Anda di halaman 1dari 5

NAMA ANGGOTA: 1.

DINA ROSIYANA
2. LINDA FEBRIANTI
3. NATASYA WAHYUNI

1) DEFINISI K3LH
K3LH adalah suatu upaya perlindungan agar pekerja selalu
dalam keadaan sehat dan selamat selama melakukan
pekerjaannya di tempa kerja, termasuk juga orang lain yang
memasuki tempat kerja maupun proses produk dapat
secara aman dalam produksinya.

2) TUJUAN K3LH
1. Melindungi dan menjamin pekerja atas hak
keseelamatannya ketika melakukan pekerjaannya
untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan
produktifitas kerja
2. Memelihara sumber prokdksi agar bisa digunakan
secara aman dan efisien
3. Menjamin keselamatan setiap orang lain yang brada
ditempat kerja
4. Untuk mengangi biaya perusahaan jika terjadi
kecelakaan
3) Sasaran Yang Hendak Dicapai Dari K3LH
 Menjamin keselamatan pekerja dan orang lain.
 Menjamin keamanan peralatan yang digunakan.
 Menjamin proses produksi yang aman dan
lancar.

4) KESELAMATAN KERJA
Keselamatan kerja merupakan keadaan dimana seseorang
merasa aman dan sehat dalam melaksanakan tugasnya.
MANFAAT DAN TUJUAN KESELAMATAN
Manfaat yang diterapkan:
1. Tercapainya tujuan dari sebuah proyek sesuai dengan
rencana yang telah ditentukan.
2. Meminimalkan kerugian materi
3. Terciptanya suasana kerja yang hamonis
4. Tingkat keberhasilan pekerja yang tinggi
Tujuan keselamatan kerja:
1. Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan
pekerjaan dan meningkatkan produksi serta produktivitas nasional
2. Menjamin keselamatan setiap orang yang erada di tempat kerja
3. Sumber produksi dipelihara dan dipergunakan secara aman dan efisien.
4. Sasaran utama keselamatan kerja adalah tempat kerja

5) KECELAKAAN
Kecelakaan merupakan kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur
kesengajaan) dan tidak diharapkan karena mengakibatkan kerugian, baik
matrial maupun penderitaan bagi yang mengalamiya.
Klasifikasi kecelakaan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis:

1. Menurut jenis kecelakaan, misalnya terjatuh, tertimpa benda


jatuh, tertumbuk atau terkena benda, terjepit leh benda,
gerakan yang melebihi kemampuan, pengaruh suhu tinggi,
terkena sengatan arus listrik, tersambar petir, kontak dgn
bahan bahan berbahaya, dll.
2. Menurut sumber atau penyebab kecelakaan, misalnya dari
mesin, alat angkut dan alat berat, bahan atau zat berbahaya,
dan radisi, serta lingkungan kerja
3. Menurut sifat luka atau kelainan, misalnya patah tulang,
memar, gegar otak, luka bakar, keracuan mendadak akibat
cuaca, dsb.

6) SYARAT-SYARAT LINGKUNGAN KERJA YANG AMAN

1. Adanya pembagian tugas dan tanggung jawab serta


wewenang yang jelas
2. Adanya peraturan kerja yang fleksibel
3. Adanya penghargaan atas hak dan kewajiban pekerja
yang selalu diberikan
4. Adanya hubungan sosial yang baik antar perusahaan
dan masyarakat setempat
5. Adanya ruang yang memenuhi standar SSLK (Syarat
syarat lingkungan kerja)

7) KESEHATAN KERJA

1. Pengertian kesehatan kerja merupakan bagian dari


ilmu kesehatan sebagai unsur-unsur yang menunjang
terhadap adanya jiwa raga dan ligkungan kerja yang
sehat
Unsur unsur penunjang kesehatan kerja jasmani di
tempat kerja meliputi makanan dan minumanyang
bergizi, saran dan peralatan olahraga yang memadai,
waktu istirahat, asuransi kesehatan bagi karyawan,
sarana kesehatan atau kotak P3K di tempat kerja, buku
panduan K3LH, serta transportasi untuk kesehatan
Jaminan pemeliharaan kesehatan meliputi upaya
peningkatan kesehatan (promotif) dan pemulihan
(rehabilitatif). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan
produtifitas tenaga kerja. Jaminan tersebut di berikan
kepada tenaga kerja atau suami/istri dan anak
sebanyak banyaknya tiga orang yang meliputi jaminan
berikut:
a. Rawat jalan tingkat pertama.
b. Rawat jalan tingkat lanjutan.
c. Rawai inap.
d. Pemeriksaan kehamilan dan pertolongan
persalinan.
e. Penunjang diagnostik.
f. Pelayanan khusus.
g. Pelayanan gawat darurat.

8) HIPERKES
Hiperkes adalah singkatan dari higiene perusahaan dan
kesehatan kerja. Higiene perusahaan adalah ilmu higiene
beserta praktiknya, dimana lingkup dedikasinya adalah
mengenali, mengukur, dan melakukan
penilaian(evaluasi)terhadap faktor penyebab gangguan
kesehatan atau penyakit dalam lingkungan kerja atau
perusahaan.

9) TUJUAN HIPERKES
Hiperkes adalah singkatan dari higiene perusahaan dan
kesehatan kerja. Higiene perusahaan adalah ilmu higiene
beserta praktiknya, dimana lingkup dedikasinya adalah
mengenali, mengukur, dan melakukan
penilaian(evaluasi)terhadap faktor penyebab gangguan
kesehatan atau penyakit dalam lingkungan kerja atau
perusahaan.
SELESAI

Anda mungkin juga menyukai