci : Berjumlah 2-3 kata. Aktualisasi dan Habituasi Nilai Dasar ANEKA,
inti tema peserta yang sering dibahas.
Misal: Aktualisasi dan Habituasi ANEKA, Perpustakaan
Pelajari juga video Panduan Aktualisasi dan Habituasi yang sudah diposting di LMS
dan Video-video suplemen di youtube search Harinise Channel.
SUKSES SEMINAR LA.