Anda di halaman 1dari 4

ARTIKEL KURIKULUM MAPEL SBK SEKOLAH DASAR YANG

IDEAL DI MASA DEPAN

Di Susun Oleh :

Eni Yuliani (1952000079)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA SUKOHARJO

TAHUN 2021

1
Abstrak :
Tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan seluruh potensi dasar yang dimiliki
oleh pelajar. Untuk mengembangkan potensi peserta didik, profesionalisme pendidik
harus ditingkatkan. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan profesional pendidik
harus diarahkan pada standar kompetensi. Pembelajaran seni budaya yang ideal harus
sesuai dengan tuntutan kurikulum, bahan ajar Tanggung jawab, keprefesionalan
pengajar. sehingga peserta didik dapat menghadapi perubahan, harapan dan tantangan di
masa depan.

Pendahuluan ;
Mengembangkan Pendidikan di masa depan membutuhkan suatu rencana dari sistem
Pendidikan yang dapat menjawab keinginan serta tantangan terhadap suatu perubahan
yang terjadi. Sistem Pendidikan dapat disusun melalui kesinambungan dari Pendidikan
prasekolah, Pendidikan dasar, Pendidikan menengah hingga Pendidikan tinggi.
Dalam menempuh suatu harapan serta tantangan di masa depan, pegangan paling utama
adalah Pendidikan. Di masa depan menampilkan peranan sangat penting dimana cita –
cita bangsa dan negeri dapat di capai dan digenggam erat. Keingginan untuk
mengembangkan menjadi manusia yang berkualitas menghadapi rintangan di dalam
kehidupan harus dimulai sedini mungkin melalui Pendidikan.
Kesejahteraan bangsa Indonesia di masa depan bukan lagi bersumber pada sumber daya
alam, namun pada keunggulan seni budaya local yang tidak dipunyai bangsa lain.
Supaya lulusan pembelajaran nasional mempunyai keunggulan standar mutu nasional
serta internasional, kurikulum di masa depan butuh dirancang secepatnya. Perihal ini
wajib dicoba sistem pembelajaran nasional bisa merespon secara proaktif berbagai
pertumbuhan data agar, ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni. Dengan metode
semacam ini lembaga pembelajaran tidak hendak kehilangan relevansi program
pembelajarannya terhadap kepentingan partisipan didik.
Seluruh aktivitas yang bertujuan mendidik murid berikutnya dalam wujud mata
pelajaran- mata pelajaran yang keseluruhannya membagikan pengalaman belajar yang
bermakna serta bermacam-macam untuk peserta didik. Pengalaman belajar di sekolah
meningkatkan pengetahuan, keahlian serta perilaku yang saling menghargai, berempati,
ulet dalam menggapai tujuan yang sudah didetetapkan. Peserta didik dikondisikan buat

2
melaksanakan kegiatan mengapresiasi, berkreasi serta mengaplikasikan segala
pengetahuan keahlian serta perilaku yang sudah diperolehnya dapat membongkar
permasalahan serta membuat terobosan- terobosan model baru dengan gagasan yang
baik di sekolahnya
Seni budaya adalah mapel yang menumbuhkan kesempatan terhadap peserta didik
berbagai pengalaman apresiasi maupun berkreasi untuk menghasilkan suatu yang
berbeda sekaligus bermanfaat baginya. Di dalam mapel SBK (Seni Budaya dan
Keterampilan), peserta didik membuat suatu karya secara sistematis sehingga
memperoleh pengalaman, konseptual, apresiatif dan kreatif. Ketrampilan serta sikap
yang telah dipelajari agar berani, bangga akan budaya bangsa sendiri sehingga dapat
mengadapi suatu tantangan dimasa depan. Hal tersebut dikarenakan kompetensi mata
pelajaran bagian dari pembekalan life skil kepada peserta didik.

Pembahasan :
Di dalam Pendidikan seni secara luas konsep digunakan dengan mengunakan DBAE
(Discipline-Based Art Education) yang dapat mencapai kompetensi kemampuan peserta
didik seperti estetika tari, musik, teater, sinema atau multimedia. Pondasi seni
merupakan kompetenisi pengetahuan secara umum yang harus dikuasai peserta didik di
sekolah umum tingkat Pendidikan dasar dan menengah.
Manfaat didalam Pendidikan seni membantu pertumbuhan dan perkembangan ana,
mengembangkan perkembangan estetika dan seni dapat menyempurnakan kehidupan
kita sehari hari (Soeharjo, 1977). Fungsi Pendidikan kesenian lebih bersifat membantu
kebutuhan hidup mereka secara mandiri dan memiliki tingkat apresiasi terhadap segala
hasil yang mereka tempuh di dalam kehidupan. Tujuan Pendidikan Kesenian Budaya di
Indonesia agar menjadi ideal dengan membina ketiga komponen individu yaitu dengan
istilah cipta, rasa dan karsa diambil dari Ki Hajar Dewantara. Serta melatih peserta
didik sejak usia dini agar memiliki kepribadian sesuai dengan tujuan Pendidikan
nasional. Ada pula tujuan pembelajaran musik bagi Safrina( 2003: 2) merupakan buat
menanamkan serta meningkatkan kemampuan rasa keelokan, perasaan serta benak, dan
kreativtias seni berikan pengalaman musikal pada anak. Kanak- kanak memiliki banyak
peluang buat meningkatkan keahlian musik serta perilaku yang baik terhadap musik
lewat pengalaman musikal secara resmi ataupun non resmi sepanjang umur Sekolah

3
Dasar. Banyak riset bermutu tentang Pendidikan ( mengajar serta belajar) musik anak
umur TK hingga kelas 6 SD.

Penutup :
Dari penjelasan diatas maka di Tarik kesimpulan Seni Budaya Keterampilan telah di
reduksi menjadi sangat pragmitis dan kontekstual. Dari berbagai faktor di atas, maka
kurikulum perlu dilengkapi dengan suplemen dan penulisan buku ajar yang relevan
tentang (estetika, budaya, seni rupa, seni tari, seni musik, seni teater, dan seni sastra
dalam konteks lokal, Nusantara, mancanegara, baik dalam lingkup modern maupun
kontemporer), sebagai acuan bagi pendidik seni dalam menjalankan tugas dan
kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal, menghargai karya seni
dan budaya nasional, mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya,
mengapresiasi karya seni dan budaya, menghasilkan karya kreatif baik individual
maupun kelompok. Sesungguhnya

Anda mungkin juga menyukai