Anda di halaman 1dari 3

TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM 4

Aplikasi Analisis Epidemiologi 1


Prof. dr. Nurhayati Adnan, MPH, M.Sc, ScD

Kelompok 9

 Dwitya Dian P - 2006504616


 Nurul Fajri Widyasari - 2006558966
 Zhara Juliane - 2006559035

Latihan Analisis Interaksi


MA: Aplikasi Analisis Epidemiologi Lanjut 1
1 Suatu penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor risiko A dan B
terhadap kejadian AIDS

Tidak B B
A A
AIDS: Tidak Ya Tidak Ya
Ya 10 20 30 60
Tidak 90 80 70 40

Apakah ada interaksi antara faktor A dan faktor B terhadap kejadian AIDS? Bila
ya, berapa besar proporsi kasus AIDS yang disebabkan oleh interaksi? Jelaskan
RAB RU RA B́ RU R Á B RU
- = - + -
RU RU RU RU RU RU
60/100 10/100 20/100 10/100 30/100 10/100
- = - + -
10/100 10/100 10/100 10/100 10/100 10/100
6 -1 = (2-1) + (3-1)
5 =1+2
5 >3
2  Risk ratio attributable to interaction
 Karena nilai risk ratio attributable to interaction tidak sama dengan 0 maka
dapat dikatakan bahwa terdapat interaksi antara faktor A dan faktor B terhadap
kejadian AIDS.
 Proportion of cases due to interaction = 2/6 = 33% maka besar proporsi kasus
AIDS yang disebabkan oleh interaksi adalah sebesar 33%.

Soal Interaksi Nurhayati Adnan Page 1


TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM 4
Aplikasi Analisis Epidemiologi 1
Prof. dr. Nurhayati Adnan, MPH, M.Sc, ScD

2 Tabel dibawah merupakan hasil penelitian tentang merokok dan minum alcohol
dan kanker oral pada laki-laki dengan usia dibawah 60 tahun (Walker, 1981)

Merokok
Minum Alkohol Tidak Ya
Tidak
Kasus 3 8
Kontrol 20 18
Ya
Kasus 6 225
Kontrol 12 166

Apakah ada interaksi antara minum alcohol dan merokok terhadap kanker oral?
Bila ya, berapa besar proporsi kasus kanker oral yang disebabkan oleh interaksi?
Jelaskan

OR AB =
D+ D-

E+ 225 166

E- 3 20

225 x 20
OR AB = = 9,03
3 x 166

OR A B́ =
D+ D-

E+ 8 18

E- 3 20

8 x 20
OR A B́= = 2,96
3 x 18

Soal Interaksi Nurhayati Adnan Page 2


TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM 4
Aplikasi Analisis Epidemiologi 1
Prof. dr. Nurhayati Adnan, MPH, M.Sc, ScD

OR Á B =
D+ D-

E+ 6 12

E- 3 20

6 x 20
OR A B́= = 3,33
3 x 12

OR AB – 1 = (OR A B́ -1) + (OR A B́ -1)


9,03 -1 = (2,96 -1) + (3,33 -1)
8,03 = 1,96 + 2,33
8,03 > 4,29
3,74  Risk ratio attributable to interaction
Proportion of cases due to interaction = 3,74/9,03 = 0,41 = 41%
 Karena nilai Risk ratio attributable tidak sama dengan 0 maka dapat dikatakan
bahwa terdapat interaksi antara merokok dan minum alcohol dan kanker oral
pada laki-laki dengan usia dibawah 60.
 Proportion of cases due to interaction = 3,74/9,03 = 0,41 = 41% maka besar
proporsi kasus kanker oral yang disebabkan oleh interaksi adalah sebesar 41%.

Soal Interaksi Nurhayati Adnan Page 3