Anda di halaman 1dari 2

NAMA:YUNITA SASPUHA

NIM:201741056
HAKIKAT PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN DALAM MENGEMBANGKAN
KEMAMPUAN UTUH SARJANA ATAUPROFESIONAL

Konsep dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pencerdasan Kehidupan Bangsa


dengan menjadi pendidik yang profesional Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun
2012 tentang Pendidikan Tinggi, program sarjana merupakan jenjang pendidikan akademik bagi lulusan
pendidikan menengah atau sederajat sehingga mampu mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi
melalui penalaran ilmiah. Lulusan program sarjana diharapkan akan menjadi intelektual dan/atau
ilmuwan yang berbudaya, mampu memasuki dan/atau menciptakan lapangan kerja, serta mampu
mengembangkan diri menjadi profesional.Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun
2005 tentang Guru dan Dosen dikemukakan bahwa profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dapat
menjadi sumber penghasilan, perlu keahlian, kemahiran, atau kecakapan, memiliki standar mutu, ada
norma dan diperoleh melalui pendidikan profesi.“warga negara” dapat berarti warga, anggota (member)
dari sebuah negara. Warga negara adalah anggota dari sekelompok manusia yang hidup atau tinggal di
wilayah hukum tertentu yang memiliki hak dan kewajiban.Bagaimana konsep PKn secara etimologis?
Untuk mengerti konsep PKn, Anda dapat menganalisis PKn secara kata per kata. PKn dibentuk oleh
duakata, ialah kata “pendidikan” dan kata “kewarganegaraan”. Pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,masyarakat, bangsa
dan negara..Kewarganegaraan adalah segala hal ihwal yang berhubungan dengan warga negara. (Undang-
Undang RI No.12 Tahun 2006 Pasal 1 Ayat 2) Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan untuk
membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. (Undang-
Undang RI No 20 Tahun 2003, Penjelasan Pasal 37).

Mengapa Diperlukan Pendidikan Kewarganegaraan untuk membentuk karakter yang bela negara dan
berjiwa nasionalisme.Sistem Pendidikan Nasional yang menekankan pada pembentukan warga negara
agar memiliki rasa kebangsaan dan cintatanah air, maka muncul pertanyaan bagaimana upaya para pendiri
negara dan pemimpin negara membentuk semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Menggali Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik tentang Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia
Secara politis, pendidikan kewarganegaraan mulai dikenal dalam pendidikan sekolah dapat digali dari
dokumen kurikulum sejak tahun.Secara historis, pendidikan kewarganegaraan dalam arti substansi telah
dimulai jauh sebelum Indonesi diproklamasikan sebagai negara merdeka. Sumber Sosiologis Pendidikan
KewarganegaraanSosiologi kemudian adlah sebuah ilmu yang dimana mempelajari kehidupan antar
manusia. Dalam sebuah ilmu sosisologis maka kemudian didalamnya sendiri terdapat kajian yang dimana
tedapat latar belakang, susunan, dan berbagi pola dari sebuah kehidupan sosial yang dimana terdapat dari
berbagai macam golongan dan juga kelompok yang dimana ada pada masyarakat, kemudian disamping
itu pula terdapat berbagai macam masalah sosial, perubahan, dan juga berbagai pembaharuan yang
dimana terdapat di dalam masayrakat. Dari pendekatan sosiologis ini kemudian diharapkan untuk dapt
melakukan sebuah kajian terhadap struktur sosial, proses sosial, dan berbagai macam perubahan sosial
dan berbagai masalah sosial untuk dapat diselesaikan secara bijaksana dengan menggunakan nilai-nilai
Pancasila.
Membangun Argumen tentang Dinamika dan Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan Untuk
mengerti dinamika perubahan dalam sistem ketatanegaraan dan pemerintahan serta tantangan kehidupan
yang telah mempengaruhi PKn di Indonesia, Anda dianjurkan untuk mengkaji perkembangan praktik
ketatanegaraan dan sistem pemerintahan RI menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Tantangan
terbesar pendidikan kewarganegaraan Pendidikan kewarganegaraan tidak hanya didasarkan pada
konstitusi negara yang bersangkutan, tetapi juga tergantung pada tuntutan perkembangan zaman dan masa
depan. Misalnya, kecenderungan masa depan bangsa meliputi isu tentang HAM, pelaksanaan demokrasi,
dan lingkungan hidup. Sebagai warga negara muda, mahasiswa perlu memahami, memiliki kesadaran dan
partisipatif terhadap gejala demikian.Mendeskripsikan Esensi dan Urgensi PendidikanKewarganegaraan
untuk Masa Depan tentunya cara yang paling strategis adalah melalui pendidikan, termasuk pendidikan
kewarganegaraan.Hakikat dan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan secara TantanganPendidikan
Kewarganegaraan yaitu dalam perkembangan iptek Era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan
yang begitu cepat dalam bidang teknologi informasi mengakibatkan perubahan dalam semua tatanan
kehidupan termasuk perilaku warga negara, utamanya peserta didik. Kecenderungan perilaku warga
negara ada dua, yakni perilaku positif dan negatif

Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan
pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa
dan negara.pentingnya PKN bagi mahasiswa agar bisa menjadi warga negara yang memiliki nilai HAM
dan mampu dalam memecahkan semua persoalan dengan solusi tanpa menimbulkan konflik.dan berfikir
kristis terhadap semua persoalan.tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara
sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan dan kepekaan Mengembangkan jadi diri
dan moral bangsa dalam perkehidupan bangsa.