Anda di halaman 1dari 21

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Nama : Fardatul Muyasaroh (A11801747)


S1 KEPERAWATAN 3B

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM SARJANA


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
MUHAMMADIYAH GOMBONG
TAHUN 2021
FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA
STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

I. PENGKAJIAN

A. Data Umum
1. Nama kepala keluarga (KK) : Tn Y
2. Alamat dan telepon : Kalirejo, Kebumen (0899365436)
3. Pekerjaan kepala keluarga : Buruh
4. Pendidikan kepala keluarga : SD

Pengkajian terhadap data umum keluarga meliputi :


No Nama Usia JK Hub dg Pekerjaan Pendidikan Imunisasi
KK
1. Ny S 27th P Istri IRT SMP
2. Nn. A 6thn P Anak - SD

5. Genogram
6. Tipe keluarga
Keluarga Bpk Y. termasuk keluarga inti karena terdiri dari suami istri dan satu
orang anak.

7. Suku bangsa
Keluarga Tn Y dan Ny M merupakan keturunan asli suku Jawa, Indonesia. Tidak
ada kebudayaan yang dianut keluarga Tn Y yang bertentangan dengan masalah
kesehatan, bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Jawa

8. Agama
Seluruh keluarga Tn Y beragama islam dan taan beribadah, Tn Y sering
kemushola setiap sholat magrib, terkadang istrinya juga mengikuti pengajian di
mushola

9. Status sosial ekonomi keluarga


Sumber pendapatan Tn Y adalah dari hasil pekerjaan sebagai pegawai di suatu
diller motor, penghasilan keluarga Tn Y 1,8 juta/ bulan. Digunakan untuk
memenuhi kebutuhan keluarga dan sehari-hari. Keluarga Tn Y tidak memiliki
tabungan khusus kesehatan.keluarga juga tidak mempunyai fasilitas kesehatan
BPJS

10. Aktivitas rekreasi keluarga


Aktivitas rekreasi keluarga Tn Y adalah berkumpul bersama anggota keluarga
yang lain sambil menonton TV dan makan bersama, rekreasi diluar rumah
biasanya Tn Y mengajak keluarganya pergi kepantai setiap 3 bulan sekali.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn Y dalam perkembangan keluarga dengan anak usia sekolah. Dimana
anak pertama yaitu An A berumur 6 tahun yang sedang menduduki bangku
sekilah dasar kelas 4

2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi


Keluarga mengatakan perkembangan perkembangan anaknya sebagai anak
sekolah tidak ada yang belum terpenuhi, anak sudah mampu berkembang
intelektualnya. Emosi dan sosialisasinya sesuai dengan perkembangannya
3. Riwayat keluarga inti
Saat ini keluarga Tn Y dalam kondisi yang sehat, tidak ada yang sakit. Penyakit
yang sering dialami keluarga Tn Y biasanya sakit batuk dan pilek. Tidak ada
anggota keluarga yang cacat, ketika ada anggota yang sakit Tn Y sesegera
langsumg memeriksakannya ke bidan desa/puskesmas

4. Riwayat keluarga sebelumnya


Daari pihan suami, keluarga Tn Y tidak ada penyakit menurun maupun penyakit
menular. Dari pihak istri, Ny M tidak ada penyakit menurun maupun penyakit
menular.

C. Pengkajian Lingkungan
1. Karakteristik rumah
Luas bangunan rumah yang ditempati adalah sekitar 60 m2 (panjang 10 Meter
dan Lebar 6 mter), terdiri 2 kamar tidur, 1 dapur, 1 wc, dan 1 ruang keluarga, dan
disebelah rumah terdapat sumur dan septic tank yang jaraknya sekitar 7 meter.
Tn.Y Tinggal dirumah yang permanaen terbuat dari semen dan sudah memilik
ventilasi yang bagus, dan tempat pembuangan sampah dibelakang rumah dan
nantinya akan dibakar, dan rumah tampak bersih dan asri.

Keterangan:
1. Ruang keluarga
2. Kamar
3. Kamar
4. WC
5. Dapur
6. Sumur
7. Septitank
8. Tempat pembakaran sampah
9. Teras
2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Keluarga Tn.Y tinggal didesa rasa persaudaraan antar sesama warga tinggi,
penduduk disekitar rumah adalah penduduk asli jawa, umumnya interaksi banyak
terjadi pada sore hari karena pada siang banyak tetangga yang sibuk bekerja.

3. Mobolitas geografis keluarga


Keluarga Tn.Y sudah menempati rumah yang sudah ditempati sejak 1 tahun
berumah tangga sampai sekarang, dan tidak pernah berpindah-pindah rumah

4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Keluarga berkumpul setiap satu sekali satu bulan di rumah orang tuan Tn.Y
karena Tn.Y sudah tinggal sendiri, ini merupakan upaya untuk meningkatkan
keharmonisan dan silaturahmi dengan saudara. Ny.M juga sering pergi ke
mushola mengikuti pengajian sehingga hubungan baik diikalangan masyarakat
tercipta.

5. Sistem pendukung keluarga


Keluarga Tn Y memiliki fasilitas kesehatan seperti tempat tidur, sumber air
bersih, sepeda dan motor sebagai alat transportasi, Fasilitas layanan kasehatan dri
wirlayah keluarga Tn.Y benupa bidan desa, posyandu balita dan posyandu lansia.

D. Struktur Keluarga
1. Pola komunikasi keluarga
Dalam Kehidupan sehari-hari Keluarga menggunakan Bahasa jawa dan jika ada
suatu masalah maka dimusyawarahkan dengan baik dan terbuka Dan tidak ada
mengalami masalah.

2. Struktur kekuatan keluarga


Sebelumnya Keluarga mampu menyelesaikan masalah jika ada salah satu sikap
anggota keluarga yang salah maka karena sikap saling perhatian bisa diatasi. Tn Y
selalu menasehati anaknya jika melakukan suatu kesalahan

3. Struktur peran
Tn. Y sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah sebagai pedagang mampu
menjalankan peran sebagai kepala anggota keluarga dengan mengayomi,
bertanggung jawab kepada istri dan anaknya.
Ny. M sebagai ibu rumah tangga mampu mengerjakan pekerjaan ibu rumah
tangga pada umumnya dan mampu membina hubungan baik dengan tetangga.
Dan An A berperan sebagai anak dan anggota keluarga
4. Nilai atau norma keluarga
Nilai yang dianut oleh keluarga tidaka ada yang bertentangan dengan kesehatan,
keluarga meyakini bahwa kesehatan merupakan hal penting, keluarga ingin
menanamkan perilaku hidup sehat agar anaknya terhindar dari penyakit, mulai
dari membiasakan untuk mencuci tangan sebelum makan. Namun hal ini
tidakselalu dilakukan. Ny M sering mengingatkan An A untuk cuci tangan setelah
bermain tanah namun sering tidak dilakukan. Ny M juga mengtakan anaknya
sering mencuci tangan hanya dengan air tidak menggunakan sabun, walaupun
sudah disediakan. Ny M mengatakan belum ada petugas yang datang untuk
memberikan penyuluhan cuci tangan

E. Fungsi Keluarga
1. Fungsi afektif
Keluarga ini Harmonis, rukun dan saling menghargai dari masing-masing peran

2. Fungsi sosialisasi
Keluarga berperan aktif di masyarakat ini tampak dari Ny.M adalah anggota aktif
pengajian dan ikut berperan serta dalam kegitan kemasyarakatan. Dan mentaati
norma yang berlaku dimasyarakat

3. Fungsi perawatan kesehatan


a. Kemampuan mengenal masalah kesehatan
Keluarga Tn Y dengan anaknya yang masih usia sekolah dasar memiliki risiko
terhadap penularan penyyakit
b. Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan
Bila ada anggota keluarga yang sakit, mencoba pengobatan/ membawa ke
layanan kesehatan seperti puskesmas dan bidan desa
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Tn Y mengatakan selalu berusaha menjada kesehattan, saat ada
anggota eluarga yang sakit segera memeriksakannya ke puskesmas dan
merawatnya dengan penuh kasih sayang agar segera sembuh
d. Kemampuan keluarga memlihara lingkunagan yang sehat
Keluarga membersihkan rumah setiap hari, menyapu halaman rumah jika
sudah terasa kotor dan menyikat lantai kamar mandi agar tidak licin
e. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas atau layanan kesehatan di
masyarakat
Ny M mengatakan jika ada anggota keluarganya yang sakit segera
memmeriksakannya di bidan desa atau puskesmas

4. Fungsi reproduksi
Keluarga Tn Y mengatakan saat ini belum mau menambah anak lagi, saat ini Ny
M tidak menggunakan KB, Ny M mengatakan belum paham tentang jenis dan
manfaat KB dan Ny M meminta informasi kepada perawat tentang jenis dan
manfaat KB secara lebih detail
5. Fungsi ekonomi
Keluarga Tn Y mengatakan penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan
seari-hari

F. Stress dan Koping Keluarga


1. Stressor jangka pendek dan panjang
a. Stressor jangka pendek
Keluarga Tn Y tidak ada pemikiran yang mengganggu selama 6 bualan
terakhir

b. Stressor jangka panjang


Keluarga Tn Y mengatakan sedang fokus memikirkan pendidikan anaknya
baik untuk sekarang atau kedepannya untuk biaya pendidikan yang
semakin tidak sedikit, dan juga keinginan untuk merenovasi rumahnya

2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor


Keluarga Tn Y mengatakan saat ini hanaya bisa berdoa dan berusaha untuk
mewujudkan keinginananya, keluarga sealalu mementingkan kebutuhan anaknya

3. Strategi koping yang digunakan


Keluarga Tn Y mengatakan selalu sabar, berusaha dan berdoa serta mendekatkan
diri kepada Allah SWT untuk diberi kesehatan

4. Strategi adaptasi disfungsional


Keluarga Tn Y tidak pernah menggunakan kekerasan apapun bila ada masalah,
berusaha tidak pernah marah untuk menyelesaikan masalah dan selalu melakukan
musyawarah

G. Pemeriksaan Fisik

An.A Tn.Y Ny. M


Tanda-tanda N : 115x /menit N : 80x /menit N : 76x /menit
vital (normalnya 80-200) (normalnya 60-90) (normalnya 60-90)
RR : 26x/menit RR : 19x/menit RR : 20x/menit
S : 36,50C (normalnya S : 36,60C S : 36,90C
36,5-37,50C) (normalnya 36,5- (normalnya 36,5-
37,50C) 37,50C)
Kepala Bentuk simetris, rambut bentuk simetris tidak bentuk simetris tidak
halus, distribusi merata, ada nyeri tekan, ada nyeri tekan,
tidak ada jejas rambut bersih, tidak rambut bersih, tidak
terdapat lesi. terdapat lesi

Mata Bentuk simetris, sklera Bentuk simetris bentuk simetris


putih, konjungtifa tidak konjungtiva tidak konjungtiva tidak
anemis, tidak ada kotoran. anemis, sclera putih, anemis, sclera putih,
Pupil isokor. 

Hidung bentuk simetris, tidak ada bentuk simetris, bentuk simetris,


pernapasan cuping hidung, tidak ada pernapasan tidak ada pernapasan
tidak ada secret. cuping hidung, tidak cuping hidung, tidak
ada secret. ada secret.
Mulut Mukosa bibir lembab, Mukosa bibir Mukosa bibir
mulut bersih, gigi belum lwmbab, mulut lwmbab, mulut
tumbuh. bersih. bersih.
Telinga bentuk simetris, tidak ada bentuk simetris, bentuk simetris,
nyeri tekan, telinga bersih. tidak ada nyeri tidak ada nyeri
tekan, telinga bersih. tekan, telinga bersih.
Leher bentuk simetris, tidak ada bentuk simetris, bentuk simetris,
peningkatan JVP, tidak ada tidak ada tidak ada
pembesaran getah bening. peningkatan JVP, peningkatan jvp,
tidak ada tidak ada
pembesaran getah pembesaran getah
bening. bening.

Dada Tidak ada bunyi nafas yang Bentuk simetris, bentuk simetris,
abnormal, Irama jantung tidak ada retaksi tidak ada retaksi
teratur dan tampak jelas dinding dada, tidak dinding dada, tidak
Tidak ada keluhan terdapat lesi, suara terdapat lesi, suara
Tidak ada bunyi nafas paru paru vesikuler. paru vesikuler.
yang abnormal,tidak ada Payudara, aerola
lesi menonjol, terdapat
pengeluaran air susu
ibu, tidak ada nyeri
tekan dan benjolan.

Abdomen Abdomen Datar, ada bising bentuk simetris, bentuk simetris,


usus 9x/menit, tidak nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri
tekan, trugor elastis. tekan, bising usus tekan, bising usus
9x/menit, keadaan 9x/menit, keadaan
bersih. bersih, terdapat linea
nigra
Kulit - -
Extremitas Jari lengkap, akral hangat, Jari lengkap, akral Jari lengkap, akral
crt <2 detik hangat, crt <2 detik hangat, crt <2 detik
Kekuatan otot : Kekuatan otot : Kekuatan otot :
5 5 5 5 5 5
5 5 5 5 5 5

H. Harapan Keluarga
Keluarga mengatakan pelayanan kesehatan yang diperoleh keluarga selama ini sudah
bagus dan baik, keluarga Tn Y berharap agar semua anggota keluarga selalu diberi
kesehatan
II. ANALISA DATA

NO DATA FOKUS DIAGNOSA KEPERAWATAN


Data Subjektif Perilaku kesehatan cenderung beresiko
- NY M mengatakan tidak
semua anggota keluarga
mencuci tangan sebelum
makan
- Ny M mengatakan tidak
perlu mencuci tanagan
sebelum menyiapka makanan
selagi tanganna terlihat
bersih
- Ny M mengatakan anaknya
tidak selalu mencuci tangan
menggunakan sabun
- Ny M mengatakn belum tahu
langkah langkah mencuci
tangan yang benar

Data Objektif
- Ny M terlihat tidak
mencuci tangan
sebbelum menyiapkan
makanan
DS : Kesiapan meningkatkan pengetahuan
- Ny M mengatakan belum
berencana menambah anak
lagi
- Ny M mengatakn tidak
mengguanakn alat
kontrasepsi
- Ny M mengatakan belum
begitu paham tentang jenis
dan manfaat KB

DO : klien tamoak bingung


dengan jenis dan manfaat KB
III. SKORING DAN PRIORITAS MASALAH
Diagnosa Keperawatan :
Perilaku kesehatan cenderung beresiko

KRITERIA SKOR BOBOT NILAI PEMBENARAN


1. Sifat Masalah
Tidak/kurang/aktual 3
Ancaman kesehatan/risiko 1 3/3x1 1
Keadaan sejahtera/potensi 2
2
2. Kemungkinan masalah dapat
diubah 2 2 2/2x2 2
Mudah
Sebagian 1
Tidak bisa 0

3. Potensi masalah untuk 1 2/3x1 1


dicegah 3
Tinggi 2
Cukup
Rendah 1

4. Menonjolnya masalah
Masalah berat harus segera 2
1 0/1x1 O
ditangani 1
Masalah tapi tidak perlu
0
ditangani
Masalah tidak dirasakan

JUMLAH 4

Kesiapan meningkatkan pengetahuan

KRITERIA SKOR BOBOT NILAI PEMBENARAN


1. Sifat
Masala 3 1 2/3x1 2/3
h 2
Tidak/kurang/aktual
Ancaman kesehatan/risiko 2
Keadaan sejahtera/potensi
2 2/2x2 1
2
2. Kemungkinan masalah dapat 1
diubah
Mudah 0
Sebagian 1 3/3x1 1
Tidak bisa
3
3. Potensi masalah untuk 2
dicegah 1
Tinggi
Cukup
Rendah 2 1 0/1x1 O

4. Menonjolnya masalah 1
Masalah berat harus segera 0
ditangani
Masalah tapi tidak perlu
ditangani
Masalah tidak dirasakan

JUMLAH 3 2/3

DIAGNOSA KEPERAWATAN BERDASARKAN PRIORITAS BAYLON


MAGLAYA
1. Perilaku kesehatan cenderung

beresiko

2. Kesiapan meningkatkan pengetahuan

…………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………
IV. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
DIAGNOSIS
NOC NIC
KEPERAWATAN
DATA TTD
KODE DIAGNOSIS KODE HASIL KODE HASIL

Data Pendukung Masalah Kesehatan Keluarga……..


- NY M 00188 Perilaku Setelah dilakukan Keluarga mampu
mengatakan kesehatan tindakan keperawatan mengenal masalah
tidak semua cenderung selama 3 kali kunjungan NIC
anggota beresiko diharapkan masalah 5510 - Identifikasi
keluarga dapat teratasi dengan faktor internal,
mencuci tangan kriteria hasil keluarga eksternal yang
sebelum makan mampu mengenal masalah dapat
- Ny M kesehatan : meningkatkan
mengatakan 1805 - Pengetahuan atau mengurangi
tidak perlu perilaku kesehatan motivasi untuk
mencuci tanagan 18051 - Keluarga mampu berperilaku sehat
sebelum 4 mengetahui strategi - Tentukan
menyiapka untuk mencegah pemgetahuan
makanan selagi peneyberan kesehatan
tanganna terlihat penyakit menular - Rumuskan atau
bersih 18051 - Keluarga mampu ajarkan tentang
- Ny M 3 mengetahui strategi program edukasi
mengatakan untuk menghindari kesehatan
anaknya tidak paparan bahaya - Kembangkan
selalu mencuci lingkungan materi
tangan pendidikan
menggunakan tertulis yang
sabun tersedia sesuai
- Ny M dengan sasaran
mengatakn - Lakukan
belum tahu demostrasi
DIAGNOSIS
NOC NIC
KEPERAWATAN
DATA TTD
KODE DIAGNOSIS KODE HASIL KODE HASIL

Data Pendukung Masalah Kesehatan Keluarga……..

- Ny M 00161 Kesiapan Setelah dilakukan Keluarga mampu


mengatakan meningkatkan tindakan keperawatan memodifikasi
belum pengetahuan selama 3 kali kunjungan lingkungan
berencana diharapkan masalah NIC
menambah dapat teratasi dengan 6784 - Tentkan
anak lagi kriteria hasil keluarga kemampuan dan
- Ny M mampu meningkatkan motivasi klien
mengatakn pengetahuan: dalam
tidak 1815 - Konntrasepsi yang menggunakan
mengguanakn 18505 efektif kontrasepsi
alat kontrasepsi 18151 - Pengetahuan - Diskusikan
- Ny M 0 tentang reproduksi metode metode
mengatakan kontrasepsi
belum begitu - Dikusikan
paham tentang pertimbangan
jenis dan agama budaya
manfaat KB perkembangan
sosial terhadap
pemilihan alat
kontrasepsi
DIAGNOSIS
NOC NIC
KEPERAWATAN
DATA TTD
KODE DIAGNOSIS KODE HASIL KODE HASIL

Data Pendukung Masalah Kesehatan Keluarga……..


Keluarga mampu Keluarga mampu
memanfaatkan fasilitas memanfaatkan fasilitas
kesehatan kesehatan
NOC NIC
V. CATATAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
Diagnosa Tgl dan Evaluasi
Implementasi Paraf
ke……. waktu Formatif
VI. EVALUASI
Diagnosa
Tgl dan waktu Evaluasi Sumatif Paraf
ke…….
PRE PLANNING

Pertemuan ke… Tanggal……

I. Latar Belakang
A. Data yang perlu dikaji lebih lanjut
B. Masalah keperawatan

II. Rencana Keperawatan


A. Diagnosa
B. Tujuan umum (kegiatan hari ini)
C. Tujuan khusus

III. Rancangan Kegiatan


A. Metoda
B. Media dan alat
C. Waktu dan tempat
D. Kriteria evaluasi

CARA PENULISAN PRE PLANNING

Kunjungan ke… Tanggal…….


1. Latar belakang
a. Karakteristik keluarga
Tuliskan data keluarga, baik yang adaptif maupun yang maladaptif, yang menjadi
justifikasi kunjungan mahasiswa pada hari tersebut. Sertakan pula analisis konsep
yang terkait dengan data.
b. Data yang perlu dikaji lebih lanjut
Tuliskan data-data yang menurut mahasiswa perlu ditambahkan untuk
menegakkan diagnosis keperawatan.
c. Masalah keperawatan keluarga

2. Proses keperawatan
a. Diagnosis keperawatan keluarga
b. Tujuan Umum : tujuan khusus terakhir yang akan dicapai pada hari kunjungan.
c. Tujuan Khusus
Sebutkan secara detail sesuai dengan prinsip SMART. Contoh : keluarga dapat
menjelaskan kembali 2 dari 3 manfaat makanan yaitu supaya kuat bekerja, supaya
cepat besar dan supaya tidak mudah sakit. Atau keluarga dapat menyebutkan
kembali manfaat makanan sesuai standar pada rencana keperawatan.

3. Implementasi tindakan keperawatan


a. Metode :
b. Media dan alat :
c. Waktu dan tempat :

4. Kriteria evaluasi
a. Kriteria struktur :
b. Kriteria proses :
c. Kriteria Hasil (sebutkan persentase pencapaian yang diinginkan)