Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN SIKKA

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA


BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN
PERLINDUNGAN ANAK JLN. ADI SUCIPTO NO. 1
TELP. (0382) 23745 MAUMERE

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PEKERJAAN: PEMBANGUNAN BALAI PENYULUH KB
PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SIKKA
1. LATAR BELAKANG
Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia
Nomor 27 Tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Penggunaan Dana Alokasi Khusus Fisik Subbidang
Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2021, menegaskan bahwa Program Pembangunan Keluarga,
Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam pelaksanaannya memerlukan
komitmen,dukungan dan sinergitas antara pemerintah, pemerintah daerah dan mitra kerja di semua
tingkatan wilayah. Hal ini sebagai prasyarat dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan kualitas
pelayanan public, seingga masyarakat baik di perkotaan maupun perdesaan, termasuk masyarakat kurang
mampu yang bertempat tinggal di wilayah padat penduduk,daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan
kepulauan (DTPK) dapat merasakannya.
Melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, pemerintah membantu mendanai kegiatan khusus
yang merupakan urusaan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Program Bangga Kencana
merupakan pelaksanaan urusan bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang merupakan
urusan wajib pemerintah daerah mendapat dukungan penganggaran melalui DAK fisik subbidang Keluarga
Berencana bagi Kabupaten dan kota. Dukungan anggaran tersebut diarahkan untuk membiayai kebutuhan
sarana prasarana pelayanan dasar masyarakat yang belum mencapai standar tertentu melalui program
Bangga Kencana, terutama melalui upaya pencapaian target/sasaran RPJMN tahun 2020-2024,yaitu
menurunkan angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR), meningkatkan pemakaian kontrasepsi
atau Contraceptive Prevelence Rate (CPR) dan menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet
need).
Dalam upaya mencapai target RPJMN tersebut maka pada Tahun Anggaran 2021 ini pemerintah
mengalokasikan dana Pembangunan Balai Penyuluhan KB untuk Kecamatan Paga - Kabupaten Sikka.
Berdasarkan data, pada bulan Desember 2020 target TFR Kecamatan Paga adalah 2,3 dan realisasinya
adalah 2,7. Hal ini tentu sangat jauh dari target TFR nasional yang ditetapkan yakni 2,26 pada tahun 2020.
Oleh karena itu kehadiran Balai Penyuluhan KB yang akan dibangun di Kecamatan Paga diharapkan dapat
memberikan kontribusi konstruktif terhadap pencapaian target TFR nasional yang ditetapkan yakni 2,1 pada
tahun 2024.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
a. Secara umum maksud Pembangunan Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Paga adalah mendukung
tercapainya sasaran prioritas program Pembangunan Keluarga,Kependudukan dan Keluarga Berencana
(Bangga Kencana) dalam mendukung penurunan TFR menjadi 2,1 pada akhir tahun 2024. Sedangkan
secara khusus kehadiran bangunan Balai Penyuluhan KB bermaksud agar dapat mendekatkan
pelayanan program KB di wilayah kecamatan Paga.
b. Tujuan
1. Meningkatkan akses dan pelayanan KB yang merata dan berkualitas
2. Meningkatkan capaian peserta KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
3. Meningkatnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam program Bangga Kencana di lini
lapangan
4. Meningkatkan pemanfaatan data informasi Program Bangga Kencana di Wilayah Kecamatan
untuk perencanaan semua bidang pembangunan.
3. LOKASI KEGIATAN
Lokasi kegiatan Pembangunan Balai Penyuluhan KB adalah di wilayah Kecamatan Paga – Kabupaten
Sikka.

4. RUANG LINGKUP PEKERJAAN


1) Menyediakan tenaga kerja , bahan-bahan, peralatan berikut alat bantu lainnya.
2) Mengadakan pengamanan, pengawasan dan pemeliharaan terhadap bahan, alat-alat kerja maupun
hasil pekerjaan selama masa pelaksanaan berlangsung sehingga seluruh pekerjaan selesai dengan
sempurna.
3) Pekerjaan pembersihan dan pengamanan dalam Tapak Bangunan sebelum pelaksanaan dan setelah
pembangunan.
4) Pekerjaan yang dilaksanakan adalah pengadaan konstruksi gedung Balai PenyuluhKB dengan item
pekerjaan sebagai berikut:
a. PEKERJAAN PENDAHULUAN
1. Papan Nama Proyek
2. Pembersihan lokasi
3. Sewa Direksi Keet
4. Pasangan bouplank
5. Penyediaan Air kerja
6. Administrasi dan Dokumentasi
7. Penyelenggaraan K3
b. PEKERJAAN TANAH
1. Galian Tanah Pondasi
2. Urugan Tanah bekas galian pondasi
3. Urugan Tanah peninggian lantai ( tanah didatangkan)
4. Urugan Tanah peninggian lantai ( tanah bekas galian Pondasi)
5. Urugan pasir dibawah Pondasi
6. Urugan pasir dibawah Lantai
c. PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN
1. Pas. Batu kosong
2. Pas. Pondasi Batu kali + tangga 1Pc : 5 Psr
3. Pas. Dinding batu merah 1/2 batu 1 Pc : 5 Psr
4. Pas. Dinding batu merah 1/2 batu 1 Pc : 3 Psr (Trasram) 30 cm
5. Pas. Batu Hias 20 x 40 cm Hitam (untuk kolom teras 1,5 m dinding 1 m)
6. Pasang Batu Roster 13 x 30 cm
7. Plesteran dinding 1Pc : 5 Psr
8. Acian tembok dan beton saus semen
d. PEKERJAAN BETON
1. Beton Cor ( camp. 1 Pc : 2 Psr : 3 Krl )
a. Kolom Praktis 12/15
b. Kolom Teras 20/40
c. Sloof 12/20
d. Balok Latei 11/12
e. Balok Teras 12/20
f. Balok Gewel 11/12
g. Balok Tengah 25/30
h. Ringbalk 12/20
i. Plat beton, t 08 cm (Plat teras, Meja Beton dan Kanopy jendela)
2. Pembesian ( Besi Polos SNI )
a. Kolom Praktis 12/15
b. Kolom Teras 20/40
c. Sloof 12/20
d. Balok Latei 11/12
e. Balok Teras 12/20
f. Balok Gewel 11/12
g. Balok Tengah 25/30
h. Ringbalk 12/20
i. Plat beton, t 08 cm (Plat teras, Meja Beton dan Kanopy jendela)
3. Bekisting + Perancah
a. Bekisting Sloef , Kolom , Ring balk dan plat
b. Perancah
e. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
1. Kusen Pintu, Jendela,Ventilasi 5 /13 Kayu Kls II (Meranti)
2. Pek.Daun Pintu Panel Kaca polos 5 mm. Kayu Kls II (Jati)
3. Pek.Daun Pintu Lapis Alumunium voil rangka Ky. Kls.II (Meranti)
4. Pek.Daun Jendela Panel Kaca Polos 5 mm ,Kayu Kls II (Jati)
5. Pek. Pasang Kaca Polos 5 mm
6. Tralis Pengaman Jendela dari besi Holow 1.5x3.5 cm (ornamen Teras)
7. Pengadaan Kain Gorden Komplit
8. Pek. Ventilasi Papan Kayu Kls II (Meranti) 2/20
9. Pasangan Kunci Pintu double Slaag ( Falco)
10. Pasangan Engsel Pintu (per pintu 3 bh engsel)
11. Pasangan Engsel Jendela
12. Grendel Jendela
13. Grendel Pintu (pintu Gandeng)
14. Pasangan Hak Angin
f. PEKERJAAN ATAP DAN PLAFOND
1. Kuda - Kuda uk 6/12 ky. Kls II (Setara Meranti)
2. Gording Kayu Kelas II uk 5 / 10 (Setara Meranti)
3. Pek. Atap Seng gelombang BJLs 0,30 mm
4. Pek. Nok Seng BJLs 0,30mm
5. Pek. Listplank (2,5/15 + 2,5/20 cm) Ky. Kelas II (Meranti)
6. Mengerjakan Rangka Plafond 5/7cm
7. Mengerjakan Penutup tripleks 4mm
8. List Plafond kayu profil 4cm
g. PEK. PELAPIS LANTAI DAN DINDING
1. Rabat Lantai camp.1PC : 4 Psr : 6 Krl, T= 3 cm
2. Pas. Kramik Lantai 40 x 40 cm (dalam + Luar+Tangga)
3. Lantai Kramik wc 20x20 tekstur kasar
4. Keramik Dinding KM / WC t 1.5cm + Dapur uk. 20 x 25 cm, t. 70 cm

h. PEK. SANITASI, AIR BERSIH DAN AIR KOTOR


1. Dinamo Sanyo 9m (rumah dinamo) + Pemasangan
2. Pek. Memasang Klosed Jongkok
3. Pas. Floor Drain
4. Pek. Septictank 2x2,5x1,5m (analisa no.49)
5. Pipa Air Bersih PVC AW dia 1/2"
6. Pipa Inlet dan Outlet Dia 3/4"
7. Acesories Pipa
8. Pas. Kran Dinding dia 1/2 " merk Onda
9. Pipa PVC AW dia 3" untuk disposal Padat
10. Pipa PVC AW dia 2" untuk disposal Cair
11. Memasang Bak Cuci Piring 1 lubang + Accessories
12. Ember air besar untuk wc

i. PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1. Kabel 2,5 NYA + Saklar Tunggal + Tiang utk Kabel (dr Ktr -Sumur)
2. Catu Daya Listrik PLN 1300 W
3. Box MCB
4. MCB 2 Fassa setara Scheineder 60 A
5. Fiting temple setara broco
6. lampu HE jari ex Philips 24 Watt
7. Instalasi + Stop Kontak setara Broco
8. Instalasi + Single Saklar setara Broco
9. Instalasi + Double Saklar setara Broco
10. Instalasi + Triple Saklar setara Broco
11. Kabel NYM 1x2,5 MM eterna

j. PEKERJAAN LAIN - LAIN


1. Papan Nama Kantor
a. Beton Kolom Praktis 10 /10
b. Beton Ringbalk 10 /10
c. Pembesian Kolom Praktis 10 /10
d. Pembesian Ringbalk 10 /10
e. Kramik Dinding 40/40 hitam
f. Pas. Dinding batu merah 1 / 2 batu 1 Pc : 5 Psr
g. Plesteran dinding 1Pc : 5 Psr
h. Plesteran Lies pada papan Nama Kantor (t 5 cm x l 10 cm)
i. Pengadaan Huruf 3D& Logo Bahan Acrilik + pemasangan
2. PEKERJAAN TOWER + SUMUR TANAH
a. Beton Cor ( camp. 1 Pc : 2 Psr : 3 Krl )
1. Galian Tanah Pondasi
2. Urugan Tanah bekas galian pondasi
3. Pas. Dinding batu merah 1 / 2 batu 1 Pc : 5 Psr
4. Plesteran dinding 1Pc : 5 Psr
5. Acian tembok dan beton saus semen
6. Profil Tank 1100 Ltr
7. Foot Plate 60x60
8. Kolom Struktur 20 /20
9. Sloof 15/20
10. Balok Tengah silang 15/20
11. Ringbalk 15/20
12. Kolom Praktis 10 /10
13. Plat beton, t 10 cm
b. Pembesian ( Besi Polos SNI )
1. Foot Plate 60x60
2. Kolom Struktur 20 /20
3. Sloof 15/20
4. Balok Tengah silang 15/20
5. Ringbalk 15/20
6. Kolom Praktis 10 /10
7. Plat beton, t 10 cm
c. Pekerjaan Sumur & Rabat
1. Galian Tanah
2. Urugan Tanah Bekas Galian
3. Pemasangan Gorong-Gorong Dia 80 cm (Sumur Gali)
4. Rabat Jalan camp.1PC : 4 Psr : 6 Krl, T= 10 cm
5. Pas. Pondasi Batu kali untuk rell 1Pc : 5 Psr (20x20 cm)
6. Urugan Tanah rabat ( tanah didatangkan)

k. PEKERJAAN PENGECATAN
1. Pekerjaan cat Tembok mateks (2 x Sapuan) tembok baru
2. Pekerjaan cat plafon mateks (2 x Sapuan) plafon baru
3. Pekerjaan Cat Kayu ( kusen dan Listplank )
4. Politur Daun Pintu dan Jendela
5. Residu Rangka Atap

5. TARGET/SASARAN PEKERJAAN
Tersedianya bangunan balai penyuluh KB di Kecamatan Paga – Kabupaten Sikka.
6. NAMA ORGANISASI
a. K/L/D/I : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Kabupaten Sikka
b. Satker/OPD : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Kabupaten Sikka
c. PA : dr.Maria Bernadina Sada Nenu, MPH
d. PPK : Anggelinus Helianto Liwu, S.Sos
7. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA
a. Sumber dana yang diperlukan untuk pekerjaan Pembangunan Balai Penyuluhan KB
1. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPA-OPD) Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten
Sikka Tahun Anggaran 2021 (Dana Alokasi Khusus)
2. Program 2.14.03 Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB)
3. Kegiatan 2.14.03.2.03 03 Pengendalian dan Pendistribusian Kebutuhan Alat dan Obat Kontrasepsi
serta Pelaksanaan Pelayanan KB di Daerah Kabupaten/Kota
4. 5.2.03.01.01.0030 Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Kerja Lainnya
b. Total Biaya (pagu anggaran) yang diperlukan untuk pekerjaan Pembangunan Balai Penyuluh KB di
Kecamatan Paga :
1. Pagu anggaran : Rp 301.500.000,- (Tiga Ratus Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
2. HPS : Rp 301.497.977,39(Tiga Ratus Juta Empat Ratus Sembila Puluh Tujuh Ribu
Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tujuh Koma Tiga Puluh Sembilan )
8. JENIS KONTRAK
Jenis kontrak yang dipakai adalah Kontrak Harga Satuan
9. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan perencanaan pembangunan balai penyuluhan KB di Kecamatan
Paga-Kabupaten Sikka adalah 120 (seratus dua puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal
penandatanganan kontrak.
10. PERSYARATAN PENYEDIA :
a. Memiliki Ijin Usaha Jasa Konstruksi, Klasifikasi Bangunan Gedung, BG009 Jasa Pelaksana Untuk
Konstruksi Bangunan Gedung Lainnya, kualifikasi kecil (K)
b. Memiliki Nomor Induk Berusaha, kualifikasi : masih aktif
c. Memiliki SBU Klasifikasi Bidang Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi,kualifikasi:masih aktif.
d. Mampu menyiapkan personil sebagai berikut :
1. 1 orang tenaga pelaksana, minimal STM/SMK bangunan gedung dan memiliki Sertifikat kompetensi
kerja SKT Pekerjaan konstruksi bangunan gedung;
2. 1 orang petugas Keselamatan konstruksi, minimal SMA/sederjat.
e. Mampu menyediakan peralatan sebagai berikut :
1. Dump truck,minimal 1 unit (milik/sewa)kapasitas 3,5M³
2. Concretemixer, minimal 1 unit (milik/sewa)kapasitas 0,3 M³
3. 2 buah Profiltank, kapasitas 2.200 liter (milik/sewa)
4. 1 set peralatan tukang (milik)
f. Melampirkan Daftar Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan
g. Melampirkan jadwal pelaksanaan (time schedulle)
h. Memiliki Personil Inti dengan menyertakan Surat Pernyataan untuk bekerja penuh pada paket pekerjaan
ini.
11. Ketentuan Penggunaan Tenaga Kerja
a. Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen
Penawaran.
b. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.
c. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu
kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta
alasan penggantian.
d. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut
kualifikasi yang dibutuhkan.
e. Jika PPK menilai bahwa personil inti:
1. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik;
2. berkelakuan tidak baik; atau
3. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya;
f. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan penggantinya
g. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan, maka penyedia berkewajiban untuk
menyediakan pengganti dengan kualifikasiyang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan
yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.
12. Ketentuan mengenai penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Konstruksi.
a. Penyedia jasa berkewajiban untuk mengusahakan agar tempat kerja, peralatan, lingkungan kerja dan
tata cara kerja diatur sedemikian rupa sehingga tenaga kerja terlindungi dari resiko kecelakaan
b. Penyedia Jasa turut mengadakan pengawasan terhadap tenaga kerja, agar tenaga kerja tersebut dapat
melakukan pekerjaan dalam keadaan selamat dan sehat
c. Penyedia Jasa menunjuk petugas keselamatan kerja yang karena jabatannya di dalam organisasi
Penyedia Jasa bertanggung jawab mengawasi koordinasi pekerjaan yang dilakukan untuk
menghindarkan resiko bahaya kecelakaan.
d. Penyedia Jasa memberikan pekerjaan yang cocok untuk tenaga kerja sesuai dengan keahlian, umur,
jenis kelamin dan kondisi fisik/kesehatannya
e. Sebelum pekerjaan dimulai Penyedia Jasa menjamin bahwa semua tenaga kerja telah diberi petunjuk
terhadap bahaya dari pekerjaannya masing-masing dan usaha pencegahannya, untuk itu Penyedia Jasa
dapat memasang papan-papan pengumuman, papan-papan peringatan serta sarana-sarana pencegahan
yang dipandang perlu
f. Orang tersebut bertanggung jawab pula atas pemeriksaan berkala terhadap semua tempat kerja,
peralatan, sarana-sarana penegahan kecelakaan, lingkungan kerja dan cara-cara pelaksanaan kerja
yang aman
g. Hal-hal yang menyangkut biaya yang timbul dalam rangka penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan
kerja menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa
13. Ketentuan Penghitungan prestasi pekerjaan untuk pembayaran
a. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK, dengan ketentuan:
1. penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan;
2. pembayaran dilakukan dengan sistem termin sesuai ketentuandalam SSKK;
3. pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang, tidak termasuk bahan/material dan
peralatan yang ada di lokasi pekerjaan (material on site)
4. pembayaran harus dipotong angsuran uang muka, denda (apabila ada), pajak dan uang retensi; dan
b. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan
Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan;
14. Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi
a. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan
atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Hasil pemeriksaan pekerjaan
dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan.
b. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan, seluruh aktivitas kegiatan
pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang
berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.
c. Laporan harian berisi:
1) jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan;
2) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya;
3) jenis, jumlah dan kondisi peralatan;
4) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan;
5) keadaan cuaca termasuk hujan, banjir dan peristiwa alam lainnyayang berpengaruh terhadap
kelancaran pekerjaan; dan
6) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan.
d. Laporan harian dibuat oleh penyedia, apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil
PPK.
e. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam
periode satu minggu, serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan.
f. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan
dalam periode satu bulan, serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan.
g. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek, PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan
pekerjaan di lokasi pekerjaan.

Maumere, 29 Maret 2021

Pejabat Pembuat Komitmen


Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak Kabupaten Sikka

Anggelinus Helianto Liwu, S.Sos


Penata Tk. I
Nip : 19731025 200604 1 005

Anda mungkin juga menyukai