Anda di halaman 1dari 3

Yang terhormat :

Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 19 Bekasi Drs. Urip kusnadji, MM


Bapak dan ibu wakil kepala sekolah
Bapak/Ibu perwakilan pengurus komite sma negeri 19 kota bekasi
Bapak dan ibu guru
Para Orang Tua/Wali Wisudawan dan Wisudawati
Serta Rekan-rekan Wisudawan dan Wisudawati yang saya banggakan dan saya cintai
Assalamu’alaikum Wr. Wb, salam sejahtera untuk kita semua
Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas perkenananNya kita dapat berkumpul di tempat ini untuk merayakan salah satu
momen penting dalam kehidupan kita, yaitu wisuda kelulusan angkatan sma negeri 19 kota
Bekasi pada hari ini 27 mei 2021
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada
saya untuk mewakili rekan-rekan wisudawan/wisudawati dalam menyampaikan kata-kata
perpisahan pada acara ini. Sungguh suatu kehormatan dapat berdiri di hadapan rekan-rekan
wisudawan yang saya banggakan.
Hadirin yang berbahagia,
            Moment wisuda ini merupakan salah satu tahapan proses belajar kehidupan yang
telah berhasil kami lewati. Banyak cerita, perjuangan, serta usaha yang telah diupayakan
agar sampai pada tahap ini. Moment ini yang secara seremonial menandakan bahwa siswa
akan menanggalkan statusnya sebaga siswa SMA Negeri 19 Kota Bekasi yang selanjutnya
akan berstatus baru yaitu menjadi mahasiswa/mahasiswi. Ibarat besi, kami telah ditempa di
tempat ini dan berubah menjadi pedang yang siap untuk digunakan dalam kehidupan. Kami
telah bertransformasi menjadi insan yang memiliki intelektual dan wawasan yang luas.
Kiranya ini semua dapat diimbangi dengan moral yang bermartabat agar pedang itu suatu
saat tidak menghunus pada diri kami sendiri.
            Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada para guru yang
senantiasa membing kami selama 3 tahun ini. Terima kasih untuk guru guru kami yang
menjadikan kami memiliki pola pikir serta wawasan yang luas, untuk hal yang menginspirasi,
canda tawa, bahkan isak tangis sekalipun. Kami sadar dan yakin semuanya itu penting. Kami
juga mohon maaf atas “kenakalan kami” selama ini. Kami tahu, terkadang ada di antara
kami yang terlambat masuk kelas, bahkan mungkin malas masuk kuliah, mengabaikan tugas,
menghindar, dan lain sebagainya yang tidak berkenan di hati para dosen. Semua itu akan
selalu kami kenang dan ingat dalam benak dan kami bertekad akan menjadikannya sebagai
pembelajaran berharga untuk berbenah diri.
            Di saat berbahagia ini kami juga ingin mengucapkan terima kasih     kepada orang tua
dan keluarga kami yang selalu setia mendoakan kami. Segala hal yang kami peroleh hari ini
tidak terlepas dari kerja keras, kesabaran, kasih sayang dan doa mereka. Kami sadar
terkadang belum habis lelah yang mereka rasakan, mereka harus bekerja keras lagi. Banyak
harta yang telah direlakan hanya untuk melunasi dan menghidupi perkuliahan kami. Kami
hanya meminta bahkan menuntut kepada mereka untuk mencukupi keperluan kami, tanpa
kami pandang perjuangan keras untuk mendapatkan itu semua. Maafkan kami atas segala
sikap dan perilaku yang menyakiti hatimu, ayah dan ibu.
Kepada seluruh wisudawan/wisudawati,
Saya mengucapkan selamat atas prestasi kita hari ini. Jadikanlah hari ini sebagai hari yang
selalu kita syukuri dalam kehidupan kita, karena hari ini adalah awal dari perjuangan lain
yang telah menanti di depan. Apapun jalan yang akan kita tekuni nanti, besar harapan saya
kita akan memberikan yang terbaik dari dalam diri kita, tetap rendah hati kepada orang-
orang di sekitar kita, baik keluarga maupun masyarakat.
Harus kita sadari bahwa momen pelantikan wisuda bukan hanya momen sukacita atas
selesainya masa studi kita. Momen wisuda ini juga merupakan momen untuk merefleksikan
makna lulusnya kita dari SMA Negeri 19 Kota Bekasi. Tanggung jawab kita setelah ini bukan
hanya untuk mensejahterakan diri sendiri tetapi masyarakat di sekitar kita. Saat ini
permasalahan yang ada bukanlah masalah-masalah sektoral. Masalah yang ada bagaikan
lingkaran setan yang selalu menghantui masyarakat. Masalah yang ada memerlukan
penyelesaian secara holistik dengan cara penyelesaian yang tidak baku. Oleh karena itu kita
harus sering mengasah keahlian kita dan memiliki keterbukaan pemikiran untuk belajar dari
berbagai sumber ilmu. Kelulusan bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan
sesungguhnya. Setelah berusaha mengenali diri kita dan mengembangkan potensi yang kita
miliki, kini kita tiba di dunia sesungguhnya.
Hadirin yang berbahagia,
  Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja
keras untuk mempersiapkan acara ini, hingga acara ini berjalan dengan baik dan lancar.
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, perkenankanlah saya menyampaikan pesan kepada
rekan wisudawan/wisudawati. Dimanapun kita berada maka jadikanlah diri kita menjadi
suatu yang sangat berharga, yakni berlian. Saya yakin, sekalipun tempat kita ditempatkan,
baik oleh Tuhan ataupun oleh keadaan, yang terkadang tidak serta merta bisa kita terima
maka kita harus tetap berupaya menjadikan diri kita tetap berharga layaknya sebutir
berlian. Walaupun tempat kita sekarang ini seumpama kubangan lumpur yang kotor dan
menjijikkan, namun ketika kita bisa menjadikan diri kita seindah dan seberharga berlian
maka saya yakin kita akan tetap dicari, diminati dan juga dihargai oleh siapapun yang
melihat kita. Bisa dipastikan ketika kita ditemukan oleh seseorang yang sekedar singgah
atau melewati tempat di mana kita berada, kita akan dipungut dan dipindahkan ke tempat
yang lebih indah dan mulia. Karena sebutir berlian, tetaplah sebutir berlian, dimanapun
ditempatkan dia akan tetap mulia dan berharga. Demikianlah sambutan saya, sebagai wakil
dari para wisudawan/wisudawati. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan di
hati para hadirin sekalian, Tuhan memberkati kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.